Tag: pertengahan

  • Menyusuri Labirin Bawah Tanah Misterius

    Menyusuri Labirin Bawah Tanah Misterius



    Budapest

    Budapest dikenal sebagai kota yang sarat sejarah dan budaya. Bar, museum, tempat pemandian air panas, serta kuliner lezat menjadi daya tarik utama ibu kota Hungaria ini.

    Namun, di balik gemerlap destinasi populer seperti Kastil Buda, tersimpan sebuah dunia bawah tanah yang tak kalah menakjubkan: Labirin Buda, jaringan gua bersejarah yang menyimpan banyak kisah tersembunyi.

    Mengutip Express, Kamis (23/10/2025) labirin yang berada tepat di bawah Kastil Buda itu merupakan bagian dari sistem gua dan terowongan sepanjang hampir enam mil. Kawasan tersebut masuk ke dalam situs Warisan Dunia UNESCO dan kini dibuka untuk wisatawan melalui tur kota.


    Setiap dinding batu di dalamnya seolah menjadi saksi bisu perjalanan panjang Budapest, mulai dari masa kekuasaan Turki Utsmani hingga fungsinya sebagai bunker militer saat Perang Dunia II.

    Begitu menuruni tangga menuju labirin, pengunjung akan langsung disambut suasana gelap dan suhu dingin yang lembap. Walau tak ada efek tambahan seperti asap atau patung vampir, suasana remang-remang di dalam gua bisa terasa menegangkan, terutama bagi anak-anak.

    Ada beberapa jenis tur yang ditawarkan di situs tersebut, di antaranya Labirin di Bawah Bukit Kastil, Sistem Gua Kastil Buda, dan Tur Sejarah Labirin. Bagi wisatawan yang mencari sensasi petualangan dengan nuansa misteri dan gotik, Labirin Buda menjadi pilihan yang paling populer.

    Panjang labirin ini mencapai kurang lebih 2,5 kilometer, bagian dari jaringan gua bawah tanah yang totalnya membentang sekitar 9 kilometer lebih.

    Labirin Buda di jantung Kota Budapest yang jadi pengalaman menarik tur wisata di Hungaria.Labirin Buda di jantung Kota Budapest yang jadi pengalaman menarik tur wisata di Hungaria. (Picasa/wikimedia commons)

    Sejarahnya diyakini bermula sejak abad ke-15. Di sinilah seorang tahanan terkenal, Vlad Sang Penusuk, sosok yang menginspirasi legenda Count Dracula pernah ditahan. Popularitas Labirin Buda juga terlihat dari ulasan wisatawan di TripAdvisor.

    “Salah satu tur gua paling menarik yang pernah saya ikuti. Mulai dari peninggalan abad pertengahan, fosil mamut, hingga kisah kelam Perang Dunia II dan pesta rave. Titik kumpulnya pun mudah ditemukan. Sangat direkomendasikan bagi siapa pun yang ingin melihat sisi bawah tanah Buda,” tulis pengguna TripAdvisor.

    “Sistem gua yang menakjubkan menampilkan berbagai periode sejarah. Pemandunya luar biasa, sangat berpengetahuan, dan mampu menjawab semua pertanyaan. Ini adalah puncak perjalanan saya,” ungkap pengguna lainnya.

    Setelah menjelajahi dunia bawah tanah tersebut, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan dengan bersantai di Pemandian Szechenyi, mengunjungi Basilika Santo Stefanus, atau menelusuri sejarah kelam Hongaria di House of Terror Museum.

    Tur gua di bawah Kastil Buda tersedia setiap hari, dengan durasi antara 40 menit hingga 1,5 jam. Harga tiket berkisar 17 euro (Rp 330 ribu) untuk tur panjang dan 15 euro (Rp 290 ribu) untuk tur singkat berdurasi 40 menit.

    Untuk tiket pelajar dan lansia lebih terjangkau yakni 15 euro (Rp 290 rib) untuk tur 1,5 jam dan 12 euro (Rp 230 ribu) untuk 40 menit. Pemesanan dapat dilakukan langsung melalui situs resmi mereka.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik sampai Pertengahan 2026

    Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik sampai Pertengahan 2026


    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan iuran BPJS Kesehatan tak akan naik hingga pertengahan 2026. Menurutnya, penyesuaian iuran BPJS Kesehatan perlu melihat kondisi masyarakat.

    Salah satu indikasinya adalah kondisi ekonomi masyarakat. Pada Rabu (22/10) kemarin, Purbaya menyebut iuran BPJS Kesehatan tak akan naik sebelum ekonomi menyentuh angka 6%.

    “Sampai tahun depan sepertinya belum (naik), sampai pertengahan tahun depan. Kita lihat gini, kalau untuk otak-atik iuran itu kita lihat kondisi masyarakat dulu. Kalau ekonominya udah agak bagus, baru mereka boleh otak-atik iuran atau mau otak-atik iuran, sekarang belum dibicarakan,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    Kepastian soal tidak naiknya iuran BPJS Kesehatan juga didukung dana Rp 20 triliun yang disiapkan Kemenkeu untuk BPJS Kesehatan tahun depan.

    Purbaya menyebut dana tersebut merupakan kebutuhan baru BPJS Kesehatan.

    “Itu kan kira-kira mereka kebutuhan, kan mereka perkirakan kebutuhan tahun depan berapa kurangnya segitu atau kurang sedikit lah, jadi Rp 20 triliun untuk tahun 2026,” tuturnya.

    Purbaya menambahkan besaran iuran BPJS Kesehatan berpotensi dinaikkan jika ekonomi Indonesia berhasil tumbuh di atas 6%. Namun ia juga belum bisa memastikan seberapa besar kenaikan iuran-nya nanti, mengingat hal ini belum dibicarakan lebih jauh.

    “Ini kan ekonomi baru mau pulih, belum lari, kita jangan utak-atik dulu sampai ekonominya pulih, dalam pengertian tumbuhnya di atas 6% lebih dan mereka sudah mulai dapat kerjaan lebih mudah. Baru kita pikir menaikkan beban masyarakat,” terang Purbaya.

    Saat diminta penegasan apakah iuran BPJS Kesehatan berpeluang dinaikkan tahun depan mendatang seperti yang tertuang dalam dengan Buku Nota Keuangan dan RAPBN 2026, Purbaya belum bisa memastikan.

    Tonton juga video “Dirut Pertamina Datang ke Kemenkeu, Purbaya Bilang Mau Bahas Kilang” di sini:

    (ily/hns)



    Sumber : finance.detik.com