Tag: pisang

  • Ternyata Ini 2 Jenis Pisang yang Bagus untuk Diet

    Jakarta

    Orang yang berusaha menurunkan berat badan biasanya mengkonsumsi buah-buahan untuk menunjang dietnya. Dan pisang jadi salah satu buah populer bagi para pelaku diet.

    Selain rasanya enak, pisang kaya akan nutrisi. Buah ini merupakan sumber potasium dan vitamin B6. Nutrisi vitamin dan mineral penting lain terkandung pula di dalamnya.

    Pisang tinggi serat dan rendah kalori. Buah ini juga mengandung banyak karbohidrat, yang artinya kandungan gula dalam pisang bisa lebih tinggi. Hal inilah yang membuat sebagian orang khawatir pisang justru menaikkan berat badan dan bukan malah menurunkannya.


    Lantas, apakah pisang benar bisa menurunkan berat badan?

    Pisang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

    Dilansir Healthline, belum ada penelitian yang secara langsung meneliti efek pisang terhadap berat badan. Meski demikian, kandungan seratnya banyak dan buah ini rendah kalori.

    Serat berperan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Dengan begitu, kebiasaan buang air besar dapat menjadi teratur.

    Penelitian juga menunjukkan asupan serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan berat badan. Menurut ilmuwan, hal ini terjadi karena serat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Sehingga bantu seseorang untuk tidak makan atau ngemil dalam jangka waktu berdekatan.

    Selain itu, kandungan banyak nutrisi dalam pisang juga bermanfaat bagi kesehatan secara menyeluruh, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, penyakit divertikular, serta beberapa jenis kanker.

    Jenis Pisang yang Bagus untuk Diet

    Ternyata tidak semua pisang cocok untuk diet turunkan berat badan. Tingkat kematangan pisang menentukan kandungan nutrisi yang tersimpan di dalamnya. Dan inilah mengapa ada jenis pisang yang baik dan buruk untuk diet.

    Jadi, apa jenis pisang terbaik untuk diet?

    1. Pisang Hijau

    Pisang hijau atau pisang belum terlalu matang bagus untuk diet menurunkan berat badan. Dikutip dari Times of India, hal ini karena kandungan gulanya lebih rendah dan pati yang lebih resisten.

    Pati resisten baik untuk pencernaan lantaran tidak bisa dipecah oleh enzim lambung. Dengan begitu, membuat seseorang dapat kenyang lebih lama. Jenis pati ini bisa pula memperlambat penyerapan gula dari makanan sehingga mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

    Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa pati resisten dapat meningkatkan pembakaran lemak.

    Dengan kandungan pati resisten dan gula yang lebih rendah, pisang hijau atau pisang belum matang merupakan pilihan terbaik untuk diet.

    2. Pisang Kuning

    Selain pisang hijau, pisang kuning juga termasuk cukup bagus untuk diet. Pisang kuning di sini berarti telah matang sempurna, dan bukan terlalu matang yang sampai memiliki bintik-bintik cokelat.

    Jenis pisang ini mengandung kandungan gula lebih rendah dibandingkan pisang yang terlalu matang. Kandungan pati dan serat dalam pisang kuning juga masih bagus sehingga baik untuk pencernaan.

    Selain itu, pisang kuning menyimpan semua nutrisi baik yang memberikan manfaat bagi kesehatan, mulai dari vitamin B6 dan C, kalium, magnesium, hingga mangan.

    Jadi kalau sedang diet menurunkan berat badan, hindari pisang terlalu matang yang berbintik cokelat. Dan bisa pilih dua jenis pisang di atas.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral di TikTok Tren Minum Kopi Pisang, Benarkah Menyehatkan?


    Jakarta

    Racikan kopi pisang sempat tren di media sosial. Caranya dengan menambahkan potongan pisang ke dalam kopi, lalu menghaluskannya bersama. Apakah racikan ini menyehatkan?

    Banyak racikan kopi yang baru-baru ini muncul. Tidak hanya menambahkan bahan-bahan umum, seperti krim gula, atau pemanis, tetapi banyak juga pencinta kopi yang menambahkan buah-buahan ke dalamnya.

    Salah satu buah yang disebut enak dicampur dengan kopi adalah pisang. Racikan kopi campur pisang itu juga sempat viral di media sosial.


    Selain enak, banyak kreator konten mengklaim kopi pisang ini menawarkan manfaat kesehatan. Lantas, apakah benar?

    Berikut faktanya:

    1. Apa itu kopi pisang?

    KopiKopi pisang merupakan kopi yang dicampur dengan tambahan buah pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Melansir bhg.com, tren kopi campur pisang ini dimulai dari unggahan TikToker Ellie Gervais. Ellie mencoba membuat ulang minuman tersebut setelah melihatnya di menu salah satu kafe.

    Dalam video tersebut, ia menunjukkan dua bahan yang diperlukan, berupa pisang beku dan cold brew. Untuk membuatnya pun hanya perlu mencampurkan pisang dan minuman kopi itu.

    Keduanya tinggal dihaluskan bersamaan, sampai menjadi minuman semacam smoothie.

    Namun, menurut Ellie, kamu perlu mengupas terlebih dahulu kulit pisang sebelum membekukannya. Sebab, akan lebih sulit mengupas kulitnya dalam keadaan beku.

    2. Apakah kopi pisang menyehatkan?

    KopiKopi dan pisang merupakan dua makanan bernutrisi. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi dan pisang merupakan dua bahan makanan yang terkenal bernutrisi. Namun, bagaimana jika kedua bahan itu dicampur?

    Pisang merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Manfaat konsumsinya yaitu membantu mengatur kadar gula darah, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mendukung kesehatan jantung.

    Ditambah buah pisang secara alami memiliki rasa manis. Sehingga, ketika dicampur dengan kopi, kamu tidak perlu menambah pemanis lainnya.

    Sedangkan kopi kaya antioksidan dan sumber kafein baik. Minum kopi dapat membantu meningkatkan energi dan kejernihan mental.

    Dengan kandungan nutrisi masing-masing, mencampurkan kedua bahan tersebut ke dalam satu minuman bukanlah masalah. Justru memberi asupan nutrisi menyehatkan seperti yang disebutkan sebelumnya.

    Tips bikin kopi pisang agar enak dan menyehatkan, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tips bikin kopi pisang

    KopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat kopi pisangmu enak dan sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/nata_vkusidey

    Kopi pisang bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Seperti yang dibagikan oleh TikToker Ellie Gervais, kamu hanya perlu kopi dan pisang.

    Namun, Ellie sempat membagikan beberapa tips untuk membuat racikan kopi ini lebih enak dan sehat.

    Di konten lanjutan, ia menganggap lebih senang menggunakan kopi panas yang didiamkan di freezer beberapa jam, daripada menggunakan es kopi atau cold brew.

    Sebab, es kopi menurutnya punya rasa sangat kuat dan akan menimpa rasa pisang ketika keduanya dicampur.

    Ia juga menyarankan untuk menggunakan dua buah pisang yang sudah matang. Semakin matang semakin baik karena patinya sudah terurai menjadi gula.

    Sebab, pisang yang kurang matang tidak akan mengimbangi kepahitan kopi. Sehingga, perlu menambah pemanis lainnya.

    Untuk meningkatkan cita rasa es kopi pisang, Ellie menyarankan penambahan selai kacang. Selain itu, bisa juga menambah bubuk protein, chia seed, atau sedikit cokelat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Aman Makan Pisang Setiap Hari? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Pisang menjadi makanan yang populer dikonsumsi. Jadi camilan atau menu sarapan. Namun, apakah aman mengonsumsi pisang setiap hari?

    Pisang merupakan jenis buah yang mengandung beberapa nutrisi penting. Mengonsumsinya setiap hari sangat umum dilakukan. Namun, beberapa orang ada yang menghindari konsumsi pisang.

    Dilansir dari Delish (12/12), ahli diet Lauren Manaker menjelaskan tentang mengonsumsi pisang. Pada kandungan nutrisinya, USDA menjelaskan bahwa 1 buah pisang (118 gram) memiliki sekitar 105 kalori, 27 karbohidrat, 14 gram gula, 5 gram serat, dan 422 miligram potasium.


    Pisang diketahui juga mengandung beberapa nutrisi baik, seperti vitamin C, B6, dan elektrolit. Termasuk magnesium, natrium, dan kalium.

    Manfaat PisangManfaat Pisang Foto: Getty Images

    Manaker menjelaskan bahwa setiap orang boleh mengonsumsi pisang setiap hari. Bahkan, bisa menjadi kebiasaan yang baik dilakukan.

    Namun, ada sebagian orang yang tak bisa bebas mengonsumsi pisang. Terutama mereka yang sedang mengikuti diet rendah kalium atau yang memiliki peningkatan gula darah setelah mengonsumsinya.

    Pisang memang mengandung karbohidrat dan gula, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah pisang merupakan makanan sehat untuk penderita diabetes. Namun menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, karbohidrat dalam pisang adalah pati resisten, yang mirip dengan serat, dan melepaskan lebih sedikit glukosa ke dalam aliran darah.

    Selain kandungan karbohidratnya, pisang dikenal dengan potasiumnya, elektrolit penting yang penting untuk fungsi sel dan otot serta kesehatan jantung. Kalium dan natrium bekerja sama dan harus seimbang. Hiperkalemia terjadi ketika kadar kalium darah terlalu tinggi, meskipun menurut Klinik Cleveland, hal ini hanya terjadi pada 2 hingga 3 persen populasi AS.

    “Bagi orang yang secara umum sehat, kecil kemungkinannya untuk mengalami hiperkalemia dengan mengonsumsi satu buah pisang sehari, terutama jika sisa makanannya tidak terlalu tinggi makanan kaya kalium,” kata Manaker.

    Secara keseluruhan, mengonsumsi pisang sehari kemungkinan besar aman. Namun, hal ini tergantung pada kesehatan dan pola makan masing-masing.

    Manaker juga merekomendasikan masyarakat untuk mengkombinasikan dengan buah dan sayuran lain. “Meskipun makan pisang setiap hari tidak buruk bagi banyak orang, mungkin lebih bermanfaat jika makan buah-buahan yang berbeda, dengan pisang sebagai alternatifnya,” sarannya.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Kata Peneliti Makan Pisang di Jam Ini Paling Bagus untuk Jantung


    Jakarta

    Makan pisang ada waktu idealnya jika ingin dapat manfaat untuk jaga kesehatan jantung. Peneliti Inggris mengungkap inilah jam terbaik makan pisang untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

    Pisang populer jadi menu sarapan maupun camilan sehat. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat pisang jadi favorit anak-anak hingga orang tua.

    Belum lagi nutrisi pisang yang bermanfaat banyak untuk kesehatan tubuh. Mulai dari mendorong energi dengan cepat hingga menyehatkan pencernaan karena kandungan serat dan probiotiknya.


    Selain itu, pisang juga bermanfaat menjaga kesehatan jantung. Namun ada waktu ideal untuk menyantap buah tropis ini jika ingin mendapatkan manfaat maksimalnya.

    Dikutip dari Times of India (14/9/2025), British Heart Foundation menyarankan pukul 11 siang sebagai waktu terbaik makan pisang. Buah ini bisa dijadikan camilan di antara waktu sarapan dan makan siang.

    Makan pisang pukul 11 siang dikaitkan dengan manfaat menstabilkan kadar gula darah dan memberikan pelepasan energi yang stabil, alih-alih lonjakan energi yang cepat.

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainMakan pisang idealnya pukul 11 siang untuk jaga kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kandungan serat alami dan zat gizi pada pisang juga bantu seseorang tak kelaparan jelang makan siang. Jadi, ketika waktu makan siang tiba, seseorang tak berakhir makan terlalu banyak.

    Terkait manfaat hebat konsumsi pisang untuk kesehatan jantung, ini karena kandungan potassium pada pisang. Potassium bantu menyeimbangkan kadar sodium dalam tubuh, membuat pembuluh darah rileks, dan mengurangi beban pada sistem kardiovaskular.

    Pola makan tinggi potassium juga terbukti menurunkan risiko hipertensi dan stroke. Pisang pun jadi buah ideal untuk menjaga kesehatan jantung secara umum.

    Serat larut pada pisang punya fungsi yang tak kalah penting yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Ini karena serat bersifat mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan.

    Menjaga kadar kolesterol sehat diketahui kunci penting untuk menjaga kesehatan jantung. Perannya adalah menurunkan risiko penumpukan plak di arteri, aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Suka Pisang? Waspadai 5 Efek Samping saat Konsumsinya Berlebihan


    Jakarta

    Pisang menjadi pilihan populer untuk sarapan maupun camilan sehat. Mengonsumsi pisang mendatangkan manfaat sehat, tapi kalau kebanyakan justru memicu efek samping berikut ini.

    Pisang merupakan salah satu buah paling populer di dunia. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis alami membuat pisang disukai kalangan anak-anak hingga orang tua.

    Pisang juga kaya manfaat karena mengandung beragam vitamin dan mineral, seperti potassium, vitamin B6, magnesium, dan serat. Konsumsi pisang bisa menyediakan pasokan energi secara instan.


    Batas aman konsumsi pisang adalah 1-2 buah per hari. Pisang pun bisa menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari. Namun, pastikan kamu tidak mengonsumsi pisang berlebihan karena tidak baik untuk kesehatan.

    Dikutip dari Times of India (14/8/2025), inilah 5 efek samping dari konsumsi pisang berlebihan:

    1. Pencernaan tidak nyaman

    Pisang adalah sumber serat larut yang menyerap air dalam saluran pencernaan dan bantu mengatur pergerakan usus. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung 5 gram serat. Jika dikonsumsi secukupnya dapat mendukung kesehatan pencernaan.

    Sebaliknya, jika berlebihan, maka pisang dapat membebani sistem pencernaan dan membuatnya tidak nyaman. Kelebihan asupan serat larut dapat memperlambat proses cerna makanan yang memunculkan efek samping, seperti kembung, perut bergas, dan nyeri perut.

    2. Kelebihan potassium

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainMakan buah pisang tidak boleh berlebihan agar tidak memicu efek samping. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Potassium adalah mineral penting untuk kesehatan jantung, saraf, dan fungsi otot. Pisang pun menjadi salah satu sumber potassium andalan. Satu buah pisang ukuran sedang menyediakan sekitar 326 miligram (mg) potassium. Jumlah ini memenuhi 1/7 hingga 1/10 rekomendasi asupan potassium harian.

    Karena itu pastikan bijak konsumsi pisang. Perhatikan juga asupan makanan lain. Jika sama-sama kaya potassium, maka kadar potassium dalam darah bisa berlebihan. Kondisi ini dikenal sebagai hiperkalemia. Gejalanya seperti detak jantung tak beraturan, lemah otot, mual, dan muntah.

    3. Lonjakan gula darah

    Pisang mengandung gula alami dan karbohidrat yang dapat memengaruhi kadar gula darah. Menurut studi yang dipublikasikan dalam NIH, konsumsi pisang matang secara khusus dapat meningkatkan lonjakan gula darah. Karena pisang ini mengandung indeks glikemik tinggi, sekitar 60.

    Efeknya akan makin kuat untuk individu yang mengalami diabetes atau resistensi insulin. Jadi, hindari makan pisang matang dalam jumlah banyak sekaligus. Solusi lain, kombinasikan asupan pisang dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti selai kacang dan yogurt.

    4. Migrain

    Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan CepatPisang bisa picu migrain karena kaya tiramin. Foto: Getty Images/Domepitipat

    Pisang mengandung tiramin, senyawa alami yang terbentuk ketika buah matang. Menurut American Migraine Foundation, tiramin bisa memengaruhi fungsi pembuluh darah di otak dan memicu migrain pada mereka yang sensitif akan sakit kepala sebelah ini.

    Untuk diketahui, pisang matang mengandung tiramin paling tinggi dan mungkin bisa memicu migrain pada beberapa orang. Terlebih jika dimakan bersama makanan tinggi tiramin lain, seperti keju, kacang, yogurt, dan buah citrus.

    5. Gigi rusak

    Siapa sangka, efek samping makan pisang juga berpengaruh pada kerusakan gigi. Ini karena kandungan gula alami dan pati pada pisang yang bisa memicu pertumbuhan bakteri di gigi dan mulut. Sehingga potensi kerusakan gigi semakin tinggi.

    Tidak seperti gula sederhana yang cepat larut, gula dan pati pada pisang dipecah perlahan. Alhasil partikelnya akan tersisa di gigi lebih lama dan memberi waktu lebih banyak untuk bakteri memproduksi asam yang mengikis email gigi. Untuk meminimalisir efek ini, kamu bisa sikat gigi atau membilas mulut usai makan pisang.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • 5 Waktu Terbaik Makan Pisang, Ternyata Tak Cuma Saat Sarapan

    5 Waktu Terbaik Makan Pisang, Ternyata Tak Cuma Saat Sarapan


    Jakarta

    Pisang sebenarnya bisa dimakan kapanpun, tapi kalau mau merasakan manfaat spesifik sesuai tujuan, ada waktu terbaiknya. Mulai dari untuk menambah energi hingga membantu menurunkan berat badan. Ini daftarnya.

    Pisang jadi menu sarapan favorit banyak orang karena praktis, rasanya enak, dan manfaat sehatnya banyak. Dalam 1 buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 105 kkal, 26,9 gram karbohidrat, 14,4 gram gula, hingga 3,07 gram serat.

    Tak ketinggalan vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin B6, magnesium, dan potasium. Mengonsumsi pisang pun sebenarnya bisa kapan saja, tapi kalau punya tujuan khusus, perhatikan waktu konsumsinya.


    Mengutip Very Well Health (26/6/2025), inilah 5 waktu terbaik buat makan pisang berdasarkan tujuannya:

    1. Sebelum olahraga

    Pisang bisa jadi buah andalan untuk dikonsumsi sebelum olahraga. Konsumsi pisang bisa mendorong energi yang diperlukan selama latihan fisik.

    Pisang mengandung karbohidrat kompleks dan gula alami yang dapat memberikan energi instan dan tahan lama. Selain itu, pisang juga kaya akan kalium dan vitamin B6 yang penting untuk fungsi otot dan metabolisme energi. Konsumsinya bantu mencegah kram dan meningkatkan performa saat olahraga.

    2. Pagi hari

    Mau sarapan praktis dan enak? Pisang adalah jawaban tepat. Makan pisang pada pagi hari dapat memasok cukup energi seharian.

    Pisang disebut sebagai sumber energi insan yang kaya serat, serta mengandung nutrisi penting seperti kalium, vitamin B6, dan vitamin C. Pisang juga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah jika dikonsumsi bersama makanan lain yang mengandung protein dan lemak.

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainPisang bisa dikonsumsi dalam beberapa waktu, tak cuma ketika sarapan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    3. Sore hari

    Selain untuk mengawali pagi, pisang juga bisa dikonsumsi pada sore hari untuk melawan penurunan energi. Jadi, ketika kamu sudah merasa kurang fokus dan lemas di sore hari, coba atasi dengan makan pisang.

    4. Sebelum makan utama

    Jika ingin menurunkan berat badan, coba makan pisang sebelum waktu makan utama. Konsumsi pisang 30 menit atau sebelum makan dapat membuat kamu merasa lebih kenyang dan kecil kemungkinannya untuk makan berlebihan saat makan.

    5. Saat makan

    Pisang bahkan bisa dikonsumsi berbarengan dengan waktu makan utama. Manfaatnya adalah untuk membantu pencernaan. Pisang kaya akan serat yang penting untuk melancarkan sistem pencernaan.

    Serat menambah volume feses dan membantu mengeluarkan feses melalui usus. Konsumsi 1 pisang berukuran sedang mengandung sekitar 3 gram (g) serat, yang memenuhi sekitar 11% dari rekomendasi asupan serat harian.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?


    Jakarta

    Sering sulit tidur meski sudah mencoba berbagai cara? Ternyata ada suatu buah yang membantu tidur lebih nyenyak jika dikonsumsi sebelum tidur.

    Bagi banyak orang, tidur nyenyak di malam hari bukan perkara mudah. Tak jarang berbagai cara dicoba, mulai dari minum teh herbal, meditasi, hingga konsumsi obat tidur.

    Namun menurut sejumlah pakar kesehatan, ada cara yang lebih alami dan sederhana untuk membantu tidur lebih lelap, yaitu mengonsumsi makanan yang dapat merangsang produksi melatonin sebelum tidur. Salah satunya adalah buah pisang.


    Melansir Mirror UK (25/06), pakar medis dan kesehatan dari Benenden Health menyebut bahwa menghindari makanan seperti cokelat, keju, keripik, dan es krim sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur.

    Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebaliknya, menggantinya dengan makanan yang membantu produksi melatonin akan memberi dampak positif. Pisang menjadi salah satu rekomendasi utama karena kandungan nutrisinya yang mendukung siklus tidur tubuh secara alami.

    Jika biasanya pisang dikonsumsi saat sarapan, kali ini disarankan untuk menikmatinya pada malam hari. Pisang juga dapat dipadukan dengan satu sendok makan selai kacang organik untuk hasil yang lebih maksimal.

    Mengutip laman Healthline, buah pisang kaya akan magnesium, triptofan, vitamin B6, karbohidrat, dan kalium. Semua kandungan nutrisi ini berperan dalam meningkatkan kualitas tidur.

    Satu buah pisang ukuran sedang (126 gram) mengandung sekitar 34 miligram magnesium atau setara 8% dari kebutuhan harian. Magnesium berperan dalam menjaga ritme sirkadian atau jam internal tubuh serta membantu merelaksasi otot dan sistem saraf, sehingga tubuh terasa lebih rileks.

    Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium sebanyak 500 miligram per hari dapat meningkatkan produksi melatonin dan menurunkan kadar hormon kortisol pemicu stres.

    Hal ini dikarenakan melatonin merupakan hormon alami yang diproduksi tubuh pada malam hari dan berperan penting dalam proses tidur. Produksi melatonin yang optimal dapat mempercepat waktu untuk orang untuk terlelap dan memperpanjang durasi tidur.

    Selain buah pisang, Benenden Health juga merekomendasikan beberapa makanan lain yang memiliki efek dan kandungan serupa. Salahs atunya seperti madu mentah, buah ceri, daging kalkun, dan almond.

    Makanan-makanan ini secara alami membantu tubuh merasa lebih tenang dan siap beristirahat. Dibandingkan bergantung pada obat tidur, mengatur pola makan di malam hari bisa menjadi salah satu solusi sederhana yang jauh lebih sehat untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • 5 Makanan Ini Ampuh Redakan Asam Lambung, Jahe dan Pisang


    Jakarta

    Asam lambung yang kambuh biasanya merasakan sensasi terbakar di area dada dan naik ke kerongkongan. Untuk meredakannya, bisa mengonsumsi beberapa makanan ini.

    GERD atau asam lambung merupakan penyakit yang menyerang bagian pencernaan tubuh seseorang. Ketika asam lambung sedang naik, terasa nyeri di area sekitar perut yang didahului dengan gejala sensasi terbakar di dada serta tenggorokan.

    Melansir dari BBC, ada berapa makanan dan minuman yang dapat menjadi pemicu dari asam lambung. Di antaranya adalah mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak. Minum alkohol dan kafein terlalu banyak juga dapat memicu asam lambung.


    Agar asam lambung cepat mereda, ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi. Makanan itu adalah buah pisang, sayuran hijau, oatmeal, hingga jahe yang dapat meredakan asam lambung, seperti dilansir dari Medical News Today (26/3/2025).

    Berikut 5 makanan yang ampuh meredakan asam lambung:

    1. Oatmeal

    Ilustrasi oatmeal pisangIlustrasi oatmeal pisang Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev

    Salah satu makanan yang dapat menyembuhkan asam lambung harus hang mengandung serat tinggi. Karena, kandungan serat dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari biji-bijian. Makanan ini dapat ditemui pada oatmeal, roti, dan nasi merah. Kamu bisa mengonsumsinya secara rutin agar asam lambung tak kambuh.

    Oatmeal diketahui makanan yang mengandung serat tinggi. Diketahui bahwa dalam 100 gram oatmeal mengandung 10,4 gram serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

    2. Pisang

    Buah-buahan juga diketahui baik untuk meredakan gejala asam lambung. Namun, jangan asal memilih jenis buah yang akan dikonsumsi. Sebaiknya pilih buah pisang yang mengandung serat tinggi.

    Menurut sebuah studi 2023, pisang disebut dapat menetralkan asam lambung. Ini karena buah berwarna kuning tersebut juga bersifat basa dan mengandung serat. Satu pisang matang (100 gram) mengandung sekitar 2,6 gram serat.

    Makanan yang dapat meredakan asam lambung lainnya cek di halaman berikut…

    3. Sayuran

    Sayuran memang makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi tinggi. Terutama jika rutin mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan lainnya.

    Sayuran hijau ini dapat membantu menurunkan asam lambung, yang membantu refluks asam. Beberapa sayuran itu rendah lemak dan gula yang dapat memicu gejala asam lambung.

    Contohnya, brokoli diketahui mengandung serat yang cukup tinggi, per 100 gram mengandung 2,6 gram serat. Untuk bayam per 100 gram mengandung 2,2 gram serat.

    4. Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan rempah yang biasa digunakan untuk pengobatan alami karena mengandung gingerol. Rempah satu ini memiliki rasa yang agak pedas dan sensasi hangat.

    Di dalamnya juga banyak mengandung zat anti-inflamasi alami yang membantu dalam menyembuhkan asam lambung. Biasanya jahe ini diracik menjadi minuman ketika sakit perut dan pencernaan terganggu.

    Sebuah studi 2023 meneliti efek dari mengonsumsi jahe pada gejala dispepsia fungsional. Seperti rasa nyeri ulu hati hingga terbakar di perut. Gejala asam lambung ini akan mereda setelah mengonsumsinya selama 4 minggu.

    5. Lidah Buaya

    Lidah buaya juga termasuk yang dapat meredakan gejala asam lambung. Para penderita asam lambung atau GERD bisa mencoba menjadikan daging buahnya sebagai jelly atau sirupnya untuk minuman.

    Hal ini telah dijelaskan dalam studi 2022, ada penelitian yang menunjukkan sirup lidah buaya dapat meredakan gejala GERD. Efektivitas manfaat lidah buah ini karena adanya kandungan zat antioksidan dan anti-inflamasi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?

    Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?


    Jakarta

    Pisang dikenal sebagai buah bernutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, apakah mengonsumsinya setiap hari bagus untuk kesehatan? Ini penjelasan ahli.

    Buah pisang direkomendasikan untuk dimakan sehari-hari karena kandungan nutrisi di dalamnya. Pisang kaya akan nutrisi penting, seperti serat, kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang bermanfaat untuk pencernaan, jantung, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.

    Selain dimakan utuh, pisang juga digemari karena cocok dijadikan bahan utama dalam smoothie atau dijadikan topping oatmeal.


    Lantas, apakah mengonsumsinya setiap hari baik untuk kesehatan tubuh? Melansir delish.com (26/03/2023), berikut penjelasan ahli.

    1. Manfaat pisang bagi kesehatan

    pisangKandungan nutrisi dalam pisang banyak memberikan manfaat bagi kssehatan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 karbohidrat, 14 gram gula, 5 gram serat, dan 422 mg kalium.

    Pisang juga mengandung vitamin C, vitamin B6, dan elektrolit, seperti magnesium, natrium, dan kalium.

    Ahli gizi Lauren Manaker mengungkap bahwa mengonsumsi pisang setiap hari merupakan kebiasaan baik untuk mendapatkan asupan buah.

    2. Dampak buruk pisang

    pisangNamun, pisang juga tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang memang bernutrisi, tetapi bukan pilihan ideal semua orang, terutama bagi mereka yang sedang diet rendah kalium atau mereka yang kadar gula darahnya mudah meningkat usai makan.

    Pasalnya, pisang mengandung karbohidrat dan gula, yang bisa jadi buruk bagi penderita diabetes.

    Namun, menurut Harvard TH Chan School of Public Health, pisang mengandung pati resisten, mirip dengan serat, dan melepaskan lebih sedikit glukosa ke dalam aliran darah dibandingkan pati non-resisten, seperti roti putih.

    Selain kandungan karbohidrat, pisang juga dikenal dengan kandungan kalium yaitu elektrolit penting untuk fungsi sel dan otot, serta kesehatan jantung.

    Kalium dan natrium bekerja sama dan kadarnya harus seimbang. Namun, ada orang dengan kondisi Hiperkalemia atau kondisi saat kadar kalium dalam darah terlalu tinggi saat mengonsumsi pisang

    Untungnya, menurut Manaker, orang yang sehat secara umum kecil kemungkinan mengalami hiperkalemia dengan mengonsumsi satu pisang sehari. Terutama jika makanan lain dikonsumsi tidak mengandung banyak kalium.

    Untuk mengetahui apakah boleh makan pisang setiap hari atau tidak, bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Apakah pisang aman dikonsumsi setiap hari?

    Mengonsumsi satu pisang sehari kemungkinan besar aman untuk kesehatan. Namun, hal ini juga tergantung pada kesehatan dan pola makan setiap orang.

    Secara keseluruhan, Manaker menyarankan untuk mengonsumsi berbagai macam buah dan sayuran.

    Meskipun mengonsumsi pisang setiap hari tidak buruk, tetapi lebih bermanfaat ketika buah-buahan yang dikonsumsi berbeda-beda, sehingga pisang hanya jadi selingan.

    Jumlah pisang yang dimakan setiap hari juga tergantung pada makanan lain yang dikonsumsi sehari-hari.

    Mereka yang memiliki masalah perut atau pencernaan diperbolehkan mengonsumsi pisang lebih dari satu.

    Namun, tetap harus dibatasi, jangan terlalu berlebihan. Setidaknya sampai 3 buah pisang saja.

    Jika terlalu banyak, konsumsi makanan tinggi kalium bisa menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh atau Hiperkalemia yang dapat merusak saraf dan otot.

    Kandungan gula dalam pisang juga bisa memicu lonjakan gula darah. Asam tanat di dalamnya juga bisa menyebabkan sembelit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 2 Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet, Jangan Sampai Salah!

    Jakarta

    Pisang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang paling sehat. Buah ini juga mengandung serat, vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga. dan protein.

    Pisang menjadi buah yang banyak dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Meski begitu, kamu perlu tahu jenis pisang mana yang cocok untuk diet?

    Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet

    Sebelum menentukan untuk diet dengan pisang, kamu perlu mengetahui jenis pisang mana yang cocok. Berikut penjelasannya.


    1. Pisang Hijau

    Mengutip Times of India, pisang hijau atau pisang mentah dikenal dengan kandungan gula yang lebih rendah dan pati yang lebih resisten. Perlu diketahui bahwa pati resisten baik untuk pencernaan, sebab tidak bisa dipecah enzim lambung dan membuat rasa kenyang lebih lama.

    Pati resisten dan kandungan gula yang rendah dari pisang hijau membuat pisang hijau baik untuk menurunkan berat badan. Kamu bisa memakan pisang hijau dengan tepung atau dengan smoothie.

    2. Pisang Kuning

    Pisang kuning juga merupakan pilihan yang baik untuk diet. Jika berwarna kuning, berarti pisang sudah matang sempurna.

    Kamu bisa mendapat semua manfaat pisang saat mengkonsumsi pisang kuning. Mulai dari potassium, karbohidrat, asam folat dan berbagai nutrisi lainnya.

    Jenis Pisang yang Tidak Cocok untuk Diet

    Menurut penelitian, pisang yang terlalu matang dengan bintik-bintik coklat adalah yang paling buruk untuk dikonsumsi. Ketika pisang matang, pati mulai terurai dan diubah menjadi gula.

    Pisang ukuran sedang yang terlalu matang mengandung 17,4 gram gula pasir. Semenara, pisang kuning dengan ukuran yang sama hanya mengandung 13,3 gram gula. Hal ini menunjukkan bahwa ada kenaikan 3 gram gila dari glukosa dan fruktosa pada pisang yang matang.

    Meningkatnya kandungan gula disebabkan karena pati dalam pisang yang merupakan karbohidrat kompleks terurai secara alami menjadi gula. Pisang kuning mengandung 35 gram pati, namun turun menjadi 0,45 gram saat pisang terlalu matang

    Selain itu, ketika terlalu matang, pisang akan memiliki lebih sedikit serat. Pisang kuning mengandung 3,1 gram serat, sementara pisang matang mengandung 1,9 gram serat. Sehingga, pisang kuning baik untuk pencernaan.

    Sebuah penelitian dari Journal Diabetic Medicine juga membuktikan bahwa pisang mentah lebih baik bagi penderita diabetes dibandingkan pisang terlalu matang. Dalam studi tersebut, gula darah penderita diabetes tidak banyak melonjak saat mengkonsumsi pisang mentah dibandingkan dengan mengkonsumsi pisang terlalu matang.

    Itulah jenis pisang yang cocok dan tidak cocok untuk diet. Jangan sampai salah ya detikers.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com