Tag: politeknik

  • Hijabers Bandung Unjuk Bakat di Emeron Hijab Hunt, Monolog hingga Jaipong

    Bandung

    Para hijabers Bandung sudah hadir dan siap menunjukkan bakatnya di hadapan juri, mulai dari bernyanyi, menari hingga bakat monolog. Seperti apa persiapannya?

    Wolipop berbincang dengan beberapa peserta audisi, salah satunya Zahra Aisyatul dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Zahra menampilkan bakat bernyanyi dengan membawakan lagu Semenjana dari Soegi Boernean.

    “Persiapan aku nampilin nyanyi sambil nyanyi-nyanyi latihan. Kebetulan aku ikutan paduan suara sambil nyanyi. Akunya enjoy siap mental dan percaya diri untuk tampil di depan juri,” ucap Zahra.


    Suasana audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB.Suasana audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Selain itu, ada salah satu peserta yang akan menyuguhkan tarian Jaipong saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024, Cenny (24 tahun). Wanita yang tinggal di Sarijadi, Bandung ini mengaku sudah sejak kelas 1 SD mengikuti sanggar tari dan mengikuti perlombaan dari tingkat provinsi dan nasional.

    “Sebenarnya ini konsepnya tradisional modern. Jadi ceritanya tentang seseorang yang mengapresiasi dan mengembalikan jati diri Sunda yang telah tergerus oleh derasnya perkembangan zaman,” kata Cenny.

    Tahun 2014, Cenny pernah ikut Indonesia’s Got Talent hingga berhasil menjadi semi finalis. “Persiapannya kebetulan karena saya mengajar tari di UKM Politeknik Negeri Bandung, jadi untuk garapannya sudah dibuat dan tinggal latihan sendiri untuk diri sendiri di depan juri,” jelasnya.

    Ingin memberikan penampilan yang unik dan berbeda dari yang lain. Desi Rachmi yang tinggal Baleendah, Bandung, Jawa Barat ini mengungkapkan akan menampilkan bakat monolog.

    “Aku mau monolog itu penampilan teater ngobrol sendiri tidak ada lawan bicara dengan gesturnya sendiri. Karena dulu aku anak teater dari SMP sampai kuliah di UNPAD,” jelas Desi.

    Wanita yang berusia 23 tahun ini menuturkan bakat monolog masih jarang dan ingin tampil berbeda dengan yang lain. “Persiapannya menghafalkan nafkah, mental dan memberikan vibes positif. Aku juga latihan vokal, ekspresi dan minta pendapat dengan teman yang lain,” ujarnya.

    Indah Syaripah Uzhma (22 tahun) akan menari tradisional Jaipong. “Soalnya hobi aku dari kecil dan aku merasa jika aku menari itu bakal baik-baik saja. Persiapannya mental dikuatin lagi dan berdoa untuk audisi. Senang banget karena aku suka kegiatan ini. Bisa untuk mengisi kekosongan karena aku lagi ujian kompetensi jadi isi waktu luang ikut audisi,” tutur Indah yang tinggal di Gunung Batu, Bandung, Jawa Barat.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umrah dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Sekolah Kedinasan Polstat STIS Bakal Bangun Kampus Baru, Berlokasi di Mana?

    Sekolah Kedinasan Polstat STIS Bakal Bangun Kampus Baru, Berlokasi di Mana?


    Jakarta

    Sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), Politeknik Statistika STIS, mendapat lahan baru seluas 9,7 hektare. Lokasinya di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Penyerahan lahan berstatus Barang Milik Negara (BMN) tersebut secara resmi dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kepada BPS pada Rapat Koordinasi Nasional di Ballroom The Grand Platinum, Jakarta, Rabu (22/10/2025).


    Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan lahan 9,7 hektare tersebut merupakan bagian dari kawasan riset BRIN di Cibinong. Lahan tersebut kini akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia statistik melalui Politeknik Statistika STIS.

    “Kawasan kami di Cibinong bersifat terbuka dan kami berharap keberadaan Politeknik Statistika di sana dapat memperkaya ekosistem riset di kawasan tersebut,” kata Handoko, dikutip dari laman BRIN, Kamis (23/10/2025).

    Lahan Baru Sekolah Kedinasan BPS

    Sekolah kedinasan Politeknik Statistika STIS mendapat lahan baru 9,7 hektare. BPS berencana mengembangkan kampus baru modern di lahan tersebut.BRIN dan BPS meneken Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di samping penyerahan lahan, Rabu (22/10/2025). Foto: Dok BRIN

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan hibah lahan ini membuka peluang pembangunan kampus Politeknik Statistika STIS yang modern, inklusif, dan berwawasan global di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

    “Hibah ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara BRIN dan BPS untuk memperkuat sistem statistik dan riset nasional yang saling menopang,” ucapnya.

    Ia menjelaskan, kampus STIS berdiri di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jatinegara, Jakarta sejak 1958. Sekolah kedinasan di bawah BPS ini berperan dalam mencetak ahli statistik dan ilmuwan data nasional.

    Namun, ia mengakui, lahan kampus STIS di Otista yang hanya seluas 0,5 hektare memiliki keterbatasan ruang belajar dan fasilitas penunjang.

    “Bayangkan, kampus kami berdiri di atas lahan hanya 5.000 meter persegi, sementara jumlah mahasiswa mencapai 1.851 orang, didukung 74 dosen dan 40 tenaga kependidikan,” ucapnya.

    Ia merinci, sementara memiliki perpustakaan, klinik kesehatan, masjid, dan auditorium, kampus ini belum dilengkapi asrama mahasiswa, lapangan upacara, dan ruang terbuka hijau.

    Desain Kampus Baru Politeknik Statistika STIS

    Amalia mengatakan, kampus baru Politeknik Statistika STIS akan didesain sebagai pusat unggulan atau center of excellence bidang statistik, big data, dan artificial intelligence (AI).

    “Kampus ini juga akan menjadi tuan rumah UN Regional Hub on Big Data and Data Science for Asia and Pacific, karena Indonesia telah dipercaya oleh PBB sejak tahun lalu untuk memegang peran strategis ini,” ungkap Amalia.

    Kampus STIS Jakarta Bisa Jadi Kampus Pascasarjana

    Kampus baru Politeknik Statistika STIS akan meningkatkan daya tampung mahasiswa. Ia mengatakan, pembangunan kampus baru memungkinkan kampus di Otista diubah menjadi kampus pascasarjana STIS.

    Sementara itu, kampus baru di Gunung Sindur rencananya akan dikembangkan dengan konsep smart campus dan green campus. Fokusnya pada pembelajaran kolaboratif dan digitalisasi pendidikan.

    “Kampus baru ini akan menjadi rumah bagi generasi muda statistik Indonesia: tempat mereka belajar, berinteraksi, berinovasi, dan tumbuh dalam lingkungan yang lebih luas, hijau, dan modern,” ucap Amalia.

    “Misi kami adalah menjadikan STIS pusat unggulan di bidang statistik dan data science, baik secara nasional maupun regional. Dengan fasilitas modern dan ruang terbuka luas, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan akademik, sosial, dan kepemimpinan mereka,” sambungnya.

    Ia menjelaskan, pembangunan kampus baru Politeknik Statistika STIS sejalan dengan transformasi BPS di tingkat kelembagaan. Dalam hal ini, BPS sedang memperkuat kapasitas SDM statistik untuk siap menghadapi era AI for statistics dan pengelolaan big data.

    “Kami berharap lulusan STIS ke depan bukan hanya ahli metode statistik, tetapi juga memiliki literasi digital yang tinggi, kemampuan analitik, etika data yang kuat, dan jejaring global,” katanya.

    Kerja Sama BRIN-BPS

    Dalam acara tersebut, BRIN dan BPS juga meneken Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama penyediaan, pengonsultasian, dan pengembangan data serta informasi statistik di lingkungan BRIN untuk riset nasional berbasis data akurat.

    Handoko mengatakan kerja sama ini antara lain bertujuan pada pengembangan metodologi baru, survei-survei inovatif, serta riset yang dapat mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, dan merespons tantangan AI dan big data.

    Ia menambahkan, BRIN menyediakan skema Degree by Research jenjang S2 dan S3 reguler maupun terapan. Skema ini menurutnya bisa dimanfaatkan untuk penelitian mahasiswa dan percepatan kualifikasi dosen Politeknik Statistika STIS.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Akhir Seleksi PKN STAN 2025 Diumumkan, Cek Namamu di Sini!

    Hasil Akhir Seleksi PKN STAN 2025 Diumumkan, Cek Namamu di Sini!


    Jakarta

    Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) telah mengumumkan hasil seleksi akhir calon mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026. Pengumuman ini sudah bisa dilihat mulai 24 Oktober 2025.

    Dalam seleksi sekolah kedinasan tahun 2025, PKN STAN menjadi tujuan paling favorit calon mahasiswa. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), pendaftar PKN STAN mencapai 45.518 orang.

    Sementara itu, sekolah kedinasan kedua dengan pendaftar terbanyak berjumlah 31.264 orang. Adapun total pendaftar sekolah kedinasan yakni 150.197 orang.


    Apakah detikers peserta PKN STAN? Cek pengumumannya dengan cara berikut.

    Cara Cek Hasil Akhir Seleksi PKN STAN 2025

    Hasil seleksi calon mahasiswa baru PKN STAN 2025 diumumkan lewat laman resmi PKN STAN. Peserta bisa melihatnya di https://pknstan.ac.id/id/hasil_akhir_spmbpt_25.

    Pada laman tersebut klik bagian-bagian berikut untuk melihat hasilnya:

    • Program Sarjana Terapan: klik DI SINI
    • Program Diploma III: klik DI SINI
    • Program Blended Learning: klik DI SINI

    Cara Daftar Ulang Mahasiswa Baru PKN STAN 2025

    Bagi peserta yang dinyatakan lolos, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah daftar ulang. Proses daftar ulang bisa dilakukan pada 27-28 Oktober 2025 di Gedung I PKN STAN Jl Bintaro Utama Sektor V Bintaro Jaya, Tangerang Selatan sesuai jadwal yang terdapat pada lampiran pengumuman.

    Daftar ulang offline dikecualikan bagi mahasiswa program blended learning. Daftar ulang akan dilakukan secara daring lewat media Zoom yang bisa diakses pada laman https://s.kemenkeu.go.id/daftarulangPKNSTAN pada 31 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB.

    Dokumen Syarat Daftar Ulang PKN STAN 2025

    Calon mahasiswa baru PKN STAN harus membawa dokumen-dokumen ini saat hari pendaftaran ulang, yakni:

    • Bukti peserta seleksi
    • Surat tugas belajar yang dikeluarkan Sekretaris Unit Eselon I/LNSW, Kepala Biro Umum, atau Pejabat
    • Pimpinan Utama/Madya/Pratama yang berwenang di bidang kepegawaian
    • Fotokopi ijazah terakhir
    • Fotokopi transkrip
    • Kartu BPJS Kesehatan/asuransi kesehatan
    • Surat pernyataan mematuhi ketentuan akademik, non akademik, dan pembangunan karakter
    • Surat asli keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah
    • Surat asli keterangan kesehatan jiwa dari rumah sakit pementah
    • Surat asli keterangan bebas TBC, hepatitis, dan HIV/AIDS dari rumah sakit pemerintah
    • Surat asli keterangan bebas NAPZA dari rumah sakit
    • Surat pernyataan komitmen dari kepala satuan kerja/kepala unit kerja untuk membebastugaskan pegawai dari pekerjaan kantor selama waktu perkuliahan.

    Ketentuan Selama Daftar Ulang PKN STAN 2025

    • Laki-laki memakai kemeja warna putih polos dan celana panjang warna hitam polos
    • Perempuan memakai kemeja warna putih polos, rok panjang warna hitam polos; bagi yang berjilbab menggunakan jilbab hitam
    • Calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang dianggap mengundurkan diri
    • Calon mahasiswa wajib mengikuti kegiatan pendahuluan Studi Perdana Akademik dan Karakter pada 1-2 November 2025 dan 3-6 November 2025.

    Itulah informasi mengenai hasil seleksi akhir PKN STAN 2025 beserta cara daftar ulang. Bagaimana hasilnya detikers, apakah kalian lolos?

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com