Tag: prima

  • Ganti Oli Berapa Km? Ketahui Waktu yang Tepat Agar Motor Tetap Prima


    Jakarta

    Mengganti oli mesin secara rutin merupakan salah satu aspek penting dalam perawatan motor. Oli berfungsi dalam menjaga kinerja motor secara keseluruhan.

    Namun, masih banyak pemilik motor yang tidak tahu mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli, terutama berapa kilometer jarak tempuh yang dianjurkan. Tak perlu bingung, simak penjelasannya berikut ini.

    Ganti Oli Berapa Km?

    Informasi mengenai waktu penggantian oli sebenarnya bisa diketahui dalam setiap buku manual motor ketika pembelian. Biasanya pabrikan motor menyarankan untuk ganti oli setiap 2.000-3.000 km atau 2-3 bulan sekali. Hal tersebut tergantung mana yang lebih dulu dicapai.


    Selain itu, pemakaian sepeda motor juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam hal penggantian oli. Jika motor sering dipakai, maka oli perlu diganti lebih cepat. Hal ini dilakukan agar mesin sehat dan kendaraan tetap awet.

    Lain halnya, jika motor dipakai lebih sering, misalnya untuk keperluan ojek online. Oli setidaknya diganti dua atau tiga minggu sekali.

    Tanda-tanda Oli Motor Harus Segera Diganti

    Menurut laman Planet Ban, salah satu fungsi penting oli adalah bisa mencegah terjadi korosi pada komponen mesin, karena polusi dan cuaca. Sehingga, penggantian oli perlu diperhatikan pemilik motor.

    Kamu telah mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti oli. Namun, penggantian oli pada motor juga perlu dilakukan jika ada tanda-tanda berikut ini.

    1. Suhu Mesin Terlalu Tinggi

    Oli yang memburuk akan membuat daya hantar panasnya berkurang. Mengutip laman Astra Honda, hal ini menyebabkan penyebaran yang tidak merata pada mesin. Pengendara akan merasa ada hawa panas pada area bawah mesin.

    2. Suara Mesin Lebih Kasar

    Salah satu ciri utama oli motor harus segera ganti oli adalah suara mesin lebih kasar. Sebab, bunyi mesin yang lebih kasar disebabkan oleh kualitas oli yang sudah tidak bisa menghasilkan daya lumas yang baik, sehingga gir transmisi terganggu.

    3. Oli Berwarna Hitam Pekat dan Encer

    Oli mesin baru biasanya memiliki konsistensi pekat dengan warna coklat atau biru. Namun, warnanya akan berubah ketika terkena panas dan kerak karena pembakaran. Menurut Manager Service Astra Motor Papua, Harry Pranata, jika oli sudah berwarna hitam pekat, tandanya oli sudah terkontaminasi zat-zat bekas pembakaran.

    4. Volume Oli Mesin Berkurang

    Biasanya, oli sepeda motor dengan kapasitas 150cc bervolume di bawah 1 liter. Namun, volume ini akan berkurang seiring pemakaian mesin.

    Apabila volume oli terlihat kurang dari batas, maka periksa apakah ada kebocoran oli. Kemudian, segera ganti oli mesin.

    Oli harus segera diganti. Sebab, daya lumas oli akan menurun jika terus dibiarkan. Selain itu, mesin juga akan cepat aus.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Begini Cara Merawat Bodi Mobil Supaya Harga Jualnya Tetap Tinggi



    Jakarta

    Merawat cat menjadi kewajiban bagi para pemilik mobil baru. Salah satu treatment atau perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan melapisi bodi kendaraan pakai lapisan Paint Protection Film alias PPF. Apa saja manfaatnya?

    Dijelaskan Solar Grad dalam keterangan resminya, PPF adalah lapisan pelindung transparan yang diaplikasikan pada permukaan bodi kendaraan. Fungsinya mirip dengan perisai tak terlihat, melindungi cat kendaraan dari berbagai potensi kerusakan eksternal, seperti:

    1. Goresan ringan dari batu kecil, kerikil, atau gesekan benda lain.
    2. Noda dari kotoran, minyak, atau getah pohon yang menempel.
    3. Kerusakan akibat sinar UV yang dapat memudarkan warna cat mobil.


    Lapisan PPF disebut-sebut memiliki beberapa keunggulan, meliputi:

    1. Teknologi self-healing, di mana goresan-goresan ringan pada permukaan film akan memudar secara otomatis ketika terkena panas, baik dari matahari maupun air panas. Ini berarti bodi kendaraan akan selalu tampak seperti baru meski telah digunakan dalam waktu lama.
    2. Perlindungan dari UV dan Oksidasi Paparan sinar UV yang terus-menerus dapat membuat warna cat mobil memudar dan terlihat kusam. PPF diklaim mampu memberikan perlindungan maksimal dari sinar UV, menjaga kilau cat tetap sempurna. Selain itu, film ini juga melindungi cat dari oksidasi akibat polusi udara atau lingkungan yang korosif.
    3. Kemampuan anti-noda PPF memiliki sifat hydrophobic, yang artinya permukaannya menolak air, minyak, dan kotoran. Ini membantu mengurangi risiko terbentuknya noda atau bercak yang sulit dibersihkan dari permukaan bodi kendaraan.
    4. Tahan lama dan tidak menguning juga menjadi salah satu keunggulan perawatan ini, sehingga tampilannya tetap jernih dalam jangka panjang.

    Jadi, ketika kendaraan baru keluar dari showroom, tampilannya masih sempurna dan berkilau. Namun, seiring waktu, bodi kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi jalan yang bisa merusak tampilannya, seperti kerikil yang berterbangan, kotoran, hingga goresan ringan di parkiran. Mengaplikasikan PPF segera setelah kendaraan dibeli memberikan sejumlah manfaat:

    1. Menjaga harga jual kembali: Mobil dengan bodi mulus dan terawat lebih diminati oleh pembeli ketika akan dijual kembali. Penggunaan PPF membantu menjaga nilai kendaraan dengan melindungi cat asli dari kerusakan.
    2. Mengurangi biaya perawatan eksterior: Tanpa PPF, pemilik kendaraan mungkin harus sering melakukan poles atau perbaikan bodi untuk menghilangkan goresan atau noda. Dengan PPF, bodi mobil tetap terlindungi dan mengurangi kebutuhan perawatan intensif.
    3. Perlindungan jangka panjang: Dalam jangka panjang, kendaraan yang terlindungi dengan PPF akan tetap tampil prima, meski sudah dipakai dalam kondisi jalan yang menantang.

    Solar Gard sendiri baru saja mengumumkan pembukaan outlet PPF pertama mereka di Gading Serpong yang berlokasi di BEZ Auto Center Paramount Land. Pembukaan outlet ini bertujuan memberikan akses lebih baik kepada konsumen yang ingin melindungi kendaraan mereka dengan teknologi terbaru dalam perlindungan cat. Hingga saat ini, Solar Gard telah memiliki 155 dealer resmi yang tersebar di lebih dari 73 kota besar di seluruh Indonesia dan terus berkembang.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bukan Hanya Kondisi Ban, Ingat Aturan 3 Detik Agar Menyetir Lebih Aman Saat Hujan



    Jakarta

    Sebagian wilayah di Indonesia sudah memasuki puncak musim hujan. Kondisi ini membuat kita perlu ekstra waspada saat berkendara, sebab tak jarang permukaan jalan basah atau licin akibat genangan air.

    Ada beragam cara agar menyetir di saat hujan atau di atas permukaan jalan yang licin bisa lebih aman. Salah satunya adalah dengan memastikan kondisi ban mobil sesuai dengan standar pabrikan.

    Bridgestone Indonesia mengatakan bahwa perawatan ban sangat penting, terutama di musim hujan. Sebab ban menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, sehingga perannya sangat vital.


    “Ban merupakan satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Dengan permukaan kontak yang setara dengan telapak tangan, ban harus mampu menahan beban kendaraan, mendukung akselerasi, manuver, dan pengereman. Karena itu, perawatan ban menjadi sangat penting, terutama saat berkendara di musim hujan,” tulis Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano lewat siaran pers yang diterima detikOto.

    Menurut Bridgestone, kondisi jalan yang tergenang air dapat meningkatkan risiko hidroplaning. Selain itu, jalan yang licin akibat hujan juga dapat mengurangi cengkraman ban dan membuat jarak pengereman jadi lebih panjang.

    “Cek ketinggian kembangan ban dan pastikan masih pada batas yang aman. Ban yang sudah aus dapat meningkatkan risiko hidroplaning, mengurangi traksi serta memperbesar jarak pengereman,” saran Bridgestone Indonesia.

    Menariknya, Bridgestone Indonesia juga memberi saran agar kita memahami dan mengikuti aturan 3 detik. Aturan ini adalah tentang jarak pengereman. Di mana, kita harus bisa memastikan bahwa masih ada waktu sekitar 3 detik antara jarak kendaraan dengan kendaraan di depan untuk kita mengerem dengan aman.

    Sejatinya aturan ini tak hanya berlaku saat hujan. Namun, seperti yang diketahui, umumnya kondisi hujan membuat jalan menjadi licin dan juga jarak pandang kerap kali terbatas. Lantas mengikuti aturan 3 detik ini membuat risiko kecelakaan berkurang.

    “Perlu diperhatikan juga bahwa rem berfungsi untuk memperlambat perputaran roda kendaraan. Berhenti tidaknya laju kendaraan ditentukan oleh traksi atau daya cengkram ban pada permukaan jalan. Meskipun rem dalam kondisi prima, jika ban tidak mampu mencengkram permukaan jalan, kendaraan tidak akan berhenti secara optimal,” tutup Fisa.

    (mhg/lth)



    Sumber : oto.detik.com

  • Berapa Ukuran Diameter Piston Vario 125?


    Jakarta

    Piston yang kadang disebut torak atau seher, termasuk komponen vital pada sepeda motor. Piston harus tahan terhadap tekanan dan temperatur tinggi, karena perannya yang berkaitan dengan sistem pembakaran mesin.

    Jika tidak tahan suhu dan pressure, piston berisiko cepat rusak dan bisa berisiko fatal pada mesin motor. Seher yang aus perlu segera diperbaiki atau diganti baru. Karena itu, penting untuk mengetahui ukuran piston tiap motor yang tidak sama.

    Seperti halnya, ukuran seher Vario 125 yang bahkan berbeda dengan tipe motor Honda lainnya. Lantas, berapa ukuran piston Honda Vario 125?


    Ukuran Piston Vario 125

    Ukuran diameter piston Vario 125 adalah 52,4 mm, seperti info dalam situs Astra Otoparts. Dimensinya berbeda dengan seher Vario 110 yang 50 mm dan Vario 150 berukuran 57,3 mm.

    Oversize piston motor bisa dilakukan dengan kenaikan 0,25 mm, 0,5 mm, dan 0,75 mm. Dilansir Suzuki Indonesia, 1 mm adalah besar oversize maksimum. Jika melebihi 1 mm, dikhawatirkan liner menjadi terlalu tipis sehingga masalah dapat muncul pada seher.

    Ukuran piston Vario dan model Honda lainnya juga ada yang berbeda. Berikut daftar diameter seher motor Honda lainnya:

    • Beat: 50 mm
    • Scoopy: 50 mm
    • PCX 125: 52.,4mm
    • PCX 150: 58 mm
    • Supra X 125: 52,4 mm
    • CBR 150: 63,5 mm
    • CBR 250: 76 mm
    • Supra: 50 mm
    • Supra X: 50 mm
    • Supra Fit: 50 mm
    • Fit X: 50 mm
    • Revo: 50 mm
    • Absolute Revo: 50 mm
    • Blade: 50 mm
    • New Blade: 50 mm
    • Kirana: 52,4 mm
    • Spacy: 50 mm
    • Kharisma: 52,4 mm
    • CS-1: 58 mm
    • Mega Pro: 63,5 mm
    • New Mega Pro: 57,3 mm
    • Verza: 57,3 mm
    • Tiger: 63,5 mm
    • Legenda: 50 mm
    • Legenda 2: 50 mm
    • Astrea 800: 47 mm
    • Star: 47 mm
    • Prima: 50 mm
    • Grand: 50 mm
    • Impressa: 50 mm.

    Cara Merawat Piston Motor

    Agar piston berumur panjang, pengguna bisa cek tips merawat seher motor berikut:

    • Pastikan sistem pendingin motor berfungsi untuk mencegah piston overheating.
    • Gunakan bahan bakar berkualitas tinggi agar simpanan karbon berkurang.
    • Ganti oli dan filter oli berkala agar penumpukan kotoran yang menyumbat ring piston dapat dicegah.
    • Lakukan service rutin agar piston dapat terpelihara dan tanda-tanda awal kerusakannya dapat segera diketahui.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Belum Lama Servis tapi Mobil Mau Dibawa Pergi Liburan, Perlu Cek Lagi?



    Jakarta

    Berencana untuk berpergian jarak jauh dengan mobil? Jangan lupa melakukan pengecekan. Tapi kalau mobil belum lama diservis, perlu cek lagi nggak ya?

    Musim liburan sudah di depan mata. Ada sejumlah warga yang merencanakan pergi liburan jarak jauh menggunakan mobil pribadi. Kalau kamu salah satunya, jangan lupa untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat ya. Pastikan kondisi kendaraan kamu prima, sebelum diajak pergi jarak jauh.

    Ada baiknya, sebelum berangkat kamu melakukan servis berkala untuk memastikan mobil siap diajak liburan. Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih Wahono menjelaskan, sebaiknya untuk melakukan pengecekan menyeluruh pemilik kendaraan memilih paket servis berkala. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan bisa sedikit lebih hemat.


    “Kalau saran kita ini mending ngambil paket servis berkala aja lebih murah jasanya, kan kalau dicek semua, cek rem bayar, ganti oli bayar, per item, kalau paket udah semua jatuhnya jasanya lebih murah,” kata Wahono saat ditemui detikOto di kantornya belum lama ini.

    Adapun pengecekan yang dilakukan antara lain air radiator, wiper, aki, oli mesin. Tak kalah penting, kondisi rem juga harus prima. Tapi bagaimana kalau mobil yang mau diajak pergi jauh justru belum lama diservis? Perlukah dilakukan pengecekan ulang? Menurut Wahono, bila mobil belum lama diservis, tak dilakukan pengecekan ulang sebenarnya tak masalah. Pasalnya, saat servis berkala mekanik akan mengecek keseluruhan kondisi mobil.

    “Karena udah rutin tiap 6 bulan atau 10.000 km kan datang pemeriksaan udah kita setel semua, yang perlu dibersihkan dibersihkan, yang perlu diganti ganti. Kalau yang sudah rutin ini relatif sangat aman, kalau mau ngecek lagi boleh. Tapi kalau mau cek lagi boleh kita cek ulang,” lanjut Wahono.

    Lain halnya dengan mereka yang mobilnya jarang diservis. Kalau kondisinya demikian, sudah pasti mobil harus dicek secara keseluruhan.

    “Kalau di saya yang utama itu cek kelistrikan kalau jalan jauh, lampu-lampu pengisian dipastikan itu normal dan aman, sistem pendinginan, radiator, kipas radiator motor fan lah, terus kebocoran selang, pasti itu aman karena kalau netes kecil itu ya kemungkinan di jalan volume air berkurang kemungkinan overheat,” tutur Wahono.

    (dry/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Buat Persiapan Musim Hujan, Komponen Mobil Ini Perlu Jadi Perhatian



    Jakarta

    Untuk berkendara di musim hujan, kondisi kendaraan harus tetap prima. Jangan lupa untuk melakukan perawatan berkala dan persiapkan kendaraan kamu untuk menyambut musim hujan.

    Setidaknya ada beberapa komponen utama yang perlu menjadi perhatian. Menurut PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), komponen seperti rem, wiper dan ban perlu mendapat perhatian khusus di musim hujan.

    Soalnya, saat jalanan basah diguyur hujan, jarak pengereman akan semakin panjang. Kalau kondisi komponen rem tidak dijaga dengan baik, risikonya besar.


    Wiper juga perlu menjadi perhatian lantaran visibilitas pengendara harus benar-benar jernih. Jangan sampai kondisi wiper mobil kamu sudah tidak bisa menyeka air dengan baik sehingga mengganggu visibilitas yang dapat membahayakan.

    Jangan lupakan juga kondisi ban. Sebab, ban merupakan komponen mobil satu-satunya yang kontak langsung dengan permukaan jalan. Kalau ban sudah botak, otomatis grip dengan jalanan apalagi jalanan basah akan semakin rendah.

    Untuk menyambut musim hujan di akhir 2024, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meluncurkan program layanan purnajual bertajuk “Rainy Campaign” dan “Kilau Tahun Baru”. Program ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pengguna kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia.

    Rainy Campaign berlangsung mulai 1 Desember 2024 hingga 28 Februari 2025, sementara Kilau Tahun Baru berlaku dari 1 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025. Kedua program ini tersedia di seluruh dealer resmi Mitsubishi Motors di Indonesia.

    Rainy Campaign merupakan program khusus yang memberikan penawaran menarik, termasuk potongan harga hingga 39 persen untuk pembelian suku cadang kendaraan yang perlu mendapatkan perhatian khusus di musim hujan, seperti rem, wiper, dan ban.

    Sedangkan Kilau Tahun Baru bisa dimanfaatkan oleh pelanggan Mitsubishi Motors untuk mendapatkan diskon suku cadang dengan melakukan perbaikan dan perawatan kendaraan di dealer resmi Bodi & Cat dari Mitsubishi Motors. Diskon diberikan hingga 15 persen, khusus untuk pelanggan non-asuransi, tanpa syarat minimal pembelian. Selain itu konsumen juga dapat memanfaatkan tunjangan biaya klaim sebesar Rp 300.000 untuk satu kali pembayaran own risk dengan syarat melakukan pembelian suku cadang dengan jumlah minimal di Rp 2.500.000. Program ini memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku.

    “Lewat program ini, MMKSI mengimbau para konsumen untuk selalu melakukan perawatan kendaraannya agar tetap optimal di segala kondisi, terutama di musim hujan yang riskan dengan kondisi yang kurang ideal. Dengan adanya program spesial ini, pelanggan bisa memanfaatkan beragam promo menarik seperti diskon suku cadang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kami mempersilakan para konsumen untuk mengunjungi dealer resmi Mitsubishi Motors di Indonesia dan memanfaatkan penawaran spesial ini,” kata Director of After Sales Division PT MMKSI Kazuto Azuma.

    “Kami sudah 55 tahun jadi sudah punya fondasi yang kuat untuk memberikan aftersales yang baik karena kami didukung oleh network yang sedemikian luasnya dan sudah sedemikian kuatnya,” sambungnya.

    (rgr/mhg)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Komponen Motor yang Perlu Dicek Setelah Touring Jarak Jauh



    Jakarta

    Buat para bikers, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan terhadap motor kesayangan. Apalagi setelah motor digunakan untuk menempuh perjalanan jauh, seperti ketika digunakan touring libur Nataru (natal dan tahun baru) kemarin.

    “Saat berpergian jarak jauh menggunakan motor, para riders seringkali akan berhadapan dengan berbagai medan dan kondisi perjalanan yang berat, seperti, jalanan yang berlubang, jalan bergelombang, jalanan licin karena hujan, dan berbagai kondisi yang tidak terduga lainnya. Maka dari itu, perawatan sepeda motor perlu dilakukan secara berkala dan menyeluruh, terutama pada bagian CVT, oli mesin, kampas rem, ban dan bagian lainnya, menjadi hal yang penting bagi setiap riders setelah melakukan riding jarak jauh. Dengan perawatan tepat dan teratur, hal ini tentu membuat kondisi motor tetap prima sehingga motor kesayangan Anda kembali siap digunakan untuk penuhi berbagai kegiatan.” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Lantas apa saja bagian penting pada sepeda motor yang perlu dirawat secara teratur oleh para riders setelah melakukan perjalanan jarak jauh, simak penjelasannya di bawah ini:


    Oli Mesin

    Setelah menempuh jarak jauh, tentu oli mesin akan mengalami penurunan kualitas karena lazimnya oli mesin perlu diganti jika motor telah menempuh jarak dengan maksimal 3000 km agar mesin tetap dapat terlumasi dengan baik saat bekerja dan mampu menghasilkan performa yang optimal. Khususnya untuk beberapa tipe motor Yamaha, para riders bisa mendapatkan rekomendasi penggantian oli melalui indikator yang ada pada layar speedometer dan untuk connected model, para riders bisa mengetahuinya lewat smartphone pada aplikasi Y-Connect.

    Filter Udara

    Filter udara pada motor juga menjadi bagian yang penting karena merupakan sarana sirkulasi udara untuk mesin sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya, sedangkan riding jarak jauh dapat membuat filter udara menjadi kotor terutama ketika melewati jalanan berdebu. Maka dari itu, filter udara yang sudah kotor perlu diganti agar motor kembali pada kondisi prima dan optimal.

    Continuous Variable Transmission (CVT)

    Bagian penting lainnya yang tidak bisa luput untuk dilakukan setelah riding jarak jauh adalah CVT karena bagian ini merupakan sistem transmisi pada motor matic. Para riders perlu memastikan CVT dalam kondisi bersih dan tidak terdengar suara abnormal ketika sedang berkendara.

    Ban

    Bagian penting lainnya yang perlu diperhatikan setelah riding jarak jauh, apalagi melalui kondisi jalan yang kurang mumpuni adalah ban motor. Para riders perlu memastikan permukaan ban tidak ada yang sobek, retak-retak ataupun sudah menipis ketebalan alurnya. Jika kondisi ban pada sepeda motor para riders memiliki kondisi tersebut, direkomendasikan untuk bisa menggantinya demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan selama melakukan perjalanan.

    Sistem Pengereman

    Tidak hanya sebelum berangkat riding, sistem pengereman juga perlu diperiksa kembali setelah riding jauh. Salah satu cara untuk memastikan kondisi sistem pengereman adalah dengan memastikan kampas rem dalam kondisi tebal dan pastikan tidak ada suara abnormal ketika roda diputar secara manual. Selain itu, volume minyak rem juga perlu dipastikan berada pada batas normal dan jernih agar dapat menunjang kinerja sistem pengereman yang maksimal.

    Suspensi

    Selepas menghadapi perjalanan jarak jauh yang memiliki berbagai kondisi medan, besar kemungkinan dapat membuat kinerja suspensi pada motor menjadi kurang optimal. Salah satu cara mudah untuk pengecekannya adalah dengan cara memastikan kondisi seal atau karet suspensi masih bagus sehingga tidak ada oli yang bocor. Jika terdapat kebocoran oli pada bagian suspensi, para riders dapat datang ke bengkel terpercaya Yamaha terdekat agar dapat dibantu oleh teknisi yang berpengalaman.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 8 Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus, Ketahui Sebelum Membeli


    Jakarta

    Membeli mobil bekas dapat menjadi solusi untuk mendapat kendaraan berkualitas. Meski begitu, tak semua mobil bekas menawarkan kondisi prima.

    Jadi, penting untuk mengetahui ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus agar tidak menyesal di kemudian hari. Jangan sampai mesin mobil sudah tidak bagus dan harus dilakukan perbaikan.

    Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus

    Saat membeli mobil bekas, perhatikan beberapa ciri-ciri mesin yang masih bagus. Berikut di antaranya:


    1. Saat Menanjak Performanya Baik

    Menurut laman Auto2000, mobil bekas yang masih bagus akan mempunyai performa yang baik saat melalui tanjakan. Sebab, mesin mobil yang sehat mampu menghasilkan tenaga yang cukup saat menanjak.

    2. Tak Ada Indikasi Kebocoran

    Ciri selanjutnya adalah tidak ada indikasi adanya kebocoran pada oli dan juga bahan bakar. Perlu diketahui, kebocoran pada oli dan bahan bakar bisa menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Hal tersebut dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang besar.

    3. Warna Asap Normal

    Mesin yang masih bagus atau tidak juga bisa dilihat dari warna asap kendaraan. Apabila warna asapnya normal, berarti mesin mobil masih dalam kondisi baik dan tidak menghasilkan emisi berlebihan.

    4. Getaran Mesin Normal

    Jika masih bagus, mobil bekas tidak akan menghasilkan getaran yang tidak normal. Sebab, getaran mesin yang tidak normal bisa menjadi ciri-ciri mobil yang tidak sehat. Jadi, kemungkinan besar mobil ini memerlukan perbaikan agar bisa digunakan dengan maksimal.

    5. Lampu Indikator Tidak Menyala

    Lampu indikator yang menyala menandakan adanya kondisi yang tidak normal pada mesin mobil. Pada mobil bekas yang masih bagus, lampu indikatornya tidak akan menyala.

    6. Bunyi Mesin Tidak Kasar

    Bunyi mesin yang kasar menjadi tanda dari mesin yang rusak. Sebaliknya, bunyi mesin yang normal menandakan mesin masih bagus. Jika ada tanda bunyi mesin yang kasar dari mobil, lebih baik urungkan niat membeli karena berisiko memerlukan biaya besar untuk perbaikan.

    7. Stick Oli Masih Bagus

    Stick oli pada mobil bekas yang masih bagus memiliki oli yang masih bagus. Sebagai informasi, oli yang bagus bisa menjadi tanda mesin yang masih sehat.

    8. Tidak Mengeluarkan Bau

    Sama seperti bunyi pada mesin, bau yang aneh juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin mobil. Mengutip laman Caryanams, biasanya, bau ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem pembuangan.

    Lebih jelas lagi, menurut laman Nissan, bau terbakar pada mobil bisa ditimbulkan karena beberapa hal, seperti kebocoran oli yang masuk ke sistem pembuangan, v-belt terbakar, hingga brake pads atau rotor mengalami overheat.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Mudah Tahu Kapan Harus Servis Motor, Cukup Lihat Speedometer



    Jakarta

    Waktu paling tepat untuk melakukan servis motor dapat diketahui dengan mudah. Nggak perlu bingung, kamu hanya perlu melihat jarak tempuh kendaraan, karena perawatan motor itu bisa ditentukan dari jarak tempuh setiap harinya.

    Dikutip dari situs Federal Oil, ada cara paling mudah untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan service atau perawatan motor, menghitung dari speedometer.

    Motor yang bekerja terus menerus membutuhkan perhatian khusus dengan servis yang lengkap. Perawatan secara rutin ini bertujuan untuk mengecek kondisi suku cadang dan mesin motor tetap dalam kondisi prima serta melakukan perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan.


    Terdapat interval atau jarak batas waktu antar servis motor, biasanya interval servis motor ini merujuk pada waktu penggunaan atau pada angka di speedometer. Pada motor yang sering digunakan, idealnya servis motor dilakukan setiap 2-3 bulan.

    Hal ini untuk mengecek kondisi oli dan ban pada motor agar tetap berada dalam kondisi yang prima. Namun, jika motor sering digunakan untuk aktivitas yang berat, seperti perjalanan yang jauh, membawa beban berat, melalui medan yang sulit, tentu saja servis motor dapat dilakukan lebih sering.

    Yamaha All New R15M Connected-ABSIlustrasi Yamaha All New R15M Connected-ABS Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

    Jika ragu, detikers juga dapat menentukan interval servis dengan memperhatikan angka speedometer yang ada pada motor. Angka tersebut akan menunjukkan jarak yang sudah ditempuh.

    Cara ini lebih disarankan karena dapat menjadi patokan kapan harus dilakukan servis. Sebaiknya lakukan servis setiap 2.000 – 3.000 kilometer agar kondisi motor tetap prima dan tentunya makin nyaman saat digunakan.

    Beri Oli dan Service Gratis kepada 10.100 Pengendara

    Berkaitan dengan perawatan motor, mengawali tahun 2025, Dewa Motor Indonesia bersama pelumas Federal Oil, berhasil mencetak sejarah baru dengan mencatatkan Rekor MURI sebagai penyelenggara program pemberian oli mesin dan servis motor gratis kepada 10.100 orang yang tersebar di seluruh outlet Dewa Motor seluruh Indonesia.

    Kegiatan yang secara resmi dibuka pada Selasa (21/01) bertempat di outlet Dewa Motor di Kalisari, Jakarta Timur ini merupakan bagian dari strategi besar Dewa Motor untuk memperkenalkan diri lebih dekat kepada masyarakat, setelah berhasil membuka 100 outlet hanya dalam waktu satu tahun. Serta, kolaborasi bersama Federal Oil dalam menghadirkan produk dan pelayanan yang pasti makin nyaman bagi para pelanggan.

    “Kami percaya bahwa kerjasama strategis bersama Dewa Motor ini akan membawa dampak yang positif melalui berbagai program yang telah kami rencanakan ke depannya. Program ini juga sejalan dengan kampanye Federal Oil yaitu Pasti Makin Nyaman, dimana Federal Oil dan Dewa Motor ingin menghadirkan kenyamanan dari produk dan pelayanan yang sudah terjamin kualitasnya,” ucap B2C Sales Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), Herry Hambali.

    Danu Sofwan, Chief Bussines Development Dewa Motor Indonesia menambahkan, bersama dengan Federal Oil, Dewa Motor bisa melayani masyarakat lebih baik.

    “Dengan menggunakan produk terbaik dari Federal Oil, kami yakin dapat memberikan pengalaman servis yang luar biasa dan menjaga performa motor para pelanggan pasti makin nyaman,” ucap Danu.

    Service motorService motor Foto: dok. Federal Oil

    Hal senada juga disampaikan Komisaris Utama Dewa Motor Indonesia, Arief Muhammad menyatakan bahwa program ini bukan hanya soal memberi layanan, tetapi juga menjadi cara bagi Dewa Motor untuk semakin dekat dengan pelanggan dan komunitas.

    “Melalui program ini, kami ingin menunjukkan komitmen kami dalam memberikan kualitas terbaik dan akses yang mudah bagi seluruh pelanggan,” tutup Arief Muhammad.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tips Berkendara Motor Aman dan Nyaman saat Menjalani Ibadah Puasa



    Jakarta

    Berkendara saat berpuasa membutuhkan perhatian lebih agar tetap aman dan nyaman di jalan. Menahan haus dan lapar serta perubahan pola istirahat bisa berdampak pada kondisi fisik dan konsentrasi pengendara. Ini cara aman dan nyaman berkendara motor saat menjalani ibadah puasa.

    “Banyak pengendara sepeda motor yang tetap beraktivitas selama bulan puasa. Namun, perlu diingat bahwa kondisi tubuh bisa berbeda dibandingkan hari biasa. Maka itu, penting untuk berkendara dengan lebih waspada dan mengikuti aturan keselamatan,” ungkap Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

    Beberapa hal ini perlu diperhatikan, supaya dapat mengurangi risiko yang akan terjadi di jalan, utamanya kecelakaan yang sebabkan cedera. Simak 7 tips berkendara motor aman dan nyaman saat menjalani ibadah puasa.

    1. Fisik Prima


    Pastikan kondisi fisik prima, beristirahat yang cukup agar tubuh tetap bugar saat berkendara, jangan memaksakan berkendara jika kita merasa lelah atau mengantuk, pastikan sahur dengan makanan bergizi agar energi tetap terjaga.

    2. Cegah Dehidrasi

    Waspadai dehidrasi sebab dapat mengurangi konsentrasi saat berkendara jadi perbanyaklah minum air saat sahur dan berbuka, jika merasa lemah atau pusing, baiknya menepi dan beristirahat sejenak untuk memulihkan kondisi tubuh.

    3. Jaga Jarak Aman dan Sesuaikan Kecepatan

    Atur kecepatan dan jarak aman, hindari berkendara dengan kecepatan tinggi jangan terburu-buru, refleks kita bisa berkurang saat sedang berpuasa, jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

    4. Pilih Waktu yang Tepat

    Sebaiknya hindari perjalanan jauh saat siang hari untuk mengurangi kelelahan saat menjelang maghrib, jalanan sering lebih padat dengan pengendara yang ingin segera berbuka maka berkendaralah dengan lebih waspada.

    5. Kelengkapan Berkendara

    Selalu gunakan perlengkapan berkendara yang aman, seperti helm (SNI), jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu buat melindungi tubuh kita saat terjadi kecelakaan di jalan.

    6. Pastikan Kondisi Motor Prima

    Cek kondisi motor sebelum berkendara, pastikan semua komponen seperti ban, rem, kelistrikan, berfungsi dengan baik hindari berkendara jika kondisi motor kurang layak atau ada masalah teknis.

    7. Jaga Emosi

    Kendalikan emosi dan tetaplah sabar saat berkendara, lalu lintas bisa lebih padat apalagi pada kondisi jam pulang kerja dan menjelang berbuka. Untuk itu tetap tenang, hindari emosi, dan berkendaralah dengan santai dan aman.

    Ketika berkendara tanpa memperhatikan faktor keselamatan, risiko kecelakaan meningkat. Kondisi tubuh yang lemah atau kurang konsentrasi dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali. Oleh karena itu, setiap pengendara wajib memahami pentingnya safety riding, terutama saat bulan puasa.

    “Keselamatan adalah prioritas utama dalam berkendara. Dengan menerapkan tujuh poin utama ini, kami berharap pengendara dapat tetap aman dan nyaman selama beraktivitas di bulan puasa,” tutup Sani.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com