Tag: protein

  • Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang Sendi


    Jakarta

    Unggas seringkali menjadi sumber protein murah yang selalu diandalkan. Tetapi para ahli menyebut konsumsi beberapa produk unggas dapat memicu radang sendi.

    Sebagai makronutrien yang fatal untuk selalu dicukupi kebutuhannya, protein tak bisa terlepas dari asupan makanan setiap hari. Ada banyak pilihan protein yang bisa dikonsumsi dan diolah sesuai selera serta tingkat keuangan.

    Jika dibandingkan dengan asupan protein lainnya, unggas dan produknya jelas lebih murah dibandingkan dengan daging merah. Daging unggas yang juga dijual lebih masif juga memudahkan para konsumen untuk mendapatkannya.


    Tetapi sebuah penelitian terbaru diungkapkan oleh ahli bahwa ada efek samping yang kurang baik dari konsumsi unggas. Ada kandungan alami di dalam produk unggas yang dapat memicu radang sendi dengan mudah.

    Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang SendiPara peneliti mengkhawatirkan efek samping akibat kandungan tryptophan dalam unggas. Foto: Getty Images/hoozone

    Food and Wine (28/3) menyebut bahwa setiap nutrisi di dalam makanan akan selalu dipecah ketika memasuki saluran pencernaan. Begitu pula dengan komponen pada unggas yang salah satunya mengandung tryptophan.

    Tryptophan adalah asam amino utama yang ditemukan di dalam berbagai makanan seperti unggas, daging merah, ikan, produk olahan susu, hingga beberapa jenis kacang. Penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado menemukan fakta bahwa triptophan memilih pengaruh penting pada kesehatan otot, protein, enzim, hingga neurotransmitter.

    Ketika dipecah dalam saluran pencernaan, tryptophan dapat berubah menjadi komponen kimia yang memicu respon inflamasi. Hasilnya tryptophan, terutama pada unggas, dapat memicu radang sendi yang mudah terjadi pada orang dewasa.

    “Jika tryptophan menyentuh sel-sel di dalam tubuh, komponennya akan mudah dipecah menjadi produk anti inflamasi yang melawan sel-sel bakteri dan justru menyebabkan inflamasi lainnya,” ungkap Dr. Kristine Kuhn selaku salah satu penulis penelitian dari Colorado University’s Division of Rheumatology.

    Contoh produk unggas pemicunya ada di halaman berikutnya.

    Berikut ini 4 contoh produk unggas yang memiliki kandungan tryptophan dan harus diwaspadai:

    1. Kalkun

    Walaupun lebih awam diolah dan disajikan di negara-negara Eropa, tetapi kalkun juga dijual di Indonesia. Unggas berukuran besar yang dagingnya sekilas mirip daging ayam ini terbukti oleh ahli memiliki kandungan tryptophan.

    Tergantung ukuran besarnya, daging dari seekor kalkun dapat mengandung 303 – 410 miligram tryptophan. Bahkan kadar tryptophannya ini jauh lebih tinggi dibandingkan daging ayam biasa.

    2. Daging ayam

    Daging ayam menjadi sumber protein yang populer di Indonesia. Harganya yang cenderung lebih murah dengan para penjualnya yang masif tersebar di mana-mana memudahkan para konsumen untuk mendapatkan daging ayam yang segar.

    Sayangnya pada seekor ayam mengandung 345 miligram tryptophan. Menurut ahli jumlahnya 250% melebihi asupan tryptophan yang disarankan untuk dikonsumsi dalam satu sehari. Sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu rutin.

    Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang SendiBahkan produknya seperti telur sekalipun juga tetap harus diwaspadai. Foto: Getty Images/hoozone

    3. Telur ayam

    Selain pada dagingnya, telur ayam juga mendapat sorotan dari ahli tentang kadar tryptophannya. Pada dua buah telur dengan berat 100 gram, kadar tryptophannya mencapai 168 miligram.

    Jumlah ini memang hanya memenuhi 60% dari asupan tryptophan yang direkomendasikan. Tetapi tidak menutup kemungkinan jumlah asupannya dapat berlebih yang disebabkan oleh asupan bahan makanan lain yang dikonsumsi pada hari yang sama.

    4. Daging bebek

    Seringkali digunakan pada masakan Nusantara maupun Asia, daging bebek juga tak sepenuhnya aman. Bebek mengandung 202 – 236 miligram tryptophan pada setiap 100 gram potongan dagingnya.

    Kadar ini tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan kalkun maupun daging ayam negeri. Tetapi ada berbagai komponen lain yang juga harus diperhatikan ketika konsumsi bebek agar tak berdampak negatif bagi tubuh.

    Kuhn lebih lanjut juga menyebut ketika T-cells berkembang di dalam tubuh akan menyebabkan autoreaktif pada tryptophan yang memicu lebih banyak inflamasi. Untuk meminimalisirnya para ahli setuju bahwa diet nabat tinggi serat dan daging rendah lemak jauh lebih disarankan untuk kesehatan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Menu Sahur yang Ampuh Bikin Kenyang Lebih Lama Saat Berpuasa

    Jakarta

    Sahur biasanya dilakukan sebelum menjalani puasa sepanjang hari. Ketika sahur, orang-orang akan menyantap makanan untuk mengisi energi sehingga lapar dan haus dapat tertahankan di siang harinya.

    Dengan waktu puasa yang tak sebentar, makanan sahur tentunya mesti diperhatikan agar rasa kenyang yang ditimbulkan bertahan lama.

    Lavleen Kaur, ahli diet berbasis di India, menjelaskan bahwa menu makanan seimbang yang terdiri dari protein dan serat dapat dikonsumsi untuk rasa kenyang yang lebih lama.


    “Untuk sahur, konsumsilah makanan yang seimbang yang terdiri dari sejumlah protein dan serat yang baik. Karbohidrat akan datang secara alami. Ini akan memastikan rasa kenyang lebih lama,” kata Kaur, dilansir laman Indian Express.

    Porsi sahur yang dikonsumsi juga tidak perlu terlalu banyak, cukup 30-40 persen dari kebutuhan energi harian saja, menurut dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi dari RS Pondok Indah, dikutip dari catatan detikcom.

    Lantas, apa saja menu sahur yang dapat dikonsumsi agar kenyang lebih lama?

    Mengutip laman Healthline, berikut beberapa menu sahur yang bisa disantap agar dapat menahan lapar selama berpuasa.

    1. Telur

    3 Menu Roti dan Telur, Sarapan Padat Nutrisi dan MengenyangkanFoto: iStock

    Sejumlah menu yang terbuat dari telur dapat dikonsumsi saat sahur. Karena telur padat akan nutrisi, terutama protein.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia. Dengan tingginya kandungan protein, telur dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

    Telur dapat diolah menjadi berbagai menu, antara lain semur telur, telur balado, telur ceplok, telur kecap, telur dadar, serta telur orak-arik.

    2. Oatmeal

    Oatmeal dapat jadi menu yang cocok untuk sahur. Makanan ini dapat membuat kenyang lebih lama dengan kandungan seratnya yang tinggi dan kemampuannya menyerap air.

    Serat beta-glucan di dalam oat dapat meningkatkan rasa kenyang dengan mendorong pelepasan hormon kenyang PYY dan menunda pengosongan perut.

    Menu oatmeal dapat dikreasikan dengan memberi tambahan susu, yoghurt, potongan buah-buahan, kacang-kacangan, hingga telur.

    3. Kentang Rebus

    manfaat kentang rebus untuk dietFoto: Getty Images/GMVozd

    Kentang terutama yang direbus dan dipanggang lebih mengenyangkan daripada makanan tinggi karbohidrat lainnya. Kandungan protein yang disebut proteinase inhibitor 2 (PI2) di dalamnya inilah yang bantu membuat kenyang dan menekan nafsu makan.

    Kentang rebus dapat ditaburi sedikit garam dan merica untuk menambah cita rasa. Menu ini juga bisa disantap bersama telur dan sayuran seperti buncis.

    4. Ikan

    Olahan ikan juga dapat menjadi menu sahur yang mengenyangkan. Protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi di dalamnya berperan dalam meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

    Dibandingkan dengan makanan hewani lainnya, protein ikan disebut mampu memberi efek lebih kuat terhadap rasa kenyang.

    Ikan dapat diolah menjadi berbagai menu, mulai dari digoreng, dikukus, dipanggang, maupun dijadikan sayur.

    5. Sayuran

    Konsumsi sayuran ketika sahur dapat memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan air dan serat di dalam sayuran inilah yang bisa mengenyangkan.

    Selain itu, sayuran yang lebih keras dan membutuhkan waktu lebih banyak untuk dikunyah seperti brokoli dan wortel dapat mengurangi rasa lapar dan asupan makanan, menurut beberapa penelitian.

    Terdapat banyak sekali menu sayur yang dapat disantap saat sahur, antara lain sayur sop, sayur bayam, tumis sawi, capcay, dan sayur oyong. Selain dijadikan sup, sayuran juga bisa direbus atau dikukus untuk cara memasak yang lebih simpel.

    6. Daging

    Olahan daging sapi maupun ayam tanpa lemak disebutkan dapat memberi efek kuat terhadap rasa kenyang. Karena itu, menu ini cocok disantap saat sahur agar tahan lapar seharian.

    Protein dalam daging yang tinggi berdampak lebih besar terhadap hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan nafsu makan daripada makanan tinggi karbohidrat.

    Daging sapi dan daging ayam dapat diolah menjadi berbagai menu sesuai selera. Mulai dari dijadikan sup, ditumis, digoreng, hingga dipanggang.

    7. Nasi Merah

    Ilustrasi Nasi MerahFoto: Getty Images/iStockphoto/NNK

    Orang Indonesia umumnya mengkonsumsi nasi putih. Akan tetapi, tak sedikit pula yang memakan nasi merah. Padahal, nasi merah dapat membuat kenyang lebih lama lho.

    Kandungan protein dan serat dalam nasi merah lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Dua nutrisi tersebut berperan untuk mengenyangkan dan menekan nafsu makan. Di sisi lain, nasi jenis ini juga kaya akan antioksidan flavonoid yang bantu melawan radikal bebas.

    Nasi merah dapat dikonsumsi sebagai pengganti nasi putih. Nasi ini juga bisa disantap bersama berbagai menu lain yang sesuai selera sebagai lauk pauknya.

    Nah, itu tadi sederet menu sahur yang bisa membuat kenyang lebih lama.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan, Baik Dikonsumsi Tiap Hari!

    Jakarta

    Yoghurt dengan rasa asam menyegarkan adalah hidangan favorit anak-anak hingga dewasa. Yoghurt juga kaya nutrisi misal protein, kalsium, vitamin B kompleks, fosfor, kalium, dan magnesium.

    Minuman yoghurt yang terbuat dari fermentasi bakteri susu ini memiliki banyak khasiat. Manfaat makin terasa jika dikonsumsi setiap hari. Apa saja manfaat yoghurt bagi kesehatan?

    12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan

    Yoghurt merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Satu cangkirnya menyediakan 30% dari asupan harian yang direkomendasikan.


    1. Melancarkan Pencernaan

    Yoghurt dapat memberikan dampak yang baik pada sistem pencernaan. Mengkonsumsi yoghurt setiap hari bisa menjaga pergerakan usus tetap teratur. Mengutip PharmEasy, yoghurt akan membunuh bakteri berbahaya di usus dan membuat sistem pencernaan lebih sehat.

    Selain itu, yoghurt juga terbukti efektif dalam mengatasi intoleransi laktosa, sembelit, penyakit radang usus, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Jika dikonsumsi secara teratur, yoghurt dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melindungi dari berbagai infeksi. Yoghurt efektif dalam melawan infeksi saluran cerna, masalah pernapasan seperti flu, hingga kanker.

    Menurut Healthline, kandungan probiotiknya inilah yang berpotensi mengurangi peradangan yang terkait dengan beberapa kondisi kesehatan seperti infeksi virus hingga gangguan usus. Sifat yoghurt yang meningkatkan kekebalan tubuh juga berkat kandungan magnesium, selenium, vitamin D, dan seng.

    3. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Nutrisi yang terkandung dari yoghurt seperti kalsium dan vitamin D berperan besar dalam pencegahan osteoporosis dan masalah terkait lainnya. Mengutip Luxofood, yoghurt juga mengandung protein, potasium dan juga fosfor. Sehingga mengkonsumsinya secara teratur akan bermanfaat untuk menjaga massa dan kekuatan tulang.

    Kandungan protein dan lemak sehat menjadikan yoghurt camilan yang mengenyangkan. Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi yoghurt berprotein tinggi sebagai camilan di sore hari mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Menurut sebuah ulasan, asupan produk susu berlemak penuh seperti yoghurt bisa mengurangi terjadinya obesitas. Ada pula studi yang menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi yoghurt makan lebih baik secara keseluruhan dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Hal ini karena kandungan nutrisi yoghurt yang lebih tinggi dibandingkan kalorinya.

    5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Mengkonsumsi yoghurt juga bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi susu fermentasi seperti yoghurt secara rutin dalam dua porsi per minggu bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah.

    Para ahli mempercayai potasium dalam yoghurt bisa membuang kelebihan natrium dalam tubuh. Sehingga, hal ini bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang.

    6. Mengatur Kadar Gula Darah

    Yoghurt yang dikonsumsi tanpa pemanis secara teratur dapat membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini sangat baik untuk penderita diabetes melitus tipe 2.

    Kandungan bakteri asam laktatnya dapat mempengaruhi mikrobiota usus dan berperan dalam mengurangi variabilitas glikemik. Hal ini bisa membantu perubahan dramatis pada kadar gula seseorang.

    Selain itu menurut penelitian, konsumsi yoghurt dan pola makan yang sehat bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Efek ini bisa terjadi pada orang dewasa sehat maupun lanjut usia dengan risiko kardiovaskular tinggi.

    7. Mengurangi Depresi

    Yoghurt juga dapat bermanfaat untuk kesehatan mental. Kandungan probiotiknya membantu mengurangi kecemasan dan stres. Hal ini membantu orang yang sedang depresi merasa lebih baik.

    8. Mengurangi Peradangan

    Mengonsumsi yoghurt setiap hari bisa mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan sendiri bertanggung jawab bagi sebagian besar penyakit autoimun, diabetes, kanker, dan radang sendi.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Yoghurt memiliki sifat antikarsinogenik yang dikenal dapat melindungi tubuh dari kanker usus besar, kandung kemih, dan juga payudara. Hal ini pun dibuktikan dengan beberapa penelitian.

    10. Alternatif Sumber Protein

    Yoghurt mengandung protein yang sangat tinggi mencapai 12 gram per 227 asupan. Protein berperan membantu metabolisme dengan meningkatkan penggunaan energi atau kalori yang dibakar sepanjang hari.

    Kecukupan protein juga penting untuk pengaturan selera makan. Konsumsi protein meningkatkan produksi hormon yang menandai rasa kenyang. Hasilnya, tubuh lebih mudah mengurangi konsumsi kalori dan memilih makanan yang baik untuk menjaga berat badan.

    11. Mengandung probiotik

    Beberapa tipe yoghurt mengandung probiotik, yang memang sudah ada atau sengaja ditambahkan. Probiotik adalah mikroorganisme dalam ragi atau asupan lain yang mampu meningkatkan kerja sistem pencernaan. Fungsi lain adalah mengembalikan flora usus.

    Beberapa tipe probiotik yang terkandung dalam yoghurt adalah bifidobacteria dan lactobacillus. Keduanya mengurangi rasa tidak nyaman akibat Irritable Bowel Syndrome (IBS).

    12. Kaya Nutrisi

    Yoghurt mengandung hampir semua nutrisi yang diperlukan tubuh. Misalnya kalsium yang sangat penting untuk kesehatan gigi dan tulang. Konsumsi secangkir yoghurt mencukupi 49 persen kebutuhan kalsium harian tubuh.

    Zat nutrisi lain dalam yoghurt adalah vitamin `B12 dan riboflavin, yang mencegah gangguan jantung dan Neural Tube Defect (NTD) pada bayi baru lahir. Contoh NTD paling umum adalah spinabifida dan anencephaly.

    Yoghurt yang dikonsumsi bisa beli atau buat sendiri di rumah. Pastikan yoghurt tidak mengandung terlalu banyak gula atau zat tambahan lain, yang bisa berdampak buruk bagi tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan Kesehatan


    Jakarta

    Tampak menyehatkan, diet tinggi protein juga memiliki efek samping. Waspadai efek samping diet tinggi protein ini yang dapat membahayakan kesehatan!

    Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi seluruh organnya. Sayangnya masih banyak orang yang antipati dengan karbohidrat dan lemak yang dinilai tidak sehat jika dibandingkan dengan protein.

    Bahan makanan tinggi protein juga seringkali diandalkan oleh para pelaku kebugaran untuk membangun masa ototnya. Tetapi banyak orang yang justru mengonsumsi protein terlalu banyak tanpa mempedulikan aturan dan takaran yang sesuai.


    Walaupun menyehatkan dan dibutuhkan oleh tubuh, diet tinggi protein tanpa aturan juga dapat menimbulkan efek samping. Bahkan beberapa efek sampingnya dapat membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    Berikut ini 5 efek samping diet tinggi protein menurut Verywell Fit:

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanKonsumsi protein yang terlalu banyak dapat memicu keluhan pada perut akibat kurangnya serat. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    1. Memicu keluhan perut

    Ketika mengonsumsi protein lebih banyak, biasanya perut akan lebih mudah kenyang. Alhasil kamu tidak lagi memiliki selera untuk makan karbohidrat atau asupan makanan lain yang tinggi nutrisi.

    Beberapa gejala dapat terjadi ketika tubuh terlalu kenyang dengan protein, salah satunya kekurangan serat. Padahal serat merupakan asupan yang dibutuhkan untuk melancarkan serta menjaga kesehatan pencernaan di dalam perut.

    “Saat kamu mengonsumsi makanan tinggi protein, kamu akan mengurangi asupan karbohidrat yang hasilnya akan mengurangi asupan serat ke dalam tubuh,” papar Jaclyn Kiernan selaku konsultan gizi pada MetPro.

    2. Menyebabkan defisit nutrisi

    Sama seperti risiko pada diet yang hanya menganjurkan makan satu jenis asupan saja, diet tinggi protein dapat memicu kekurangan nutrisi pada tubuh. Kunci utama dari diet sehat seharusnya adalah keseimbangan nutrisi pada asupan makanan sehari-hari.

    “Penting untuk mengonsumsi diet seimbangan dengan menambahkan karbohidrat dan lemak sehat, terutama jika kamu meningkatkan asupan protein, untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh,” lanjut Kiernan.

    Diet dengan asupan nutrisi yang tak seimbang dapat memicu kekurangan asupan penting seperti vitamin dan nutrien. Pada kasus yang paling parah, tubuh orang yang diet tinggi protein mengalami gangguan pada kesehatan tulang, ginjal, hingga liver.

    Efek samping diet tinggi protein lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menimbulkan gangguan kardiovaskuler

    Ketika berbicara tentang protein, sebagian besar orang akan langsung berpikir tentang daging merah. Faktanya banyak daging merah yang tidak memiliki kualitas baik karena kadar lemaknya yang tinggi.

    Kiernan menyebut bahwa asupan protein dengan mengandalkan daging merah yang berlemak sebagai suatu bahaya yang mengancam. Gangguan kardiovaskuler dapat terjadi melalui pengaruh diet tinggi lemak yang diterima oleh tubuh.

    Daging merah berkontribusi tinggi pada penyakit jantung. Hal ini karena ditemukannya peluang untuk memicu kolesterol masuk ke dalam aliran darah manusia.

    4. Memicu sakit kepala

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanJika hanya fokus pada protein, tubuh akan kekurangan karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar utama. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Pernah merasa sakit kepala ketika belum makan nasi? Bukan hanya perkara kebiasaan orang Indonesia, tetapi karbohidrat seperti nasi memang menjadi sumber energi utama untuk tubuh. Sehingga ketika kekurangan karbohidrat tubuh akan terus mencari bahan bakarnya.

    Membatasi asupan karbohidrat terlalu ekstrem sama dengan memicu penurunan produksi stamina. Seperti yang telah disebutkan, karbohidrat termasuk salah satu makronutrien yang sama dibutuhkan oleh tubuh layaknya protein.

    Tetapi ketika mengonsumsi terlalu banyak protein, orang-orang akan memilih melewatkan asupan karbohidrat. Padahal sekelas atlet saja tetap harus mengonsumsi karbohidrat untuk membantu produksi energi yang dibutuhkan saat bertanding.

    5. Cairan tubuh tidak seimbang

    Beberapa penelitian lanjutan juga menemukan potensi yang bisa dihasilkan dari diet tinggi protein. Ada beberapa pengamatan yang mengaku berhasil melihat efek samping yang timbul akibat diet keto atau rendah karbohidrat.

    Beberapa efek sampingnya seperti dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, mual, hingga sakit kepala. Pada sebuah penelitian sederhana tahun 2002 ditemukan fakta ketika kadar asupan protein meningkat maka kadar cairan di dalam tubuh menurun.

    Gejalanya dapat dirasakan ketika kamu mengonsumsi protein maka kami akan cepat haus. Tetapi ahli menyebut butuh penelitian yang lebih dalam guna melihat efek diet tinggi protein pada keseimbangan cairan tubuh secara menyeluruh.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan Kesehatan


    Jakarta

    Tampak menyehatkan, diet tinggi protein juga memiliki efek samping. Waspadai efek samping diet tinggi protein ini yang dapat membahayakan kesehatan!

    Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi seluruh organnya. Sayangnya masih banyak orang yang antipati dengan karbohidrat dan lemak yang dinilai tidak sehat jika dibandingkan dengan protein.

    Bahan makanan tinggi protein juga seringkali diandalkan oleh para pelaku kebugaran untuk membangun masa ototnya. Tetapi banyak orang yang justru mengonsumsi protein terlalu banyak tanpa mempedulikan aturan dan takaran yang sesuai.


    Walaupun menyehatkan dan dibutuhkan oleh tubuh, diet tinggi protein tanpa aturan juga dapat menimbulkan efek samping. Bahkan beberapa efek sampingnya dapat membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    Berikut ini 5 efek samping diet tinggi protein menurut Verywell Fit:

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanKonsumsi protein yang terlalu banyak dapat memicu keluhan pada perut akibat kurangnya serat. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    1. Memicu keluhan perut

    Ketika mengonsumsi protein lebih banyak, biasanya perut akan lebih mudah kenyang. Alhasil kamu tidak lagi memiliki selera untuk makan karbohidrat atau asupan makanan lain yang tinggi nutrisi.

    Beberapa gejala dapat terjadi ketika tubuh terlalu kenyang dengan protein, salah satunya kekurangan serat. Padahal serat merupakan asupan yang dibutuhkan untuk melancarkan serta menjaga kesehatan pencernaan di dalam perut.

    “Saat kamu mengonsumsi makanan tinggi protein, kamu akan mengurangi asupan karbohidrat yang hasilnya akan mengurangi asupan serat ke dalam tubuh,” papar Jaclyn Kiernan selaku konsultan gizi pada MetPro.

    2. Menyebabkan defisit nutrisi

    Sama seperti risiko pada diet yang hanya menganjurkan makan satu jenis asupan saja, diet tinggi protein dapat memicu kekurangan nutrisi pada tubuh. Kunci utama dari diet sehat seharusnya adalah keseimbangan nutrisi pada asupan makanan sehari-hari.

    “Penting untuk mengonsumsi diet seimbangan dengan menambahkan karbohidrat dan lemak sehat, terutama jika kamu meningkatkan asupan protein, untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh,” lanjut Kiernan.

    Diet dengan asupan nutrisi yang tak seimbang dapat memicu kekurangan asupan penting seperti vitamin dan nutrien. Pada kasus yang paling parah, tubuh orang yang diet tinggi protein mengalami gangguan pada kesehatan tulang, ginjal, hingga liver.

    Efek samping diet tinggi protein lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menimbulkan gangguan kardiovaskuler

    Ketika berbicara tentang protein, sebagian besar orang akan langsung berpikir tentang daging merah. Faktanya banyak daging merah yang tidak memiliki kualitas baik karena kadar lemaknya yang tinggi.

    Kiernan menyebut bahwa asupan protein dengan mengandalkan daging merah yang berlemak sebagai suatu bahaya yang mengancam. Gangguan kardiovaskuler dapat terjadi melalui pengaruh diet tinggi lemak yang diterima oleh tubuh.

    Daging merah berkontribusi tinggi pada penyakit jantung. Hal ini karena ditemukannya peluang untuk memicu kolesterol masuk ke dalam aliran darah manusia.

    4. Memicu sakit kepala

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanJika hanya fokus pada protein, tubuh akan kekurangan karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar utama. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Pernah merasa sakit kepala ketika belum makan nasi? Bukan hanya perkara kebiasaan orang Indonesia, tetapi karbohidrat seperti nasi memang menjadi sumber energi utama untuk tubuh. Sehingga ketika kekurangan karbohidrat tubuh akan terus mencari bahan bakarnya.

    Membatasi asupan karbohidrat terlalu ekstrem sama dengan memicu penurunan produksi stamina. Seperti yang telah disebutkan, karbohidrat termasuk salah satu makronutrien yang sama dibutuhkan oleh tubuh layaknya protein.

    Tetapi ketika mengonsumsi terlalu banyak protein, orang-orang akan memilih melewatkan asupan karbohidrat. Padahal sekelas atlet saja tetap harus mengonsumsi karbohidrat untuk membantu produksi energi yang dibutuhkan saat bertanding.

    5. Cairan tubuh tidak seimbang

    Beberapa penelitian lanjutan juga menemukan potensi yang bisa dihasilkan dari diet tinggi protein. Ada beberapa pengamatan yang mengaku berhasil melihat efek samping yang timbul akibat diet keto atau rendah karbohidrat.

    Beberapa efek sampingnya seperti dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, mual, hingga sakit kepala. Pada sebuah penelitian sederhana tahun 2002 ditemukan fakta ketika kadar asupan protein meningkat maka kadar cairan di dalam tubuh menurun.

    Gejalanya dapat dirasakan ketika kamu mengonsumsi protein maka kami akan cepat haus. Tetapi ahli menyebut butuh penelitian yang lebih dalam guna melihat efek diet tinggi protein pada keseimbangan cairan tubuh secara menyeluruh.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Hanya Enak dan Menyegarkan, Inilah 16 Manfaat Susu Kedelai

    Jakarta

    Susu kedelai adalah produk hasil ekstraksi kedelai menggunakan air. Susu kedelai bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti susu sapi. Terutama bagi kamu yang memiliki intoleransi atau tidak bisa mencerna laktosa dari susu sapi. Selain itu, ada sejumlah manfaat susu kedelai yang tak kalah dari susu sapi.

    Susu kedelai termasuk dalam minuman sehat karena kaya akan protein. Kandungan yang terdapat pada susu kedelai membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi manusia. Oleh karena itu, minum susu kedelai setiap hari, akan memberikan manfaat yang berlimpah.

    Penasaran apa saja manfaat susu kedelai? Simak penjelasannya di bawah ini.


    Kandungan Nutrisi Susu Kedelai

    Susu kedelai mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Berikut ini kandungan nutrisi susu kedelai dikutip melalui laman BBC Good Food. Dalam 100 ml susu kedelai tanpa pemanis tambahan terdapat:

    • 26 Kkal/108KJ
    • 2,4 g protein
    • 1,6 g lemak
    • 0,5 g karbohidrat
    • 0,5 g serat
    • 120 mg kalsium
    • 0,4 mcg vitamin B12

    Manfaat Susu Kedelai

    Dikutip melalui laman Real Simple dan Livestrong, berikut ini adalah beberapa manfaat susu kedelai bagi kesehatan.

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Susu kedelai mengandung senyawa bioaktif fitokimia seperti isoflavon dan saponin. Dalam isoflavon terdapat genistein yang bisa menangkal sel kanker dalam tubuh. Selain itu, susu kedelai juga mengandung antioksidan yang berguna dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

    2. Meningkatkan Energi

    Susu kedelai adalah salah satu protein nabati yang mengandung kesembilan asam amino esensial, sehingga kandungan proteinnya lengkap. Protein ini baik dalam mempertahankan dan meningkatkan energi dalam tubuh sepanjang hari.

    Selain itu, susu kedelai juga mengandung vitamin B yang baik untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan meningkatkan energi.

    3. Meningkatkan Massa Otot

    Untuk meningkatkan massa otot, diperlukan protein sebesar 1,6 gram per kilogram berat badan setiap harinya, ketika melakukan latihan ketahanan. Minum susu kedelai setiap hari, menjadi salah satu cara yang cukup efektif dalam meningkatkan massa otot. Ini karena susu kedelai mengandung banyak protein.

    4. Meringankan Gejala Menopause

    Manfaat susu kedelai selanjutnya adalah bisa meringankan gejala menopause. Dikutip melalui laman Healthline, susu kedelai mengandung fitoestrogen, merupakan senyawa alami dari tanaman yang bertindak seperti hormon estrogen. Senyawa ini bermanfaat dalam meringankan beberapa gejala menopause.

    5. Meringankan Peradangan

    Peradangan menjadi salah satu gejala yang timbul karena infeksi dan cedera. Peradangan yang terjadi dalam jangka panjang, bisa meningkatkan risiko diabetes, kanker, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, mengonsumsi susu kedelai secara rutin bisa membantu dalam meringankan peradangan. Karena susu kedelai mengandung protein yang berperan sebagai anti-inflamasi.

    6. Membantu Meredakan Nyeri

    Manfaat lain dari susu kedelai yaitu membantu dalam meredakan nyeri, terutama nyeri arthritis. Arthritis adalah pembengkakan pada sendi. Biasanya terjadi karena faktor usia.

    Susu kedelai mengandung asam lemak dan kalsium yang baik dalam meredakan arthritis. Asam lemak yang terdapat pada susu kedelai, akan membantu dalam meredakan radang sendi, contohnya untuk rheumatoid arthritis.

    7. Membantu Masalah Anemia

    Susu kedelai mengandung kalsium dan zat besi yang baik untuk mengatasi masalah anemia. Zat besi berguna dalam meningkatkan produksi sel darah merah. Dengan meningkatkan produksi sel darah merah, maka daya tahan tubuh pun akan meningkat.

    8. Membantu Perkembangan Janin dan Bayi

    Manfaat minum susu kedelai setiap hari ternyata juga baik bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Kandungan yang ada pada susu kedelai bisa membantu dalam perkembangan janin dan bayi. Hal ini dikarenakan susu kedelai mengandung vitamin C dan vitamin B kompleks.

    9. Mengatasi Aterosklerosis

    Aterosklerosis merupakan penumpukan lemak yang terjadi pada arteri pembuluh darah. Mengkonsumsi susu kedelai berguna untuk mengatasi masalah aterosklerosis. Karena kandungan dalam susu kedelai bisa menunda pengendapan lemak.

    10. Membantu dalam Mengatasi Masalah Kulit

    Selain untuk kesehatan, susu kedelai ternyata juga bermanfaat dalam mengatasi masalah kulit. Susu kedelai mengandung vitamin E yang baik untuk menjaga kelembapan, elastisitas, dan pigmentasi kulit.

    11. Mengurangi Risiko Kanker Payudara

    Susu kedelai ternyata bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker payudara loh! Menurut penelitian yang dilakukan tahun 2017 oleh American Cancer Society, menunjukkan bahwa susu kedelai baik dikonsumsi untuk menurunkan risiko kanker payudara.

    12. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

    Selain mengurangi risiko kanker payudara, susu kedelai juga bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker prostat. Kanker prostat adalah jenis kanker yang terjadi pada pria. Kanker prostat ditandai dengan gangguan buang air kecil. Minum segelas susu kedelai secara teratur, dipercaya bisa membantu dalam menurunkan risiko kanker prostat.

    13. Menjaga Kesehatan Tulang

    Susu kedelai yang difortifikasi biasanya mengandung tambahan vitamin D dan juga kalsium. Nutrisi ini berperan penting dalam menumbuhkan dan menjaga kesehatan tulang. Susu kedelai juga mengandung isoflavon yang berguna dalam mencegah keropos pada tulang.

    Manfaat susu kedelai selanjutnya yaitu, bisa menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi susu kedelai, berat badan kamu akan terjaga karena susu kedelai mengandung sedikit kalori.

    Selain rendah kalori, susu kedelai kaya akan protein. Protein mempunyai manfaat dalam menurunkan berat badan, karena dapat meningkatkan rasa kenyang. Oleh karena itu, susu kedelai menjadi minuman rendah kalori yang baik.

    15. Baik untuk Kesehatan Jantung

    Susu kedelai bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Mengkonsumsi susu kedelai secara rutin bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, susu kedelai juga mengandung kalsium yang baik dalam mengatur ritme jantung dan tekanan darah.

    16. Pengganti Produk Susu yang Baik

    Manfaat terakhir dari susu kedelai adalah, bisa digunakan sebagai alternatif pengganti susu sapi. Terutama bagi kamu yang memiliki intoleransi laktosa. Namun, susu kedelai yang digunakan harus memiliki nutrisi yang sebanding dengan susu sapi, terutama kandungan kalsiumnya.

    Itu dia 16 manfaat susu kedelai. Semoga bermanfaat!

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Tinggi Protein yang Mendukung Berat Badan Sehat

    10 Makanan Tinggi Protein yang Mendukung Berat Badan Sehat

    Jakarta

    Protein adalah nutrisi yang berperan dalam regenerasi dan pembentukan sel, jaringan, serta otot. Protein juga berfungsi dalam penyusunan hormon dan antibodi. Karena itu, kebutuhan protein tubuh harus selalu terpenuhi lewat asupan sehari-hari.

    10 Makanan Tinggi Protein

    Sumber pangan tinggi bisa berasal dari tumbuhan disebut nabati dan hewani jika diambil dari hewan. Pangan nabati dan hewani saling melengkapi memenuhi kebutuhan tubuh.

    Dikutip dari Healthline dan BBC Good Food, ada sejumlah makanan yang ternyata mengandung lebih banyak protein daripada pangan lain. Berikut daftarnya:


    1. Telur

    Telur mengandung semua asam amino esensial yang menjadikannya sumber protein lengkap. Satu butir berukuran sedang mengandung sekitar 6 gram protein yang mudah dicerna.

    2. Kacang Almond

    Kacang almond kaya akan nutrisi penting seperti serat, vitamin E, mangan, magnesium, dan protein nabati. Mengkonsumsi kacang almond bisa memberi manfaat bagi kesehatan dengan menurunkan faktor risiko penyakit jantung. Satu ons almond sekitar 28,35 gram menyediakan 6 gram protein.

    3. Dada Ayam

    Dada ayam adalah pilihan yang cocok untuk kamu yang mau menambah asupan protein. Bagian ayam ini juga menyediakan berbagai vitamin B, mineral seperti seng dan selenium. Setengah dada ayam seberat 86 gram menyediakan 26,7 gram protein.

    4. Keju Cottage

    Keju cottage merupakan keju rendah lemak dan kalori tapi tinggi protein. Kandungan lain yang dimiliki keju cottage yaitu kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, riboflavin, dan berbagai nutrisi lain. Secangkir keju cottage menyediakan 28 gram protein.

    5. Daging Sapi tanpa Lemak

    Daging sapi tanpa lemak kaya akan protein. Selain itu, ada kandungan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B16. Satu porsi sapi rendah lemak (85g) memiliki protein sebanyak 24,6 g.

    6. Ikan

    Ikan adalah sumber protein yang sangat baik dan menyediakan berbagai vitamin dan mineral penting seperti yodium, selenium, dan vitamin B12. Ikan berlemak memiliki manfaat besar untuk kesehatan secara keseluruhan.

    Kamu bisa memilih ikan berlemak seperti salmon dan herring yang mengandung banyak lemak omega-3. Setengah salmon fillet seberat 124 gram mengandung 30,5 gram protein.

    7. Quinoa

    Quinoa kaya akan folat, serat, folat, tembaga, zat besi, dan seng. Kandungan protein yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan dengan banyak biji-bijian.

    Sering disebut sebagai protein lengkap, quinoa mengandung sembilan asam amino yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Secangkir quinoa seberat 186 gram yang dimasak menyediakan 8 gram protein.

    8. Biji Labu

    Biji labu adalah sumber mineral yang baik seperi fosfor, zat besi, magnesium, dan seng. Selain itu, biji labu juga kaya akan serat nabati dan protein.

    Untuk mengonsumsinya, tambahkan biji labu ke salad, makanan panggang, oatmeal, atau yoghurt. 1/4 cangkir biki labu mengandung 8,8 gram protein.

    9. Kerang-kerangan

    Kerang-kerangan seperti tiram, kepah, dan remis merupakan sumber protein yang sangat baik. Tak hanya itu, kerang juga mengandung lemak sehat dan sejumlah vitamin dan mineral, seperti seng, selenium, vitamin B12, dan zat besi. Seporsi kerang yang dimasak seberat 85 gram menyediakan sebanyak 21,8 gram protein.

    10. Kacang Tanah

    Kacang tanah mengandung banyak nutrisi seperti folat, protein, magnesium, dan vitamin E. Berkat kandungan proteinnya yang tinggi, mengkonsumsi kacang tanah bisa membantu tubuh merasa kenyang. Satu porsi kacang tanah seberat 28,35 gram menyediakan 7,31 gram protein.

    Selain makanan tinggi protein, jangan lupa konsumsi pangan bernutrisi lain sesuai keperluan tubuh. Pangan bernutrisi sebaiknya jangan diolah terlalu lama dengan banyak gula, garam, dan lemak.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Agar Tidur Lebih Nyenyak Tambah Asupan 2 Nutrisi Penting Ini


    Jakarta

    Kualitas tidur yang buruk bisa memicu beragam penyakit. Kalau ingin tidur lebih nyenyak, coba ikuti tips pola makan sehat ini.

    Insomnia merupakan masalah kesulitan tidur yang berkelanjutan. Masalah ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan kurang tidur, depresi, kecemasan, hingga penyakit kronis.

    Untuk mengatasi gangguan tidur ini dapat mengonsumsi beberapa produk kesehatan. Selain itu, cara alami juga dapat diterapkan dengan mengonsumsi makanan sehat.


    Dilansir dari New York Post (26/2), gangguan tidur ini dapat disebabkan dari asupan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Penelitian terbaru dari Jepang menemukan bahwa karbohidrat, serat, protein, dan lemak yang dikonsumsi dapat secara langsung memengaruhi kualitas tidur seseorang.

    “Studi cross-sectional ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara makronutrien, komponen makanan dan parameter tidur,” tulis para peneliti dari International Institute for Integrative Sleep Medicine (IIIS) di Tsukuba University, Jepang.

    Takaran Protein Hewani untuk MPASI anakTakaran Protein Hewani untuk MPASI anak Foto: Getty Images/iStockphoto/piotr_malczyk

    Penelitian ini dilakukan pada 4.825 partisipan yang menggunakan aplikasi Pokemon Sleep dan Asken. Pokémon Sleep adalah permainan video pelacak tidur yang memberikan hadiah berdasarkan kualitas tidur, sementara Asken adalah aplikasi nutrisi.

    Partisipan penelitian itu sebagian besar adalah wanita dengan rata-rata usia 37 tahun. Ia harus menggunakan kedua aplikasi itu setidaknya selama 1 minggu. Penelitian ini akhirnya menemukan bahwa 2 aspek makanan yang dapat memengaruhi waktu dan kualitas tidur adalah protein dan serat.

    Berikut 2 tips pola makan sehat yang dianjurkan untuk memperbaiki kualitas tidur:

    1. Konsumsi Lebih Banyak Protein

    Partisipan yang mengonsumsi protein lebih banyak memiliki waktu tidur rata-rata 10-11 menit lebih lama daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein. Asupannya per hari yang direkomendasikan adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan atau sekitar 0,36 gram per 0,5 kg.

    Misalnya, jika memiliki berat badan 68 kg maka asupan protein per harinya sekitar 54 gram. Namun, beberapa ahli diet menganjurkan asupann lebih banyak sekitar 90-120 gram protein. Sumber protein yang baik yang dapat dikonsumsi di antaranya adalah daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, susu, dan tahu.

    2. Tingkatkan Asupan Serat Harian

    Asupan serat yang lebih banyak juga dapat dikaitkan dengan waktu tidur lebih baik. Oleh karena itu, penting menyeimbangkan asupan serat agar insomnia dapat terhindari.

    Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan setidaknya mengonsumsi 25-30 gram serat makanan setiap hari. Makanan berserat tinggi itu meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan lainnya.

    Lebih baik tinggi serat dibandingkan karbohidrat. Karena, asupan karbohidrat berlebihan dapat memperburuk kualitas tidur seseorang.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Ini Pola Diet iDip yang Ampuh Turunkan BB 13% Setahun


    Jakarta

    Sebuah penelitian menemukan metode diet yang diklaim ampuh menurunkan berat badan sebesar 13% dalam waktu setahun. Begini pola dietnya!

    Menurunkan berat badan menjadi tantangan tersendiri bagi kebanyakan orang. Karenanya berbagai metode diet pun dilakukan untuk bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

    Yang terbaru, ada temuan sebuah metode diet yang diklaim dapat menurunkan berat badan 13% dalam setahun. Dikutip dari New York Post (23/08/24) diet tersebut dinamakan iDip.


    iDip atau singkatan dari Individualized Diet Improvement Program itu merupakan temuan dari para peneliti di Universitas Illinois Urbana-Champaign.

    Para peneliti melakukan eksperimen kepada 22 peserta dengan mengikuti pola makan tertentu selama 25 bulan. Peserta diminta untuk meningkatkan asupan protein hariannya mencapai 800 gram dan serat menjadi 20 gram.

    Makanan protein untuk libidoDier iDip dilakukan dengan makan tinggi protein. Foto: Getty Images/iStockphoto/Chayaporn Yemjuntuek

    Secara umum, kebutuhan protein manusia dalam sehari itu sebanyak 0,8 gram per 1 kilogram berat badan. Selain itu, peserta juga didorong untuk membatasi kalori sebesar 1.500 per hari.

    Penurunan tajam dari asupan kalori yang biasanya direkomendasikan yaitu 2.000 menjadi 2.500. Sebanyak 41% peserta iDip dianggap berhasil dalam jangka waktu satu tahun.

    Menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Obesity Science & Practice. Para peserta rata-rata berhasil menurunkan berat badan sekitar 12.9%.

    Lebih lanjut, para pelaku diet iDip menimbang diri mereka setiap hari dan mengikuti sesi pendidikan diet, serta pertemuan konsultasi individu.

    “Pendekatan iDip memungkinkan peserta bereksperimen dengan berbagai pola makan, dan pengetahuan serta keterampilan yang mereka kembangkan sambil menurunkan berat badan,” tutur pemimpin peneliti Manabu Nakamura, profesor nutrisi UIUC.

    Homemade Mexican chicken burrito bowl with rice, beans, corn, tomato, avocado, spinach. Taco salad lunch bowlDiet iDip juga dilakukan dengan perbanyak asupan serat. Foto: Getty Images/iStockphoto/sveta_zarzamora

    Menurut peneliti, hal tersebut dapat berfungsi sebagai landasan untuk pemeliharaan berkelanjutan. Namun, sekitar 59% peserta hanya kehilangan sedikit lebih dari 2% berat badan awalnya setelah satu tahun.

    Para peneliti yakin mereka yang memprioritaskan makan lebih banyak protein dan serat mengalami penurunan berat badan paling signifikan.

    Ahli gizi diet terdaftar dan penulis studi pertama Mindy H. Lee menyatakan bahwa meningkatkan pola makan diet iDip sangat optimal untuk menurunkan berat badan.

    Mengingat serat dikaitkan dengan energi berkelanjutan, karena dicerna lebih lama dibandingkan zat lain. Di usus besar, serat memicu pelepasan hormon yang menurunkan nafsu makan.

    Karena proses tersebut memakan waktu berjam-jam, keinginan ngemil di antara waktu makan pun berkurang. Meskipun American Heart Association merekomendasikan setidaknya 25-30 gram serat sehari untuk membantu mengatur pergerakan usus, mengontrol gula darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 4 Kesalahan Konsumsi Protein Ini Masih Sering Dilakukan


    Jakarta

    Protein merupakan zat gizi makro yang perlu dikonsumsi sehari-hari. Namun sayangnya masih banyak orang melakukan kesalahan saat mengonsumsi protein seperti ini.

    Protein tak hanya dibutuhkan untuk membangun massa otot, tapi juga untuk kesehatan sel tubuh agar dapat menjalani kegiatan sehari-hari dengan maksimal.

    Peneliti mengungkap dengan mencukupi kebutuhan protein harian akan mendukung kesehatan fisik dan fungsi normal sehari-hari.


    Jumlah kebutuhan protein seseorang adalah 0,8 gram per kilogram berat badan. Misalkan berat badan 60 kg, maka butuh asupan protein harian sebanyak 48 gram.

    Sayangnya masih banyak orang kurang mengonsumsi protein. Selain itu, mereka melakukan kesalahan konsumsi protein seperti yang dirangkum Livestrong (2/7/2024) berikut ini:

    1. Tidak mengasup cukup protein berkualitas

    Harvard Health Publishing mengungkap orang Amerika kini banyak yang meningkatkan asupan makanan nabati mereka, tapi tetap masih banyak makan daging merah dan daging olahan. Sumber protein ini terkait dengan risiko penyakit kronis dan umur yang lebih pendek.

    Lebih baik beralih pada sumber protein berkualitas, seperti protein nabati. Kamu bisa mengonsumsi ragam bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Makanan ini juga mengandung asam amino, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

    Menggabungkan konsumsi protein nabati bersamaan dengan protein hewani disebut pakar kesehatan lebih ideal. Sebab protein nabati memungkinkan asupan asam amino lebih lengkap, memenuhi yang tidak terdapat pada sumber protein hewani.

    2. Memulai hari tanpa protein

    Telur, menu sarapan terbaik karena mengandung protein tinggi yang juga dapat membuat kenyang lebih lamaFoto: Getty Images/iStockphoto/

    Ahli gizi Tawnie Graham mengatakan banyak orang tidak mengonsumsi sumber protein saat sarapan. Mereka hanya fokus pada sumber karbohidrat yang bikin kenyang, padahal asupan protein saat sarapan berperan penting untuk manajemen berat badan.

    Ahli gizi Su-Nui Escobar mengatakan hal serupa. Ia bilang makan sarapan tinggi protein bantu mencegah berat badan naik. Sebab protein meningkatkan kontrol nafsu makan dan rasa kenyang.

    Untuk menu sarapan kaya protein, kamu bisa menambahkan telur. Misalkan telur orak-arik, telur rebus, atau omelet. Jangan lupa kombinasi dengan makanan sehat lain seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    3. Terlalu banyak makan protein sekaligus

    Kesalahan konsumsi protein selanjutnya adalah mengasup terlalu banyak protein sekaligus. Misalnya minum protein shake mengandung 40-50 gram dalam sekali teguk. Menurut ahli gizi Paige Penick, hal ini tidak efektif karena tubuh tidak dapat memanfaatkan protein sebanyak itu dalam sekali waktu.

    Menurut penelitian, konsumsi sekitar 20-30 gram protein di setiap waktu makan adalah jumlah ideal. Jika jumlahnya lebih dari itu, maka tidak memberikan manfaat tambahan dan protein berlebih dipecah menjadi glukosa atau trigliserida untuk penyimpanan energi di otot atau lemak.

    Ahli gizi Lisa C. Andrews menyebut mengonsumsi terlalu banyak protein dalam satu kali makan sebagai “shake mistake”. Sebab banyak orang melakukannya karena minum protein shake. Pada intinya, asupan protein yang berlebihan tidak selalu baik untuk kesehatan.

    4. Makan camilan rendah protein

    Various kinds of vegan protein sources on beige background. Set of food supplements. Gluten free cereals as ground hemp seeds, quinoa. Nuts and legumes (green mung beans, chick-pea, red lentil, kidney bean, almonds, hazelnuts). Flat lay, top viewFoto: Getty Images/Tanja Ivanova

    Banyak orang tak bisa berhenti ngemil, tapi mereka kerap memilih camilan tidak sehat seperti tinggi karbohidrat dan rendah protein. Karbohidrat sebenarnya penting untuk sumber energi, tapi tidak memadukannya dengan protein bukanlah ide bagus apalagi jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan.

    Ngemil sumber protein lebih menguntungkan saat diet karena sifatnya lebih lama dicerna. Menambahkan protein dapat memperlambat penyerapan karbohidrat yang membantu mencegah fluktuasi gula darah. Ditambah lagi, ngemil protein akan menghilangkan rasa lapar yang menyiksa dengan membuat rasa kenyang lebih lama.

    Jika ingin ngemil tinggi protein, kamu bisa memilih Greek yogurt, almond, walnut, telur rebus, keju rendah lemak, kacang-kacangan, dan selai kacang.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark