Tag: racikan kopi sehat

  • Catat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut Menyehatkan


    Jakarta

    Selama beberapa tahun terakhir muncul berbagai tren racikan kopi. Racikan kopi ini ada yang dicampur dengan jamur sampai mentega tawar.

    Sebagai minuman yang paling populer dan digemari di dunia, tak terhitung berapa banyak jumlah racikan kopi yang ada. Minuman yang dikenal dapat membuat orang lebih berenergi hingga kaya antioksidan ini, sering diolah menjadi minuman yang lebih sehat.

    Salah satunya dengan mengganti pemanis buatan dengan bahan alami yang lebih terjamin kesehatannya. Seperti tren racikan kopi campur jamur yang kembali hits, hingga kopi yang cocok untuk diet keto karena menggunakan campuran mentega tawar yang creamy.


    Dilansir dari berbagai sumber berikut lima racikan kopi sehat yang menarik untuk dicoba.

    1. Kopi Jamur

    Nikmat Segar! 5 Manfaat Kopi Jamur Untuk Kesehatan TubuhNikmat Segar! 5 Manfaat Kopi Jamur Untuk Kesehatan Tubuh Foto: Getty Images/Alex Potemkin

    Kopi jamur bukanlah kopi dengan tambahan irisan jamur, melainkan kopi yang dicampur bubuk ekstrak jamur atau memang murni ekstrak jamur saja yang bisa diseduh seperti kopi. Minuman ini bisa jadi alternatif kopi untuk mereka yang sensitif kafein.

    Menurut ahli gizi dan pakar herbal Jenna Volpe mengatakan jamur yang dimaksud adalah jenis adaptogenik. Misalnya jamur reishi, cordyceps, chaga, ekor kalkun, dan surai singa. Kopi jamur dinikmati dengan beberapa cara. Ada yang diseduh seperti bubuk kopi, dicampur air hangat seperti meracik teh, atau dalam kemasan siap santap. Semua tergantung pada merek yang dikonsumsi.

    Penambahan jamur pada kopi membuat cita rasa minuman ini jadi ‘earthy’. Beberapa orang justru menyukainya. Untuk pilihan lain, produsen kopi jamur juga turut menambahkan pilihan rasa seperti cokelat, vanilla, atau bahkan matcha.

    2. Kopi Campur Minyak Zaitun

    Catat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut MenyehatkanCatat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut Menyehatkan Foto: Ilustrasi iStock

    Minyak zaitun dalam kopi merupakan kombinasi yang patut dicoba. Kombinasi kopi ini dapat meningkatkan asupan lemak sehat dan memperpanjang efek kafein pada tubuh. Biasanya, jenis lemak yang ditambahkan ke dalam racikan kopi adalah mentega. Namun, kini bisa menggantinya dengan minyak zaitun. Racikan kopi ini cocok dinikmati oleh pelaku diet keto.

    Minyak zaitun yang dijadikan campuran kopi ini memiliki manfaat kesehatan. Lemak sehat ini dapat memperlambat penyerapan kafein.

    Kopi campur minyak zaitun ini jika dikonsumsi dapat menambah energi. Selain itu, lemak dari minyak zaitun juga dapat mengurangi tingkat keasaman pada kopi. Sehingga bisa memberikan manfaat dalam mengurangi radang lambung.

    3. Kopi Campur Mentega Tawar

    Catat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut MenyehatkanCatat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut Menyehatkan Foto: Ilustrasi iStock

    Bulletproof Coffee atau dikenal juga dengan nama kopi mentega pertama kali diperkenalkan oleh Dave Asprey, seorang penulis gaya hidup dan CEO BUlletproof pada akhir tahun 2000-an. Ia menikmati teh dengan campuran mentega, kemudian di tahun berikutnya ia mulai mempromosikan kopi yang dicampur mentega.

    Kopi mentega ini dikenal sebagai minuman dengan kandungan kalori dan lemak yang tinggi. Ketika kopi hitam diracik dengan mentega, maka hasilnya konsistensi kopi menjadi kental berbusa. Mirip seperti racikan latte yang nikmat.

    Biasanya, racikan kopi ini dikonsumsi oleh mereka yang mengikuti diet rendah karbohidrat namun tinggi lemak atau dikenal dengan sebutan diet keto. Mereka yang mengonsumsinya mengklaim bahwa kopi mentega ini dapat memberikan energi yang berkelanjutan untuk berolahraga dan meningkatkan konsentrasi.

    4. Kopi Campur Lemon

    Campuran kopi dan buah lemon ini dikatakan dapat memberikan khasiat yang lebih manjur untuk kesehatan termasuk salah satunya membantu diet agar hasilnya lebih efektif. Sayangnya banyak orang meragukan kenikmatan rasa kopi campur lemon yang sebenarnya punya khasiat yang sangat baik terkandung di dalamnya.

    Kopi lemon ini sering disebut sebagai racikan ampuh untuk menurunkan berat badan. Walaupun sebenarnya khasiat tersebut belum bisa dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian yang dilakukan ahli.

    Selain itu racikan kopi ini dikatakan dapat menurunkan berat badan karena kandungan kalorinya yang sangat rendah dan kopi memiliki manfaat untuk membantu membakar lemak di dalam tubuh melalui energi yang dihasilkan.

    5. Kopi Tambah Alpukat

    Catat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut MenyehatkanCatat! Ini 5 Racikan Kopi Kekinian yang Disebut Menyehatkan Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi dengan tambahan krimer mungkin sudah biasa. Namun bagaimana jika kopi dipadukan dengan buah alpukat? Paduan ini bisa kamu coba sebagai pilihan yang lebih sehat.

    Secara alami, buah alpukat bertekstur kental dan lembut. Dengan begitu, akan memberikan karakter yang sama dengan kopi campur krimer. Tambahan alpukat ini dapat meningkatkan rasa. Tak hanya itu, manfaat kesehatan juga bisa didapatkan dari paduan kopi dan alpukat. Alpukat akan menyeimbangkan kandungan kafein pada kopi.

    Campuran kopi dengan alpukat bagus dikonsumsi mereka yang memiliki toleransi rendah terhadap kafein. Alpukat dikemas dengan serat dan lemak sehat yang mampu meningkatkan energi.

    Karenanya kopi campur alpukat ini bisa dijadikan sebagai menu sarapan yang menyehatkan. Selain itu, lemak sehat pada alpukat juga dapat memberikan rasa kenyang yang tahan lama.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Cara Mudah Bikin Racikan Kopi Lebih Sehat

    8 Cara Mudah Bikin Racikan Kopi Lebih Sehat


    Jakarta

    Racikan secangkir kopi bisa dibuat lebih sehat dengan memerhatikan tambahan bahan, cara bikin, hingga cara menikmatinya. Penggemar kopi wajib tahu cara bikin kopi super sehat!

    Minum kopi punya banyak manfaat sehat, tapi jangan lupa perhatikan cara membuatnya. Jika tidak tepat, maka manfaat kopi justru akan berkurang bahkan nol!

    Minum kopi dalam waktu tidak seharusnya, menambahkan bahan yang tidak perlu, sampai meracik dengan cara yang tidak tepat menjadi kesalahan umum yang dilakukan hingga bikin kopi tidak sehat.


    Lantas seperti apa cara tepat bikin racikan kopi super sehat? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Healthline (20/8/2020):

    1. Tidak minum kopi usai pukul 2 siang

    Kopi secara alami mengandung kafein yang bersifat stimulan. Asupan kafein bisa mendorong energi sekaligus bikin kamu tetap terjaga meski sedang lelah.

    Hindari minum kopi setelah pukul 2 siang atau terlalu sore karena dapat mengganggu kualitas tidur. Sebab kualitas tidur yang buruk dapat mengakibatkan banyak masalah kesehatan.

    Kalaupun mau minum kopi agak sore, bisa pilih yang decaf. Alternatif lainnya, mengganti kopi dengan teh yang kafeinnya memang lebih sedikit.

    2. Tidak pakai banyak gula

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiFoto: Getty Images/gilaxia

    Penambahan gula ke kopi, bukan hanya gula pasir, melainkan juga sirup, krim, atau pemanis lainnya, bisa membuat secangkir kopi jadi kurang menyehatkan.

    Gula merupakan sumber fruktosa tinggi yang konsumsinya dikaitkan dengan penyakit serius seperti obesitas dan diabetes. Alih-alih menambahkan gula, kamu bisa bilih sumber pemanis alami seperti madu atau stevia.

    3. Pilih kopi berkualitas

    Kualitas kopi bervariasi, tergantung metode pemrosesan dan bagaimana kopi tersebut diproduksi. Dalam produksi yang buruk, bisa saja kopi disemprotkan pestisida sintetis dan bahan kimia lain yang tidak bagus jika dikonsumsi manusia karena berisiko untuk kesehatan.

    Karenanya pilih kopi berkualitas bagus. Jika ada budget lebih bisa pilih kopi organik yang memang minim paparan atau bahkan bebas pestisida.

    4. Jangan kebanyakan minum kopi

    alasan harus beralih dari minum kopi ke minum tehFoto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi menyehatkan jika dikonsumsi secukupnya. Kalau berlebihan malah dapat memicu efek samping, seperti sulit tidur, gelisah, hingga jantung berdebar. Namun semuanya juga bergantung pada batas toleransi seseorang akan kafein.

    Secara umum, menurut penelitian, pada sebagian besar orang, konsumsi 4-6 cangkir kopi sehari atau mengandung 400-600 mg kafein masih tergolong batas aman. Konsumsinya tidak menyebabkan efek samping.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Tambahkan kayu manis

    Alih-alih menambahkan pemanis atau bahan tinggi kalori lain untuk menambah cita rasa kopi, kamu bisa memanfaatkan kayu manis. Penelitian menunjukkan konsumsi kayu manis dapat mengurangi glukosa darah, kadar kolesterol, dan trigliserida pada pasien diabetes

    Tambahkan sejumput saja kayu manis ke kopi, maka rasanya akan langsung enak. Untuk pilihan terbaik bisa pakai kayu manis varian Ceylon alih-alih Cassia.

    6. Hindari krimer

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerFoto: Getty Images/iStockphoto/

    Beberapa orang suka menambahkan krimer ke kopi untuk menciptakan tekstur lebih kental. Namun sebaiknya bahan ini dihindari karena krimer mungkin mengandung bahan-bahan yang tak jelas.

    Sebagai alternatif lebih sehat, kamu bisa menambahkan susu full-fat yang memang murni berasal dari sapi. Susu merupakan sumber kalsium yang bagus untuk mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang.

    7. Tambahkan cocoa

    Bubuk cocoa juga bisa jadi pilihan penambah rasa kopi, selain bubuk kayu manis. Cocoa kaya antioksidan dan berkaitan dengan pengurangan risiko penyakit jantung.

    Kamu cukup menambahkan sejumput saja bubuk cocoa ke kopi. Cita rasanya bisa menyamai caffe mocha yang kerap tersaji di kafe-kafe.

    8. Seduh kopi pakai filter kertas

    Kopi yang diseduh (brewed coffee) mengandung cafestol, suatu diterpena yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

    Namun, untuk menurunkan kadarnya mudah. Cukup gunakan filter kertas saat menyeduh kopi. Cara ini terbukti efektif menurunkan jumlah cafestol tetapi tetap membiarkan kafein dan antioksidan yang bermanfaat masuk.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com