Tag: rempah

  • 5 Bumbu Dapur yang Ampuh Bersihkan Usus Usai Banyak Makan


    Jakarta

    Masih begah setelah makan puas usai lebaran? Ada lima jenis rempah yang cocok untuk bersihkan usus setelah makan banyak. Ini daftarnya.

    Setelah selesai berpuasa banyak yang menganggap usai lebaran menjadi ajang balas dendam untuk makan sepuasnya. Apalagi ketika hari lebaran perut juga diisi dengan berbagai suguhan yang dihidangkan saat bertamu.

    Sudah waktunya untuk mulai membersihkan perut dan kembali mengendalikan nafsu makan. Guna membantu menyesuaikan saluran pencernaan, ada beberapa rempah yang ternyata cocok untuk membersihkan usus.


    Dengan begitu kesehatan saluran pencernaan akan kembali terjaga dan kembali bersih. Menambahkannya ke dalam makanan maupun mengonsumsi dengan racikan minuman yang hangat juga bisa dilakukan dengan beberapa rempah ini.

    Baca juga: Gede Banget! 5 Menu Restoran yang Viral Gegara Porsi Super Jumbo

    Berikut 5 rempah yang ampuh untuk bersihkan usus menurut Health Shots:

    5 Bumbu Dapur yang Ampuh Bersihkan Usus Usai Banyak MakanKapulaga sering dimanfaatkan sebagai rempah untuk melancarkan pencernaan secara alami. Foto: Getty Images/Michelle Lee Photography

    1. Kapulaga

    Banyak digunakan pada berbagai bumbu masakan Indonesia, kapulaga tak hanya dapat menyedapkan makanan tetapi juga berkhasiat untuk kesehatan. Menurut para ahli gizi, kapulaga dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk melancarkan pencernaan.

    Di dalam kapulaga yang kecil terdapat kandungan antioksidan, diuretik, antispasmodik, dan antiinflamasi. Perpaduan kandungannya dapat membantu menenangkan perut yang begah, kram, hingga rasa mual yang tak kunjung hilang.

    Kapulaga biasanya ditambahkan dalam berbagai hidangan seperti semur hingga gulai. Tetapi jika ingin mendapatkan khasiat melegakan perut sebaiknya konsumsi dengan cara menyeduhnya seperti teh.

    2. Jahe

    Sejak ratusan tahun silam orang India selalu memanfaatkan jahe. Sensasi rasa hangat yang ditimbulkan oleh jahe dapat membantu mengatasi mual, kembung, hingga sakit perut dan masalah pencernaan lainnya.

    Ketika makan berlebihan, biasanya juga terasa gejala seperti dada yang terbakar akibat meningkatkan asam lambung. Konsumsi jahe dipercaya dapat meredakan gejala tersebut dan membuat perut terasa lebih nyaman.

    Dengan menyeduh jahe seperti teh, rasa hangat dan ekstraknya akan lebih efektif untuk mengatasi gangguan pada pencernaan. Tak hanya sekadar pencernaan tetapi jahe juga dapat membantu meredakan stres.

    Rempah untuk membantu bersihkan usus lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kunyit

    Dibalik warna kuning pada kunyit yang merona ada kandungan cumin yang berkhasiat. Konsumsi kunyit secara rutin dapat membantu mencegah sembelit dan inflamasi yang ada di dalam saluran pencernaan.

    Alasannya, para ahli kesehatan menuturkan kunyit memiliki kandungan antioksidan. Rempah yang satu ini juga dilengkapi dengan anti inflamasi, antijamur, antibakteri, sekaligus antivirus.

    Rempah ini lebih direkomendasikan untuk para penderita penyakit metabolisme. Misalnya diabetes, alergi, nyeri sendi, hingga pengidap Alzheimer.

    4. Bawang Putih

    5 Bumbu Dapur yang Ampuh Bersihkan Usus Usai Banyak MakanBawang putih memiliki kandungan prebiotik dan serat untuk menyehatkan mikrobiota di dalam usus. Foto: Getty Images/Michelle Lee Photography

    Bawang putih populer sebagai rempah atau bumbu dapur yang terbukti memiliki komponen medis aktif yang dapat dimanfaatkan. Di dalam bawang putih diketahui memiliki prebiotik dan serat.

    Kombinasi kedua komponen tersebut dapat membantu memberikan makan mikrobiota di dalam usus. Sehingga kondisi usus akan lebih sehat dan pencernaan serta pembusukan makanan dapat dilakukan secara maksimal.

    Akibat khasiatnya tersebut bawang putih kerap dikaitkan manfaatnya dengan beberapa gejala gangguan pada saluran pencernaan. Seperti iritasi usus, kembung, dan knstipasi atau sembelit.

    5. Cengkeh

    Aromanya yang harum ternyata juga sejalan dengan manfaat cengkeh untuk dikonsumsi. Cengkeh yang tumbuh subur di Indonesia memiliki khasiat yang baik untuk membantu menjaga usus.

    Konsumsi cengkeh secara rutin dikatakan dapat memperkuat imunitas usus. Banyak ahli pengobatan tradisional yang juga memanfaatkan cengkeh untuk mengatasi gejala diare.

    Untuk mendapatkan khasiatnya cengkeh bisa dikonsumsi dengan cara diseduh layaknya segelas teh. Waktu konsumsi terbaiknya dapat dilakukan tepat setelah makan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Kluwek, Pengganti MSG yang Mengandung Sianida

    Jakarta

    Sebagai rempah, kluwek memberikan rasa yang gurih dan enak pada masakan. Kluwek juga memberikan warna khas pada masakan, misal rawon yang berwarna hitam.

    Pemanfaatan kluwek sebetulnya sudah dikenal sejak zaman dulu. Selain pada masakan, kluwek juga memberikan manfaat lain pada kesehatan dan umur hidangan.

    Manfaat Kluwek

    Bagian kluwek atau pucung yang biasa dimanfaatkan adalah biji, yang dibungkus daging tebal di bagian luar. Lapisan daging dan kulit kluwek yang keras dibuka lebih dulu untuk mengeluarkan bijinya.


    1. Bahan pengawet alami

    Kluwek mengandung senyawa flavonoid yang bersifat antibakteri pada Bacillus sp, Salmonella sp, Escherichia sp. Manfaat ini diketahui dari tulisan berjudul Efektivitas Biji Kluwek (Pangium edule) Sebagai Bahan Pengawet Alami Ditinjau dari Profil Protein Udang (Panaeus sp) Berbasis SDS-Page karya Titis Pramitasari, dkk.

    2. Pengganti MSG

    Dikutip dari situs Goethe Institute, kluwek dapat digunakan sebagai alternatif penyedap masakan selain MSG. Kandungan asam glutamat pada biji kluwek memungkinkan makanan makin terasa gurih dan nikmat. Biji kluwek harus direndam, direbus, lalu disimpan lebih dulu dalam tanah selama 2 hari untuk menghilangkan kandungan sianida.

    3. Punya aroma khas

    Sebagai bumbu masakan, biji kluwek memungkinkan makanan memiliki aroma khas. Aroma yang seperti coklat kaya rempah ini sudah ada sebelum dimasukkan dalam masakan. Beberapa hidangan khas Indonesia yang menggunakan kluwek adalah gabus pucung, brongkos, sup konro, dan sambal picung.

    Selain pada makanan, kluwek juga punya manfaat lain untuk kesehatan tubuh dan aspek lainnya. Berikut penjelasan manfaat kluwek:

    • Menjaga kekebalan tubuh
    • Menurunkan risiko asam urat
    • Memelihara kesehatan sistem pencernaan
    • Mencegah penyakit kardiovaskular
    • Mengatasi sindrom PMS
    • Bahan antioksidan alami
    • Menjaga kesehatan tulang dan gigi
    • Biji kluwek dapat menjadi alternatif insektisida alami
    • Tanaman kluwek dapat meningkatkan ketahanan ekosistem pada longsor dan erosi.

    Sebagian besar manfaat kluwek berasal dari biji, namun riset terkait pemanfaatan daging dan tempurungnya mulai dilakukan. Riset ini masih terus dilakukan sebelum disebarluaskan di masyarakat.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

    Jakarta

    Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

    Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

    Kandungan Daun Salam

    Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


    • 6 kalori
    • 0,2 mg lemak
    • 0,4 gram sodium
    • 1,4 gram karbohidrat
    • 0,5 gram serat
    • 0,1 gram protein
    • 0,8 gram zat besi
    • 2,2 mg magnesium
    • 5,6 mikrogram vitamin A

    20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

    Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

    1. Sumber Antioksidan

    Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

    2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

    Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

    3. Membantu Pengobatan Kanker

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

    4. Mengontrol Penyakit Diabetes

    Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

    6. Meredakan Inflamasi

    Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

    7. Mencegah Tanda Penuaan

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

    8. Menghempaskan Ketombe

    Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

    9. Melancarkan Pencernaan

    Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

    10. Meredakan Batuk

    Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

    11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

    Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

    12. Meredakan Hidung Tersumbat

    Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

    Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

    • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
    • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
    • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
    • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
    • Obat alami untuk meredakan demam.
    • Membantu mengusir serangga.
    • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
    • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

    Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

    Jakarta

    Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

    Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

    Kandungan Daun Salam

    Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


    • 6 kalori
    • 0,2 mg lemak
    • 0,4 gram sodium
    • 1,4 gram karbohidrat
    • 0,5 gram serat
    • 0,1 gram protein
    • 0,8 gram zat besi
    • 2,2 mg magnesium
    • 5,6 mikrogram vitamin A

    20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

    Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

    1. Sumber Antioksidan

    Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

    2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

    Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

    3. Membantu Pengobatan Kanker

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

    4. Mengontrol Penyakit Diabetes

    Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

    6. Meredakan Inflamasi

    Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

    7. Mencegah Tanda Penuaan

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

    8. Menghempaskan Ketombe

    Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

    9. Melancarkan Pencernaan

    Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

    10. Meredakan Batuk

    Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

    11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

    Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

    12. Meredakan Hidung Tersumbat

    Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

    Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

    • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
    • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
    • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
    • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
    • Obat alami untuk meredakan demam.
    • Membantu mengusir serangga.
    • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
    • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

    Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Merica, Bumbu Dapur Serbaguna Kaya Manfaat dari India

    Jakarta

    Indonesia merupakan negara yang kaya akan berbagai jenis rempah. Salah satu rempah yang telah lama menjadi bumbu dasar dalam masakan Indonesia adalah merica.

    Rempah yang banyak digunakan dalam masakan khas Nusantara ini menyimpan beragam manfaat. Lantas, apa saja manfaat dan bagaimana sebenarnya asal-usul dari merica?

    Asal-usul Merica

    Merica tergolong sebagai jenis rempah tertua dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Merica bahkan pernah disebut emas hitam karena dijual dengan harga tinggi dan dianggap sangat berguna.


    Dikutip dari situs Spice and Life, studi dari University of Wisconsin menyebutkan merica pertama kali dibudidayakan di daerah pantai Malabar, India. Budidaya merica ini terjadi sekitar tahun 1500 SM (sebelum Masehi).

    Merica kemudian menjadi komoditas perdagangan internasional mengikuti jalur sutera. Merica lalu menyebar mulai dari Asia termasuk Indonesia, Afrika, hingga Eropa.

    Manfaat Merica bagi kesehatan

    Selain memberi rasa pedas dan sensasi hangat, merica juga memberi manfaat bagi kesehatan. Berikut khasiat merica seperti dikutip dari situs Verywell Fit:

    1. Mengurangi Inflamasi atau Peradangan

    Salah satu senyawa aktif utama yang terkandung dalam merica adalah Piperin. Senyawa ini membantu mengurangi peradangan kronis yang menjadi penyebab diabetes, radang sendi, asma, dan gangguan jantung.

    2. Mengandung Antioksidan

    Masih tentang piperin, senyawa aktif dalam merica satu ini ternyata juga kaya kandungan antioksidan. Manfaat antioksidan adalah mencegah efek merusak dari radikal bebas yang terdapat dalam polusi udara, asap rokok, dan sinar matahari.

    3. Meningkatkan fungsi otak

    Studi menunjukkan senyawa piperin dalam merica dapat membantu meningkatkan daya ingat, mengurangi gejala penyakit Parkinson, serta mengurangi produksi plak amiloid atau protein perusak. Protein amiloid merupakan faktor penyebab penyakit Alzheimer.

    4. Meningkatkan kontrol gula darah

    Riset membuktikan, piperin dalam merica dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dalam penelitian tersebut, sebanyak 86 orang dengan resistensi insulin mengalami perbaikan sensitivitas setelah mengonsumsi piperin selama 8 minggu.

    5. Memperbaiki penyerapan nutrisi

    Merica juga membantu meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, misal kalsium dan selenium. Karena itu, konsumsi suplemen dengan kandungan merica sangat disarankan untuk kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Campuran Rempah dan Herba untuk Detoks Hati yang Alami


    Jakarta

    Kesehatan organ hati perlu diperhatikan. Salah satu caranya mendetoksifikasi dengan konsumsi makanan dan minuman pendukung fungsi hati berikut ini.

    Pada dasarnya hati atau liver merupakan organ tubuh yang membantu membersihkan racun dan menghasilkan empedu. Organ ini pun harus selalu dijaga kesehatannya karena jika mengalami gangguan, tidak lagi bisa menyaring zat beracun secara optimal.

    Racun yang tidak tersaring secara optimal bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pembuluh darah hingga terjadinya perlemakan hati.


    Untuk mencegah gangguan hati, penting mengubah pola makan menjadi lebih baik dan sehat. Kamu juga bisa melakukan praktik liver detoks yang disebut dapat membersihkan zat racun di dalam organ hati.

    Proses detoksifikasi ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mendukung fungsi hati.

    Misalnya, dengan membuat racikan herbal sederhana dengan memanfaatkan beberapa rempah dan herbal alami. Melansir Times of India, berikut minuman yang mampu mendetoks hati:

    1. Smoothies jahe

    Bisa Cegah COVID-19, Jahe Tertulis dalam Al-Qur'an sebagai Bahan Minuman SurgaMinum racikan smoothies jahe dapat mendukung fungsi hati. Foto: iStock

    Smoothies merupakan minuman sehat hasil dari buah dan sayur yang diblender bersama ampasnya. Teksturnya kental dan lebih mengenyangkan daripada jus.

    Jika smoothies biasanya hanya terdiri dari sayuran dan buah-buahan, kini kamu bisa menambah jahe ke dalamnya. Buat smoothies yang terdiri dari bayam, nanas, pisang, dan air kelapa. Lalu tambahkan jahe.

    Jahe dapat membantu pencernaan dan mendukung fungsi hati. Sedangkan bayam menyediakan nutrisi penting untuk detoksifikasi.

    Penambahan air kelapa juga membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari tubuh. Air kelapa ini berfungsi sebagai tonik detoksifikasi yang dapat meningkatkan fungsi hati dan ginjal selama proses pembersihan tubuh.

    2. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaTidak hanya segar, teh hijau juga bisa membantu mendetoksifikasi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain menikmati segelas smoothies yang kental dan menyegarkan, kamu juga bisa mendetoksifikasi hati dengan minum teh hijau.

    Secangkir teh hijau yang diberi tambahan bunga dandelion hingga jahe mentah bisa mendukung fungsi hati.

    Teh hijau merupakan jenis teh kaya akan antioksidan. Ramuan ini juga dapat meningkatkan detoksifikasi.

    Rebus daun teh hijau dengan bahan-ahan lain. Minum dan rasakan mafaatnya.

    Rekomendasi racikan minuman rempah herbal lain bisa dilhat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitMinum teh kunyit juga membantu mecegah masalah atau gangguan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum teh kunyit juga dapat membantu detoksifikasi hati. Kunyit merupakan tanaman herbal yang mengandung kurkumin, bahan aktif yang membantu enzim mengeluarkan racun.

    Kunyit juga mengandung antioksidan yang berperan untuk memperbaiki sel-sel di hati, serta meningkatkan produksi empedu. Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mendukung kesehatan hati.

    Kamu bisa membuat sendiri teh kunyit dengan cara memanaskan air lalu mencampurkan kunyit, lada hitam, dan sedikit madu.

    4. Air lemon hangat

    Air lemonMinum air hangat dengan lemon bisa mengeluarkan racun dari hati. Foto: iStock

    Segelas air putih memang baik untuk mendukung kesehatan. Namun, untuk detoksifikasi hati, kamu bisa menambah irisan lemon atau perasan jusnya.

    Lemon merangsang enzim hati dan membantu pencernaan. Jenis jeruk ini bahkan dikenal sebagai master detoxification yang bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari hati.

    Minum air hangat dengan lemon juga bisa mencegah batu ginjal. Melansir mayapadahospital.com, kandungan asam sitrat di dalamnya dapat meningkatkan jumlah urin sehingga membersihkan ginjal dan menghilangkan racun dalam tubuh.

    5. Cuka apel dengan kayu manis

    Meskipun aromanya kurang sedap, tetapi cuka apel mengandung banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk detoksifikasi hati.

    Agar rasanya tidak terlalu asam dan kuat, kamu bisa menambah sejumput kayu manis dan satu sendok teh madu.

    Cuka apel memang dikenal dapat meningkatkan kesehatan liver (hati). Melansir dehealth.store, jenis cuka ini memiliki sifat antihiperlipidemia yang kuat dan mengandung antioksidan.

    Cuka apel dapat membantu tubuh menjadi fokus pada keseimbangan (pH) dan mendukung detoksifikasi hati. Sedangkan kayu manis mampu menambah rasa dan memberi manfaat detoksifikasi tambahan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Manfaat Kapulaga, Menurunkan Tekanan Darah hingga Risiko Kanker

    Jakarta

    Kapulaga biasa digunakan sebagai obat batuk, penurun panas, mengatasi perut kembung, hingga menjadi bumbu masakan. Manfaat ini diperoleh dari berbagai nutrisi yang ada di dalamnya.

    Rempah dengan nama ilmiah Elettaria cardamomum ini mengandung protein, karbohidrat, mangan, serat, magnesium, fosfor, dan kalium. Kapulaga punya rasa yang gurih sedikit manis.

    Manfaat Kapulaga Bagi Kesehatan Tubuh

    Berikut beberapa manfaat kapulaga yang dilansir dari South China Morning Post.


    1. Meningkatkan Fungsi Paru-paru

    Berdasarkan Journal of Health and Allied Science, kapulaga dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Hasilnya, saluran udara pada paru-paru menjadi lebih rileks.

    2. Meningkatkan Kesehatan Mulut

    Rempah ini sudah dikenal menjadi penyegar napas sejak zaman Mesir Kuno. Penelitian menyebutkan, kapulaga memiliki kandungan cineole yang menjadi antiseptik kuat untuk mengatasi gigi berlubang, bau mulut, dan penyakit gusi.

    3. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Tertulis dalam jurnal Phytotherapy Research, kapulaga memberikan perlindungan terhadap infeksi bakteri Helicobacter pylori pada tukak lambung. Kapulaga juga bermanfaat untuk membantu mengobati kembung, sakit perut, mual, muntah, hingga gejala maag.

    Kandungan antioksidan kapulaga ternyata ampuh melawan peradangan dan mengatur tekanan darah. Riset menunjukkan, kapulaga dapat membantu menurunkan tekanan darah menjadi normal setelah 12 minggu. Penelitian melibatkan 20 orang dewasa dengan hipertensi yang diberi 3 gram bubuk kapulaga per hari.

    Kapulaga mampu menjadi alternatif diet detikers, karena kandungan melatonin yang mampu meningkatkan metabolisme. Zat tersebut akan membantu mempercepat pembakaran lemak dan penurunan berat badan setelah mengonsumsinya.

    6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Setelah diuji coba pada hewan, antioksidan pada kapulaga ternyata mampu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Temuan ini menjadi harapan baru untuk inovasi kesehatan jantung manusia, melalui penelitian lebih lanjut sebelum dipasarkan.

    7. Menetralisir Racun dan Bakteri Pada Tubuh

    Dilansir dari jurnal Molecules, minyak dari biji kapulaga efektif membunuh bakteri dan jamur dengan kemampuannya merusak membran sel bakteri. Studi lain dalam Journal of Pharmaceutical Science and Research menyebutkan, kapulaga mampu mengurangi penyumbatan hati dan membersihkan racun di dalamnya.

    Jangan salah, bubuk rempah ini ternyata memiliki kemampuan untuk menurunkan demam. Hariana dalam buku Tumbuhan Obat dan Khasiatnya menambahkan, kapulaga juga dapat membantu menghilangkan dahak dan batuk selama demam.

    9. Menyembuhkan Batuk dan Pilek

    Dikutip dari situs Royal Deep Cardamom, ahli gizi Anju Sood menyebutkan kapulaga hitam dapat membantu menyembuhkan batuk dan pilek. Rempah ini juga menjadi alternatif alami untuk membantu pengobatan flu serta penyakit pernapasan tertentu.

    10. Media Relaksasi

    Berdasarkan studi ilmiah di tahun 2011, minyak kapulaga dapat menjadi aromaterapi yang membantu tubuh lebih rileks. Dengan kemampuan ini kapulaga dapat mengatasi kecemasan, gelisah, hingga insomnia.

    11. Membantu Mengatasi Disfungsi Ereksi

    Riset medis mengemukakan, kapulaga dapat berperan sebagai afrodisiak untuk meningkatan gairah seksual. Manfaat ini diperoleh karena kemampuan kapulaga dalam mengatur sirkulasi darah dalam tubuh. Hasilnya, sirkulasi darah meningkat dan membantu mengatasi disfungsi ereksi pada pria.

    12. Membantu Menyembuhkan Asma

    Aromaterapi kapulaga mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan dan menghirup oksigen. Dijelaskan dalam jurnal Nutrients, kapulaga hijau mampu menyembuhkan penyakit asma, paru-paru, hingga bronkitis.

    Kandungan fitokimia pada kapulaga mampu menurunkan risiko terkena kanker. Studi pada hewan menemukan, suplemen kapulaga dapat mengurangi ukuran tumor kulit dalam 15 hari. Namun temuan ini membutuhkan riset lebih banyak dan detail.

    14. Melindungi Tubuh dari Penyakit Kronis

    Kapulaga memiliki efek antiinflamasi yang mampu mencegah terjadinya penyakit kronis seperti kanker, obesitas, diabetes melitus, hipertensi, penumpukan lemak di pembuluh darah (aterosklerosis), hingga hipertensi.

    15. Resep Umur Panjang

    Kapulaga identik dengan rahasia umur panjang dan sehat. Menurut Dr Ashutosh Gautam dari Indian Cardamom Research Institute, teh kapulaga mampu membantu membuang racun dalam tubuh dan membersihkan metabolisme.

    Manfaat kapulaga memang sudah tidak diragukan lagi. Namun bagi detikers yang mengonsumsi obat, sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu kepada dokter terkait agar memperoleh manfaat kapulaga maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Batasi Konsumsinya! 5 Rempah Ini Ternyata Buruk untuk Kulit


    Jakarta

    Selain menjadi bumbu masakan, rempah-rempah juga kerap dikonsumsi sebagai obat herbal. Namun, ada beberapa jenis rempah yang justru buruk bagi kulit.

    Indonesia diketahui sebagai negara yang kaya akan rempah. Rempah-rempah ini kerap dijadikan bumbu untuk masakan atau racikan minuman herbal untuk pengobatan tradisional.

    Dilansir dari Food NDTV (2/1), rempah-rempah juga diketahui mengandung antioksidan yang tinggi. Banyak dikonsumsi untuk menjaga imunitas tubuh.


    Meski berkhasiat untuk sejumlah masalah kesehatan, ternyata ada juga beberapa rempah yang buruk bagi kesehatan kulit. Rempah itu di antaranya adalah kayu manis, cengkeh, hingga bawang putih.

    Berikut 5 rempah yang buruk untuk kesehatan kulit:

    1. Cabai

    cabaicabai Foto: Getty Images/FatCamera

    Cabai di Indonesia sangat umum digunakan untuk memasak. Selain rasa pedasnya, cabai juga bisa bermanfaat untuk diet, karena kandungan vitamin C-nya dapat membantu detoksifikasi.

    Sayangnya, cabai juga memiliki efek buruk bagi kesehatan, termasuk kulit. Hal ini dikarenakan cabai memiliki kandungan aflatoksin yang dapat menyebabkan ruam, iritasi kulit, dan lainnya.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis umumnya dijadikan campuran bahan kue atau minuman hangat. Khasiat rempah ini juga sudah terkenal, sayangnya tidak untuk kulit.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Nutrition menyatakan bahwa hipersensitivitas kayu manis relatif umum terjadi. Sehingga, menyebabkan sensasi kesemutan pada kulit, ruam, dan lainnya.

    3. Mustard

    Mustard atau moster awalnya berupa biji-bijian yang asalnnya dari tanaman sesawi. Kemudian, biji tersebut diolah menjadi saus yang kini populer.

    Sebenarnya, mustard juga mengandung sejumlah zat antioksidan yang membantu dalam mencegah stres oksidatif dan peradangan sel. Namun, efek buruk biji mustard ini dapat dirasakan pada kulit.

    Sebuah penelitian yang ditawarkan dalam Journal of Dermatology menemukan bahwa terdapat beberapa senyawa dalam mustard yang buruk bagi kesehatan kulit. Mustard ini bisa menyebabkan masalah seperti dermatitis atau peradangan pada kulit yang menimbulkan ruam dan gatal.

    4. Cengkeh

    5 Manfaat Cengkeh dalam Minuman, Cegah Kanker dan Sehatkan Hati5 Manfaat Cengkeh dalam Minuman, Cegah Kanker dan Sehatkan Hati Foto: Getty Images/iStockphoto/deeaf

    Cengkeh kerap dijadikan bumbu masakan di Indonesia. Rempah satu ini juga telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda.

    Namun, cengkeh ternyata buruk bagi kesehatan kulit. Minyak cengkeh dapat menimbulkan iritasi atau sensasi terbakar jika bersentuhan dengan kulit.

    5. Bawang Putih

    Bawang putih juga dikenal sebagai rempah yang menyehatkan, karena mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan. Sayangnya, bawang putih memiliki efek buruk pada kulit.

    Disebabkan karena bahan kimia yang disebut allicin. Zat ini dapat menyebabkan kerusakan kulit mirip dengan luka bakar.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 7 Rempah yang Ampuh Turunkan Kolesterol Secara Alami


    Jakarta

    Kadar kolesterol tinggi bisa memicu penyakit serius lainnya. Selain obat kimia ada beragam jenis rempah asli Indonesia yang ampuh turunkan kolesterol.

    Genetika dan gaya hidup dapat memengaruhi jumlah kolesterol yang diproduksi hati. Jika produksinya terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Selain dengan obat-obatan, kolesterol tinggi juga dapat diobati secara alami dengan mengonsumsi rempah-rempah tertentu. Tumbuhan tertentu, seperti kunyit dan rosemary, dapat membantu menurunkan kolesterol.


    Berikut rempah-rempah yang terbukti efektif menurunkan kolesterol secara alami seperti dilansir dari Medical News Today:

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang putih mengandung komponen allicin yang dapat menurunkan kadar LDL dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    1. Bawang putih

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Allicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

    Cara mengonsumsi bawang putih untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau sambal.Kamu juga bisa mengonsumsi bawang putih mentah tapi pastikan untuk mengunyahnya dengan baik agar allicin dapat dilepaskan.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi kunyit untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti kari, sambal, atau jus.

    3. Jahe

    Jahe mengandung senyawa gingerol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Gingerol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Dalam tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2018, peneliti mengamati 12 uji coba. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dosis rendah, kurang dari 2 gram per hari, memiliki efek yang baik dalam menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL.

    Meski demikian, mereka juga mencatat bahwa penelitian tambahan yang lebih berkualitas diperlukan untuk membuktikan sepenuhnya efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol tinggi.

    Cara mengonsumsi jahe untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau minuman.

    4. Kayu manis

    Kayu manis mengandung senyawa polifenol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Polifenol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Cara mengonsumsi kayu manis untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti teh atau smoothies.

    5. Daun mint

    parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terraceDaun mint mengandung mentol yang dapat menurunkan LDL dan trigliserida dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Daun mint mengandung senyawa mentol yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Mentol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi daun mint untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan. Kamu juga bisa mengonsumsi daun mint dalam bentuk suplemen.

    6. Rosemary

    Rosemary mungkin juga memiliki beberapa efek positif pada kadar kolesterol. Rosemary sering dianjurkan sebagai rempah penurun kolesterol.

    Menurut penelitian sebelumnya pada tahun 2014, orang yang mengonsumsi 2, 5, atau 10 gram bubuk rosemary setiap hari mengalami penurunan kadar kolesterol total. Mereka berpendapat ramuan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kondisi kronis lainnya.

    Meski demikian, penelitian tersebut hanya menggunakan ukuran sampel yang kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat.

    7. Cuka apel

    Cuka apel mengandung asam asetat yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Asam asetat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.
    Cara mengonsumsi cuka apel untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mencampurkan 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam 200 ml air. Minum campuran ini 2 kali sehari.

    Perlu diingat bahwa mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol hanya efektif jika dilakukan secara rutin.

    Selain itu, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan berhenti merokok.Dengan mengonsumsi rempah-rempah secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat,

    Kamu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Jangan lupa dengan dokter sebelum mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol dalam bentuk suplemen.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Perut Kembung? Coba Rutin Konsumsi 5 Jenis Rempah Ini


    Jakarta

    Perut kembung amat mengganggu. Kondisi ini bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang tepat, termasuk 5 jenis rempah ini.

    Perut kembung dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari salah konsumsi makanan atau minuman hingga pengaruh lingkungan.

    Namun, secara umum perut kembung disebabkan karena proses pencernaan makanan yang tidak lancar. Kondisi yang tidak nyaman ini bisa disertai sejumlah gejala lain, seperti sesak hingga perut yang terasa sangat penuh.


    Saat kondisi pencernaan tidak lancar, maka hal lain yang akan terjadi yaitu penumpukan gas. Gas inilah yang menyebabkan perut kembung.

    Perut kembung bisa diatasi dengan konsumsi obat atau makanan tertentu. Jika ingin mengatasinya dengan cara alami, kamu bisa mencoba konsumsi rempah-rempah.

    Sejumlah rempah dan obat herbal memiliki kemampuan untuk menyehatkan usus, sekaligus membantu mengeluarkan gas yang terperangkap di dalam. Merangkum health.com (30/10), berikut 5 jenis rempah dan herbal yang mampu atasi masalah perut kembung:

    1. Jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhJahe merupakan tanaman herbal yang memiliki kandungan untuk mengatasi masalah kembung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jahe merupakan tanaman herbal yang manfaatnya sudah dikenal sejak lama, terutama di China, India, dan Jepang. Sebenarnya jahe merupakan tanaman berdaun dengan bunga berwarna kuning kehijauan. Namun, yang sering dipakai sebagai obat-obatan ialah rimpang tanaman yang tumbuh dibawah tanah.

    Jahe memiliki sejumlah sifat, mulai dari anti-inflamasi, antioksidan, dan anti-maag. Sifat tersebut bermanfaat untuk mengatasi perut kembung akibat kelebihan gas dalam tubuh. Jahe juga mengandung zingibain yang dikenal mampu membantu tubuh memecah protein yang bertumpuk.

    Jahe memiliki sejarah panjang dalam penggunaannya sebagai ‘obat’. Tanaman herbal ini bisa mengurangi kram usus, perut kembung, mual, hingga muntah.

    2. Lada hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanSiapa sangka lada hitam rupanya memiliki manfaat untuk atasi masalah perut kembung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lada hitam biasanya ditambahkan ke masakan untuk menyempurnakan rasa. Namun, manfaat lada hitam lebih dari itu. Jenis rempah ini dikenal bisa mengatasi masalah perut kembung.

    Di dalam lada hitam terdapat senyawa piperine, yang terbukti menyehatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi. Senyawa di dalam lada hitam juga mendorong aliran darah ke saluran pencernaan. Membantu merangsang pelepasan enzim pencernaan yang diperlukan untuk mencerna makanan.

    Pencernaan yang baik atau lancar akhirnya membuat kondisi kembung berkurang.

    Rempah dan tanaman herbal lain yang bisa atasi perut kembung dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis selain enak, bisa bermanfaat untuk mengatasi perut kembung. Foto: Getty Images/iStockphoto/Sezeryadigar

    Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah yang banyak digunakan dalam masakan hingga campuran teh atau kopi. Rasanya sendiri manis dengan sentuhan rempah yang hangat.

    Selain menambah rasa pada masakan atau racikan minuman, kayu manis juga menawarkan manfaat sehat. Penelitian yang diungkap health.com menunjukkan, kayu manis dapat menyembuhkan banyak kondisi dan gejala, termasuk muntah, batuk, hingga perut kembung.

    Kayu manis dapat meningkatkan aliran darah, mendukung pencernaan sehat, dan menghilangkan kembung.

    Kandungan zat di dalam kayu manis juga dapat membantu metabolisme lemak dalam proses pencernaan. Pencernaan lebih lancar dan rasa perut kembung berkurang.

    JIka mengalami masalah perut kembung, kamu bisa mulai menambahkan kayu manis di racikan teh atau kopi. Kayu manis juga sekaligus bisa menjadi pengganti gula yang lebih baik.

    4. Jintan

    Jintan juga sering ditambahkan ke dalam masakan untuk menambah cita rasa. Tanaman berasal dari Mediterania Timur hingga Asia Selatan ini merupakan makanan pokok di banyak budaya. Mereka menawarkan aroma kuat yang menambah rasa berbeda pada masakan.

    Di sisi lain, jintan dapat berfungsi menyembuhkan kondisi gejala perut kembung. Jintan memiliki efek antidiabetes, anti-inflamasi, dan pelindung jantung. Penelitian seperti yang dibagikan health.com menunjukkan kalau jintan mampu mendukung produksi empedu yang penting untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi.

    Peningkatan pencernaan dapat membantu mengurangi kembung dan mencegah kram perut.

    5. Kapulaga

    A wooden bowl with cinnamon, nutmeg, cardamom, pink peppercorns and cloves on a rustic wooden table.Kapulaga pun memiliki sifat anti oksidan dan anti inflamasi yang dapat mengobati berbagai kondisi kesehatan. Foto: iStock

    Kapulaga biasa dipakai dalam masakan India dan masakan Indonesia. Kapulaga memberikan cita rasa unik ke dalam masakan sekaligus menawarkan khasiat sehat.

    Kapulaga memiliki sifat anti-bakteri, anti-oksidan, dan anti-inflamasi. Bahan alami ini sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan, termasuk infeksi periodontal, asma, hingga gangguan pencernaan.

    Kapulaga bisa melawan gas setelah makan. Rempah ini juga bersifat diuretik sehingga dapat membuang kelebihan cairan yang mungkin menyebabkan rasa kembung.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com