Tag: rilis

  • Buttonscarves Rilis Koleksi Busana Liburan Terinspirasi Keindahan Raja Ampat

    Jakarta

    Brand hijab Buttonscarves mengeluarkan koleksi liburan yang terinspirasi dari keindahan laut di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Seperti apa koleksinya?

    Koleksi Buttonscarves bertajuk Misool Series menghadirkan 12 series pilihan warna hijab dan tas serta busana. Linda Anggrea sebagai CEO Buttonscarves mengungkapkan inspirasi koleksi Misool.

    “Misool adalah salah satu pulau di Papua dan keindahan terumbu ketika menyelam karangnya masih original. Jadi kita memberikan nama Misol,” kata Linda saat konferensi pers Tropical Paradise Takeover di Noesaka Restaurant, Land’s End, Pantai Indah Kapuk 2, Rabu, (17/7/2024).


    Brand hijab mengadakan peluncuran koleksi Seri Misool bertema Tropical Paradise Takeover, Rabu, (17/7/2024) di Noesaka Restaurant, Land's End, Pantai Indah Kapuk 2.Brand hijab Buttonscarves mengadakan peluncuran koleksi Seri Misool bertema Tropical Paradise Takeover, Rabu, (17/7/2024) di Noesaka Restaurant, Land’s End, Pantai Indah Kapuk 2. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Selain merilis koleksi terbaru, Buttonscarves memberikan kesan dan pengalaman baru untuk para BS Lady (pelanggan setia Buttonscarves). Buttonscarves menghadirkan instalasi dan berkolaborasi dengan restoran di pinggir pantai bernuansa Tropical Paradise Takeover.

    Acara tersebut terbuka untuk umum. Namun jika kamu ingin mengikuti rangkaian acaranya, wajib mendaftarkan diri terlebih dahulu.

    Berbeda dengan koleksi liburan sebelumnya, Linda mengucapkan Misool Series motifnya lebih tegas dan berani dengan mengaplikasikan warna yang sesuai ciri khas Buttonscarves.

    “Warna viva magenta menjadi ikonik Buttonscarves. Ini warna hanya ada di acara ini saja. Aku kepengen menikmati summer moment. Kita kepengen mengumpulkan BS Lady dan merasa suasananya enak di sini. Aku pernah family time di sini dan aku ingin mengundang pelanggan setia untuk menikmati suasana pantai,” tuturnya.

    Brand hijab mengadakan peluncuran koleksi Seri Misool bertema Tropical Paradise Takeover, Rabu, (17/7/2024) di Noesaka Restaurant, Land's End, Pantai Indah Kapuk 2.Brand hijab Buttonscarves mengadakan peluncuran koleksi Seri Misool bertema Tropical Paradise Takeover, Rabu, (17/7/2024) di Noesaka Restaurant, Land’s End, Pantai Indah Kapuk 2. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Harga koleksi Misool Series dari Buttonscarves mulai dari Rp 300 hingga Rp 3 Juta. Sedangkan untuk hijab seharga Rp 475 Ribu.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Lokal Rilis Busana Muslim dengan Teknik Anyaman Nuansa Pastel

    Jakarta

    Brand fashion ready-to-wear asal Bandung, Alunicorn baru saja menggelar trunk show koleksi terbarunya. Alunicorn menampilkan koleksi yang menerapkan kerajinan seni anyaman.

    Vinvin Alvionica sebagai pendiri Alunicorn mengatakan sengaja mengaplikasikan teknik anyaman pada koleksinya kali ini. Ada detail teknik anyaman pada bagian belakang tunik.

    “Jadi untuk koleksi sekarang terinspirasi dari kearifan lokal Nusantara, anyaman. Jadi kita mengeluarkan koleksi pleats dengan sentuhan anyaman. Dianyam langsung dari bahan kain tekstil jadi sebuah karya,” ungkap Vivin kepada Wolipop, usai trunk show Alunicorn di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.


    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Alunicorn yang identik dengan plisket ini menyuguhkan koleksi dress dengan nuansa warna cokelat dan coral. Vinvin Alvionica menjelaskan bahan koleksi terbaru Alunicorn yang bertajuk Wonderful Indonesia hadir dalam warna pastel yang feminin.

    “Bahannya polyester agak sedikit silknya jadi dia tetap halus, lembut dan flowy. Pilihan warnanya pastel dan perpaduan warna bumi. Koleksi ini bakalan ada di Ramadan 2025,” ucap wanita kelahiran Majalengka 5 Oktober 1993 ini.

    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada koleksi Alunicorn kali ini, Vinvin menghadirkan tiga siluet yaitu abaya, one set, dan body fit. “Kalau kamu kepengen terlihat rapi dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh bisa pakai abaya. Kalau kamu ingin santai dan daily wear ada one setnya. Kamu ingin fit to body bisa juga pakai dress. Semua siluet ada,” tuturnya.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 13 Tahun Berkarya, Vivi Zubedi Rilis Koleksi Gabungkan Monogram dan Bunga

    Jakarta

    Desainer Vivi Zubedi menggelar fashion show dalam rangka 13 tahun berkarya di City Hall, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12/2024). Vivi menghadirkan fashion show bertemakan The Realm of Monogram.

    Vivi Zubedi identik dengan rancangan khas serba monogram bernuansa monokrom. Pada pagelaran ini, Pada fashion show di penghujung tahun ini Vivi meluncurkan koleksi yang memadukan monogram dan bunga.

    “13 tahun ini perjuangan yang tidak mudah dan tidak sebentar. Tahun ke 13 ini lebih percaya diri untuk mengeluarkan produk-produk yang sesuai karakter Vivi Zubedi. Lebih keluar lagi dari dalam diri saya sendiri sebagai desainer dari brand ini. Di tahun 13 ini lebih berani mengeluarkan apapun yang ada di isi kepala saya ini. Saya tuangkan untuk pelanggan. Kalau dulu-dulu kan masih mau mengikuti kemauan pelanggan. Hari ini, lebih percaya diri untuk memadukan apa yang saya dan pelanggan inginkan,” kata Vivi Zubedi sebelum pagelaran dimulai.


    Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical 'The Realm of monogram' bertempat di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical ‘The Realm of monogram’ di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom. Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Bagi ibu dua anak tersebut, karya The Realm of Monogram memiliki arti yang menggambarkan ciri khas Vivi Zubedi yang serba monogram. Tahun lalu, ia mengangkat koleksi dengan motif leopard.

    “Jadi tema hari adalah Mesmerical yang kita angkat The Realm of Monogram. Di mana tahun lalu kita sudah metamorfosa waktu itu di tahun ke 12 itu kita mengangkat look yang out of the box. Kalau masih ingat tahun lalu, kita mengangkat leopard. Tahun ini kita mengeluarkan identitas kita sebagai pelopor monogram,” jelasnya.

    Istri dari Walikota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Muhammad Aditya Mufti Arifin ini mengungkapkan elemen bunga masih menjadi favorit. Maka dari itu, ia mengaplikasikan monogram dan bunga.

    Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical 'The Realm of monogram' bertempat di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical ‘The Realm of monogram’ di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    “Di tahun ini saya mengeluarkan monogram dan elemen floral yang menjadi salah satu eleman kesukaannya Vivi Zubedi Darling. Kita mengikuti apa keinginan pasar, apa yang diinginkan pasar Indonesia dan ternyata bunga masih menjadi papan atasnya dan karakter kita adalah monogram dan dikombinasikan dengan adanya The Realm Monogram,” ucap Vivi.

    Wanita yang bernama Filza Mar’I Isa az-Zubedi tak menyebutkan secara spefisik jenis bunga dalam setiap rancangannya. Koleksi The Realm of Monogram terdiri dari dress, atasan, rok dan setelan jas polos.

    “Macam-macam tidak ada yang spesifik karena berdasarkan imajinasi yang tertuang dalam warna dan berbentuk bunga. Ada dress, top, skirt, jas one set dan polos,” ujar Vivi.

    Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical 'The Realm of monogram' bertempat di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical ‘The Realm of monogram’ di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    Vivi mengaku koleksi The Realm of Monogram tak mengikuti prediksi tren warna 2025 mendatang. Ia konsisten dengan ciri khasnya yang serba monokrom dan monogram.

    “Warnanya hari ini kita bermain dengan warna kuning, merah dan pink. Hitam tetap menjadi favorit. Sebetulnya ini bukan tren warna 2025, tapi kita ingin menciptakan tren yang memang orang belum ciptakan. Orang sekarang sudah mengelarkan pastel, kita mencoba keluar dari zona nyaman itu dan warna yang lebih berani,” tutur Vivi.

    Koleksi The Realm of Monogram menggunakan bahan jaquard, katun, satin dan dominan bahan emboss monogram. Vivi juga memperkenalkan lini usaha barunya dalam bidang kosmetik.

    Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical 'The Realm of monogram' bertempat di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.Koleksi Terbaru Vivi Zubedi Angkat tema Mesmerical ‘The Realm of monogram’ di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Sabtu, [14/12/2024]. Foto: Mohammad Abduh/detikcom. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    “Sengaja di desain khusus bahannya untuk tidak ada merek lain selain VZ. Koleksi laris manisnya ada dress, abaya dan monogram menjadi primadona dan diburu oleh VZ Darling. Ada launching beauty juga jadi semuanya itu menjadi satu kesatuan. Musenya Paula Verhouven, Olla Ramlan, Kimberly Rider, Arumi Bahcsin, Sonya Fatmatal, dan Tiqasya,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Buttonscarves Rilis Hijab Terinspirasi Keindahan Swiss

    Jakarta

    Brand lokal Buttonscarves dikenal dengan hijab segi empat yang nyaman dengan motif beragam. Konsisten menghasilkan koleksi hijab motif, kali ini brand milik Linda Anggrea tersebut mengeluarkan koleksi terbaru berkolaborasi dengan Switzerland Tourism.

    Buttonscarves merupakan brand hijab pertama yang didapuk untuk mempromosikan keindahan Swiss ke Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Koleksi kolaborasi Buttonscarves dan Switzerland Tourism bertajuk Switzerland Series.

    “Kami merasa terhormat menjadi brand pertama yang dipercaya oleh Switzerland Tourism untuk mempromosikan keindahan Swiss khususnya kepada BSLady dan traveler di Indonesia dan Asia Tenggara. Kepercayaan ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi perjalanan global Buttonscarves, tetapi juga bukti bahwa karya dan visi kami mampu membawa cerita destinasi-destinasi dunia ke dalam setiap koleksi. Switzerland Series adalah selebrasi keindahan Swiss, sekaligus langkah nyata untuk memperkuat posisi Buttonscarves sebagai merek global yang menginspirasi.” ujar Linda Anggrea, CEO Buttonscarves.


    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    Koleksi hijab Switzerland Series menonjolkan panorama dan keindahan Swiss, mulai dari pegunungan, pedesaan yang indah, kota yang penuh sejarah, hingga danau yang memesona. Dalam kampanye Switzerland Series, Buttonscarves menggandeng tiga sosok Linda Anggrea, Sarah Sofyan, dan Harumi untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi ikonis Swiss, khususnya di tiga wilayah utama Zurich, Lucerne, dan Jungfrau.

    Beberapa destinasi yang dikunjungi di antaranya adalah Romantik Hotel Schweizerhof Grindelwald yang menawarkan pemandangan panorama pegunungan Eiger, Mount Rigi dengan pemandangan pegunungan bersalju yang memesona, Hohematte Park di Interlaken, menikmati pemandangan pegunungan Alpen di VIP Gondola, hingga mengunjungi museum cokelat interaktif Lindt Home of Chocolate.

    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    Sebelum dengan badan pariwisata Swiss, Buttonscarves sukses menjalin kerja sama dengan organisasi pariwisata dunia seperti Singapore Tourism Board dan Dubai Tourism melalui kampanye Singapore Series dan Dubai Series 2.

    Koleksi Switzerland Series terdiri dari 12 pilihan warna dan tambahan dua warna eksklusif yang hanya tersedia di Buttonscarves Plaza Indonesia. Kamu bisa mendapatkan koleksi Switzerland Series di situs resmi Buttonscarves atau gerai fisik Buttonscarves.

    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Klamby Rilis Koleksi Baju Lebaran Terinspirasi Sulawesi Lewat Film Pendek

    Jakarta

    Mendekati bulan Ramadan dan Hari Raya, sederet brand fashion lokal sudah mempersiapkan koleksi baju Lebaran 2025. Ada yang menggunakan sistem membeli produk yang belum dirilis atau pre order dan ada juga yang sudah bisa dipesan oleh pelanggan.

    Salah satu brand hijab dan busana muslim yang sudah mengeluarkan koleksi baju Lebaran adalah Klamby. Brand yang didirikan oleh Nadine Gaus dan suaminya Muhammad Ridho Jufri ini meluncurkan koleksi Lebaran dengan konsep yang berbeda.

    Klamby menyuguhkan film pendek berjudul Kembali Pulang untuk menghadirkan koleksi spesial Lebaran bertajuk Malageni. Film pendek tersebut diperankan oleh Cut Mini Theo, Agla Artalidia, & Alesha Fadillah Kurniawan.


    Film ini mengajak penonton untuk mengingat kembali tentang pentingnya rumah dan keluarga. Ridho menjelaskan alasan membuat film pendek tersebut.

    “Strategi Klamby awalnya kita melakukan ide yang berbeda dan berpikir tidak bisa kita jualan produk. Yang kita highlight adalah valuenya yang relate dengan marketnya Klamby. Ketika sekarang dunia semakin sibuk sehingga banyak orang mengejar karier sehingga menjauhkan yang dekat biasanya keluarga. Mudah-mudahan pesan ini dan pengingat untuk kita semua,” kata Ridho dalam konferensi pers Kembali Pulang di Cinema XXI, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025).

    Ridho mengungkapkan film pendek tersebut untuk memperkenalkan value dari produk Klamby. Ia ingin memberikan pengalaman yang berbeda dari tahun sebelumnya dalam merilis koleksi Hari Raya.

    “Jadi sebenarnya aku selalu kasih tahu ke tim kita itu tidak jual baju. Baju itu produknya, kenapa orang mau membeli Klamby? Berarti kita harus punya value yang kita bentuk. Sebenarnya berangkat dari keresahan dan kehidupan semakin modern kesibukan pasti meningkat. Apa yang ingin kita sampaikan? Tahun ini buat digital show yang ada story tellingnya dan selalu diingat,” jelasnya.

    Klamby konsisten menghadirkan koleksi baju signature dengan tema Indonesia. Kali ini, untuk koleksi baju Lebaran 2025, Klamby kembali mengangkat keindahan Sulawesi. Koleksi yang dinamai Malageni ini akan rilis hingga Maret 2025.

    “Kalau pilihan warna variabel mulai dari earth tone dan pastel ada semua. Makanya kita bikin delapan koleksi karena kita ada banyak cabang yang karakternya berbeda-beda. Sistemnya akan PO lagi mulai dari tanggal 12 khusus untuk yang ikut nobar. Di tengah Maret sudah mulai pengiriman,” jelas Ridho.

    Ridho menyebutkan Klamby menyuguhkan beragam karakter cuttingan dan model dalam koleksi Malageni. Klamby ingin menyasar pasar generasi muda.

    Koleksi baju Lebaran ini dijual mulai dari harga Rp 350 Ribu untuk busana pria. Blouse wanita sekitar Rp 400 Ribu dan satu set Rp 800 Ribu.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Zaskia-Shireen Sungkar Rilis Koleksi Lebaran, Gurun dan Bunga Jadi Inspirasi

    Jakarta

    Kakak beradik Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar menggelar fashion show tahunan koleksi Lebaran 2025. Keduanya memiliki lini fashion masing-masing yaitu Zaskia Sungkar Jakarta dan Shi by Shireen Sungkar.

    Melalui dua lini busana tersebut, Zaskia dan Shireen menghadirkan fashion show koleksi Lebaran 2025 dengan tema Reflection. Tema tersebut dipilih karena sejalan dengan tema dua tahun sebelumnya. Pada 2023, keduanya mengangkat tema Return dan Journey pada 2024.

    Zaskia dan Shireen mengungkapkan tema Reflection kali dipilih untuk menyebarkan pesan positif. Keduanya ingin penonton fashion shownya menemukan cahaya dalam kegelapan dan merefleksikan perbuatan mereka.


    Koleksi Lebaran 2025 dari Shi by Shireen

    Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar.Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar. Foto: Dok. Instagram @shibyshireen.

    Shi by Shireen meluncurkan koleksi berjudul Harmony dalam fashion show yang digelar di Hall Pati Unus, Jakarta Selatan. Koleksi busana karya Shireen ini terinspirasi oleh keselarasan dan kedamaian yang sering terasa saat perayaan Lebaran. Harmony seolah menghubungkan tradisi Lebaran dengan keindahan berbagai hiasan khas Arab dan bunga kecil yang mekar.

    Shireen menghadirkan total 27 looks pada fashion show Reflection ini. Para rekan selebriti pun turut tampil sebagai model untuk fashion show koleksi Shi by Shireen di antaranya Fairuz A. Rafiq, Sonny Septian, King Faz (anak Sonfai), Queen Eijaz (anak Sonfai), Hamidah Rachmawati, Farhad, Shireen (anak Hamidah), Shakira (anak Hamidah), Cut Intan, Arie Kriting, Indah Permatasari, Aurel Hermansyah, Margin Wieherm, dan Guzele (anak Margin).

    Koleksi Lebaran 2025 dari Zaskia Sungkar

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarjakarta.

    Zaskia Sungkar mengusung koleksi Lebaran 2025 bernama Atacama yang diambil dari Gurun Atacama di Chile, yang indah dan tenang. Gurun tersebut memiliki kualitas mistis di mana flora di sana bermekaran hanya sekali dalam beberapa tahun. Nama ini menyiratkan bahwa, sama seperti gurun itu, butuh waktu untuk suatu hal dapat menampakkan keindahan yang memukau.

    Koleksi busana Atacama karya Zaskia hadir dalam sentuhan warna pastel lembut, dan jewel tones yang menyala, mewakili transisi gurun saat matahari terbit dan terbenam. Busana Lebaran ini menggunakan bahan crinkle, doff sutra, sutra premium, dan detail yang kompleks.

    Para muse yang tampil untuk fashion show Zaskia Sungkar adalah Indro Warkop, Hada (anak Indro), Indra Bekti, Aldila, Jelita, Rifky Balweel, Biby Alraen, Baim Cilik, Sintya Marisca, Ussiy Fauziyah, Acha Septriasa, Azizah Salsa, Nabila Syakieb, Raqeema (anak Nabila), Fitri Tropica, dan Irvan Hanafi.

    Koleksi Zaskia Sungkar Signature

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarsignature.

    Zaskia Sungkar juga merilis koleksi signature jelang Ramadhan dan Lebaran 2025. Koleksi Zaskia Sungkar Signature mengangkat keanggunan kuda (might) dan keindahan bunga (allure).

    Koleksi ini menampilkan tujuh look yang terwujud dalam lima desain busana. Zaskia menghadirkan gaun-gaun mewah panjang, abaya modern, dan setelan stylish di mana hiasan kuda dan bunga menciptakan paduan yang cantik. Kesan mewah semakin kuat dengan bordir rumit, payet berkilauan, dan hiasan lainnya.

    Muse yang tampil untuk Zaskia Sungkar Signature adalah Paula Verhoeven. Koleksi Mighty Allure akan tersedia pada Maret 2025 di butik Zaskia Sungkar di Jakarta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Aleza Rilis 12 Koleksi Raya 2025, Baju Lebaran Terinspirasi 4 Elemen Alam

    Jakarta

    Mendekati Ramadan 2025, brand modest ready-to-wear Aleza memperkenalkan koleksi Lebaran dengan konsep ekshibisi. Aleza memberikan banyak pilihan busana untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2025.

    Sarah sebagai creative director Aleza mengatakan koleksi Hari Raya kali ini menyesuaikan dengan karakter wanita yang beragam. Tema ekshibisi koleksi Lebaran 2025 dinamai Raya Lab 2.0 karena para penjahit Aleza yang terus bereksperimen dengan berbagai bahan seperti peneliti yang ada di laboratorium.

    “Konsep Aleza Raya tahun ini membawakan Aleza Raya Laboratory 2. Aku melihat teman-teman desainer berjumlah enam orang yang seperti scientist mencoba berbagai hal mulai dari bahan, bordir hingga finishing lainnya. Mereka juga melaunching produk baru dari situ lah Aleza membuat ide Laboratory dengan warna bold,” jelasnya.


    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Sedangkan untuk koleksi Raya 2025, Aleza mengusung tema The Elemental Harmony. Aleza menghadirkan busana yang terinspirasi dari keseimbangan empat elemen alam Sun, Water, Earth, dan Air.

    Koleksi Caelia, Brisa, dan Ether mewakili elemen Air, koleksi Terrane, Viridia, dan Perta terinspirasi dari Earth, koleksi Isla dan Océane mencerminkan Water. Sementara koleksi Solanadan Aurea menggambarkan energi Sun.

    Aleza menggunakan warna green emerald, gold, cream, dan twist fuschia pada koleksi baju Lebaran terbarunya. Sedangkan untuk bahan yang digunakan berdasarkan permintaan dari Aleza Woman, sebutan untuk penyuka koleksi brand lokal ini.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Aleza sangat mendengarkan apa yang Aleza Woman mau, kita sering diskusi dan mitra di seluruh Indonesia. Jadi salah satu dorongan membuat karya itu dorongan ide mereka. Bahannya apa, warna dan cuttingannya akhirnya ada 12 koleksi,” ujarnya.

    Dia menjelaskan untuk Lebaran 2025, Aleza menawarkan dress, tunik, blouse, kemeja lengkap dengan celananya. Ada juga baju koko untuk pria dewasa dan anak.

    “Konsepnya timeless dan bisa dipakai berulang. Kebanyakan produk yang ada di sini bisa untuk berbagai acara,” tambahnya.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Dia Demona sebagai pendiri Aleza menuturkan dia dan timnya sengaja menghadirkan 12 koleksi busana Lebaran agar lebih banyak pilihan untuk konsumen. Menurutnya konsumen memiliki selera yang berbeda-beda.

    “Harapannya dengan variasi punya tema yang berbeda ada yang lebih suka soft, agak bold nah ini bisa menjadi pilihan dan mempermudah pelanggan untuk memilih. Menjadi pilihan pertama karena pilihannya banyak,” ungkap Dia.

    Dalam rangka merilis koleksi Lebaran 2025, Alexa menghadirkan Raya Lab 2.0. Pada acara ini, pengunjung bukan hanya bisa melihat dan membeli baju Lebaran Aleza. Ada juga talkshow dan workshop. Mereka yang akan menjadi narasumber dalam talkshow yang digelar yaitu Adi Surantha, Analisa Widyaningrum, dan dr Salma Kyana.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cottonink Studio, Kienka, Hingga Muda Rilis Koleksi Raya di MUFFEST 2025

    Jakarta

    Lima brand modest fashion lokal menyuguhkan karya terbaru mereka di Muslim Fashion Festival 2025. Fashion show yang berkolaborasi dengan Wardah itu menghadirkan koleksi menyambut Ramadhan dan Lebaran 2025.

    Gelaran Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ diadakan mulai 20 hingga 23 Februari 2025 di JCC, Senayan. Acara yang digagas oleh Indonesian Fashion Chamber ini menghadirkan lebih dari 130 desainer dan brand lokal dengan mengusung tema Connecting In Style.

    Kali ini ada lima brand yang menghadirkan koleksi terbaru menjelang Ramadan 2025, antara lain Cottonink Studio, Muda Official, Kienka, Nawasana, dan Rasya Syahira. Seperti apa koleksinya?


    1. Cottonink Studio

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Cottonink Studio yang didirikan oleh Ria Sarwono dan Carline Darjanto memperkenalkan koleksinya berjudul Bloom in the Dunes. Koleksi ini untuk menyambut datangnya Ramadan dan Lebaran 2025.

    Koleksi Bloom in the Dunes memiliki detail bunga bernuansa elegan yang feminin dan berani. Memadukan tradisi dan modern, koleksi eksklusif ini menghadirkan pakaian bersiluet fluid yang dirancang untuk segala acara mulai dari buka puasa bersama teman dan keluarga hingga perayaan Idul Fitri.

    Carline Darjanto sebagai CEO & Creative Director Cottonink, menjelaskan koleksi ini banyak mengambil inspirasi dari lanskap Arab yang indah, terlihat pada sentuhan motif bunga dan aplikasi tabrak motif yang harmonis, dominasi warna netral yang lembut serta teknik embroidery yang intricate dan atraktif.

    Koleksi Cottonink Studio hadir dalam balutan pilihan warna khas Ramadan yang lembut dan menenangkan seperti putih, biru dan merah muda.

    “Kita memberikan koleksi Cottonink Studio Raya untuk wanita yang lebih dinamis dan keluasaan di bulan Ramadan. Kita ingin menjadi teman untuk wanita Indonesia berkegiatan yang elegan dan mudah dipadu padankan,” ucap Carline saat konferensi pers.

    Carline menuturkan koleksi Bloom in the Dunes bisa memberikan kesan agar wanita Indonesia bisa mengekspresikan diri sesuai dengan kepribadian.

    “Aku rasa memilih baju sesuai dengan personal color ini penting kalau salah warna itu membuat kita tidak bisa tampil maksimal. Untuk koleksi ini bentuknya sangat cantik dan spesial dan dipakai dengan mudah vest layering memang penting banget era fungsional dan dipakai lama. Baju itu untuk mempercantik dan semakin percaya diri,” jelasnya.

    2. Muda Official

    Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Instagram @muda.official.

    Brand Muda Official menampilkan koleksi terbaru Mawarna yang terinspirasi kain wastra Bali. Pendiri brand Muda, Asty Saputry dan Yuliana mengungkapkan, mengambil inspirasi koleksi dari sembilan kota di Bali mulai dari Badung hingga Buleleng.

    Kain yang menjadi ciri khas masing-masing kota di Bali diolah menjadi pattern yang lebih modern dan sarat akan makna. Diana Roza Fransisca selaku Marketing Communication & PR Partnership Muda Official mengungkapkan arti dibalik koleksi tersebut.

    “Mawarna itu artinya penuh warna tujuannya untuk menuju kebahagiaan perlu banyak warna di dalamnya. Ada banyak macam warna dan mengambil dari Bali filosofi kehidupan di Bali. Memang untuk mencapai kebahagiaan ada hubungan manusia, alam dan Sang Pencipta,” jelas Diana.

    Lebih lanjut Diana mengatakan, seperti halnya hidup yang penuh warna, memberikan kesan tersendiri. Dan dari setiap keharmonisan warna kehidupan ini puncaknya adalah kebahagiaan. Untuk mencapai kebahagiaan itu perlu adanya hubungan yang baik dengan Sang Pencipta, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar kita. Seperti halnya filosofi kehidupan Bali Tri Hita Karana atau dalam muslim Hablum minallah hablum minannas.

    Diana mengungkapkan tantangan Muda Official dalam merilis koleksi Mawarna, terletak pada pemilihan bahan. “Tim desain Muda bilang kerumitan ada di pemilihan kain bisa memberikannya sesuatu yang sederhana tapi orang bisa melihatnya menjadi statement. Maka dari itu kita mengambil wastra jadi ada cerita lewat pattern. Ada tambahan emblishment payet dan embroidery pada busananya namun tetap etnik,” lanjut Diana.

    3. Kienka

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Brand yang didirikan oleh Helda Amalia dan Deilla Andanti Nazar ini dikenal dengan koleksi printing dengan nuansa pastel yang feminin. Kali ini, Keinka meluncurkan koleksi spesial Lebaran berjudul Dreamscapes.

    Amanda Larasati sebagai Head of Production Kienka menjelaskan detail koleksi Dreamscapes pada hadirnya lace yang mewah. Dreamscapes bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga gambaran perjalanan panjang Kienka dari awal merintis hingga sukses yang selama ini berkembang.

    “Dreamscapes adalah impian yang kami wujudkan dengan penuh cinta dan dedikasi. Berawal dari seutas mimpi dengan setiap tetes tekad dan cinta sampai satu demi satu mimpi itu terwujud setelah 9 tahun perjalanan Kienka. Kienka adalah bukti bagaimana seutas mimpi menjadi nyata,” jelasnya.

    Amanda menuturkan desain Dreamscapes menampilkan kesan sosok wanita yang beranjak dewasa. “Dreamscapes untuk wanita berhijab agar tak hanya memakai busana yang monoton dan diharapkan wanita bisa memilih gaya busana yang beragam. Ciri khas desain yang elegan, Kienka mengambil sisi wanita yang beranjak dewasa dengan menambah detail double lace yang feminin dan elegan,” lanjutnya.

    4. Nawasana

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Acara Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Jenama lokal hijab dan modest fashion Nawasana hadir di Muffest+ 2025. Brand ini dinaungi oleh Octaviana sebagai Chief Executive Officer/Creative Director Nawasana.

    Dalam kesempatan konferensi pers Muffest+ 2025, Florensia Prihandini selaku Marketing & Creative Manager Nawasana menuturkan Nawasana membawakan koleksi berjudul Bwanna dan Svarna.

    Koleksi Bwanna dan Svarna merupakan koleksi signature dari Nawasana. Keduanya terinspirasi dari kekayaan motif etnik Nusantara. Koleksi Bwanna merupakan gambaran dari pola motif Sumba, yang berpadu dengan kecantikan alam pantai Bwanna, Nusa Tenggara Timur. Demikian juga dengan koleksi Signature Svarna, terinspirasi dari motif etnik Sumba, dan warna emas yang melambangkan keindahan alam Nusantara yang berkilauan, sesuai dengan dominasi warna emas dalam koleksi Svarna.

    Koleksi Signature Bwanna dan Svarna juga memadukan warna-warna lembut dan motif floral khas Nawasana. Bernuansa kemakmuran dan keindahan bumi Nusantara, mengajak wanita Indonesia untuk berekspresi dalam elegansi. Floren berharap semoga generasi muda bisa menggunakan koleksi wastra Nusantara dalam berbagai kegiatan.

    5. Rasya Shakira

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Terakhir ada Rasya Faisal sebagai desainer dari Rasya Shakira mengungkapkan koleksi yang dihadirkan di MUFFEST+ terinspirasi dari keindahan salah satu taman di London yaitu New Forest.

    Detail bunga yang berwarna lembut sesuai DNA Rasya Syahira. Busana yang ditampilkan classy, elegan, dengan perpaduan warna-warni yang lembut dan konsep desain mewakili perempuan yang feminim namun kuat.

    “Ada enam koleksi yang terinspirasi dari taman di London dan mengambil warna Rasya Shakira yang feminin dan klasik. Perbedaan Rasya Shakira selama 18 tahun kita membuat satu desain hanya satu baju. Selain itu warnanya unik jadi pilih warna agak sulit supaya orang melihatnya warna yang anti,” pungkas Rasya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 36 Brand Modest dan Hijab Lokal Rilis Baju Lebaran, Diskon Hingga 70%

    Jakarta

    Jelang Lebaran, brand modest fashion dan hijab memberikan penawaran harga yang menarik. Seperti di bazar brand lokal ini yang menawarkan potongan harga koleksi Lebaran hingga 70%.

    Kamu bisa menemukan 36 brand modest dan hijab yang menjual aneka koleksi Lebaran di Rendevous Modest Market. Acara ini digelar mulai dari 12 Maret hingga 23 Maret 2025 di AEON Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

    Eras Pragitha sebagai head creative Rendevous Modest Market mengatakan bazar ini untuk mempermudah pelanggan yang biasanya membeli online, untuk melihat langsung produknya.


    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    “Di sini modest fashion banyak di daerah Jakarta Selatan, Depok dan Bogor yang mencari pembelian secara offline. Di sini brand online yang bisa ditemui secara offline. Salah satunya Lozy yang cukup besar di online dan bisa lihat secara langsung,” kata Eras saat ditemui Wolipop.

    Eras menuturkan brand yang ikut serta dalam bazar Rendevous Modest Market memberikan potongan harga yang tidak ada di online.

    “Ada juga diskon yang tidak ada di online, mereka memberikan spesial price di sini. Eventnya 12-23 Maret 2025 karena menjelang ada pembagian THR sebelum Lebaran. Karena di atas 23 Maret sudah mudik. Ini tanggalnya pas,” ujarnya.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    Eras menuturkan Rendevous Modest Market sengaja digelar bagi masyarakat yang mau mencari baju Lebaran. Biasanya modest fashion mengalami peningkatan penjualan selama bulan Ramadan.

    “Namanya Rendevous yang artinya titik berkumpul teman-teman modest fashion yang mencari barang-barang busana muslim,” ujarnya.

    Ia menjelaskan di bazar Rendevous Modest Market rata-rata brand menyediakan koleksi Hari Raya. Misalnya saja ada outer bahan brokat dan organza laris manis untuk Lebaran.

    “Barang yang paling banyak dicari ada rilis koleksi Hari Raya. Produk outer, outer brokat dan organza. Orang-orang beli sekarang memang untuk Ramadan. Untuk beberapa bulan terakhir outer paling banyak dicari. Setelah Raya mereka bisa pakai produknya. Outer ini sebagai alternatif untuk Hari Raya,” ucap Eras.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    Bazar Rendevous Modest Market yang mempunyai kurasi bagi brand yang ingin ikut serta. Mulai dari jumlah pengikut hingga karakter brand.

    “Brand di sini ada kurasi mempunyai pengikut lebih dari 150 Ribu pengikut baru bisa bergabung. Seleksinya tentu saja dari produknya yang memang sesuai dengan target marketnya modest fashion di Aeon Tanjung Barat,” terangnya.

    Selain bazar, Rendevous Modest Market juga menyajikan kegiatan lain seperti personal color agar tidak salah dalam menentukan warna busana Lebaran. Eras menyebutkan 36 brand memberikan potongan harga hingga 70%.

    “Di sini up to 70 % mulai dari Rp 30 Ribu. Bazar ini yang membedakan dari harga spesial dibanding bazar tempat lain hanya untuk koleksi spesial Lebaran. Tidak ada aksesori karena fokusnya untuk baju Lebaran. Targetnya A sampai B dan gen z sampai 40%,” tutupnya.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Syari Si.Se.Sa. Rilis Abaya Harga Terjangkau Lewat Koleksi Basic

    Jakarta

    Merek busana syari terkemuka, Si.Se.Sa., membuat gebrakan dengan memperkenalkan identitas dan lini produk terbarunya, Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic, dan Si.Se.Sa Black. Koleksi terbaru yang menyuguhkan pilihan dengan harga lebih affordable dan simple ini diluncurkan melalui konsep unik “Sisesa Village” dalam rangkaian Pop Up Store. yang dibuka di Food Society A, Mall Kota Kasablanka (13-19 Oktober 2025).

    Tiga lini terbaru ini menjadi jawaban Si.Se.Sa. untuk wanita muslim yang aktif, kreatif, dan mencari busana syar’i dengan kualitas premium. “Hari ini spesial untuk koleksi baru, kami mau kasih yang terbaru dan ada tiga brand baru,” ungkap Siriz Tentani, salah satu pendiri Si.Se.Sa.

    Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025.Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025. Foto: Gresnia/Wolipop


    Senaz Nasansia menambahkan bahwa Pop Up Store ini dirancang dengan konsep “Sisesa Village” untuk memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda dan lebih intim kepada pelanggan. “Ada experience di rumah yang berbeda. Untuk koleksinya sudah komplit, ingin memberikan experience-nya berbeda-beda dari segi berbelanja,” jelas Senaz.

    Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025.Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025. Foto: Gresnia/Wolipop

    Si.Se.Sa Basic, seperti yang dijelaskan oleh Sansa Enanderan, menawarkan siluet basic dan simple dengan potongan loose. Koleksinya menggunakan bahan bertekstur dan nyaman dalam pilihan warna netral dan earth tone.

    Sementara itu, Si.Se.Sa Abaya berfokus pada cutting abaya yang loose, dilengkapi dengan banyak outer sehingga memudahkan padu padan. Bagian dalamnya bisa dipasangkan dengan wide pants atau one piece dress.

    Lini ketiga, Si.Se.Sa Black, dikembangkan berdasarkan respons pelanggan terhadap koleksi Si.Se.Sa berwarna hitam. “Si.Se.Sa Black, kan kalau kita keluarkan warna hitam selalu laku. Benar-benar tidak usah bingung karena kita perlu warna hitam,” kata Sansa.

    Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025.Brand hijab dan busana muslim syari, Si.Se.Sa memperkenalkan lini brand terbaru, yaitu Si.Se.Sa Abaya, Si.Se.Sa Basic danSi.Se.Sa Black melalui Pop Up Store yang ada di Food Society A, Mall Kota Kasablanka mulai hari ini 13-19 Oktober 2025. Foto: Gresnia/Wolipop

    Lini ini memiliki detail list dan renda, serta menggunakan bahan premium seperti crepe, chiffon, katun linen, kaus , knit, dan brokat. Khususnya untuk koleksi Basic, Senaz menjelaskan bahwa lini ini hadir dengan harga lebih affordable dan simple karena tidak mengeluarkan khimar dan french khimar. Harganya berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 Juta.

    Siriz berharap Si.Se.Sa dapat lebih diterima oleh seluruh masyarakat, dari mulai proses berhijab hingga syari, serta menjangkau segala komunitas dan kalangan ekonomi. “Insya Allah, teman-teman bisa lebih senang dan biasanya yang suka simple, earth tone, dan tetap syari,” tutup Siriz.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com