Tag: rontok

  • Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Coba Sensasi Keramas Gratis Sebelum Audisi

    Bandung

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB, berlangsung meriah dari para peserta yang hadir. Hijabers Bandung juga bisa ikuti rangkaian acara audisi, salah satunya keramas gratis di truk yang sudah disediakan oleh Emeron.

    Salah satu yang sudah menikmati sensasi keramas langsung dengan produk Emeron adalah Ayu Oakleyna. Ia mengatakan sedang menemani kakaknya yang bernama Nurul Sabrina ikut audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    Ayu menceritakan pengalamannya saat ikut keramas langsung di truk keramas Emeron Hijab Hunt 2024. “Aku di dalam keramas terus dikeringin rambutnya lalu dicatok. Sejuk, seger dan enak aja rasanya,” ucap Ayu.


    Suasana audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB.Suasana hijabers yang antre di both keramas Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Hijabers Bandung bisa ikut menikmati keramas gratis dari Emeron. SFoto: Gresnia/Wolipop.

    Remaja yang berusia 13 tahun ini mengungkapkan permasalahan rambutnya yang kering, rontok dan mengembang. “Pertama dipakai shampo, dipijat rambutnya, terus bilas habis itu di hair dryer dan catok. Rambut aku jadi halus dan tidak terlalu ngembang juga hasilnya. Ini pertama kali coba keramas langsung rasanya sejuk,” ujarnya ceria.

    Kethi Juliana (30 tahun) menuturkan permasalahan rambutnya bercabang, rontok, lepek dan lainnya. “Karena ini gratis dan kepengen kelihatan lebih fresh dan enak banget rambutnya. Aku sendiri ikut nikmati acara Emeron Hijab Hunt 2024,” jelasnya,

    “Aku di dalam keramas, tapi sebelum keramas ditanya dulu mau pakai apa, terus dikeringin dan dikasih vitamin dan dicatok. Rasanya rambutnya lebih lembut. Aku sudah beli produk Emeron dan Insya Allah bakal pakai lagi,” ujarnya.

    Suasana audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB.Hijabers Bandung yang ingin ikut keramas gratis dari Emeron di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Selanjutnya, ada Yusti (31 tahun) yang menonton rangkaian acara audisi. “Kalau aku baru pertama kali lihat dan keramas di acara begini baru pertama kali. Biasanya kan keramas di rumah atau salon. Jadi daya tarik juga di acara ini kan lagi cuacanya panas. Harganya juga lagi promo bisa langsung keramas jadi pas nonton bisa lebih fresh aja,” tuturnya.

    “Habis keramas kepala lebih enteng dan nggak terasa panas. Pas ke sini tuh gatal banget rambutnya. Setelah keramas langsung hilang. Ada dua orang yang dikeramas dan dua orang yang rambutnya dikeringin. Di dalam itu tertutup. Dari luar tidak bisa melihat ke dalam karena private banget. Di dalam adem banget,” ucapnya.

    Yusti mengucapkan acara audisi Emeron Hijab Hunt ini seru karena sebagai wadah untuk hijabers yang ingin tampilkan bakat di depan juri. Acara ini juga bisa mendapatkan hadiah umrah gratis.

    Penasaran dengan produk Emeron, Suci Utami ikut mendukung temannya yang sedang antre audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Aku kepengen cobain produk terbarunya Emeron, rambut aku kan rontok dan kering. Aku mau coba produknya Emeron kalau cocok mau lanjut pakai Emeron. Soalnya rambut aku itu lepek. Semoga rambut aku jadi lebih sehat, lembab dan tidak bau walau pun berhijab,” ujar Suci Utami.

    Menurut Suci Utami, suasana audisi Emeron Hijab Hunt 2024 walau pun panas terik tidak menghentikan semangat para finalis dan bothnya juga lengkap. Ia tertarik karena di both Emeron juga menyediakan nail arts yang bisa mempercantik kukunya.

    “Aku baru pertama kali ikutan keramas secara langsung seperti ini. Soalnya jarang acara yang ada kegiatan keramas langsung. Aku penasaran banget soalnya rambut aku sudah lepek semoga sesuai dengan keinginan dan cocok sama produknya,” tuturnya.

    Saliimah dari Sarijadi, Bandung Utara juga mencoba keramas di truk Emeron. “Soalnya kepengen cobain sensainya. Sebenarnya aku sudah pernah coba produk Emeron yang varian Black Shine. Kan lebih enak kalau dikeramas oleh orang lain dan dipijat,” terangnya seraya tertawa.

    Ia ingin rambutnya lebih mudah diatur, bernutrisi dan lembut usai memakai sampo dan perawatan dari Emeron. Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Bandung, Saliimah menuturkan acaranya cukup menarik karena finalis bisa menunjukkan bakat-bakat yang terpendam.

    Usai ikut keramas dari Emeron, ia malah ingin daftar langsung menjadi finalis dan ikut menujukkan bakatnya di depan para juri.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Servis Mobil, Baiknya Ikuti Panduan Kilometer atau Lama Waktu Pemakaian?



    Jakarta

    Mobil harus diservis secara berkala supaya performanya selalu prima. Tapi kadang pemilik mobil dibingungkan, apakah harus servis berdasar waktu pemakaian (time-based) atau jarak tempuh (mileage-based)?

    “Servis berkala secara rutin dapat menjaga performa mobil agar selalu prima dalam mendukung mobilitas. Kondisi mobil yang selalu sehat dapat mengurangi kemungkinan masalah seperti mogok atau kecelakaan. Performa yang terjaga juga membuat mobil dapat bekerja lebih efisien sehingga lebih irit bahan bakar dan yang tak kalah penting daya tahan komponen mobil jadi lebih terjaga,” jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, dalam keterangannya, Senin (06/10/2025).

    Waktu Pemakaian atau Jarak Tempuh?


    Banyak yang mengira situasi jalan yang kerap macet khususnya di kota besar seperti Jakarta, bikin perhitungan servis berkala berdasarkan waktu pemakaian (time-based) menjadi paling relevan. Alasannya secara teori, jarak tempuh 10.000 km bisa diselesaikan kurang dari 6 bulan.

    Faktanya, macet panjang di kota besar membuat target tersebut sulit tercapai. Padahal di situasi macet mesin mobil tetap bekerja, bahkan lebih berat akibat tak mendapat pendinginan yang memadai. Paling buruk, idle berkepanjangan membuat campuran bensin dan udara tidak ideal sehingga memicu pembakaran tidak sempurna.

    Dampak dari Pembakaran yang Tidak Sempurna

    Tumpukan karbon akibat pembakaran tak sempurna akan menempel di ruang bakar dan komponen bergerak sehingga membuat performa mesin menurun. Efek negatifnya, tenaga mesin turun dan konsumsi bensin meningkat. Efek buruk berikutnya adalah berkurangnya daya tahan komponen mesin yang saling bergesekan.

    Selain itu, sisa pembakaran tak sempurna dapat menyusup ke dalam sistem sirkulasi oli mesin, merusak senyawa kimia oli, sehingga tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Ditambah pemaksaan mesin bekerja ekstra akibat performa turun, tinggal menunggu waktu sebelum akhirnya mesin mobil rontok.

    Di waktu bersamaan, komponen lain juga bekerja keras melebihi batas normal. Seperti komponen rem, transmisi berikut oli transmisi, ban, cairan mobil, serta aki. Padahal jarak tempuh praktis tidak bertambah banyak.

    Rekomendasi Interval Servis Berkala

    Menimbang kondisi itu, Auto2000 merekomendasikan penggunaan waktu (time-based) untuk menghitung interval servis berkala, yaitu setiap 6 bulan sekali, khususnya buat mobilitas perkotaan. Tapi kalau ternyata jarak tempuh mobil sudah melewati 10.000 km padahal belum 6 bulan, sebaiknya segera servis berkala.

    Ingat, jangan tunggu mencapai 6 bulan jika mobil mobil Anda masuk dalam kategori ‘high usage’. Banyak komponen kendaraan wajib dicek ulang untuk memastikan tak ada potensi rusak. Oli juga harus diganti secara berkala supaya tak kehilangan kemampuannya dalam melindungi mesin, termasuk cairan lain seperti radiator coolant dan brake fluid.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kakao RI Rontok Gara-gara Iklim & Pohon Uzur

    Kakao RI Rontok Gara-gara Iklim & Pohon Uzur


    Jakarta

    Produksi kakao Indonesia turun drastis dalam dua dekade terakhir. Berdasarkan data International Cocoa Organization (ICCO) tahun 2025, produksi kakao nasional hanya mencapai 200 ribu ton per tahun. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan dengan tahun 2005-2006 yang mencapai sekitar 590 ribu ton per tahun.

    Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti, menjelaskan penurunan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya perubahan iklim dan usia tanaman kakao yang sudah tua.

    “Iklim jelas menjadi faktor utama. Selain itu, banyak pohon kakao yang sudah tua, makanya dibutuhkan solusi, baik dari sisi pengembangan teknologi maupun pemeliharaan,” ujar Widiastuti dalam peringatan Hari Kakao 2025 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    Untuk mengatasi penurunan ini, pemerintah berencana melakukan program replanting nasional mulai 2026. Kebijakan tersebut akan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao Indonesia.

    By design, 2026 akan mulai dirancang replanting. Itu kebijakan dari Menko Pangan, dan saat ini sedang diselaraskan sebelum dijalankan,” tambah Widiastuti.

    Pemerintah menargetkan, melalui program tersebut, Indonesia dapat kembali menempati posisi sebagai produsen kakao terbesar kedua di dunia.

    “Sekarang kita di peringkat ketujuh dengan produksi 200 ribu ton. Kalau targetnya kembali ke peringkat kedua, berarti sekitar dua tahun setelah replanting diharapkan produksi bisa mencapai 500 ribu ton,” jelasnya.

    Penurunan produksi ini berdampak pada meningkatnya impor biji kakao untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan di dalam negeri. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun 2024, impor biji kakao Indonesia mencapai 157 ribu ton.

    Lihat juga Video: Membuat Cokelat Tanpa Biji Kakao Bisa Jadi Solusi Ramah Lingkungan

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com