Tag: sahur

  • Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur karena Bikin Lemas


    Jakarta

    Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa makanan justru bisa membuat tubuh menjadi lemas. Oleh karena itu, penting menghindari 5 makanan ini saat sahur.

    Umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa disunnahkan untuk sahur. Dengan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman, sebagai bekal untuk puasa seharian.

    Namun, pilihan menu sahurnya tidak boleh sembarangan. Karena sahur ditujukkan untuk menguatkan fisik saat puasa, sehingga disarankan menghindari makanan-makanan yang justru membuat tubuh lemas.


    Mengonsumsi makanan memang bisa menambah energi dan asupan nutrisi, tetapi ada juga makanan yang justru memberikan efek sebaliknya.

    Oleh karena itu, ketika sahur, umat muslim disarankan menghindari 5 makanan yang bikin lemas ini. Merangkum beberapa sumber, berikut daftarnya!

    1. Karbohidrat olahan

    Ada Pastry hingga Kopi Berlapis Emas di Kafe Milik Salt BaeKarbohidrat olahan, seperti pastry dan kue sebaiknya tidak dimakan saat sahur. Foto: Instagram/kapicciiiinoo

    Meskipun karbohidrat dibutuhkan tubuh untuk menambah energi, tetapi kamu tidak dianjurkan mengonsumsi karbohidrat olahan. Karbohidrat olahan contohnya pastry, kue, donat, atau sereal.

    Makanan-makanan ini hanya memberi rasa kenyang dan kepuasan sesaat karena nutrisi sebenarnya rendah.

    Melansir eatthis.com (27/10/23), makanan, seperti pastry atau croissant kenyataannya dibuat dari karbohidrat sederhana yang sebagian besar terbuat dari tepung putih.

    Mengonsumsi karbohidrat ini bisa meningkatkan lonjakan gula darah yang tajam, tetapi kemudian gula darah mengalami penurunan. Hal inilah yang membuat seseorang lebih cepat lapar.

    Jika ingin tetap mengonsumsi karbohidrat seperti roti atau kue, pilihlah yang terbuat dari gandum utuh atau karbohidrat kompleks. Sebab, makanan itu bisa memberi energi berkelanjutan.

    Kombinasikan juga dengan protein, seperti telur agar perut lebih kenyang dan nutrisi yang didapat optimal.

    2. Makanan gurih

    Ilustrasi keripik tempeMakanan gurih, seperti keripik atau yang mengandung banyak msg juga perlu dihindari. Foto: Getty Images/Edy Gunawan

    Makanan gurih memang nikmat, tetapi asupannya perlu diperhatikan. Ketika sahur, kamu sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih, misalnya keripik gurih atau makanan lain yang mengandung banyak msg atau kecap asin.

    Sebab, makanan seperti ini hanya membuat kamu menjadi haus lebih cepat.

    Para ilmuwan yang disebut di eatthis.com mengungkap kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan seseorang merasa puas.

    Namun, hal tersebut bisa menciptakan lingkaran setan. Sebab, camilan asin seperti keripik mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan.

    Seorang ahli diet, Destini Moody, RDN, juga menambahkan, camilan gurih seperti ini bisa membuat kamu lebih cepat lapar. Memungkinkan kamu memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya akan berlanjut seperti itu.

    Daftar makanan lain yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Minuman berkafein

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMinuman berkafein seperti kopi dan teh tidak menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Pecinta kopi atau teh sebaiknya juga memperhatikan waktu mengonsumsi minuman ini. Kopi dan teh merupakan dua jenis minuman berkafein yang memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

    Minum minuman berkafein bisa menimbulkan efek kecemasan hingga insomnia. Oleh karena itu, minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur karena tidak bisa menghidrasi tubuh.

    Minuman ini hanya membuat para umat muslim yang berpuasa merasa haus sepanjang hari.

    4. Gorengan

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengGorengan seperti kentang goreng juga jangan dimakan saat sahur. Foto: Getty Images/Rafa Jodar

    Makanan berminyak, seperti gorengan juga perlu dihindari saat sahur. Makanan ini mengandung lemak yang akan disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak.

    Membutuhkan waktu lebih lama agar makanan ini dicerna tubuh. Sehingga, tubuh perlu kerja ekstra untuk mencerna dan memecah makanan ini.

    Mengonsumsi makanan lemak berlebih memang meningkatkan rasa kenyang, tetapi hanya sesaat. Tanpa diimbangi atau mengonsumsi makanan protein atau serat apapun, gorengan bisa membuatmu merasa cepat lapar dan lemas.

    5. Makanan olahan

    Makanan olahan umumnya mengandung banyak gula, garam, dan pengawet. Makanan ini juga melewati berbagai macam proses ketika dibuat di pabrik.

    Bahan pengawet itulah yang bisa membuat seseorang merasa kembung dan menjadi lemas. Membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat menjalani hari.

    Nutrisi didalamnya juga sangat minim, sehingga tidak dapat disebut memberikan energi tubuh.

    Saat sahur, kamu juga perlu menghindari makanan olahan. Misalnya, sosis, nugget, makanan kemasan lainnya atau makanan beku (frozen food).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Puasa Lancar, 3 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Jakarta

    Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim harus menahan lapar dan haus sampai waktu adzan Maghrib. Sayangnya, masih banyak orang yang mengkonsumsi makanan secara kalap selepas berbuka sampai sahur.

    Padahal, ada berbagai jenis makanan yang sebaiknya dihindari, terutama ketika santap sahur. Waktu sahur memang digunakan untuk menyantap makanan. Namun, bukan berarti segala lauk pauk ditelan ke dalam perut.

    Sebab, ada sejumlah makanan yang dapat memberikan energi lebih selama berpuasa. Tapi ada juga makanan yang justru menimbulkan efek samping, sehingga bikin lemas dan cepat lapar.


    Lantas, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Saat sahur, asupan makanan yang tepat membuat seseorang memiliki sumber energi yang cukup untuk menjalani puasa. Rasulullah SAW telah bersabda “Makanlah sahur, karena dalam sahur ada berkah.” (HR Bukhari 1923; Muslim 1095).

    Mengutip situs Masnad, berikut sejumlah jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur:

    1. Makanan Asin

    Jenis makanan yang pertama adalah makanan asin seperti keripik, keju, atau mie instan yang mengandung banyak garam. Sebab, mengkonsumsi makanan asin kurang baik dikonsumsi ketika sahur karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat seseorang menjadi haus di siang hari.

    Agar tidak dehidrasi seharian, usahakan hindari makan-makanan asin yang tinggi natrium. Kalau terpaksa untuk mengkonsumsinya, disarankan cek dahulu label nutrisi di kemasan. Pastikan makanan tersebut memiliki kandungan natrium di bawah 100 gram.

    2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

    Sebenarnya, lemak sangat penting dikonsumsi manusia sehari-hari. Akan tetapi, masih banyak orang mengkonsumsi lemak jenuh yang mana justru memiliki risiko terhadap kesehatan.

    Sebagai informasi, lemak jenuh umumnya berasal dari makanan yang digoreng, daging olahan, susu tinggi lemak, kue-kue manis, hingga keripik. Jenis-jenis makanan tersebut sebaiknya dihindari ketika santap sahur.

    Soalnya, makanan yang tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan heartburn atau sensasi terbakar/panas di dada yang dapat memperparah refluks asam dan peradangan. Selain itu, jumlah kalori yang besar dapat mempengaruhi berat badan menjadi naik.

    Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh saat sahur. Selain lebih sehat, hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah terserang kolesterol.

    Sebagai alternatif, disarankan mengganti jenis lemak jenuh menjadi sumber lemak yang lebih sehat. Beberapa makanan yang bisa dipilih di antaranya minyak zaitun, alpukat, ikan omega 3 dan omega 6, serta kacang-kacangan.

    3. Makanan Manis

    Mengkonsumsi makan-makanan manis dapat membuat mood seseorang menjadi bahagia. Namun, tidak disarankan menyantap makanan manis ketika sahur.

    Sebab, makanan manis mengandung tinggi kalori yang mana membuat seseorang kekurangan energi sepanjang hari. Alhasil, orang yang terlalu banyak makan gula saat sahur hanya akan mendapati tubuhnya lesu, terlebih 1-2 jam setelahnya.

    Hal ini karena makanan yang mengandung gula sederhana dapat melepaskan energi dalam waktu cepat dan singkat. Selain itu, makanan ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat tubuh jadi terasa cepat lelah.

    Sejumlah makanan yang mengandung tambahan gula di antaranya sereal olahan serta karbohidrat olahan, seperti tepung putih, roti putih, dan nasi. Jenis-jenis makanan tersebut mengandung gula sederhana dan rendah serat sehingga menyebabkan cepat lapar.

    Apabila memang sulit menghindari nasi ketika sahur, usahakan perhatikan porsinya agar tidak berlebihan atau bisa diganti dengan kentang. Maka dari itu, menyantap nasi dengan porsi ‘segunung’ pun tidak akan membuatmu kenyang seharian.

    Itu dia ketiga jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur. Kalau terpaksa mengkonsumsi beberapa makanan di atas, sebaiknya jangan terlalu banyak porsinya.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Bolehkah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib Setelah Haid?

    Arina Yulistara – wolipop

    Sabtu, 08 Mar 2025 03:00 WIB





    Anda menyukai artikel ini

    Jakarta

    Sering bertanya-tanya, bolehkah sahur dulu baru mandi wajib? Mari cari tahu jawabannya di sini.

    Salah satu persiapan penting sebelum berpuasa selama Ramadhan adalah makan sahur. Sahur dianjurkan karena mengandung banyak keberkahan.

    Meski demikian, ada kondisi tertentu yang mungkin membuatmu ragu, seperti ketika masih dalam keadaan junub atau memiliki hadas besar sebelum sahur. Apakah tetap boleh makan sahur sebelum mandi wajib? Bagaimana pengaruhnya terhadap keabsahan puasa?


    Dalam ajaran Islam, kesucian sangat ditekankan dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam beribadah. Mandi wajib menjadi salah satu cara untuk mensucikan diri dari hadas besar, termasuk setelah berhubungan suami-istri, mimpi basah, haid, atau nifas.

    Beberapa dari kamu mungkin pernah mengalami situasi di mana tidak sempat mandi sebelum sahur dan harus menunda hingga setelah waktu Subuh tiba. Hal ini kemudian kerap menimbulkan pertanyaan, bolehkah sahur dulu baru mandi wajib?

    Mari simak penjelasan berdasarkan hadis dan pendapat para ulama mengenai pertanyaan, bolehkah sahur dulu baru mandi wajib?

    Apakah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib Diperbolehkan?

    mandi wajib ramadhanmandi wajib ramadhan Foto: Getty Images/iStockphoto/Ekaterina79

    Berdasarkan situs Kementerian Agama, jawabannya boleh. Kamu tetap diperbolehkan makan sahur meskipun dalam keadaan junub dan belum mandi wajib.

    Ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Aisyah RA dan Ummu Salamah RA:

    “Rasulullah SAW pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub karena berjima’. Kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa.” (HR. Bukhari & Muslim)

    Hadis ini menunjukkan bahwa keadaan junub tidak membatalkan puasa. Artinya, kamu yang sahur dalam keadaan belum mandi wajib tetap sah puasanya selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

    Pandangan Ulama tentang Mandi Wajib Setelah Sahur

    Halaman 2 dari 3

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”7812536″ dtr-ttl=”Bolehkah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib Setelah Haid?”>

    Pandangan Ulama tentang Mandi Wajib Setelah Sahur

    Niat Mandi Wajib Perempuan

    Foto: Getty Images/iStockphoto/Rachaphak

    Mengenai hal ini, Muh. Hambali dalam bukunya yang berjudul Panduan Muslim Kaffah Sehari-Hari dari Kandungan hingga Kematian menyatakan bahwa mayoritas ulama, yakni keempat mazhab, Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali, sepakat bahwa puasa seseorang tetap sah puasanya meskipun ia memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub.

    Meski puasa tetap sah namun ia tetap wajib menyegerakan mandi junub agar bisa menunaikan salat Subuh tepat waktu. Hal ini disebukan dalam sebuah hadis yang berbunyi;

    “Orang yang berpuasa boleh menunda mandi junub hingga waktu setelah fajar terbit. Tetapi, lebih utama adalah ia menyegerakan mandi wajib sebelum terbit fajar atau sebelum subuh.” (Syeikh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki dalam Ibanatul Ahkam)

    Hukum Puasa Bagi yang Sahur Dulu Baru Mandi Wajib

    Halaman 3 dari 3

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”7812536″ dtr-ttl=”Bolehkah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib Setelah Haid?”>

    Hukum Puasa Bagi yang Sahur Dulu Baru Mandi Wajib

    shower with flowing water and steam, closeup view

    Foto: Getty Images/iStockphoto/Rachaphak

    Menurut para ulama, puasa tetap sah meskipun kamu belum mandi wajib sebelum Subuh. Hal ini didasarkan pada beberapa poin berikut:

    1. Syarat puasa tidak perlu suci dari hadas besar

    Dalam Islam, syarat sah puasa adalah niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Kesucian dari hadas besar bukan syarat sah puasa, melainkan menjadi syarat sah salat.

    2. Sesuai hadis

    Ini sesuai hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA dan Ummu Salamah RA menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sendiri pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub. Kemudian mandi wajib setelahnya dan tetap berpuasa.

    3. Tidak ada larangan dalam Al Quran

    Tidak ada dalil yang melarang kamu berpuasa dalam keadaan junub. Oleh sebab itu, menunda mandi wajib hingga setelah Subuh tidak membatalkan puasa. Namun sengaja menunda mandi hingga lewat waktu salat Subuh tidak diperbolehkan dan berdosa.

    Jadi, berdasarkan dalil dan pandangan ulama, jawaban dari pertanyaan bolehkah sahur dulu baru mandi wajib? Jawabannya boleh.

    Meski belum mandi wajib, puasanya tetap sah. Namun kamu harus segera mandi setelah masuk waktu Subuh agar dapat melaksanakan salat Subuh. Oleh karena itu, jika memungkinkan, sebaiknya mandi wajib sebelum sahur agar lebih tenang.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Resep Sup Ayam Sayuran yang Gurih Pedas Kaldunya

    Jakarta

    Sup ayam kampung berkaldu bening ini cocok untuk sahur atau makan malam. Selain daging ayam ditambah juga sayuran. Irisan cabenya memberi rasa sedikit pedas.

    Tergolong sebagai ‘comfort food’ sup ayam memang lezat rasanya. Kaldunya jernih dengan rasa gurih kaldu ayam. Semakin segar ditambah sayuran sebagai isiannya.

    Kali ini kamu bisa meracik dengan sedikit tambahan cabe merah sehingga rasanya sedikit pedas menyengat. Menambah segar rasa kaldunya. Sup ayam kampung ini gampang dibuat. Ikuti saja tahapan pembuatannya berikut ini.


    Resep Sup Ayam Sayuran

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : sup

    Bahan Bahan

    • 1,5 liter air
    • ½ ekor ayam kampung, potong-potong
    • 1 batang daun bawang, potong 3 bagian
    • 1 batang seledri, ikat
    • 2 sdm minyak sayur
    • 20 g bawang bombay, iris kasar
    • 1 siung bawang putih, memarkan
    • 100 g wortel, potong kasar
    • 300 g kentang, kupas, potong kasar
    • 1 buah tomat, potong-potong
    • 2 buah cabe merah, iris kasar
    • ½ sdt merica bubuk
    • ½ sdt pala bubuk
    • 2 sdt garam
    • Taburan:
    • 2 sdm daun seledri, iris kasar
    • 2 sdm bawang merah goreng

    Cara Memasak:

    1. Didihkan air dalam panci, masukkan potongan ayam.
    2. Masak hingga mendidih, tambahkan daun bawang dan seledri.
    3. Didihkan dengan api kecil hingga ayam empuk dan kuahnya bening.
    4. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga wangi. Angkat.
    5. Masukkan ke dalam kaldu berisi potongan ayam.
    6. Tambahkan wortel, kentang, tomat dan cabe.
    7. Masukkan pala, merica dan garam
    8. Masak dengan api kecil hingga sayuran lunak.
    9. Angkat, beri bahan Taburan.
    10. Sajikan hangat.
    Cara Membuat Ayam Bakar BBQ yang Empuk JuicyAyam negeri bisa jadi pilihan untuk sup ayam. Foto: iStock

    Tips membuat sup ayam dan sayuran:

    1. Untuk sup ini bisa dipakai ayam negeri yang sedang besarnya. Kaldu akan lebih gurih dan sedikit berminyak.
    2. Irisan cabe bisa ditambahkan terakhir jika ingin rasa tak terlalu pedas.

    Simak Video “Video: Jangan Lupa Makan Sayur Buah Saat Sahur untuk Tahan Lapar!
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com