Tag: sambutan

  • Fokus Jualan SUV, Ini Beda Mobil Omoda dan Jaecoo

    Fokus Jualan SUV, Ini Beda Mobil Omoda dan Jaecoo



    Wuhu

    Omoda dan Jaecoo berada di bawah bendera yang sama. Namun dua merek itu mengincar konsumen yang berbeda.

    Ada beberapa merek di bawah naungan Chery Group. Salah satunya adalah Omoda & Jaecoo. Kedua merek tersebut berdiri di bawah bendera yang sama. Kendati demikian secara produk Omoda dan Jaecoo berdiri sendiri.


    Namun yang jelas keduanya fokus di model SUV dan Crossover. Tapi urusan segmentasi, Omoda dan Jaecoo berbeda.

    “Jadi dari pandangan saya, khusus Omoda kami lebih percaya diri dengan crossover, sementara Jaecoo lebih elegan dan kental nuansa off road,” kata CEO of Omoda & Jaecoo International Shawn Xu ditemui di OJ Building, Wuhu, Anhui, Selasa (21/10/2025).

    Di Indonesia, Jaecoo sudah berdiri sendiri dan memiliki empat model yang dijual secara resmi. Keempat model itu adalah Jaecoo J8 SHS Ardis, Jaecoo J7 SHS, Jaecoo J8 Ardis, dan Jaecoo J7 AWD. Jaecoo bakal membidik konsumen premium yang mencari SUV dengan kapabilitas off road.

    “Desainnya (Jaecoo) unik, berbeda dengan model lainnya. Identitas kuat itu bikin konsumen jadi lebih percaya diri,” lanjut Shawn.

    Kalau Jaecoo sudah berdiri sendiri, Omoda sebelumnya dijual di bawah bendera Chery. Omoda mengincar konsumen yang lebih muda. Hal itu juga bisa dilihat dari desainnya yang agresif, cocok buat anak muda.

    “Dari mobilnya kami menargetkan konsumen muda. Seperti kemarin kami meluncurkan Ultra pada Omoda O4. Mobil itu mendapat sambutan positif dari banyak pihak,” terang Shawn.

    “Kami tidak hanya membuat mobil yang memiliki fungsi dengan baik tapi juga membangun komunikasi dengan konsumen jadi mereka tidak hanya menikmati mobilnya, tapi juga suasananya. Jadi hal inilah yang kami upayakan,” pungkasnya.

    (dry/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 143 Fresh Graduates Siap Tembus Dunia Media Digital!

    143 Fresh Graduates Siap Tembus Dunia Media Digital!



    Jakarta

    Antusiasme peserta MagangHub terlihat di Auditorium Menara Bank Mega pada Senin (20/10/2025). 143 Peserta mengikuti kegiatan onboarding program MagangHub x Detikcom, CNN Indonesia dan Trans TV, siap menembus dunia digital!

    143 Fresh graduates yang lolos seleksi Magang Hub di Transmedia itu rinciannya 50 orang di detikcom, 47 orang di CNN Indonesia dan 46 di Trans TV.


    Acara dibuka dengan menyaksikan secara bersama-sama siaran langsung kanal YouTube Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), yang menandai dimulainya program MagangHub 2025 secara nasional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan dan pengenalan budaya kerja dari Transmedia.

    Director of Transmedia Latif Harnoko memperkenalkan sekilas mengenai CT Corp dan nilai-nilai kerja di lingkungan Transmedia. Ia menegaskan bahwa detikcom memiliki integritas kuat di dunia media digital karena gaya bahasanya yang seragam dan konsisten di setiap kanal. Dilanjutkan Department Head Human Capital Transmedia Yenita Achyar yang memperkenalkan jajaran HRD dari detikcom, Trans TV, dan CNN Indonesia.

    Setelah sesi pembukaan, Organization Development Transmedia Irsyad memberikan Company Introduction yang memperkenalkan struktur dan ekosistem kerja lintas divisi di Transmedia.

    Kemudian Section Head Human Capital detikcom Nanang Supriyatna yang memaparkan Program Overview MagangHub. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan prosedur dan administrasi selama masa magang.

    “Intinya banyak hal teknis yang mau nggak mau teman-teman harus jalani. Misalnya, kalau absen ya harus absen di aplikasi,” tutur Nanang.

    detikcom sendiri menyaring sebanyak 2.950 pendaftar, hanya 50 peserta terpilih yang berhasil bergabung melalui program MagangHub Kemnaker Batch 1 yang akan berlangsung selama 6 bulan ke depan hingga April 2026.. Para peserta ini akan menempuh masa magang di berbagai divisi digital, mulai dari redaksi hingga pengembangan konten kreatif.

    Kegiatan onboarding ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk memahami budaya kerja profesional di industri media digital sekaligus menyiapkan diri berkontribusi dalam ekosistem Transmedia.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Asphirasi Dukung Kampung Haji Indonesia di Makkah, Ajak Pengusaha Investasi



    Jakarta

    Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (Asphirasi) mendukung rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Pihaknya mengajak para pengusaha ikut berinvestasi.

    Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan, Investasi, Sponsorship & Pengembangan Bisnis Asphirasi H. M. Tauhid Hamdi mengatakan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah merupakan program yang sedang dikaji dan disusun oleh Pemerintah Indonesia.

    “Asphirasi juga mengajak bapak ibu untuk program-program investasi yang akan dilakukan nanti di Arab Saudi, termasuk program Kampung Haji,” ujar Tauhid dalam sambutan acara pelatihan penyusunan laporan keuangan dan perpajakan yang digelar Asphirasi di Ballroom BSI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024).


    Lebih lanjut, Tauhid juga berharap agar lebih banyak pengusaha Indonesia yang melakukan investasi di Arab Saudi.

    “Kita tahu bahwa banyak teman-teman yang sudah membuat restoran di Saudi, di Makkah dan Madinah. Ini merupakan bentuk perwujudan program pemerintah yang ingin membangun perkampungan haji,” lanjut Tauhid.

    Tauhid juga menyebut sudah banyak pengusaha asal Indonesia yang memiliki restoran di Makkah dan Madinah. Asphirasi mendukung penuh para investor yang ingin lebih lanjut berbisnis di Arab Saudi.

    “Baik itu hotel, transportasi, katering karena sudah banyak orang-orang yang membangun restoran di Makkah dan Madinah. Jadi bukan hanya agen travel haji dan umroh tapi juga investasi untuk berbagai usaha,” kata Tauhid.

    Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah merupakan keinginan Presiden Prabowo Subianto sebagaimana dikatakan Wamenag Romo HR Muhammad Syafi’i. Keinginan Prabowo ini berangkat dari kerisauan melihat keberadaan jemaah haji asal Tanah Air yang tidak mendapatkan layanan maksimal.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag Upayakan Kambing Dam Haji Dapat Disembelih dan Dibagikan di Indonesia



    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) RI saat ini tengah mengupayakan agar kambing Dam haji jemaah Indonesia nantinya dapat disembelih dan didistribusikan langsung untuk masyarakat Indonesia. Hal ini bahkan telah dibahas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah.

    Niat baik ini juga disampaikan Menag Nasaruddin dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BPKH di Gedung DPR, Senayan Jakarta yang disiarkan langsung melalui YouTube DPR RI, Senin (6/1/2025).

    Menag Nasaruddin menyampaikan hal ini setelah pembahasan penetapan biaya haji 1446 H/2025 M.


    Perjuangan untuk menyembelih Dam haji di Indonesia merupakan salah satu langkah untuk memberi kebermanfaatan bagi masyarakat Indonesia.

    “Pembicaraan dengan menteri haji, kami menanyakan apakah boleh dam dilaksanakan di Tanah Air dengan berbagai macam pertimbangan dan dari segala sudut syariah untuk menghindari masalah-masalah,” ujar Menag Nasaruddin.

    Menag Nasaruddin telah menyampaikan hal ini pada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq dan ditanggapi dengan baik.

    “Itu telah dijawab oleh menteri haji, kami tidak perlu mengurus lagi pengalengan, mengurus penyembelihan. Karena 1/5 jemaah haji dari Indonesia dan pemerintah Saudi akan merasa terbantu,” jelas Menag Nasaruddin.

    Meskipun mendapat sambutan baik, namun Menag tetap harus mengkaji dan menunggu hasil keputusan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) selaku pemegang kewenangan yang mengeluarkan fatwa.

    “Kami sedang bernegosiasi dengan MUI selaku yang mempunyai kewenangan, selaku yang mempunyai fatwa,” tegas Menag Nasaruddin.

    Menag juga menyampaikan perkiraan, bahwa jika nantinya disetujui dan sesuai dengan syariat yang berlaku maka akan ada lebih dari 200 ribu kambing Indonesia yang akan disembelih di Indonesia dan dagingnya akan dinikmati untuk masyarakat Indonesia.

    “Semoga ini memberi kemanfaatan untuk kita. Mohon doanya agar kita diberi hidayah dari Allah SWT agar tidak melanggar syariah sekaligus mendapatkan kebermanfaatan,” pungkas Menag Nasaruddin.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Telah Penuhi Kriteria 5 Pasti



    Makassar

    PT Al Hamdi Global Wisata merayakan hari jadinya yang ke-25 Tahun melalui event bertajuk Celebrating Silver Anniversary di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari ini, Minggu (9/2/2025).

    Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi Sulawesi Selatan, DR. H. Ali Yafied, S.Ag, M.Pd I, yang sekaligus memberikan sambutan pembuka.

    Dalam kesempatan tersebut, Ali Yafied menyampaikan apresiasinya kepada PT Al Hamdi Global Wisata atas kiprahnya selama 25 tahun memfasilitasi umat Islam untuk menjalankan ibadahnya.


    “Saya ucapkan selamat kepada travel Alhamdi di usianya yang ke-25 ini. Alhamdulillah, Alhamdi sangat membantu Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan dalam menjalankan kegiatan dan programnya untuk mendekatkan umat kepada ajaran agamanya,” ujarnya kepada detikHikmah.

    Lebih lanjut, PT Al Hamdi Global Wisata yang telah beroperasi selama selama 25 tahun menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut dalam melayani perjalanan haji dan umrah. Ia berharap agar pihak Alhamdi terus menjaga kepercayaan masyarakat tersebut.

    “Sangat luar biasa, ribuan bahkan mungkin sudah jutaan masyarakat yang telah difasilitasi untuk melaksanakan perjalanan sucinya ke Tanah Suci Makkah dan Madinah… Dan ini saya kira membuat masyarakat juga mempercayai Alhamdi,” tambahnya.

    Lebih lanjut, pria yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel tersebut juga menyatakan bahwa travel haji dan umrah Alhamdi telah memenuhi kriteria 5 Pasti yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.

    “5 Pasti itu sudah ada di travel Alhamdi ya. Pasti Travelnya, Pasti Jadwalnya, Pasti Pemberangkatannya, Pasti Hotelnya, dan Pasti Visanya, ” pungkasnya.

    Selain Kakanwil Kemenag Sulsel, dalam acara tersebut turut hadir pula perwakilan PT. Garuda Indonesia Branch Office Makassar yang memberikan penghargaan kepada Alhamdi Umrah & Hajj Services sebagai Top One Sales Performance Travel Agent Umroh 2024.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Cak Imin Usul Beli Hotel di Makkah dan Madinah sebagai Aset Pelaksanaan Haji



    Jakarta

    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan revolusi penyelenggara haji harus dilakukan. Ia menyebut tiga penyelenggara haji, yaitu kementerian, pengelolaan keuangan haji, serta lembaga pelaksana di daerah dan lokasi haji.

    Menko Pemberdayaan Masyarakat itu mengatakan pentingnya peran Badan Pengelola Keuangan Haji dalam penyelenggaraan haji.

    “Bagaimana duit sebesar itu terkelola menjadi kekuatan yang membaik penuh pelaksanaan haji,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin saat memberi sambutan acara diskusi publik ‘Revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah’ di DPP PKB, Jakarta, Rabu (19/2/2025).


    “Salah satunya, kalau ada duit harus beli hotel di Makkah dan Madinah,” tambahnya.

    Menurutnya, hotel dapat menjadi aset dari pelaksanaan haji setiap tahun.

    “Beli hotel atau bikin kondominium, atau bikin apartemen, atau apa saja. Yang memungkinkan aset itu menjadi lebih produktif,” lanjut Cak Imin.

    Ketum PKB itu juga mengusulkan terkait pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Dengan begitu, Kementerian Haji dan Umrah dipisah dari Kementerian Agama (Kemenag).

    “Dan setiap pelaksanaan saya menuliskan beberapa perbaikan salah satu usulan kita dari awal adalah pemisahan Kementerian Agama dengan Kementerian Haji ini adalah salah satu revolusi penyelenggaraannya,” ungkapnya.

    Usulan itu, lanjut Cak Imin, telah dilaksanakan separuh oleh Presiden Prabowo Subianto dengan pembentukan BP Haji.

    “Alhamdulillah Pak Prabowo telah memulai meskipun baru setengah revolusi. Yaitu ada badan penyelenggara haji tapi belum menjadi kementerian,” jelasnya.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com