Tag: site

  • Menonaktifkan SafeSearch dan Cara Kerjanya Memfilter Konten Vulgar

    Jakarta

    SafeSearch adalah fitur mesin pencari yang untuk menyaring konten eksplisit atau tidak pantas dari hasil pencarian).

    Menonaktifkan SafeSearch bisa jadi pilihan bagi detikers yang ingin mengakses hasil pencarian, tanpa filter pembatasan konten. Namun, terkadang fitur ini juga bisa terlalu membatasi informasi yang dicari.

    Apa Itu SafeSearch?

    SafeSearch berfungsi untuk memfilter konten vulgar/pronografi agar tidak muncul di hasil penelusuran. SafeSearch mengandalkan sistem otomatis machine learning dan berbagai sinyal.


    Fitur SafeSearch bertujuan untuk menjauhkan pengguna dan anak-anak dari hasil pencarian yang tidak diinginkan di Google, YouTube, Bing, dan mesin pencari lainnya.

    Sistem tersebut nantinya akan mengidentifikasi konten vulgar, termasuk kata-kata di web hosting dan link.

    Mesin pencari seperti Google juga memungkinkan pengguna mengubah setelan browser mereka. Maktifkan ataupun menonaktifkan SafeSearch.

    Untuk tahu apakah seluruh situs teridentifikasi sebagai vulgar, pakailah operator penelusuran site: saat SafeSearch aktif.

    Kalau situs tidak muncul dalam hasil penelusuran, artinya Google memfilter situs tersebut saat SafeSearch diaktifkan.

    Mengapa SafeSearch saya diaktifkan dan selalu aktif? SafeSearch aktif untuk memfilter secara otomatis saat sistem Google. Hal ini menunjukkan bahwa kamu mungkin berusia di bawah 18 tahun.

    Kalau kamu tidak bisa mengubah pengaturan SafeSearch, mungkin karena pengaturan tersebut dikendalikan oleh akun, perangkat, atau administrator jaringanmu.

    Cara Menonaktifkan SafeSearch

    SafeSearch bisa untuk dinonaktifkan. Dilansir laman Support Google, kalau kamu punya akun Google sendiri, kamu bisa at mengelola SafeSearch untuk akun pribadi atau browser.

    Berikut adalah cara mematikan pemfilteran SafeSearch di Google:

    • Buka aplikasi Google
    • Di kanan atas, klik foto profil atau inisial kamu.
    • Klik Setelan > SafeSearch.
    • Pilih Nonaktif, Filter, atau Buramkan.
    • Cara Kerja SafeSearch.

    Dikutip dari Google Developers, cara kerja SafeSearch adalah memfilter hasil yang mengarah ke penggambaran visual sebagai berikut:

    • Ketelanjangan.
    • Mainan seks realistis.
    • Konten seksual vulgar dalam bentuk apa pun, termasuk pornografi
    • Layanan kencan atau escort berorientasi seks.
    • Kekerasan maupun adegan menyeramkan.
    • Link ke halaman yang berisi konten pornografi.

    Dengan menonaktifkan SafeSearch, kamu akan mendapatkan hasil pencarian sesuai kebutuhan dengan lebih luas.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Bali Butuh Bandara Baru! Pakar UI Sebut Denpasar Sudah Over Capacity

    Bali Butuh Bandara Baru! Pakar UI Sebut Denpasar Sudah Over Capacity



    Jakarta

    Pembangunan Bandara Bali Utara dinilai cukup penting. Pakar perencanaan lingkungan Universitas Indonesia Dr. Rudy Parluhutan Tambunan M. Si. mengatakan sejumlah alasannya.

    Pemerintah memasukkan Bandara Bali Utara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Desain arsitektur bandara itu juga sudah dirilis pada akhir September di Buleleng. Namun, lokasi belum bisa dipastikan.

    Pemerintah Provinsi Bali sempat mengusulkan lokasi bandara baru itu di Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, tetapi kemudian membatalkan dan mengajukan lokasi baru di Desa Sumberklampok. Sumberklampok berada di perbatasan Kabupaten Buleleng di sisi timur dan Kabupaten Jembrana di sisi barat.


    Desa Sumberklampok dilewati jalan raya provinsi antara Gilimanuk dan Singaraja. Gilimanuk adalah pintu masuk Bali dari Jawa sedangkan Singaraja bekas ibu kota Provinsi Sunda Kecil yang dulunya meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Kalau dilihat urgensinya sangat urgen. Bali itu jadi Origin and Destination, Bali bisa jadi tempat awal perjalanan dan juga tujuan utama wisata. Bali bukan hanya tempat tujuan wisata utama, tapi juga bisa jadi tempat awal perjalanan wisatawan. Kalau wisatawan mau ke Bali atau dari Bali lewat jalur darat, mereka bisa naik kapal menyeberang ke timur menuju NTB. Untuk perjalanan udara, semua penerbangan utama bertumpu di Bandara Ngurah Rai, Denpasar,” kata Rudy dalam perbincangan dengan detikTravel, Kamis (9/10.2025).

    “Karena semua bertumpu di Denpasar, implikasinya banyak, mulai over destination, over capacity, hingga mengakibatkan perubahan land use sekitar kabupaten Karangasem, Badung, dan Gianyar. Akhirnya, lokasi-lokasi pertanian yang selama ini menjadi destinasi andalan Bali justru hilang,” ujar Rudy.

    Rudy, yang juga menjadi dosen di Sekolah Ilmu Lingkungan UI itu, membandingkan kondisi Bali selatan dan bali utara. Dia menilai bahwa Bali selatan lebih unggul soal pertanian ketimbang Bali utara. Soal lain adalah kapasitas transportasi Bali selatan.

    “Subak di Bali utara berfungsi sebagai sistem tata air tradisional. Namun, di daerah utara curah hujannya lebih sedikit dibandingkan bagian selatan, jadi kalau mau mengembangkan pertanian sawah di sana kurang ideal,” kata dia.

    “Pada aspek transportasi, arus transportasi menuju Denpasar sudah melebihi kapasitas, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan wisatawan. Karena itu, perlu ada pengaturan supaya aktivitas di kota tidak terlalu menumpuk hanya di bagian selatan, timur, atau barat. Jadi, aktivitas perkotaan harus dibagi lebih merata antara bagian selatan, timur, barat, dan tengah Bali. Dengan begitu, transportasi juga bisa diselaraskan agar lebih seimbang dan tidak terlalu padat di satu titik saja,” dia menjelaskan.

    Rudy mengingatkan kendati diperlukan, pembangunan Bandara Bali Utara diminta untuk memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, tidak hanya ekonomi. Apalagi, berkaca kepada peristiwa saat Bali terendam banjir setelah hujan dua hari beruntun.

    Ya, salah satu alasan utama Bandara Bali utara dibangun adalah dengan tujuan mendorong pemerataan perkembangan ekonomi dan pariwisata di Bali Utara yang selama ini dinilai kurang berkembang. Dengan adanya bandara baru, akses ke wilayah utara digadang-gadang menjadi lebih mudah dan berdampak membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing Bali sebagai destinasi wisata dan pusat bisnis di Indonesia.

    “Nah, ini perlu dipertimbangkan beberapa kejadian akibat perubahan iklim dan cuaca, musim pun tidak lagi sesuai dengan garis khayal musiman. Pemilihan site lokasinya harus benar-benar cermat dari aspek topografi, iklim dan cuaca, dan kegiatan sekitarnya, karena kalau kita memilih bandara itu terkait keselamatan penerbangan, selamat mendarat dan selamat berangkat,” kata Rudy.

    (fem/ddn)



    Sumber : travel.detik.com