Tag: slip

  • Ada Gigi L di Mobil Matic, Kapan Dipakai?


    Jakarta

    Ada gigi ‘L’ di transmisi mobil matic. Kapan dipakainya ya?

    Tuas transmisi mobil matic terdiri dari beberapa fungsi. Masing-masing fungsinya berbeda dan disimbolkan dengan huruf di sisinya. Paling atas biasanya huruf P yang berarti Park digunakan saat kendaraan parkir. Pada posisi ini, transmisi dikunci untuk mencegah kendaraan bergerak. Mesin juga dapat dihidupkan saat tuas transmisi berada di posisi ini.


    Gigi L di Mobil Matic, Kapan Dipakai?

    Di bawah P, biasanya ada R yang berarti Reverse. Pindahkan tuas transmisi kamu ke R saat memundurkan mobil. Selanjutnya ada N alias Neutral. Pada posisi N, posisi transmisi dibebaskan. Selanjutnya ada D yang berarti Drive. Tuas transmisi D digunakan saat mobil dikendarai dengan normal. Pada posisi ini, gigi akan diatur secara otomatis menyesuaikan dengan kecepatan kendaraan.

    Nah di beberapa mobil, di bawah D ada juga gigi L. Salah satunya di Mitsubishi Xpander. Tapi tahu nggak kamu L ini artinya apa dan kapan harus digunakan? Dikutip dari buku panduan manual Xpander, gigi L atau Low digunakan saat mengemudi di jalanan menanjak yang sangat curam. Selain itu bisa juga digunakan untuk pengereman mesin atau engine brake pada kecepatan rendah saat berkendara menuruni jalanan yang curam. Namun diingatkan agar tak memindahkan tuas transmisi ke L secara mendadak.

    “Pengereman mesin secara mendadak dapat menyebabkan ban slip. Pilih posisi ini sesuai dengan kondisi jalan dan kecepatan kendaraan,” demikian peringatannya.

    Laman JDPower juga menjelaskan posisi L pada mobil matic bisa digunakan dalam kondisi tertentu sebagai berikut:

    – Saat menarik beban berat
    – Mengemudi di jalan menanjak
    – Mengemudi di jalan menurun
    – Bermanuver pada kecepatan rendah
    – Kondisi jalan buruk

    Jangan Pakai Gigi L saat Berkendara Normal

    Perlu digarisbawahi, saat tuas transmisi berada di posisi L itu jangan digunakan untuk berkendara di kondisi normal. JDPower menyebut, memposisikan transmisi pada gigi rendah akan membuat mesin berputar lebih cepat dan menghasilkan RPM yang lebih tinggi. Alhasil, bahan bakar jadi lebih boros. Tak cuma itu, mesin dan transmisi juga jadi lebih cepat aus.

    “Jika kondisi tidak memerlukan mode ‘L’ selalu kembalikan transmisi ke posisi ‘D’” demikian penjelasannya.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Biar Anak dan Lansia Aman, Begini Cara Desain Tangga Rumah yang Tepat!

    Biar Anak dan Lansia Aman, Begini Cara Desain Tangga Rumah yang Tepat!


    Jakarta

    Tangga merupakan salah satu area di mana penghuni mesti berhati-hati. Area tersebut curam sehingga penghuni berisiko untuk tergelincir dan terjatuh.

    Oleh karena itu, pemilik rumah perlu mengamankan tangga, terutama kalau ada penghuni anak-anak atau lansia. Selain memilih desain yang aman, pemilik perlu menyiasati agar penghuni bisa naik turun tangga dengan aman dan nyaman.

    Bagaimana cara bikin tangga aman buat keluarga di rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bikin Tangga Aman buat Keluarga

    Inilah tips membuat tangga lebih aman untuk penghuni rumah, dikutip dari Darcy Joinery, Selasa (21/10/2025).

    1. Pagar Pengaman

    Jika ada anak-anak di rumah, sebaiknya pasang pagar pengaman di atas dan bawah tangga. Pastikan untuk memasang pagar dengan kuat dan selalu dalam keadaan tertutup ketika tidak digunakan.

    2. Alas Anti Slip

    Supaya penghuni rumah enggak tergelincir di tangga, pemilik bisa pasang alas atau stiker anti slip. Alas itu membantu memberikan cengkraman dan stabilitas ekstra sehingga penghuni tak mudah jatuh. Lalu, pilih alas berwarna cerah agar anak tangga lebih terlihat.

    3. Railing Pengaman

    Pasang railing tangga yang kokoh sebagai pegangan buat penghuni rumah. Pegangan ini membantu memberikan dukungan saat naik turun tangga. Pemilik juga bisa menambahkan agar ada pegangan di kedua sisi tangga.

    4. Pencahayaan

    Pastikan area tangga cukup terang untuk mencegah penghuni tersandung. Mereka bisa salah injak karena tidak bisa melihat anak tangga dengan jelas. Jika perlu, pasang lampu tambahan supaya tangga lebih terang.

    5. Bebas Barang Berserakan

    Selain itu, tangga harus bebas dari barang-barang yang berserakan. Barang tersebut dapat menyebabkan penghuni rumah tersandung dan terjatuh.

    Itulah tips bikin tangga aman buat keluarga di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com