Tag: suzuki indomobil sales

  • Pentingnya Fitur ESP saat Musim Hujan Tiba



    Jakarta

    Libur akhir tahun 2023 sudah di depan mata nih, pasti banyak di antara detikers yang ingin pergi liburan. Tapi ingat ya detikers, menjelang akhir tahun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di Indonesia akan terus mengalami peningkatan hingga Februari 2024 mendatang.

    Nah jika detikers pergi berlibur akhir tahun dengan mengendarai mobil, detikOto ingatkan agar lebih waspada dan lebih memanfaatkan fitur terbaik pada kendaraan detikers. Seperti yang diingatkan Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi dalam siaran resmi yang diterima detikOto.

    Hariadi menerangkan selain berhati-hati dalam menyetir, pengemudi juga bisa meningkatkan keselamatan berkendaranya dengan memanfaatkan fitur Electronic Stability Program (ESP) seperti fitur yang ada pada mobil Suzuki. Soalnya Fitur ini punya peran signifikan untuk menjaga mobil tetap stabil dan memberi kontrol lebih pada pengemudi dalam kondisi berbahaya.


    “Fitur ESP ini sangat penting peranannya dalam menjaga keselamatan saat berkendara. Di jalan banyak ditemui kejadian tidak terduga, terlebih pada saat hujan. Dengan membiarkan fitur ESP aktif, pengemudi dapat lebih rileks saat mengemudi karena ESP akan berperan cepat mendeteksi kondisi perjalanan dan manuver mobil, serta secara otomatis melakukan koreksi dari sistem pengereman maupun kestabilan jika diperlukan untuk mendapatkan traksi terbaik yang memberikan rasa aman bagi pengemudi. Sebagian besar model mobil penumpang Suzuki juga telah dilengkapi ESP seperti Grand Vitara, New XL7 Hybrid, All New Ertiga Hybrid, Baleno, Jimny, Ignis hingga S-Presso,” tutur Hariadi.

    Tapi apa sih fitur ESP (Electronic Stability Program)? Secara umum, ESP merupakan sebuah sistem keselamatan aktif yang dirancang untuk membantu menjaga stabilitas saat menikung jika roda depan atau roda belakang tergelincir, serta mempertahankan traksi pada saat terjadi percepatan pada permukaan jalan yang tidak rata atau licin.

    Dengan kata lain, ketika Electronic Stability Program(ESP) mendeteksi potensi selip atau kehilangan traksi pada roda, maka sistem ESP akan secara otomatis merespon dengan cara mengurangi tenaga mesin atau membagi tenaga pada roda penggerak yang lebih memerlukan, serta mengendalikan tekanan pengereman kepada roda secara selektif sehingga mengurangi resiko kecelakaan.

    Fitur ESP pada Grand VitaraFitur ESP pada Suzuki Grand Vitara Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales

    Keragaman Fungsi pada Fitur ESP

    Fitur ESP dapat mengendalikan 4 sistem keselamatan aktif, antara lain Anti-lock Brake System (ABS), Sistem Brake Assist, Sistem Kontrol Traksi, dan Sistem Kontrol Stabilitas yang masing-masing menunjang kinerja sistem deselerasi maupun penerus tenaga ke setiap roda yang secara otomatis aktif ketika kendaraan mendeteksi terjadinya kondisi abnormal pada kecepatan roda mobil.

    Sistem ABS berperan untuk menghindari terkuncinya sistem rem dan roda sehingga pengemudi dapat menjaga arah mobil saat melakukan pengereman keras di jalan licin atau pengereman mendadak.

    Di saat yang bersamaan pengemudi melakukan pengereman darurat, maka sistem Brake Assist akan langsung aktif memberikan bantuan tekanan pengereman lebih besar agar kendaraan berhenti lebih cepat. Pada kondisi jalan yang licin akibat hujan atau media penghambat lainnya, sensor pada sistem Kontrol Traksi akan secara otomatis aktif untuk membatasi putaran roda sehingga mencegah selip saat kendaraan mulai bergerak. Sedangkan, Sistem Kontrol Stabilitas yang akan memberikan pengendalian terpadu pada rem, kontrol traksi, dan kontrol mesin agar kestabilan kendaraan tetap terjaga sekalipun pada kondisi setir kemudi diputar secara mendadak.

    Hariadi menambahkan keberadaan ESP pada mobil modern sangat diperlukan karena banyak manfaat yang bisa didapatkan berkaitan dengan keselamatan berkendara, seperti membantu respon pengemudi dan mencegah kehilangan kontrol mobil pada situasi yang darurat, mencegah understeer (kecenderungan mobil meluncur lurus saat berbelok di tikungan) maupun oversteer (kondisi bagian belakang mobil kehilangan traksi dan keluar dari sisi tikungan), hingga mereduksi resiko aqua planing (berkurangnya traksi roda diakibatkan lapisan air yang berada di atas permukaan jalan).

    (lth/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 4 Hal Penting saat Berkendara di Jalan Tol


    Jakarta

    Banyaknya kecelakaan di jalan bebas hambatan atau jalan tol membuat kita sebagai pengendara harus lebih waspada. Setidaknya ada empat poin paling penting, dan harus diingat setiap pengendara saat berkendara di jalan tol.

    Terlebih jalan tol memiliki peran penting sebagai prasarana transportasi modern dengan keunggulan jalur lebih cepat dan lancar untuk ribuan pengendara setiap hari.

    Berdasarkan data terbaru dari Jasa Marga selama periode kuartal pertama tahun 2024, menunjukkan bahwa setiap hari 177.389 kendaraan melalui jalur bebas hambatan di Indonesia. Sebagai layanan berbayar, terdapat sejumlah aturan yang perlu ditaati penggunanya serta diperlukan konsentrasi guna memastikan perjalanan aman.


    “Jalan tol adalah fasilitas paling sering digunakan kaum urban, jadi sangat penting untuk mengikuti peraturan agar perjalanan menjadi lebih aman serta lancar. Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan Suzuki untuk selalu memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ujar Dept. Head of Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Joshi Prasetya dalam siaran persnya.

    Merujuk pada data Kementerian PUPR bulan Maret 2024, Indonesia memiliki total panjang jalan tol 2.836 kilometer yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi. Sebagai jalur bebas hambatan, bahkan tidak pernah sepi oleh kendaraan, penting bagi para pengguna untuk mengetahui aturan hingga rambu lalu lintas agar perjalanan terhindar dari gangguan hingga sanksi.

    Berikut beberapa tips dari Suzuki untuk selalu diingat oleh pengendara ketika menggunakan infrastruktur transportasi ini:

    1. Perhatikan Batas Kecepatan

    Meskipun relatif bebas hambatan, bukan berarti pengendara dapat berkendara sembarangan di jalan tol.

    Ada batas kecepatan yang harus diperhatikan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 23 ayat 4, serta Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan Kendaraan pasal 3 ayat 4, batas kecepatan ditentukan antara 60 hingga 100 kilometer per jam sesuai dengan rambu lalu lintas terpasang.

    Untuk rute dalam kota, kecepatan minimal adalah 60 kilometer per jam sedangkan maksimal 80 kilometer per jam. Sementara itu, pada rute luar kota, kecepatan terendah adalah 60 kilometer per jam sedangkan tertinggi 100 kilometer per jam. Mematuhi aturan ini sangat penting demi keselamatan maupun keselarasan lalu lintas. Apabila terdapat pelanggaran batas kecepatan akan ditindak lanjuti lewat sanksi yang dimonitor melalui penyebaran kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di berbagai titik sebagai bukti pelanggaran.

    Pada mobil ramah lingkungan Suzuki seperti All New Ertiga Hybrid, New XL7 Hybrid, hingga Grand Vitara, pengemudi dapat memanfaatkan fitur Cruise Control. Teknologi ini mampu mengatur kecepatan kendaraan melalui kontrol di lingkar kemudi, sehingga kaki pengemudi tidak cepat lelah saat melaju dengan kecepatan konstan.

    Jalan tol layang MBZJalan tol layang MBZ Foto: dok. Jasa Marga

    2. Mengetahui lajur tepat untuk dilalui

    Umumnya jalan tol terdiri atas beberapa lajur. Lajur satu diperuntukkan bagi kecepatan minimum ataupun kendaraan bermuatan berat seperti truk serta bus. Lajur dua diperuntukkan bagi kendaraan lebih cepat dan stabil.

    Sementara lajur tiga atau paling kanan berfungsi untuk mendahului. Sedangkan lintasan paling kiri atau bahu jalan dikhususkan sebagai rumija (ruang milik jalan) maupun lintasan darurat yang hanya boleh digunakan dalam kondisi darurat, misalnya saat mobil bermasalah. Agar perjalanan semua pengguna bisa lebih teratur, hindari penyalahgunaan seperti lane hogger atau pun menggunakan bahu jalan tidak sesuai peruntukkan.

    3. Mematuhi petunjuk perlengkapan jalan

    Mematuhi rambu-rambu jalan tol sangat penting bagi ketertiban bahkan efisiensi perjalanan. Diperlukan pemahaman terhadap berbagai petunjuk aturan yang menandakan himbauan, peringatan hingga larangan. Mudahnya, pengendara bisa membaca palang penanda arah daerah tujuan, batas kecepatan, peringatan awal masuk dan akhir keluar tol, gardu pembayaran, serta penanda adanya rest area terdekat.

    Selain itu, papan informasi lainnya juga perlu diperhatikan selama perjalanan agar seluruh pengguna ruas tol senantiasa tertib berlalu lintas.

    4.Memahami arti marka garis

    Sebagai penegas jalur yang dilalui, pengemudi akan menemukan beberapa jenis marka garis dengan fungsi berbeda-beda. Misalnya sisi paling kiri terdapat garis putih lurus utuh sebagai tanda batas bahu jalan dan sebaiknya tidak dilalui oleh kendaraan kecuali dalam kondisi darurat atau kendaraan mengalami hambatan.

    Apabila diperlukan pindah lajur, pengendara bisa melintasi garis putih putus-putus. Pada sisi lajur paling kanan juga akan ditemui garis kuning lurus utuh, sebagai petunjuk batas ruas lajur dan larangan berhenti di sisi kanan. Sering pula, ditemukan marka serong (chevron). Sesuai dengan namanya, garis ini memiliki fungsi untuk memberikan tanda kepada pengemudi bahwa terdapat area penggabungan atau pemisahan lajur, sehingga diperlukan penyesuaian kecepatan serta melihat apakah ada kendaraan lain yang hendak bermanuver.

    Rasa aman serta nyaman ketika berkendara dipengaruhi oleh setiap pengguna jalan jika sudah memahami dan mematuhi aturan tertulis maupun tidak tertulis. Oleh sebab itu, Suzuki memberikan edukasi kepada setiap pelanggan setia agar menunjang keselamatan bersama.

    “Kami selalu memperhatikan keselamatan para pelanggan melalui jaminan mutu produk serta pemberian edukasi. Kendaraan Suzuki turut dilengkapi dengan fitur-fitur untuk memudahkan perjalanan. Kami berharap setiap pengemudi dapat berkendara dengan nyaman dan selalu mematuhi setiap aturan atau rambu lalu lintas,” tutup Joshi.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Gak Sangka, Segini Biaya Service Besar Suzuki Satria FU150 Produksi 2012

    Gak Sangka, Segini Biaya Service Besar Suzuki Satria FU150 Produksi 2012



    Jakarta

    Bagi pemilik motor Suzuki pasti tahu benar, value for money klaim Suzuki bukan isapan jempol semata. Nah kali ini hal tersebut dibuktikan dari pemilik Suzuki Satria FU150 produksi 2012, saat melakukan service besar.

    13 tahun menggunakan Suzuki Satria untuk beraktivitas sudah ratusan ribu kilometer sudah pasti dilalui. Tidak disangka, ternyata saat melakukan service besar hanya memakan biaya Rp 2.216.498. Jika melihat riwayat selama 13 tahun, jelas angka tersebut bisa dikatakan sangat murah, meski dengan catatan perawatan setiap bulannya harus rutin dilakukan, dan tidak semua bagian mengalami kerusakan.

    Service besar Suzuki Satria FU150 Tahun atau kelahiran 2012 memang terbilang Tricky atau sulit, karena pemeriksaan secara menyeluruh harus benar-benar dilakukan, mengingat usia ‘tidak lagi muda’.


    “Wah ini harus diperiksa secara menyeluruh. Lihat ini mesin oli yang rembes di ruang mesin. Dan ini klakson sudah tidak berfungsi ya,” ujar mekanik dealer Suzuki motor, Heru, PT Indo SunMotor Gemilang (ISG) sebagai subsidiaries dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk roda dua (R2).

    Wal hasil service besar pun dilakukan dengan membongkar mesin. Hasilnya untuk service secara total menghabiskan dana hingga Rp 2.216.498. Berikut penggantian part yang dilakukan.

    – KELUHAN

    1. SB
    2. CEK SEMUA ESTIMASI KERUSAKAN

    – JASA PERBAIKAN

    1. SERVICE BESAR : Rp 198.198
    2. SKIR KLEP (NEW) : Rp 79.279
    3. OVERBOS BAUT : Rp 76.577

    Suzuki Satria FU 2012Suzuki Satria FU 2012 Foto: dok. Istimewa

    – PEMAKAIAN SPAREPART / MATERIAL

    1. 09289-04002-000 / SEAL,VALVE STEM OIL (4 Piece) : Rp 37.836
    2. 09482-00457-000 / SPARK PLUG U24ESR-N (1 Piece): Rp 19.369
    3. 11141-25G10-000 / GASKET CYLINDER HEAD (1 Piece): Rp 69.369
    4. 11173-47E10-000 / GASKET CYLINDER HEAD COVER NO.1 (1 Piece): Rp 53.604
    5. 11483-25G10-000 / GASKET MAGNETO COVER(NA) (1 Piece): Rp 13.063
    6. 12100-25G10-0F0 / PISTON KIT STD (1 Piece): Rp 170.270
    7. 12614-25G00-000 / CLUCTH STARTER ONE WAY (CXR53425-1&N-Y) (1 Piece): Rp 429.279.
    8. 12760B25G01N000 / CHAIN COMP, CHAMSHAFT DRIVE (1 Piece): Rp 108.108.
    9. 12771-25G10-000 / GUIDE CAM CHAIN NO.1 (1 Piece): Rp 19.820.
    10. 12811-25G10-000 / TENSIONER,CAM CHAIN (1 Piece): Rp 45.495
    11. 12837-12K00-000 / GASKET,TENSIONER ADJUSTER(NA) (1 Piece): Rp 4.054.
    12. 12891-25G10-000 / TAPPET (4 Piece): Rp 138.740.
    13. 12911-16E00-000 / VALVE INTAKE (2 Piece): Rp 63.964.
    14. 12912-16E00-000 / VALVE,EXHAUST (2 Piece): Rp 105.406.
    15. 14181-47E20-000 / GASKET EXH PIPE(NA) 1 Piece): Rp 8.108.
    16. 16510-45H20-000 / FILTER ENGINE OIL (1 Piece): Rp 8.108.
    17. 37400-25G20-000 / SWITCH ASSY,HANDLE LH (1 Piece): Rp 286.486.
    18. 990G0-21050-001 ECSTAR 10W40 SL MA SS (1L) (1 Piece): Rp 61.712.

    Sehingga memiliki biaya part perbaikan mencapai Rp 1.996.845, ditambah PPN 12 persen sebesar Rp 219,653, mencapai total biaya service besar mencapai Rp 2.216.498. Bagaimana detikers, murah banget kan?

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ratusan Pecinta Mobil Suzuki Kumpul di Jambore Suzuki Club 2025!

    Ratusan Pecinta Mobil Suzuki Kumpul di Jambore Suzuki Club 2025!



    Jakarta

    Padat! Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mendadak dibuat sesak pecinta mobil Suzuki. Bagaimana tidak ratusan pecinta mobil Suzuki dengan puluhan mobil Suzuki memadati penyelengaraan Jambore Suzuki Club 2025.

    Langkah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Jambore Suzuki Club 2025 dan dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, dilakukan sebagai upaya menjaga kepercayaan dan memberikan peace of mind kepada pelanggan.

    Dijelaskan dukungan ini juga mencerminkan filosofi layanan Suzuki untuk menjadi merek yang dipercaya melalui produk dan layanan berkualitas tinggi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Mengingat bagi pabrikan asal Jepang berlogo ‘S’ ini, kepuasan pelanggan tidak berhenti pada proses penjualan kendaraan, tetapi berlanjut dalam bentuk pendampingan jangka panjang melalui layanan purna jual, salah satunya melalui wadah komunitas.


    “Senang rasanya Suzuki Indonesia bisa kembali memberikan support bagi para konsumen yang tergabung dalam komunitas Suzuki untuk menyelenggarakan Jambore Suzuki Club 2025,” ujar 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Ismi Saputra.

    Menurut Dony, meningkatnya jumlah peserta tahun ini menjadi bukti nyata kecintaan dan loyalitas pelanggan terhadap Suzuki.

    “Antusiasme ini sangat menyentuh hati kami, karena menunjukkan bahwa pelanggan bukan hanya membeli kendaraan, tapi juga menjadi bagian dari keluarga besar Suzuki,” tambahnya.

    Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta.Jajaran direksi Suzuki Indomobil Sales ikut menghadiri Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta. Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales

    Mengusung semangat “Lovely Day” Jambore Suzuki Club 2025 menghadirkan tiga pilar utama kegiatan: Love for the Family, Love for the Earth, dan Drive with Love. Dijelaskan, fokus dukungan Suzuki tahun ini terletak pada pilar Drive with Love, yang merepresentasikan dedikasi perusahaan terhadap layanan purna jual dan pengalaman pelanggan.

    Beberapa bentuk komitmen Suzuki dalam kegiatan ini antara lain:

    * Layanan Purna Jual dan Pemeriksaan Kendaraan: Peserta dapat memanfaatkan fasilitas servis gratis dan uji emisi yang didukung oleh jaringan dealer resmi Suzuki.

    * Edukasi Berkendara Aman: Melalui Safety driving experience track dan test drive, peserta diajak merasakan langsung pentingnya keselamatan dan kenyamanan berkendara.

    * Apresiasi dan Interaksi Pelanggan: Sebagai bentuk penghargaan terhadap loyalitas pengguna, Suzuki menyiapkan goodie bag, sesi photo action, serta area refreshment yang mempererat kebersamaan antar komunitas.

    Gelaran Jambore Suzuki Club kali ini menjadi edisi ketiga setelah sukses diselenggarakan pada tahun 2019 dan 2022. Antusiasme peserta tercatat semakin tinggi dengan jumlah partisipasi lebih dari 2.200 anggota komunitas. Kehadiran pelanggan pun menjadi hal menarik melalui beragam model kendaraan Suzuki yang dibawa, mulai dari keluaran terbaru hingga unit legendaris produksi tahun 1977.

    Selain aspek layanan, dua pilar lainnya turut memperkuat nilai kekeluargaan dan kepedulian sosial. Love for the Family diisi dengan fun games, kids outdoor playground, car showcase, hingga Ngemper Estetik. Sementara itu, Love for the Earth diwujudkan melalui kolaborasi dengan NGO lingkungan #SeaSoldier dan deklarasi Suzuki Club Cinta Lingkungan.

    Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta.Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta. Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales

    Tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Suzuki Club dengan hadirnya komunitas baru Suzuki XL7 Community Indonesia (SXLCI). Kehadiran SXLCI menandai semakin luasnya ekosistem pengguna Suzuki serta tumbuhnya kepercayaan pelanggan terhadap produk SUV andalan, New XL7 Hybrid. Dengan bergabungnya SXLCI, kini terdapat 16 komunitas resmi Suzuki, di antaranya SXCI, IAC, SECI, SSCI, BCI, IDGV, IGNITY, SJI, SCI, ERCI, KCI, ERMAN, AIC, SCCI, dan komunitas rescue Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC).

    Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta.Jambore Suzuki Club 2025 dan ajak kumpul pecinta mobil Suzuki digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta. Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales

    “Kami merasa bangga karena Suzuki tidak hanya mendukung dari sisi acara, tapi juga memberi perhatian nyata terhadap kebutuhan kami sebagai pengguna melalui fasilitas-fasilitas yang ada. Salah satunya melalui komunitas, kami belajar banyak tentang perawatan kendaraan, keselamatan berkendara, hingga kepedulian sosial dan juga kepedulian terhadap lingkungan. Ini membuktikan bahwa Suzuki hadir bukan hanya sebagai produsen mobil, tetapi juga sebagai mitra perjalanan,” ungkap Sekretaris Panitia Jambore Suzuki Club 2025, Imam Rachmadi.

    Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan berkelanjutan, Suzuki berharap Jambore Suzuki Club 2025 menjadi bukti bahwa kepuasan pelanggan adalah prioritas utama Suzuki Indonesia.

    “Kami ingin pelanggan Suzuki merasa tenang karena tahu mereka tidak sendiri. Setiap kendaraan Suzuki selalu didukung oleh layanan purna jual yang tangguh, jaringan bengkel resmi yang luas, dan komunitas yang saling mendukung. Inilah makna peace of mind yang sesungguhnya,” tutup Dony.

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com