Tag: taiwan

  • 10 Negara dengan Kebebasan Pers Tertinggi di Asia, Tak Ada Indonesia

    10 Negara dengan Kebebasan Pers Tertinggi di Asia, Tak Ada Indonesia


    Jakarta

    World Press Freedom Index 2025 merilis daftar negara dengan kebebasan pers terbaik di dunia. Norwegia menjadi negara dengan skor kebebasan pers tertinggi di dunia.

    World Press Freedom Index 2025 melakukan pemeringkatan terhadap 180 negara dan wilayah. Indeks menilai tingkat kebebasan jurnalisme dan media.

    Dalam hal ini, kebebasan pers didefinisikan sebagai kemampuan jurnalis sebagai individu dan kolektif untuk memilih, memproduksi, dan menyebarluaskan berita demi kepentingan publik tanpa campur tangan politik, ekonomi, hukum, dan sosial, serta tanpa adanya ancaman terhadap keselamatan fisik dan mental mereka.


    Peta kebebasan pers kemudian dibagi menjadi 5 kategori yakni:

    1. Konteks politik

    2. Kerangka hukum

    3. Konteks ekonomi

    4. Konteks sosial budaya

    5. Keselamatan

    Indeks menghasilkan skor berkisar antara 0 hingga 100 yang diberikan kepada setiap negara atau wilayah. Angka 100 menjadi skor terbaik (tingkat kebebasan pers tertinggi) dan 0 menjadi skor terburuk.

    Norwegia jadi yang terbaik di dunia dengan skor indeks mencapai 92,31. Disusul Estonia dengan skor 89,46 dan Belanda dengan skor 88,64.

    Negara dengan Kebebasan Pers Tertinggi di Asia

    Taiwan menjadi negara dengan kebebasan pers tertinggi di Asia dengan skor 77,04. Kemudian disusul Armenia dengan skor 73,96.

    Timor Leste menjadi yang terbaik di Asia Tenggara dengan skor 71,79. Selanjutnya ada Thailand, dengan skor 56,72.

    Sementara Indonesia tak masuk sepuluh besar dalam World Press Freedom Index 2025 kategori Asia. Indonesia hanya menempati peringkat 127 dari 180 negara. Skor kebebasan pers Indonesia hanya 44,13 dari 100.

    10 Negara dengan Kebebasan Pers Tertinggi di Asia

    1. Taiwan, Asia Timur

    Skor: 77,04

    2. Armenia, Asia Barat

    Skor: 73,96

    3. Timor Leste, Asia Tenggara

    Skor: 71,79

    4. Korea Selatan, Asia Timur

    Skor: 64,06

    5. Jepang, Asia Timur

    Skor: 63,14

    6. Qatar, Asia Barat

    Skor: 58,25

    7. Thailand, Asia Tenggara

    Skor: 56,72

    8. Malaysia, Asia Tengara

    Skor: 56,09

    9. Nepal, Asia Selatan

    Skor: 55,20

    10. Brunei, Asia Tenggara

    Skor: 53,47

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Saat Superman Terbang ke Singapura untuk Nonton F1

    Saat Superman Terbang ke Singapura untuk Nonton F1



    Jakarta

    Aktor yang memerankan karakter hero Superman, David Corenswet, nonton Formula 1 Grand Prix Singapura 2025. Dia membagikan momen tersebut dalam akun Instagramnya.

    Dilansir dari Straits Times, Senin (6/10/2025) dalam postingannya dia berterima kasih kepada Singapore Tourism Board (STB) atas pengalaman pertamanya menonton F1. Saat di Singapura, David juga bertemu dengan aktris ternama lainnya.

    “Mencatat pengalaman F1 pertama, terima kasih kepada @visit_singapore,” tulisnya dalam postingan video yang dibagikan pada tanggal 6 Oktober 2025.


    Dari postingan tersebut, terlihat David berlayar menikmati Singapura sebelum masuk ke sirkuit. Lalu dia berinteraksi bersama para penonton, melakukan wawancara dan menuju tribun untuk menyaksikan balapan.

    Balapan F1 Singapura itu juga ditonton oleh aktor Singapura Zoe Tay dan Desmond Tan. Mereka membagikan foto bersama dengan David di akun Instagramnya masing-masing.

    Selebritas lainnya yang hadir di balapan tersebut antara lain model Hong Kong Ella Yam, putri aktor Hong Kong Simon Yam dan model Qi Qi, serta Dino dari boy band K-pop Seventeen. Juga terlihat aktor Korea Selatan Hyun Bin dan Lee Jung-jae, aktor Taiwan Chen Bo-lin dan Cheryl Yang serta model Hong Kong Gaile Lok.

    Keberadaan Hyun Bin dibagikan oleh akun Ferrari Singapura di media sosial pada 3 Oktober, di mana bintang Crash Landing On You (2019 hingga 2020) tersebut berpose bersama kepala tim Ferrari Frederic Vasseur dan pembalap Ferrari Lewis Hamilton.

    F1 GP Singapura 2025 berlangsung Marina Bay Street Circuit, Minggu (5/10) malam. Pemenang dari balapan ini adalah George Russell, pembalap asal Inggris.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tour Guide Kesal Rombongan Turis yang Dibawanya Belanja Sedikit

    Tour Guide Kesal Rombongan Turis yang Dibawanya Belanja Sedikit



    Jakarta

    Rombongan wisata asal Taiwan ini diceramahi oleh tour guide yang mendampingi mereka saat liburan ke Pulau Jeju, Korea Selatan. Penyebabnya karena mereka hanya belanja sedikit.

    Seperti yang diberitakan mothership, Rabu (8/10/2025) rombongan turis ini berlibur ke Pulau Jeju selama 4 malam. Pada hari terakhir liburan, mereka dibawa ke tempat belanja untuk mencari oleh-oleh. Pemandu menyarankan mereka untuk setidaknya membeli beberapa masker wajah.

    Namun setelah mencoba beberapa produk, ternyata tidak ada yang cocok. Lalu turis-turis ini memutuskan untuk kembali naik ke bus.


    Yang membuat mereka kaget, saat di bus pemandu wisata yang menemani mereka malah ngomel-ngomel. Dia merasa dipermalukan karena rombongan turis yang dia dampingi hanya belanja sedikit. Ia beralasan bahwa produk-produk tersebut, seperti masker wajah, tidak terlalu mahal, dan mereka juga akan membeli produk-produk tersebut di toko lain.

    Rombongan tur tersebut sebenarnya membeli produk senilai lebih dari S$1.400 (hampir Rp 18 juta). Tetapi pemandu wisata menganggap jumlah tersebut masih kurang.

    Setelah video dia marah-marah ini viral, perusahaan travel tersebut akhirnya meminta maaf.

    Kelakuan tour guide yang menyebalkan ini cukup sering terjadi. Pertengahan tahun 2024 juga ramai tour guide di China yang marah karena wisatawan tak mau berbelanja di tempat pilihannya.

    Dia kesal karena rombongannya belanja tak sampai Rp 2 juta dan memaki-maki mereka.

    Mundur lagi ke tahun 2023, masih di China, tour guide mengamuk saat rombongan turis yang dibawanya tak belanja satupun dan hanya melihat-lihat saja.

    Tour guide ini membawa rombongannya ke sejumlah toko yang menjual permata. Namun sebagian besar wisatawan tidak berbelanja, hanya melihat-lihat saja.

    Entah kenapa tur guide ini emosi dan mengancam membatalkan perjalanan. Bahkan dia mengatakan akan meninggalkan rombongan di mana mereka berada jika mereka tidak mengeluarkan uang.

    (sym/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kesalnya Tour Guide, Rombongan Wisatanya Belanja Sedikit

    Kesalnya Tour Guide, Rombongan Wisatanya Belanja Sedikit



    Jakarta

    Rombongan wisata asal Taiwan ini diceramahi oleh tour guide yang mendampingi mereka saat liburan ke Pulau Jeju, Korea Selatan. Penyebabnya karena mereka hanya belanja sedikit.

    Rombongan turis ini berlibur ke Pulau Jeju selama 4 malam. Pada hari terakhir liburan, mereka dibawa ke tempat belanja untuk mencari oleh-oleh. Pemandu menyarankan mereka untuk setidaknya membeli beberapa masker wajah.

    Namun setelah mencoba beberapa produk, ternyata tidak ada yang cocok. Lalu turis-turis ini memutuskan untuk kembali naik ke bus.


    Yang membuat mereka kaget, saat di bus pemandu wisata yang menemani mereka malah ngomel-ngomel. Dia merasa dipermalukan karena rombongan turis yang dia dampingi hanya belanja sedikit. Ia beralasan bahwa produk-produk tersebut, seperti masker wajah, tidak terlalu mahal, dan mereka juga akan membeli produk-produk tersebut di toko lain.

    Artikel ini menjadi artikel terpopuler detikTravel, Kamis (9/10/2025). Baca selengkapnya.

    Baca juga artikel terpopuler lainnya di bawah ini:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ada Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026, Gas Daftar!

    Ada Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026, Gas Daftar!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026. Program itu merupakan wujud dukungan terhadap lembaga pendidikan pesantren.

    “Malam ini, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Provinsi Jawa Tengah me-launching program prioritas, bahwa santri pesantren berikut pengasuhnya akan mendapatkan beasiswa dari provinsi,” kata Ahmad Luthfi dalam detikJateng, dikutip Jumat (24/10/2025).


    Dia menjelaskan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren adalah upaya Pemprov Jateng untuk meningkatkan kualitas sumber daya santri dan pengasuh pesantren. Program itu diharapkan mampu melahirkan santri yang cakap dalam ilmu agama dan unggul dalam berbagai bidang strategis.

    Adapun program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) yakni lembaga yang anggotanya para kiai, pengasuh pesantren, serta intelektual Islam yang memiliki kepedulian terhadap penguatan pendidikan pesantren.

    “Beasiswa tidak hanya dilakukan kepada pendidikan formal di dalam negeri tetapi termasuk di luar negeri. Dengan program yang namanya Pesantren Obah, 5.570 pesantren di Jawa Tengah akan kita openi,” ujarnya.

    5 Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    1. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah)
    Bidang: Kedokteran, Pertanian, Sains Teknologi, Teknik, Matematika, dan Kesilaman
    Beasiswa: Biaya perkuliahan (Uang Kuliah Tunggal) dari semester 1-8.

    2. Vokasi dan S1 Luar Negeri (Bidang Saintek)
    Negara: Turki, India, Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan.
    Beasiswa: Biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, dan tiket Pulang-Pergi.

    3. S1 Luar Negeri (Double Degree)
    Beasiswa: Untuk kuliah 4 semester di luar negeri semester 5-8 untuk program studi sains dan teknologi.

    4. S1 Luar Negeri (Bidang Keislamaan)
    Universitas Al Azhar (Mesir): Bantuan dukungan penyelesaian studi bagi mahasiswa di tahun ketiga.
    Al Ahqof (Yaman): Biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, dan tiket Pulang-Pergi.

    5. S2 Dalam Negeri
    Bidang: Keislaman, Humaniora, dan Saintek.
    Beasiswa: Berupa bantuan dalam penyelesaian studi bagi pengasuh pesantren.

    Syarat Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    1. Penduduk Jawa Tengah
    2. Pernah/sedang belajar atau mengabdi di pesantren di Jawa Tengah yang memiliki EMIS/IJOP Pesantren
    3. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah): Diterima melalui SBUB/SNPMB/SNBT 2026
    4. Vokasi dan S1 Luar Negeri (Bidang Saintek): Memiliki Letter of Acceptance (LoA).
    5. S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman): Minimal tahun ketiga pada Universitas Al Azhar (Mesir) dan/atau Universitas Al Ahqof dan Imam Syafii (Yaman)
    6. S1 Dalam Negeri untuk Pengasuh Pesantren: Minimal semester kedua, IPK lebih dari atau sama dengan 3,0.

    Tahapan Seleksi Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026

    Administrasi

    1. KTP
    2. Rekomendasi pesantren
    3. Bukti penerimaan atau kartu hasil studi
    4. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah) melampirkan bukti penerimaan mahasiswa 2026
    5. S1 Luar Negeri (Bidang Keagamaan) melampirkan Kartu Hasil Studi

    Akademik dan Kepesantrenan

    1. Hafalan Al-Qur’an:
    -S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah): Minimal 3 Juz
    -S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman): Minimal 5 Juz
    -S2 Dalam Negeri untuk Pengasuh Pesantren: Minimal 10 Juz
    2. Mampu membaca kitab kuning

    Wawancara

    Bahasa asing (untuk luar negeri) dan wawasan kebangsaan

    Waktu Seleksi Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    Dilaksanakan pada awal tahun 2026 oleh Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP). Informasi pendaftaran Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026 dapat mengakses https://jatengprov.go.id/ atau Nafi (081249477772).

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyelidikan Pramugari Eva Air Tewas Diduga Kelelahan Masih Berlanjut

    Penyelidikan Pramugari Eva Air Tewas Diduga Kelelahan Masih Berlanjut


    Jakarta

    Seorang pramugari Eva Air meninggal diduga akibat kelelahan bekerja, dikutip dari Aviation dan BBC. Pramugari bermarga Sun yang berusia 34 tahun tersebut dilaporkan sudah mengeluh sakit, namun tidak bisa istirahat karena manajer kabin memintanya terus bekerja.

    Penyidikan terus berlangsung untuk mengetahui penyebab kematian pramugari yang bergabung dengan Eva Air sejak 2016 ini. Tuntutan diadakannya penyidikan berasal dari Serikat Pramugari Taoyuan yang merasa Eva Air telah melakukan kesalahan sistemik dan melanggar hak pekerja.

    Kematian Sun telah memancing amarah para pekerja, khususnya di industri penerbangan. Selain abai pada kondisi pekerja, staf Eva Air masih menghubungi Sun agar mengirim surat izin cuti. Pesan dari Eva Air ini dibalas pihak keluarga Sun dengan mengirim surat keterangan kematian.


    Laporan Sementara Kronologi Kematian Pramugari Eva Air

    Dikutip dari Focus Taiwan, berikut kronologi sementara kematian Sun

    Rabu (24/9/2025): Sun merasa tidak enak badan dalam perjalanan pulang dari tugasnya di penerbangan BR 95 rute Milan-Taoyuan Taipei (TPE)

    Kamis (25/9/2025): Sun yang sudah mendarat di Bandara Internasional Taoyuan memeriksakan diri pada klinik terdekat lalu pulang ke rumahnya

    Jumat (26/9/2025): Kondisi Sun makin buruk hingga harus menjalani perawatan di Linkou Chang Gung Memorial Hospital

    Rabu (8/10/2025): Kesehatan Sun tidak mengalami perbaikan hingga dirujuk ke China Medical University Hospital di Taichung

    Jumat (10/10/2025): Sun dilaporkan meninggal dunia.

    Selain tidak bisa beristirahat karena sakit, dalam penerbangan 13 jam tersebut Sun tidak bisa melakukan konsultasi media pada layanan yang biasa digunakan maskapai. Selain itu, maskapai tidak mengantar Sun yang sedang sakit menuju klinik.

    Catatan penerbangan Sun selama 6 bulan terakhir sebetulnya tidak menunjukkan keanehan. Sun telah terbang rata-rata 75 jam per bulan, yang masih dalam batas regulasi. Sun telah bergabung selama 19 tahun dan ikut dalam berbagai rute penerbangan, termasuk yang memerlukan waktu hingga belasan jam.

    Menurut laporan media lokal, PYOK, kejadian yang menimpa Sun bukan kecelakaan. Kejadian tersebut adalah konsekuensi sikap abai selama beberapa tahun pada kondisi kesehatan awak kabin dan hak cuti. Dampak sikap abai ini sesungguhnya sudah bisa diprediksi, apalagi tanpa ada perbaikan sistem.

    Sebuah laporan menyatakan Eva Air tidak memiliki sistem cuti yang baik. Hak cuti memengaruhi kinerja, bonus, jadwal dan kru penerbangan lain. Mereka yang cuti seolah menambah beban kolega satu tim, yang seharusnya tak perlu terjadi. Sehingga cuti bisa diambil tiap saat bergantung kebutuhan, setelah berkoordinasi dengan rekan satu tim.

    Sikap Eva Air

    Para pejabat Eva Air menyatakan permintaan maaf atas tragedi yang menimpa Sun. Mereka mengatakan staf tersebut bersalah dan tidak terbiasa dengan tugasnya, sehingga meminta Sun mengirim surat izin cuti.

    Pejabat Eva Air juga mengklaim tidak ada yang salah dengan sistem cuti perusahaan. Menurut mereka, pekerja bisa menggunakan hak tersebut setiap saat bila ada keperluan. Kendati begitu, Eva Air mengatakan akan melakukan penyidikan internal perusahaan.

    (bnl/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Indonesia dan Thailand Mencari Juru Taktik Baru

    Indonesia dan Thailand Mencari Juru Taktik Baru


    Jakarta

    Timnas Indonesia dan Timnas Thailand mencari juru taktik yang baru. Kochi-nim asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, bisa jadi rebutan.

    Indonesia tak mempunyai pelatih setelah Patrick Kluivert dipecat. Meneer Belanda itu gagal mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, harus rela kehilangan pekerjaan.

    Pemecatan Kluivert dan seluruh stafnya memang sudah bisa diduga. Bersama Kluivert, Indonesia mencatatkan delapan pertandingan dengan rincian tiga kali menang, sekali imbang, dan empat kali menelan kekalahan.


    Indonesia mencetak 11 gol di bawah arahan Kluivert. Sementara rekor pertahanannya tak menggembirakan dengan kebobolan sebanyak 15 gol. PSSI dan Kluivert sepakat untuk menyudahi kontrak lebih awal, sebenarnya ikatan kerja keduanya berlaku sampai 2027 dengan opsi perpanjangan dua tahun.

    Di Thailand pada pekan ini, Masatada Ishii juga dilepas. Keputusan itu cukup mengejutkan karena pelatih asal Jepang itu baru saja mengantar Thailand memetik dua kemenangan. Di Kualifikasi Piala Asia 2027, Thailand menang 2-0 dan 6-1 atas Taiwan.

    Ishii sudah menangani Thailand sejak 12 Desember 2023. Dia menjalani 30 pertandingan dengan rincian 16 kali menang, enam kali imbang, dan delapan kali tumbang.

    Beberapa pelatih sudah dikaitkan dengan Indonesia. Yang berkebangsaan Belanda ada Erik Ten Hag, Frank de Boer, Mark van Bommel, dan Phillip Cocu. Sementara nama lain ada Bernardo Tavares, Jesus Casas, hingga Shin Tae-yong.

    Sementara di Thailand, ada beberapa nama yang sudah muncul. Eks pelatih Vietnam Park Hang-seo salah satunya. Ada juga Anthony Hudson (Inggri), dan Shin tae-yong.

    Selain itu, tiga pelatih Thailand juga masuk bursa. Kiatisuk Senamuang, Sasom Pobprasert, dan Totchawan Sripan deretannya.

    Thailand sudah menunjuk Hudson menjadi pelatih interim. Gajah Perang harus segera menunjuk pelatih karena akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2027 pada bulan depan. Thailand akan melawan Sri Lanka, sebelumnya menghadapi Singapura dalam laga ujicoba.

    Sementara itu, Indonesia cuma akan menjalani FIFA matchday di sisa tahun ini. PSSI masih belum menunjuk pelatih atau bahkan pelatih sementara.

    (cas/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Media Korsel Bandingkan Alasan Pemecatan Ishii dan Shin Tae-yong

    Media Korsel Bandingkan Alasan Pemecatan Ishii dan Shin Tae-yong


    Jakarta

    Timnas Thailand sudah berpisah jalan dengan Masatada Ishii. Media Korea Selatan membandingkan alasan pemecatannya dengan alasan Indonesia memecat Shin Tae-yong.

    Ishii dipecat oleh federasi sepakbola Thailand, Selasa (21/10/2025). Keputusan FAT itu mengejutkan karena Ishii baru saja memetik kemenangan beruntun.

    Thailand memetik kemenangan beruntun atas Taiwan dengan skor 2-0 dan 6-1. Thailand ada di posisi kedua klasemen Kualifikasi Piala Asia 2027 Grup D dengan sembilan poin, sama dengan Turkmenistan.


    Media Thailand, Thairath, menyebut bahwa alasan pemecatan Ishii salah satunya adalah persentase kemenangan. Yang lainnya adalah Ishii tak bisa mengendalikan ruang ganti.

    Bersama Thailand, Ishii sudah membukukan 30 pertandingan dengan rincian 16 kali menang. Artinya, win rate Thailand bersama Ishii ada di angka 53 persen.

    “Saya tak mengerti mengapa mereka melakukan ini. Ini benar-benar tidak tulus,” kata Ishii mengenai pemecatannya seperti dikabarkan Thairath.

    Media Korea Selatan, Xports News, menyebut pemecatan Ishii bahkan lebih konyol dibandingkan dengan pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI.

    Saat itu, PSSI menilai ada dinamika tim yang membuat pelatih asal Korea Selatan itu harus dipecat. Padahal, Shin Tae-yong masih ada di jalur untuk meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026 saat kualifikasi babak ketiga. Indonesia ada di posisi ketiga Grup C, masih bisa lolos langsung.

    Yang disebut konyol soal pemecatan Ishii adalah win rate, bahkan angkanya 53 persen. Angka itu lebih besar dari win rate Shin Tae-yong bersama Indonesia yang ada di angka 42,86 persen.

    (cas/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Nvidia Mulai Produksi Chip AI Blackwell di AS

    Nvidia Mulai Produksi Chip AI Blackwell di AS


    Jakarta

    Nvidia mengumumkan wafer pertama untuk chip AI Blackwell yang dibuat di Amerika Serikat. Produksi ini dilakukan di fasilitas manufaktur TSMC di Phoenix, Arizona, dan menjadi langkah strategis di tengah melonjaknya permintaan komputasi AI global.

    Selama ini, sebagian besar chip Nvidia diproduksi di Taiwan. Dengan produksi di AS, Nvidia menegaskan upaya memperkuat rantai pasok semikonduktor sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap manufaktur luar negeri.

    Dalam pernyataan resminya, Nvidia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya mengamankan kepemimpinan teknologi AI Amerika Serikat. Perusahaan menilai onshoring produksi akan mempercepat distribusi chip dan memastikan teknologi AI tetap berada dalam kendali ekosistem domestik.


    Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang mendorong kedaulatan manufaktur dan teknologi AS, terutama di sektor strategis seperti AI dan semikonduktor, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (19/10/2025).

    TSMC Arizona akan memproduksi chip dengan teknologi fabrikasi dua, tiga, dan empat nanometer, termasuk lini A16. Semua teknologi ini krusial untuk kebutuhan AI, komputasi performa tinggi, hingga telekomunikasi generasi terbaru.

    Fasilitas Arizona adalah salah satu investasi terbesar TSMC di luar Taiwan dan kini menjadi bagian dari ekosistem manufaktur chip untuk perusahaan-perusahaan AS, termasuk Nvidia, AMD, dan Broadcom.

    Industri AI Dorong Dorongan Baru

    Permintaan chip AI terus meningkat seiring ambisi perusahaan teknologi mengembangkan kecerdasan buatan setara atau melampaui kemampuan manusia. Dalam beberapa bulan terakhir, terjadi gelombang investasi besar antara perusahaan AI dan pembuat chip seperti Nvidia, AMD, dan Broadcom untuk memperluas kapasitas pusat data.

    TSMC sendiri baru saja mencatat keuntungan tertinggi sepanjang sejarah dan menaikkan proyeksi pendapatan tahunannya karena optimisme terhadap belanja AI global.

    Dengan produksi Blackwell di dalam negeri, Nvidia tak hanya memperkuat pasokan, tapi juga mengirim sinyal bahwa kompetisi AI kini tak lagi sekadar soal performa teknologi–melainkan juga soal kedaulatan manufaktur dan keberlanjutan rantai pasok.

    (asj/asj)



    Sumber : inet.detik.com

  • China Kembangkan Kapal Selam Super Senyap dan Mematikan

    China Kembangkan Kapal Selam Super Senyap dan Mematikan

    Jakarta

    China terus meningkatkan kemampuan kapal selamnya dengan teknologi yang semakin senyap dan mematikan. Langkah ini menandai ambisi Beijing untuk menantang dominasi Amerika Serikat (AS) di kawasan strategis Rantai Pulau Pertama, wilayah penting yang membentang dari Jepang hingga Filipina dan berpotensi menjadi garis depan konflik di Pasifik.

    Selama beberapa dekade, armada kapal selam China dikenal berisik dan tertinggal jauh dari AS. Namun, laporan terbaru dari Royal United Services Institute (RUSI) menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi peredam suara, sistem senjata, dan sensor bawah laut.
    Kapal selam diesel-listrik China kini jauh lebih senyap dibandingkan generasi sebelumnya, sementara versi bertenaga nuklir terus disempurnakan agar mendekati standar kapal selam milik AS.

    Menurut US Naval War College, China kini berada di ambang memproduksi kapal selam bertenaga nuklir kelas dunia. Berkat kapasitas galangan kapal yang masif, China mampu membangun kapal selam lebih cepat daripada AS, yang justru menghadapi keterlambatan dan pembengkakan biaya.
    Diproyeksikan pada tahun 2030, China akan memiliki 55 kapal selam serang non-nuklir, 13 kapal selam nuklir, dan 8 kapal selam balistik nuklir, meningkat signifikan dari total tahun 2020.


    Tembok Besar Bawah Laut

    Selain memperkuat armadanya, China juga tengah mengembangkan sistem “Tembok Besar Bawah Laut” – jaringan hidrofon, sensor, dan drone laut untuk mendeteksi kapal selam musuh di Laut China Selatan dan perairan sekitar Taiwan.
    Sistem ini memungkinkan Beijing memantau dan merespons pergerakan kapal selam AS dan sekutunya dengan lebih cepat, bahkan sebelum mereka memasuki zona sensitif.

    Analis RUSI, Cmdr. Edward Black dan Sidharth Kaushal, memperingatkan bahwa kombinasi antara kapal selam ultra senyap dan jaringan sensor bawah laut ini dapat menjadi ancaman serius bagi operasi bawah laut AS. Dalam skenario konflik Taiwan, sistem tersebut bisa memaksa kapal selam AS beroperasi dari jarak yang lebih jauh, mengurangi efektivitas serangan dan pengintaian.

    Kecerdasan Buatan Jadi Senjata Baru

    China juga mengklaim kemajuan besar dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi kapal selam musuh, termasuk yang menggunakan teknologi siluman akustik.
    Makalah ilmiah dari akademisi China bahkan menyebut AI dapat menurunkan peluang kelangsungan hidup kapal selam musuh hingga hanya 5 persen – meski klaim ini belum bisa diverifikasi secara independen.

    Namun, investasi besar dalam AI pertahanan menunjukkan tekad Beijing untuk memadukan kekuatan militer konvensional dengan teknologi masa depan.

    Implikasi Geopolitik di Pasifik

    Bagi AS, perkembangan ini menjadi tantangan strategis besar. Armada kapal selam mereka selama ini berfungsi sebagai alat utama untuk menekan dan menahan kekuatan militer China di Pasifik Barat.

    Namun, dengan sistem sensor dan pertahanan bawah laut yang kian luas, China berpotensi membatasi ruang gerak kapal selam AS di sekitar Rantai Pulau Pertama. Meski demikian, para analis menilai efektivitas sistem China masih bergantung pada perluasan infrastruktur bawah laut dan keakuratan datanya di wilayah yang sangat luas.

    Rantai Pulau Pertama kini menjadi pusat perhatian dunia karena dapat menentukan keseimbangan kekuatan di kawasan. China diyakini akan terus berupaya menolak akses militer AS ke wilayah ini, baik lewat peningkatan armada laut, rudal hipersonik, maupun sistem sensor bawah laut.

    Dengan kemampuan kapal selam yang semakin senyap dan mematikan, Beijing berpotensi mengubah dinamika peperangan bawah laut dan menantang dominasi maritim AS yang telah bertahan selama puluhan tahun.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com