Tag: tanaman obat

  • 20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

    Jakarta

    Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

    Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

    Kandungan Daun Salam

    Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


    • 6 kalori
    • 0,2 mg lemak
    • 0,4 gram sodium
    • 1,4 gram karbohidrat
    • 0,5 gram serat
    • 0,1 gram protein
    • 0,8 gram zat besi
    • 2,2 mg magnesium
    • 5,6 mikrogram vitamin A

    20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

    Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

    1. Sumber Antioksidan

    Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

    2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

    Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

    3. Membantu Pengobatan Kanker

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

    4. Mengontrol Penyakit Diabetes

    Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

    6. Meredakan Inflamasi

    Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

    7. Mencegah Tanda Penuaan

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

    8. Menghempaskan Ketombe

    Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

    9. Melancarkan Pencernaan

    Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

    10. Meredakan Batuk

    Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

    11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

    Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

    12. Meredakan Hidung Tersumbat

    Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

    Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

    • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
    • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
    • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
    • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
    • Obat alami untuk meredakan demam.
    • Membantu mengusir serangga.
    • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
    • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

    Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

    Jakarta

    Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

    Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

    Kandungan Daun Salam

    Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


    • 6 kalori
    • 0,2 mg lemak
    • 0,4 gram sodium
    • 1,4 gram karbohidrat
    • 0,5 gram serat
    • 0,1 gram protein
    • 0,8 gram zat besi
    • 2,2 mg magnesium
    • 5,6 mikrogram vitamin A

    20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

    Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

    1. Sumber Antioksidan

    Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

    2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

    Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

    3. Membantu Pengobatan Kanker

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

    4. Mengontrol Penyakit Diabetes

    Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

    6. Meredakan Inflamasi

    Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

    7. Mencegah Tanda Penuaan

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

    8. Menghempaskan Ketombe

    Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

    9. Melancarkan Pencernaan

    Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

    10. Meredakan Batuk

    Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

    11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

    Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

    12. Meredakan Hidung Tersumbat

    Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

    Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

    • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
    • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
    • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
    • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
    • Obat alami untuk meredakan demam.
    • Membantu mengusir serangga.
    • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
    • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

    Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Manfaat Daun Kelor yang Kaya Nutrisi, Apa Saja?

    Jakarta

    Tanaman kelor adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini bisa tumbuh subur sampai ketinggian 700 mdpl.

    Pohon kelor memiliki berbagai manfaat mulai dari biji, buah, bunga, kulit, batang, akar hingga daunnya. Pohon ini pun mendapat julukan The Miracle of Tree, Tree for Life dan Amazing Tree. Apa saja manfaat dari daun kelor?

    Manfaat Daun Kelor

    Daun kelor kaya akan manfaat kesehatan. Daun ini dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit seperti jantung, kanker, hingga kolesterol.


    Daun kelor memiliki khasiat menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin. Mengutip repository Poltekkes Denpasar, manfaat ini baik untuk mencegah diabetes dan terjadinya resistensi insulin.

    2. Mengatasi Peradangan Kronis

    Peradangan dapat menjadi penyebab utama dari masalah kesehatan. Menurut laman Pemprov Jambi, kandungan isotiosianat dari daun kelor bisa membantu mengatasi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit jantung dan juga kanker. Sehingga, mengkonsumsi daun kelor secara rutin bisa menjadi langkah awal untuk menjaga tubuh tetap seimbang dan terhindar dari masalah peradangan yang berlebihan.

    3. Melindungi Fungsi Otak

    Daun kelor mengandung antioksidan yang bisa memberi perlindungan tambahan pada kesehatan otak. Daun ini bisa mengurangi risiko terkena penyakit Parkinson dan Alzheimer, sehingga dapat membantu menjaga otak tetap berfungsi optimal.

    4. Memiliki Sifat Anti Penuaan

    Kelor kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Kandungan ini dapat membantu mencegah kerutan dini dan menjaga kulit tampak awet muda. Mengutip Forbes, daun kelor juga mengandung vitamin A dan C yang keduanya bermanfaat bagi kulit. Penelitian pun menunjukkan bahwa dua kandungan ini dapat membantu memperlambat proses penuaan dengan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

    5. Meningkatkan Produksi ASI

    Kelor dapat sangat bermanfaat bagi ibu menyusui. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam daun kelor bisa membantu meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.

    6. Menjaga Kesehatan Hati

    Daun kelor mengandung polifenol tinggi. Hal ini bisa membantu melindungi hati dari bahaya kerusakan oksidatif. Tentunya khasiat ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hati.

    7. Melancarkan Pencernaan

    Sebuah studi di Food Research International melihat serat makanan yang ada dalam kelor berupa oligosakarida, sejenis karbohidrat. Menurut ahli gizi diet yang berbasis di Los Angeles, daun kelor mengandung sejumlah serat sehat dan terbukti mengurangi sembelit.

    8. Menjaga Kesehatan Mata

    Manfaat daun kelor selanjutnya adalah menjaga kesehatan mata. Hal ini berkat kandungan flavonoid, betakaroten dan senyawa-senyawa berkhasiat tinggi lainnya.

    9. Mengontrol Tekanan Darah

    Daun kelor banyak mengandung antioksidan dan kalium. Berkat kandungan tersebut, tanaman ini diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan mencegah hipertensi.

    10. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Ekstrak daun kelor diketahui bisa melindungi tubuh dari berbagai jenis kuman. Mulai dari Salmonella typhi yang menyebabkan tifus, Escherichia coli yang menjadi penyebab diare dan Staphylococcus aureus penyebab infeksi kulit.

    11. Menambah Energi

    Kamu bisa mengganti minuman berkafein yang memberi energi dengan daun kelor. Kandungan vitamin dan mineral daun kelor seperti zat besi, vitamin B, C, dan D dari daun kelor dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, tanpa menimbulkan efek samping yang ditimbulkan dari minuman berkafein.

    Mengutip PharmEasy, selain almond dan oat, daun kelor merupakan obat yang bisa diandalkan untuk melawan kolesterol tinggi. Kolesterol sendiri
    menjadi penyebab utama dari penyakit jantung.

    Wanita hamil biasanya mengalami kadar kolesterol yang lebih tinggi yang bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional selama kehamilan. Diabetes gestasional merupakan diabetes yang pertama kali terdeteksi pada wanita hamil yang tidak menderita diabetes sebelum hamil.

    13. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Daun kelor kaya akan sumber kalsium dan fosfor. Keduanya diperlukan untuk kesehatan tulang yang baik. Sifat anti-inflamasi dari daun kelor dapat membantu melawan radang sendi, bahkan menyembuhkan tulang yang rusak.

    14. Baik untuk Sistem Saraf

    Banyak gangguan saraf yang diketahui menunjukkan hasil positif karena penggunaan daun kelor. Konsentrasi tinggi vitamin E dan C dari daun ini memerangi degenerasi saraf. Orang-orang yang menderita migrain atau sakit kepala berulang bisa mengkonsumsi daun ini secara rutin.

    15. Meningkatkan Pembakaran Lemak

    Daun kelor dapat meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh tanpa menghabiskan cadangan energi. Hal ini membuat orang yang mengkonsumsinya merasa ringan namun ternutrisi. Daun bisa ini mengurangi nafsu makan dan meningkatkan metabolisme.

    Patut diketahui, manfaat daun kelor yang kaya akan nutrisi bersifat menjaga kesehatan dan membantu proses penyembuhan. Kosumsi daun kelor harus dibarengi pola hidup sehat setiap hari.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

    Jakarta

    Jeruk nipis dikenal dengan khasiat yang besar untuk kesehatan tubuh. Buah berukuran kecil ini sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai penyedap dan obat alami.

    Selain itu, jeruk nipis juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Jadi, selain mendapat efek segar dari jeruk nipis, ada banyak manfaat yang didapat.

    Manfaat Jeruk Nipis

    Jeruk nipis mengandung berbagai nutrisi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan kulit. Berikut penjelasannya.


    1. Memiliki Sifat Detoksifikasi

    Jeruk nipis mempunyai sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah. Menurut buku Jeruk Nipis: Manfaat, Penggunaan dan Resep oleh Tresno Saras, senyawa aktif dalam jeruk nipis bisa merangsang detoksifikasi dalam hati dan menciptakan lingkungan internal yang sehat.

    2. Mengurangi Radikal Bebas

    Senyawa antioksidan dalam jeruk nipis membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. Khasiat ini bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung dan penuaan dini.

    Jeruk nipis bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini berkat kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan makan berlebihan dan meningkatkan metabolisme. Jeruk ini juga cocok untuk diet rendah kalori.

    4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dari penyakit. Menurut WebMd, mengonsumsi jeruk nipi yang tinggi vitamin C secara teratur bahkan bisa membantu mencegah flu biasa.

    5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Jeruk nipis dapat berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini kaya akan vitamin C yang diperlukan untuk membuat kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang.

    Mengutip Healthline, sebuah penelitian dilakukan kepada lebih dari 4.000 wanita. Hasilnya menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C memiliki risiko lebih rendah memiliki kulit keriput dan kering seiring bertambahnya usia.

    6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa jeruk nipis bisa mengurangi beberapa faktor risiko penyakit ini .

    Jeruk nipis kaya akan vitamin C yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sedangkan tekanan darah tinggi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal merupakan kristal mineral kecil yang sering terasa sakit saat dikeluarkan. Batu ginjal bisa terbentuk ketika urin sangat pekat atau kamu memiliki kadar mineral pembentuk batu yang tinggi, seperti kalsium dalam urin.

    Jeruk nipis mengandung asam sitrat yang tinggi. Kandungan ini bisa mencegah batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dan mengikat mineral pembentuk batu dalam urin.

    8. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

    Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen ke tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang rendah bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

    Orang yang menjalani pola makan vegan atau vegetarian memiliki risiko anemia defisiensi besi lebih tinggi. Sebab, produk nabati mengandung zat besi yang tidak bisa diserap dengan baik seperti zat besi yang ada dalam produk hewani. Makanan tinggi vitamin C seperti jeruk nipis bisa membantu mencegah anemia defisiensi besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

    Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Buah jeruk mengandung senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu. Flavonoid dalam jeruk nipis bisa membantu menghentikan ekspresi gen yang mendorong perkembangan kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa jeruk bisa menekan pertumbuhan atau penyebaran kanker usus besar, tenggorokan, pankreas, payudara, sumsum tulang, limfoma dan sel kanker lainnya.

    Kandungan Jeruk Nipis

    Kandungan gizi dari jeruk nipis yang bermanfaat bagi kesehatan begitu banyak. Mengutip repository Unimus, berikut kandungan gizi dalam tiap 100 gram buah jeruk nipis.

    • Kalori (37,00 kal)
    • Protein (0,80 g)
    • Lemak (0,10 g)
    • Karbohidrat (12,30 g)
    • Kalsium (40,00 mg)
    • Fosfor (22,00 mg)
    • Zat Besi (0,60 mg)
    • Vitamin B1 (0,04 mg)
    • Vitamin C (27,00 mg)
    • Air (86,00 mg)
    • Hidrat arang (12,4 g).

    Kandungan lainnya dalam jeruk nipis adalah vitamin A, belerang, asam sitrat, glikosida, minyak atsiri (meliputi aldehid, aktilaldehid, linalin asetat, geranil asetat, dan kadinen. Selain itu jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid, yaitu hesperidin (hesperetin 7 rutinoside), tangeritin, naringin, eriocitrin, dan eriocitrocide.

    Itulah berbagai manfaat jeruk nipis, mulai dari mencegah berbagai penyakit dalam hingga menjaga kulit tetap kencang. Konsumsi jeruk nipis harus dibarengi pola hidup sehat, sehingga manfaatnya bisa diperoleh tubuh secara maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tau Belum?

    Jakarta

    Kembang turi atau Sesbania grandiflora merupakan tanaman yang tumbuh subur di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina. Bunga satu ini tidak hanya memiliki rupa yang cantik, tetapi juga menyimpan aneka manfaat.

    Selama ini, bunga turi sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan obat tradisional. Kira-kira apa saja manfaat kembang turi? Yuk, langsung simak penjelasannya.

    Mengenal Kembang Turi

    Kembang turi adalah tanaman dari famili fabaceae. Umumnya, kembang turi ditanam di halaman pekarangan, pinggir jalan, dan di pematang sawah sebagai penanda batas kepemilikan lahan. Hal ini tertera dalam jurnal Kandungan Flavonoid dan Serat Sesbania grandiflora pada Berbagai Umur Bunga dan Polong yang ditulis oleh Eko Setiawan.


    Menariknya, seluruh bagian kembang turi mulai dari akar hingga bunganya dapat digunakan sebagai obat. Hal ini karena kembang turi mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip dari laman Keymerhealth, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram kembang turi:

    • 8,4 gram protein
    • 11,8 gram karbohidrat
    • 1,4 gram lemak
    • 2,2 gram serat
    • 1.130 mg kalsium
    • 169 mg vitamin C
    • 80 mg fosfor
    • 3,9 mg zat besi
    • 3,1 gram mineral
    • 2 mg niasin
    • 5.400 mikrogram karotin.

    10 Manfaat Kembang Turi

    Dilansir dari laman Netmeds, Annai Medical College, dan Pemerintahan Provinsi Jambi, berikut sejumlah manfaat kembang turi bagi kesehatan tubuh:

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Kembang turi merupakan tanaman dengan antioksidan tinggi yang dapat mencegah kerusakan DNA dan melindungi membran sel dari paparan radikal bebas. Selain itu, bunga ini juga terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kadar zat seng, selenium, magnesium, dan menjaga tubuh dari senyawa berbahaya seperti glutathione.

    2. Mengatasi Diabetes

    Bagian daun dari kembang turi rupanya dapat dijadikan alternatif pengobatan pada penderita diabetes. Tanaman ini mampu mengontrol kadar gula darah dan memperbaiki kerusakan sel pankreas apabila rutin dikonsumsi. Kembang turi atau agathi juga diketahui ampuh dalam mengurangi kadar kolesterol serta trigliserida.

    3. Memperkuat Tulang

    Kembang turi memiliki kadar kalsium, zat besi, dan vitamin tinggi yang bagus untuk menunjang kesehatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis dan radang sendi pada lansia. Konsumsi daun kembang turi secara teratur untuk mengoptimalkan kepadatan mineral tulang.

    4. Mencegah Penyakit Kanker

    Berikutnya, daun dari kembang turi mengandung sifat antioksidan dan anti radang yang berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, bunga turi juga dapat melawan sel kanker paru-paru dan mencegah timbulnya kanker usus besar.

    5. Bersifat Antimikroba

    Bagian daun dan bunga dari kembang turi memiliki sifat antioksidan dan antimikroba yang ampuh melawan infeksi jamur dan serangan radikal bebas. Kemudian, bagian akar kembang turi diketahui memiliki efek anti-tuberkulosis.

    6. Menjaga Kesehatan Kulit

    Beberapa studi menemukan bahwa kembang turi efektif untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kelembaban kulit. Berbicara tentang kesehatan kulit, tanaman ini mempunyai kandungan tanin dan saponin yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati jerawat.

    7. Menyembuhkan Sariawan

    Kembang turi bisa jadi solusi obat alami untuk mengatasi masalah sariawan. Pasalnya, kembang turi mengandung vitamin C yang tentunya manjur dalam menyembuhkan sariawan. Untuk mengobati sariawan, cukup kumur-kumur menggunakan rebusan kulit batang kembang turi.

    8. Memabntu Mengatasi Masalah Pencernaan

    Sifat antimikroba dari kembang turi juga dapat mengatasi gangguan pencernaan. Karena itu, kembang turi kerap digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meredakan gejala diare.

    9. Mengobati Batuk

    Bunga turi yang diolah menjadi ramuan minuman bisa menjadi ekspektoran untuk mengobati batuk. Untuk membuat obat batuk, gunakan daun kembang turi merah dan ungu. Haluskan daun kembang turi lalu tambahkan perasan jeruk nipis. Jadilah obat batuk alami sederhana yang bisa dibuat di rumah.

    10. Meredakan Demam

    Terakhir, kembang turi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti obat demam dari bahan kimia. Hal ini karena kembang turi mengandung antipiretik yang ampuh menurunkan demam.

    Demikian penjelasan terkait manfaat dari kembang turi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan detikers ya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Cincau Hijau untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Cincau hijau terbuat dari ekstrak daun bernama Cyclea barbata yang diperas. Daunnya sekilas mirip dengan daun sirih namun sedikit lebih lonjong.

    Ketika mengeras, teksturnya akan kenyal seperti jelly hingga menjadi cincau hijau. ini kerap ditambahkan sebagai minuman es cincau.

    Es cincau hijau biasa ditemui di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, termasuk Indonesia. Siapa sangka selain menyegarkan, cincau hijau juga memiliki segudang manfaat.


    Manfaat Cincau Hijau untuk Kesehatan

    Berikut adalah beberapa khasiat cincau hijau yang berguna bagi tubuh:

    1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Sebuah penelitian oleh Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menunjukkan daun cincau hijau memiliki aktivitas imunomodulator dan antioksidan yang tinggi yang mengandung fenolik, flavonoid, tanin, dan terpenoid. Kandungan tersebut diketahui sangat bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

    Selain itu kandungan antioksidan yang tinggi juga bekerja untuk melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan infeksi virus. Ini akan mencegah tubuhmu dari penyakit kronis yang mengerikan.

    2. Membantu Mencegah Osteoporosis

    Mengutip dari Newfemme, kandungan kalsium fosfat yang kaya dalam cincau hijau dapat memperkuat dan menutrisi tulang.

    Selain itu kandungan tersebut juga berperan dalam regenerasi tulang yang mengalami pengeroposan serta mencegah osteoporosis.

    3. Menjaga Kesehatan Mata

    Studi terkini menyoroti pentingnya kandungan vitamin A dalam daun cincau hijau untuk memelihara kesehatan mata. Ahli menggarisbawahi bahwa mengkonsumsi daun cincau hijau secara teratur dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam pencegahan masalah mata yang umum terjadi.

    Vitamin A telah dikenal luas sebagai nutrisi penting yang mendukung kesehatan mata. Pasalnya, kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan masalah serius seperti kebutaan malam, xerophthalmia, dan penurunan penglihatan.

    4. Mengatasi Darah Tinggi

    Senyawa S-S tetandrin pada cincau bermanfaat untuk mengobati hipertensi, yang dapat memicu penyakit jantung. Senyawa ini bekerja membantu melebarkan pembuluh darah, memungkinkan aliran darah yang lebih lancar. Dengan demikian, tekanan darah tinggi dapat diatasi dan kembali normal.

    Cincau hijau dapat menurunkan demam. Ini terjadi karena kandungan saponin yang ada di dalam daun cincau hijau diketahui efektif dalam menurunkan demam.

    Selain itu mengutip dari serat, mineral, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mendukung pemulihan dari penyakit, termasuk demam.

    6. Menstabilkan Kadar Gula Darah dalam Tubuh

    Salah satu manfaat penting cincau hijau adalah membantu pengobatan penderita diabetes. Kandungan daun cincau yang kaya akan bisbenzylisoquinoline (alkaloid) dan klorofil berperan dalam menstabilkan kadar gula darah.

    Selain itu melansir dari Limar’s blog karena kaya akan antioksidan, cincau hijau telah terbukti melindungi sel beta yang memproduksi insulin di pankreas. Hal ini menjadikan cincau sangat bagus untuk mengurangi resiko diabetes.

    7. Sebagai Antimalaria

    Studi ilmiah telah menunjukkan bahwa rebusan akar cincau memiliki potensi sebagai obat pencegahan malaria, berkat kandungan senyawa alkaloid tertentu yang tinggi. Alkaloid ini memiliki sifat antimalaria yang dapat menghambat pertumbuhan parasit malaria dalam tubuh.

    Dengan mengkonsumsi rebusan akar cincau secara teratur, tubuh dapat memperoleh perlindungan alami terhadap infeksi malaria. Terutama di daerah yang rawan terhadap penyakit ini.

    Senyawa alkaloid ini bekerja dengan mengganggu siklus hidup parasit, sehingga mengurangi risiko infeksi dan penyebaran malaria.

    8. Membantu Mencegah Kanker

    Cincau hijau mengandung antioksidan seperti isokandrodendrin dan S-S tetandrin, yang efektif dalam menghilangkan sel tumor pada kanker hati, ginjal, paru-paru, payudara, dan leher rahim.

    Selain itu mengutip sebuah penelitian dari Pustaka Unpad, ekstrak daun cincau hijau dapat membunuh sel kanker darah dengan tingkat kematian sekitar 55-90%, sedangkan untuk sel kanker lainnya sekitar 60%.

    9. Membantu Mengatasi Sakit Tenggorokan

    Sakit tenggorokan tentu menimbulkan rasa yang tidak nyaman sehingga mengganggu makan dan minum kita sehari-hari.

    Jika kamu sedang mengalami masalah tersebut tenang saja karena cincau hijau bisa dengan efektif mengatasinya. Cincau hijau mengandung kalsium, fosfor, karbohidrat, vitamin A, B1, dan C yang bisa efektif menghilangkan sakit tenggorokan.

    10. Membantu Mengatasi Masalah Pencernaan

    Berdasarkan catatan wawancara detikcom bersama dokter, praktisi herbal, dan peneliti di HortusMed Wellness Center B2P2TOOT Tawangmangu, dr Danang Ardiyanto, MKM, daun cincau bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

    Cincau mendukung fungsi sistem pencernaan karena senyawa gulanya memiliki kemampuan untuk menghambat bakteri penyebab gangguan pencernaan.

    Daun cincau mengandung beberapa senyawa alkaloid yang kaya akan vitamin B dan C. Saat dikonsumsi, kombinasi kedua vitamin ini sangat efektif dalam mencegah diare.

    dr. Danang menambahkan juga daun cincau bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Cincau mengandung karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, banyak air, rendah kalori, dan tinggi serat, sehingga cocok untuk diet.

    Kandungan protein yang rendah pada cincau juga membantu menjaga berat badan. Diet tinggi serat diketahui dapat mengurangi rasa lapar dan mencegah makan berlebihan, yang mendukung penurunan berat badan.

    12. Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

    Cincau hijau bermanfaat juga dalam membantu mengatasi masalah otot seperti otot kaku, pegal, dan nyeri otot. Ini bisa terjadi karena kandungan senyawa kurin dimethyl-1 dimetoidida.

    Selain itu, senyawa ini juga efektif dalam membantu peregangan otot ketika digunakan sebagai salep atau diminum dalam bentuk rebusan.

    Itu dia beberapa khasiat dari cincau hijau yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Semoga bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • 11 Air Rebusan untuk Asam Urat yang Ampuh Tanpa Efek Samping

    Jakarta

    Air rebusan untuk asam urat terbuat dari herbal yang minim efek samping bagi pasien. Obat herbal tersebut membantu untuk menurunkan kadar asam urat hingga kembali normal.

    Kadar asam urat naik ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung purin. Contohnya seperti daging sapi, kambing, babi, seafood, dan alkohol.

    Jenis Air Rebusan untuk Asam Urat

    Pasien asam urat bisanya mengalami nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar sendi yang sakit. Konsumsi herbal berikut bisa membantu menurunkan kadar asam urat, hingga gejala tersebut hilang.


    1. Air Rebusan Daun Salam

    Air rebusan daun salam dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat jika dikonsumsi setiap hari. Dikutip dari jurnal berjudul Ekstrak Daun Salam untuk Menurunkan Kadar Asam Urat pada Penderita Artritis Gout karya Ningtiyas, penderita hiperurisemia (kadar asam urat sangat tinggi) disarankan untuk rutin mengkonsumsi minuman herbal ini.

    Kandungan pada daun salam mampu memecah kristal asam urat penyebab gout dan batu ginjal. Terapi kompres hangat dan konsumsi air rebusan daun salam juga dapat mengurangi nyeri di sendi yang bengkak.

    2. Air Rebusan Daun Sirsak

    Daun sirsak mengandung antioksidan yang dapat menghambat enzim xantine oksidase untuk mengoksidasi hipoxanthine menjadi xantin dan asam urat. Senyawa fenolik kumarin yang lebih tinggi dari alopurinol efektif untuk menurunkan kadar asam urat.

    Senyawa tersebut juga berperan sebagai analgesik atau pereda nyeri yang kuat. Kombinasi antara sifat analgesik dan anti inflamasi dari air rebusan daun sirsak dapat memecah timbunan monosodium di persendian.

    3. Air Rebusan Daun dan Biji Seledri

    Air rebusan seledri mengandung senyawa kompleks yang berguna untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, 3-n butylphthalide (3nB), apiin, alkaloid, tanin, dan saponin berpengaruh memecah purin pada penderita gout arthritis.

    Dikutip dari jurnal Uric Acid Levels Are Lowered by Traditional Boiling Water from Leaves at Elderly Posyandu Jonggon Jaya Kutai Kartanegara karya Faried dkk, pemberian infus seledri mengandung zat antiinflamasi yang baik untuk penderita asam urat.

    4. Air Rebusan Daun dan Biji Ketumbar

    Dikutip dari laman Only My Health, makanan kaya vitamin C seperti ketumbar bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan vitamin K dan mineral lain seperti kalsium, potasium, tiamin, fosfor, dan niasin baik untuk pencernaan dan fungsi hati.

    Tidak hanya daunnya, biji ketumbar juga mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). Rempah ini dapat menurunkan kadar gula darah dan sekresi insulin pada penderita diabetes.

    5. Air Rebusan Daun Sambiloto

    Daun sambiloto yang pahit ternyata telah digunakan sebagai obat mengatasi asam urat sejak abad ke-18. Air rebusan daun sambiloto memiliki efek antihiperurisemia dan antiinflamasi untuk menurunkan asam urat.

    Mengutip dari jurnal Extracts of Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees Leaves Exert Anti-Gout Effects by Lowering Uric Acid Levels and Reducing Monosodium Urate Crystal-Induced Inflammation karya Elzida dkk, ekstrak Et0H80 memiliki efek anti asam urat substansial yang dapat menekan produksi mediator pro-inflamasi. Hal ini karena kandungan andrografolida didalamnya yang berperan besar mengatasi peradangan sendi.

    6. Air Rebusan Daun Kelor

    Daun kelor adalah tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat. Kandungan vitamin C dan antioksidan mampu menurunkan stres oksidatif dan inflamasi yang mempengaruhi sintesis asam urat.

    Dilansir dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, senyawa kuersetin dapat menghambat aktivitas xantin oksidase dalam membentuk asam urat. Sementara senyawa tanin, alkaloid, dan saponin berguna untuk meningkatkan konsentrasi asam urat dalam urin yang membentuk batu ginjal.

    7. Air Rebusan Daun Sukun

    Air rebusan ekstrak daun sukun terbukti dapat menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, fenol, riboflavin, tanin, asetilkolin, dan kalium diklaim dapat mengurangi produksi asam urat.

    Penelitian di tahun 2019 menyebut jika pemberian ekstrak daun sukun pada tikus terbukti positif untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas obat ini.

    8. Air Rebusan Daun Sirih

    Daun sirih memiliki kandungan kimia aktif untuk mengatasi produksi asam urat berlebihan. Senyawa sirihfenol, seskuiterpen, diastase, gula, triterpenoid, flavonoid, dan tanin efektif menurunkan kadar asam urat. Berdasarkan jurnal Efektivitas Daun Sirih (Piper betle L.) dan Daun Sukun (Artocarpus altilis) Dalam Menurunkan Kadar Asam Urat pada Tikus Putih Jantan hiperurisemia (Rattus norvegicus) karya Faizal, dkk, air rebusan daun sirih dapat membantu mengobati asam urat.

    9. Air Rebusan Daun Alpukat

    Daun alpukat mengandung flavonoid seperti kuersetin dan luteolin yang baik untuk antiinflamasi dan mengatasi radikal bebas. Air rebusannya dipercaya dapat mengatasi asam urat, radang sendi, kejang otot, dan kesehatan usus.

    10. Air Rebusan Daun Mangga

    Air rebusan daun mangga diklaim dapat mengatasi nyeri akibat pembengkakan sendi pada kasus asam urat dan arthritis. Obat herbal ini telah lama digunakan pada pengobatan tradisional India, Cina, dan negara Asia Timur lainnya. Saat ini, ekstrak daun mangga telah banyak dikembangkan untuk mengatasi hipertensi, batu ginjal, hingga masalah rambut dan kulit.

    11. Air Rebusan Jahe

    Air rebusan jahe tidak hanya dikenal sebagai penghangat badan, melainkan obat herbal untuk asam urat. Aktivitas antiinflamasi dan antioksidan pada jahe dapat mengurangi peradangan. Penderita osteoarthritis, rheumatic arthritis, dan asam urat disarankan untuk mengkonsumsi air rebusan jahe.

    Dikutip dari laman Healthline, berikut beberapa minuman menyehatkan lain yang baik untuk menurunkan asam urat. Bahan-bahannya sangat mudah ditemukan dan tidak menimbulkan efek samping.

    • Jus ceri
    • Air dan cuka sari apel hangat
    • Jus lemon
    • Air kunyit
    • Teh jelatang
    • Teh dandelion
    • Teh kembang sepatu
    • Teh akar burdock
    • Milk thistle (ramuan bunga aster dan ragweed)
    • Ekstra minyak yarrow
    • Teh daun zaitun
    • Minyak kayu manis
    • Ekstrak daun Cemara Cina (Biota Orientalis).

    Demikian air rebusan untuk asam urat dan cara membuatnya di rumah. Pastikan untuk memperbanyak minum air putih, istirahat, dan menghindari konsumsi daging merah dan makanan dengan kadar gula tinggi.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Rebusan Serai, Bantu Redakan Batuk hingga Bikin Rileks

    12 Manfaat Rebusan Serai, Bantu Redakan Batuk hingga Bikin Rileks

    Jakarta

    Serai termasuk dalam tanaman obat yang memiliki sejumlah khasiat. Cara mengolahnya adalah dengan merebus batang atau daunnya.

    Air rebusan serai ini memiliki aroma wangi menyegarkan. Untuk menambahkan khasiat, serai bisa dicampur dengan jahe, kunyit, lemon, maupun madu.

    Di bawah ini akan kita ulas 12 manfaat rebusan serai. Di antaranya dapat meredakan batuk hingga membuat pikiran menjadi rileks.


    Manfaat Rebusan Serah

    Berikut ini 12 manfaat rebusan serai untuk kesehatan tubuh:

    1. Bantu Meredakan Batuk

    Dilansir dari Netmeds, air rebusan serai bermanfaat untuk meredakan batuk, sakit tenggorokan, dan flu biasa, karena memiliki geraniol dan citronellol yang merupakan senyawa antiseptik. Cukup rebus beberapa helai serai untuk mendapatkan minuman berkhasiat.

    2. Sebagai Antioksidan

    Penelitian tahun 2005 dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, yang dikutip dari buku Rempah-Rempah (Bumbu Dapur, Kaya Manfaat) oleh Inti Aisyah (Aisyah Putri), menunjukan serai mengandung beberapa antioksidan yang bisa membantu membersihkan radikal bebas dalam tubuh.

    Beberapa antioksidan tersebut antara lain asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonica. Senyawa ini memiliki manfaat untuk membantu mencegah disfungsi sel-sel di dalam arteri koroner.

    3. Membantu Menangani Infeksi Mulut dan Gigi Berlubang

    Sifat antimikroba pada rebusan serai dapat membantu tubuh mengatasi infeksi mulut dan gigi berlubang. Penelitian in vitro tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menunjukkan, minyak atsiri serai dapat mengatasi bakteri Streptococcus mutans yang menyebabkan kerusakan gigi.

    4. Meredakan Kram Akibat Haid

    Manfaat rebusan sereh juga bisa dirasakan wanita yang merasakan kram akibat haid, perut kembung, dan hot flashes (kondisi merasakan sensasi panas). Secara teori, serai mengandung antiradang yang bisa bermanfaat menenangkan perut.

    5. Memperbaiki Saluran Pencernaan

    Teh serai dapat bermanfaat untuk memperbaiki saluran pencernaan, sehingga mengatasi masalah pencernaan. Studi pada hewan pengerat tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menjelaskan, serai efektif mengatasi tukak lambung dan melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat aspirin dan etanol.

    6. Mengontrol Kolesterol

    Penelitian tahun 2011 oleh Gagan Shah, dkk, menunjukkan ekstrak minyak serai bermanfaat membantu menurunkan kolesterol pada hewan, bergantung pada dosisnya.

    Ada kemungkinan air rebusan serai juga memiliki manfaat serupa. Namun masih dibutuhkan lebih banyak penelitian mengenai hal ini.

    Teh serai bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, karena kandungannya baik untuk metabolisme tubuh. Rebusan serai ini berperan sebagai teh detoks. Namun kebanyakan penelitian yang ada bukan riset ilmiah.

    8. Berpeluang Sebagai Diuretik

    Serai juga kemungkinan bisa berperan sebagai diuretik, yaitu obat untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh lewat urine. Efeknya, kita akan buang air kecil lebih sering.

    9. Anti-inflamasi

    Peradangan bisa mempengaruhi banyak masalah, termasuk stroke dan penyakit jantung. Berdasarkan Pusat Kanker Memorial Sloan Kettering, kandungan sitral dan geraniol bermanfaat sebagai anti-inflamasi untuk membantu menghentikan pelepasan tanda peradangan tertentu di tubuh.

    10. Meringankan Tekanan Darah Sistolik Tinggi

    Dalam studi observasional tahun 2012 oleh Naveed Ullah, dkk, dijelaskan kandungan serai bisa meringankan tekanan darah sistolik yang tinggi. Sebanyak 72 responden pria dalam riset yang diberi teh serai mengalami penurunan tekanan darah sistolik secara moderat. Para responden juga mengalami sedikit peningkatan tekanan darah diastolik.

    11. Membantu Mengurangi Risiko Kanker

    Kandungan citral di dalam serai diyakini memiliki kemampuan antikanker atau mencegah tumbuhnya beberapa jenis sel kanker. Beberapa ahli memberikan air rebusan serai sebagai terapi tambahan selama kemoterapi dan radiasi.

    12. Membuat Rileks

    Teh panas diketahui bisa membuat rileks, tetapi teh serai bisa membuat rileks disertai dengan kecemasan. Aroma serai membuat pikiran tenang, sehingga bisa membantu tidur nyenyak dan mengatasi insomnia.

    Kebanyakan minum rebusan serai mungkin bisa menyebabkan efek samping ringan, seperti sering buang air kecil, alergi, hingga pusing. Jika ada reaksi yang buruk dan merugikan jangan ragu segera konsultasi ke dokter.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Dampak Rutin Minum Teh Serai di Pagi Hari

    Jakarta

    Minum teh sereh atau serai di pagi hari bisa menjadi kebiasaan sehat yang membawa banyak manfaat untuk tubuh. Teh sereh dikenal dengan aroma segar yang menenangkan dan kaya nutrisi.

    Tak hanya membantu mengawali hari dengan rasa yang menyegarkan, namun juga mendukung kesehatan tubuh. Berikut manfaat minum teh sereh di pagi hari.

    7 Manfaat Rutin Minum Teh Serai atau Sereh di Pagi Hari

    Teh serai memiliki sejumlah manfaat kesehatan, terutama jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Mengutip laman Healthsite dan Times of India, berikut di antaranya:


    1. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Kandungan vitamin A dan vitamin C pada sereh cukup tinggi. Kedua vitamin ini penting untuk memperbaiki masalah kesehatan rambut dan kulit. Sehingga kamu selalu tampil glowing dengan rambut dan kulit yang sehat.

    Konsumsi teh serai secara teratur dapat mencegah jerawat dan minyak berlebih yang berisiko menyumbat pori. Kandungan antibakteri dan antimikrobanya dalam sereh juga efektif mengurangi gatal serta ketombe pada kulit kepala.

    2. Memperkuat Imunitas Tubuh

    Teh serai bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh. Secangkir teh serai dapat membantu tubuh melawan flu biasa, infeksi, serta demam akibat virus selama pergantian musim.

    3. Melancarkan Pencernaan

    Asupan serat yang kurang bisa menyebabkan masalah pencernaan. Untuk mengatasinya kamu bisa menggunakan teh serai.

    Berkat antioksidannya, teh serai dapat membantu menghilangkan peradangan di usus. Jika dikonsumsi di pagi hari, teh ini bisa meredakan masalah perut seperti sakit perut, sembelit, gangguan pencernaan, dan gas.

    4. Meredakan Nyeri Menstruasi

    Teh serai dapat menjadi minuman yang bisa dikonsumsi wanita selama masa menstruasi. Karena teh ini membantu meredakan nyeri menstruasi, mengurangi peradangan, dan perut kembung.

    5. Mengurangi Risiko Hipertensi

    Teh serai juga sangat baik untuk mengatur tekanan darah dan mengurangi risiko hipertensi. Diketahui bahwa teh ini memiliki khasiat yang bisa meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah. Jika meminumnya bisa membantu menjaga tekanan darah tetap seimbang sepanjang hari.

    Secangkir teh serai menjadi minuman yang ampuh menurunkan berat badan serta membantu kamu tampil langsing serta sehat. Teh serai dengan tambahan madu bisa membantu membakar lemak perut dan area tubuh lainnya.

    7. Untuk Detoksifikasi Tubuh

    Teh serai mengandung antioksidan yang membantu membersihkan tubuh. Bersifat diuretik, teh ini mengeluarkan racun dari tubuh melalui air kemih (urine). Jika dikonsumsi di pagi hari, teh ini bekerja paling efektif untuk mendetoksifikasi tubuh.

    Untuk membuat teh serai, cukup rendam daunnya dengan air mendidih. Selain itu, kamu juga bisa menyeduh teh biasa, seperti teh hijau atau teh hitam bersama serai.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com