Tag: tanda bahaya

  • Cara Melihat LCD HP Rusak atau Tidak, Kenali 5 Tanda Ini

    Jakarta

    Memeriksa kondisi layar atau LCD HP sangat penting, untuk memastikan layar bisa berfungsi dengan baik. Kalau LCD terlihat buram, pecah, atau tidak merespons sentuhan, mungkin ada masalah.

    Untuk mengetahui apakah LCD HP rusak atau tidak, kita bisa mencoba beberapa langkah sederhana seperti memeriksa tampilan layar hingga memastikan tidak ada garis atau bintik yang muncul.

    Cara Mengetahui Apakah LCD Rusak

    Mengutip laman Carl Care, berikut adalah tanda-tanda untuk mengetahui LCD HP rusak atau terdapat gangguan:


    1. Ada Garis dan Retakan

    Layar yang retak jadi petunjuk yang paling kelihatan untuk mendiagnosis LCD rusak atau tidak. Pasalnya, retakan sekecil apa pun bisa mengganggu efektivitas kerja LCD.

    2. Ada Kilatan

    Kilatan, piksel, dan bintik mati juga menjadi tanda LCD ada gangguan. Adanya bercak hitam atau berubah warna pada layar menunjukkan piksel terjebak di limbo LCD.

    3. Ada yang Berkedip-kedip

    Layar yang tidak stabil dan berkedip-kedip menjadi tanda klasik LCD rusak. Ini merupakan cara mereka berusaha mempertahankan kinerja pencahayaannya.

    4. Warna Terdistorsi

    Warna yang tidak akurat dan pudar termasuk tanda bahaya yang menunjukkan bahwa warna LCD tidak seimbang.

    5. Layar Gelap Total

    Layar yang sepenuhnya hitam dan tidak responsif terhadap semua permintaan menjadi tanda LCD yang terluka parah. Kerusakan tersebut membutuhkan perbaikan.

    Penyebab LCD Rusak

    • Terjatuh baik tidak sengaja maupun sengaja, sehingga membuat retakan seperti jaring laba-laba pada layar. Ini sangat berpotensi merusakan lapisan LCD yang halus.
    • Tercelup ke dalam kolam atau tumpahan cairan, sehingga air bisa merembes lewat celah-celah LCD.
    • Hp terkena suhu ekstrem, yang bisa merusak komponen sensitif LCD.
    • Kesalahan setelah perbaikan, kalau teknisi menggunakan LCD yang kualitasnya jelek atau salah menangani pemasangan, maka LCD bisa saja berkedip, bermasalah, atau tidak mau bekerja.

    (khq/khq)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini 7 Hal yang Akan Terjadi Jika HP Terkena Malware, Waspada!

    Jakarta

    Di zaman sekarang sehari-hari bisa menjadi sasaran empuk bagi malware (perangkat lunak berbahaya). Malware merupakan istilah untuk menggambarkan setiap program/kode berbahaya yang merusak sistem.

    Serangan malware bisa datang dari tautan mencurigakan, iklan, hingga lewat aplikasi. Kalau dibiarkan malware bisa merusak sistem, mencuri data pribadi, sampai membuat kinerja HP melambat drastis.

    Lalu, bagaimana kita tahu kalau HP sudah terinfeksi malware? Ketahui beberapa ciri HP terkena malware yang perlu diwaspadai.


    Ciri-ciri HP Terkena Malware

    Umumnya, malware akan menyerang, merusak, atau menonaktifkan komputer, sistem komputer, jaringan, tablet, termasuk HP (perangkat seluler). Malware hadir dalam berbagai bentuk dan menggunakan taktik yang berbeda untuk melakukan serangannya.

    Mengutip F-Secure, berikut adalah tanda untuk tahu jika HP atau perangkat terkena malware secara umum:

    • Ada pesan mencurigakan. HP yang disusupi malware juga bisa mengirim pesan sendiri, ini termasuk tanda bahaya utama.
    • Ada iklan yang agresif dan lebih banyak iklan dari biasanya.
    • Ada biaya yang tidak dikenali.
    • Kinerja sistem HP lambar.
    • Penggunaan data seluler meningkat pesat.
    • Ada aplikasi aneh di HP, padahal kita tidak menginstal aplikasi tersebut.
    • Daya tahan baterai cepat atau tiba-tiba menurun.
    • HP bisa menjadi terlalu panas, karena ada program jahat yang menjalankan banyak proses di latar belakang pada perangkat. Sebab itu ponsel menjadi panas saat disentuh.

    Cara untuk Melindungi Perangkat dari Serangan Malware

    Dilansir University Derby, berikut merupakan hal-hal yang dapat dilakukan untuk melindungi perangkat dari serangan malware:

    • Selalu perbarui sistem operasi (OS)
    • Memperbarui perangkat lunak
    • Instal antivirus (‘AV’) pada perangkat dan selalu perbarui
    • Jelajahi internet dan web dengan aman
    • Selalu terhadap penipuan dukungan teknis, seperti mewaspadai bentuk iklan- iklan pop-up.
    • Tidak mengirim data sensitif lewat jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman , seperti di mall atau cafe.
    • Selalu waspada serangan phising, seperti berhati-hati dalam kesalahan merespon permintaan informasi pribadi, URL yang tidak cocok,maupun link dari alamat yang tidak biasa.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com