Tag: techcrunch

  • Cara Menambahkan Lagu di Profil Instagram Biar Makin Keren


    Jakarta

    Instagram baru saja meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menambahkan lagu di profil. Bagi pengguna media sosial berusia tertentu, fitur baru ini mengingatkan kepada profil di Myspace pada awal tahun 2000-an.

    Lagu yang ditambahkan ke profil akan muncul di bagian bio dan akan tetap terlihat di profil sampai pengguna menghapus atau menggantinya. Berbeda dengan Myspace, lagu di profil Instagram tidak bisa diputar secara otomatis, jadi orang yang mengunjungi profil harus menekan tombol putar untuk memainkan lagu.

    Sama sepertii saat menambahkan lagu ke Instagram Reels atau Stories, pengguna bisa memilih potongan lagu berdurasi 30 detik untuk ditampilkan di profil. Berikut cara menambahkan lagu di profil Instagram.


    Cara tambahkan lagu di profil Instagram

    • Buka aplikasi Instagram, pastikan sudah menjalankan versi terbaru
    • Buka halaman profil dengan ketuk ikon foto profil di sudut kanan bawah
    • Ketuk tombol Edit profil lalu scroll ke bawah dan pilih menu Musik
    • Ketuk opsi ‘Pilih lagu untuk profil Anda’ yang ditandai dengan ikon +
    • Ketik judul lagu yang ingin kalian tambahkan ke profil Instagram
    • Pilih bagian lagu yang ingin diputar saat profil dibuka dengan menggerakkan slider yang ada di layar
    • Ketuk tanda centang berwarna biru jika sudah sesuai untuk menambahkan lagu ke profil Instagram.

    Pengguna Instagram juga bisa menghapus atau mengubah lagu yang ada di profil kapan saja dengan mengedit profil atau dengan mengetuk lagu yang ada di profil, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (23/8/2024).

    Instagram kabarnya sudah bereksperimen dengan fitur ini sejak tahun 2022. Fitur baru ini bertujuan untuk meningkatkan profil pengguna dan membantu pengguna mengekspresikan selera musiknya di platform media sosial tersebut.

    Lagu sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari Instagram. Pada tahun 2018, mereka merilis opsi untuk menambahkan lagu ke Stories, dan tahun lalu pengguna Instagram bisa menambahkan lagu ke Notes dan carousel foto di feed.

    Instagram berkolaborasi dengan penyanyi Sabrina Carpenter untuk meluncurkan fitur baru ini, yang merilis teaser untuk lagu terbarunya berjudul ‘Taste’ di profil Instagram-nya sebelum album barunya rilis.

    Aplikasi milik Meta ini juga menambahkan beberapa fitur tersembunyi dengan tema mengikuti album terbaru Carpenter bertajuk ‘Short n’ Sweet’. Menggunakan kata kunci tertentu seperti ‘Sabrina’ atau emoji cangkir kopi akan mengubah pesan di Notes berubah menjadi warna biru. Ada juga tema DM bertema Carpenter dengan pola bibir merah.

    (vmp/vmp)



    Sumber : inet.detik.com

  • WhatsApp Blokir Chatbot AI Lain, Cuma Bisa Pakai Meta AI

    WhatsApp Blokir Chatbot AI Lain, Cuma Bisa Pakai Meta AI


    Jakarta

    Meta sedang mengeluarkan aturan baru terkait kecerdasan buatan di dalam WhatsApp. Hasil amandemen ketentuan API WhatsApp Business menyebutkan, penggunaan chatbot pihak ketiga di WhatsApp akan diblokir mulai 15 Januari 2026.

    Putusan ini akan berdampak langsung pada klien berbasis WhatsApp yang banyak digunakan untuk berbagai perangkat, termasuk ChatGPT dari OpenAI dan asisten Perplexity, serta Luzia yang berfokus di Amerika Latin dan lainnya.


    Kebijakan baru ini memblokir akses ke WhatsApp Business Solutions. Penjelasan Meta sendiri menggambarkan pergeseran ini sebagai upaya penyelarasan. API WhatsApp Business tidak dirancang untuk menghosting chatbot pihak ketiga, melainkan untuk memfasilitasi notifikasi, dukungan, dan transaksi.

    “Untuk tujuan menyediakan, mengirimkan, menawarkan, menjual, atau dengan cara lain membuat tersedia teknologi-teknologi tersebut ketika teknologi-teknologi tersebut merupakan fungsi utama (bukan sekunder atau tambahan) yang disediakan untuk digunakan, sebagaimana ditentukan oleh Meta sesuai dengan kebijakannya sendiri,” kata Meta dalam pernyataan terkait syarat dan ketentuan aturan baru ini, dikutip dari TechCrunch.

    Meta telah mengonfirmasi aturan terbaru ini dan menjelaskan bahwa langkahnya tersebut tidak mempengaruhi bisnis yang menggunakan AI untuk melayani pelanggan di WhatsApp. Misalnya, perusahaan jasa perjalanan yang mengoperasikan chatbot untuk layanan pelanggan tidak akan dilarang menggunakan layanan tersebut.

    Alasan Meta di balik langkah ini adalah API WhatsApp Business dirancang untuk bisnis yang melayani pelanggan, bukan sebagai platform untuk distribusi chatbot. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa meski API ini dibangun untuk kasus penggunaan business-to-business, dalam beberapa bulan terakhir, mereka melihat kasus penggunaan yang tidak terduga untuk chatbot umum.

    “Tujuan API WhatsApp Business adalah untuk membantu bisnis memberikan dukungan pelanggan dan mengirimkan pembaruan yang relevan. Fokus kami adalah mendukung puluhan ribu bisnis yang membangun pengalaman ini di WhatsApp,” kata Meta lagi.

    Langkah ini secara efektif akan membuat WhatsApp tak lagi tersedia sebagai platform untuk mendistribusikan solusi AI seperti asisten atau agen. Hal ini juga berarti Meta AI menjadi satu-satunya asisten yang tersedia di WhatsApp.

    (rns/rns)



    Sumber : inet.detik.com