Tag: teh hijau

  • Plong! 5 Teh Ini Bisa Melegakan Sakit Tenggorokan


    Jakarta

    Aktivitas bisa terganggu karena sakit tenggorokan. Oleh karena itu, sakit tenggorokan bisa diobati dengan mengonsumsi teh, seperti teh hijau hingga chamomile.

    Sakit tenggorokan menyebabkan rasa perih dan kering karena adanya peradangan. Bahkan, bisa menimbulkan batuk yang mengganggu aktivitas harian.

    Selain obat, sakit tenggorokan bisa diobati menggunakan cara alami dengan mengonsumsi teh. Dilansir dari Study Finds (8/2), ada beberapa jenis teh yang bisa memberikan efek menenangkan dan melegakan tenggorokan karena kandungan nutrisinya.


    Berikut 5 teh yang bisa melegakan sakit tenggorokan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau, salah satu jenis teh yang menyehatkan tubuh. Biasanya dikonsumsi dalam kondisi hangat tanpa campuran pemanis buatan. Kalaupun ingin rasanya lebih manis, kamu harus menambahkan madu sebagai pemanis alami.

    Jenis teh populer ini diketahui memiliki beragam manfaat sehat, karena kandungan zat antioksidannya yang tinggi. Konsumsi teh ini dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

    Selain itu, teh hijau juga bisa dikonsumsi untuk mengobati sakit tenggorokan. Kamu bisa mengonsumsi teh hijau yang hangat untuk meredakan rasa sakitnya.

    2. Teh Chamomile

    Pecinta teh, pasti sudah tak asing dengan teh herbal satu ini. Teh yang terbuat dari bunga chamomile tersebut dikonsumsi karena manfaat sehatnya.

    Salah satu manfaatnya dapat meredakan sakit tenggorokan. Karena teh camomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi. Selain untuk sakit tenggorokan, teh chamomile juga bisa untuk mengatasi kesulitan tidur.

    3. Teh Lada Hitam

    Teh lada hitam ternyata memberikan manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya. Lada hitam mengandung zat antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi.

    Rempah ini juga mengandung vitamin B kompleks yang penting seperti riboflavin, thiamin, niacin, dan pyridoxine. Teh lada hitam juga baik untuk menjaga imunitas tubuh karena mengandung zat antibakteri dan antibiotik alami.

    Di saat pergantian musim, banyak orang jatuh sakit. Biasanya terserang flu hingga sakit tenggorokan. Untuk meredakan sakit tenggorokan, bisa dengan mengonsumsi teh lada hitam secara rutin.

    4. Teh Jahe

    Teh herbal yang terbuat dari jahe baik dikonsumsi, karena menyimpan beragam manfaat sehat. Mulai dari kesehatan pencernaan hingga metabolisme tubuh.

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.

    5. Teh Kunyit

    Kunyit tak hanya dijadikan sebagai bumbu masakan, tapi juga dibuat teh herbal. Teh kunyit ini dapat mengobati flu secara alami, cara membuatnya juga mudah.

    Flu biasanya disertai dengan batuk yang membuat tenggorokan penderitanya menjadi gatal. Kunyit yang mengandung curcumin sebagai zat anti-inflamasi alami ini dapat memainkan perannya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Pagi Hari, Jaga Imunitas hingga Bantu Diet


    Jakarta

    Teh termasuk minuman sehat yang baik dikonsumsi pagi hari, termasuk teh hijau. Manfaat yang dapat dirasakan beragam, mulai dari menjaga imunitas hingga membantu diet.

    Teh hijau termasuk minuman sehat yang umum dikonsumsi. Ternyata, minuman ini cocok dikonsumsi saat pagi hari.

    Biasanya teh hijau dikonsumsi dalam kondisi hangat tanpa campuran pemanis buatan. Kalaupun ingin rasanya lebih manis, kamu harus menambahkan madu sebagai pemanis alami.


    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya Maksimalteh hijau Foto: Getty Images

    Dilansir dari Eating Well (14/3), minum teh hijau dianjurkan secara rutin, waktunya pagi hari. Bisa dikonsumsi bersamaan dengan waktu sarapan.

    Minum teh hijau hangat sangat baik untuk kesehatan tubuh. Satu manfaat yang paling dirasakan adalah meningkatkan imunitas tubuh, karena zat antioksidan yang tinggi.

    Setelah itu, manfaat dari minum teh hijau juga baik dalam membantu diet. Teh diketahui mengandung flavonoid yang dikenal dengan sebutan catechins. Kandungan ini tak hanya meningkatkan metabolisme, tapi juga mengurangi lemak di tubuh.

    Minum teh hijau dikaitkan dengan manfaat kesehatan pencernaan. Teh hijau ini dapat meredakan gejala gangguan pencernaan dan meredakan kembung.

    Manfaat lain yang dapat dirasakan oleh tubuh saat mengonsumsi teh hijau adalah meredakan stres. Hal ini telah dijelaskan dalam beberapa penelitian kalau kandungan dan zat yang terdapat di dalam teh bermanfaat dalam mengurangi stres, kecemasan, dan sakit kepala.

    Minum teh hijau ini juga mendukung kolesterol sehat. Sebuah studi tahun 2018 di Journal of American Heart Association menemukan bahwa teh tampaknya memperlambat penurunan alami kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL), yang sering disebut sebagai kolesterol ‘baik’, seiring bertambahnya usia, dan juga dapat menurunkan kolesterol.

    Jadi, mengonsumsi teh hijau secara rutin sangat baik untuk kesehatan. Kamu juga bisa menambahkan bahan lain berupa rempah, seperti jahe, kayu manis, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Rutin Minum Teh Hijau Campur Biji Chia


    Jakarta

    Teh hijau dan biji chia ternyata bisa diracik menjadi minuman yang menyehatkan. Jika rutin dikonsumsi bisa merasakan manfaat sehat ini.

    Racikan minuman sehat bisa terbuat dari teh maupun campuran bahan lainnya. Seperti teh hijau yang populer dikonsumsi sebagai minuman diet.

    Biasanya teh hijau ini diseduh dengan air panas saja. Sebagian orang juga mencampurkannya dengan madu atau lemon.


    Ternyata ada bahan lain yang cocok diracik bersama teh hijau, yaitu biji chia. Biji-bijian mirip selasih ini juga populer dikonsumsi saat diet, karena kandungan seratnya yang tinggi.

    Dilansir dari Only Health Talks (12/12), manfaat teh hijau dan biji chia ini tak hanya baik untuk diet yang bisa menurunkan berat badan. Manfaat lain juga bisa dirasakan, seperti mengontrol kadar gula darah hingga meningkatkan imunitas tubuh.

    Kedua bahan ini bisa dikonsumsi bersamaan dengan meraciknya sebagai minuman. Kamu bisa menyeduh teh hijau seperti biasa, kemudian tambahkan 1-2 sendok biji chia dan diamkan sebentar hingga sedikit mengembang. Setelah itu, barulah minum racikan teh biji chia ini.

    Berikut beberapa manfaat dari minum teh hijau biji chia:

    1. Kandungan Nutrisi Teh Hijau dan Biji Chia

    manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau dan biji chia Foto: Getty Images/iStockphoto

    Diketahui kalau teh hijau dan biji chia memiliki manfaat yang menyehatkan. Ternyata, hal ini didukung dengan kandungan nutrisinya.

    Dalam 240 ml teh hijau mengandung 2 kalori dan 1 gram protein. Teh hijau juga mengandung kandungan zat antioksidan yang tinggi.

    Kandungan nutrisi pada biji chia (28 gram) terdapat 138 kalori. Verywell Fit juga menjelaskan kalau biji chia mengandung 12 gram karbohidrat, 8,7 gram lemak, 4,7 gram protein, dan 9,8 gram serat.

    2. Meningkatkan Imunitas

    Kandungan zat antioksidan pada teh hijau membuat racikan minuman ini dapat dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Teh hijau dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, karena melindungi tubuh dari oksidan dan radikal.

    Kandungan antioksidan yang kuat pada teh hijau ini disebut sebagai Epigallocatechin (EGCC). EGCC ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

    3. Bisa Menurunkan Berat Badan

    manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau dan biji chia Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kandungan katekin pada teh hijau membuat minuman ini cocok dikonsumsi rutin saat diet. Karena, zat ini dikaitkan dengan membantu penurunan berat badan.

    Sementara biji chia mengandung tinggi serat yang membantu proses metabolisme tubuh. Sehingga berat badan bisa diolah dengan cepat.

    Tak hanya itu saja, tapi biji chia juga dilengkapi dengan protein yang dapat meningkatkan rasa kenyang. Sehingga membantu kamu dalam menurunkan asupan kalori.

    Selain itu, protein membantu membangun massa otot. Kemudian, meningkatkan pembakaran lemak bila dibarengi dengan latihan kekuatan.

    4. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Kedua bahan ini mengandung kalori yang rendah. Sehingga ketika dikonsumsi bersamaan juga tak akan menambah kalori secara signifikan.

    Teh hijau disebut baik untuk penderita diabetes, karena membantu sistem metabolisme berfungsi lebih baik. Biji chia juga sehat dikonsumsi penderita diabetes, karena memiliki indeks glikemik yang rendah.

    5. Menyehatkan Pencernaan

    Teh hijau dan biji chia terbukti memiliki beragam manfaat sehat, termasuk menyehatkan pencernaan. Diketahui kalau teh hijau kaya akan polifenol, katekin, dan antioksidan, serta membantu dalam meredakan gejala gangguan kardiovaskular dan gastrointestinal.

    Biji chia juga sumber serat dan asam lemak omega-3 yang baik. Kandungan ini dapat mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan pencernaan.

    Asam lemak omega-3 dan asam caffeic dalam biji chia dapat mengurangi peradangan pada usus. Hal ini dapat meringankan gejala IBS (Sindrom Iritasi Usus), seperti sakit perut, kembung, dan diare.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan dan Minuman yang Bikin Selebriti Hollywood Awet Muda

    5 Makanan dan Minuman yang Bikin Selebriti Hollywood Awet Muda


    Jakarta

    Selebriti Hollywood banyak mengungkapkan rahasia awet muda mereka. Tentunya dengan menerapkan pola makan sehat dan rutin mengonsumsi beberapa jenis makanan.

    Pola makan sehat dapat diterapkan untuk mendapatkan wajah yang glowing dan senantiasa awet muda. Hindari beberapa jenis makanan yang mengandung lemak dan manis tinggi karena akan menimbulkan masalah pada kulit wajah, seperti jerawat hingga kulit kusam.

    Dilansir dari Woman’s World (5/4/2024), beberapa selebriti Hollywood diketahui juga menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kesehatan kulit mereka agar tetap awet muda. Seperti dilakukan oleh Meghan Markle hingga Kris Jenner.


    Berikut 5 makanan yang bikin awet muda menurut selebriti Hollywood:

    1. Kacang Almond

    Semangkuk kacang almond.Semangkuk kacang almond. Foto: Thinkstock

    Kacang-kacangan termasuk jenis makanan sehat yang banyak dikonsumsi, terutama kacang almond. Oleh karena itu, Meghan Markle menjadikan kacang almond sebagai asupan makanan rutinnya.

    Kacang almond diketahui kaya akan vitamin, mineral, dan zat antioksidan. Sebuah penelitian oleh para peneliti di University of California menemukan bahwa efek kacang almond dapat meningkatkan kesehatan kulit.

    Jika mengonsumsi kacang almond setiap hari maka dapat mengurangi kerutan pada wajah wanita pascamenopause. Sehingga efek awet muda itu dapat terlihat.

    “Kacang almond merupakan sumber vitamin E yang baik, ini membantu kulit mempertahankan kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit menjadi lebih lembut dan halus,” ujar Meghan Markle dalam sebuah wawancara.

    2. Ikan

    Ikan juga dapat dikonsumsi rutin jika ingin kulit wajah sehat dan awet muda. Salah satunya ikan salmon yang mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin yang membantu dalam melindungi kulit dari stres oksidatif. Kandungan tersebut juga bermanfaat dalam anti-penuaan dan meningkatkan kolagen.

    Selebriti Hollywood yang mengonsumsi ikan atau salmon secara rutin adalah Victoria Beckham. Victoria diketahui menjaga pola makan tersebut untuk membuat dirinya tampak awet muda. Setiap harinya ia mengonsumsi salmon panggang dan sayuran.

    Tak hanya asam lemak omega-3, ikan juga memiliki kandungan protein dan vitamin E yang mendukung produksi kolagen di kulit. Selain Victoria Bekcham, Kate Middleton juga diketahui mengonsumsi ikan secara rutin.

    3. Teh Hijau

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Teh hijau banyak dikonsumsi karena mengandung zat antioksidan yang tinggi. Minuman satu ini dapat mengobati berbagai macam penyakit, termasuk meningkatkan kesehatan kulit wajah.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa fitokimia dalam teh hijau dapat meningkatkan produksi kolagen dan mencegahnya rusak. Aktris Jennifer Aniston juga rutin mengonsumsi teh hijau untuk melawan penuaan pada wajah.

    Kandungan zat antioksidan yang terdapat dalam teh hijau adalah katekin. Ini akan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang mempercepat proses penuaan, seperti munculnya kerutan dan kulit kendur.

    4. Sayuran Hijau

    Kris Jenner juga mengungkapkan makanan yang dikonsumsinya rutin dalam mencegah penuaan. Yaitu mengonsumsi rutin sayuran hijau karena memiliki kadar klorofil tinggi dan melindungi kulit dari penuaan dini.

    Sayuran hijau yang dapat dikonsumsi ada bayam dan kale. Keduanya mengandung zat antioksidan, seperti vitamin C, vitamin E, dan beta-carotene. Sayuran hijau juga dapat menjaga elastisitas kulit agar tetap kencang dan awet muda.

    5. Kaldu Tulang

    Manfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan KulitManfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan Kulit Foto: Getty Images/iStockphoto

    Makanan atau minuman lain yang dapat dikonsumsi untuk menjaga wajah awet muda adalah kaldu tulang. Selebriti Hollywood yang rutin mengonsumsinya adalah Gwyneth Paltrow.

    Paltrow rutin mengonsumsi kaldu tulang setiap hari untuk meredakan peradangan. Seperti diketahui kaldu tulang kaya akan kolagen dan protein yang dapat membentuk struktur kulit.

    Kaldu tulang juga kaya akan asam amino. Glisin juga terkandung di dalam kaldu tulang. Semuanya baik dalam menjaga kesehatan kulit.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • HMPV Masuk ke Indonesia, Perkuat Imunitas dengan 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini

    HMPV Masuk ke Indonesia, Perkuat Imunitas dengan 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini


    Jakarta

    Virus Human Metapneumovirus (HMPV) mulai masuk ke Indonesia. Jaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan ini!

    HMPV merupakan virus yang sifatnya mirip dengan flu. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini tengah merebak di China secara masif dan dilaporkan sudah mulai masuk ke Indonesia.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena ini bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia media sejak lama.


    Meski begitu, tetap harus menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antioksidan. Selain dapat mencegah, makanan ini juga bagus untuk pemulihannya.

    Dikutip dari Times of India (07/01/25) berikut 5 makanan tinggi antioksidan.

    1. Beragam jenis jeruk

    Jus jerukBuah jeruk kaya akan vitamin C. Foto: Getty Images/DianaHirsch

    Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruits merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram jeruk mengandung 53 gram vitamin C.

    Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang akan menghalau radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga berfungsi untuk memproduksi sel darah putih.

    Itu merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi. Vitamin C dapat melindungi jaringan paru-paru dari stres oksidatif.

    2. Ikan Salmon

    Mengonsumsi ikan salmon dapat mencegah virus HMPV. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dalam jumlah tinggi. Lemak sehat tersebut merupakan lemak esensial anti-inflamasi.

    Dalam 100 gram ikan salmon terkandung asam lemak omega-3 sebanyak 2.150 mg EPA dan DH. Lemak ini dapat meningkatkan kesehatan paru-paru untuk mengurangi efek peradangan.

    Selain itu, juga bermanfaat untuk melawan infeksi dan tahap pemulihannya. Tak hanya ikan salmon saja, asam lemak omega-3 tersebut dapat ditemukan di ikan mackerel dan sarden.

    Makanan untuk mencegah virus HMPV ada di halaman selanjutnya.

    3. Teh Hijau

    teh hijauteh hijau mengandung senyawa penting yang disebut katekin. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Teh hijau mengandung senyawa yang disebut katekin. Senyawa penting itu merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan peradangan.

    Jika diminum rutin, minum teh hijau dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, fungsi paru-paru menjadi maksimal dan infeksi saluran pernapasan dapat dicegah.

    Minum teh hijau juga efektif untuk mengurangi iritasi akibat infeksi paru-paru. Selain itu, sifat antioksidan dalam teh hijau bisa melindungi paru-paru dari radikal bebas dan dampak berbahaya lainnya.

    4. Bawang Putih

    Bawang putih tak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga sebagai obat. Bawang putih terkenal dengan efek antimikroba dan anti-inflamasinya.

    Bumbu dapur dari genus Allium ini mengandung allicin yang telah terbukti dapat menghambat infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Asupan bawang putih yang lebih teratur akan membantu membersihkan saluran udara dalam tubuh, mengurangi gejala penyakit pernapasan, dan mendukung kesehatan paru-paru.

    Bawang putih sangat efektif dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan masalah seperti bronkitis atau pneumonia.

    5. Kunyit

    Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheKunyit mengandung kurkumin yan berperan sebagai antioksidan. Foto: Getty Images/Photopips

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa penting yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin inilah yang membantu mengurangi peradangan saluran pernapasan.

    Kondisi tersebut merupakan gejala umum infeksi saluran pernapasan. Selain bisa mendukung kesehatan paru-paru, kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaat tersebut menjadikan kunyit sebagai tambahan makanan yang ampuh untuk pencegahan dan pemulihan penyakit pernapasan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Antioksidan untuk Melancarkan Aliran Darah

    5 Makanan Tinggi Antioksidan untuk Melancarkan Aliran Darah


    Jakarta

    Aliran yang tidak lancar akan menimbulkan banyak efek samping. Karenanya cegah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan ini.

    Aliran darah yang tidak lancar kerap dialami banyak orang. Penyebabnya ada banyak faktor, salah satunya terjadinya penumpukan plak di aliran pembuluh darah terutama di arteri.

    Biasanya kondisi ini diatasi dengan memberi pijatan di bagian tubuh tertentu. Namun, di samping itu, ahli gizi William Li, M.D mengatakan bahwa kondisi ini bisa diatasi lewat pola makan.


    Menurutnya, makanan yang mengandung antioksidan akan membantu mengurangi penyumbatan. Dikutip dari Mind Body Green (09/01/2025) berikut 5 makanan tersebut.

    1. Teh

    Makanan untuk melancarkan aliran darahTeh hijau mengandung polifenol yang bagus untuk aliran darah. Foto: iStock

    Teh bagus untuk melancarkan aliran darah. Khususnya teh hijau yang dapat melindungi lapisan endotel atau lapisan pembuluh darah. Itu berkat kandungan polifenol di dalamnya.

    Selain itu, jenis teh hitam juga demikian. Teh hitam mengandung senyawa penting yang disebut katekin yang berperan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

    Menurut penelitian dalam jurnal jurnal Circulation, senyawa pada teh memang memberikan efek yang menguntungkan untuk lapisan pembuluh darah, sehingga alirannya menjadi lancar.

    2. Salmon

    Salmon merupakan salah satu makanan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak sehat itu dapat melindungi lapisan pembuluh darah, seperti yang dikatakan peneliti.

    Peneliti menemukan bahwa asam lemak omega-3 dapat mengurangi agregasi atau penggumpalan trombosit. Dengan begitu ini melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

    Selain pada salmon, asam lemak omega-3 juga bisa ditemukan pada kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti walnut, biji chia, dan biji rami.

    Makanan untuk melancarkan aliran darah ada di halaman selanjutnya

    3. Sayuran kucifer

    Makanan untuk melancarkan aliran darahBrokoli termasuk Sayuran kucifer yang bisa melancarkan aliran darah. Foto: iStock

    Beberapa sayuran yang termasuk ke dalam jenis sayuran kucifer adalah kol, brokoli, kembang kol, dan kubis. Rutin mengonsumsi sayuran ini bisa membantu melancarkan aliran darah.

    Sayuran tersebut berperan melepas oksida nitrat yang dapat membantu meningkatkan aliran darah, mengendurkan pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

    “Ketika kamu mengonsumsi jenis sayuran ini, kamu membiarkan bakteri usus di lidah dan mulut mengubah nitrat yang ada pada sayuran. Ketika ditelan akan mengubah menjadi bentuk kimia yang melebarkan pembuluh darah,” tutur ahli gizi Li.

    4. Bit

    Makanan untuk melancarkan aliran darahBuah bit mengandung banyak nitrat alami. Foto: iStock

    Buah bit mengandung banyak nitrat alami. Faktanya, sebuah uji coba terkontrol secara acak menemukan bahwa minum jus bit setiap hari bisa mengurangi tekanan darah.

    Ahli gizi menyarankan dalam sehari kamu bisa minum jus bis sebanyak 470 ml. Itu merupakan jumlah yang tepat untuk mendapatkan manfaat pada aliran darah.

    5. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam tidak hanya memiliki serat yang baik untuk bakteri usus, tetapi juga mengandung antioksidan. Antioksidan tersebut dikenal dengan sebutan polifenol.

    Kandungan polifenol pada cokelat hitam akan memobilisasi sel induk dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, cokelat hitam juga berperan melepaskan oksida nitrat.

    Menurut sebuah penelitian, seseorang yang makan 30 gram cokelat hitam per hari akan mengalami peningkatan kadar oksida nitrat dan penurunan tekanan darah dalam 15 hari.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Cokelat Bersama dengan Teh Perkuat Daya Tahan Tubuh

    Konsumsi Cokelat Bersama dengan Teh Perkuat Daya Tahan Tubuh


    Jakarta

    Cokelat dan teh ternyata bisa menjadi kombinasi yang luar biasa sehat. Kombinasi ini menghasilkan zat antioksidan yang tinggi untuk menjaga imunitas tubuh.

    Baik cokelat maupun teh telah dikenal sejak lama dan dikonsumsi oleh banyak orang. Sejarah menunjukkan bahwa masyarakat Ekuador telah mengonsumsi kakao sejak 5.300 tahun lalu. Sementara teh pertama kali dikenal pada 2737 SM dan berasal dari China.

    Dilansir dari New York Post (16/2), Piotr Miga, seorang sommelier teh mengatakan, “Pada abad ke-17, baik teh maupun cokelat dianggap bernilai tinggi, gaya hidup, dan memiliki sifat mengobati.”


    Keduanya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Terutama pada cokelat hitam yang kaya akan polifenol untuk melawan radikal bebas dan mengurangi risiko kanker.

    Manfaat cokelat hitam juga dilaporkan oleh Health Line. Ini mengandung flavanol yang dapat melawan peradangan, serta menjaga kesehatan sel endotel yang melapisi arteri.

    kombinasi teh dan cokelatkombinasi teh dan cokelat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain cokelat, situs tersebut juga merinci bagaimana teh populer seperti teh hijau, jahe, dan lainnya juga dapat melawan peradangan dan mencegah kerusakan oksidatif. Karena manfaat keduanya inilah membuat Miga percaya bahwa kombinasi antara cokelat hitam dan teh sangat baik.

    Menurut Miga, teh yang baik dikombinasikan dengan cokelat hitam ini adalah teh hitam. Amy Sherman, seorang penggemar teh dari San Francisco juga menyebutkan bahwa menyukai kombinasi antara teh earl grey dengan cokelat. Karena, earl grey merupakan teh hitam yang memiliki sentuhan rasa jeruk bergamot.

    “Jeruk dan Cokelat adalah kombinasi yang indah,” ungkap Sherman.

    Teh juga dapat berpadu baik dengan cokelat susu. Untuk jenis teh yang cocok adalah teh hijau. Teh hijau yang rasanya lembut bersahaja ini dapat mengurangi manis dari cokelat susu.

    Kombinasi cokelat dan teh ini sangat baik adalah karena manfaat yang terkandung di dalamnya dapat bekerja sama dengan baik. Salah satunya untuk meningkatkan suasana hati, seperti diungkap oleh William Mullan.

    “Teobromin dan kafein merupakan stimulan, keduanya dapat meningkatkan fokus dan suasana hati,” ujarnya.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Antiinflamasi Terbaik untuk Cegah Peradangan Tubuh

    5 Makanan Antiinflamasi Terbaik untuk Cegah Peradangan Tubuh


    Jakarta

    Tubuh yang terkena peradangan akan mengalami kembung, lesu, dan nyeri sendi. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antiinlamasi.

    Tubuh yang mengalami peradangan sering kali diabadikan. Padahal efeknya dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk pada sistem pencernaan dan ketidakseimbangan hormon.

    Tubuh yang mudah terkena peradangan merupakan tubuh yang kurang akan asupan antioksidan. Solusinya adalah mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa penting.


    Senyawa penting tersebut yang akan melawan radikal bebas karena sifat antinflamasi dan antiradang yang dimiliki, lapor Eat This, not That! (05/04/25).

    Berikut ini 5 makanan yang punya sifat antiinflamasi.

    1. Kunyit

    kunyitKunyit mengandung senyawa kurkumin. Foto: Getty Images/iStockphoto/SilviaJansen

    Kunyi dijuluki sebagai ‘superfood’ berkat kandungan kurkumin. Kurkumin merupakan senyawa aktif yang memberikan efek antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat secara signifikan mengurangi peradangan. Kurkumin bekerja mengatur jalur peradangan dan menghambat produksi inflamasi.

    Dengan begitu tubuh akan terjaga dari terjadinya pembengkakan dan rasa sakit. Selain itu, mengonsumsi kunyit juga bisa meningkatkan kesehatan otak dan detoks hati.

    2. Jahe

    Jahe telah terbukti secara klinis dapat meredakan peradangan karena sifat antiinflamasinya. Dengan begitu, jahe mampu mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Selain itu, juga dapat menenangkan stres internal dalam tubuh. Rempah jenis rimpang ini mengandung senyawa penting yang disebut gingerol dan shogaol.

    Senyawa tersebut berperan untuk menghambat produksi prostaglandin dan leukotrien, dua senyawa yang berperan dalam proses peradangan. Mengonsumsi jahe bagus untuk meredakan nyeri sendi, otot, dan alergi.

    Makanan yang punya sifat antiinflamasi ada di halaman selanjutnya.

    3. Biji Chia

    Kopi dicampur biji chiaBiji chia mengandung senyawa yang disebut fenolik Foto: iStock

    Biji chia kaya akan protein yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Protein tersebut bekerja dengan menenangkan respons peradangan sistem imun.

    Selain itu, biji juga dapat melindungi sel dari stres oksidatif. Ini berkat senyawa fenolik yang terkandung pada biji chia, seperti flavonoid dan asam fenolat (myricetin, quercetin, kaempferol, asam kafeat.

    Tak hanya itu, biji chia kaya akan serat dan asam lemak omega-3 yang mendukung pencernaan, menyeimbangkan gula darah, dan mengurangi peradangan secara keseluruhan.

    4. Ubi Jalar

    Ubi jalar mengandung senyawa penting yang disebut polifenol. Senyawa tersebut terbukti memiliki efek antioksidan dan antiradang yang akan melindungi tubuh dari radikal bebas.

    Ubi jalar atau yang juga dikenal sebagai ketela rambat ini juga merupakan sumber serat dan karbohidrat kompleks yang baik untuk mendukung keseimbangan hormon.

    Mengonsumsi ubi jalar juga bisa menstabilkan gula darah yang sangat penting bagi wanita khususnya selama fase luteal pada siklus menstruasi saat kebutuhan energi meningkat.

    5. Teh Hijau

    shincha, teh hijau Jepang saat musim semiTeh hijau dikemas dengan polifenol dan katekin. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti ubi jalar, teh hijau juga dikemas dengan senyawa polifenol. Itu merupakan senyawa alami yang memiliki sifat antiinflamasi dan membantu melawan peradangan.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas, mengurangi stres pada sel tubuh, dan mendukung sistem detoksifikasi alami tubuh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan dan Kecantikan

    Jakarta

    Teh hijau merupakan minuman tradisional yang memiliki segudang manfaat dan dipercayai sejak dulu. Minuman ini berasal dari daun tumbuhan bernama Camellia Sinensis.

    Bahkan beberapa sumber mengatakan teh hijau jadi satu minuman paling sehat di dunia. Teh ini dipercaya mampu membantu mencegah berbagai penyakit, bermanfaat untuk kecantikan, hingga meningkatkan fungsi otak.

    Penasaran dengan berbagai khasiatnya, simak 10 manfaat teh hijau pada artikel berikut ini.


    Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan dan Kecantikan

    Dilansir dari National Institutes of Health, sebuah penelitian pada tahun 2022 menjelaskan bahwa teh hijau dapat meningkatkan metabolisme positif yang efektif dalam memecah lemak. Ini membuat pembakaran lemak lebih optimal.

    Sehingga, sangat bagus untuk menambahkan teh hijau dalam daftar diet untuk mengurangi berat badan. Walaupun demikian, untuk mencapai pengurangan berat badan hingga ideal tetap disarankan untuk mengimbanginya dengan pola makan sehat dan olahraga secara teratur.

    2. Mengurangi Kecemasan dan Stres

    Teh mengandung asam amino yang disebut L-teanin yang dapat mengurangi kecemasan dan stres, dengan membantu tubuh kita lebih rileks. Sementara itu melansir dari Health, teh hijau memiliki salah satu konsentrasi L-teanin tertinggi dibandingkan dengan teh hitam, oolong, dan putih.

    Penelitian telah menemukan bahwa suplementasi 200-400 miligram L-teanin setiap hari membantu mengurangi kecemasan dan stres. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 menemukan bahwa, orang yang mengkonsumsi 200 miligram L-teanin sehari selama empat minggu mengalami peningkatan yang lebih besar dalam kecemasan, depresi, dan masalah tidur.

    Sebagai gambaran, setiap satu cangkir teh hijau mengandung 8-30 milligram L-teanin.

    3. Meningkatkan Fungsi Otak

    Pelemahan fungsi otak dapat menyebabkan penurunan kognitif yang berdampak pada penyakit neurodegeneratif, seperti alzheimer, parkinson, dan berbagai penyakit demensia lainnya.

    Melansir dari Healthline, mengacu pada sebuah penelitian pada 2017 mengatakan penurunan fungsi otak dapat dicegah dengan kandungan yang ada dalam teh hijau seperti kafein dan L-teanin. Ini tentu bisa bermanfaat untuk mencegah penyakit seperti yang telah disebutkan.

    4. Mencegah Tumbuhnya Sel Kanker

    Mengutip dari Medical News Today, di negara-negara dengan konsumsi teh hijau yang tinggi, beberapa tingkat kanker cenderung lebih rendah.

    Walaupun belum ada bukti penelitian menyeluruh yang menyebutkan teh hijau dapat mencegah resiko kanker,penelitian telah mengaitkan minum teh hijau dengan peluang lebih rendah untuk mengembangkan beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru atau kanker ovarium.

    5. Mengurangi Resiko Diabetes

    Seberapa jauh teh hijau efektif dalam mengurangi resiko diabetes memang belum terbukti secara pasti dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

    Akan tetapi melansir goodFOOD, polifenol teh yang terkandung dalam teh hijau memiliki kemampuan untuk menghambat enzim pencernaan seperti laktase dan menunda penyerapan glukosa (gula) di dalam usus.

    Berdasarkan pernyataan tersebut, para peneliti mengkaitkan bahwa asupan polifenol yang konsisten dari teh hijau dapat sama efektifnya dengan beberapa obat dalam mengurangi risiko diabetes.

    6. Menjaga Kesehatan Jantung

    Teh hijau memiliki sifat anti-inflamasi yang menargetkan radikal bebas dan melindungi kesehatan jantung. Ini dapat membantu mencegah penyakit seperti gagal jantung, stroke, penyakit jantung, dan hipertensi.

    Selain itu kandungan polifenol dalam teh hijau dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan fungsi epitel, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas.

    7. Mencegah Osteoporosis

    Bukti-bukti menunjukkan bahwa konsentrasi antioksidan yang tinggi dalam teh hijau dapat meningkatkan pembentukan tulang dan melindungi terhadap kehilangan massa tulang.

    Karena khasiatnya tersebut, teh hijau terbukti bisa mencegah osteoporosis, sebuah penyakit tulang yang meningkatkan risiko patah tulang panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.

    8. Mengurangi Tekanan Darah

    Khasiat selanjutnya yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi teh hijau adalah menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke karena merusak lapisan pembuluh darah.

    Hal tersebut bisa meningkatkan risiko penumpukan plak. Akibatnya, pembuluh darah menyempit, membatasi aliran darah ke jantung dan otak.

    Sementara itu antioksidan yang tinggi pada teh hijau dapat membantu mengurangi peradangan, dan memperlebar pembuluh darah, serta mendukung aliran darah yang sehat.

    9. Menghilangkan Bau Mulut

    Manfaat mengkonsumsi teh hijau selanjutnya adalah mampu menghilangkan bau mulut. Teh hijau mengandung tanin yang memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa mencegah pembentukan bakteri pada mulut.

    Selain bisa mengatasi bau, teh hijau juga bisa mencegah karies gigi dan pembentukan plak pada gigi. Oleh karena tak heran jika banyak orang yang menggunakan teh hijau sebagai obat kumur tradisional.

    10. Bagus Untuk Perawatan Kulit

    Siapa sangka selain memberikan manfaat melalui minuman yang dikonsumsi dalam tubuh, teh hijau juga ternyata sangat bagus untuk perawatan kulit.

    Kandungan yang tinggi akan antioksidan, anti-inflamasi, kafein dan L-teanin membuat teh hijau sangat bagus untuk kesehatan kulit.

    Melansir dari situs Nivea, berkat kandungannya teh hijau berkhasiat untuk mengurangi jerawat, mencerahkan kulit, mengurangi mata bengkak, menghilangkan iritasi dan kemerahan, hingga melawan penuaan dini.

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Manfaat Minum Teh Hijau Campur Lada Hitam


    Jakarta

    Manfaat teh hijau tidak hanya datang ketika diminum sendiri. Sebab, kombinasi teh hijau dengan bahan lain juga bermanfaat, seperti dengan lada hitam ini.

    Teh hijau telah dikenal selama berabad-abad karena punya manfaat baik bagi kesehatan. Minum teh hijau dapat membantu penurunan berat badan, peningkatan fungsi otak, hingga menurunkan risiko penyakit kronis.

    Namun, manfaat teh hijau tidak hanya didapat ketika teh itu diminum sendiri. Pasalnya, teh hijau dengan kombinasi bahan lain juga menawarkan manfaat yang tidak tertandingi.


    Salah satu tambahan bahan yang cocok dipadukan dengan teh hijau adalah lada hitam. Menambahkannya ke teh hijau memperkuat manfaatnya berkat sifat unik piperin di dalam lada hitam.

    Kombinasi ini bisa menciptakan ramuan mujarab untuk meningkatkan penyerapan nutrisi, meningkatkan metabolisme, dan memberi berbagai manfaat kesehatan lainnya.

    Melansir Times of India (30/07/2024), berikut 5 manfaat mengonsumsi kombinasi teh hijau dengan lada hitam.

    1. Meningkatkan penyerapan nutrisi

    Hobi Makan Gorengan? Bisa Netralisir Pakai Teh Hijau hingga BuahMinum kombiinasii teh hijau dan lada hiitam bisa membantu penyerapan nutrisi. Foto: Ilustrasi iStock

    Salah satu manfaat paling signifikan dari kombinasi ini yaitu dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi.

    Piperin di dalam lada hitam mempu meningkatkan bioavailabilitas katekin dalam teh hijau, khususnya EGCG (Epigallocatechin gallate).

    Berarti, tubuh dapat menyerap dan memanfaatkan antioksidan ini secara lebih efektik. Sehingga, manfaatnya bagi kesehatan dapat dimaksimalkan.

    Penyerapan nutrisi yang lebih baik juga dapat menghasilkan kesehatan lebih baik secara keseluruhan. Sebab, tubuh bisa memperoleh lebih banyak vitamin, mineral, dan antioksidan yang dikonsumsi.

    2. Penurunan berat badan

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaKombinasi dua bahan ini juga dapat membantu penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh hijau sering dikaitkan dengan manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Sebab, teh hiaju mampu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

    Kafein dan katekin dalam teh hijau merangsang thermogenesis, proses dimana tubuh menghasilkan panas dan membakar kalori. Menambah lada hitam ke dalam teh hijau dapat lebih meningkatkan efek ini.

    Piperin juga telah terbukti meningkatkan laju metabolisme dan memperbaiki metabolisme lemak. Selain itu, piperin juga dapat mempercepat upaya penurunan berat badan.

    Kombinasi ini dapat bekerja secara efektif bila dipadukan dengan diet sehat dan olahraga teratur.

    Manfaat lain dari minum kombinasi teh hijau dan lada hitam bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Menyehatkan pencernaan

    Racikan kopi campur lada hitamTeh hijau dengan lada hitam juga baik untuk menyehatkan pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lada hitam dikenal karena manfaatnya yang baik untuk pencernaan.

    Lada hitam dapat merangsang produksi enzim pencernaan, yang membantu memecah makanan dan menyerap nutrisi.

    Menambahkan lada hitam ke dalam teh hijau dapat membantu meredakan masalah pencernaan, seperti kembung, gas, dan gangguan pencernaan.

    Antioksidan di dalam teh hijau ini juga mendukung kesehatan pencernaan, dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan mikrobioma usus sehat.

    4. Efek antioksidan dan anti peradangan

    Teh hijau dan lada hitam sama-sama kaya akan antioksidan, yang membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif, dan mampu mengurangi peradangan.

    Katekin di dalam teh hijau dan piperin dalam lada hitam bekerja sama untuk memberikan dorongan antioksidan kuat.

    Kombinasi ini juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Caranya dengan menetralkan radikal bebas dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Efek anti peradangan dari kombinasi bahan ini juga membantu meredakan gejala kondisi, seperti radang sendi dan gangguan peradangan lainnya.

    5. Berpotensi melawan kanker

    Kabar baiknya, kombinasi teh hijau dan lada hitam juga berpotensi melawan kanker.

    Senyawa antioksidan dalam teh hijau, khususnya EGCG, telah terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyebaran tumor. Piperin di dalam lada hitam meningkatkan bioavailabilitas EGCG, sehingga lebih efektif dalam melawan kanker.

    Menurut penelitian yang disebut Times of India, piperin di dalam lada hitam juga memiliki sifat anti kanker karena dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, dan menginduksi apoptosis (kematian sel program). Meskipun memang penelitian lebih lanjut diperlukan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com