Tag: tka sma

  • Nilai TKA Jadi Syarat Seleksi Sekolah Kedinasan? Begini Penjelasan Kemendikdasmen

    Nilai TKA Jadi Syarat Seleksi Sekolah Kedinasan? Begini Penjelasan Kemendikdasmen


    Jakarta

    Mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi syarat bagi siswa yang ingin menjadi peserta seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Bagaimana dengan sekolah kedinasan?

    Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Rahmawati mengatakan pihaknya masih menjajaki perluasan penggunaan nilai TKA dari PTN ke perguruan tinggi kementerian/lembaga (PTKL) dan kedinasan.

    “Memang untuk perluasan dari PTN ke PTKL dan kedinasan ini kami masih menjajaki dulu ya. Jadi saat ini memang sedang fokus untuk menyiapkan proses TKA ini dengan baik,” ucapnya usai peluncuran laporan survei SPMB Katadata Insight Center di Pintar Campus, Jakarta, Selasa (30/9/2025).


    Rahmawati mengatakan kualitas hasil TKA yang baik dan berkualitas memungkinkan perluasan penggunaannya.

    “Alhamdulillah kalau dari segi pendaftaran kan sudah jutaan yang mendaftar, yang ini kita perlu kawal betul ini adalah proses pelaksanaannya nih, harus berintegritas dan jujur, sehingga hasilnya betul-betul baik dan berkualitas ya. Ketika hasil ini baik dan berkualitas, saya rasa akan jauh lebih mudah meyakinkan lebih banyak pengguna dari hasil TKA,” sambungnya.

    Peluang Hasil TKA Dipakai Sekolah Kedinasan

    Berdasarkan timeline penerimaan mahasiswa baru, Rahmawati mengatakan masih cukup waktu untuk meyakinkan penggunaan hasil TKA oleh pihak-pihak lain.

    “Kalau dilihat dari timeline-nya masih cukup waktu untuk meyakinkan pengguna yang lain ya. Jadi yang kita kejar ini kan untuk SNBP karena memang pendaftarannya dimulai 5 Januari, tapi kalau kita lihat seperti PTKL dan yang lain-lain itu kan timeline-nya masih di April ya, jadi masih ada cukup waktu kita untuk mem-promote penggunaan hasil TKA ini ke stakeholder ya,” ucapnya.

    Kepala Pusat Asesmen Kemendikdasmen RahmawatiKepala Pusat Asesmen Kemendikdasmen Rahmawati Foto: Trisna Wulandari/detikcom

    Ia menggarisbawahi, peluang penggunaan hasil TKA pada seleksi sekolah kedinasan 2026 sangat bergantung dari proses dan pelaksanaan TKA. Besarnya peserta TKA dan kualitas hasil TKA menjadi salah satu poin penting.

    Saat ini, jumlah pendaftar TKA yang menurutnya bisa memberi gambaran posisi siswa di antara populasi siswa se-Indonesia berdasarkan nilainya.

    Lebih lanjut, agar hasil TKA tersebut berkualitas, ia mengimbau para siswa untuk benar-benar memanfaatkan TKA untuk mengasah potensi dengan menjunjung kejujuran.

    Dikutip dari data di laman TKA Kemendikdasmen tanggal 30 September 2025 pukul 19.30.01, jumlah pendaftar TKA SMA/MA dan SMK sudah mencapai lebih dari 2,83 juta siswa.

    Angka pendaftar TKA tertinggi SMA/MA yakni di DI Yogyakarta (96,5%), dengan sebanyak 26.198 siswa sudah mendaftar dari total 27.148. Angka pendaftar TKA di mayoritas provinsi sudah di atas 50%, kecuali Papua Pegunungan (20,1%).

    Rahmawati menegaskan, TKA sangat layak untuk dijadikan sebagai bahan seleksi di PTKL hingga perguruan tinggi luar negeri.

    “Sangat layak ya, lagi kita sudah sepenuhnya berbasis komputer, kita betul-betul bisa menjaga supaya kualitas maupun implementasi pelaksanaannya baik. Karena dulu ketika masih Ujian Nasional yang masih ada berbasis paper and pencil pun ternyata sudah digunakan kan, apalagi sekarang dengan TKA yang sepenuhnya berbasis komputer,” ucapnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Simulasi TKA Jenjang SMA Digelar 4 Hari, Jangan Sampai Terlewat!

    Simulasi TKA Jenjang SMA Digelar 4 Hari, Jangan Sampai Terlewat!



    Jakarta

    Simulasi TKA jenjang SMA dan sederajat resmi dimulai pada Senin (6/10). Jangan sampai terlewat karena simulasi ini digelar dalam empat hari.

    Sebagai informasi,TKA jenjang SMA akan berlangsung pada November mendatang dengan pengumuman hasil pada Januari 2026. Sebagai bentuk persiapan,Kemendikdasmen telah menyediakan simulasiTKA.


    Lantas, bagaimana cara mengakses simulasi TKA jenjang SMA?

    Link Simulasi TKA 2025 Jenjang SMA

    Berikut langkah-langkah mengikuti simulasi TKA:

    1. Buka laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
    2. Pilih jenjang pendidikan (SMA/SMK sederajat)
    3. Pilih jenis mata pelajaran (wajib atau pilihan)
    4. Pilih mata pelajaran yang tersedia
    5. Klik “Mulai Simulasi”
    6. Sistem akan menghasilkan username & password otomatis
    7. Masukkan biodata peserta (nama, tanggal lahir) dan token yang muncul di halaman
    8. Setelah muncul “Konfirmasi Tes” berisi detail tes (nama, waktu, status), klik “Mulai”
    9. Kerjakan soal sesuai alokasi waktu, lalu klik “Selesai Tes” setelah selesai

    Jenis Soal TKA

    Perlu diingat, soal TKA akan dibagi dalam dua macam pilihan ganda, yakni:

    Pilihan ganda biasa: soal dengan hanya satu pilihan jawaban yang benar.
    Pilihan ganda kompleks: soal dengan jawaban benar bisa lebih dari satu.

    Soal TKA tidak mengukur literasi/numerasi umum, melainkan kompetensi mata pelajaran sesuai kurikulum. Namun, soal TKA tetap menekankan pada penalaran dan pemecahan masalah.

    Jadwal Pelaksanaan TKA 2025 Jenjang SMA

    Berdasarkan Surat Edaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Nomor 3866/H.H4/SK.01.01/2025 tentang Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Tahun 2025. Jadwal TKA untuk jenjang SMA adalah sebagai berikut:

    Senin-Minggu,24 Agustus – 5 Oktober 2025: Pendaftaran murid calon peserta TKA SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Jumat-Minggu, 3-5 Oktober 2025: Sinkronisasi simulasi SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Senin-Kamis, 6-9 Oktober 2025): Simulasi SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Jumat-Minggu, 24-26 Oktober 2025: Sinkronisasi gladi bersih SMA/MA,SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPSUlya, dan yang sederajat.

    Senin-Kamis, 27-30 Oktober 2025: Gladi bersih SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Jumat-Minggu, 31 Oktober – 2 November 2025: Sinkronisasi pelaksanaan SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Senin-Kamis, 3-6 November 2025: Pelaksanaan SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Sabtu-Minggu, 8-9 November 2025: Pelaksanaan Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Jumat-Minggu, 14-16 November 2025: Sinkronisasi susulan SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Senin-Kamis, 17-20 November 2025: Pelaksanaan susulan SMA/MA, SMK/MAK/SMALB, Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.
    Sabtu-Minggu, 22-23 November 2025: Pelaksanaan susulan Paket C/PKPPS Ulya, dan yang sederajat.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Gelombang dan Sesi TKA SMA/SMK/Sederajat, Cermati Milik Kalian!

    Jadwal Gelombang dan Sesi TKA SMA/SMK/Sederajat, Cermati Milik Kalian!


    Jakarta

    Sebanyak 3,5 juta siswa telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Perdana TKA akan dilaksanakan pada November 2025 untuk siswa SMA/SMK/sederajat.

    Pelaksanaan TKA untuk siswa SMA/SMK/sederajat dibagi menjadi tiga gelombang. Setiap gelombang terdiri dari dua hari TKA yang dibagi berdasarkan mata pelajaran.

    Jadwal TKA SMA/SMK/Sederajat

    Berdasarkan Gelombang

    • Gelombang I: 3-4 November 2025
    • Gelombang II: 5-6 November 2025
    • Gelombang III: 8-9 November 2025

    Berdasarkan Mata Pelajaran

    Dikutip dari unggahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dalam media sosial, seperti ini pembagian sesi mata pelajaran dalam TKA:


    1. Hari Pertama:

    • Bahasa Indonesia
    • Matematika
    • Bahasa Inggris

    2. Hari Kedua:

    • Mata pelajaran pilihan I
    • Mata pelajaran pilihan II.

    Mata Pelajaran Pilihan TKA SMA/SMK/Sederajat

    • Matematika lanjutan
    • Bahasa Indonesia lanjutan
    • Bahasa Inggris lanjutan
    • Fisika
    • Kimia
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Sosiologi
    • Geografi
    • Sejarah
    • Antropologi
    • PPKn/Pendidikan Pancasila
    • Bahasa Arab
    • Bahasa Jerman
    • Bahasa Prancis
    • Bahasa Jepang
    • Bahasa Korea
    • Bahasa Mandarin
    • Produk/projek kreatif dan kewirausahaan.

    Tata tertib saat pelaksanaan TKA diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) No 95/M/2025. Seperti ini hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh siswa ketika pelaksanaan TKA.

    Larangan Saat TKA

    • Tidak diizinkan memasuki ruangan sebelum tanda masuk dibunyikan pada 15 menit sebelum TKA dimulai
    • Tidak boleh terlambat lebih dari 15 menit
    • Dilarang membawa dan menggunakan catatan dan/atau perangkat komunikasi elektronik, alat atau piranti komunikasi dan optik, kamera, kalkulator, serta sejenisnya ke dalam ruang
    • Tidak boleh membuat gaduh sehingga mengganggu kelancaran atau ketertiban TKA
    • Dilarang melakukan kerja sama dengan peserta lainnya
    • Dilarang menyontek dalam melaksanakan TKA
    • Tidak diizinkan menggunakan alat bantu atau meminta bantuan dari pihak lain dalam menjawab soal TKA
    • Dilarang menggunakan joki dalam mengikuti TKA
    • Dilarang merekam dan/atau memfoto serta menyebarkan soal ujian
    • Tidak boleh meninggalkan ruangan tanpa izin pengawas ruang.

    Golongan Pelanggaran Ringan dalam TKA

    • Terlambat memasuki ruangan setelah tanda masuk berbunyi (15 menit sebelum TKA dibunyikan)
    • Tidak menempati tempat duduk sesuai sesi dan penempatan yang disiapkan
    • Tidak meletakkan tas dan buku pada tempat yang sudah disediakan
    • Tidak mengisi daftar hadir.

    Golongan Pelanggaran Sedang dalam TKA

    • Masuk ke dalam aplikasi TKA dengan username dan password yang tidak sesuai dengan kartu login
    • Meninggalkan ruang ujian selama pelaksanaan TKA tanpa izin pengawas
    • Tidak segera melaporkan kendala teknis atau gangguan selama ujian kepada pengawas atau proktor
    • Membuat gaduh sehingga mengganggu kelancaran atau ketertiban pelaksanaan TKA.

    Golongan Pelanggaran Berat dalam TKA

    • Mengikuti TKA tidak sesuai dengan identitas yang terdaftar
    • Tes dikerjakan oleh orang lain
    • Membawa dan/atau menggunakan catatan, perangkat komunikasi elektronik, kamera, kalkulator, atau alat bantu sejenis ke dalam ruang ujian
    • Merekam, memotret, atau menyebarluaskan soal TKA dalam bentuk apa pun
    • Melakukan kerja sama dengan peserta lainnya atau menyontek dalam menjawab soal TKA
    • Menggunakan alat bantu atau meminta bantuan dari pihak lain dalam menjawab soal TKA.

    Sanksi TKA

    • Berdasarkan hasil temuan langsung, peserta TKA yang melakukan pelanggaran di atas akan ditindak sebagai berikut:
    • Peringatan lisan oleh pengawas ruang.
    • Pembatalan ujian pada mata pelajaran bersangkutan oleh penyelenggara tingkat provinsi atau penyelenggara tingkat kabupaten/kota sesuai kewenangan.
    • Dikeluarkan dari ruangan dan dinyatakan mendapat nilai 0 (nol) untuk mata pelajaran terkait setelah dilakukan investigasi oleh penyelenggara tingkat pusat.

    Apabila detikers mendapati kendala dalam pelaksanaan TKA, segeralah menginformasikannya kepada proktor dan/atau pengawas ya! Semoga lancar!

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Materi Simulasi TKA SMA 2025, Cek Buat Referensi Belajar

    Materi Simulasi TKA SMA 2025, Cek Buat Referensi Belajar



    Jakarta

    Simulasi TKA SMA 2025 telah dimulai pada Senin (6/10) lalu. Sebagai referensi belajar, cek daftar materi simulasi TKA SMA di sini.

    Seperti diketahui, Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan metode baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menilai pemahaman siswa se-Indonesia. Namun, berbeda dengan Ujian Nasional (UN) ataupunAsesmen Nasional (AN),TKA tidak wajib diikuti dan bukan merupakan syarat kelulusan.


    Selain itu, TKA dijadikan syarat dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan bisa digunakan untuk mengikuti seleksi PTN lainnya. Tak heran jika siswa ramai-ramai mengikuti tes terstandar ini.

    Sebelum mengikuti TKA, para siswa wajib mengikuti simulasi TKA yang sudah digelar pada Senin (6/10) lalu. Nah, apa saja materi simulasi TKA SMA 2025 yang harus dipelajari? Simak di bawah ini.

    Materi Simulasi TKA SMA 2025

    Mata Pelajaran Wajib

    1. Matematika

    Bilangan
    Aljabar
    Geometri dan pengukuran
    Data dan peluang
    Trigonometri.

    2. Bahasa Indonesia

    Teks informasi berbentuk tunggal maupun jamak yang berisi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi dari berbagai bidang atau topik, genre, dan konteks pada skala lokal, nasional, dan global
    Teks informasi berupa realisme atau absurd, dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh dengan karakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran.
    Karakteristik kosakata: kata khusus dan kata umum, kata berimbuhan kompleks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, konotatif konteks luar
    Karakteristik kalimat: 8-12 kata per kalimat dengan kalimat kompleks berbagai pola dan kalimat intervensi.
    Karakteristik wacana: konjungsi antarparagraf makanan “pertentangan” dan “sebab akibat”, serta tanda baca untuk mendukung ungkapan dan makna, dengan panjang teks 250-300 kata (kecuali teks puisi).

    3. Bahasa Inggris

    Teks descriptive
    Teks recount
    Teks narrative
    Teks procedure
    Tek analytical exposition.

    Mata Pelajaran Pilihan

    1. Matematika Tingkat Lanjut

    Aljabar
    Geometri dan pengukuran
    Kalkulus.

    2. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut

    Teks informal tunggal maupun jamak
    Teks fiksi realisme atau absurd
    Kosakata
    Kalimat kompleks berbagai pola
    Wacana.

    3. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut

    Teks exposition
    Teks discussion.

    4. Fisika

    Kinematika
    Dinamika
    Fluida
    Gelombang
    Kalor dan termodinamika

    Kelistrikan
    Fenomena fisika
    Makhluk hidup
    Teknologi
    Percobaan/penyelidikan.

    5. Kimia

    Kimia dasar
    Kimia analitik
    Kimia fisik
    Kimia organik
    Proses ilmiah
    Konsep dan teori kimia
    Interpretasi data ilmiah
    Evaluasi bukti ilmiah
    Perkembangan ilmu kimia
    Proses kimia di rumah tangga
    Kimia dalam makanan dan minuman
    Kimia dalam kesehatan dan kecantikan
    material dan sifatnya
    Perubahan kimia dan fisika di lingkungan sekitar
    Polusi air, udara, dan tanah
    Efek rumah kaca dan perubahan iklim
    Hujan asam
    Penipisan lapisan ozon
    Pengelolaan limbah kimia
    Energi alternatif dan berkelanjutan
    Proses pembuatan bahan kimia dasar
    Industri petrokimia
    Industri makanan dan minuman
    Industri farmasi
    Prinsip-prinsip teknik kimia.

    6. Biologi

    Keanekaragaman hayati
    Sel metabolisme
    Proses-proses pada makhluk hidup
    Keterampilan proses
    Topik kesehatan, lingkungan, pertanian, maupun sosiokultural.

    7. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Pancasila
    Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
    Bhinneka Tunggal Ika
    Komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    8. Ekonomi

    Konsep dasar ilmu ekonomi
    Ekonomi mikro dan makro
    Ekonomi internasional
    Akuntansi keuangan dasar.

    9. Geografi

    Wilayah tempat tinggal dan lingkungan sekitar
    Proses-proses yang memengaruhi lingkungan fisik dan sosial
    Interaksi antar faktor/gejala fisik alam dan manusia yang berdampak bagi kehidupan
    Cara mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam di lingkungan tempat tinggal dan negaranya
    Fenomena geografi dalam kehidupan sehari-hari dan menarik manfaatnya.

    10. Sosiologi

    Sosiologi sebagai ilmu
    Hubungan dan gejala sosial
    Penelitian sosial
    Kelompok sosial
    Perubahan sosial dan globalisasi.

    11. Sejarah

    Pengantar ilmu sejarah
    Periode kerajaan Hindu-Buddha dan Islam
    Perlawanan terhadap bangsa Eropa
    Pergerakan nasional sampai proklamasi kemerdekaan
    Revolusi kemerdekaan indonesia sampai demokrasi terpimpin
    Orde baru sampai reformasi.

    12. Antropologi

    Pengantar dan ruang lingkup antropologi
    Etnografi
    Masyarakat multikultural
    Perubahan sosial budaya
    Antropologi sosial dan antropologi budaya
    Kearifan lokal dan tradisi lisan.

    13. Bahasa Prancis

    Ungkapan salam dan berpamitan
    Ungkapan selamat dan harapan
    Menyatakan opini
    Kosakata angka
    Pemberitahuan
    Perkenalan diri dan aktivitas sehari-hari
    Keberadaan orang dan benda
    Instruksi tanda dan rambu
    Karakteristik seseorang
    Kosakata benda dan bangunan publik.

    14. Bahasa Jerman

    Teks tulis sederhana berbentuk naratif, deskripsi, dan dialog
    Teks fungsional, seperti formulir, kartu identitas, jadwal pelajaran, email, pemberitahuan, iklan singkat, papan petunjuk, agenda kegiatan/buku harian, tiket perjalanan, jadwal perjalanan, resep makanan, brosur, statistik sederhana, dan rencana pembelajaran.

    15. Bahasa Jepang

    Teks interpersonal/transaksional, pengumuman, pesan singkat, deskripsi orang dan tempat.
    Topik yang meliputi persalaman, perkenalan diri, waktu, keluarga, kemampuan, kehidupan sekolah, rumah, kehidupan sehari-hari, hobi, dan waktu senggang.

    16. Bahasa Mandarin

    Mengidentifikasi Hanyu Pinyin, kosakata, guratan, serta makna kata dalam kalimat sederhana
    Menemukan dan memahami informasi penting yang disajikan secara eksplisit dalam teks tingkat dasar
    Melengkapi kalimat atau teks rumpang
    Menyusun kosakata menjadi kalimat sederhana
    Mengurutkan kalimat acak menjadi teks sederhana
    Menyimpulkan informasi implisit dari teks atau gambar
    Menganalisis penggunaan tata bahasa dalam kalimat.

    17. Bahasa Korea

    Memahami huruf Hangeul dan tata bahasa dasar pada kata, frasa, atau kalimat sederhana
    Memahami fakta/informasi tersirat pada kalimat atau teks sederhana
    Menyusun urutan kata atau kalimat
    Mengkategorikan fakta/informasi dari kalimat atau teks sederhana
    Menyimpulkan fakta/informasi tersirat
    Menyimpulkan hubungan sebab akibat atau perbandingan
    Mengaplikasikan penggunaan tata bahasa.

    18. Bahasa Arab

    Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks
    Menentukan sinonim atau antonim kata dalam suatu kalimat
    Menentukan arti kosakata dalam konteks kalimat tertentu
    Mengurutkan kalimat acak
    Menyimpulkan informasi atau makna tersirat dalam teks
    Menjelaskan topik atau ide pokok
    Menyimpulkan makna teks berdasarkan gramatika bahasa Arab.

    19. Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK dan MAK

    Kegiatan produksi, pemasaran, dan distribusi
    Pengelolaan usaha.

    Informasi lebih lengkap terkait kisi-kisi ini bisa diakses melalui tautan https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-wajib/sma.

    Cara Mengikuti Simulasi TKA 2025

    1. Buka https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

    2. Pilih jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, MI, MTs, MA, SMK, MAK, atau yang sederajat sesuai jenjang siswa saat ini.

    3. Pilih jenis mata pelajaran wajib atau mata pelajaran pilihan.

    4. Pilih nama mata pelajaran yang ingin disimulasikan

    5. Klik “Mulai Simulasi”.

    6. Sistem memberi username dan password, klik”Login”, lalu klik simpan username dan password

    7. Salin token, ketikkan nama dan tanggal lahir, tempel token, lalu klik “Submit”.

    8. Muncul pop-up “Konfirmasi Tes”, cek kembali nama tes, status tes, waktu tes, dan alokasi waktu tes 15 menit, lalu klik “Mulai”.

    9. Jawab soal hingga selesai.

    10. Muncul pop-up”Konfirmasi Tes” setelah selesai simulasi, klik “Selesai Tes” untuk menyudahi atau klik “Kembali” untuk kembali ke halaman tes.

    11. Siswa dialihkan ke halaman awal Simulasi TKA.

    Itulah bocoran materi simulasi TKA SMA 2025. Selamat belajar!

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Contoh Soal TKA SMA Bahasa Indonesia, Ada Jawaban Plus Pembahasan!

    20 Contoh Soal TKA SMA Bahasa Indonesia, Ada Jawaban Plus Pembahasan!



    Jakarta

    Ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) menjadi salah satu tahapan penting yang harus dihadapi oleh siswa SMA. Meskipun tidak wajib, tetapi hasil penilaiannya dapat menjadi nilai plus dalam melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional.

    Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran yang akan diujikan. Dari berbagai mata pelajaran yang diujikan, Bahasa Indonesia sering kali dianggap mudah.

    Padahal banyak siswa justru kesulitan menghadapi soal-soal ini karena menuntut ketelitian dalam membaca, memahami konteks, hingga menafsirkan makna. Agar semakin siap menghadapi TKA, siswa bisa berlatih contoh soal TKA SMA bahasa Indonesia.


    Mengutip buku Kompeten: Komposisi Materi dan Bank Soal Paten TKA SMA/MA oleh Tim Tentor Kompeten (2025) dan King Pendalaman Materi TKA Mapel Wajib SMA/MA oleh Tim Forum Tentor Indonesia (2025) berikut contohnya:

    Contoh Soal TKA SMA Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban Plus Pembahasan

    1. Perhatikan teks berikut ini!

    Aktivitas para mahasiswa dan aktivis lingkungan di depan kantor Gubernur Pati menjadi konvensi publik yang menarik perhatian media massa dan masyarakat luas. Mereka menuntut rekonsiliasi atas kebijakan agraria yang dianggap faktisius dan merugikan petani kecil, terutama terkait dengan isu alih fungsi lahan. Salah satu orator menyampaikan pidato yang sangat subtil namun sarat akan kritik destruktif yang bisa memicu perpecahan di kalangan masyarakat. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Pati menganggap bahwa aksi tersebut hanya merupakan bagian dari propaganda politik kelompok tertentu, bukan refleksi dari persoalan riil yang terjadi di lapangan. Mereka mengklaim telah melakukan berbagai upaya komprehensif untuk menyelesaikan masalah, termasuk membuka dialogis dengan perwakilan masyarakat.

    Berdasarkan teks di atas, pilihlah pasangan kata serapan yang keduanya memiliki penulisan yang sudah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia! (Jawaban benar lebih dari satu)

    A. Rekonsiliasi dan propaganda
    B. Aktifitas dan subtil
    C. Destruktif dan faktisius
    D. Konvensi dan komprehensif
    E. Propaganda dan dialogis

    Jawaban: A dan D
    Pembahasan:
    A. Rekonsiliasi dan propaganda benar, karena kedua kata ini sudah memiliki penulisan kata yang benar
    B. Aktifitas seharusnya ditulis aktivitas, sedangkan subtil sudah benar
    C. Destruktif sudah benar, tetapi faktisius seharusnya ditulis faktitius
    D. Konvensi dan komprehensif sudah ditulis benar
    E. Propaganda sudah benar, tetapi dialogis seharusnya ditulis dialog

    2. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1) Sosoknya dikenal sebagai seorang cendekia yang memiliki wawasan luas.
    2) Salah satu obyek penelitian terbarunya adalah peninggalan era kolonial.
    3) Ia selalu mengacu pada standard etika dan moral yang tinggi.
    4) Para pemimpin itu memiliki kwalifikasi sebagai seorang pemimpin yang baik.
    5) Perang Gerilya merupakan taktik esensial dalam mempertahankan kemerdekaan.
    Sembunyikan kutipan teks

    Manakah dari pernyataan di atas yang menggunakan kata serapan dengan penulisan yang tepat? (Jawaban benar lebih dari satu)

    A. 1
    B. 2
    C. 3
    D. 4
    E. 5

    Jawaban: A dan E
    Pembahasan:
    A. Kata cendekia sudah tepat
    B. Kata obyek seharusnya ditulis objek
    C. Kata standard harusnya ditulis standar
    D. Kata kwalifikasi harusnya ditulis kualifikasi
    E. Kata esensial sudah tepat

    3. Rudi dikenal sebagai anak yang berani. Ia selalu membela teman-temannya yang diganggu, meskipun kadang ia harus menerima risiko. Karakter Rudi adalah…

    A. Pemalas
    B. Penakut
    C. Berani
    D. Egois
    E. Licik

    Jawaban: C
    Pembahasan: jawaban tersebut sudah jelas karena dapat diketahui pada kalimat “Rudi dikenal sebagai anak yang berani”.

    4. Semua serentak menghentikan kegiatan mereka dan menengok ke langit yang ditunjuk Dodo. Asap hitam tebal yang membumbung tinggi dari sana. Asap itu semakin tebal dan terus menebal. Itu merupakan fenomena aneh yang baru pertama kali mereka saksikan. Selama ini yang mereka tahu, langit selalu berwarna biru cerah dengan awan putih berarakan. Keheningan hutan itu kemudian pecah saat Teo tiba-tiba saja datang sambil memekik nyaring.

    Apa fenomena yang terjadi berdasarkan teks di atas?

    A. Cuaca ekstrem
    B. Kebakaran gedung
    C. Angin puting beliung
    D. Kebakaran hutan
    E. Badai petir

    Jawaban: D
    Pembahasan: Dalam teks sudah dijelaskan bahwa terdapat awan hitam tebal yang membumbung tinggi, mengartikan adanya kebakaran. Kemudian di kalimat terakhir teks dijelaskan mengenai tempat mereka berada yaitu hutan.

    5. Susunlah langkah-langkah tersebut secara urut!

    1) Rebus air, puding dan gula hingga mendidih
    2) Tuang larutan puding ke cetakan dan diamkan hingga mendidih
    3) Persiapkan semua bahan yang diperlukan
    4) Iris tipis buah-buahan kaleng
    5) Simpan dalam lemari es agar berstektur padat
    6) Masukkan buah-buahan, nata de coco dan selasih ke cetakan

    Mana urutan yang benar?

    A. 3-1-4-5-6-2
    B. 3-1-2-4-6-5
    C. 3-4-1-6-2-5
    D. 3-4-6-5-1-2
    E. 3-4-1-2-6-5

    Jawaban: B
    Pembahasan: Urutan membuat puding yang benar dimula dengan persiapan alat dan bahan hingga menyimpannya ke lemari es.

    6. Perhatikan kutipan berikut!
    Dewi bercita-cita menjadi penulis terkenal. Ia rajin membaca novel dan setiap hari menulis cerita di buku hariannya.

    Gagasan pendukung cita-cita Dewi adalah….
    A. Sering menulis cerita
    B. Suka bermain game
    C. Rajin berolahraga
    D. Membantu orang tuanya bertani
    E. Senang mengoleksi koin

    Jawaban: A
    Pembahasan: Dalam teks dijelaskan bahwa Dewi rajin membaca novel dan setiap hari menulis cerita di buku hariannya.

    7. Perhatikan teks berikut!
    Penyebaran informasi melalui media sosial seringkali membawa dampak negatif yang signifikan, terutama bagi remaja. Berbagai studi menunjukkan adanya peningkatan kasus cyberbullying, penyebaran berita bohong (hoaks), hingga paparan konten negatif yang dapat memicu gangguan kecemasan dan depresi. Hal ini menunjukkan betapa rentannya generasi muda terhadap bahaya informasi di media sosial jika tidak dibekali literasi digital yang memadai.

    Ide pokok paragraf di atas adalah…

    A. Dampak negatif media sosial bagi remaja
    B. Rentannya remaja terhadap informasi negatif
    C. Pentingnya literasi digital bagi generasi muda
    D. Peningkatan kasus cyberbullying di media sosial
    E. Penyebaran hoaks dan konten negatif di media sosial

    Jawaban: A
    Pembahasan: Ide pokok paragraf tersebut adalah dampak negatif media sosial bagi remaja. Ide pokok ini ada di kalimat pertama yang merupakan kalimat inti paragraf. Sedangkan kalimat kedua dan ketiga adalah kalimat penjelas.

    8. Meski usahanya sering gagal, Sinta tetap bangkit dan mencoba lagi hingga akhirnya berhasil membuat produk kerajinan tangan yang diminati banyak orang.

    Nilai yang ditunjukkan dari kisah Sinta adalah…

    A. Nilai religius
    B. Nilai kejujuran
    C. Nilai kerja keras
    D. Nilai peduli lingkungan
    E. Nilai sosial

    Jawaban: C
    Pembahasan: Dalam teks dijelaskan bahwa Sinra tetap bangkit dan mencoba lagi meskipun usahanya sering gagal. Ini mengartikan bahwa Sinta memilik nilai kerja keras dalam hidupnya.

    9. Bacalah narasi cerpen berikut dengan cermat!
    (1) Malam itu, jalanan kota terasa lebih dingin dari biasanya. (2) Aku menyusuri trotoar, membiarkan embun membasahi ujung rambutku. (3) Di sekelilingku, lampu-lampu jalan memacarkan cahaya redup, sekolah ikut merasakan kehampaanku. (4) Kepergiannya benar-benar menimbulkan defisit emosional yang signifikan. (5) Hatiku terasa sunyi, seperti sebuah rumah kosong yang tak pernah lagi disinggahi.

    Kalimat manakah yang tidak konsisten dengan gaya penceritaan dalam narasi tersebut?

    A. 1
    B. 2
    C. 3
    D. 4
    E. 5

    Jawaban: D
    Pembahasan: Kalimat 4 terlihat kurang konsisten karena penggunaan kata “defisit” yang terkesan akademis dan biasanya digunakan untuk menunjukkan kondisi keuangan. Sementara kalimat 1, 2, 3, dan 5 menunjukkan kata-kata personal dan puitis.

    10. Bacalah penggalan puisi beriku!

    Hujan turun membasuh luka
    Menyapu jejak nestapa
    Namun hatiku tetap membeku
    Dalam rindu yang tak terucap

    Respons emosional yang muncul dari puisi tersebut adalah…

    A. Bahagia dan penuh semangat
    B. Kesedihan dan kerinduan
    C. Marah dan kecewa
    D. Tenang dan damai
    E. Takut dan khawatir

    Jawaban: B
    Pembahasan: Dalam puisi dikatakan “hatiku tetap membeku” yang berarti kesedihan serta “rindu yang tak terucap” yang berarti perasaan rindu.

    11. Bacalah pantun berikut!
    Satu bulan tiga puluh hari
    Setahun ada dua belas bulan
    Jangan biarkan hati menjadi iri
    ……

    Larik yang tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah…

    A. Tatkala orang berlimpah rizki
    B. Selama orang masih punya hati
    C. Sebelum bapa ibu mengabulkan janji
    D. Jika teman mendapat keberhasilan
    E. Manakala pulang sekolah kehujanan

    Jawaban: D
    Pembahasan: jawaban tersebut sesuai dengan ciri-ciri pantun seperti jumlah suku kata (8-12) dan sesuai dengan makna dari kalimat sebelumnya

    12. Bacalah penggalan puisi berikut!
    Aku Wayan
    Benih pertama yang mengisi pelataran Bali
    Melalui seikat sajen lengkap dengan beragam bunga
    ……
    Seorang jero membagi rahimnya dengan tubuhku

    Larik majas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebu adalah…

    A. Bangkai dapat mendongengkan silsilah kelahiranku
    B. Aku haru tahu silsilah nenek moyangku
    C. Inilah akhir duka dan sukaku selama ini
    D. Aku Wayan, putera dari Bali
    E. Tanah airku aman dan makmur

    Jawaban: A
    Pembahasan: Puisi tersebut menceritakan tentang kelahiran Wayan yang merupakan orang pertama yang lahir di Bali dan adanya upacara yang menggunakan seikat sajen untuk menyambut kelahirannya. Majas untuk melengkapi puisi tersebut adalah bangkai dupa mendongengkan silsilah kelahiranku.

    13. Badan penelitian angkasa Brasil mengungkap kebakaran hutan di hutan hujan Amazon dalam 16 hari terakhir merupakan rekor terbaru tahun ini. Bahkan hastag #SaveAmazon dan #PrayForTheAmazon rame digunakan pengguna Twitter untuk menggambarkan fenomena ini. Berdasar data satelit Institut Nasional untuk Penelitian Angkasa (INPE), terjadi tingkatan hingga 83 persen jika dibandingkan periode yang sama.
    Dilansir AFP, hampir 73.000 kebakaran hutan tercatat sepanjang Januari hingga Agustus. Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 39.759.

    Kata baku dari kata rame adalah…

    A. Asyik
    B. Ramai
    D. Heboh
    E. Viral
    C. Ramay

    Jawaban: B
    Pembahasan: dalam KBBI, rame kata bakunya adalah ramai

    14. Pembinaan bidang pertanian bukan lagi sekadar memikirkan cara menaikkan produksi petani gurem […]. Dengan demikian, skala industri dapat dirancang secara ekonomis bagi sistem agrobisnis…jika pemikiran demikian dapat diterima, bidang pertanian memerlukan reformasi luas.

    Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersubut adalah…

    A. Pengelolaan industri, khususnya pertanian, belum mendapat prioritas.
    B. Pengelolaan agribisnis harus dipikirkan masak-masak.
    C. Pengelolaan industri ini belum ditangani secara serius oleh pemerintah
    D. Pengelolaan agroindustri hanya ditangani secara serius oleh pemerintah
    E. Pengeloan industri untuk komoditas ini harus benar skala ekonominya

    Jawaban: B
    Pembahasan: Kalimat padu yang tepat mengisi bagian rumpah paragraf tersebut adalah pengelolaan agroindustri harus dipikirkan masak-masak

    15. Cermati paragraf berikut!

    Masalah lingkungan hidup harus menjadi perhatian khusus dari semua lapisan masyarakat. Setiap anggota masyarakat wajib berpartisipasi dan bertanggung jawab untuk mengatasinya. Misal, hal yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari adalah sampah. Kita jangan membiarkan sampah berserakan di sepanjang jalan, di halaman rumah, di pasar-pasar, atau di tempat-tempat kosong sekitar permukiman. Hal itu harus dilakukan secara serempak oleh semua anggota masyarakat.

    Ungkapan yang semakna dengan isi paragraf tersebut adalah….

    A. Berjabat tangan
    B. Bergandengan tangan
    C. Berlepas tangan
    D. Cuci tangan
    E. Angkat tangan

    Jawaban: B
    Pembahasan: Isi paragraf itu adalah perlunya perhatian khusus dari semua lapisan masyarakat dalam menangani masalah lingkungan hidup. Ungkapan semakna dengan isi paragraf tersebut adalah bergandengan tangan atau yang artinya bekerja sama.

    16. Cermati paragraf narasi berikut!
    Saudara-saudara yang berbahagia,

    Telah diungkapkan sebelumnya bahwa memanjakan anak dengan memberikan ponsel pintar atau tercanggih untuk anak yang masih di usia sekolah dasar, bukanlah sebuah tindakan yang bijaksana. Anak-anak ini belum memerlukan benda tersebut. Diperlukan suatu tindakan yang bijaksana untuk mengatasi fenomena ini yang kerap terjadi di masyarakat maju/perkotaan.

    Isi teks di atas bermakna sama dengan peribahasa….

    A. Seperti kera diberi bunga
    B. Seperti anak ayam kehilangan induk
    C. Bagai cacing kepanasan
    D. Karena nila setitik, rusak susu sebelangga
    E. Seperti aur dengan tebing

    Jawaban: A
    Pembahasan: Isi teks tersebut sama dengan peribahasa seperti kera diberi bunga yang artinya menerima sesuatu yang tidak berguna bagi dirinya sendiri. Hal tersebut terbukti dari kalimat “anak-anak ini belum memerlukan benda tersebut”

    17. Bacalah teks berikut!

    Awalnya ia hanya tukang cuci piring di rumah makan milik seorang perantau dari Lareh Panjang yang lebih dulu mengadu untung di Jakarta. Sedikit demi sedikit dikumpulkannya modal, agar tidak selalu bergantung pada…. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya bertahun-tahun, Azrial kini sudah jadi juragan, punya beberapa rumah makan dan puluhan anak buah yang tiap hari sibuk melayani pelanggan.

    Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….

    A. Induk semang
    B. Induk rumah
    D. Ibu tiri
    E. Ibu kota
    C. Ibu negeri

    Jawaban: A
    Pembahasan: Ungkapan yang sesuai dengan paragraf tersebut adalah induk semang yang artinya majikan.

    18. Bacalah Teks Prosedur kompleks berikut!

    Pemuda harus kembali mengambil peran dalam membawa arah bangsa ini kembali ke relnya. Budaya korupsi yang saat ini telah mengakar harus dihentikan. Bangsa ini membutuhkan pemuda yang sadar akan bahaya laten korupsi dan terkikisnya nilai-nilai kebangsaan. Pemuda harus menjadi pelopor pergerakan melawan korupsi. [….]

    Kalimat simpulan akibat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah…

    A. Indonesia akan menjadi bangsa besar dan bermartabat.
    B. Korupsi harus diberantas sampai seakar-akarnya.
    C. Pemerintah harus segera mengambil kebijakan.
    D. Pelaku korupsi harus dihukum seberat-beratnya.
    E. Pemuda harus belajar dengan giat.

    Jawaban: A
    Pembahasan: Kalimat tersebut tepat karena sesuai dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang berisi upaya pemberantasan korupsi (sebab), Indonesia akan menjadi bangsa besar dan bermartabat (akibat).

    19. Perhatikan teks berikut dengan saksama!

    (1) Langkah pertama dalam penelitian adalah memilih topik. (2) Kemudian. kita perlu memilih pendekatan kuantitatif atau kualitatif. (3) Desain penelitian kuantitatif ditentukan sejak awal. (4) Karena itu, responden harus dipilih dengan kriteria tertentu. (5) Sebaliknya, desain penelitian kualitatif berkembang pada waktu penelitian dilakukan. (6) Ketika memilih responden, dapat terjadi perkembangan rencana penelitian. (7) Namun, bukan tidak mungkin kedua pendekatan ini digunakan dalam sebuah penelitian.

    Kata sambung yang tidak tepat digunakan dalam paragraf di atas adalah…
    Jawaban dan pembahasan: Kata sambung yang tidak tepat dalam paragraf di atas adalah ketika dalam kalimat (6)

    20. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai karena diakibatkan oleh hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang menjadi pelindung alami dari gempuran ombak. Kalimat di atas menjadi kalimat baku apabila diperbaiki dengan cara ….

    Jawaban dan pembahasan: Kalimat terjadinya abrasi mengancam kelestarian pantai “karena” diakibatkan oleh hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang menjadi pelindung alami dari gempuran ombak menjadi kalimat baku apabila diperbaiki dengan cara menghilangkan kata “karena”. Hal tersebut perlu dilakukan karena dalam kalimat tersebut tidak memenuhi ciri hemat, kalau sudah menggunakan kata “karena” maka tdak perlu mengunakan kata “diakibatkan”.

    Demikian contoh soal TKA SMA Bahasa Indonesia. Selamat belajar ya detikers.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com