Tag: toyota

  • Libur Nataru 2023 Makin Tenang, Bahkan untuk Pengendara Mobil Listrik



    Jakarta

    Toyota tahu apa yang menjadi prioritas pelanggannya, pelayanan terbaik sudah pasti menjadi jawabannya. Coba memenuhi kebutuhan pelanggannya, Toyota memastikan akan memberikan pelayanan terbaik selama libut Natal dan Tahun Baru 2023.

    Dalam rilis yang diterima detikOto, berkolaborasi dengan jaringan dealer resmi Toyota, Layanan Siaga Toyota akan beroperasi pada 22 Desember 2023 – 1 Januari 2024. Dibalut menjadi Total Mobility Solution, Toyota Posko Siaga yang beroperasi selama 24 jam memberikan layanan servis berkala mobil Toyota dan perbaikan ringan yang masih dapat dilakukan di posko.

    Khusus Toyota Bengkel Siaga, 297 bengkel resmi Toyota dan 5 Toyota Posko Siaga akan tetap beroperasi di hari libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Workshop Toyota siap memberikan layanan lengkap. Dengan jaringan bengkel resmi yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia, pelanggan tidak akan menemui kesulitan ketika ingin servis berkala atau mobilnya mengalami masalah.


    Toyota memastikan pula kendaraan elektrifikasi (xEV) pelanggan akan memperoleh layanan yang sama di Toyota Posko Siaga dan Toyota Bengkel Siaga. Selain itu, fasilitas charging station di 74 dealer resmi Toyota tetap akan buka sesuai jam operasional, termasuk di hari libur Natal dan Tahun Baru 2024 untuk Toyota Bengkel Siaga.

    Jika terjadi masalah pada mobil pelanggan lebih berat, maka akan dibantu untuk melakukan perbaikan di bengkel resmi Toyota terdekat. Layanan Toyota Mobile Service juga disiagakan untuk ‘jemput bola’ mobil pelanggan yang mengalami masalah di sekitar area Toyota Posko Siaga.

    Dengan biaya jasa dan genuine spare part sama dengan bengkel resmi Toyota, pelanggan memperoleh keuntungan tambahan yakni diskon biaya jasa 25% dan gratis TMO Wiper Fluid. Khusus untuk Toyota Posko Siaga Cikampek juga dapat melakukan layanan penggantian ban mobil.

    Layanan Toyota Siaga Selam Libur NataruLayanan Toyota Siaga Selam Libur Nataru Foto: Dok. Toyota

    Tersedia fasilitas yang begitu memanjakan pelanggan yang membawa serta anggota keluarga berupa ruang istirahat atau lounge yang nyaman, dilengkapi pendingin udara, wifi gratis, TV satelit, dan kursi pijat otomatis, dilengkapi kids corner dan game corner untuk anak tercinta.

    Fasilitas Privilege Charging Spot dan Privilege Parking Spot di ASHTA Mal SCBD, Jakarta Selatan tetap beroperasi sesuai jam buka mal, di mana fasilitas Ultra Fast Charging (UFC) yang kini beroperasi di 1 rest area Jalan Tol Trans Jawa dan 2 dealer di Yogyakarta dan Sumatera siap menunjang mobilitas dan memperluas daya jelajah Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Toyota di momen libur Nataru.

    “Dengan visi Total Mobility Solution, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memastikan perjalanan liburan Nataru pelanggan dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa kendala. Bersama jaringan value chain yang terpercaya, Toyota memberikan layanan terbaik kepada pelanggan di seluruh wilayah Indonesia di masa liburan Nataru tahun ini, termasuk kepada keluarga yang menggunakan kendaraan elektrifikasi Toyota yang semakin populer. Selamat berlibur menggunakan mobility solution Toyota dan silakan menikmati layanan after sales terbaik yang kami sediakan,” terang Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

    Dalam kesempatan yang sama seorang pengendara menyampaikan pendapatnya mengenai kenyamanan berkendara saat libur natal dan tahun baru 2023 meski dirinya mengendarai mobil listrik dengan tujuan Jakarta-Purwokerto.

    “Sekarang meski menggunakan mobil listrik, rasa aman dan nyaman sudah bisa dirasakan. Soalnya pengisian atau SPKLU sudah banyak, bahkan di Purwokerto saya menemui ada 3 titik pengisian baterai mobil listrik,” ujar Agri kepada detikOto.

    Tips Aman saat Contraflow

    Contraflow Diterapkan di Km 72-47 Tol Cikampek Arah Jakarta (Rumondang/detikcom)Ilustrasi saat Contraflow Diterapkan di Km 72-47 Tol Cikampek Arah Jakarta (Rumondang/detikcom) Foto: Contraflow Diterapkan di Km 72-47 Tol Cikampek Arah Jakarta (Rumondang/detikcom)

    Pemerintah akan melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran dan ketertiban lalu lintas di masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Salah satu caranya adalah contraflow, di mana pihak kepolisian akan melakukan buka-tutup satu lajur berlawanan arah sesuai jadwal dan kondisi lapangan untuk mengurai kepadatan jalan.

    Bagi detikers yang hendak keluar kota dan merayakan natal sekaligus berlibur ke luar kota, Auto2000 memberikan tips bagaimana caranya agar bisa aman melewati jalur contraflow.

    “Di masa libur Nataru tahun ini, rencananya contraflow akan diterapkan di beberapa titik jalan tol. Kegiatan ini membutuhkan perhatian khusus karena akan berada di lajur milik orang lain. Salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya. Untuk itu silakan pelajari tips mengemudi di jalur contraflow berikut ini,” jelas Aftersales Business Division Head Auto2000, Minggu (24/12/2023), Nur Imansyah Tara.

    Berikut tips saat hendak melintasi jalur Contraflow:

    1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow

    Sebelum melintas, detikers perlu mengetahui jadwal dan lokasi contraflow. Informasi mengenai aturan ini biasanya bisa didapatkan melalui social media atau operator jalan tol. Sebelum lajur lawan-arah pasti sudah ada rambu-rambu yang dipasang.

    2. Pintu Keluar Tol Tidak Terlewati

    Pada umumnya, jalur contraflow memiliki satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jika pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, maka pengendara perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir dan mencari pintu keluar jalan tol.

    Melihat rute contraflow antara KM 47 – KM 87 Jalan Tol Jakarta Cikampek, artinya semua pintu tol antara titik tersebut akan terlewati kalau detikers memilih lajur contraflow. Termasuk interchange menuju Jalan Tol Cipularang tujuan Bandung yang berada di Dawuan KM 67.

    3. Waspada bagi Pengguna Jalan Layang Tol MBZ

    Jalan Layang Tol MBZ memiliki titik akhir di sekitar KM 47 Jalan Tol Cikampek. Sehingga, ada kemungkinan pengendara tidak bisa pindah ke lajur contraflow mengingat ada potensi tidak bisa memotong masuk ke aksesnya. Anda harus memperhitungkannya kalau ternyata perkiraan ini benar.

    4. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow

    Ketika sudah mengetahui titik dan lokasi jalur contraflow, maka detikers perlu mempersiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiaplah sekitar 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow supaya tidak kelewatan atau melakukan manuver mendadak yang berbahaya.

    Misalnya, jalur contraflow berada di KM 47, maka pengemudi harus bersiap mengambil lajur kanan saat berada di KM 45. Dengan demikian, arus lalu lintas kendaraan lain tidak akan terganggu dan tidak memicu kecelakaan. Nyalakan sein kanan saat jarak dengan akses masuk tinggal 500 meter.

    5. Atur Kecepatan Mobil

    Mobil tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat di lajur lawan arah ini. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas. Namun kalau terlalu cepat juga berbahaya mengingat berada di jalur mobil lain dari lawan arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam.

    6. Jaga Jarak Aman

    Pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, dapat membuat AutoFamily mengantisipasi segala kemungkinan.

    7. Tidak Dapat Berkunjung ke Posko Siaga 24 Jam Auto2000

    Auto2000 mengoperasikan Posko Siaga 24 Jam yang berlokasi di Rest Area Km 57 Tol Jakarta – Cikampek antara 22 Desember 2023 – 1 Januari 2024. Artinya, kalau AutoFamily memilih melewati contraflow dari arah Jakarta, tidak dapat berkunjung ke posko tersebut.

    8. Hindari Keluar Jalur Contraflow

    Pengendara akan langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga memiliki tingkat bahaya tinggi. Apabila ada kendaraan yang keluar dari jalur contraflow ataupun sebaliknya, tentu sangat berbahaya.

    9. Perhatikan Kondisi Sopir dan Penumpang

    Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur lawan-arah. Yang terutama adalah jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

    Selain itu, pastikan AutoFamily dalam kondisi prima dan tidak mengantuk agar lebih waspada saat hendak memasuki jalur contraflow yang berjarak sekitar 40 km itu. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

    10. Mobil Dalam Kondisi Sehat

    Karena hanya memanfaatkan satu lajur jalan dan tidak bisa kembali ke lajur normal, posisi berhenti mobil AutoFamily yang mogok akan langsung memblokade arus lalu lintas, bahkan bisa berhenti total jika tidak ada solusinya.

    Pastikan mobil dalam kondisi sehat sebelum memutuskan untuk masuk ke jalur ini. Jangan memaksakan untuk melewatinya kalau terdeteksi ada potensi masalah. Sebaiknya tetap lewat jalur normal dan berkunjung ke Posko Siaga 24 Jam Auto2000 di Rest Area KM 57 untuk pemeriksaan.

    “Berkendara di jalur contraflow membutuhkan mobil dan pengemudi yang sehat dan andal. Untuk itu persiapkan fisik sebelum pergi libur Nataru dan pastikan mobil dalam kondisi sehat supaya tidak memicu masalah. Silakan berkunjung ke Posko Siaga 24 Jam Auto2000 buat pengendara yang ingin servis berkala dan mengecek kondisi mobil dengan benefit gratis TMO Wiper Fluid,” tutup Nur Imansyah Tara.

    Urusan Toyota lebih mudah, sejalan dengan momen Liburan Nataru Auto2000 mengoperasikan Posko Siaga 24 Jam untuk mendampingi perjalanan libur Nataru pelanggan. Sebagai bagian dari Holiday Campaign Program, Posko Siaga 24 Jam akan beroperasi antara 22 Desember 2023 – 1 Januari 2024 di lokasi berikut ini:

    • Posko Siaga Cikampek (Rest Area Km 57 Tol Jakarta – Cikampek)
    • Posko Siaga Probolinggo (Rest Area Utama Raya Tol Trans Jawa)
    • Posko Siaga Banten (SPBU 34.42409 Banten)

    (lth/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Simak, Ternyata Begini Cara Rawat Baterai Mobil Hybrid!



    Jakarta

    Perawatan baterai hybrid pada mobil dengan teknologi hibrida atau Hybrid Electric Vehicle (HEV) ternyata tidak jauh beda dengan perawatan mobil konvensional pada umumnya. Pengguna cukup melakukan servis berkala dan memperhatikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, maka baterai tersebut akan bertahan sesuai pemakaian kendaraan yang wajar.

    Seperti diketahui berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil hybrid tengah meningkat di Indonesia. Misalnya, All New Yaris Cross HEV dan All New Kijang Innova Zenix HEV menjadi dua mobil yang masuk dalam tiga besar paling banyak terjual.

    Yaris Cross HEV dilengkapi hybrid engine 2NR-VEX 1.500 cc 4 silinder bertenaga 67 kW dan torsi 121 Nm pada motor bakar, serta tenaga 59 kW dan torsi 141 Nm pada motor listrik. Toyota Hybrid System (THS) mengendalikan kinerja dapur pacu bersama transmisi CVT yang menggerakkan roda depan.


    Baterai hybrid berjenis Lithium-Ion di bawah bangku penumpang belakang, tidak mengurangi kapasitas bagasi atau kabin, ditambah kontribusi dalam meningkatkan handling dan menurunkan pusat gravitasi mobil. Baterai ini juga memiliki keunggulan yakni lebih tahan suhu kerja ekstrem dan berukuran lebih kompak.

    Di lain pihak, Toyota menyematkan teknologi Toyota Hybrid System pada Zenix Hybrid. Sistem ini mengoptimalkan kontrol produksi tenaga pada motor bakar dan motor listrik, sehingga menghasilkan performa yang superior, efisiensi yang lebih baik, serta rendah emisi.

    Mesin TNGA 2.0L berkode M20A-FXS menghasilkan tenaga 152 PS pada 6.000 rpm dan torsi 19,1 Kgm pada 4.400-5.200 rpm. Ketika melaju, kinerja mesin 1.987 cc 4 silinder Dual VVT-i ini diperkuat oleh motor listrik berdaya 113 PS dan torsi 21 Kgm sehingga menghasilkan tenaga gabungan 186 PS pada sistem.

    Motor listrik yang compact juga dikembangkan komponen di dalamnya untuk meningkatkan power output. Termasuk, downsized transaxle sebagai penyalur tenaga ke roda depan yang ditingkatkan kinerjanya untuk menyediakan efisiensi terbaik dan lebih senyap ketika beroperasi.

    Baterai Ni-MH dikemas dalam paket yang kompak dan disimpan di bawah kedua jok depan tanpa mengurangi ruang di area kabin. Terdapat filter pada tutup saluran udara pendingin baterai, sehingga penumpukan debu di jalur pendinginan dapat ditekan guna mencegah penurunan usia pakai baterai akibat peningkatan suhu.

    HEV Toyota lainnya adalah Camry HEV, Corolla Altis HEV, Corolla Cross HEV, dan Alphard HEV. Berbagi platform, Corolla Altis HEV dan Corolla Cross HEV menggunakan mesih serupa 2ZR-FXE 1.798 cc 4-silinder dengan teknologi Dual VVT-i yang sanggup menghasilkan power 98 PS dan torsi 14,5 Kgm. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 72 PS dan torsi 16,6 Kgm. Camry HEV dan Alphard HEV juga berbagi mesin yang sama A25A-FXS tapi berbeda output tenaga.

    Apakah Baterai Hybrid Toyota Sanggup Menghadapi Banjir?

    Pada dasarnya, Hybrid EV Toyota meletakkan baterai hybrid di bawah dek penumpang supaya tidak ada intrusi pada area kabin penumpang dan barang. Aplikasi platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang efisien, membuat Toyota dapat ‘menyembunyikan’ baterai hybrid tanpa mengurangi kapasitas dan performanya.

    Sekarang timbul pertanyaan, apakah xEV Toyota aman dari serangan banjir?

    Sejatinya mobil bermesin konvensional sekalipun tidak dianjurkan untuk melewati jalan banjir lantaran memiliki sistem elektronik yang rentan terkena air. Sehingga disarankan bagi pengguna hybrid vehicle untuk menghindari jalan banjir guna mencegah risiko masalah lebih besar seperti korsleting listrik.

    Namun kalaupun terpaksa, HEV Toyota masih aman asalkan ketinggian air banjir masih dapat ditoleransi supaya tidak merusak baterai atau motor listrik. Sebaiknya maksimal tinggi genangan air yang bisa dilewati adalah setengah dari ban mobil. Lebih dari itu, urungkan niat dan silakan mencari rute alternatif lain.

    Beda cerita ketika mobil hybrid Anda sudah terendam banjir, khususnya dengan ketinggian air melebihi setengah tinggi ban. Sebaiknya jangan dicoba men-starter atau menyalakan mesin mobil meskipun secara kasat mata aman.

    Klik halaman selanjutnya >>>

    Komponen kelistrikan yang sudah terendam air akan memperburuk kerusakan jika mesin dihidupkan. Posisi motor listrik yang sejajar as roda jelas rawan disusupi air pada komponen elektronik dan seal pelindung motor listrik. Termasuk pula potensi baterai hybrid dan sistem kelistrikannya turut dimasuki air.

    Lakukan cek fisik pada motor listrik dan baterai hybrid. Jangan ambil risiko, sebaiknya segera hubungi layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) via aplikasi mToyota. Biarkan kondisi mobil apa adanya dan serahkan tugas mengecek kondisi mobil kepada teknisi bengkel resmi Toyota yang qualified.

    Pendingin Baterai Hybrid Innova Zenix HEV

    Banyak pemilik All New Kijang Innova Zenix HEV belum tahu bahwa baterai hybrid-nya disimpan di bawah jok depan. Baterai ini memiliki sistem pendingin berbasis udara (air cooled) yang bekerja dengan cara mengalirkan udara dari kabin ke baterai untuk mempertahankan temperatur penggerak motor listrik tersebut supaya selalu normal.

    Agar efektif menyalurkan udara dingin, motor blower bertugas menyalurkan udara dari kabin melalui saluran pendingin (air intake duct) dalam bentuk kisi udara yang terletak di bawah jok penumpang depan. Dalam saluran terdapat filter untuk menahan kotoran supaya tidak terisap masuk.

    Pernah ada kasus pelanggan tidak sengaja menutup kisi udara ini sehingga pendinginan baterai terganggu dan suhunya meningkat. Kondisi ini mengakibatkan baterai overheat dan kinerjanya turun. Oleh sebab itu, dilarang menutup air intake duct yang ada di bawah jok penumpang depan Innova Zenix Hybrid apapun alasannya.

    Saluran yang tertutup akan mengganggu tugas pendinginan dan memicu indikator peringatan baterai hybrid pada panel instrumen menyala. Anda dapat melakukan pemeriksaan awal pada air intake duct, tetapi kalau tidak menemukan sumber penyebab di sana, segera bawa mobil ke bengkel resmi Toyota untuk pengecekan lebih detail.

    Jika rusak, baterai tidak dapat menyimpan listrik yang dihasilkan oleh motor generator saat charging. Ketika kondisi pengisian berada di bawah nilai yang ditetapkan oleh sistem, maka mesin bensin akan hidup secara terus menerus sebagai sumber tenaga utama kendaraan yang membuat motor listrik non aktif. Jika dibiarkan jelas akan merugikan akibat konsumsi bensin boros dan ada risiko kerusakan menjalar ke komponen lainnya.

    Solusi Merawat Baterai Mobil Hybrid Toyota

    Sama dengan mobil konvensional, tidak ada yang berbeda pada perawatan berkala mobil hybrid Toyota. Pelanggan cukup melakukan servis berkala dan memperhatikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, maka baterai tersebut akan bertahan sesuai pemakaian kendaraan yang wajar.

    Serahkan perawatan baterai dan perangkat pendukung lainnya dengan servis berkala di bengkel resmi Toyota. Ada proses pembersihan secara berkala saringan saluran pendingin dan cooling blower filter sebagai penyaring udara yang akan dialirkan untuk mendinginkan baterai, serta cairan pendingin inverter pada Innova Zenix.

    Ada kemungkinan perbedaan spesifikasi dan cara perawatan baterai hybrid pada xEV Toyota lainnya. Anda dapat berdiskusi dengan service advisor bengkel resmi Toyota untuk mempelajari cara menjaga kondisi baterai hybrid supaya optimal supaya tahan lama.

    Toyota menghadirkan program T-CARE yang memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melakukan servis berkala dengan memberikan bebas biaya jasa dan parts sebanyak 7x servis (dari servis berkala ke-1 hingga ke-7, maksimal 3 tahun / 60.000 km) termasuk untuk xEV Toyota, ditambah keuntungan perpanjangan Toyota Warranty (Extended Warranty) 1 tahun / 20.000 km di seluruh bengkel resmi Toyota di Indonesia.

    Selama 3 tahun, pemilik Hybrid EV Toyota tidak perlu menyiapkan budget untuk biaya jasa dan parts ketika servis berkala dan hanya biaya perbaikan mobil jika ada kerusakan. Itupun masih ditambah warranty baterai hybrid selama 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

    (ncm/ega)



    Sumber : oto.detik.com

  • Berapa Tekanan Ban Mobil Ideal saat Musim Hujan?


    Jakarta

    Tekanan angin ban termasuk hal penting yang perlu diperhatikan saat berkendara, terutama di musim hujan. Karena itu, pengendara diimbau mengecek tekanan ban sebelum bepergian.

    Ada yang mengatakan bahwa tekanan ban mobil mesti dikurangi saat musim hujan. Alasannya karena ban berisiko mengalami aquaplaning sehingga tekanan perlu disesuaikan agar cengkeramannya ke permukaan jalan lebih kuat. Namun, benarkah demikian?

    Apakah Perlu Menyesuaikan Tekanan Ban Mobil saat Musim Hujan?

    Tekanan udara ban mobil tidak perlu dikurangi atau dilebihkan selama musim hujan. Mengutip catatan detikcom, tekanan angin yang kurang atau berlebihan justru mampu mempengaruhi performa ban dan meningkatkatkan risiko aquaplaning.


    Aquaplaning merupakan kondisi ban kehilangan traksi atau penapakan pada permukaan jalan. Di kala hujan, jalan menjadi basah serta licin sehingga ban rentan mengalami kondisi tersebut. Aquaplaning bisa membuat pengemudi kehilangan kontrol atas kendaraannya.

    Sport segmen Business Manager Michelin Indonesia, Refil Hidayat, menjelaskan mengapa aquaplaning bisa terjadi jika tekanan ban dikurangi. “Karena dia bebannya tidak ditampung dengan baik oleh bannya jadi ketika lewat jalan basah dia akan memiliki tingkat floating tinggi, sehingga saat floating terjadi antara karet dan aspal itu ada jarak, makanya tekanannya harus benar.”

    Begitu juga sebaliknya, tekanan angin yang dilebihkan saat musim hujan membuat ban berisiko bergelembung di tengahnya. “Sehingga yang napak ke aspal tengahnya saja, kanan kiri akan memiliki jarak dengan aspal,” jelas Refil.

    Di sisi lain, ban tidak perlu dikurangi atau dilebihkan tekanannya untuk berkendara di jalan raya saat hujan karena kontur jalanan aspal itu rata dan keras. Untuk mendapatkan cengkeraman yang kuat pada jalan basah akibat diguyur hujan, tekanan angin yang diperlukan sesuai dengan rekomendasi.

    Tekanan Ban Mobil Ideal saat Musim Hujan

    Tekanan angin ban yang ideal untuk mobil adalah mengikuti standar pabrik kendaraan. Rekomendasi tekanan udara produsen sudah melalui proses penghitungan dengan teliti sehingga cocok di kondisi jalan basah maupun kering.

    “Tekanan ideal adalah yang sesuai dengan rujukan dari produsen mobil. Tidak ada istilahnya harus menurunkan tekanan ban. Justru menurunkan tekanan ban di bawah rekomendasi yang sudah ditentukan akan sangat membahayakan,” ujar Rifat Sungkar, Direktur Rifat Drive Labs.

    Tekanan ban untuk tiap-tiap mobil dapat berbeda. Untuk Toyota Avanza contohnya. Dikutip dari laman Auto2000, tekanan angin yang dianjurkan untuk mobil Low MPV ini sekitar 30-32 Psi. Rujukan tekanan udara yang pas dapat dilihat di bagian pilar B atau dekat dengan pintu di kursi pengemudi.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Tips Membeli Mobil Tua agar Nggak Dapat yang ‘Zonk’


    Jakarta

    Beberapa orang tertarik untuk membeli mobil tua. Biasanya, mereka adalah orang-orang yang mencintai mobil klasik. Maka dari itu, mobil-mobil tua yang dibeli hanya dijadikan koleksi atau hobi semata.

    Meski begitu, ada juga yang tertarik membeli mobil tua karena harganya relatif lebih murah daripada mobil bekas keluaran terbaru. Meski sama-sama mobil bekas, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil tua.

    Agar tidak terkecoh dengan mobil tua yang ‘zonk’, simak sejumlah tips membeli mobil tua berkualitas dalam artikel ini.


    Tips Membeli Mobil Tua yang Berkualitas

    Membeli mobil tua bisa jadi solusi alternatif bagi detikers yang ingin memiliki mobil, tetapi punya budget terbatas. Namun jangan tergiur dengan harga yang murah saja, pastikan mobil tua yang dibeli masih oke sehingga bisa dikendarai dengan nyaman.

    Mengutip situs Toyota, berikut sejumlah tips membeli mobil tua yang berkualitas:

    1. Tentukan Budget

    Langkah yang pertama adalah dengan menentukan budget untuk membeli mobil tua. Pastikan kamu melakukan riset dengan mencari tahu harga pasaran mobil yang diinginkan, baik secara online atau datang langsung ke dealer mobil bekas.

    Dengan mengetahui harga pasaran mobil tersebut, kamu bisa memperkirakan budget yang diperlukan sekaligus memastikan bahwa harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal.

    2. Cek Komponen Mobil

    Setelah menemukan mobil tua yang diinginkan, segera lakukan pengecekan terhadap komponen mobil, baik dari eksterior maupun interiornya. Cek dengan teliti apakah ada bagian-bagian bodi mobil yang sudah diganti atau tidak.

    Pada interior mobil, coba cek bagian pintu, kursi, kap, AC, radio, dan semua tombol-tombolnya untuk memastikan apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak.

    3. Cek Kondisi Mesin

    Apabila bodi mobil masih mulus dan bagian interior mobil terawat dengan baik, jangan langsung tergiur untuk membelinya. Pastikan detikers sudah mengecek bagian mesin karena hal ini sangat penting.

    Cek suara mesin apakah masih halus atau terdengar kasar dan seperti ada yang janggal. Cek juga kondisi rem mobil, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak.

    Tanyakan juga kepada penjual apakah mobil tersebut pernah terendam banjir atau tidak. Biasanya, mobil bekas banjir akan mengeluarkan suara mesin yang lebih keras dari biasanya.

    4. Cek Kelengkapan Surat

    Setelah mengecek komponen mobil, detikers juga perlu melihat kelengkapan surat-surat kendaraan, mulai dari STNK, BPKB, hingga pajak kendaraan. Sebab, ada beberapa mobil tua yang dijual tetapi pajaknya sudah mati bertahun-tahun.

    Kalau pajaknya sudah mati, maka detikers harus mengurusnya lagi dengan membayar denda. Nah, pertimbangkan juga berapa jumlah denda yang harus dibayar nantinya.

    5. Cek Harga Suku Cadang

    Salah satu kekurangan dari membeli mobil tua adalah ketersediaan suku cadang di pasaran sudah mulai langka. Kalaupun ada, biasanya harga sparepart-nya cukup mahal.

    Maka dari itu, sebelum membeli mobil tua sebaiknya lakukan riset dengan mengecek harga suku cadang di pasaran. Hal ini bisa jadi pertimbangan sebelum deal membeli mobil tersebut.

    6. Lakukan Test Drive

    Sebelum membeli mobil tersebut, detikers perlu melakukan test drive untuk merasakan sensasi berkendara. Mintalah izin sekaligus ajak penjual untuk mencoba mobil itu.

    Lakukan pengecekan terhadap setir mobil, apakah masih normal atau tidak. Cara tesnya adalah dengan melepas setir pada kecepatan rendah, jika mobil berjalan lurus maka kondisinya masih baik. Lakukan juga beberapa manuver seperti berbelok atau putar balik.

    7. Menawar Harga

    Tips yang terakhir adalah melakukan penawaran harga. Jika mobil tua yang kamu inginkan sudah cocok, jangan langsung setuju dengan harga yang ditawarkan penjual.

    Di tahap ini, detikers harus pandai menawar harga agar tidak terlalu mahal hingga melebihi budget. Lakukan tawar-menawar dengan sopan dan santun agar penjual bisa tergoyah hatinya untuk melepas mobil di harga yang cukup murah.

    Demikian tujuh tips membeli mobil tua yang berkualitas. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Waspadai Pembobolan Mobil di Rest Area, Lakukan Ini Saat Istirahat



    Jakarta

    Saat musim liburan seperti saat ini, rest area biasanya akan penuh, apalagi saat saat puncak-puncaknya lalu lintas di tol. Jangan sampai ketika istirahat kamu jadi korban pembobolan mobil.

    Beberapa kali terjadi kasus pembobolan mobil di rest area saat pemilik kendaraan tengah beristirahat. Alhasil, barang berharga yang ada di dalam mobil raib.

    Erreza Hardian, Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan & Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (KAMSELINDO), memberikan beberapa tips aman untuk beristirahat di rest area.


    “Tentang pembobolan di rest area, antisipasi dengan bergantian menjaga atau taruh barang-barang di bagasi yang tidak terlihat, atau sekalian bawa turun,” kata Reza kepada detikOto, Jumat (27/12/2024).

    Perlu dicatat, rest area di jalan tol adalah tempat untuk istirahat sejenak seperti untuk salat, makan dan minum dengan durasi maksimal 60 menit.

    “Dengan selang waktu seperti dibahas di atas tentunya yang berniat jahat tidak punya waktu panjang untuk melakukan aksinya. Petugas di rest area hanya mengatur, tetapi tidak menjamin tidak adanya tingkat kejahatan. Banyak diindikasikan penjahat ini juga merupakan pengguna jalan tol dan pemakai rest area dan bukan malah penduduk di sekitaran rest area, mereka cenderung akan menjaga wilayahnya,” ujar Reza.

    Reza menekankan, sebaiknya rest area tidak dijadikan untuk menginap atau tidur lama. Kalau mau tidur dan menginap, di luar power nap atau tidur singkat, sebaiknya cari rest area yang memang ada hotelnya.

    “Atau malah keluar tol untuk mencari tempat lebih nyaman dan aman. Rest area adalah tempat untuk salat, istirahat sejenak, makan dan minum, maksimal 60 menit. Jadi ada kesempatan untuk pengguna jalan lainnya,” sebut Reza.

    Jika ingin memarkir kendaraan untuk beristirahat, pastikan kamu menghindari pembobolan mobil modus pecah kaca. Dikutip dari situs resmi Toyota, ada beberapa cara menghindari pembobolan mobil modus pecah kaca.

    Pertama, disarankan untuk tidak menutup kaca secara penuh saat parkir. Ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan. Jika parkir mobil di siang hari, kaca mobil dibuka paling tidak 1 cm sebagai jalur sirkulasi udara. Pelaku pencurian pun tidak bisa memecahkan kaca dengan pecahan busi jika kaca terbuka sedikit.

    Selanjutnya, pasang alarm mobil. Kamu bisa memasang sensor tambahan, alarm ganda, atau electrical cut untuk mobil yang belum disematkan fitur Immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan.

    Kemudian, pakai kaca film. Perlu diketahui, 60 persen bagian dari mobil merupakan kaca mobil. Disarankan bagi para pemilik mobil untuk memilih kaca film yang sulit terlihat dari luar, namun tidak mengganggu visibilitas dari dalam.

    Yang tak kalah penting, simpan barang di tempat aman dan tertutup di dalam mobil. Manfaatkan kompartemen tertutup seperti glove box, laci, atau bagasi, serta juga bisa manfaatkan tray penutup di bagasi bagi pemilik mobil SUV atau hatchback. Jika tidak tersedia tempat yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil, atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar. Kalau perlu, seperti kata Reza, bawa barang berharga.

    Selain itu, saat parkir di tempat umum, sebaiknya mobil diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau. Sebaiknya hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi, khususnya di malam hari. Hindari juga parkir di tempat yang gelap dan mengundang kerawanan sosial.

    Terakhir, pastikan mobil terkunci. Sebelum meninggalkan mobil, pastikan sudah terkunci dan tidak ada barang penting di dalamnya yang memancing orang iseng.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Awas Velg dan Ban Jadi Incaran Pencuri saat LIburan, Ini Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Di musim liburan seperti saat ini, pemilik kendaraan jangan sampai lengah. Jangan sampai kamu jadi korban pencurian velg dan ban saat sedang berhenti untuk beristirahat di rest area.

    Soalnya, beberapa kali terjadi kasus pencurian velg dan ban saat mobil diparkir. Pada beberapa kasus, pencuri melakukan aksinya dengan mendongkrak mobil untuk mengambil ban beserta velg yang terpasang. Mobil yang terlepas bannya itu kemudian diganjal batu.

    Untuk menghindari aksi pencurian velg dan ban itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemilik mobil, seperti dikutip dari situs resmi Toyota.


    Pertama, kamu bisa mengganti kepala nut yang tidak lazim bentuknya, semisal bentuk kembang atau kotak dalam. Adapun harga untuk kepala nut tersebut beragam. Namun, rata-rata penjual membanderolnya mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 100.000.

    Bila ingin lebih aman, bisa juga gunakan nut yang terkunci. Model ini juga biasa digunakan untuk ban cadangan yang digantung di belakang mobil. Hanya, ketika digunakan ada sedikit bunyi dan vibrasi.

    Satu hal penting, untuk yang alarm mobilnya ada sensor getaran dan dimatikan, coba aktifkan lagi alarm guncangannya. Jadi, ketika mobil tergoncang, sirene alarm akan berbunyi. Risikonya memang alarm mobil jadi mudah berbunyi, tapi jadi lebih aman.

    Perhatikan juga tempat parkir mobilnya. Jangan ditempatkan di wilayah yang sepi agar pas alarm berbunyi, orang di sekitar langsung memperhatikan. Dianjurkan agar memarkirkan kendaraan di tempat yang aman dan terlihat ramai orang.

    Pastikan ada petugas keamanan yang terlihat berjaga-jaga di tempat kita memarkirkan kendaraan. Kalau perlu, cari area parkir yang terang serta dilengkapi dengan pengawasan CCTV.

    Erreza Hardian, Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan & Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (KAMSELINDO), juga memberikan beberapa tips aman untuk beristirahat di rest area.

    “Tentang pembobolan di rest area, antisipasi dengan bergantian menjaga atau taruh barang-barang di bagasi yang tidak terlihat, atau sekalian bawa turun,” kata Reza kepada detikOto, Jumat (27/12/2024).

    Perlu dicatat, rest area di jalan tol adalah tempat untuk istirahat sejenak seperti untuk salat, makan dan minum dengan durasi maksimal 60 menit.

    “Dengan selang waktu seperti dibahas di atas tentunya yang berniat jahat tidak punya waktu panjang untuk melakukan aksinya. Petugas di rest area hanya mengatur, tetapi tidak menjamin tidak adanya tingkat kejahatan. Banyak diindikasikan penjahat ini juga merupakan pengguna jalan tol dan pemakai rest area dan bukan malah penduduk di sekitaran rest area, mereka cenderung akan menjaga wilayahnya,” ujar Reza.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Ini Buat Mesin Mobil Kamu Anti ‘Boyo’ dan Gak Bakal Nglitik



    Jakarta

    Banyak pengendara yang kerap frustrasi saat mendengar suara mesin nglitik dan hilang tenaga. Nah dengan cara ini dipastikan detikers tidak akan lagi merasakan hal tersebut.

    Seperti tips yang diberikan Auto2000 dalam siaran resminya, ada beberapa cara untuk bisa mencegah mesin kehilangan tenaga dan nglitik. Tentu hal tersebut bisa dicegah dengan cara melakukan perawatan berkala di bengkel resmi yang telah terpercaya.

    “Sebaiknya yang dilakukan oleh pengendara adalah melakukan tindakan preventif, dan jangan membiarkan mobil sampai rusak atau bahkan mogok dan mengganggu mobilitas. Hal tersebut tentu akan merugikan,” tutur Chief Marketing Auto2000, Yagimin.


    Yagimin mengatakan ada beberapa hal yang bisa membuat mobil menjadi hilang tenaga, nglitik bahkan berujung mogok di antaranya adalah kotoran yang mengendap di dalam tangki.

    “Kalau terlalu banyak residu, lambat laun kotoran akan menghambat penyaluran bensin. Jika dibiarkan, filter bensin akan rusak dan endapan kotoran terbawa ke pompa, bahkan sampai masuk ke ruang bakar,” Yogimin menambahkan.

    Pelayanan Bengkel Auto2000 LampungPelayanan Bengkel Auto2000 Lampung Foto: Ruly Kurniawan

    Nah penasaran apa saja yang harus dilakukan pengendara agar mesin tetap prima dan tidak nglitik, simak ulasannya berikut ini.

    Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi

    Auto2000 selalu menyarankan untuk mengisi BBM sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin Toyota. Bensin yang berkualitas umumnya lebih bersih dan rendah residu. Selain itu, juga akan membuat pembakaran dapat berlangsung dengan sempurna guna menjaga performa mesin.

    Hindari Mengisi Bensin Sembarangan

    Sekarang sudah banyak SPBU resmi yang dikelola secara benar sehingga kualitas BBM-nya terjaga. Hindari mengisi di luar pom bensin resmi karena tidak ada jaminan kualitas dan penangangan.

    Jangan Tunggu Bensin Habis

    Hanya karena kesibukan mobilitas, beberapa orang menunggu hingga BBM mendekati nol baru berkunjung ke pom bensin. Padahal, dengan posisi bensin hampir habis, ada risiko kotoran dan air yang mengendap di tangki mobil akan terisap sehingga merusak komponen-komponen mobil yang dilaluinya.

    Ganti Filter Bensin Secara Berkala

    Auto2000 menyarankan untuk mengganti filter bahan bakar, baik mesin gasoline maupun diesel, secara berkala. Jangan hanya membersihkannya karena kotoran belum tentu hilang seluruhnya dan ada kemungkinan merusak material penyaring. Ganti filter BBM setiap 1 tahun atau 20.000 km untuk mesin bensin dan diesel.

    Namun kalau pengendara merasakan ada masalah padahal belum waktunya ganti filter, jangan segan untuk membawa mobil ke bengkel Auto2000 untuk pemeriksaan. Atau mobil sering melewati jalan kotor dan berdebu. Lebih baik ganti lebih cepat ketimbang kotoran merusak komponen-komponen yang menyalurkan bensin, apalagi kalau sampai merusak mesin.

    Cek Pompa BBM Secara Berkala

    Sama dengan filternya, pompa BBM juga wajib diperiksa rutin saat servis berkala. Jangan ragu meminta service advisor Auto2000 untuk melakukan pemeriksaan lengkap andai dirasakan ada gangguan, seperti mesin tersendat, hilang tenaga, atau indikator tekanan BBM di panel instrumen menyala. Segera ganti pompa kalau disarankan supaya kondisinya kembali prima.

    Kuras Tangki Bensin

    Tidak ada salahnya melakukan kuras tangki bensin untuk membersihkannya dari kotoran atau air yang dapat memicu korosi. Treatment ini khususnya untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 2 tahun. Tapi kalau ternyata pompa bensin sudah ada endapan padahal mobil masih baru, segera lakukan pengurasan tangki di bengkel Auto2000 untuk memastikan sumber masalah dan mengatasinya.

    “Pengendara tidak bisa menjamin bahan bakar yang masuk ke dalam mesin sudah terjaga dari kontaminasi kotoran dan air. Langkah terbaik selain isi bensin di SPBU resmi, adalah menjaga kondisi filter bensin sebagai pelindung pertama. Solusinya adalah servis berkala di bengkel Auto2000 atau order THS – Auto2000 Home Service via websiteAuto2000.co.id. Segera manfaatkan promo kami yang menguntungkan,” jelas Yagimin.

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Beda Fan Belt, V Belt, dan Drive Belt Pada Mobil


    Jakarta

    Fan belt, v belt, dan drive belt merupakan komponen pada mobil, yang menggerakkan sistem aksesori. Komponen tersebut memiliki peran yang penting bagi kinerja mesin.

    Meskipun semuanya punya kesamaan fungsional, namun tetap ada perbedaan utama di antara mereka. Simak penjelasan dan perbedaan antara fan belt, v belt, dan drive belt berikut ini.

    1. Fan Belt

    Utamanya, fungsi fan belt adalah untuk membantu menarik udara masuk, lewat radiator, membantu mengatur suhu mesin. Fan belt disebut juga tali kipas.


    Mengutip laman Auto2000, fan belt berperan dalam menggerakkan dan menghubungi komponen dalam mobil , khususnya saat mobil nyala. Komponen yang dapat suplai dari putaran fan belt akan menghasilkan gerakkan ketika mobil berjalan.

    Dilansir laman resmi Toyota, istilah sabuk kipas atau fan belt ini secara umum merujuk pada sabuk V yang menggerakkan kipas pendingin mesin pada mobil-mobil lama.

    Namun, kendaraan modern tidak lagi memakai sabuk kipas khusus. Sebaliknya, kipas digerakkan oleh sabuk serpentin (bersama dengan aksesori lainnya).

    Beberapa kendaraan yang sudah dilengkapi dengan kipas yang dikontrol secara elektronik. Di mana, ia tidak digerakkan oleh sabuk apa pun.

    2. V Belt

    V belt merupakan jenis sabuk yang paling umum dipakai sekarang. Sesuai namanya, sabuk ini punya penampang trapesium (berbentuk V) yang pas dengan alur yang sama pada puli dan sheave.

    Penggerak sabuk V punya area kontak yang lebih besar antara puli (roda/piringan pemutar yang punya jalur pemegang belt) dan bagian sabuk (bagian bawah + 2 sisi), sehingga penggerak ini bisa menyalurkan daya yang lebih besar untuk dimensi yang sama.

    Mengutip laman Astra Daihatsu, pada mesin mobil, v belt berguna untuk mentransfer tenaga dari satu poros ke poros lainnya.

    Umumnya, v belt digunakan pada mesin mobil untuk menggerakkan aksesori, seperti kompresor AC, pompa power steering, alternator, serta kipas.

    V Belt juga menghasilkan daya bagi berbagai komponen yang membutuhkan penggerak. Mulai dari power steering dan AC. Belt ini akan memastikan komponen-komponen tersebut mampu berfungsi dengan baik.

    3. Drive Belt

    Sabuk penggerak atau drive belt juga dikenal sebagai sabuk “serpentine”. Pasalnya, rutenya mengikuti jalur berkelok-kelok melalui beberapa katrol.

    Dilihat dari fungsinya, sabuk ini berfungsi sebagai distributor daya mesin, mentransfer gaya putar dari mesin ke komponen aksesori, seperti pompa kemudi (untuk kendaraan yang dilengkapi dengan power steering hidrolik), pompa air, alternator, serta kompresor AC.

    Ketika mesin beroperasi, poros engkol berputar, lalu menggerakkan sabuk serpentin. Gerakan tersebut pada gilirannya akan membantu memberi daya pada komponen aksesori.

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ingin Istirahat, tapi Rest Area Membludak saat Arus Balik? Ini Tipsnya


    Jakarta

    Jutaan pengendara diprediksi akan balik ke ibu kota untuk setelah melakukan tradisi mudik menyambut hari raya Idul Fitri 2025. Nah, bukan hal baru jika di rest area kerap terjadi antre panjang, bahkan tidak sedikit pengendara yang tidak bisa memasukinya karena terlalu penuh.

    Untuk itu diharapkan pengendara lebih cermat dalam menghadapi situasi tersebut, agar bisa mengakalinya. Seperti tips yang disampaikan Auto2000. Penasaran, simak ulasannya berikut ini:

    1. Pelajari Kebijakan Pemerintah

    Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik pada 5-7 April 2025. Artinya, kalau waktu detikers lebih fleksibel, bisa menghindari tanggal tersebut karena dikhawatirkan rest area akan padat oleh pemudik.

    Pemerintah juga akan mengeluarkan pengaturan arus lalu lintas. Seperti one way di jalan tol yang tahun lalu diterapkan di Jalan Tol Trans Jawa antara Jakarta hingga Semarang. Tahun ini, kebijakan tersebut bersama skema contraflow dan ganjil-genap akan kembali diterapkan. Pantau terus update-nya untuk kelancaran perjalanan.


    2. Masukkan Rest Area Dalam Rencana Perjalanan

    Masukkan rest area ke dalam rencana perjalanan dengan menyesuaikan kondisi kendaraan, bahan bakar, dan pengemudi. Dengan begitu, detikers sudah memperkirakan di rest area mana akan berhenti. Beberapa rest area menawarkan sarana hiburan seperti tempat wisata yang dapat dikunjungi bersama keluarga.

    3. Persiapkan Kondisi Mobil

    Mobil yang sehat membuat detikers tidak perlu khawatir sehingga tidak tergantung kepada rest area. Pastikan sudah mengecek kondisi ban hingga ban serep dan dongkrak, oli mesin dan transmisi, komponen kaki-kaki mobil, serta cairan pendukung mobil lainnya sebelum berangkat.

    Solusi paling tepat adalah servis berkala di bengkel resmi seperti Auto2000 bagi pemilik mobil Toyota atau order layanan THS Auto2000 Home Service ke rumah. Tersedia program bengkel yang dapat dimanfaatkan untuk persiapan mudik Lebaran.Promo Kupon Servis Toyotadengan pilihan Kupon Ganti Oli atau Kupon General Check Up, danPaket SPONTAN(Siaga Kupon Perawatan) untuk mobil Toyota yang sudah tidak memiliki kuota free servis berkala.

    4. Jaga Kondisi Fisik Pengemudi

    Alangkah baiknya jika ada 2 pengemudi mobil supaya dapat bergantian setiap 2 jam sehingga tidak mengandalkan rest area untuk istirahat. Namun jika hanya mengemudi sendiri, pastikan detikers sudah tidur minimal selama 6 jam sebelum berangkat sebagai antisipasi jika tidak dapat masuk rest area.

    5. Makanan dan Minuman Wajib Diperhatikan

    Rest area menyediakan kebutuhan makan dan minum, namun di masa mudik Lebaran pengunjungnya dapat membeludak dan menyulitkan, bahkan untuk sekadar mencari tempat parkir. detikers bisa menyiapkan kebutuhan logistik penumpang sebelum perjalanan, khususnya kalau mengajak anak atau lansia.

    6. Perhatikan Bahan Bakar

    Isi penuh bensin sebelum masuk jalan tol dan gunakan data di MID untuk memperhitungkan penggunaan bahan bakar dalam perjalanan. Dengan begitu, detikers bisa memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk masuk ke rest area tanpa perlu khawatir kehabisan bensin.

    7. Manajemen Perjalanan dengan Baik

    Pemilihan waktu perjalanan memegang peran sangat penting, terutama untuk ruas tol Jakarta hingga Semarang. Biasanya, makin mendekati hari Lebaran, arus lalu lintas akan padat. Optimalkan aturan one way di jalan tol sehingga waktu perjalanan dapat dipangkas. Manfaatkan peta digital dan social media resmi untuk mengecek situasi lalu lintas terkini dan mencari rest area.

    Kendaraan arus balik di tol Cikampek arah Jakarta semakin padat. Sejumlah pemudik memilih menepi di bahu jalan untuk istirahat imbas macet dan rest area penuh, Senin (15/4/2024)Ilustrasi – Kendaraan arus balik di tol Cikampek arah Jakarta semakin padat. Sejumlah pemudik memilih menepi di bahu jalan untuk istirahat imbas macet dan rest area penuh, Senin (15/4/2024) Foto: Rifkianto Nugroho

    8. Dilarang Berhenti di Bahu Jalan Tol!

    Kecuali darurat, jangan pernah berhenti di bahu jalan tol karena berisiko ditabrak dari belakang. Bagaimana kalau anak atau lansia tidak bisa menahan keinginan buang air kecil? Jika masih jauh dari rest area, tepikan mobil dan pastikan posisinya aman dengan memperhatikan garis marka jalan. Pasang rambu-rambu darurat seperti segitiga pengaman di belakang mobil dan nyalakan lampu hazard. Segera jalan begitu urusan selesai.

    9. Manfaatkan Pom Bensin Dekat Exit Tol

    detikers bisa memanfaatkan exit tol untuk mencari pom bensin di jalan raya terdekat dengan menggunakan aplikasi peta digital. Sambil isi bensin, detikers bisa leluasa beristirahat, ke kamar mandi, atau makan. Sempatkan tidur sekitar 30 menit kalau mengemudi sendiri, dan lanjutkan perjalanan ketika fisik sudah mulai bugar.

    “Rest area merupakan kebutuhan penting pemudik sehingga menjadi memicu kemacetan panjang, bahkan sampai ditutup sementara. Karena itu, harus mempersiapkan mobil dengan baik supaya tidak tergantung rest area. Buat yang belum servis berkala atau mobilnya mengalami gangguan, bisa berkunjung ke Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi 24 jam, sekaligus memberi waktu bagi penumpang untuk istirahat,” terang Chief Marketing Auto2000, Yagimin.

    Posko Siaga Auto2000

    Bagian dari komitmen Auto2000 dari tahun ke tahun, terdapat 8 Posko Siaga Auto2000 yang akan beroperasi selama 24 jam nonstop dan tersebar mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Bali. Berikut daftar lengkap Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi antara 27 Maret – 6 April 2025:

    Sumatera

    1. Palembang : Pondok pindang & Sambal seruit sarwana Jl. Sriwijaya No. 16 Karya Jaya, Palembang

    2. Lampung : Rest Area 49 A Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

    Jawa-Bali

    1.Serang : Tol Merak-Jakarta Rest Area KM 68B

    2.Cikampek KM 57 : Tol Cikampek Rest Area KM 57

    3.Cikampek KM 62 : Tol Cikampek Rest Area KM 62B

    4.Cipali : Tol Cipali Rest Area KM 166A

    5.Situbondo : Rest Area Utama Raya Jl. Raya Banyuglugur – Situbondo

    6.Tabanan, Bali Warung Pantai, Jl. Raya Denpasar – Gilimanuk, Lalanglinggah, Kabupaten Tabanan

    Posko Siaga Auto2000 sanggup melayani kebutuhan servis berkala, ganti oli, dan perbaikan kendaraan ringan dengan waktu pengerjaan di bawah 2 jam. Jika ternyata kerusakan mobil membutuhkan penanganan lebih lanjut atau masuk kategori Service berat, maka disarankan untuk dibawa ke bengkel Auto2000 terdekat.

    (lth/lua)



    Sumber : oto.detik.com

  • Biar Gak Salah Paham, Ini Tata Cara Berkendara saat One Way



    Jakarta

    Korlantas Polri bersama Jasa Marga dan pengusaha jalan bebas hambatan atau tol, bakal menerapkan satu jalur atau one way untuk mengurai kemacetan. Namun sayang, banyak pengendara yang tidak memahami tata cara berkendara saat one way.

    Nah kali ini Auto2000 membagikan bagaimana memahami betul tata cara berkendara saat mengikuti skema one way, khususnya bagi yang menggunakan jalur berlawanan atau jalur kanan dari jalur yang normal digunakan.

    “Sebagai preferred dealer Toyota di Indonesia, Auto2000 tentu peduli dengan kenyamanan dan keselamatan perjalanan mudik dan arus balik AutoFamily. Dan kami ingatkan untuk skema one way, AutoFamily perlu tetap waspada dan hati-hati untuk menghindari resiko kecelakaan fatal. Untuk itu silakan pelajari tips mengemudi Auto2000 berikut ini,” jelasChief Marketing Auto2000, Yagimin, Sabtu (5/4/2025).


    Nah berikut tata cara berkendara saat one way ala Auto2000:

    1. Pelajari Jadwal One Way

    Sebelum melintas, detikers perlu mengetahui jadwal dan lokasi one way. Informasi mengenai aturan ini biasanya bisa didapatkan melalui social media resmi Korlantas Polri, operator jalan tol Jasa Marga atau media nasional. Bahkan saat berada di jalur one way pun pemantauan update skema lalu lintas juga perlu dilakukan, tentunya oleh penumpang sebagai navigator bukan pengemudi, tujuannya untuk menghindari kebingungan.

    2. Persiapan Bagi yang Menggunakan Lajur Berlawanan

    detikers yang kemudian akan menggunakan jalur yang berlawanan dari jalur normal, harus bisa beradaptasi dengan cepat terutama terkait dengan posisi rambu lalu lintas, khususnya rambu Patok Kilometer Tol dan juga rambu Penunjuk Jalan.

    Posisi rambu Patok Kilometer yang berada di tengah jalan tol bagi pengemudi yang berada di jalur berlawanan tentu posisinya akan menjadi di sebelah kiri, di mana pada saat kita berada di jalur normal posisinya di kanan.

    Begitu juga dengan rambu Penunjuk Jalan, posisinya akan menjadi lebih jauh dari pandangan mata pada posisi sebelah kiri, di mana pada jalur normal biasanya tak jauh dari sudut mata sebelah kiri atau bahkan ada di tengah.

    3. Pahami Perbedaan Kondisi Jalan

    Selain beradaptasi dengan rambu, pengendara juga perlu cepat beradaptasi akan kondisi jalan yang berbeda. Seperti misalnya, pada posisi jalur normal, posisi bahu jalan biasanya berada dekat dengan area non-aspal yang punya lebar cukup untuk 1 mobil. Sementara untuk jalur yang berlawanan posisi bahu jalan tentu berada di sisi tengah tol dan dekat dengan pembatas tol. Jadi berhati-hati saat akan melakukan manuver.

    Pengaturan arus lalu lintas dengan satu arah (one way) lokal ditetapkan di Tol Trans Jawa Km 70 hingga Km 188. Begini kondisinya. (dok CCTV Kemen-PU)Pengaturan arus lalu lintas dengan satu arah (one way) lokal ditetapkan di Tol Trans Jawa Km 70 hingga Km 188. Begini kondisinya. (dok CCTV Kemen-PU) Foto: Pengaturan arus lalu lintas dengan satu arah (one way) lokal ditetapkan di Tol Trans Jawa Km 70 hingga Km 188. Begini kondisinya. (dok CCTV Kemen-PU)

    4. Atur Kecepatan Mobil

    Jangan terpacing euphoria, pengendara masih harus mengontrol kecepatan mobil sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas, dan jika terlalu kencang, mobil berpotensi hilang kendalli dan bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    5. Jaga Jarak Aman

    Pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, dapat membuat pengendara mengantisipasi segala kemungkinan.

    6. Hindari Menyeberang Jalur dan Hati-Hati Saat Menyalip

    detikers dilarang untuk menyeberang jalur tanpa ada arahan dari petugas yang berwenang, karena hal tersebut tentu akan membahayakan. Dan berhati-hatilah saat akan mendahului kendaraan lain.

    7. Jangan Berhenti di Bahu Jalan

    Jika tak dalam kondisi sangat darurat, pengendara tak dianjurkan untuk berhenti di bahu jalan. Manfaatkan rest area yang ada untuk memarkirkan kendaraaan dan memenuhi kebutuhan istirahat pengemudi.

    8. Perhatikan Kondisi Sopir dan Penumpang

    Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur one way. Yang terutama adalah jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

    Selain itu, pastikan pengendara dalam kondisi prima dan tidak mengantuk agar lebih waspada saat hendak melakukan perjalanan arus balik mudik, khususnya yang memasuki jalur berlawanan. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

    9. Mobil Dalam Kondisi Sehat

    Pastikan mobil dalam kondisi sehat sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan arus balik. Lakukan pengecekan kendaraan di Bengkel Siaga Auto2000 yang tetap buka sampai tanggal 6 April 2025. Jangan paksakan perjalanan, saat terdeteksi kendaraan dalam kondisi yang kurang prima, demi keselamatan dan kenyamanan di jalan.

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com