Tag: training

  • Cara Mudah Mengelola Keuangan Bisnis dengan Accurate Online dalam 2 Jam

    Cara Mudah Mengelola Keuangan Bisnis dengan Accurate Online dalam 2 Jam



    Jakarta

    Salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis adalah pengelolaan pembukuan. Proses ini menjadi salah satu tahap krusial yang akan menentukan arah perkembangan bisnis.

    Namun, kini kamu tak perlu khawatir. Pengelolaan pembukuan dapat tak lagi rumit di era digital saat ini dengan menggunakan software akuntansi Accurate.

    Untuk memudahkan kamu memahami pengelolaan keuangan menggunakan Accurate, tersedia kelas 2 Jam Jago Accurate Online sebagai wadah belajar cara praktis dan rapi membuat laporan keuangan.


    Materi kelas akan meliputi:

    • Pengenalan Accurate Online & dashboard
    • Setting awal & chart of account
    • Input transaksi dasar penjualan, pembelian, persediaan, kas bank, dan aktiva tetap
    • Pembuatan laporan keuangan otomatis
    • Tips dan trik efisiensi penggunaan

    Tak hanya dapatkan penguasaan materi menyeluruh, peserta juga akan mendapatkan e-sertifikat, slide materi, rekaman kelas, dan voucher diskon training lanjutan untuk memaksimalkan skill kamu.

    Acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 10.00 – 12.00 WIB melalui Zoom meeting.

    Kelas ini cocok untuk pebisnis UMKM dan startup, staf keuangan, mahasiswa akuntansi yang sedang persiapan kerja, ataupun siapa saja yang butuh skill praktis mengoperasikan Accurate Online.

    Periode pembelian tiket terbatas! Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk tingkatkan kemampuanmu dengan beli tiket kelasnya di detikevent.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Program Magang ke Jepang dari BAZNAS RI, Dapat Uang Tunjangan-Jaminan Kerja

    Ada Program Magang ke Jepang dari BAZNAS RI, Dapat Uang Tunjangan-Jaminan Kerja


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, dan International Manpower Japan (IM Japan) membuka kesempatan untuk putra terbaik bangsa mengikuti magang di Jepang selama 3-5 tahun. Apa saja persyaratannya?

    Sebelumnya, pendaftar perlu mengetahui terlebih dahulu skema magang ke Jepang dari BAZNAS RI. Menurut buku panduannya, program ini dibiayai oleh BAZNAS RI untuk pelatihan tahap 1. Kemudian pelatihan tahap 2 dan keberangkatan akan diakomodir oleh Kemnaker dan IM Japan.

    Durasi magang adalah 3 tahun yang dapat diperpanjang hingga 5 tahun jika disetujui perusahaan). Dengan tahapan:


    Bulan ke-1: Pelatihan adaptasi di training center Jepang
    Tahun ke-1-3: Magang teknis (Jisshusei) dengan perlindungan hukum Jepang

    Kriteria lolos magang ke Jepang BAZNAS RI ini adalah lolos seleksi daerah dan seorang mustahik atau penerima zakat. Syarat seorang mustahik dibuktikan dengan Surat Pernyataan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan dan foto rumah.

    Manfaat Magang ke Jepang dari BAZNAS RI 2025

    Penerima magang ke Jepang akan mendapat manfaat berupa:

    1. Bantuan biaya pelatihan tahap 1 daerah paling banyak Rp15 juta /mustahik

    2. Pelatihan dan bimbingan dari BAZNAS RI berupa:
    a. Keimanan dan Etos Kerja Islami: Memahami konsep kerja sebagai ibadah (amal shalih) dan integritas dalam bekerja sesuai syariah.
    b. Menjaga Identitas Muslim di Jepang: Panduan praktis shalat di tempat kerja, mencari makanan halal, dan menghadapi tantangan budaya non-Muslim.
    c. Literasi Keuangan Syariah: Alokasi pendapatan untuk tabungan, investasi, dan kewajiban zakat.

    3. Biaya ditanggung berupa:
    a. Pembuatan paspor
    b. Pengurusan visa
    c. MCU saat pelatihan tahap I dan setelah lulus wawancara
    d. Konsumsi selama pelatihan
    e. Asuransi pelatihan
    f. Asrama
    g. Perlengkapan selama pelatihan
    h. Transportasi saat pelatihan I dan juga saat menuju lokasi pelatihan tahap II

    4. Peserta mendapat bimbingan kewirausahaan dan job matching oleh BAZNAS/Kemnaker.

    5. Penerima manfaat mendapat tunjangan Dana Usaha Mandiri ¥500.000-¥900.000 atau Rp54 juta-Rp 98 juta yang dapat digunakan sebagai modal usaha.

    Syarat Manfaat Magang ke Jepang dari BAZNAS RI 2025

    Persyaratan Kemnaker

    a. Syarat Khusus

    1. Pria
    2. Untuk SMK Teknis usia minimal 18 tahun dan maksimal 26 tahun saat tes seleksi.
    3. Untuk SMA usia minimal 18 tahun 6 bulan dan maksimal 26 tahun saat tes seleksi.
    4. Tidak buta warna (total/parsial), dan tidak berkaca mata/kontak lens
    5. Tidak bertato atau bekas tato
    6. Tidak bertindik atau bekas tindik

    b. Syarat Administrasi

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Kartu Keluarga
    3. Kartu Kuning (AK1)
    4. Akte Kelahiran
    5. Sertifikat latihan kerja minimal 160 jam pelajaran di bidang teknik atau pengalaman kerja di bidang teknik minimal 6 bulan bagi lulusan non teknik
    6. Ijazah / Pendidikan
    7. Surat ijin orang tua/wali/istri
    8. Surat pernyataan belum pernah ikut magang di Jepang bermaterai
    9. Pas Photo Resolusi Tinggi
    10. Surat Rekomendasi dari Kepala Desa/Lurah
    11. Photo keluarga berlatar belakang rumah ukuran resolusi tinggi
    12. Surat Pengantar dari Dinas Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan daerah asal peserta

    c. Syarat Teknis

    1. Lolos seleksi daerah program Magang ke Jepang Kemnaker dan IM Japan.
    a. Lulus tes matematika
    b. Lulus kesamaptaan tubuh
    c. Lulus tes ketahanan fisik
    d. Lulus wawancara
    e. Lulus tes bahasa Jepang
    f. Lulus medical check up

    Persyaratan BAZNAS

    1. Diutamakan dari keluarga tidak mampu
    2. Membuat proposal sesuai format di https://bazn.as/ProposalMagangJepang
    3. Mengisi formulir pendaftaran sesuai format di https://bazn.as/DaftarMagangJepangBAZNAS
    4. Diajukan melalui Kemnaker

    Informasi lebih lanjut mengenai magang ke Jepang dari BAZNAS RI dapat dicek melalui https://baznas.go.id/pendistribusian-show/program-fasilitasi-magang-ke-jepang,-kerja-sama-baznas-ri-dan-kemnaker/2747. Tertarik mendaftar?

    Saksikan Live DetikPagi :

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 700 Pengembang Belajar Bareng Cara Naikin Daya Saing di Sektor Properti

    700 Pengembang Belajar Bareng Cara Naikin Daya Saing di Sektor Properti



    Jakarta

    Persaingan bisnis properti semakin kompetitif, terutama dengan industri yang dinamis. Hal ini menjadi dorongan bagi pengembang untuk belajar meningkatkan kompetensi dan daya saing.

    Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) telah menggelar acara Apersi Training Center (ATC) di Kota Malang, Jawa Timur pada Jumat (17/10) lalu di Universitas Islam Malang (UNISMA). Acara ini diikuti sekitar 700 pengembang yang tergabung di APERSI Jawa Timur.

    Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan manajemen bisnis para pengembang di tengah ketatnya persaingan industri properti nasional. Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah dalam kesempatan itu mengatakan penguatan kapasitas pengembang menjadi hal mendesak di tengah kondisi pasar yang terus berubah. Menurutnya, saat ini persaingan di dunia properti sangat keras, bahkan bisa dibilang cukup kasar.


    “Karena itu, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan agar para pengembang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga terus berkembang secara profesional,” ucap Junaidi dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025).

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Apersi Deddy Indra Setiawan menyatakan hal paling penting dalam menjalankan bisnis properti sebagai pengembang adalah pengelolaan keuangan yang disiplin, transparan, dan berbasis analisis. Lalu, hal sederhana yang juga harus dilakukan adalah pemisahan keuangan pribadi dan bisnis. Kemudian, pengembang perlu membuat dan menjaga cash flow projection serta penerapan analisis kelayakan finansial proyek.

    “Pengembang harus bisa mengelola keuangan secara profesional. Pisahkan keuangan pribadi dengan bisnis, buat proyeksi arus kas, dan selalu kendalikan biaya konstruksi. Jika tidak, proyek bisa berjalan tanpa arah dan kehilangan nilai profitabilitasnya,” kata Deddy.

    Melalui kegiatan ini, DPP APERSI akan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas para pengembang di Indonesia. Adapun kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian PKP, BP Tapera, dan SMF diharapkan bisa memperkuat ekosistem perumahan nasional yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

    Sebagai informasi, acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di sektor perumahan dan pembiayaan nasional, antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Komisaris BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.

    Kemudian, Pelatihan ATC juga menghadirkan berbagai tokoh properti yang tergabung dalam pengurus Apersi. Tokoh tersebut ⁠CEO Imanan Holding Firman Budiman, Direktur Utama Pesona Kahuripan Group ⁠Angga Budi Kusuma, dan Ketua DPD Apersi Jawa Timur ⁠Makhrus Soleh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com