Tag: tumbuhan

  • 8 Manfaat Daun Binahong untuk Tubuh, Bisa Dijadikan Obat Gatal

    Jakarta

    Daun binahong (Anredera cordifolia) merupakan salah satu tumbuhan yang kerap dijadikan sebagai obat herbal. Sebab, daun ini memiliki banyak khasiat untuk tubuh.

    Tanaman asal China ini memang sudah digunakan sejak lama sebagai obat tradisional secara turun temurun. Ada banyak manfaat yang didapat dari daun binahong, mulai dari mengobati sakit maag hingga gatal-gatal.

    Sedikit informasi, daun binahong tumbuh secara merambat dan memiliki daun yang pendek. Dilihat dari segi fisiknya, daun ini berbentuk seperti hati dan berwarna hijau.


    Ingin tahu sejumlah manfaat dari daun binahong? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kandungan Daun Binahong

    Mengutip buku Manfaat Rebusan Daun Binahong untuk Menurunkan Kadar Gula Darah oleh I Made Raka dan Nurul Kartika Sari, daun binahong mengandung banyak senyawa seperti saponins, alkaloids, polyphenols, hingga flavonoid.

    Selain itu, daun binahong juga mengandung asam aldonat, asam organik, glucan, betakaroten, dan vitamin. Daun ini juga bersifat antiinflamasi dan antioksidan, sehingga baik untuk mencegah berbagai penyakit.

    Manfaat Daun Binahong untuk Tubuh

    Daun binahong menyimpan segudang khasiat yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip buku 56 Makanan Ajaib dan Manfaatnya untuk Kesehatan dan Kecantikan oleh Yusuf CK Arianto, berikut manfaat daun binahong.

    1. Mengobati Gatal

    Manfaat yang pertama adalah mampu mengobati rasa gatal di kulit. Hal ini karena daun binahong mengandung flavonoid dan saponin yang memiliki sifat anti jamur.

    Cara pakainya, ambil beberapa lembar daun binahong, lalu cuci sampai bersih. Kemudian tumbuk daun sampai halus, lalu oleskan ke bagian kulit yang gatal.

    2. Menyembuhkan Luka

    Daun binahong diyakini dapat menyembuhkan luka hingga bengkak di tubuh. Sebab, kandungan saponin di daun ini berperan sebagai antiseptik, sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka.

    Cara pakainya, ambil beberapa lembar daun binahong dan tumbuk sampai halus. Kemudian tempelkan di kulit yang terluka secara perlahan.

    3. Mencegah Diabetes

    Daun binahong ternyata mampu mencegah seseorang terkena diabetes. Kandungan senyawa steroid, flavonoid, dan kumarin diyakini dapat menghambat pemecahan dan penyerapan gula di usus. Selain itu, ketiga senyawa itu dapat meningkatkan produksi insulin.

    Cara pakainya, ambil dan bersihkan 11 lembar daun binahong, kemudian rebus sampai matang. Jika sudah, tuangkan ke dalam gelas dan minum selagi hangat.

    4. Meningkatkan Fungsi Ginjal

    Manfaat daun binahong berikutnya adalah dapat menjaga kesehatan ginjal. Ekstrak daun ini dipercaya mampu meningkatkan fungsi ginjal, khususnya bagi penderita ginjal kronis.

    Cara penggunaannya, ambil dan bersihkan 7 lembar daun binahong, kemudian rebus sampai matang. Jika sudah, tuangkan ke dalam gelas dan minum selagi hangat.

    5. Mengatasi Asam Urat dan Pegal Linu

    Badan terasa pegal-pegal? Cobalah mengkonsumsi daun binahong secara rutin. Selain itu, daun binahong mengandung flavonoid yang berkhasiat menghambat pembentukan asam urat di tubuh.

    Ada dua cara yang bisa digunakan, yang pertama adalah dengan menumbuk daun binahong sampai halus, lalu dibalurkan ke badan yang pegal. Cara kedua adalah dengan meminum air rebusan daun binahong yang ditambah satu sendok makan madu.

    6. Mengatasi Jerawat

    Obat binahong ternyata dapat mengatasi jerawat sekaligus mencerahkan kulit, lho. Cara pakainya juga mudah, cukup ambil 5 lembar daun binahong, lalu tumbuk sampai halus.

    Jika sudah, oleskan daun binahong ke seluruh wajah secara perlahan, layaknya menggunakan masker wajah. Lakukan cara ini secara teratur setiap malam sebelum tidur.

    7. Menyembuhkan Batuk

    Batuk yang tak kunjung hilang tentu sangat membantu aktivitas sehari-hari. Apabila mengkonsumsi obat medis masih belum efektif, cobalah meminum ramuan daun binahong.

    Cara penggunaannya, ambil dan cuci 10 lembar daun binahong. Setelah itu, rebus daun sampai matang, kemudian tuang ke dalam gelas dan minum selagi hangat.

    8. Mengatasi Anemia

    Manfaat daun binahong yang terakhir adalah dapat mengatasi anemia. Sebagai informasi, anemia terjadi karena produksi sel darah merah di tubuh terlalu sedikit. Untuk menambah sel darah tersebut, disarankan mengkonsumsi daun binahong.

    Soalnya, daun binahong mengandung zat besi alami yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

    Demikian pembahasan mengenai delapan manfaat daun binahong untuk tubuh. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Buah Srikaya untuk Tubuh, Bisa Turunkan Kolesterol

    Jakarta

    Srikaya merupakan jenis buah tropis yang banyak ditanam di Indonesia. Sebagai informasi, buah ini berasal dari Hindia Barat yang memiliki nama latin Annona squamosa.

    Buah srikaya memiliki bentuk yang unik, yakni bulat dengan tonjolan di kulitnya. Daging srikaya memiliki warna putih serta rasanya manis di mulut. Banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi buah srikaya dengan cara dijus.

    Buah srikaya mengandung sejumlah vitamin dan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan. Salah satu khasiatnya dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.


    Lantas, apa saja manfaat lain buah srikaya bagi tubuh? Lalu, apa saja kandungan nutrisi di dalamnya Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Kandungan Nutrisi Buah Srikaya

    Buah Srikaya memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, seperti vitamin A, B, dan C. Maka dari itu, mengkonsumsi srikaya secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan.

    Mengutip laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berikut kandungan nutrisi pada buah srikaya per 100 gram:

    • Kalori: 101 kalori
    • Protein: 1,7 gram (g)
    • Lemak: 0,6 g
    • Karbohidrat: 25,2 g
    • Kalsium: 27 mg
    • Fosfor: 20 mg
    • Besi: 0,8 mg
    • Vitamin A: 0,08 mg
    • Vitamin B: 0,08 mg
    • Vitamin C: 22 mg
    • Air: 71,5 g

    Manfaat Buah Srikaya bagi Tubuh

    Buah srikaya memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Masih mengutip sumber yang sama, berikut sejumlah khasiat buah srikaya:

    1. Mengatasi Masalah Pencernaan

    Manfaat yang pertama adalah dapat mengatasi masalah pencernaan, seperti sakit perut dan diare. Sebab, kandungan vitamin dan mineral yang terdapat pada buah srikaya muda diyakini sangat efektif dalam membantu mengobati masalah pencernaan.

    2. Sebagai Penenang

    Apakah kamu sering merasa panik? Jika iya, cobalah mengkonsumsi buah srikaya secara rutin. Sebab, buah berwarna hijau ini dipercaya dapat membantu tubuh rileks dan tenang.

    Hal ini disebabkan karena buah srikaya mengandung magnesium tinggi, sehingga dapat mengurangi risiko stres pada seseorang.

    Bagi kamu yang memiliki kadar kolesterol tinggi, disarankan untuk rutin mengkonsumsi buah srikaya. Menurut sebuah penelitian, kadar niacin atau vitamin B3 yang ada di buah srikaya muda dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

    4. Menjaga Kadar Gula Darah

    Manfaat berikutnya adalah dapat menjaga kadar gula darah tetap normal. Sebab, kandungan serat di buah srikaya dapat memperlambat penyerapan gula darah serta menjaga kadar gula tetap terkontrol.

    Maka dari itu, bagi penderita diabetes sangat aman untuk mengkonsumsi buah srikaya.

    5. Menjaga Kesehatan Rambut

    Kandungan vitamin A dan vitamin C di buah srikaya ternyata dapat menjaga kesehatan rambut, lho. Rutin mengkonsumsi buah ini dapat membantu rambut tetap sehat, mencegah kerontokan, terhindar dari ketombe, serta merangsang pertumbuhan rambut.

    6. Menjaga Kesehatan Mata

    Selain itu, kandungan vitamin A di buah srikaya juga turut membantu menjaga mata tetap sehat sekaligus terhindar dari berbagai penyakit mata.

    7. Mengurangi Risiko Kanker

    Buah srikaya mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga jika dikonsumsi secara rutin dapat membantu mengurangi risiko kanker. Buah yang satu ini dipercaya dapat mencegah pertumbuhan sel tumor ganas.

    8. Menyehatkan Jantung

    Manfaat lain dari buah srikaya adalah dapat menyehatkan jantung. Hal ini karena buah srikaya mengandung kalium dan magnesium tinggi sehingga turut membantu menyehatkan fungsi jantung.

    9. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Buah srikaya mengandung vitamin C dan antioksidan polifenol yang cukup tinggi, sehingga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini membuatmu jadi tidak gampang sakit dan dapat melawan infeksi dengan cepat.

    10. Mencegah Anemia

    Manfaat buah srikaya yang terakhir adalah mampu mencegah anemia. Perlu diketahui, anemia disebabkan karena kurangnya zat besi di dalam tubuh, sehingga sel darah merah menjadi berkurang dan di bawah normal.

    Nah, buah srikaya mengandung zat besi yang cukup tinggi. Dengan begitu, rutin memakan buah ini dapat meningkatkan sel darah merah serta mencegah anemia.

    Manfaat Lain Tanaman Srikaya

    Selain buahnya, ternyata daun srikaya juga punya banyak manfaat untuk kesehatan. Mengutip buku Sehat Zaman Now oleh Fuat Anggrianto, berikut sejumlah manfaat daun srikaya:

    • Mengatasi penyakit kulit seperti borok, kudis, kurap, panu, hingga bisul.
    • Membantu menyadarkan orang yang pingsan, karena daun srikaya memiliki aroma khas.
    • Mengatasi cacing di perut.

    Itulah 10 manfaat buah srikaya yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh. So, mulai sekarang rutin mengkonsumsi buah srikaya, ya!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Kacang Koro Pedang Bagi Tubuh Serta Kandungan Nutrisinya


    Jakarta

    Kacang koro pedang merupakan tanaman yang tergabung ke dalam anggota famili Fabaceae atau tanaman polong-polongan. Tanaman ini termasuk perdu yang merambat atau setengah merambat.

    Kacang koro pedang ternyata memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain itu, ada manfaat lain dari kacang koro pedang yang sangat berkhasiat.

    Lantas, apa manfaat lain dari kacang koro pedang? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Kandungan Nutrisi Kacang Koro Pedang

    Kacang koro pedang ternyata memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Mengutip buku Kacang Koro Pedang: Pengembangannya Sebagai Pangan Fungsional oleh Cantika Zaddana, dkk, berikut kandungan nutrisi kacang koro pedang.

    • Kalori: 389 gram
    • Protein: 27,4 gram
    • Lemak: 2,9 gram
    • Karbohidrat: 66,1 gram

    Selain itu, kacang koro pedang juga mengandung asam sianida (HCN). Sebagai informasi, HCN merupakan senyawa yang terbentuk karena aktivitas enzim hidrolase pada glikosida sianogenik.

    Akan tetapi, kandungan HCN tak boleh dikonsumsi berlebihan. Sebab, manusia tidak boleh mengkonsumsi HCN lebih dari 0,5 mg.kg karena kandungan tersebut bersifat toksik dan sangat berbahaya.

    Untuk itu, kacang koro pedang dapat direndam terlebih dahulu dengan air sebelum dikonsumsi. Hal ini agar dapat menghilangkan kandungan HCN.

    Lalu, kacang koro pedang juga mengandung kandungan vitamin seperti B1, B2, B6, dan B2 yang baik untuk kesehatan tubuh. Maka dari itu, kacang yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

    Manfaat Kacang Koro Pedang

    Karena mengandung kalori, protein, dan karbohidrat yang cukup tinggi, kacang koro pedang memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Simak manfaat kacang koro pedang di bawah ini:

    1. Diolah Menjadi Makanan Sehat

    Kacang koro pedang dapat diolah menjadi bahan makanan, seperti tempe dan kecap manis. Selain itu, sari kacang koro pedang juga mengandung asam amino esensial seperti pada susu hewani. Nah, sari kacang poro dapat dimanfaatkan menjadi produk pangan olahan seperti susu fermentasi.

    2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

    Mengkonsumsi kacang koro pedang ternyata juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Soalnya, kacang koro pedang mengandung salkaloid triptamin dan tannin yang dapat menurunkan hipertensi.

    3. Menurunkan Kadar Gula Darah

    Rutin mengkonsumsi kacang koro pedang juga mampu menurunkan kadar gula darah. Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa L-Dopa, lesitin, dan tannin di dalam kacang koro pedang.

    4. Menjaga Sel Darah Putih

    Kandungan tembaga pada kacang koro pedang ternyata dapat membantu menjaga sel darah putih. Fungsi sel darah putih di dalam tubuh adalah dapat menghancurkan patogen dan mencegah radikal bebas.

    5. Mengatasi Peradangan

    Kacang koro pedang mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mengatasi peradangan. Selain itu, kandungan senyawa tersebut juga turut meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

    Demikian pembahasan mengenai lima manfaat kacang koro pedang bagi tubuh beserta kandungan nutrisinya. So, tertarik untuk mulai rutin mengkonsumsi kacang koro pedang?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tau Belum?

    Jakarta

    Kembang turi atau Sesbania grandiflora merupakan tanaman yang tumbuh subur di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina. Bunga satu ini tidak hanya memiliki rupa yang cantik, tetapi juga menyimpan aneka manfaat.

    Selama ini, bunga turi sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan obat tradisional. Kira-kira apa saja manfaat kembang turi? Yuk, langsung simak penjelasannya.

    Mengenal Kembang Turi

    Kembang turi adalah tanaman dari famili fabaceae. Umumnya, kembang turi ditanam di halaman pekarangan, pinggir jalan, dan di pematang sawah sebagai penanda batas kepemilikan lahan. Hal ini tertera dalam jurnal Kandungan Flavonoid dan Serat Sesbania grandiflora pada Berbagai Umur Bunga dan Polong yang ditulis oleh Eko Setiawan.


    Menariknya, seluruh bagian kembang turi mulai dari akar hingga bunganya dapat digunakan sebagai obat. Hal ini karena kembang turi mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip dari laman Keymerhealth, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram kembang turi:

    • 8,4 gram protein
    • 11,8 gram karbohidrat
    • 1,4 gram lemak
    • 2,2 gram serat
    • 1.130 mg kalsium
    • 169 mg vitamin C
    • 80 mg fosfor
    • 3,9 mg zat besi
    • 3,1 gram mineral
    • 2 mg niasin
    • 5.400 mikrogram karotin.

    10 Manfaat Kembang Turi

    Dilansir dari laman Netmeds, Annai Medical College, dan Pemerintahan Provinsi Jambi, berikut sejumlah manfaat kembang turi bagi kesehatan tubuh:

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Kembang turi merupakan tanaman dengan antioksidan tinggi yang dapat mencegah kerusakan DNA dan melindungi membran sel dari paparan radikal bebas. Selain itu, bunga ini juga terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kadar zat seng, selenium, magnesium, dan menjaga tubuh dari senyawa berbahaya seperti glutathione.

    2. Mengatasi Diabetes

    Bagian daun dari kembang turi rupanya dapat dijadikan alternatif pengobatan pada penderita diabetes. Tanaman ini mampu mengontrol kadar gula darah dan memperbaiki kerusakan sel pankreas apabila rutin dikonsumsi. Kembang turi atau agathi juga diketahui ampuh dalam mengurangi kadar kolesterol serta trigliserida.

    3. Memperkuat Tulang

    Kembang turi memiliki kadar kalsium, zat besi, dan vitamin tinggi yang bagus untuk menunjang kesehatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis dan radang sendi pada lansia. Konsumsi daun kembang turi secara teratur untuk mengoptimalkan kepadatan mineral tulang.

    4. Mencegah Penyakit Kanker

    Berikutnya, daun dari kembang turi mengandung sifat antioksidan dan anti radang yang berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, bunga turi juga dapat melawan sel kanker paru-paru dan mencegah timbulnya kanker usus besar.

    5. Bersifat Antimikroba

    Bagian daun dan bunga dari kembang turi memiliki sifat antioksidan dan antimikroba yang ampuh melawan infeksi jamur dan serangan radikal bebas. Kemudian, bagian akar kembang turi diketahui memiliki efek anti-tuberkulosis.

    6. Menjaga Kesehatan Kulit

    Beberapa studi menemukan bahwa kembang turi efektif untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kelembaban kulit. Berbicara tentang kesehatan kulit, tanaman ini mempunyai kandungan tanin dan saponin yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati jerawat.

    7. Menyembuhkan Sariawan

    Kembang turi bisa jadi solusi obat alami untuk mengatasi masalah sariawan. Pasalnya, kembang turi mengandung vitamin C yang tentunya manjur dalam menyembuhkan sariawan. Untuk mengobati sariawan, cukup kumur-kumur menggunakan rebusan kulit batang kembang turi.

    8. Memabntu Mengatasi Masalah Pencernaan

    Sifat antimikroba dari kembang turi juga dapat mengatasi gangguan pencernaan. Karena itu, kembang turi kerap digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meredakan gejala diare.

    9. Mengobati Batuk

    Bunga turi yang diolah menjadi ramuan minuman bisa menjadi ekspektoran untuk mengobati batuk. Untuk membuat obat batuk, gunakan daun kembang turi merah dan ungu. Haluskan daun kembang turi lalu tambahkan perasan jeruk nipis. Jadilah obat batuk alami sederhana yang bisa dibuat di rumah.

    10. Meredakan Demam

    Terakhir, kembang turi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti obat demam dari bahan kimia. Hal ini karena kembang turi mengandung antipiretik yang ampuh menurunkan demam.

    Demikian penjelasan terkait manfaat dari kembang turi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan detikers ya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Bambu Bukan Termasuk Pohon? Ternyata Jenis Ini

    Benarkah Bambu Bukan Termasuk Pohon? Ternyata Jenis Ini



    Jakarta

    Apakah detikers termasuk yang sering menyebut bambu dengan pohon bambu? Ternyata bambu bukan jenis pohon, lo. Lantas, bambu termasuk jenis apa?

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pohon adalah tumbuhan yang berbatang keras dan besar atau pokok kayu. Secara umum, definisi pohon berkaitan dengan batang berkayu dan/atau bercabang.

    Berdasarkan definisi ini, bambu tidak termasuk pohon karena strukturnya berongga dan bukan berkayu. Berbeda dengan pohon yang padat dan memiliki kambium untuk menebal.


    Bambu Termasuk Jenis Rumput-rumputan

    Secara ilmiah, bambu bukan pohon karena termasuk dalam famili rumput-rumputan (Poaceae). Bambu yang paling umum ditemukan, memiliki nama ilmiah Bambusa vulgaris.

    Dikutip dari laman Queensland Government, bambu merupakan rumput tinggi yang tumbuh secara rapat. Bambu berasal dari wilayah Asia tropis dan subtropis, juga menyebar ke Australia.

    Bambu sering kali tumbuh alami dan liar, seperti jenis rerumputan lainnya. Meski begitu, bambu bukanlah tanaman invasif yang mengganggu spesies lain.

    Berdasarkan strukturnya, bambu bisa berukuran sangat besar. Biasanya memiliki banyak cabang pada satu buku dengan satu atau dua yang jauh lebih besar dari yang lain. Pada banyak spesies bambu, terdapat batang berongga dan ikatan pembuluh di penampang melintang yang tersebar di seluruh batang.

    Bisa Tumbuh dengan Cepat dan Sering Dimanfaatkan oleh Manusia

    Menurut American Bamboo Society, bambu termasuk salah satu tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia. Bambu mampu tumbuh 60 cm atau lebih per hari karena sistem rimpangnya yang unik.

    Namun, pertumbuhan cepat ini akan sangat bergantung pada tanah dan kondisi iklim setempat. Bambu bisa hidup di berbagai iklim mulai dari pegunungan dingin hingga wilayah tropis yang panas.

    Keberadaannya yang melimpah membuat bambu sering dimanfaatkan oleh manusia. Di wilayah Asia, bambu memiliki nilai ekonomis sebagai bahan bangunan, sumber makanan pangkal mudanya, hingga produk mentah serbaguna.

    Diketahui, ada lebih dari 70 genera bambu yang terbagi menjadi sekitar 1.450 spesies. Di Indonesia, ada beberapa bambu yang populer digunakan, yaitu:

    1. Bambu Betung (Dendrocalamus asper)

    2. Bambu ampel atau bambu aur (Bambusa vulgaris)

    3. Bambu Wuluh/Wulung/Hitam (Gigantochloa atroviolacea)

    4. Bambu Tali/Apus (Gigantochloa apus)

    5. Bambu talang/lemang (Schizostachyum brachycladum)

    6. Bambu Mayan (Gigantochloa robusta)

    7. Bambu Kecil/Mini/Bayi (Pogonatherum paniceum)

    8. Bambu kuning (Bambusa vulgaris var. striata)

    (faz/pal)



    Sumber : www.detik.com