Tag: universitas hasanuddin

  • 27 PTN Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Cek buat SNBP-SNBT

    27 PTN Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026, Cek buat SNBP-SNBT


    Jakarta

    Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) masuk daftar universitas terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026, Kamis (9/10/2025). Jelang pembukaan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), detikers dapat mencermatinya sebagai salah satu referensi.

    Dari total 35 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pemeringkatan THE WUR 2026, 27 di antaranya merupakan PTN. Empat di antaranya masuk peringkat lima teratas universitas terbaik di Indonesia versi THE WUR terbaru.


    Perguruan Tinggi Negeri Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026

    THE WUR 2026 merunut peringkat 2.191 perguruan tinggi dari 115 negara dan wilayah berdasarkan aspek pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas riset, industri, dan pandangan internasional. Berikut PTN terbaik berdasarkan aspek-aspek ini.

    1. Universitas Indonesia (UI)

    Peringkat dunia: 801-1.000

    2. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    Peringkat dunia: 1.001-1.200

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    4. Universitas Airlangga (Unair)

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    5. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    6. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    7. Universitas Diponegoro

    Peringkat dunia: 1.501+

    8. Universitas Halu Oleo (UHO)

    Peringkat dunia: 1.501+

    9. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    Peringkat dunia: 1.501+

    10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    Peringkat dunia: 1.501+

    11. IPB University

    Peringkat dunia: 1.501+

    12. Universitas Jember (Unej)

    Peringkat dunia: 1.501+

    13. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung
    Indonesia

    Peringkat dunia: 1.501+

    14. Universitas Negeri Malang (UM)

    Peringkat dunia: 1.501+

    15. Universitas Andalas (Unand)

    Peringkat dunia: 1.501+

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    Peringkat dunia: 1.501+

    17. Universitas Negeri Padang (UNP)

    Peringkat dunia: 1.501+

    18. Universitas Negeri Semarang (Unnes)

    Peringkat dunia: 1.501+

    19. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    Peringkat dunia: 1.501+

    20. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    Peringkat dunia: 1.501+

    21. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    Peringkat dunia: 1.501+

    22. Universitas Sriwijaya (Unsri)

    Peringkat dunia: 1.501+

    23. Universitas Sumatera Utara (USU)

    Peringkat dunia: 1.501+

    24. Universitas Syiah Kuala (USK)

    Peringkat dunia: 1.501+

    25. Universitas Brawijaya (UB)

    Peringkat dunia: 1.501+

    26. Universitas Lampung (Unila)

    Peringkat dunia: 1.501+

    27. Universitas Mataram (Unram)

    Peringkat dunia: 1.501+

    Perlu diketahui, THE WUR 2026 juga menampilkan daftar perguruan tinggi reporter. Status reporter disematkan pada universitas-universitas yang merupakan peserta aktif dalam proses pemeringkatan, tetapi belum diperingkat tahun ini.

    Metode Pemeringkatan THE WUR 2026

    Berikut indikator yang digunakan pada aspek-aspek penilaian kinerja universitas dunia dalam THE WUR 2026:

    Aspek Pengajaran (Bobot 29,5%)

    • Reputasi pengajaran (15%)
    • Rasio staf terhadap mahasiswa (4,5%)
    • Rasio doktor terhadap sarjana (2%)
    • Rasio gelar doktor terhadap staf akademik (5,5%)
    • Pendapatan institusional (2,5%).

    Aspek Lingkungan Penelitian (29%)

    • Reputasi riset (18%)
    • Pendapatan riset (5,5%)
    • Produktivitas riset (5,5%)

    Aspek Kualitas Penelitian (30%)

    • Dampak sitasi (15%)
    • Kekuatan penelitian (5%)
    • Keunggulan penelitian (5%)
    • Pengaruh penelitian (5%).

    Aspek Industri (4%)

    • Pendapatan industri (2%)
    • Paten (2%)

    Aspek Pandangan Internasional (7,5%)

    • Mahasiswa internasional (2,5%)
    • Staf internasional (2,5%)
    • Penulisan bersama tingkat internasional (2,5%).

    Bagaimana detikers, sudah memutuskan universitas terbaik di Indonesia yang akan jadi kampus tujuanmu? Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Profil Amran Sulaiman, Mentan Lulusan Unhas yang Diangkat Jadi Kepala Bapanas

    Profil Amran Sulaiman, Mentan Lulusan Unhas yang Diangkat Jadi Kepala Bapanas



    Jakarta

    Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional Indonesia (Bapanas). Amran Sulaiman menggantikan Kepala Bapanas sebelumnya, Arief Prasetyo Adi.

    Bapanas adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang memiliki tugas merumuskan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan urusan pangan nasional untuk mencapai kedaulatan, ketahanan, dan kemandirian pangan. Kewenangan utama Bapanas, antara lain ketersediaan pangan, stabilisasi pasokan dan harga, hingga kerawanan pangan dan gizi, demikian dikutip laman resmi Bapanas.

    Lantas seperti apa profil Amran Sulaiman yang memimpin Bapanas sekarang?


    Profil Amran Sulaiman dan Pendidikannya

    Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 27 April 1968. Ia dikenal sebagai tokoh Sulsel yang menjabat di pemerintahan.

    Pendidikannya banyak dihabiskan di Makassar dengan menempuh studi bidang pertanian. Dengan gelarnya, ia memiliki nama lengkap Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, MP.

    Berikut pendidikan tingginya.

    1. S1 di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (1988-1993)

    2. S2 Pertanian Universitas Hasanuddin (2002)

    2. S3 Ilmu Pertanian (2008-2012)

    Amran menyelesaikan gelar doktoralnya dengan predikat terpuji atau cumlaude. Kiprahnya di bidang pertanian pun mendapatkan penghargaan.

    Dikutip dari detikNews, Amran mendapatkan penghargaan dari Presiden RI berupa Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan FKPTPI Award di Bali dan Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden RI pada 2020.

    Karier Amran Sulaiman

    – Berkarier di PTPNXIV

    – Direktur dan Founder Tiran Group

    – Menteri Pertanian (Mentan) periode 2014-2019

    – Dosen Universitas Hasanuddin

    – Anggota ex-officio MWA Unhas sebagai Ketua IKA Unhas

    – Mentan periode ke-2 Presiden Jokowi (2023)

    – Mentan Kabinet Merah Putih

    – Kepala Bapanas (2025)

    (faz/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • UT Gelar The 7th Open Society Conference, Bahas Inovasi Digital Global

    UT Gelar The 7th Open Society Conference, Bahas Inovasi Digital Global



    Jakarta

    Universitas Terbuka (UT) melalui Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) sukses menyelenggarakan The 7th Open Society Conference (OSC) dengan tema ‘Collaborative Digital Transformation for Social Inclusion: Innovations, Equity, and Global Lessons’.

    Kegiatan yang digelar secara hybrid di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) ini menghadirkan tokoh nasional Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pembicara kunci (keynote speaker). Konferensi tahunan ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan strategi dan pembelajaran global mengenai inovasi digital yang berkeadilan sosial.

    “Tahun ini, panitia menerima 132 abstrak dan 113 full paper dari berbagai institusi nasional dan internasional. Dari total tersebut, 104 artikel berasal dari Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari Spanyol, Uni Emirat Arab, Taiwan, Malaysia, Irlandia, dan India,” tulis keterangan resmi UT, dikutip Selasa (14/10/2025).


    Sebanyak 113 presenter berpartisipasi dalam konferensi ini, dengan rincian 13 dari co-host Universitas Mulawarman, 30 dari Universitas Terbuka, dan 70 dari institusi eksternal. Para peserta berasal dari berbagai universitas terkemuka seperti Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin,

    Universitas Brawijaya, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Merdeka Malang, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), UIN Raden Intan Lampung, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Universitas Jambi, Universitas Multimedia Nusantara, serta dari sektor industri seperti PT PLN Energi Primer Indonesia.

    Selain Sandiaga Uno, konferensi ini juga menghadirkan pembicara internasional, di antaranya Cardiff University (Inggris), Prof. Dawn Mannay; National Taiwan University of Science & Technology, Prof. Dr. Liu, Day-Yang; Universitas Terbuka, Prof. Dr. Darmanto; Founder Du Anyam, Hanna Keraf dan Universiti Sains Malaysia, Dr. Nik Norliati Fitri Md Nor.

    Melalui forum ilmiah internasional ini, Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi global dan memperluas akses terhadap pendidikan serta riset yang berorientasi pada inklusi sosial. Open Society Conference menjadi bukti nyata peran UT sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka yang menjembatani ilmu pengetahuan, teknologi, dan keadilan sosial di tingkat nasional maupun global.

    Sebagai informasi, OSC ke-7 ini diselenggarakan oleh Universitas Terbuka bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universitas Mulawarman sebagai co-host dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan World Scientific Publishing dan IDSCIPUB sebagai mitra publikasi internasional, serta disponsori oleh ParagonCorp, PT Gramedia, Moratelindo, Bank BTN, BRI, Mandiri, BSI, dan Pos Indonesia.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com