Tag: unlock

  • Cara Mengatasi Region Lock HP Tecno Saat Dibawa ke Luar Negeri

    Jakarta

    Sejumlah pengguna HP Transsion mengeluhkan masalah region lock saat membawa perangkat mereka ke luar negeri. Masalah ini baru-baru ini dialami oleh salah satu pengguna bernama Ari Wahyudi.

    Dalam postingan di Facebook Himpunan Teknologi (Himputek), dia mengaku beli Tecno Camon 40 5G di Indonesia dan membawanya ke Meksiko. Begitu tiba di sana, saat mode pesawat dimatikan dan perangkat terhubung ke WiFi, HP langsung terkunci.

    Menanggapi hal tersebut Senior PR Manager Tecno Indonesia, Dessy Triani, region lock bisa terjadi dalam beberapa kondisi. “Salah satunya misalnya kita bawa handphone Tecno yang belum kita aktifkan di Indonesia ke luar negeri,” ujarnya saat ditemui usai acara peluncuran Tecno Spark 40 Pro Series, Kamis (21/8/2025).


    Dessy menjelaskan bahwa fitur region lock ini sebenarnya dirancang untuk melindungi unit perangkat di masing-masing wilayah. Tujuannya adalah mencegah penjualan lintas wilayah, seperti dari Afrika ke Indonesia atau sebaliknya, yang bisa merugikan pasar resmi.

    “Sebenarnya itu cara kamu untuk melindungi unit region masing-masing. Jadi misalnya kalau dulu ada black market, itu sebenarnya untuk menghindari hal-hal seperti itu,” katanya.

    HP Region LockHP Region Lock Foto: X.com

    Meski demikian, Dessy menegaskan bahwa kasus ini bersifat case-by-case. Ada pengguna yang aman membawa HP Tecno ke luar negeri, tapi ada juga yang terdeteksi dan terkunci.

    “Mostly seperti itu, kebanyakan handphone region Indonesia dibawa ke luar negeri tapi dia belum aktifin gitu,” tambahnya. Ia juga membantah anggapan bahwa region lock hanya menyasar perangkat murah, karena kebijakan ini diterapkan secara umum untuk menghindari black market.

    Untuk mengatasi region lock, Tecno menyediakan solusi melalui Carlcare, layanan resmi mereka. Proses unlock dilakukan secara software dan bersifat by request. Berikut adalah cara mengatasinya:

    1. Via Situs Web Carlcare

    • Kunjungi situs resmi Carlcare: https://www.carlcare.com/global/appeal-unlock/
    • Klik menu Dukungan dan pilih Banding Membuka Kunci Telepon.
    • Masuk dengan akun Carlcare Anda (atau buat jika belum punya).
    • Lengkapi formulir dengan informasi yang diperlukan, termasuk IMEI 1 (IMEI utama).
    • Klik Kirim.
    • Untuk memeriksa status, klik Periksa Banding Saya.

    2. Melalui Aplikasi Mobile Carlcare

    Buka aplikasi Carlcare dan masuk (buat akun jika diperlukan).

    • Pergi ke tab “Saya”.
    • Ketuk Pengaturan.
    • Pilih Daya Tarik Membuka Kunci Telepon.
    • Isi formulir.
    • Klik Kirim.
    • Untuk memeriksa status, ketuk Banding Saya di sudut kanan atas.
    Tecno Spark 40 ProSenior PR Manager Tecno Indonesia, Dessy Triani (Kanan) Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Dessy juga memberikan tips pencegahan: Pastikan HP Tecno sudah digunakan cukup lama di Indonesia sebelum dibawa ke luar negeri.

    “Jadi emang udah pasti, handphonenya emang handphone Indonesia, yang emang udah dipake dulu cukup jangka panjang, terus abis itu baru dibawa ke luar negeri,” sarannya.

    Catatan penting:

    • Pastikan mengirimkan IMEI 1 saat mengisi formulir.
    • Jika tidak memiliki detail penerbangan (misalnya, jika HP adalah hadiah atau dibeli melalui layanan penerusan), tetap bisa mengajukan banding. Setelah submit, kirimkan detail seperti Nomor Layanan, Waktu Pengiriman, Perangkat IMEI, dan Status Buka Kunci ke pihak Carlcare untuk bantuan lebih lanjut.

    Tecno menekankan bahwa kemungkinan region lock masih ada di masa depan, terutama untuk unit baru yang belum diaktifkan. Jika mengalami masalah serupa, pengguna disarankan langsung menghubungi Carlcare untuk proses unlock. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pengguna bisa menikmati HP Tecno tanpa hambatan saat bepergian ke luar negeri.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Sering Akses AI di HP Apakah Data Aman? Ini Kata Google

    Sering Akses AI di HP Apakah Data Aman? Ini Kata Google


    Jakarta

    Platform AI seperti Google Gemini dan Galaxy AI kini tersedia di ujung jari dan dapat diakses di ponsel kapan saja. Tergantung prompt yang dimasukkan, tidak jarang ada pengguna yang memberikan data sensitif ke AI, mulai dari foto wajah, informasi pribadi, data medis, dan lain-lain.

    Lantas, bagaimana pengembang AI seperti Google bisa menjamin keamanan data dan privasi pengguna? Denny Gallant, Country Head of Android Platforms & Ecosystem, Google Indonesia mengatakan semua unsur perangkat Android, mulai dari sistem operasi, aplikasi, sampai AI on-device, sudah dikembangkan dengan mempertimbangkan keamanan data pengguna.

    “Android itu sudah hadir dengan multi-layer approach terkait safety ya,” kata Denny dalam media session di Jakarta, Selasa (21/10/2025).


    “Jadi user itu di-protect, di-safeguard dengan berlapis-lapis security feature kalau di Android. Apalagi di Android versi yang sudah latest seperti 15 dan 16, yang tentunya juga sudah sangat familiar,” sambungnya.

    Google memastikan data pengguna saat mengakses AI disimpan dalam bentuk anonim, diatur oleh kebijakan privasi yang ketat, dan sepenuhnya berada di bawah kendali pengguna.

    Denny Gallant, Country Head of Android Platforms & Ecosystem, Google IndonesiaDenny Gallant, Country Head of Android Platforms & Ecosystem, Google Indonesia Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET

    “Approach kita ke AI itu responsible AI approach ya. Dan juga ada banyak sekali policy yang meng-guard melalui prinsip policy-policy yang kita terapkan di user safety,” ujar Denny.

    “Dan pada akhirnya, user yang memiliki kendali, memiliki kontrol. Itu sebabnya di Gemini misalnya ada Privacy Hub. User bisa manage activity melalui Gemini app ya,” ujar Denny.

    Selain mengamankan akses pengguna, Google juga mengandalkan AI untuk menjaga keamanan perangkat lewat sejumlah fitur perlindungan proaktif baru. Salah satunya adalah Anti-theft Protection yang melindungi data pengguna saat ponsel dirampas pencuri.

    “Anti-theft itu sebetulnya AI on-device yang mendeteksi unusual motion. Jadi ada motion, ada pergerakan yang nggak usual ya, itu di-detect dan langsung remote lock,” jelas Denny.

    Fitur anti-theft bisa diakses di ponsel Android dengan masuk ke aplikasi Settings > Security and Privacy > Device Unlock > Theft Protection lalu ketuk toggle Theft Detection Lock untuk mengaktifkannya.

    Tonton juga video “Studi Ini Bilang AI Bisa Rusak Kemampuan Berpikir Kritis” di sini:


    (vmp/vmp)



    Sumber : inet.detik.com