Tag: uruguay

  • Kekalahan dari Atletico Jadi Pukulan Telak bagi Madrid


    Madrid

    Federico Valverde mengakui, Real Madrid mendapatkan pukulan telak dari kekalahan di Derby Madrid. Los Blancos bertekad bangkit di Liga Champions tengah pekan.

    Mendekati permainan dengan rekor 100 persen, Madrid justru tumbang di markas Atletico Madrid 2-5. Hal yang lebih mengejutkan adalah Madrid tampil buruk sekaligus gagal melahirkan peluang bersih di luar gol-gol Arda Guler dan Kylian Mbappe.


    Tak bisa dipungkiri, daya saing Madrid mulai diragukan. Apalagi, Atletico merupakan salah satu rival utama pasukan Xabi Alonso dalam perebutan titel juara Liga Spanyol.

    Misi menang akan diusung Real Madrid saat bertamu ke Kairat Almaty pada matchday kedua Liga Champions, Selasa (30/9). Gelandang Madrid Federico Valvarde mengungkapkan, timnya banyak mengobrol setelah kalah di laga derby. Sesuatu yang jarang-jarang dilakukan skuad El Real.

    “Itu adalah dua hari yang sangat berat, sanngat mengecewakan setelah kekalahan itu,” ungkap bintang sepakbola Uruguay itu dilansir AS. “Itu adalah sebuah pukulan telak.”

    “Kami ngobrol banyak; sejak aku bergabung Madrid, ini jarang terjadi, banyak obrolan. Kami harus secepatnya berubah. Kami menekankan sikap di atas lapangan. Ada juga banyak obrolan dengan si pelatih,” lanjut dia.

    “Besok, pertandingan pertama, adalah hari untuk mengubah semua itu. Kami sudah menonton banyak video Kairat. Namun, ada yang lebih penting: berkembang sebagai sebuah tim, fokus pada tujuan-tujuan kami sendiri, itu yang utama,” lugas Valverde jelang laga tandang Real Madrid ke Kazakhstan.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Valverde Ogah Jadi Bek Kanan Madrid Lagi?


    Almaty

    Federico Valverde mengaku kurang nyaman bermain sebagai bek sayap di Real Madrid. Namun, Valverde menegaskan, tidak pernah menolak dimainkan di posisi manapun.

    Pesepakbola berusia 27 tahun itu biasa dimainkan sebagai gelandang tengah Madrid. Meski begitu, Valverde beberapa kali dimainkan sebagai full-back.

    Cederanya Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal membuat Valverde jadi opsi bek kanan Madrid untuk pertandingan melawan Kairat Almaty di Liga Champions, tengah pekan ini. Valverde tak menyangkal bahwa dirinya diliputi keraguan bisa memainkan perannya dengan baik.


    “Aku tidak lahir untuk bermain sebagai full-back, aku tidak tumbuh bermain di sana,” ucap Valverde dilansir 101greatgoals. “Saat itu kan kondisinya darurat [musim lalu].”

    “Bisa menjalankan peran itu membuatku merasa bangga, tapi aku selalu punya keraguan apakah pertandingan-pertandingan itu hanya jadi malam yang sekadar sedikit beruntung dan spontan.”

    Adapun anggapan bahwa Federico Valverde pernah menolak bermain di lini pertahanan Madrid. Bintang sepakbola Uruguay itu dengan tegas membantah rumor itu.

    “Tanya saja pada pelatih. Aku selalu bilang bahwa aku siap untuk tim. Aku tidak pernah menolak bermain di posisi apapun, aku selalu memberikan yang terbaik dengan [Carlo] Ancelotti, dengan [Zinedine] Zidane, dan dengan Xabi,” lanjut dia.

    “Aku memang selalu memberikan pendapatku, tapi aku enggak pernah menolak. Ini sesuatu yang jarang kuucapkan. Bagaimanapun adalah sebuah privilese bisa bermain untuk Madrid. Anda bisa menanyakan kepada kolega atau pelatihku. Aku selalu ada untuk tim dan aku siap mati untuk Real Madrid,” cetus Federico Valverde.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jangan Ragukan Komitmen Valverde buat Real Madrid, Jangan!


    Jakarta

    Federico Valverde menumpahkan perasaannya ketika dicap nggak mau main di skuad Real Madrid. Sang gelandang balas dengan pernyataan tajam!

    Media-media Spanyol yang memberikan cap tersebut. Itu terjadi ketika Real Madrid hadapi Kairat di matchday kedua Liga Champions, Selasa (30/9).

    Cederanya Carvajal dan Alexander-Arnold membuat stok bek sayap kanan habis. Akhirnya, Raul Asencio yang dimainkan pelatih Xabi Alonso di situ.


    Fede Valverde tidak main. Pemain asal Uruguay itu terlihat hanya pemanasan di pinggir lapangan beberapa kali.

    Muncul gosip, kalau Valverde menolak bermain. Valverde padahal pernah bermain di posisi tersebut, gosip lain menyebut kalau si pemain kurang harmonis hubungannya dengan pelatih.

    “Saya telah membaca beberapa artikel yang merusak reputasi saya. Saya sungguh sedih,” ujar Valverde dilansir dari Marca.

    “Orang-orang boleh bilang banyak hal tentang saya, tapi jangan bilang saya menolak bermain! Saya selalu bermain saat patah tulang, cedera, dan saya tidak pernah mengeluh atau meminta istirahat,” tegasnya.

    Fede Valverde turut meluruskan, dirinya tidak punya masalah dengan pelatih Xabi Alonso. Valverde selalu siap bermain kapan saja, di posisi mana saja, dan tidak akan pernah mengeluh!

    “Saya memiliki hubungan yang baik dengan pelatih, yang membuat saya merasa cukup percaya diri,” ungkapnya.

    “Saya selalu siap bermain di mana pun saya berada dan saya akan terus melakukannya, meskipun terkadang itu tidak sesuai yang saya mau. Demi harga diri, saya bersumpah tidak akan menyerah dan berjuang untuk bermain di posisi manapun ketika saya dibutuhkan,”tutupnya.

    (aff/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Alonso Redam Tudingan Valverde Ogah Main


    Madrid

    Federico Valverde menambah ketegangan di ruang ganti Real Madrid. Pelatih Xabi Alonso meredam tuduhan yang menyebut Valverde tidak mau main di posisi tertentu.

    Bintang sepakbola Uruguay itu hanya duduk di bangku cadangan saat Madrdid mengganyang klub Kazakhstan Kairat Almaty 5-0 di Liga Champions, tengah pekan ini. Situasi tersebut hanya sehari setelah Valverde mengaku tak nyaman bermain sebagai bek kanan.


    Tingkah Valverde di tepi lapangan Stadion Central pun disorot. Ada yang mengira bahwa gelandang berusia 27 tahun itu juga bahkan tak mau melakukan pemanasan.

    Kontroversi ini sampai membuat Federico Valverde mengeluarkan pernyataan resmi, membantah tudingan-tudingan miring kepadanya. Di sisi lain, Alonso disebut-sebut kurang akur dengan sejumlah pemainnya menyusul reaksi marah Vinicius Junior saat diganti, dan kabar bahwa Rodrygo lebih suka main di sisi kiri serangan ketimbang di sisi kanan.

    “Tidak ada pemain — tidak Fede, tidak Rodrygo, tidak Vini — yang pernah bilang kepada saya bahwa mereka tidak mau bermain di satu posisi tertentu,” cetus dia dikutip ESPN.

    “Hal itu tidak terjadi. Semua pemain ingin main, dan ketika mereka tidak bermain, mereka akan senang berada di lapangan,” sambung mantan gelandang top Spanyol ini.

    “Namun, tidak ada seorang pemain pun yang bilang kepada saya bahwa dia tidak mau main. Mereka semua punya sikap yang bagus kok, dan saya memutuskan, dan saya harus memilih apa yang terbaik untuk tim. Saya ingin menegaskan soal itu,” lugas Xabi Alonso.

    (rin/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pemimpin Baru di Skuad Real Madrid Adalah…


    Jakarta

    Federico Valverde ditunjuk pelatih Xabi Alonso jadi pemimpin baru di skuad Real Madrid. Sang gelandang jadi wakil kapten dan jadi jendral di lini tengah!

    Dilaporkan Marca, Xabi Alonso sudah menunjuk Federico Valverde jadi pemimpin baru di skuad Real Madrid. Valverde telah diberikan jabatan wakil kapten, yang sebelumnya diemban oleh Luka Modric atau Lucas Vazquez.

    Sebenarnya, masih ada Dani Carvajal sebagai sang kapten dan salah satu pemain senior. Namun sang bek sayap itu dikabarkan tidak menolak andai Valverde memang jadi pemimpin yang utama.


    Federico Valverde gabung ke Real Madrid di tahun 2018. Pemain asal Uruguay itu sudah meraih 14 titel juara termasuk tiga kali menangi LaLiga dan dua kali menangi Liga Champions.

    Valverde pun sudah jadi sosok yang dihormati di ruang ganti Madrid. Tak jarang, Valverde berapi-api membakar semangat rekan-rekannya ketika turun minum.

    Federico Valverde pun jauh dari hal-hal kontroversi. Xabi Alonso malah pernah memujinya, sebagai pemain yang mirip-mirip dengan Steven Gerrard.

    Valverde perannya di lini tengah semakin tidak akan terganti. Malah bukan sekali dua kali, pemain berusia 27 tahun itu main di banyak posisi demi menambal lubang-lubang yang bolong. Jadi bek tengah sampai penyerang sayap, ayo!

    Kontrak Valverde bersama El Real masih berlaku sampai musim panas 2029. Madrid tidak berniat melepasnya, sang pemain juga enggan tingalkan Bernabeu.

    Jika nanti Carvajal sudah selesai eranya, maka Valverde dipastikan jadi kapten utama Madrid selanjutnya!

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Hati-hati Mainkan Valverde


    Jakarta

    Real Madrid akan hati-hati mainkan Federico Valverde. Musim lalu, sang gelandang tidak punya waktu istirahat!

    Dilaporkan AS, Real Madrid akan ambil langkah untuk melindungi Federico Valverde dari kelelahan dan cedera. Itu juga yang jadi permintaan sang pelatih, Xabi Alonso.


    Musim 2024/2025 lalu, Fede Valverde jadi pemain Real Madrid dengan menit bermain terbanyak. Valverde catatkan 6.776 menit, turut jadikan pemain di tanah Eropa yang paling banyak bermain!

    Kepergian Luka Modric akan membuat tugas Valverde makin penting. Pemain asal Uruguay itu bakal jadi jenderal baru di lini kedua.

    Apalagi, Valverde serba bisa. Dirinya bisa main di tengah, bahkan jadi bek!

    Xabi Alonso tidak mau kehilangan Federico Valverde karena cedera. Apalagi, diketahui Valverde sempat mengkonsumsi pil penahan sakit di beberapa laga musim lalu.

    Valverde telah gabung ke Real Madrid sejak tahun 2018. Dirinya sudah kemas 323 penampilan!

    (aff/cas)



    Sumber : sport.detik.com