Tag: used

  • Tips Beli Mobil Kredit Biar Nggak Pusing Cicilan



    Tangerang

    Bagi kamu yang ingin memiliki mobil pertama dengan cara mencicil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya tidak menyesal.

    Dalam acara Daihatsu Kumpul Sahabat di Alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (18/5/2025), Kepala Wilayah DKI 1 PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation Michael Hendro mengatakan konsumen mobil Daihatsu mayoritas berasal dari pembeli mobil pertama.

    “Ya, jadi kalau kita bicara Daihatsu, kita lebih fokusnya membantu teman-teman pertama kali beli mobil baru. Apakah mau upgrade dari sepeda motor, ataupun used car (mobil bekas) ke mobil baru,” kata Michael dalam Cerita Berkendara bersama pakar otomotif di Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (18/5/2025).


    “Hampir 70 sampai 80 persen konsumen kita membeli mobil secara kredit,” ujar dia.

    Supaya nyaman sejak awal, setelah menentukan kebutuhan. Langkah selanjutnya menentukan anggaran terlebih dahulu.

    “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau membeli kredit, yang pertama, uang muka, DP ini akan menentukan sebenarnya cicilan kita akan berapa besar,” kata Michael.

    “DP cuma sekali bayar, tapi cicilannya 3, 4, 5 tahun kita tanggung (ke depan). Hari ini Daihatsu bisa 15 sampai 20 persen untuk DP,” jeaslnya lagi.

    “DP sekali bayar, tapi cicilan yang harus diperhatikan 3 sampai 5 tahun,” ungkapnya.

    Artinya langkah yang dapat dilakukan sebelum mengajukan kredit mobil adalah memahami besaran bunga dan uang muka yang akan berpengaruh pada nilai cicilan dan tenor pinjaman. Perlu juga diperhatikan biaya lain seperti provisi, administrasi, dan biaya terkait lainnya.

    Perkirakan pendapatan dan pengeluaran bulanan.Pastikan cicilan mobil yang aman adalah 30 persen dari penghasilan bersih.

    “Cicilan alangkah baiknya setengah atau sepertiga dari total penghasilan keluarga tersebut,” ujar Michael.

    “Antara 33 sampai 50 persen maksimal dari keluarga tersebut. Ini penghasilan gabungan,” jelas dia.

    “Karena leasing sendiri pada saat rekomendasi approval, salah satunya adalah apakah cicilan ini memberikan beban atau tidak.”

    “Sehingga buat kita sendiri, kita mau mobil ini mau bikin bahagia. Jadi DP harus diperhitungkan, dan cicilannya diperhitungkan,” kata Michael.

    “DP sendiri komposisinya ada bunga, asuransi, ada administrasi kredit, ini juga kita mesti cukup smart menyikapi ini semua. Belum tentu yang mahal itu jelek, belum tentu yang murah itu harus kita pilih. Cover seperti apa, emergency assistance apakah ada atau tidak, klaimnya, pengambilan BPKB apakah mudah atau sulit,” ungkapnya lagi.

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Penerbangan Internasional RI Wajib Pakai Bahan Bakar Minyak Jelantah Mulai 2027

    Penerbangan Internasional RI Wajib Pakai Bahan Bakar Minyak Jelantah Mulai 2027


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berencana mewajibkan seluruh penerbangan internasional yang masuk Indonesia untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan atau atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara DJPU, Sokhib Al Rohman, mengatakan nantinya setiap penerbangan yang masuk Indonesia setidaknya harus menggunakan bahan bakar campuran atau blended fuel dengan persentase SAF 1%.

    “Sustainable efficient fuel, kita mentargetkan Indonesia tahun 2027 paling tidak sudah harus menerapkan 1% SAF, kita sudah sepakat, terutama di penerbangan internasional,” ucap Sokhib dalam acara press background di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    Dalam hal ini, Sokhib tidak menjelaskan lebih jauh sanksi apa yang akan diberikan pemerintah untuk setiap penerbangan yang tidak menggunakan SAF.

    Namun ia mencontohkan Belanda yang berencana untuk menerapkan aturan serupa mulai tahun depan. Di mana penerbangan internasional yang tidak menggunakan SAF akan dikenakan sanksi denda yang dihitung per penumpang.

    “Tahun depan itu Belanda akan menerapkan semua penerbangan yang internasional yang masuk ke Belanda, kalau tidak menggunakan SAF maka dia terkena penalty. Dia akan kena penalty kurang lebih 190 euro per penumpang. Sehingga kalau airlines tidak menggunakan bahan bakar SAF, maka tidak akan bisa menikmati harga tiket seperti hari ini,” jelasnya.

    Beruntung, menurutnya di Indonesia sendiri sudah mendorong penggunaan sustainable aviation fuel berbasis Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah. Dengan begitu penerapan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini dapat dengan mudah diterapkan maskapai-maskapai dalam negeri.

    “Pertamina sudah launching dan mampu menggunakan minyak delantah, di-blended kurang lebih 1% dengan aftur yang ada di penerbangan. Maka kalau ke depan 2027, 2026 airline kita terbang ke internasional menggunakan campuran minyak jelantah dan avtur, maka kalau terbang ke Belanda tidak kena 190 euro per penumpang,” jelas Sokhib.

    Tonton juga video “Pertamina Luncurkan Penerbangan Perdana Sustainable Aviation Fuel Berbahan Baku Minyak Jelantah” di sini:

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com