Tag: uv

  • 8 Tips Merawat Mobil Tanpa Garasi yang Kena Panas dan Hujan


    Jakarta

    Tidak semua rumah dilengkapi dengan garasi. Beberapa rumah hanya memiliki carport dengan atap seadanya, sehingga mobil berisiko terkena panas dan hujan.

    Jika dibiarkan, bodi mobil lama-kelamaan rusak atau cacat. Untuk mencegah risiko ini, simak 8 tips merawat mobil tanpa garasi berikut ini.

    Tips Merawat Mobil Tanpa Garasi

    Berikut ini 8 tips merawat mobil tanpa garasi yang sering kepanasan dan kehujanan, seperti dilansir dari situs Balai Lelang Serasi (IBID) Astra dan Astra Otoshop:


    1. Tutup Pakai Cover

    Jika belum bisa membangun garasi, detikers bisa membeli cover mobil yang berkualitas. Cover ini sebaiknya memiliki daya tahan air tinggi dan anti UV. Pilih cover yang berbahan lembut agar tidak menimbulkan goresan.

    Ukuran cover juga perlu diperhatikan pemilik mobil. Pilih secara proporsional sesuai dengan ukuran mobil dan dilengkapi dengan tali pengikat agar tidak mudah lepas karena tertiup angin.

    2. Lapisi dengan Kaca Film

    Bagian kaca mobil juga perlu dilapisi dengan kaca film. Kaca film ini tidak hanya berfungsi mengurangi silau matahari saat mengemudi, tetapi juga melindungi interior mobil dari kerusakan akibat sinar UV.

    Namun jangan sembarangan memasang lapisan film. Ada regulasi lalu lintas yang mengatur tingkat kegelapan lapisan kaca ini. Jika terlalu gelap, maka bisa-bisa kamu ditilang polisi.

    3. Gunakan Paint Protection Film

    Selain melapisi kaca, bodi juga sebaiknya dilapisi dengan paint protection film. Pelapis ini berfungsi melindungi eksterior mobil dari panas matahari, hujan, debu, serta goresan.

    4. Cuci Mobil Secara Rutin

    Tips merawat mobil tanpa garasi selanjutnya adalah mencuci mobil secara rutin. Hal ini penting dilakukan terutama jika sering kehujanan atau berada di tempat berdebu.

    Gunakan sabun khusus sesuai dengan jenis cat. Pakai lap microfiber untuk membersihkan seluruh kotoran yang menempel. Bersihkan pula bagian-bagian bawah mobil.

    5. Gunakan Carport Portabel

    Opsi lain dari garasi adalah memasang carport portabel. Carport portabel mampu melindungi mobil dari hujan dan panas.

    Ada carport portabel yang berbentuk tenda besar dan ada juga yang tenda kecil yang mudah dilepas. Yang jelas, pastikan carport portabel ini tidak mengganggu pengguna jalan yang lain.

    6. Buka Kaca Mobil Sedikit saat Panas

    Saat cuaca panas, bukalah sedikit kaca mobil sekitar 1 cm agar udara tetap bisa bersirkulasi. Ketika mobil tertutup rapat, panas dapat membuat udara di dalam sangat pengap, bahkan menimbulkan racun. Namun pastikan mobil di tempat aman agar tidak membuka peluang kejahatan.

    7. Pastikan Immobilizer Berfungsi

    Selain kerusakan, hal yang perlu diperhatikan adalah keamanannya. Sebab rumah tanpa garasi biasanya tidak memiliki pagar. Detikers harus waspada terhadap pencurian.

    Sebagian besar produsen otomotif melengkapi mobil dengan fitur immobilizer. Pastikan fitur ini berfungsi dengan baik agar tidak mudah dicuri.

    8. Gunakan Kunci Setir Mobil

    Tips agar mobil tanpa garasi tetap aman dari pencurian adalah menggunakan kunci setir mobil. Gunakan alat ini saat memarkirkan kendaraan di carport atau tempat parkir umum.

    Nah, itulah 8 tips simpel merawat mobil tanpa garasi. Pastikan tips ini selalu diterapkan supaya mobil kamu kinclong dan siap digunakan setiap saat.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Begini Cara Merawat Bodi Mobil Supaya Harga Jualnya Tetap Tinggi



    Jakarta

    Merawat cat menjadi kewajiban bagi para pemilik mobil baru. Salah satu treatment atau perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan melapisi bodi kendaraan pakai lapisan Paint Protection Film alias PPF. Apa saja manfaatnya?

    Dijelaskan Solar Grad dalam keterangan resminya, PPF adalah lapisan pelindung transparan yang diaplikasikan pada permukaan bodi kendaraan. Fungsinya mirip dengan perisai tak terlihat, melindungi cat kendaraan dari berbagai potensi kerusakan eksternal, seperti:

    1. Goresan ringan dari batu kecil, kerikil, atau gesekan benda lain.
    2. Noda dari kotoran, minyak, atau getah pohon yang menempel.
    3. Kerusakan akibat sinar UV yang dapat memudarkan warna cat mobil.


    Lapisan PPF disebut-sebut memiliki beberapa keunggulan, meliputi:

    1. Teknologi self-healing, di mana goresan-goresan ringan pada permukaan film akan memudar secara otomatis ketika terkena panas, baik dari matahari maupun air panas. Ini berarti bodi kendaraan akan selalu tampak seperti baru meski telah digunakan dalam waktu lama.
    2. Perlindungan dari UV dan Oksidasi Paparan sinar UV yang terus-menerus dapat membuat warna cat mobil memudar dan terlihat kusam. PPF diklaim mampu memberikan perlindungan maksimal dari sinar UV, menjaga kilau cat tetap sempurna. Selain itu, film ini juga melindungi cat dari oksidasi akibat polusi udara atau lingkungan yang korosif.
    3. Kemampuan anti-noda PPF memiliki sifat hydrophobic, yang artinya permukaannya menolak air, minyak, dan kotoran. Ini membantu mengurangi risiko terbentuknya noda atau bercak yang sulit dibersihkan dari permukaan bodi kendaraan.
    4. Tahan lama dan tidak menguning juga menjadi salah satu keunggulan perawatan ini, sehingga tampilannya tetap jernih dalam jangka panjang.

    Jadi, ketika kendaraan baru keluar dari showroom, tampilannya masih sempurna dan berkilau. Namun, seiring waktu, bodi kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi jalan yang bisa merusak tampilannya, seperti kerikil yang berterbangan, kotoran, hingga goresan ringan di parkiran. Mengaplikasikan PPF segera setelah kendaraan dibeli memberikan sejumlah manfaat:

    1. Menjaga harga jual kembali: Mobil dengan bodi mulus dan terawat lebih diminati oleh pembeli ketika akan dijual kembali. Penggunaan PPF membantu menjaga nilai kendaraan dengan melindungi cat asli dari kerusakan.
    2. Mengurangi biaya perawatan eksterior: Tanpa PPF, pemilik kendaraan mungkin harus sering melakukan poles atau perbaikan bodi untuk menghilangkan goresan atau noda. Dengan PPF, bodi mobil tetap terlindungi dan mengurangi kebutuhan perawatan intensif.
    3. Perlindungan jangka panjang: Dalam jangka panjang, kendaraan yang terlindungi dengan PPF akan tetap tampil prima, meski sudah dipakai dalam kondisi jalan yang menantang.

    Solar Gard sendiri baru saja mengumumkan pembukaan outlet PPF pertama mereka di Gading Serpong yang berlokasi di BEZ Auto Center Paramount Land. Pembukaan outlet ini bertujuan memberikan akses lebih baik kepada konsumen yang ingin melindungi kendaraan mereka dengan teknologi terbaru dalam perlindungan cat. Hingga saat ini, Solar Gard telah memiliki 155 dealer resmi yang tersebar di lebih dari 73 kota besar di seluruh Indonesia dan terus berkembang.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Waduh! Pengguna Keluhkan Warna iPhone 17 Pro Pudar

    Waduh! Pengguna Keluhkan Warna iPhone 17 Pro Pudar


    Jakarta

    Sejumlah pengguna iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max melaporkan bodi ponsel mereka mengalami perubahan warna setelah terkena sinar matahari.

    Keluhan ini bermunculan dalam berbagai postingan di Reddit. Awalnya, keluhan datang dari pemilik varian Cosmic Orange, tapi laporan serupa juga muncul dari pengguna Deep Blue, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Senin (20/10/2025).

    Yang berubah bukan sekadar pudar halus, tapi warna logamnya benar-benar berubah, dimulai dari area kamera dan merambat ke seluruh sisi aluminium. Bagian kaca matte di tengah justru tetap utuh.


    Beberapa pengguna menduga penyebabnya adalah paparan sinar UV. Yang bikin kaget, perubahan warna disebut muncul hanya setelah ponsel dipakai sebentar di luar ruangan saat cuaca terik.

    Beberapa keluhan yang muncul itu antara lain adalah:

    • Warna Cosmic Orange bisa berubah menyerupai Rose Gold setelah terjemur singkat.
    • Dekolorasi paling awal terlihat di island kamera, lalu menyebar ke frame.
    • Efek hanya terjadi pada bodi aluminium, bukan kaca belakang.

    Tim penguji dari sejumlah media teknologi, termasuk detikINET, mengaku belum mengalami kasus serupa pada unit review mereka.

    Hingga saat ini belum jelas seberapa luas masalah terjadi. Namun publik memperkirakan Apple akan mengganti unit yang terdampak, terutama jika perubahan warna dianggap cacat produksi.

    Jika tren laporan terus bertambah, bukan tak mungkin Apple akan mengeluarkan pernyataan resmi–apalagi ini menyangkut seri flagship yang baru dirilis dan dijual dengan harga premium.

    Sebagai informasi, deretan iPhone 17 series terbaru ini — termasuk iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max — sudah mulai dijual di Indonesia sejak pertengahan Oktober lalu. Berikut adalah harga resmi dua seri iPhone tersebut.

    Model Varian Penyimpanan Harga (Rp)
    iPhone 17 Pro 256GB 23.749.000
    Phone 17 Pro 512 GB 28.249.000
    Phone 17 Pro 1 TB 32.999.000
    iPhone 17 Pro Max 256GB 25.749.000
    iPhone 17 Pro Max 512GB 30.249.000
    iPhone 17 Pro Max 1TB 34.999.000
    iPhone 17 Pro Max 2TB 43.999.000

    (asj/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Waspada Sinar UV Tinggi di Tengah Cuaca Panas, Ini Wanti-wanti BMKG

    Waspada Sinar UV Tinggi di Tengah Cuaca Panas, Ini Wanti-wanti BMKG


    Jakarta

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti paparan sinar ultraviolet (UV) pada kategori tinggi hingga sangat tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di tengah kondisi cuaca panas.

    Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, mengatakan hasil pengamatan menunjukkan indeks sinar ultraviolet di sejumlah wilayah Indonesia berada pada level yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila masyarakat terpapar langsung dalam waktu lama.

    “Paparan sinar matahari langsung pada indeks UV tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata dalam hitungan menit. Karena itu, masyarakat perlu melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Andri, dikutip Antara.


    Ia menyarankan masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari terutama pada pagi menjelang siang hari, serta menggunakan pelindung diri seperti topi, jaket, payung, kacamata hitam, dan tabir surya ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

    Selain itu, BMKG mengingatkan agar masyarakat memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta menghindari aktivitas fisik berat di bawah terik matahari yang dapat meningkatkan risiko heatstroke atau kelelahan akibat panas.

    Berdasarkan hasil pengamatan BMKG dalam beberapa hari terakhir, potensi cuaca cerah dan terik umumnya terjadi pada pagi siang hari, suhu maksimum udara tercatat mencapai hingga 38 derajat celcius di beberapa lokasi.

    Daerah yang mengalami suhu panas antara lain Karanganyar, Jawa Tengah (38,2 derajat celcius) Majalengka, Jawa Barat (37,6 derajat celcius), Boven Digoel, Papua (37,3 derajat celcius), dan Surabaya, Jawa Timur (37,0 derajat celcius).

    Sementara di wilayah Jabodetabek pada dua hari belakangan, suhu maksimum di wilayah Jabodetabek mencapai 35 derajat celcius dengan rincian Banten, 35,2 derajat celcius, Kemayoran: 33,4 – 35,2 derajat celcius, Halim: 34,0 – 34,9 derajat celcius, Curug: 33,5 – 34,6 derajat celcius, Tanjung Priok: 32,8 – 34,4 derajat celcius dan Jawa Barat (sekitar Jabodetabek): 33,6 – 34,0 derajat celcius.

    Andri menambahkan, situasi cuaca panas ini juga bertepatan dengan masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang ditandai oleh suhu udara tinggi pada siang hari dan potensi hujan disertai petir serta angin kencang pada sore hingga malam hari.

    (suc/suc)



    Sumber : health.detik.com