Tag: virus

  • Disebut Bisa Cegah Virus Masuk ke Tubuh, Ini 3 Makanan Pilihan Nabi Muhammad


    Jakarta

    Wabah virus yang sempat mengguncang dunia, tak lain adalah COVID-19. Tapi apakah kamu tahu, di zaman Nabi Muhammad SAW sudah terjadi penyebaran virus yang tak kalah mematikan dan mengancam jiwa loh! Kira-kira apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuhnya?

    Pada zaman Nabi Muhammad SAW, terjadi penyebaran wabah virus yang diketahui dengan kusta atau lepra. Seseorang yang terkena penyakit ini, akan mengalami pengerutan pada kulit. Bakteri juga akan menggerogoti bagian dalam tubuh mereka. Penyakit ini adalah penyakit yang menular melalui cairan dari hidung.

    Untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh, diperlukannya mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan antivirus. Nabi Muhammad SAW juga menerapkan pola makan yang sehat. Lantas makanan apa saja ya yang menjadi pilihan Nabi Muhammad SAW untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh? Simak penjelasannya di bawah ini.


    3 Makanan Pilihan Nabi Muhammad SAW

    Setelah membaca penjelasan yang ada di atas, kamu tentu tahu jika di zaman Nabi Muhammad SAW, terjadi penyebaran wabah yang cukup berbahaya dan mematikan. Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah bersabda, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau, dari penyakit gila, penyakit belang, penyakit kusta, dan penyakit buruk yang lainnya.”

    Nabi Muhammad SAW pun melakukan pencegahan dengan cara menjaga jarak. Seperti yang diriwayatkan pada sebuah hadits, “Apabila kamu mendengar ada wabah di suatu wilayah, maka janganlah kamu memasukinya. Tetapi, jika wabah terjadi di tempatmu, maka janganlah kamu tinggalkan tempat itu.” HR Imam Bukhari.

    Tidak hanya melakukan pencegahan, Rasulullah juga mengonsumsi makanan pilihannya, untuk membantu dalam mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Berikut ini tiga jenis makanan yang menjadi pilihan dari Nabi Muhammad SAW.

    Kurma

    Salah satu makanan yang menjadi pilihan dari Nabi Muhammad SAW untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh adalah kurma. Kurma dijadikan Rasulullah sebagai obat alternatif atau obat herbal alami. Jenis kurma yang seringkali dikonsumsi oleh Rasulullah adalah kurma ajwa.

    Kurma ajwa menjadi kurma terbaik yang pernah ada, seperti yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, kurma ajwa asalnya dari surga, di dalamnya terdapat obat penawar racun. Hadits lain juga menyebutkan bahwa “Sesungguhnya di dalam kurma ajwa yang berasal dari Aliyah, ada obat atau Ajwa yang adalah anti racun.” HR Muslim.

    Kurma diyakini mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan. Dikutip melalui buku berjudul 35 Fakta Sains yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW ditulis oleh Indah Hanaco (2017), setiap satu kilogram kurma, bisa memenuhi kebutuhan kalori dari laki-laki dewasa selama satu hari.

    Satu kilogram kurma yang masih hijau, dipercaya mengandung gizi hingga tiga kali lipat kandungan gizi pada satu kilogram ikan. Selain itu, kurma memiliki keajaiban lainnya, yaitu kurma kebal akan bakteri dan hama parasit karena mengandung sebuah zat bernama zat tanin.

    Kamu bisa mengonsumsi kurma secara langsung atau diolah terlebih dahulu menjadi sari kurma dan pasta kurma. Sari kurma dipercaya bisa mengobati katarak, demam berdarah, sakit tenggorokan, dan melancarkan buang air besar. Sementara itu, pasta kurma dapat dijadikan sebagai obat untuk meredakan diare.

    Madu

    Makanan pilihan Nabi Muhammad SAW yang kedua adalah madu. Mengutip melalui buku berjudul Manfaat dan Keajaiban Madu (2023), madu dianggap sebagai makanan yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW, hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an, di mana madu dianggap sebagai salah satu makanan yang dianugerahkan oleh Allah SWT.

    Kamu mungkin sudah tahu bagaimana madu dihasilkan. Madu dihasilkan dari lebah, melalui perut lebah akan keluar madu yang warnanya bermacam-macam. Madu bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit, seperti yang diterangkan melalui surat An-Nahl ayat 69.

    Madu mempunyai khasiat yang banyak bagi kesehatan. Madu mengandung zat kimia atau alkali yang berguna dalam menetralisir asam. Hal ini dikarenakan, madu memiliki kandungan sodium, potasium, magnesium, dan kalium. Madu berperan dalam menyeimbangkan dan membersihkan zat asam dalam tubuh yang membuat tubuh menjadi lemas.

    Habbatussauda atau Jintan Hitam

    Makanan terakhir yang menjadi pilihan dari Nabi Muhammad SAW untuk mencegah virus masuk ke tubuh adalah habbatussauda. Dalam bahasa Inggris, dikenal sebagai black seed. Sementara dalam bahasa Arab, jintan hitam disebut sebagai al-habba al-sauda.

    Habbatussauda atau yang dikenal dengan jintan hitam, adalah obat dari segala macam penyakit. Rasulullah menjadikan habbatussauda sebagai obat herbal alami untuk membantu menjaga imunitas tubuh.

    Dikutip melalui buku berjudul Kedahsyatan Habbatussauda Mengobati Berbagai Penyakit ditulis oleh Edi Junaedi, dkk (2011), habbatussauda disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad SAW, “Sesungguhnya, habbatussauda adalah obat dari segala penyakit kecuali as-sam,” Aku bertanya, “Apakah as-sam itu ya Rasulullah?” Nabi pun menjawab, “Kematian.” HR Bukhari.

    Jika Nabi Muhammad SAW sudah menganjurkan untuk mengonsumsi habbatussauda sebagai bahan pengobatan, maka tidak heran jika habbatussauda tercantuk ke dalam kitab Al-Tibb Al-Nabawi atau pengobatan cara nabi.

    Demikian yang dapat detikFood sampaikan mengenai makanan pilihan Nabi Muhammad SAW untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Semoga bermanfaat!

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Penyebab Iklan Muncul Terus di HP dan Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Banyak orang terganggu dengan iklan yang muncul terus di ponsel, mungkin Anda juga. Inilah penyebab dan cara menghilangkannya.

    Penyebab Iklan Sering Muncul di HP

    Seperti dilansir dari Avast, Senin (4/8/2025) beberapa pengembang aplikasi menghasilkan uang dari pengiklan yang muncul sebagai iklan pop up. Jadi, iklan tersebut adalah bagian dari keuntungan milik pengembang aplikasi.

    Biasanya, iklan hanya muncul untuk mempromosikan suatu produk atau layanan. Mengutip laman AVG, iklan pop up yang sesekali muncul mungkin bisa bermanfaat dan sesuai target pasar.


    Berbeda halnya dengan iklan yang selalu muncul hingga sangat mengganggu pengguna HP. Iklan ini bisa saja disebabkan malware, adware, atau usaha penipuan. Inilah penjelasannya:

    1. Adware

    Adware menyerang ponsel secara diam-diam. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang tidak aman, apapun yang diklik bisa membawa Anda ke laman berbahaya. Padahal, beberapa situs dengan adware mungkin terlihat tidak berbahaya, seperti permintaan mengikuti survei.

    2. Penipuan

    Apabila iklan acak muncul di ponsel Android, kemungkinan hal tersebut adalah penipuan yang menargetkan data sensitif pengguna. Taktik umumnya adalah adanya peringatan virus palsu. Sehingga, pengguna akan tertarik mengklik untuk menghapuskan virus.

    Iklan pop up juga bisa berupa pemberian hadiah palsu yang meminta untuk memberi rincian keuangan untuk mengklaim hadiah. Jangan sampai tertipu, sebab penipu bisa menggunakan data pribadi untuk pencurian identitas.

    3. Malware

    Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang bertujuan untuk merusak perangkat lunak atau perangkat keras lain. Perangkat ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti virus dan ransomware.

    Malware masuk ke ponsel melalui aplikasi palsu, situs web, hingga unduhan yang tidak aman.

    Cara Menghilangkan Iklan Pop Up

    Untuk menghilangkan iklan pop up, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android

    Update sistem operasi dan aplikasi ponsel sangat penting untuk menghentikan iklan pop up. Berikut cara update sistem dan aplikasi Android.

    • Buka aplikasi Google Play Store
    • Klik ikon profil di kanan atas
    • Klik Kelola Aplikasi dan Perangkat
    • Cari aplikasi yang dibeli label Pembaruan Tersedia
    • Klik Perbarui

    2. Instal Aplikasi Pemblokir Iklan Pop Up

    Aplikasi pemblokir iklan yang tepat bisa mengurangi gangguan hingga meningkatkan keamanan. Tapi hati-hati, beberapa aplikasi yang mengklaim sebagai pemblokir iklan sebenarnya justru aplikasi mata-mata dan berbahaya. Pastikan kamu memilih aplikasi pemblokir iklan yang aman dan terpercaya dari Google Play.

    3. Hapus Aplikasi yang Mencurigakan

    Jika kamu tiba-tiba mendapatkan banyak pop up, kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi yang baru diunduh atau diperbarui. Mengutip laman Asurion, hapus aplikasinya dan lihat apakah iklan pop up yang muncul berkurang.

    Cara lain untuk menemukan sumber pop-up yaitu, buka aplikasi Google Play Store, buka Menu, lalu Play Protect untuk memindai aplikasi yang bermasalah. Jika ada pesan bahwa aplikasi tersebut tidak berbahaya, berarti aplikasi tersebut aman.


    (elk/fay)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Laptop Blue Screen? Ini Penyebab dan 8 Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Pernah mengalami laptop tiba-tiba blue screen dan restart? Blue Screen of Death (BSOD) atau disebut juga blue screen merupakan salah satu masalah yang umum terjadi pada perangkat laptop atau komputer.

    Layar laptop tiba-tiba menjadi biru dengan pesan kesalahan, mungkin jadi tanda adanya masalah pada sistem operasi Windows. Error layar biru mungkin menampilkan kode stop. Contohnya kalimat “PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA”.

    Ilustrasi tampilan laptop blue screen di Windows.Ilustrasi tampilan laptop blue screen di Windows. Foto: Dok. situs Support Microsoft.

    Penyebab Laptop Blue Screen

    Secara umum, penyebab munculnya blue screen di layar laptop adalah karena sistem tidak, baik itu dari perangkat lunak (software) ataupun perangkat keras (hardware).


    Mengutip laman Asus Indonesia, berikut merupakan beberapa faktor penyebab laptop jadi blue screen:

    • Pembaruan Windows (dari paket Windows).
    • Adanya virus sistem.
    • Adanya masalah kompatibilitas dari perangkat keras baru yang diperluas dan perangkat. Selain itu, bisa jadi karena
    • perangkat keras itu sendiri yang bermasalah.
    • Masalah kompatibilitas antara software yang diinstal dan sistem.

    Cara Mengatasi Blue Screen

    Berikut adalah cara mengatasi laptop blue screen Windows 11 dan 10:

    1. Hapus Semua Perangkat Keras Baru

    Mengutip laman Support Microsoft, kalau kamu menambahkan hardware atau periferal eksternal baru ke PC atau laptop sebelum kesalahan terjadi. Maka cobalah matikanlah perangkat, hapus perangkat keras, lalu coba mulai ulang.

    2. Menyalakan Laptop dalam Mode Aman

    Mode aman memungkinkan laptop menjalankan sistem hanya dengan perangkat lunak dan driver dasar.

    3. Periksa Device Manager

    • Setelah menyalakan dari mode aman, kamu bisa lakukan langkah ini:
    • Klik kanan tombol Start > Device Manager. Cek apakah ada perangkat yang ditandai dengan tanda seru (!).
    • Klik kanan perangkat, lalu pilih Update driver .
    • Jika memperbarui driver tidak membantu, selanjutnya coba nonaktifkan atau hapus instalan perangkat.

    4. Periksa Hard Drive

    Cek apakah ada cukup ruang. Karena untuk membuat file swap dan menjalankan fungsi lainnya, sistem operasi dan aplikasi memerlukan ruang kosong yang cukup.
    Berdasarkan konfigurasi sistem, sebaiknya sediakan 10% – 15% ruang kosong.

    5. Install Update Windows Terbaru

    Berikut adalah langkah untuk mengecek pembaruan Windows:

    • Klik logo atau tombol Windows.
    • Pilih menu pengaturan
    • Klik pembaruan Windows
    • Pilih Periksa pembaruan.

    6. Periksa Event Viewer

    Memeriksa log sistem di Event Viewer dapat membantu menentukan perangkat atau driver yang menyebabkan kesalahan.
    Berikut adalah cara membuka log peristiwa layanan Defender for Endpoint:

    • Pilih Mulai pada menu Windows
    • Ketik Event Viewer, lalu tekan Enter untuk membukanya
    • Dalam daftar log, di bawah Ringkasan Log, gulir sampai ke Microsoft-Windows-SENSE/Operational .
    • Klik dua kali item tersebut untuk membuka log. Log juga bisa diakses dengan memperluas Log Aplikasi dan Layanan >
    • Microsoft > Windows > SENSE > Operasional .
    • Cari kesalahan di log sistem yang terjadi dalam jangka waktu yang sama dengan blue screen.

    7. Mengubah pengaturan Intel VMD Controller di BIOS

    Apabila proses startup mengalami kesalahan blue screen dengan kode berhenti ‘INACCESSIBLE BOOT DEVICE’, maka coba ubah pengaturan Intel VMD Controller saat ini ke opsi lain.

    Misal, kalau VMD saat ini diaktifkan di BIOS, ubahlah ke nonaktif untuk melihat apakah masalah teratasi.

    8. Setel Ulang Laptop

    Dilansir laman Lenovo, sebelum mematikan laptop cobalah untuk tekan tombol Windows, lalu Ctrl + Alt + Hapus.

    Jika dua tindakan tadi tidak berhasil, maka tekan tombol daya sampai sistem mati. Setelah itu, coba nyalakan lagi sistem.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ciri HP Terkena Malware dan Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Perangkat elektronik dan ponsel, rentan terhadap serangan malware yang dapat mengancam privasi dan keamanan data pribadi. Malware pada handphone (HP) bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti virus, trojan, atau spyware yang dapat merusak sistem, mencuri informasi, atau bahkan merusak perangkat itu sendiri.

    Sekedar diketahui, dilansir dari laman resmi CSIRT Kementerian Pertahanan, Malware adalah singkatan dari Malicious Software. Program tersebut dirancang dengan tujuan untuk merusak dengan menyusup ke sistem komputer. Malware dapat menginfeksi banyak komputer dengan masuk melalui email, download internet, atau program yang terinfeksi.

    Malware bisa menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan memungkinkan juga terjadi pencurian data / informasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri HP yang terinfeksi malware dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasinya.


    Ciri HP Terkena Malware

    Pengguna ponsel kerap tidak menyadari adanya bahaya hingga dampak negatif malware dalam gawainya. Perubahan performa, adanya aplikasi yang tidak bisa dihapus, atau munculnya iklan yang tidak diinginkan, bisa menjadi tanda-tanda awal bahwa ponsel terinfeksi.

    Malware ini bisa berupa virus, trojan, spyware, adware, atau ransomware yang sering kali disebarkan melalui aplikasi pihak ketiga yang tidak terpercaya, link phishing, atau jaringan Wi-Fi publik yang rentan. Tujuan malware biasanya bisa pencurian data pribadi, akses informasi sensitif seperti kata sandi dan nomor rekening bank, hingga merusak sistem operasi ponsel. Berikut penjelasan ciri-cirinya.

    1. Ada Peringatan

    Ponsel pasti mulai mendeteksi, begitu ada virus yang masuk ke perangkatnya. Sama seperti tubuh, ada tanda keanehan pada ponsel, hingga peringatan keras sebagai tanda adanya virus yang menginfeksi perangkat.

    2. Antivirus Tak Berfungsi

    Virus malware menjadi musuh berbahaya dan mengancam perangkat yang kamu miliki, termasuk smartphone yang saat ini kamu pegang. Kalau virusnya begitu kuat, bahkan software antivirus yang digunakan pun tidak lagi berfungsi.

    Smartphone atau ponsel pintar, harusnya jadi alat komunikasi yang bisa membantu kita sehari-hari. Tapi gegara malware, kemampuan ponsel canggih pun jadi menurun.

    Terjadi penurunan dalam kecepatan pengoperasian perangkat secara signifikan. Bisa jadi semakin lemot, atau aplikasi tiba-tiba tertutup dan gawai sulit digunakan. Istilahnya, biasa disebut hang atau freeze.

    4. Memori Selalu Penuh

    Gawai pintarmu sebetulnya sudah punya cukup memori. Tapi sayang, tiba-tiba tanpa sadar ruang penyimpanan di perangkat handphonemu sudah cepat penuh.

    Ada penurunan yang signifikan dan tidak terduga pada bagian memori. Ini bisa jadi pertanda malware mulai mengancam. Virus dalam bentuk aplikasi, tak bisa dihapus dan menempati setiap ruang penyimpanan atau storage.

    5. Handphone Tak Bisa Digunakan

    Saat malware sudah semakin parah dan banyak, handphone yang kamu gunakan bisa berhenti berfungsi. Bukan sekedar hang atau freeze lagi, tapi bahkan tidak berfungsi sama sekali.

    Cara Mengatasi Perangkat yang Kena Malware

    Melalui pemahaman yang lebih baik mengenai tanda-tanda infeksi malware, kamu dapat menjaga ponsel tetap aman dan terhindar dari ancaman yang semakin canggih dan berbahaya. Namun jika malware sudah terlanjur menginfeksi ponselmu, ada langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengamankan perangkat dari malware. Dilansir dari laman Google, berikut caranya:

    1. Mengaktifkan Google Play Protect

    Caranya mudah. Pertama, buka aplikasi Google Play, kemudian ketuk ikon Profile. Lanjut ke Tap Protect > Settings > aktifkan atau matikan Scan apps with Play Protect.

    2. Update Perangkat

    Pastikan untuk selalu melakukan update perangkat ketika tersedia. Kalau kamu tidak menemukan notifikasi karena dimatikan, kamu bisa masuk ke Settings > System > System update. Nanti akan terlihat status update untuk dilanjutkan.

    3. Hapus Aplikasi Mencurigakan

    Kalau mesin pencarianmu menggunakan Google Chrome, uninstall ekstensi browser Chrome yang tidak diperlukan, tidak terpercaya, atau berasal dari sumber di luar Chrome Web Store. Jika menggunakan browser lain, periksa pusat bantuannya atau settings, dan uninstall aplikasi yang tidak jelas asalnya.

    Penting untuk menghapus atau uninstall aplikasi yang tidak penting, tidak terpercaya, sumbernya dari pihak ketiga, atau luar Google Play Store. Untuk menghapusnya, lakukan langkah Settings > Apps & notifications > See all apps > klik aplikasi yang ingin di-uninstall > Uninstall.

    4. Checkup Keamanan

    Kini, pastikan gawaimu bersih dari malware, melalui mesin pencarian. Buka ponsel atau tablet Android, buka browser web seperti Chrome.

    Masuk ke myaccount.google.com/security-checkup. Nantinya, akan diarahkan untuk memperbaiki masalah keamanan di akun. Ikuti langkah yang ada.

    Terakhir, pastikan kamu lebih berhati-hati saat mengunjungi situs tak resmi dan jangan sembarang klik link tidak terpercaya. Langkah tersebut bisa jadi salah satu cara sederhana menghindari malware. Semoga berhasil!

    (aau/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • 3 Cara Matikan Iklan di HP dan Mencegahnya Kembali

    Jakarta

    Iklan yang muncul secara tiba-tiba di ponsel sering kali mengganggu kenyamanan pengguna. Kadang, kita tengah asyik berselancar di internet atau menggunakan aplikasi, terganggu oleh pop up iklan.

    Beberapa iklan bahkan dapat mengarahkan pengguna ke halaman yang tidak diinginkan atau berpotensi membahayakan perangkat. Hal ini karena perkembangan teknologi membuat banyak aplikasi atau situs web yang mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan.

    Tapi tenang, baik melalui pengaturan ponsel maupun aplikasi seperti Google Chrome, terdapat berbagai cara untuk memblokir iklan secara efektif.


    3 Cara Blokir Iklan di HP

    Kalau kamu kerap menutup pop-up satu per satu, ternyata hal ini tidak direkomendasikan. Sebab, khawatir risiko yang lebih buruk lagi, yakni dapat memicu serangan virus.

    Laman perusahaan antivirus Avast, menyebut ada cara lain juga untuk menghapus iklan, seperti menghapus riwayat penelusuran, memasang pemblokir pop-up, dan menghapus aplikasi yang bermasalah. Berikut beberapa caranya, dilansir dari laman Avast dan Google.

    1. Cara Blokir Iklan di Google Chrome

    Cara terbaik untuk memblokir iklan yang mengganggu adalah dengan menonaktifkan pop-up melalui pengaturan ponselmu. Biasanya, pengaturan ada pada setiap aplikasi. Sekarang kita coba dari Google Chrome berikut.

    1. Buka aplikasi Google Chrome di ponsel.
    2. Ketuk ikon tiga titik vertikal di pojok kanan atas layar, lalu pilih menu Setelan.
    3. Masuk ke bagian Setelan situs, kemudian pilih opsi Pop-up dan Pengalihan. Nonaktifkan opsi ini untuk mencegah pop-up dan pengalihan.
    4. Kembali ke menu Setelan situs dan cari opsi Iklan mengganggu. Nonaktifkan opsi ini agar iklan yang mengganggu tidak lagi muncul saat kamu berselancar.

    2. Cara Blokir Iklan Melalui Pengaturan HP

    Cara yang satu ini akan membantu menghentikan iklan tersebut muncul di layar beranda Android atau browsermu.

    1. Buka menu Pengaturan di ponsel, pilih menu Aplikasi.
    2. Scroll ke bawah dan buka Akses aplikasi khusus (biasanya terdapat di bagian bawah menu Pengaturan lanjutan).
    3. Pilih opsi Tampilkan di aplikasi lain. Kamu akan melihat daftar aplikasi yang diizinkan menampilkan iklan pop-up.
    4. Pilih aplikasi yang ingin kamu batasi iklannya, lalu geser tombol ke kiri untuk menonaktifkan izin menampilkan iklan pop-up dari aplikasi tersebut.

    3. Cara Blokir Iklan Melalui Hapus Data Penelusuran

    Saat menjelajah internet, biasanya data akan tersimpan otomatis untuk membantu mempercepat searching berikutnya. Namun, hal ini dapat menyebabkan perangkatmu menyimpan data yang tidak diinginkan dari iklan pop-up.

    Hal ini yang menyebabkan gangguan, jadi kamu bisa menghapus cache peramban yang kamu gunakan.

    1. Buka Pengaturan Android dan klik Aplikasi. Pilih peramban yang biasa kamu gunakan untuk berselancar di internet.
    2. Pilih Paksa Berhenti, lalu OK.
    3. Bersihkan cache dengan mengetuk Penyimpanan, lalu Hapus Cache. Proses ini seharusnya membantu mengurangi iklan pop-up yang mengganggu saat jelajah internet.

    Cara Mencegah Iklan Pop-up di HP

    Kecanggihan smartphone membuat HP bisa membaca ketertarikan kita, dan menyiapkan iklan yang pas untuk kita. Pada beberapa aplikasi, kerap meminta akses untuk terhubung dengan aplikasi lainnya.

    Kamu dapat mengurangi hal ini dan menghapus topik yang tidak diinginkan. Cara mencegahnya, jangan beri akses saat aplikasi meminta izin terkoneksi dengan aplikasi lain. Selain itu, cara menghapus topik di Android:

    1. Pada perangkat Android, buka Pengaturan.
    2. Ketuk Privasi dan keamanan, lalu klik Pengaturan Privasi lainnya.
    3. Ketuk Iklan, lalu klik Privasi iklan, klik Topik iklan.
    4. Di bawah Topik iklan, kamu bisa memilih topik yang ingin diblokir. Klik oke.

    Nah itulah tadi cara untuk menghentikan iklan yang muncul di HP, serta pencegahan yang bisa kamu lakukan. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Penyebab Iklan Sering Muncul di HP dan Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Ketika menggunakan ponsel, iklan kerap muncul saat menggunakan aplikasi atau browsing internet. Iklan pop up dan dalam bentuk lain ini tentunya sangat mengganggu para pengguna handphone (HP).

    Mungkin banyak pengguna HP yang bingung apa yang menyebabkan kemunculan iklan pop up. Berikut penjelasan dari penyebab iklan yang sering muncul di HP dan cara mengatasinya.

    Penyebab Iklan Sering Muncul di HP

    Menurut laman Avast, beberapa pengembang aplikasi menghasilkan uang dari pengiklan yang muncul sebagai iklan pop up. Jadi, iklan tersebut adalah bagian dari keuntungan milik pengembang aplikasi.


    Biasanya, iklan hanya muncul untuk mempromosikan suatu produk atau layanan. Mengutip laman AVG, iklan pop up yang sesekali muncul mungkin bisa bermanfaat dan sesuai target pasar.

    Berbeda halnya dengan iklan yang selalu muncul hingga sangat mengganggu pengguna HP. Iklan ini bisa saja disebabkan malware, adware, atau usaha penipuan.

    1. Adware

    Adware menyerang ponsel secara diam-diam. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang tidak aman, apapun yang diklik bisa membawa ke laman berbahaya. Padahal beberapa situs dengan adware mungkin terlihat tidak berbahaya, seperti permintaan mengikuti survei.

    2. Penipuan

    Apabila iklan acak muncul di ponsel android, kemungkinan hal tersebut adalah penipuan yang menargetkan data sensitif pengguna. Taktik umumnya adalah adanya peringatan virus palsu. Sehingga, pengguna akan tertarik mengklik untuk menghapuskan virus.

    Iklan pop up juga bisa berupa pemberian hadiah palsu yang meminta untuk memberi rincian keuangan untuk mengklaim hadiah. Jangan sampai tertipu, sebab penipu bisa menggunakan data pribadi untuk pencurian identitas.

    3. Malware

    Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang bertujuan untuk merusak perangkat lunak atau perangkat keras lain. Perangkat ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti virus dan ransomware.

    Malware masuk ke ponsel melalui aplikasi palsu, situs web, hingga unduhan yang tidak aman.

    Cara Menghilangkan Iklan Pop Up

    Untuk menghilangkan iklan pop up, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android

    Memperbarui sistem operasi dan aplikasi ponsel sangat penting untuk menghentikan iklan pop up. Berikut cara update sistem dan aplikasi android.

    • Buka aplikasi Google Play Store
    • Klik ikon profil di kanan atas
    • Klik Kelola Aplikasi dan Perangkat
    • Cari aplikasi yang dibeli label Pembaruan Tersedia
    • Klik Perbarui

    2. Instal Aplikasi Pemblokir Iklan Pop Up

    Aplikasi pemblokir yang tepat bisa mengurangi gangguan hingga meningkatkan keamanan. Tapi hati-hati, beberapa aplikasi yang mengklaim sebagai pemblokir iklan sebenarnya justru aplikasi mata-mata. Pastikan kamu memilih aplikasi yang aman dan terpercaya dari Google Play.

    3. Copot Aplikasi yang Mencurigakan

    Jika kamu tiba-tiba mendapatkan banyak pop up, kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi yang baru diunduh atau diperbarui. Mengutip laman Asurion, copot pemasangannya dan lihat apakah iklan pop up yang muncul berkurang.

    Cara lain untuk menemukan sumber pop-up yaitu, buka aplikasi Google Play Store, buka Menu, lalu Play Protect untuk memindai aplikasi yang bermasalah. Jika ada pesan bahwa aplikasi tersebut tidak berbahaya, berarti aplikasi tersebut aman.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Aman Restart Laptop yang Hang dengan Keyboard

    Jakarta

    Laptop bisa tiba-tiba hang atau membeku karena berbagai penyebab, mulai dari software yang tidak kompatibel, hard drive yang rusak, hingga terinfeksi virus atau malware. Bahkan terkadang, penyebab laptop mendadak berhenti berfungsi tidaklah jelas.

    Restart atau menyalakan ulang laptop umumnya menjadi cara yang ditempuh untuk mengatasi kendala tersebut. Namun desktop dan kursor kerap kali membeku bersamaan sehingga restart menggunakan keyboard jadi alternatif. Simak caranya di bawah ini.

    Cara Restart Laptop Windows Hang dengan Keyboard

    Restart laptop menggunakan keyboard bisa dilakukan jika kursor dan desktop tiba-tiba berhenti berfungsi berbarengan. Dilansir Lifewire, berikut cara memulai ulang laptop Windows dengan perintah keyboard:


    1. Tekan Ctrl + Alt + Del

    Tombol Ctrl + Alt + Del menjadi pintasan keyboard untuk membuka kotak dialog shutdown di semua laptop versi Windows. Cara ini berfungsi sama dengan restart menggunakan menu Start atau layar Start.

    • Windows 11, 10, dan 8: Pilih ikon daya di pojok kanan bawah layar > klik Restart .
    • Windows 7 dan Vista: Pilih panah di samping tombol daya merah pada sudut kanan bawah layar > ketuk Restart .
    • Windows XP: Pilih Shut Down dari menu > klik Restart.

    Tampilan layar akan muncul berbeda tergantung versi Windows yang dijalankan. Meski begitu, masing-masing layar sama-sama memberikan opsi untuk menyalakan ulang komputer:

    2. Tekan Alt + F4

    Pintasan keyboard untuk restart lainnya adalah dengan menekan Alt + F4. Berikut caranya:

    • Pastikan semua jendela yang terbuka sudah ditutup sehingga pengguna berada di desktop.
    • Pilih area kosong di desktop, lalu tekan Alt + F4.
    • Pilih Restart pada menu yang muncul, lalu OK.

    Penting menutup terlebih dahulu semua jendela yang terbuka agar berfokus pada desktop. Jika tidak, jendela-jendela tersebut akan tertutup begitu saja dan file yang dikerjakan tidak akan tersimpan.

    3. Tekan Win + X

    Pengguna Windows 11, 10, dan 8 dapat menggunakan menu pengguna daya dengan menekan tombol Win + X untuk mengakses perintah restart. Berikut caranya:

    • Tekan perintah Win + X.
    • Pilih Shut Down or Sign Out > ketuk Restart.

    4. Tekan Ctrl + Tombol Daya

    Emergency Restart akan diaktifkan dengan memencet Ctrl + tombol daya. Ada baiknya menggunakan cara memulai ulang ini sebagai opsi terakhir jika metode lainnya tidak berhasil. Sebab file apapun tidak akan tersimpan dengan merestart laptop menggunakan cara ini.

    Cara Restart Laptop Mac Hang dengan Keyboard

    Jika tidak merespons klik mouse, MacBook Pro dapat dimulai ulang menggunakan keyboard dengan cara berikut:

    1. Tekan Control + Command + Tombol Power/Eject/Touch ID

    Pintasan keyboard dengan memencet Control + Command + power/eject/Touch ID bisa merestart setiap model MacBook Pro. Berikut caranya:

    • Tekan Control + Command + power/eject/Touch ID hingga layar menjadi gelap dan muncul bunyi.
    • Lepaskan tombol setelah bunyi terdengar dan biarkan Macbook kembali menyala.

    2. Tekan Control + Eject

    Kotak dialog shutdown dapat muncul dengan menekan tombol Control + eject. Ikuti langkah-langkah berikut:

    • Tekan tombol Control + eject.
    • Pilih Restart pada kotak dialog yang muncul.

    3. Tekan Control + Option + Command + Tombol Power/Eject/Touch ID

    Cara ini dapat dilakukan jika perintah restart MacBook sebelumnya tidak berhasil satu pun. Berikut cara paksa mulai ulang MacBook Pro:

    • Tekan lama tombol Control + Option + Command + tombol daya/keluarkan/Touch ID.
    • Biarkan hingga MacBook kembali menyala.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Penyebab Iklan Sering Muncul di HP dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Ketika menggunakan ponsel, iklan kerap muncul saat menggunakan aplikasi atau browsing internet. Iklan pop up dan dalam bentuk lain ini tentunya sangat mengganggu para pengguna handphone (HP).

    Mungkin banyak pengguna HP yang bingung apa yang menyebabkan kemunculan iklan pop up. Berikut penjelasan dari penyebab iklan yang sering muncul di HP dan cara mengatasinya.

    Penyebab Iklan Sering Muncul di HP

    Menurut laman Avast, beberapa pengembang aplikasi menghasilkan uang dari pengiklan yang muncul sebagai iklan pop up. Jadi, iklan tersebut adalah bagian dari keuntungan milik pengembang aplikasi.


    Biasanya, iklan hanya muncul untuk mempromosikan suatu produk atau layanan. Mengutip laman AVG, iklan pop up yang sesekali muncul mungkin bisa bermanfaat dan sesuai target pasar.

    Berbeda halnya dengan iklan yang selalu muncul hingga sangat mengganggu pengguna HP. Iklan ini bisa saja disebabkan malware, adware, atau usaha penipuan.

    1. Adware

    Adware menyerang ponsel secara diam-diam. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang tidak aman, apapun yang diklik bisa membawa ke laman berbahaya. Padahal beberapa situs dengan adware mungkin terlihat tidak berbahaya, seperti permintaan mengikuti survei.

    2. Penipuan

    Apabila iklan acak muncul di ponsel android, kemungkinan hal tersebut adalah penipuan yang menargetkan data sensitif pengguna. Taktik umumnya adalah adanya peringatan virus palsu. Sehingga, pengguna akan tertarik mengklik untuk menghapuskan virus.

    Iklan pop up juga bisa berupa pemberian hadiah palsu yang meminta untuk memberi rincian keuangan untuk mengklaim hadiah. Jangan sampai tertipu, sebab penipu bisa menggunakan data pribadi untuk pencurian identitas.

    3. Malware

    Malware adalah perangkat lunak berbahaya yang bertujuan untuk merusak perangkat lunak atau perangkat keras lain. Perangkat ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti virus dan ransomware.

    Malware masuk ke ponsel melalui aplikasi palsu, situs web, hingga unduhan yang tidak aman.

    Cara Menghilangkan Iklan Pop Up

    Untuk menghilangkan iklan pop up, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android

    Memperbarui sistem operasi dan aplikasi ponsel sangat penting untuk menghentikan iklan pop up. Berikut cara update sistem dan aplikasi android.

    • Buka aplikasi Google Play Store
    • Klik ikon profil di kanan atas
    • Klik Kelola Aplikasi dan Perangkat
    • Cari aplikasi yang dibeli label Pembaruan Tersedia
    • Klik Perbarui

    2. Instal Aplikasi Pemblokir Iklan Pop Up

    Aplikasi pemblokir yang tepat bisa mengurangi gangguan hingga meningkatkan keamanan. Tapi hati-hati, beberapa aplikasi yang mengklaim sebagai pemblokir iklan sebenarnya justru aplikasi mata-mata. Pastikan kamu memilih aplikasi yang aman dan terpercaya dari Google Play.

    3. Copot Aplikasi yang Mencurigakan

    Jika kamu tiba-tiba mendapatkan banyak pop up, kemungkinan penyebabnya adalah aplikasi yang baru diunduh atau diperbarui. Mengutip laman Asurion, copot pemasangannya dan lihat apakah iklan pop up yang muncul berkurang.

    Cara lain untuk menemukan sumber pop-up yaitu, buka aplikasi Google Play Store, buka Menu, lalu Play Protect untuk memindai aplikasi yang bermasalah. Jika ada pesan bahwa aplikasi tersebut tidak berbahaya, berarti aplikasi tersebut aman.

    (fyk/fay)



    Sumber : inet.detik.com