Tag: washington

  • Viral Hijabers Ini Protes Genosida di Gaza Saat Perayaan 50 Tahun Microsoft

    Amerika Serikat

    Viral aksi karyawan berhijab di Microsoft menggaungkan keresahan hatinya terhadap perusahaan yang ditudingnya membantu dalam genosida di Gaza. Ia mengungkapkan hal tersebut tepat saat Microsoft sedang merayakan ulang tahun yang ke-50 pada 4 April 2025.

    Ialah Ibtihal Abu Saad, alumnus Universitas Harvard yang berasal dari Palestina dan menjabat sebagai Software Engineer di Microsoft. Pada saat perayaan ulang tahun Microsoft, ia berani untuk maju dan berbicara langsung kepada CEO Microsoft AI Mustafa Suleyman.

    Protes dimulai ketika Ibtihal Aboussad berjalan menuju panggung tempat seorang eksekutif mengumumkan fitur produk baru dan visi jangka panjang AI Microsoft. Saat sudah dekat, dia langsung berteriak dan menyuarakan protesnya.

    [Gambas:Instagram]


    “Anda mengklaim bahwa Anda peduli tentang penggunaan AI untuk kebaikan tetapi Microsoft menjual senjata AI kepada militer Israel,” teriak Ibtihal Aboussad kepada CEO Microsoft AI Mustafa Suleyman.

    “Lima puluh ribu orang telah tewas dan Microsoft mendukung genosida ini di wilayah kami. Anda adalah seorang pencari untung dari perang. Hentikan penggunaan AI untuk genosida,” ucapnya dengan lantang.

    “Hentikan penggunaan AI untuk genosida di wilayah kami. Tangan Anda berlumuran darah. Seluruh Microsoft berlumuran darah. Beraninya Anda semua merayakan Pesta ketika Microsoft membunuh anak-anak. Malu pada Anda semua,” ujar Ibtihal Aboussad yang langsung dikawal oleh petugas keamanan saat melakukan aksi protes.

    Dikutip dari Associated Press, Microsoft telah memecat dua karyawan yang mengganggu perayaan ulang tahun ke-50 perusahaan tersebut, salah satunya Ibtihal. Dalam surat pemutusan hubungan kerja (PHK), Microsoft menyebut pekerja yang melakukan protes melakukan pelanggaran yang dirancang untuk mendapatkan ketenaran dan menyebabkan gangguan maksimal pada acara ulang tahun yang sangat dinantikan. Microsoft mengatakan pekerja lainnya telah mengumumkan pengunduran diri. Tapi perusahaan memerintahkannya untuk berhenti lima hari lebih awal.

    Protes tersebut memaksa CEO Microsoft untuk menghentikan pidatonya yang disiarkan langsung dari kantor Microsoft di Redmond, Washington. Peringatan 50 tahun berdirinya Microsoft ini dihadiri salah satu pendirinya Bill Gates dan mantan CEO Steve Ballmer.

    Melalui akun Instagramnya, Ibtihal Aboussad menyerukan untuk memboikot produk raksasa teknologi tersebut. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan dukungan terhadapnya.

    (gaf/eny)





    Sumber : wolipop.detik.com

  • Antre 3 Jam Demi Foto di ‘Gerbang Surga’ Pura Lempuyang


    Jakarta

    Ambil foto mungkin jadi salah satu momen penting saat liburan. Tiap orang foto sendiri atau bersama di depan spot foto pilihan yang dinilai paling photogenic. Karena itu, ambil foto bisa berlangsung sangat lama dan harus antri.

    Kondisi inilah yang terjadi di Gates of Heaven (gerbang surga) Pura Lempuyang yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali. Para pengunjung harus menunggu cukup lama, hingga nomor antriannya untuk foto dipanggil.

    Antri Tiga Jam untuk Foto, Yay or Nay?

    Dikutip dari situs traveling, akun Yourmysunshine dari Sydney, Australia membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Pura Lempuyang. Seperti pengunjung lain, dia mendapatkan nomor antri untuk foto di Gate of Heaven yaitu gerbang masuk Pura Lempuyang.


    “Gerbangnya sangat indah dengan latar pemandangan Gunung Agung. Setelah membayar Rp 10 ribu untuk sewa kain dan donasi, kami bisa masuk Pura Lempuyang. Untuk foto di antara gerbangnya, kami menunggu 2-3 jam,” tulis akun tersebut yang mengunjungi Bali bersama keluarganya di tahun 2019.

    Beranjak ke tahun 2024, pengunjung ternyata masih juga harus antri untuk ambil foto di spot ikonik ini. Akun Harsha yang berkunjung ke Gates of Heaven di bulan November harus menunggu 2 jam hingga bisa foto bersama keluarganya. Saat itu, fotonya diambilkan pengelola setempat dengan handphone pribadinya.

    Di tahun 2025, waktu tunggu 1-3 jam masih terjadi di Gates of Heaven menunggu nomor antrian foto. Menurut akun pmaslen dari Redmond, Washington yang berkunjung ke Pura Lempuyang pada Januari 2025, antrian di Gates of Heaven adalah jebakan turis. Namun tourist trap ini tidak terkait dengan uang para pengunjung.

    “Kecuali pengunjung harus memberi bukti pernah ke sini, maka ini adalah tourist trap. Selama menunggu, pengunjung hanya mendengar panggilan pose dan nomor antrian. Selain itu, area Pura Lempuyang yang terbuka untuk publik bisa dilihat semua dalam 45 detik karena tidak semua terbuka untuk umum,” tulis pmaslen.

    Jika pmaslen cenderung ‘nay’ untuk waktu tunggu 3 jam hanya untuk diambilkan foto, maka akun Gerd_Shanghai masih berpendapat pengalaman antri di Gates of Heaven adalah ‘yay’. Menurutnya foto yang diambil membuatnya bahagia saat mengunjungi Bali pada Februari 2025.

    “Foto ini benar-benar membuat kami senang dan akan menjadi memori yang sangat berharga. Untuk waktu antri, sebetulnya bergantung dari nomor yang diperoleh. Semakin besar nomor makan makin lama juga waktu tunggunya,” tulis Gerd_Shanghai yang berasal dari Shanghai, Cina.

    Selama menunggu nomornya dipanggil untuk ambil foto, Gerd_Shanghai berkeliling area sekitar dan mengeksplorasi spot yang tersedia bagi turis, meski tidak banyak. Gerd_Shanghai menulis, dia membayar uang masuk sebesar Rp 125 ribu termasuk jasa pengambilan foto.

    Pesona Gates of Heaven di Pura Lempuyang

    Gates of Heaven adalah gerbang dengan bentuk seperti Candi Bentar berukuran sangat besar dan penuh ukiran di bagian depan Pura Lempuyang. Bagi wisatawan, Gates of Heaven adalah spot wajib untuk foto yang nantinya diupload ke medsos masing-masing.

    Gerbang yang sangat indah tersebut sebetulnya bagian keci dari Pura Lempuyang. Dalam sejarahnya, Pura Lempuyang adalah salah satu yang paling tua dan suci di Bali. Pura ini adalah satu deri enak pilar spiritual masyarakat Bali sehingga posisinya sangat strategis.

    Bagi pengunjung yang ingin foto dan melihat keagungan Pura Lempuyang, bisa berkunjung ke destinasi ini pukul 07.00-17.00 waktu setempat. Pengunjung wajib membayar tiket masuk Rp 50 ribu untuk WNI dan Rp 100 ribu untuk WNA. Tentunya pengunjung wajib sopan, taat aturan, dan menerapkan etika selama di lingkungan Pura Lempuyang.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Detik-detik 2 Pesawat Delta Tabrakan di New York, Kokpit Rusak-Pramugari Terluka

    Detik-detik 2 Pesawat Delta Tabrakan di New York, Kokpit Rusak-Pramugari Terluka



    New York

    Dua pesawat regional milik Delta Air Lines terlibat tabrakan di landasan pacu Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat pada Rabu lalu. Insiden tersebut menyebabkan seorang pramugari terluka dan kerusakan pada kokpit serta sayap pesawat.

    Dikutip dari The Guardian, Jumat (3/10/2025) pihak Delta Air Lines menggambarkan peristiwa itu sebagai tabrakan berkecepatan rendah alias bukan yang terlalu parah.

    Pesawat dengan 32 penumpang yang bersiap lepas landas menuju Roanoke, Virginia, menyenggol badan pesawat lain yang baru mendarat dari Charlotte, North Carolina, dengan 61 orang di dalamnya.


    Menurut Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, seorang pramugari mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit. Maskapai memastikan tidak ada penumpang yang terluka.

    “Sayap kanan pesawat mengenai hidung dan kokpit kami. Kaca depan rusak dan beberapa layar di sini juga terdampak,” ujar seorang pilot dalam rekaman percakapan dengan menara pengawas.

    Penumpang bernama William Lusk yang berada di pesawat dari Charlotte menggambarkan detik-detik insiden tersebut.

    “Pesawat berhenti mendadak lalu tersentak ke kanan. Semua orang terdiam. Lalu pilot menenangkan kami dengan berkata, ‘Kita baru saja mengalami kecelakaan, tetap tenang,” ungkapnya.

    Delta memastikan operasional bandara tetap berjalan normal dan tak terpengaruh dengan kejadian tersebut.

    “Delta akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk meninjau kejadian ini. Keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama kami, kami meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” bunyi pernyataan resmi maskapai.

    Pesawat yang terlibat tabrakan merupakan Delta Connection yang dioperasikan oleh Endeavor Air. Bandara LaGuardia sendiri termasuk dalam 35 bandara utama Amerika Serikat yang telah dilengkapi sistem radar permukaan canggih untuk memantau pergerakan pesawat maupun kendaraan di darat, namun belum jelas apakah sistem itu berperan dalam insiden tersebut.

    Tabrakan di LaGuardia ini menambah kekhawatiran publik terhadap keselamatan penerbangan di AS. Pasalnya, tahun ini juga tercatat sejumlah kecelakaan serius, termasuk insiden paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir ketika sebuah pesawat bertabrakan dengan helikopter militer di Washington DC pada Januari lalu.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tutup Tempat Wisata, Amerika Serikat Bikin Turis-turis Kecewa

    Tutup Tempat Wisata, Amerika Serikat Bikin Turis-turis Kecewa



    New York

    Kebijakan baru di Amerika Serikat membuat turis-turis yang melancong kalang kabut. Banyak tempat publik yang berhenti beroperasi, temasuk destinasi wisata.

    Karl Williams dari Perth, telah lama memimpikan liburan sempurna di AS. Ia sudah membayangkan berdiri di bawah Gateway Arch di St Louis, lengkungan tertinggi di dunia dengan ketinggian 192 meter, di tepi Sungai Missisippi.

    Dilansir dari ABC News pada Minggu (4/10), perjalanan yang ia rencakanan bersama istrinya, Jane, harus dibatalkan karena tempat ikonik itu telah ditutup.


    “Kami tidak tahu sampai kami tiba di sana,” kata Williams.

    Mereka tidak sendiri, ada banyak orang lain di area tersebut. Mereka semua bertanya-tanya mengapa pintunya tidak dibuka.

    Pasangan itu bergegas mencari kegiatan lain, tetapi penutupan tersebut meninggalkan rasa kecewa.

    “Itu sudah ada di daftar keinginan saya selama bertahun-tahun, saya menyukai sejarahnya, dan telah menonton film dokumenter,” kata Williams.

    “Jadi, cukup memilukan rasanya bepergian dari Perth hanya untuk pergi ke satu tempat, lalu ternyata tidak buka.”

    Rencana perjalanan mereka yang direncanakan dengan cermat mencakup tempat-tempat ikonis lainnya selama bulan depan seperti Museum Smithsonian di Washington, Museum Nasional di New York, dan berbagai objek wisata di Chicago.

    “Saya berasumsi tempat-tempat itu tidak akan buka. Kita harus menjalaninya saja, kurasa.”

    Pasangan ini termasuk di antara wisatawan Australia pertama yang terdampak penutupan wilayah, yang telah membuat sekitar 800.000 pegawai federal cuti tanpa bayaran, termasuk staf bandara, petugas bea cukai, penjaga taman nasional, dan staf museum.

    Pintu masuk ke negara ini diperkirakan akan tetap dibuka untuk pelancong internasional, menurut rencana kontingensi Departemen Keamanan Dalam Negeri.

    Pengatur lalu lintas udara dan petugas Administrasi Keselamatan Transportasi (TSA) dianggap penting, tetapi mereka tidak akan dibayar hingga penutupan wilayah berakhir.

    Selama penutupan terakhir hampir tujuh tahun yang lalu, ratusan penerbangan dibatalkan atau ditunda karena pengontrol lalu lintas udara dan staf pos pemeriksaan keamanan semakin sering tidak masuk kerja karena sakit.

    Taman nasional umumnya tetap buka untuk saat ini, tetapi pusat pengunjung telah ditutup. Selama penutupan terakhir, pemerintahan Trump mengizinkan taman tetap buka tanpa staf.

    Hal itu menyebabkan toilet meluap, sampah menumpuk, dan kerusakan di beberapa situs paling terkenal di negara itu, termasuk Yosemite, Yellowstone, dan Grand Canyon.

    Objek wisata nasional seperti Liberty Bell dan Kebun Raya AS ditutup.

    Smithsonian, kompleks museum terbesar di dunia dengan museum di Washington DC dan New York City, akan ditutup untuk umum setelah 6 Oktober.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • AS Larang Maskapai China Lewat Langit Rusia!

    AS Larang Maskapai China Lewat Langit Rusia!



    Washington

    Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump mengusulkan pelarangan bagi maskapai China untuk terbang di atas wilayah udara Rusia. Pelarangan ini khusus untuk rute ke dan dari AS.

    Langkah ini disebut sebagai upaya menciptakan “persaingan yang adil” bagi maskapai penerbangan Amerika yang dirugikan oleh keuntungan waktu dan biaya yang dinikmati pesaing asal China.

    “Situasi saat ini tidak adil dan telah menimbulkan dampak persaingan yang sangat merugikan bagi maskapai penerbangan AS,” demikian pernyataan resmi Departemen Perhubungan AS (DOT) yang dirilis Kamis waktu setempat.


    Rencana tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan ekonomi antara Washington dan Beijing, yang belakangan juga memperketat kontrol ekspor logam tanah jarang, bahan penting bagi sejumlah industri AS. Usulan itu disebut sebagai eskalasi baru dalam “perang dagang jilid dua” antara dua ekonomi terbesar dunia.

    Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, Moskow telah menutup wilayah udaranya untuk maskapai AS dan sekutu Barat sebagai bentuk balasan atas sanksi penerbangan yang dijatuhkan Washington. Namun maskapai China tidak terkena larangan serupa, memungkinkan mereka memangkas waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar, sehingga lebih efisien dibandingkan maskapai AS.

    “Maskapai China jelas diuntungkan oleh akses udara Rusia yang tidak bisa kami miliki,” kata seorang eksekutif industri penerbangan AS yang enggan disebut namanya. “Tanpa akses itu, rute langsung dari Pantai Timur ke China sulit dijalankan secara ekonomis,” ujarnya seperti dilansir CNBCIndonesia.com.

    Langkah DOT diperkirakan akan berdampak pada maskapai besar seperti Air China, China Eastern, Xiamen Airlines, dan China Southern. Saham ketiga maskapai yang terdaftar di bursa China daratan kompak melemah pada Jumat (turun antara 0,3% hingga 1,8%) menyusul kabar tersebut.

    Pemerintah AS memberikan waktu dua hari bagi maskapai China untuk menanggapi proposal tersebut. Jika disetujui, aturan baru ini dapat berlaku mulai November mendatang.

    Sementara itu, Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu di Korea Selatan (Korsel) pada akhir Oktober untuk membahas sejumlah isu. Termasuk hubungan dagang dan kerja sama penerbangan.

    Di sisi lain, produsen pesawat AS, Boeing, disebut tengah berupaya menembus kembali pasar China dengan potensi penjualan hingga 500 unit jet. Upaya ini dinilai sebagai peluang strategis di tengah ketegangan yang kian memanas antara kedua negara.

    Baca artikel CNBC Indonesia “Trump Larang Maskapai China Terbang di Langit Negara Ini” selengkapnya di sini:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Senjata China untuk Hadapi Dominasi Chip Amerika

    Senjata China untuk Hadapi Dominasi Chip Amerika


    Jakarta

    China semakin agresif memperkuat kemandirian chip nasional di tengah tekanan Amerika Serikat yang terus memperketat ekspor teknologi semikonduktor. Langkah terbaru datang dari sejumlah kota besar yang beramai-ramai membentuk dana jumbo untuk riset, desain, hingga produksi chip.

    Shenzhen, yang kerap dijuluki Silicon Valley-nya China, baru saja meluncurkan dana semikonduktor senilai 5 miliar yuan atau sekitar Rp 11 triliun. Dana ini akan difokuskan untuk pengembangan desain chip, komponen penting, peralatan produksi, hingga teknologi advanced packaging.

    Dana tersebut dibiayai langsung oleh pemerintah kota dan badan investasi negara di kawasan industri semikonduktor Shenzhen. Programnya dirancang berjalan selama 10 tahun sebagai upaya mempercepat dominasi lokal di sektor chip strategis.


    Pengamat teknologi dari Guangdong Society of Reform, Peng Peng, mengatakan langkah Shenzhen adalah bagian dari “perlombaan antarkota” untuk menjadi pusat industri chip nasional. Menurutnya, kecerdasan buatan dan semikonduktor kini menjadi “garis depan kompetisi” di dalam dan luar negeri.

    Tak hanya Shenzhen, kota hi-tech lain ikut tancap gas. Shanghai, misalnya, membentuk dana 1,5 miliar yuan bersama AMEC untuk memecahkan kebuntuan teknologi chip. Pemerintah kota itu juga menyuntik lebih dari 70% modal untuk private equity fund senilai 5,7 miliar yuan khusus semikonduktor.

    Hangzhou, yang naik daun sebagai pusat inovasi baru, menggandeng investor pemerintah daerah untuk membentuk dana 10 miliar yuan yang akan diarahkan ke penguatan rantai pasok chip, demikian dikutip detikINET dari SCMP, Minggu (19/10/2025).

    Di wilayah tengah, provinsi Hubei ikut mendanai proyek 20,7 miliar yuan bersama YMTC, produsen memori lokal. Fokusnya meliputi seluruh rantai industri, dari desain hingga penjualan.

    Dorongan ini muncul di saat Washington semakin keras membatasi akses China terhadap teknologi chip canggih. Pekan lalu, Senat AS meloloskan aturan yang mewajibkan Nvidia dan AMD memprioritaskan pasokan chip AI ke perusahaan Amerika. Tak lama kemudian, Presiden Donald Trump mengancam akan membatasi ekspor “seluruh perangkat lunak penting”, termasuk yang dipakai untuk desain chip.

    Sebagai respons, Beijing mempercepat swasembada semikonduktor dengan dukungan pemerintah daerah dan badan investasi negara. Data National High-tech Industrial Innovation Center menunjukkan nilai industri chip China sudah mencapai 1,8 triliun yuan pada 2024, dengan Shenzhen, Shanghai, dan Beijing sebagai episentrum.

    Meski sudah mengejar di bidang desain dan peralatan chip, laporan pusat riset pemerintah itu mengingatkan bahwa China masih menghadapi kendala di teknologi manufaktur tingkat lanjut dan packaging canggih.

    Namun, lewat suntikan dana triliunan yuan dan gerak cepat kota-kota utama, Beijing kini membangun “senjata finansial dan teknologi” untuk menandingi dominasi chip Amerika sembari memperkuat pertahanan ekonomi digitalnya di tengah perang teknologi global.

    (asj/asj)



    Sumber : inet.detik.com

  • China Tuding Amerika Bobol Pusat Waktu Nasional

    China Tuding Amerika Bobol Pusat Waktu Nasional


    Jakarta

    Ketegangan digital antara Amerika Serikat dan China kembali naik level. Pemerintah China menuduh Badan Keamanan Nasional AS (NSA) melakukan operasi penyusupan siber jangka panjang terhadap National Time Service Center, lembaga yang menjadi penjaga waktu standar nasional Negeri Tirai Bambu.

    Dalam pernyataan resmi di akun WeChat Kementerian Keamanan Negara China, Beijing menyebut ditemukan bukti pencurian data dan kredensial sejak 2022. Informasi itu disebut digunakan untuk memata-matai perangkat seluler dan sistem jaringan internal para staf lembaga tersebut.

    Yang bikin meresahkan, operasi itu disebut tidak hanya berupa pengintaian. China mengklaim serangan juga menyasar sistem komunikasi dan infrastruktur sensitif. Jika berhasil, dampaknya bisa mengganggu jaringan finansial, pasokan listrik, telekomunikasi, hingga sinkronisasi waktu internasional yang dipakai sistem digital global.


    Menariknya, kementerian tidak menyebut merek ponsel yang menjadi celah serangan, hanya mengatakan NSA mengeksploitasi kerentanan dari layanan pesan milik “produsen smartphone asing” untuk masuk ke perangkat karyawan, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Senin (20/10/2025).

    Pusat waktu nasional berada di bawah Chinese Academy of Sciences dan bertugas menjaga, menghasilkan, serta menyiarkan waktu standar resmi China. Menurut penyelidikan internal, percobaan peretasan juga terjadi pada sistem penentuan waktu presisi berbasis darat pada 2023 dan 2024.

    Hingga kini, Kedutaan AS belum memberikan komentar. Namun tudingan ini muncul di tengah suasana yang sudah panas lebih dulu, terutama setelah kedua negara saling menuding sebagai ancaman siber utama dalam beberapa tahun terakhir.

    Situasinya diperkeruh dengan tensi dagang yang kembali naik, mulai dari kebijakan kontrol ekspor mineral langka hingga ancaman kenaikan tarif baru dari Washington terhadap produk China. Persaingan teknologi–dari chip hingga infrastruktur komputasi–kini merembet ke wilayah sensitif keamanan siber.

    (asj/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Bukan Elon Musk atau Jeff Bezos, Ini Sosok Pemilik Tanah Terluas di Amerika!

    Bukan Elon Musk atau Jeff Bezos, Ini Sosok Pemilik Tanah Terluas di Amerika!



    Jakarta

    Tanah merupakan aset berharga karena luas lahan tidak akan bertambah, tetapi kebutuhannya dari tahun ke tahun meningkat. Oleh karena itu, banyak orang melabeli orang yang memiliki banyak tanah sebagai sosok yang memiliki banyak harta.

    Berbeda dengan properti, memiliki banyak tanah terkadang sulit untuk dilacak. Namun, di Amerika hal ini mudah dilakukan bahkan pihak swasta ada yang memantau penjualan dan kepemilikan tanah per tahunnya. Kira-kira siapa ya sosok tuan tanah dengan aset terbesar di Amerika Serikat?

    Land Report melaporkan pemilik lahan terbesar di Amerika Serikat bukan deretan orang terkaya di dunia seperti Elon Musk ataupun Jeff Bezos, melainkan Red Emmerson. Red dan keluarganya memiliki 2,5 juta hektar lahan di California, Oregon, dan Washington melalui perusahaan produk kayu mereka, Sierra Pacific Industries.


    Ia telah menduduki posisi teratas tersebut sejak 2021 ketika mereka mengakuisisi 175.000 hektar lahan di Oregon dari Seneca Timber Company. Dengan akuisisi tersebut, keluarga Emmerson melampaui kepemilikan Ketua Liberty Media, John Malone, yang memiliki 2,2 juta hektar lahan. Lalu menandingi jumlah aset Pendiri CNN, Ted Turner, yang memiliki lahan seluas 2 juta hektar di wilayah Tenggara, Great Plains, dan di seluruh wilayah Barat.

    Seneca Timber Company merupakan perusahaan produsen perkakas, jendela, kayu, dan energi terbarukan terbesar di Amerika. Sierra Pacific merupakan perusahaan produksi kayu swasta terbesar di negara ini, dengan 14 pabrik penggergajian kayu di California, Oregon, dan Washington.

    Profil Red Emmerson

    Sosok pemilik lahan terbesar di Amerika ini lahir di Grand Ronde, Oregon. Semula ia tinggal dan besar di Washington Timur, kemudian pindah ke California dan bekerja di industri kayu dan penggergajian kayu. Ia bergabung dengan mendiang ayahnya, Curly Emmerson, untuk mendirikan Sierra Pacific pada 1949.

    Menurut Forbes, perusahaan Seneca Timber Company go public pada tahun 1969, tetapi empat tahun kemudian mereka membeli saham mitra mereka dan menjadikannya perusahaan privat.

    Sierra Pacific memasuki generasi ketiga kepemilikan keluarga. Red Emmerson kini resmi menjadi ketua emeritus berdasarkan keputusan dari Komisi Pemilihan Umum Federal. Putra-putranya, George dan Mark, juga mendapatkan menjabat sebagai presiden perusahaan dan ketua atau kepala keuangan. Putri Emmerson Carolyn Dietz menjadi presiden yayasan filantropi Sierra Pacific, menurut situs web yayasan tersebut.

    Meskipun mengantongi label orang dengan koleksi lahan terbesar di Amerika, Emmerson tidak menduduki 10 orang terkaya di dunia. Ia hanya berada di peringkat 225 dan masuk dalam Forbes 400 dengan kekayaan US$ 5,7 miliar atau Rp 94 triliun.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Trump Renovasi Gedung Putih, Tambah Ballroom Raksasa Bisa Tampung 999 Tamu

    Trump Renovasi Gedung Putih, Tambah Ballroom Raksasa Bisa Tampung 999 Tamu



    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjalankan proyek besarnya untuk menambahkan ballroom di sisi timur Gedung Putih. Pada Selasa (21/10), bagian gedung itu sudah mulai dibongkar.

    Dilansir dari AP News, rencananya ballroom tersebut akan memiliki luas 90.000 kaki persegi atau 8.361 meter persegi. Ruangan itu digadang-gadang bisa menampung hingga 999 orang, 4 kali lebih banyak dibandingkan ukuran aslinya.

    Trump melakukan pembongkaran itu bukan tanpa alasan. Ia sudah beberapa kali menyebutkan butuh ruang hiburan yang lebih luas dan mengeluhkan ukuran bagian Sayap Timur Gedung Putih, yang merupakan ruangan terluas di sana, terlalu kecil karena hanya bisa menampung 200 orang. Ballroom itu nantinya akan digunakan sebagai area yang digunakan tamu untuk bercengkerama sekaligus makan bersama.


    Rencananya, bagian jendela di ruangan tersebut juga akan dibongkar untuk membuat jalur masuk dan keluar dari ballroom.

    Untuk merenovasi gedung tersebut, Trump mengucurkan dana sebesar US$ 250 juta atau Rp 4,1 triliun (kurs Rp 16.617). Meski butuh dana besar, Trump mengatakan tidak akan menggunakan uang dari pajak melainkan donasi dan dari perusahaannya.

    Di sisi lain, pembongkaran bagian Gedung Putih tersebut menuai kritik karena pada awalnya Trump mengatakan tidak akan merobohkan Sayap Timur Gedung Putih. Selain itu, proses peninjauan seharusnya dilakukan sebelum pembongkaran dimulai.

    Dilansir dari Reuters, pihak Gedung Putih bermaksud untuk menyerahkan rencana tersebut kepada Komisi Perencanaan Ibu Kota Nasional (National Capital Planning Commission/NCPC) yang mengawasi pembangunan federal di Washington dan negara-negara bagian terdekat.

    “Rencana konstruksi belum diserahkan ke Komisi Perencanaan Ibu Kota Nasional tetapi akan segera diserahkan,” ujar pejabat NCPC, dikutip dari Reuters, Rabu (22/10/2025).

    Terkait pembongkaran dinding Sayap Timur, pihak Gedung Putih mengatakan perlu merobohkan bagian tersebut karena akan dimodernisasi sebagai bagian dari pembangunan ballroom itu.

    “Ruang lingkup dan ukuran selalu dapat berubah seiring perkembangan proyek,” katanya.

    Diperkirakan, penambahan ballroom di Sayap Timur Gedung Putih akan rampung pada Januari 2029.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jauh Sebelum Trump, Gedung Putih Pernah Direnovasi Gegara Mau Roboh

    Jauh Sebelum Trump, Gedung Putih Pernah Direnovasi Gegara Mau Roboh



    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah menjadi sorotan karena menjalankan proyek besar untuk merenovasi Gedung Putih (White House). Proyek ini untuk menambahkan ballroom di sisi timur Gedung Putih.

    Rencananya, ballroom tersebut akan memiliki luas sekitar 90.000 kaki persegi atau 8.361 meter persegi. Ruangan itu digadang-gadang dapat menampung hingga 999 orang, 4 kali lebih banyak dibandingkan ukuran aslinya.

    Trump melakukan renovasi Gedung Putih karena butuh ruang hiburan yang lebih luas. Ia juga mengeluhkan sisi Sayap Timur Gedung Putih, yang merupakan ruangan terluas di sana, dinilai terlalu kecil karena hanya bisa menampung 200 orang.


    Menariknya, ini bukan jadi yang pertama kali Gedung Putih dilakukan renovasi. Sejak dibangun mulai 1792-1800, bangunan bersejarah di AS itu telah direnovasi sampai beberapa kali.

    Dilansir situs New York Post, renovasi yang pertama dilakukan pada 1820-an. Kala itu, Gedung Putih sudah hangus terbakar akibat invasi yang dilakukan tentara Inggris pada 1814.

    James Hoban yang merupakan arsitek Gedung Putih ditugaskan untuk memantau rekonstruksi bangunan tersebut. Setelah direnovasi total, Hoban menambahkan Portico Selatan pada 1824 dan Portico Utara pada 1829.

    Puluhan tahun kemudian, Gedung Putih kembali direnovasi. Presiden AS kala itu Theodore Roosevelt menunjuk arsitek Charles F. McKim untuk melakukan renovasi Gedung Putih pada 1902.

    Roosevelt menginginkan Gedung Putih tampak lebih besar dan megah karena Washington DC sudah mulai banyak dikunjungi pejabat tinggi dari seluruh dunia. Di sisi lain, White House juga sudah menjadi landmark di AS.

    Renovasi Gedung Putih kala itu menghasilkan Sayap Barat yang kini dikenal sebagai Ruang Oval. Bangunan tersebut baru selesai pada 1909 dan Presiden AS William Howard Taft jadi presiden pertama yang menghuninya.

    Selain itu, McKim dan tim arsiteknya juga membangun ruangan khusus untuk area gala di Gedung Putih. Ruangan tersebut sangat besar di zamannya dan dapat menampung hingga lebih dari 100 tamu.

    Selama renovasi Gedung Putih di era Roosevelt, semua rancangan interior harus mendapat persetujuan dari Ibu Negara Edith Roosevelt. Bahkan, kain dan furniture yang ditempatkan di White House juga harus melalui persetujuan darinya.

    Renovasi Gedung Putih saat jabatan Presiden Roosevelt ditaksir mencapai US$ 65.000. Jika menggunakan kurs saat ini, total biayanya mencapai US$ 2,2 juta.

    Memasuki era Perang Dunia II, Presiden Franklin D. Roosevelt kembali merenovasi Gedung Putih dengan menambahkan bangunan di Sayap Timur untuk ruang kantor tambahan bagi para staf. Namun, pembangunan Sayap Timur Gedung Putih jadi kontroversi karena saat itu sedang terjadi perang.

    Meski begitu, pembangunan Sayap Timur Gedung Putih bukan tanpa alasan. Ternyata ada bunker bawah tanah yang digunakan oleh presiden dan pejabat tinggi untuk berlindung. Kini, area tersebut dikenal sebagai Pusat Operasi Darurat Kepresidenan (Presidential Emergency Operations Center).

    Gedung Putih Sempat Diprediksi Bakal Roboh

    Jika era sebelumnya hanya merenovasi desain interior dan menambah bangunan di Sayap Barat dan Timur, memasuki era 1948-1952 dilakukan renovasi besar-besaran. Sebab, para insinyur menemukan bahwa Gedung Putih berada dalam bahaya roboh karena balok kayu sudah mulai lapuk.

    Rekonstruksi total dilakukan pada bagian interior Gedung Putih. Bagian dalam ruangan dibangun kembali dengan material beton dan baja yang jauh lebih kokoh dan modern, sedangkan dinding luar bangunan tetap dipertahankan keasliannya.

    Biaya rekonstruksi Gedung Putih kala itu menelan biaya US$ 5,7 juta atau US$ 77,91 juta pada saat ini. Besarnya biaya untuk perbaikan Gedung Putih mendapat kritik dari masyarakat karena AS masih dalam pemulihan ekonomi pasca Perang Dunia II.

    Meski mendapat kritik tajam dari publik, tapi hingga kini Gedung Putih tetap berdiri kokoh dan menjadi simbol penting bagi AS. Renovasi tersebut jadi yang paling besar dalam sejarah White House.

    Sejak saat itu, hanya dilakukan renovasi kecil-kecilan pada interior Gedung Putih. Pada awal 1960-an, saat era Presiden John F Kennedy diperbolehkan merokok di Ruang Negara. Ada juga Taman Mawar yang terkenal dan menjadi salah satu daya tarik White House.

    Saat kepemimpinan Presiden Bill Clinton, dilakukan sedikit perubahan pada layout Gedung Putih. Dapur pelayan diubah menjadi dapur untuk makan keluarga. Lalu, Ruang Oval mendapat ubahan dengan tirai dan karpet baru berwarna emas yang dipadukan dengan kelir biru tua sebagai lambang kepresidenan.

    Pada 2009, Presiden Barack Obama merenovasi lapangan tenis untuk digunakan sebagai lapangan basket dan kegiatan lainnya. Terbaru, Donald Trump akan membangun ballroom yang sangat luas dan bisa menampung ratusan tamu.

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com