Blog

  • Hati-hati! Jarang Konsumsi 5 Makanan Ini Tingkatkan Risiko Kematian Dini


    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi sehari-hari akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Namun, hati-hati kalau jarang konsumsi makanan sehat ini bisa meningkatkan risiko kematian dini.

    Sebagian besar orang hanya mengonsumsi makanan yang sesuai dengan selera, tanpa memedulikan keamanan makanan tersebut. Jika mengikuti selera dan hawa nafsu, mungkin kamu akan merasa puas, tetapi itu bisa berdampak buruk pada kesehatan.

    Setiap makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Tubuh yang sehat pun bisa menurunkan risiko kematian dini.


    Oleh karena itu, sebelum makan, sebaiknya memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Jangan sampai melewatkan konsumsi makanan sehat. Karena jika kamu melewatkannya atau bahkan tidak pernah makan makanan sehat tersebut, bisa saja risiko kematian dini meningkat.

    Agar hal ini tidak terjadi, mulai perhatikan asupan makan sehari-hari. Jangan sampai kamu menghindari atau tidak mengonsumsi 5 makanan ini, seperti yang dirangkum dari healthdigest.com (11/11).

    1. Ikan berlemak

    5 Fakta Garis-garis Putih yang Ada pada Daging Ikan SalmonJangan lupa memasukkan asupan ikan berlemak karena bisa mengurangi risiko kematian dini. Foto: iStock

    Ikan berlemak, seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mendukung kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 bermanfaat menurunkan trigliserida, sebuah jenis lemak dalam darah. Mengonsumsi ikan berlemak juga dapat meningkatkan level kolesterol baik dan mengurangi risiko detak jantung tidak teratur.

    Asam lemak omega-3 memang penting dalam mendukung fungsi-fungsi organ, tetapi tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan konsumsi makanan secara alami yang mengandung asam lemak sehat ini.

    Untuk mendapat jumlah asam lemak omega-3 yang cukup, kamu bisa menikmati satu sampai dua porsi ikan berlemak setiap minggu. Selain salmon, kamu juga bisa mengonsumsi makarel, tuna, hingga sarden.

    2. Susu

    Manfaat Oat Milk, Susu Nabati yang Tengah Naik DaunSusu juga sebaiknya tidak dihindari karena bisa meningkatkan kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Orang dewasa mungkin berpikir tidak memerlukan susu lagi. Padahal, susu merupakan sumber nutrisi yang baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

    Susu mengandung kalsium, potassium, dan vitamin D yang membantu mengatur tekanan darah, fungsi pembuluh darah, dan menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan. Akibat jarang mengonsumsi susu berpotensi meningkatkan risiko kematian dini.

    Banyak cara untuk mendapatkan manfaat susu selain sekadar meminumnya. Misalnya, untuk sarapan, kamu bisa menggabungkan dengan sereal atau semangkuk oatmeal. Susu juga bisa dimasukkan ke dalam resep masakan, misalnya kentang tumbuk (mashed potato) hingga quiche.

    Pencinta kopi juga bisa menikmati kopinya dengan tambahan susu. Namun, disarankan menggunakan susu rendah lemak atau susu skim untuk mengurangi asupan lemak harian.

    Daftar makanan yang sebaiknya mulai dikonsumsi untuk hindari risiko kematian dini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bawang putih

    Manfaat Bawang Putih untuk JerawatBawang putih mengandung kekuatan super disebut allicin yang bisa mengurangi risiko kematian dini. Foto: Getty Images/gerenme

    Bawang putih juga tidak boleh diremehkan. Makanan ini mengandung kekuatan super disebut allicin. Allicin merupakan senyawa yang berpotensi menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Bawang putih memang dikenal menjadi obat-obatan herbal hingga penyedap pada masakan. Bawang putih bisa dinikmati secara mentah atau dimasak.

    Menurut healthdigest.com, para peneliti percaya konsumsi bawang putih dapat mengurangi jaringan parut dan pengerasan arteri yang erat kaitannya dengan serangan jantung. Mengonsumsi bawang putih juga bisa mencegah flu biasa dan mengurangi risiko kanker kolorektal.

    Meskipun bermanfaat, tetapi bawang putih tidak disarankan untuk semua orang. Misalnya, mereka yang menderita sindrom iritasi usus besar atau gastroesophageal reflux perlu menghindari bawang putih karena, dapat menyebabkan masalah pencernaan.

    4. Dark chocolate

    Kopi Hitam dan Dark Chocolate Disebut Lebih SehatKonsumsi cokelat hitam pekat juga sudah memberikan manfaat baik pada jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dark chocolate juga baik untuk menunjang kesehatan. Konsumsi dark chocolate dikaitkan dengan kemungkinan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan mendukung umur lebih panjang.

    Dark chocolate juga dapat menurunkan tekanan darah, selama cokelat itu tidak mengandung banyak gula dan lemak jenuh. Penelitian yang disebutkan Health Digest mengungkap, dark chocolate dapat membantu trombosit darah tidak terlalu lengket. Sehingga, menurunkan kemungkinan penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Namun, konsumsi dark chocolate juga tidak boleh berlebihan. Makan terlalu banyak cokelat bisa menambah berat badan.

    Cokelat tidak perlu dimakan banyak-banyak. Menurut Poulina Uddin, MD, ahli jantung di Scripps Clinic menyebut, makan hanya sepotong dark chocolate kecil setiap hari sudah bisa memberikan manfaat bagi jantung.

    5. Buah beri

    Buah beri mungkin tidak banyak disukai karena rasanya asam. Padahal, buah ini mengandung sejumlah manfaat untuk mengurangi risiko kematian dini.

    Buah beri, seperti strawberry dan blueberry menjadi bagian penting dari makanan yang dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah. Mengonsumsi buah beri dalam porsi sehat juga mencegah timbulnya penyakit jantung.

    Untuk sarapan, buah beri bisa digabung menjadi topping pada oatmeal. Buah ini juga bisa dicampur dengan yogurt dan menjadi smoothies creamy yang menyegarkan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Penyakit yang Mengintai Jika Kebanyakan Makan Gorengan


    Jakarta

    Gorengan yang gurih renyah memang enak disantap sebagai lauk atau camilan, tapi waspadai konsumsinya. Jika terlalu banyak berisiko menyebabkan 4 penyakit ini.

    Gorengan adalah salah satu makanan yang paling digemari orang Indonesia. Gorengan yang bertekstur renyah dan bercita rasa gurih ini kerap membuat seseorang sulit berhenti menyantapnya.

    Sayangnya, konsumsi gorengan terlalu banyak dapat berdampak buruk bagi tubuh. Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), terlalu banyak makan gorengan mampu meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.


    “Makanan yang dilapisi dengan tepung dan digoreng memiliki kandungan kalori yang tinggi. Proses menggoreng dapat mengurangi nilai gizi pada bahan utama karena akan menambah kalori dan kandungan lemak,” tulis Kemenkes RI, dikutip Selasa (21/11/2023).

    Lantas, apa saja dampak buruk kesehatan yang mengintai jika terlalu banyak mengonsumsi gorengan? Berikut rangkumannya, melansir dari berbagai sumber.

    1. Obesitas

    Ilustrasi DiabetesIlustrasi Diabetes Foto: Shutterstock

    Melansir dari laman Kemenkes RI, gorengan mengandung lebih banyak kalori jika dibandingkan dengan makanan lainnya karena terbukti menyerap lemak yang terdapat di minyak.

    Maka dari itu, terlalu banyak mengonsumsi gorengan bisa meningkatkan risiko obesitas karena asupan kalori yang diserap tubuh terlalu tinggi.

    Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan PubMed Central mengungkapkan bahwa lemak trans yang terkandung di gorengan dapat berpengaruh secara signifikan untuk meningkatkan risiko obesitas. Sebab, lemak trans dapat meningkatkan nafsu makan dan menambah penyimpanan lemak.

    2. Diabetes Melitus Tipe 2

    Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi gorengan bisa meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2.

    Sebuah studi pada 2005 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi gorengan lebih dari dua kali dalam seminggu berisiko dua kali lipat mengalami resistensi insulin dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya kurang dari sekali seminggu.

    Selain itu, studi yang dipublikasikan American Journal Clinical Nutrition menunjukkan, orang yang mengonsumsi empat hingga enam porsi gorengan dalam seminggu berisiko 39 persen lebih tinggi mengidap diabetes melitus tipe 2.

    Lalu, penelitian lain menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi gorengan tujuh kali per minggu berpotensi 55 persen lebih tinggi mengalami diabetes melitus tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu.

    3. Penyakit Jantung

    Ilustrasi penyakit jantung koroner.Ilustrasi penyakit jantung koroner. Foto: Jesse Orrico/Unsplash

    Melansir dari Healthline, mengonsumsi gorengan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol HDL, hingga obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

    Dua studi observasional besar menemukan bahwa semakin sering orang mengonsumsi gorengan maka semakin besar risiko penyakit jantung. Sementara itu, mereka yang sering mengonsumsi buah-buahan dan sayuran berisiko rendah mengalami penyakit jantung.

    Sementara itu, Kemenkes RI menyebutkan, minyak goreng yang digunakan untuk gorengan mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans sehingga meningkatkan kadar kolesterol darah.

    “Peningkatan kolesterol ini bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke,” tulis Kemenkes RI.

    Menurut 17 studi yang dipublikasikan Heart, gorengan terbukti meningkatkan risiko serangan jantung, penyumbatan arteri koroner, gagal; jantung, dan stroke.

    Salah satu studi yang meneliti 750 ribu orang menemukan bahwa orang yang setiap hari mengonsumsi gorengan memiliki risiko 28 persen lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung. Selain itu, setiap 114 gram gorengan mampu meningkatkan risiko keseluruhan sebanyak tiga persen.

    4. Kanker
    Selama proses menggoreng, suhu tinggi membentuk zat akrilamida yang mampu meningkatkan risiko kanker. Menurut Kemenkes RI, makanan bertepung mengandung zat akrilamida yang lebih tinggi ketika terpapar suhu tinggi.

    Jika terlalu banyak dikonsumsi, zat akrilamida berpotensi menyebabkan beberapa jenis kanker, salah satunya kanker ovarium. Selain itu, lemak trans yang terkandung di dalam gorengan juga bisa meningkatkan jumlah senyawa penyebab peradangan tubuh.

    “Hal ini turut berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker,” tegas Kemenkes RI.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 4 Penyakit yang Mengintai Akibat Sering Makan Gorengan

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Selain bahan tambahan pada kopi, jenis biji kopi seperti robusta dan arabika juga berpengaruh pada rasa kopi. Tapi mana jenis kopi yang lebih sehat?

    Membicarakan tentang kopi, tak akan habis dalam waktu satu jam bahkan hingga satu hari. Ada banyak aspek menarik tentang kopi yang bisa digali.

    Misalnya tentang biji kopi, cara menyeduh kopi, penyajian kopi. Secangkir kopi dikenal banyak manfaatnya untuk kesehatan, salah satunya membantu mengurangi penurunan fungsi otak, mengurangi risiko penyakit diabetes sampai meningkatkan kinerja mental dan konsentrasi.


    Dilansir dari Sports Keeda (22/11), ada beberapa jenis kopi yang memiliki manfaat berbeda. Seperti kopi robusta dan arabika, keduanya memiliki manfaat kesehatan tersendiri.

    Kira-kira mana yang lebih sehat dari dua jenis kopi ini?

    1. Rasa dan Aroma Kopi

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi robusta dikenal memiliki aroma dan rasa yang kuat dan cenderung kasar. Namun kopi robusta punya rasa yang netral dan kurang bervariasi.

    Sebelum disangrai, biji kopi robusta memiliki aroma seperti kacang-kacangan namun ketika sudah disangrai aromanya tak terlalu nikmat, demikian juga saat sudah diseduh. Tapi soal rasa, kopi robusta cocok buat pecinta kopi strong.

    Berbeda dengan kopi arabika. Kopi ini punya varian aroma dan rasa yang sangat variatif. Saat belum disangrai, biji kopi arabika mengeluarkan aroma segar seperti buah blueberry.

    Saat sudah disangrai, kopi arabika mengeluarkan semburat aroma wangi mulai dari bunga, buah hingga kacang-kacangan. Saat dicicip kopi arabika punya rasa yang tak kalah kaya, kandungan gula yang lebih tinggi pada kopi arabika menjadikan kopi ini terasa manis dan asam.

    Aroma dan rasa yang bervarian ini menjadikan kopi arabika disarankan untuk dinikmati secara original tanpa tambahan gula. Rasa dan aroma kopi arabika juga mendapat pengaruh dari tanaman di sekitarnya, misalnya di sekitar kebun kopi ada tanaman rempah maka kopi juga akan menghasilkan semburat rasa rempah.

    2. Kadar Kafein

    Catat! Ini Efek Kafein Kopi pada Tubuh Sesuai Golongan DarahKafein. Foto: Ilustrasi Getty Images/1001nights

    Kopi arabika memiliki kandungan kafein di kisaran 0,9-1,4 persen. Jumlah kafein yang cenderung rendah ini membuat kopi arabika terasa lembut dan tidak pekat saat sudah diseduh.

    Kopi arabika juga terbilang nyaman di lambung jadi bagi yang memiliki masalah pada lambung, coba pilih jenis kopi arabika.

    Sementara kopi robusta mengandung kafein yang cukup tinggi. Kafein pada kopi robusta ada di kisaran 1,8-4 persen. Kafein yang nendang ini membuat kopi robusta memiliki rasa yang cenderung pahit.

    Kebanyakan penikmat kopi robusta adalah kalangan orang tua. Jenis kopi robusta juga banyak dijadikan kreasi sajian seperti kopi susu atau lainnya.

    3. Manfaat Kopi Arabika

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi jenis arabika disebut dapat menurunkan diabetes tipe dua, setelah beberapa penelitian menemukan bahwa Arabika ini mengandung asam klorogenat yang mampu membantu menjaga kadar gula darah.

    Begitu juga dengan semanfaat lainnya seperti mencegah penyakit jantung, karena kopi arabika kaya akan antioksidan dan bisa membantu perdangan pada tubuh. Serta menekan resiko terserang penyakit jantung.

    Di bagian fungsi koginitif, kafein yang terkandung pada kopi Arabika bisa membantu orang-orang lebih fokus, ingatan lebih kuat dan meningkatkan fungsi kerja otak.

    4. Manfaat Kopi Robusta

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Robusta memang memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dari Arabika tapi hal ini bermanfaat untuk mendorong energi. Serta membantu meningkatkan performa dalam aktivitas.

    Kopi Robusta juga baik untuk menurunkan berat badan, dan sama-sama bisa mengurangi risiko terserang diabetes tipe dua karena mengandung asam klorogenat.

    Selain itu robusta ternyata mampu meningkatkan kesehatan pada pencernaan. Karena di dalam kopi Robusta terdapat komponen bernama Niacin, yang tugasnya membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah gangguan pada pencernaan.

    Kesimpulannya kedua jenis kopi ini memiliki manfaat kesehatannya masing-masing. Selama kopi diminum dalam takaran yang dianjurkan dan tidak berlebihan.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Antioksidan Ini Wajib Dikonsumsi Pria Agar Tetap Bugar


    Jakarta

    Tingkat kesehatan pria disebutkan jauh lebih rendah dibandingkan wanita. Karenanya bagi pria, dianjurkan rutin konsumsi makanan sehat ini.

    Sebuah survei menemukan bahwa 83% pria Amerika mengalami stres dalam enam bulan terakhir dan 44% tidak melakukan pemeriksaan fisik tahunan.

    Selain itu, ditemukan 44% pria tidak menjaga kesehatan fisik dan mental. Peneliti menyebutkan bahwa tingkat kesehatan pria jauh lebih rendah dibandingkan wanita.


    Terlebih pada penyakit jantung. Dalam hal ini, pria disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan yang mampu mencegah penyakit jantung.

    Berikut ini 5 makanan tinggi antioksidan yang baik dikonsumsi pria, seperti dikutip dari ‘Eat This not That’ (30/09/23).

    1. Brokoli

    brokoliBrokoli merupakan salah satu makanan yang bagus dikonsumsi untuk pria. Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

    Brokoli merupakan salah satu makanan yang bagus dikonsumsi untuk pria. Brokoli kaya akan kandungan vitamin C, K, dan A serta kandungan serat.

    Selain itu, juga ada kandungan sulforaphane yang tinggi yang merupakan senyawa yang diteliti potensinya melawan kanker dan penyakit serius lainnya.

    Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa pria berpeluang lebih tinggi untuk meninggal akibat kanker dibandingkan wanita.

    2. Alpukat

    Alpukat menyediakan lemak alami dan merupakan sumber serat dan potasium yang baik. Menurut ahli gizi Smurr, alpukat bagus untuk sumber energi.

    “Alpukat merupakan makanan super dan bermanfaat bagi kesehatan pria karena tinggi kadar lemak tak jenuh tunggal bisa mengurangi kadar kolesterol,” ujar Smurr.

    Studi dalam ‘Journal of American Heart Association’ menyebutkan bahwa alpukat bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Buah ini bagus untuk pria yang memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung.

    3. Tomat

    cara menyimpan tomat yang baik agar tak mudah busukTomat kaya akan antioksidan yang disebut likopen. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat kaya akan likopen yang berperan sebagai antioksidan. Senyawa itu dikaitkan dengan perlindungan terhadap penyakit kronis seperti kanker prostat dan jantung.

    Nutrisi ini bagus untuk pria yang memiliki risiko lebih besar terkena penyakit tersebut. Dalam studi tercatat 13 dari setiap 100 pria di Amerika akan menderita kanker prostat.

    Selain likopen, tomat juga kaya akan vitamin A, K, dan potasium. Menurut New England Journal of Medicine, vitamin tersebut bisa sekaligus mencegah penyakit jantung.

    4. Blueberry

    Blueberry mengandung antioksidan yang disebut flavonoid. Menurut ahli gizi White, senyawa itu berkontribusi pada manfaat kesehatan bagi pria.

    “Makan blueberry secara rutin dikaitkan dengan penurunan dan pemeliharaan berat badan. Juga menurunkan risiko penyakit jantung dan melindungi saraf,” tutur White.

    Selain itu, sebuah studi juga menemukan adanya kandungan antosianin pada blueberry. Zat ini mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mencegah penyakit jantung.

    5. Salmon

    5 Fakta Garis-garis Putih yang Ada pada Daging Ikan SalmonIkan salmon mengandung omega-3 yang bagus untuk mencegah penyakit jantung. Foto: iStock

    Salmon merupakan superfood yang memiliki kandungan tinggi pada asam lemak omega-3. Lemak sehat itu berperan dalam meningkatkan kesehatan jantung.

    Omega-3 diketahui dapat mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, juga bisa meningkatkan kolesterol baik.

    Salmon juga merupakan sumber protein yang baik untuk pemeliharaan dan pertumbuhan otot. Sementara kandungan vitamin B2 nya dapat mengatasi disfungsi ereksi pada pria.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Protein Pengganti Ayam yang Cocok untuk Vegetarian


    Jakarta

    Bagi pelaku diet vegetarian, protein hewani wajib dihindari. Untuk menggantikan asupan daging ayam, ada beberapa bahan makanan yang dapat dikonsumsi.

    Ada beberapa jenis diet yang mengharuskan para pelakunya berhenti mengonsumsi protein hewani. Vegetarian dan vegan menjadi pola diet khusus yang mengatur pelakunya hanya boleh mengonsumsi bahan-bahan nabati saja.

    Tetapi tak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan protein pada tubuh manusia baik yang vegan, vegetarian, atau non-vegetarian tetap sama. Hanya saja bagi pelaku non-vegetarian memiliki pilihan protein hewani yang lebih banyak seperti daging ayam atau sapi.


    Bagi pelaku vegetarian yang tidak diperkenankan mengonsumsi daging ayam harus menemukan alternatifnya dengan cermat. Ahli gizi menyebut ada beberapa bahan yang dapat dikonsumsi sebagai pengganti asupan daging ayam.

    Berikut ini 5 pengganti asupan daging ayam untuk vegetarian menurut Times of India:

    5 Protein Pengganti Ayam yang Cocok untuk VegetarianProtein yang tinggi pada tahu cocok untuk menggantikan asupan protein daging ayam. Foto: Getty Images/4kodiak

    1. Tahu

    Tahu memiliki tekstur yang lembut dan mudah untuk dikreasikan menjadi berbagai hidangan. Olahan yang terbuat dari kacang kedelai ini disebut ahli gizi cocok untuk dikonsumsi guna menggantikan asupan protein dari daging ayam.

    Tahu juga dapat menyerap rasa dan bumbu dengan sangat baik sehingga dapat dimasak dengan lezat. Bahan pelengkap berupa nasi putih yang hangat saja sudah cocok untuk mengenyangkan perut.

    Tahu mudah didapatkan di hampir seluruh negara di dunia. Harganya yang murah meriah juga memudahkan berbagai kalangan mendapatkannya.

    2. Tempe

    Olahan fermentasi kacang kedelai ini lebih populer di Indonesia. Sayangnya di negara sendiri tempe seringkali dianggap sebelah mata dan dianggap sebagai bahan makanan yang terlalu murah meriah.

    Padahal tempe memiliki kandungan protein yang tinggi dan dapat menjadi alternatif pengganti daging ayam bagi pelaku vegetarian. Hampir mirip tahu, tempe juga mudah diolah dengan berbagai cara memasak dan bumbu yang disukai.

    Bedanya tempe lebih memilih tekstur yang padat dibandingkan tahu. Tempe juga bisa dikreasikan menjadi makanan yang lain, misalnya perkedel hingga burger vegetarian.

    Alternatif daging ayam untuk vegetarian lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan yang kecil ukurannya tak boleh diabaikan. Kandungan nutrisi dan mineral yang padat pada kacang cocok untuk menjadi asupan protein yang bisa diandalkan pelaku vegetarian.

    Kacang-kacangan memiliki khasiat untuk membantu menyehatkan kardiovaskular termasuk jantung yang vital. Selain itu komposisi proteinnya juga dilengkapi dengan serat yang dapat membantu menyehatkan saluran pencernaan.

    Kacang-kacangan memiliki banyak jenisnya di dunia. Setiap jenis kacang juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang tak kalah nikmat dengan protein hewani.

    4. Jamur

    5 Protein Pengganti Ayam yang Cocok untuk VegetarianJamur memiliki kandungan protein yang tinggi dengan rasa yang tak kalah enak daripada daging ayam. Foto: Getty Images/4kodiak

    Tak hanya dapat berfungsi sebagai sayur atau penyedap, jamur juga dapat diandalkan sebagai asupan protein. Jamur memiliki rasa khas yang tak akan membosankan jika dikonsumsi setiap hari.

    Di dunia ada banyak jenis jamur yang aman untuk dikonsumsi manusia. Hampir di seluruh negara di dunia ada hidangan yang dibuat dengan bahan dasar berupa jamur dan enak-enak rasanya.

    Teksturnya yang kenyal juga dapat memberikan tambahan tekstur pada hidangan bagi pelaku vegetarian. Jamur bisa ditumis, direbus menjadi sayur, hingga digoreng renyah.

    5. Nangka

    Terkenal sebagai salah satu buah eksotis, nangka ternyata punya banyak manfaat. Tak hanya dapat dikonsumsi sebagai buah, nangka juga dimanfaatkan sebagai hidangan pelengkap makanan yang enak dan mengenyangkan.

    Di Indonesia sendiri nangka lebih awam dimasak menjadi sayur atau topping pelengkap pada hidangan yang manis Ternyata kadar protein yang tinggi di dalam nangka disarankan oleh ahli gizi untuk dikonsumsi para pelaku vegetarian.

    Nangka juga bisa dimanfaatkan sebagai daging tiruan dalam bentuk yang sudah disuwir. Kemampuannya menyerap rasa dengan baik juga membuat nangka mudah dimasak hingga lezat menggunakan berbagai jenis racikan bumbu.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Ikan menjadi salah satu alternatif protein yang paling sehat. Namun ternyata ada aturan dalam mengonsumsinya. 5 bahan makanan ini sebaiknya tak dipadukan dengan ikan.

    Selain daging ayam, sapi, atau kambing, ikan juga menjadi salah satu sumber asupan protein yang disarankan. Ikan memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan asupan protein lainnya.

    Selain itu beberapa jenis ikan juga memiliki kandungan minyak dan lemak omega-3 yang baik untuk otak hingga jantung. Namun tak dapat dipungkiri bahwa pada makanan yang paling sehat sekalipun akan memiliki efek negatif yang wajib diwaspadai.


    Ada beberapa bahan makanan yang disebutkan tidak cocok untuk dipadukan saat konsumsi ikan. Efek sampingnya bahkan dapat menyebabkan alergi hingga gangguan pada saluran pencernaan.

    Berikut 5 makanan yang tak cocok dipadukan dengan ikan menurut Times of India:

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMengombinasikan ikan dengan produk susu dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    1. Produk susu

    Ahli gizi tidak pernah menyarankan konsumen ikan memadukannya dengan produk-produk olahan susu. Misalnya seperti yogurt, mentega, susu, atau produk lainnya karena dapat menimbulkan efek negatif.

    Produk susu yang dipadukan dengan ikan dapat memicu gangguan pada pencernaan yang tak nyaman. Seperti kembung, sakit perut, bahkan hingga infeksi kulit yang ditimbulkan oleh alergi.

    Alasannya karena ikan dan produk olahan susu memiliki kandungan protein yang sama-sama tinggi. Ketika saluran pencernaan menerima asupan protein yang terlalu tinggi maka organnya akan kesulitan mencerna protein tersebut dengan cepat.

    2. Buah yang asam

    Buah yang asam seperti lemon atau jeruk nipis hanya disarankan untuk proses marinasi ikan saja. Buah dengan kandungan asam yang tinggi dibutuhkan untuk membantu menghilangkan bau amis pada ikan segar.

    Tetapi buah yang asam tidak disarankan untuk dipadukan dengan ikan segar untuk dikonsumsi. Ketika kandungan asam yang tinggi pada suatu jenis uah bertemu dengan protein ikan, efeknya akan mengganggu rasa dan tekstur.

    Ikan akan berubah menjadi lebih lunak dan menghilangkan rasa manis sebagai ciri khas ikan yang segar. Sebenarnya hal ini hanya berdasar pada selera masing-masing orang tetapi buah

    Bahan makanan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Makanan olahan

    Ikan yang sehat disarankan sebagai asupan protein karena kadar lemaknya yang rendah. Maka para ahli gizi setuju jika ikan tidak cocok untuk dipadukan dengan makanan olahan maupun makanan yang digoreng.

    Mengonsumsi ikan dengan makanan olahan atau gorengan dapat mengancam kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Baik makanan olahan maupun gorengan memiliki kadar lemak jenuh yang begitu tinggi.

    Efeknya lemak jenuh yang masuk terlalu banyak ke dalam tubuh dan dibawa darah dapat menimbulkan penyumbatan. Dampak lebih lanjutnya keluhan seperti gangguan kardiovaskular dan kesehatan jantung akan dialami.

    4. Makanan berpati

    5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan dengan Ikan, Ini SebabnyaMenyajikan ikan dengan makanan yang mengandung pati dapat meningkatkan kadar kalorinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Christa Boaz

    Walaupun makanan berprotein disarankan untuk dipadu dengan karbohidrat tetapi ada beberapa aturan khusus untuk ikan. Jika ingin melengkapi ikan dengan asupan karbohidrat, hindari memilih bahan makanan yang memiliki kandungan pati.

    Kandungan pati yang tinggi seperti kentang atau pasta yang terbuat dari tepung dapat mengancam fungsi pencernaan. Bahan makanan yang disebutkan akan memberi tambahan kalori yang tinggi saat mengonsumsi ikan.

    Dampaknya sistem pencernaan akan bekerja lebih keras mencerna pati dan protein ikan secara bersamaan. Tak heran jika gejala seperti sakit perut, kembung, dan yang lainnya ada terjadi jika anjuran ini tidak diperhatikan.

    5. Makanan pedas

    Bagi orang Indonesia makanan yang tidak pedas terasa kurang nikmat di lidah. Padahal konsumsi makanan yang pedasnya menyengat tidak disarankan pada beberapa jenis makanan tertentu. Salah satunya ikan.

    Ada banyak bumbu dan bahan tambahan yang lebih cocok untuk dibubuhkan pada hidangan berbahan ikan. Mengingat ikan juga termasuk bahan makanan yang mudah untuk dikombinasikan dengan berbagai rasa, ahli gizi tidak menyarankan ikan dipadukan dengan hidangan yang pedas.

    Ikan yang disajikan bersamaan dengan menu pendamping yang pedas dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan. Misalnya memicu produksi asam lambung hingga menimbulkan rasa kembung yang mengganggu perut.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedang Tidak Enak Badan? 5 Makanan Enak Ini Bisa Bantu Sehatkan Tubuh


    Jakarta

    Saat imunitas tubuh menurun, ada beberapa makanan enak yang bisa membantu tubuh tetap sehat. Mulai dari sayuran hingga buah segar yang enak.

    Kondisi tubuh yang sedang sakit membuat orang tidak enak melakukan aktivitas apapun, termasuk sulit untuk tidur nyenyak. Salah satu penyakit yang paling sering hinggap adalah demam, flu dan batuk.

    Meski bukan penyakit berbahaya, tapi tetap mempengaruhi fungsi tubuh. Selain minum obat, ternyata ada beberapa makanan yang fungsinya bisa membantu tubuh lebih sehat dan bugar usai sakit.


    Dilansir dari SELF dan berbagai sumber (17/11), berikut lima makanan sehat yang enak untuk dikonsumsi saat sakit.

    1. Air Kelapa Muda

    Ilustrasi Air KelapaIlustrasi Air Kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Air kelapa muda merupakan cairan asli yang ditemukan di tengah kelapa muda warna hijau. Air kelapa memiliki beberapa sumber nutrisi yang baik untuk tubuh kita, seperti serat, vitamin C, dan beberapa mineral penting lainnya.

    Selain itu air kelapa muda bermanfaat sebagai sifat antioksidan yang berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Selain rasanya yang segar dan mampu menghidrasi tubuh kita secara alami, air kelapa muda juga memiliki banyak manfaat yang sayang dilewatkan untuk tubuh.

    2. Sup Ayam

    Resep Sup Ayam Sayuran SegarSup Ayam Sayuran Segar Foto: Getty Images

    Sup berkuah kaldu berisi potongan ayam dan sayuran ini sering jadi menu sehari-hari. Rasanya gurih enak, apalagi jika kaldunya dihirup selagi hangat. Rupanya makanan ini banyak dianjurkan untuk mereka yang sedang pilek dan demam.

    Dari salah satu penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan bernama Dr. Stephen Rennard, dari University of Nebraska Medical Center Omaha. Alasan mengapa sup ayam ini bisa menyembuhkan sakit pada tubuh karena komposisi dalam sup tersebut.

    Sup yang berisi ayam, bawang, kentang, wortel, juga seledri dan peterseli memiliki nutrisi yang baik. Sup ayam juga dipercaya memberikan efek psikosomatis, yang bisa bisa memberi rasa nyaman saat sedang dalam keadaan tidak fit.

    3. Pisang

    Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

    Kandungan nutrisi dalam pisang yang begitu padat ternyata memiliki peran untuk memperlancar pencernaan. Konsumsi pisang secara rutin juga dikaitkan dengan peningkatan metabolisme yang lebih baik bagi tubuh.

    Mengonsumsi pisang dengan segelas air hangat cara ini akan memudahkan tubuh untuk mencerna serat pisang dengan lebih baik. Air hangat juga dikatakan sebagai suhu air yang paling tepat di pagi hari karena lebih cocok dengan suhu tubuh ketika bangun tidur.

    Jadi jika sedang sakit bisa pilih buah pisang sebagai alternatif camilan sehat yang dipadukan dengan minum air hangat, agar metabolisme tubuh kembali meningkat.

    4. Madu

    racikan kopi campur madu yang sehatMadu. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Khasiat madu tidak perlu diragukan lagi. Madu dikenal bisa meredakan sakit tenggorokan. Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada Agustus 2020 di BMJ Evidence-Based Medicine menunjukkan jika madu mungkin efektif dalam mengobati gejala penyakit pilek dan flu daripada obat-obatan yang dijual bebas.

    Awalnya para peneliti tidak tahu secara persis mengapa madu membantu mengatasi gejala flu dan batuk. Namun penelitian menunjukkan bahwa madu memiliki sifat antimikroba. Menurut Cleveland Clinic, madu juga dapat melapisi tenggorokan dan meredakan iritasi.

    5. Teh Hangat

    Manfaat Minum Teh HangatManfaat Minum Teh Hangat Foto: Getty Images/iStockphoto/WiroKlyngz

    Cara terbaik untuk menikmati madu yaitu dengan dicampur ke teh hangat. Minuman ini dapat meredakan sakit tenggorokan dan melegakan tenggorokan yang tersumbat, ucap Neha Vyas, MD, spesialis Kedokteran di Klinik Cleveland.

    Teh mengandung antioksidan polifenol. Beberapa jenis teh seperti chamomile ditemukan memiliki sifat antibakteri. Sementara teh peppermint dapat meredakan gangguan pencernaan.

    Pada teh hijau juga mengandung katekin yang mampu mengontrol sistem kekebalan tubuh. Meskipun secara umum teh bisa membantu gejala flu batuk, tapi sebaiknya hindari teh berkafein seperti teh hitam, ucap Vyas.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Kayu Manis bagi Kesehatan dan Cara Menggunakannya


    Jakarta

    Kayu manis menjadi salah satu rempah yang biasa digunakan dalam sejumlah masakan. Tak jarang juga kayu manis diolah menjadi minuman jamu karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

    Sebagai rempah yang penuh manfaat, kayu manis tersedia dalam bentuk bubuk atau potongan kulit kayu utuh. Ada juga yang diekstrak menjadi minyak esensial atau suplemen.

    Selain itu, kayu manis bisa dipakai untuk berbagai kegunaan di dapur lainnya seperti ditambahkan pada sejumlah makanan. Seperti apa kegunaan kayu manis lainnya? Temukan informasinya pada uraian berikut, tapi sebelumnya mari ketahui lebih dahulu yuk mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kayu manis.


    Kandungan Nutrisi Kayu Manis

    Menurut Departemen Pertanian Amerika serikat (AS) yang dikutip dari Medical News Today, satu sendok teh (sdt) kayu manis bubuk seberat 2,6 g mengandung nutrisi yang meliputi:

    • Energi: 6,42 kalori
    • Karbohidrat: 2.1 g
    • Kalsium: 26,1 mg
    • Zat besi: 0,21 mg
    • Magnesium: 1,56 mg
    • Fosfor: 1,66 mg
    • Kalium: 11,2 mg
    • Vitamin A: 0,39 mikrogram.

    Bukan hanya itu, kayu manis mengandung pula vitamin B dan K, antioksidan kolin, beta karoten, alfa karoten, beta kryptoxanthin, likopen, lutein, dan zeaxanthin.

    Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan

    Kayu manis ternyata benar terbukti memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, di antaranya sebagai berikut:

    1. Mengobati Infeksi Jamur

    Minyak kayu manis bisa bantu mengobati beberapa infeksi jamur. Studi tahun 2016 menemukan bahwa minyak kayu manis efektif melawan jenis Candida yang mempengaruhi aliran darah. Ini kemungkinan karena sifat antimikroba yang dikandung kayu manis.

    2. Menurunkan Kadar Gula Darah

    Sebuah tinjauan pada tahun 2015 pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis tipe cassia dapat menurunkan kadar gula darah.

    Tapi menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), kayu manis tidak dapat mengurangi kadar glukosa atau hemoglobin A1c terglikosilasi pada penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2.

    3. Bantu Cegah Penyakit Alzheimer

    Beberapa penelitian pada hewan menemukan kayu manis dapat bantu mencegah penyakit Alzheimer. Disebutkan bahwa ekstrak dalam kulit kayu manis yang disebut CEppt mengandung sifat-sifat yang bisa cegah berkembangnya gejala penyakit tersebut.

    Penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi keefektifan kayu manis untuk penyakit Alzheimer.

    4. Melindungi dari HIV

    Studi tahun 2000 menyebutkan bahwa kayu manis dapat bantu melindungi dari HIV. Kayu manis tipe cassia adalah yang paling efektif mengurangi aktivitas HIV dalam tubuh. Selain itu, penelitian tahun 2016 menemukan kalau ekstrak dari kayu manis menunjukkan aktivitas anti-HIV.

    Ini bukan berarti makanan yang mengandung kayu manis dapat mengobati atau mencegah HIV. Tapi, ekstrak kayu manis mungkin bisa digunakan sebagai bagian dari terapi HIV.

    5. Menyembuhkan Luka Kronis

    Penelitian pada 2015 mengatakan bahwa para ilmuwan menemukan cara untuk mengemas antimikroba dari peppermint dan kayu manis ke dalam kapsul kecil, sehingga dapat membunuh biofilm bakteri dan secara aktif meningkatkan penyembuhan pada luka. Dengan begitu, peppermint dan kayu manis bisa dipakai untuk mengobati luka yang terinfeksi.

    6. Mencegah Kanker

    Seorang peneliti pernah mencatat kalau cinnamaldehyde pada kayu manis mungkin memiliki sifat antitumor dan antikanker. Dalam penelitiannya, ilmuwan mengobati tikus dengan kanker menggunakan ekstrak kayu manis dan kapulaga. Kemudian ditemukan bahwa tingkat stres oksidatif lebih rendah pada sel melanoma tikus yang memperoleh pengobatan.

    7. Kurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

    Dalam penelitian pada hewan disebutkan pula bahwa senyawa Cinnamaldehyde pada kayu manis dapat menurunkan tekanan darah.

    Cara Menggunakan Kayu Manis

    Untuk mengambil sederet manfaatnya bagi kesehatan, kayu manis bisa diolah dan dikonsumsi lewat makanan. Berikut beberapa cara menggunakan kayu manis dalam makanan atau masakan yang dikutip dari laman Swanson Vitamin:

    1. Sejumput bubuk kayu manis bisa ditambahkan ke secangkir teh panas
    2. Bubuk kayu manis dapat dicampurkan dengan rempah-rempah lain sebagai bumbu olahan daging yang berbeda
    3. Taburkan bubuk kayu manis pada sayuran atau buah yang dipanggang
    4. Campurkan bubuk kayu manis ke dalam adonan puding atau makanan penutup lainnya
    5. Tambahkan kayu manis ke dalam sari apel untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat
    6. Campurkan beberapa sdt bubuk kayu manis ke dalam oatmeal panas atau sereal
    7. Berikan 1-2 sdt bubuk kayu manis ke dalam adonan pancake
    8. Tambahkan sedikit bubuk kayu manis ke dalam smoothie
    9. Campurkan kayu manis dengan madu dan lumuri ke kacang mentah, lalu panggang dalam oven untuk mengolahnya menjadi camilan
    10. Tambahkan sejumput bubuk kayu putih ke minuman kopi
    11. Cium aroma kayu manis segar untuk menstimulasi fungsi otak.

    Itu dia sederet manfaat kayu manis bagi kesehatan dan kegunaan lainnya dari kayu manis dalam campuran makanan.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Pencinta Kopi, 4 Makanan Ini Tak Sehat Jika Dikonsumsi Bersama Kopi


    Jakarta

    Agar konsumsi kopi lebih sehat ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat minum kopi. Seperti konsumsi daging hingga susu.

    Kebiasaan ngopi di pagi hari memiliki banyak manfaat sehat untuk tubuh. Selama kopi yang diminum dalam takaran yang wajar dan juga tidak menggunakan pemanis buatan, hingga topping tambahan yang membuat kalori kopi melambung tinggi.

    Jika rutin dikonsumsi, kopi bisa membantu menjaga kesehatan otak, menurunkan risiko terkena diabetes tipe dua, sampai menjaga berat badan yang ideal.


    Biasanya kopi disajikan dengan roti, biskuit dan sebagainya. Tapi ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari sebelum minum kopi atau saat minumm kopi.

    Dilansir dari berbagai sumber berikut empat makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi berbarengan dengan kopi.

    1. Gorengan

    Bukan Recehan, Netizen Bagikan Harga Gorengan yang Selangit MahalnyaGorengan. Foto: Site News

    Meski gorengan rasanya enak dan cocok untuk dimakan saat minum kopi, ternyata makanan ini tidak direkomendasikan dan harus dihindari bagi penggemar kopi. Karena kebiasaan makan gorengan saat ngopi justru bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.

    Alasannya akrena gorengan merupakan makanan yang mengandung lemak jahat dan kolestrol. Selain itu gorengan yang dimasak dalam minyak yang sudah dipakai berulang kali juga bisa membuat makanan ini semakin tidak sehat.

    Hasilnya jika gorengan dikombinasikan dengan kafein dalam kopi, bisa memicu meningkatnya kadar kolestrol jahat di dalam tubuh lebih cepat dari biasanya.

    2. Daging Merah dan Seafood

    Red meat with reflection on black background.Daging merah. Foto: Getty Images/omersukrugoksu

    Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang mengandung zinc sebelum minum kopi. Makanan yang mengandung zinc misalnya daging merah dan aneka seafood seperti kerang, kepiting dan lobster.

    Bukan tanpa alasan, ini dikarenakan kopi mengandung tanat yang membentuk ikatan dengan beberapa mineral dan makanan. Ikatan ini sangat sulit dipecah oleh tubuh.

    Jika setelah makan daging lalu minum kopi, bisa membuat tubuh mengeluarkan zinc yang seharusnya diserap oleh tubuh. Kondisi ini menyebabkan tubuh kekurangan zinc.

    3. Produk Olahan Susu

    homemade organic coconut greek yogurt in wooden bowlYogurt. Foto: Getty Images/iStockphoto/ThitareeSarmkasat

    Sebelum minum kopi disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalsium. Misalnya seperti susu, keju, yogurt dan produk susu lainnya.

    Kafein dalam kopi bisa memengaruhi penyerapan kalsium. Tak hanya itu, kafein juga dapat membuat tubuh mengeluarkan kalsium lebih banyak lewat urine.

    Efek ini relatif kecil bagi kebanyakan orang. Untuk memastikan agar tubuh memiliki kadar kalsium yang cukup disarankan untuk tidak minum kopi lebih dari 3 cangkir dalam sehari.

    4. Kacang-Kacangan

    Mix nuts (almonds, hazelnuts, walnuts)Kacang-kacangan. Foto: dok.thinkstock

    Makanan yang mengandung zat besi juga tidak disarankan untuk dikonsumsi sebelum minum kopi. Zat besi banyak ditemukan pada kacang-kacangan. Hal ini juga berkaitan dengan kandungan tanat.

    Tanat pada kopi juga bisa mempengaruhi penyerapan zat besi yang seharusnya diserap oleh tubuh. Jika sesorang mengonsumsi kacang-kacangan sebelum ngopi tubuh bisa kekurangan zat besi.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Buah Lontar dan Kandungan Gizinya


    Jakarta

    Buah lontar (Borassus flabellifer) adalah buah tropis dari pohon palem lontar. Buahnya berwarna coklat tua sampai hitam, bentuknya bulat saat matang. Isi daging buahnya puting bening dan berair.

    Buah ini dipercaya menjadi sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Simak nilai gizi dan manfaat dari buah lontar di bawah ini.

    Nutrisi dan Nilai Gizi Buah Lontar

    Dikutip dari laman PharmEasy, berikut adalah kandungan nilai gizi dari buah lontar per 100 gram:


    • Energi 87 kkal
    • Lemak 1,0 gram
    • Protein 2,8 gram
    • Karbohidrat 18,5 gram
    • Serat 15 gram
    • Gula 14 -16 gram

    Selain itu, buah lontar juga kaya akan mineral dan vitamin, dengan banyak vitamin B dan C, zat besi, seng, kalsium, kalium, tiamin, riboflavin dan fosfor.

    Manfaat Buah Lontar

    Dikutip dari laman Global Fruits Name, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah lontar:

    1. Antioksidan

    Buah lontar memiliki antioksidan yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh. Vitamin dan mineral penting dalam buah ini membantu untuk memperkuat dan meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

    Kandungan potasium dan vitamin C yang tinggi buah lontar, akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh akan memungkinkan sel-sel tubuh, mampu melawan mikroba penyebab infeksi.

    Sebagai contoh, kandungan antioksidan tersebut membantu melindungi sel darah dari kerusakan oksidatif.

    2. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Buah lontar dipercaya bisa menurunkan berat badan karena memiliki kandungan kalori dan lemaknya yang rendah. Sehingga cocok dimakan saat diet.

    Jadi, buat mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan mengikuti diet rendah kalori, buah ini bisa dijadikan sebagai pilihan yang baik.

    3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

    Vitamin B6 termasuk komponen penting bagi fungsi otak, yang secara signifikan terdapat dalam jumlah besar dalam buah lontar.

    Neuron akan melepaskan neurotransmitter yang mengubah suasana hati, memori, serta pembelajaran otak kita. Vitamin B6 berperan dalam membantu memproduksi enzim, seperti serotonin dan dopamin yang dibutuhkan neurotransmiter.

    4. Menjaga Kesehatan Kulit

    Manfaat buah lontar bagi kesehatan kulit mungkin karena sifat anti inflamasinya. Dalam hal ini, buah lontar bermanfaat untuk mengatasi masalah peradangan kulit, seperti biang keringat, bisul, hingga ruam.

    5. Membantu Mengurangi Rambut Rontok

    Vitamin B kompleks yang sekelompok vitamin esensial termasuk B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12, berperan penting dalam menjaga kesehatan pertumbuhan rambut serta mencegah rambut rontok. Di mana:

    • Vitamin B1 (Tiamin): akan mengubah makanan menjadi energi untuk membantu pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B2 (Riboflavin): Berperan dalam pertumbuhan sel yang sehat, seperti sel folikel rambut.
    • Vitamin B3 (Niacin): Berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): Membantu menjaga kesehatan folikel rambut.
    • Vitamin B6 (Pyridoxine): mendorong produksi melanin.

    Itulah beberapa manfaat buah lontar untuk kesehatan dan kandungan nutrisinya.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com