Tag: cross content cnn indonesia

  • 5 Manfaat Daun Pepaya yang Rasanya Pahit Nikmat

    5 Manfaat Daun Pepaya yang Rasanya Pahit Nikmat


    Jakarta

    Daun pepaya disukai orang Indonesia dengan rasa pahitnya yang khas. Mengonsumsi daun pepaya ternyata punya banyak manfaat kesehatan. Berikut daftarnya!

    Di Indonesia, daun pepaya jamak digunakan sebagai media pengempuk daging kambing sebelum dimasak. Daging kambing yang hendak dimasak akan dibungkus daun pepaya sekitar 30 menit atau bahkan beberapa jam supaya menjadi empuk.

    Selain itu, daun pepaya juga banyak dikonsumsi. Biasanya diolah menjadi tumisan, oseng, sayur kuah santan, hingga gulai yang sedap.


    Di balik rasa pahitnya yang khas dan nikmat, konsumsi daun pepaya membawa manfaat sehat. Berikut daftarnya melansir berbagai sumber:

    1. Mengobati demam berdarah

    Penelitian telah menemukan bahwa ekstrak daun pepaya bisa meningkatkan kadar trombosit. Melansir Healthline, dengan begini daun pepaya tentu sangat bagus untuk pasien demam berdarah.

    Daun pepayaFoto: iStock

    2. Menyeimbangkan kadar gula darah

    Pada praktik pengobatan tradisional, daun pepaya digunakan untuk penyakit diabetes serta kadar gula yang tinggi.

    3. Menumbuhkan rambut

    Daun pepaya sering digunakan secara topikal untuk mendorong pertumbuhan rambut dan mendukung kesehatan kulit kepala. Meski begitu belum ada bukti ilmiah untuk mendukung gagasan ini.

    Tumis Daun PepayaFoto: iStock

    4. Meningkatkan kesehatan kulit

    Enzim dalam daun pepaya dapat bertindak sebagai pengelupas untuk menghilangkan sel kulit mati, mencegah jerawat, dan berpotensi meminimalkan munculnya bekas luka.

    5. Antikanker

    Penelitian tabung reaksi telah menemukan bahwa ekstrak daun pepaya menghambat pertumbuhan sel kanker. Itulah manfaat daun pepaya, meski rasanya agak pahit tapi memiliki banyak manfaat kesehatan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Manfaat Daun Pepaya, Mulai dari Antikanker Sampai Penumbuh Rambut

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Diet, Bagusnya Makan Putih atau Kuning Telur?

    Lagi Diet, Bagusnya Makan Putih atau Kuning Telur?


    Jakarta

    Telur banyak dijadikan pilihan sumber protein menyehatkan. Namun, konsumsinya saat diet perlu diperhatikan. Lebih baik makan putih telur atau kuning telur? Ini kata pakar.

    Konsumsi putih telur saja banyak diandalkan untuk membuat berat badan turun lebih cepat. Namun, sebaliknya, kuning telur dihindari karena disebut tinggi kalori dan lemak.

    Lantas benarkah demikian? Mana yang lebih sehat kuning telur atau putih telur untuk menurunkan berat badan?


    Telur merupakan sumber protein yang sangat praktis, sehat, dan murah. Akan tetapi, nutrisi pada kuning dan putih telur memiliki perbedaan.

    Mengutip berbagai sumber, putih telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik. Mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Putih telur juga rendah kalori dan lemak jenuh daripada telur putih atau kuning telur.

    Lebih sehat kuning telur atau putih telur?Foto: iStock

    Dengan demikian, putih telur bisa dijadikan sumber protein tanpa lemak yang ideal jika Anda ingin menurunkan berat badan.

    Meski demikian, putih telur tidak menawarkan nutrisi lain selain protein yang berlimpah. Jika hanya mengonsumsi putih telur untuk menurunkan berat badan, maka Anda kehilangan semua nutrisi lain yang terkandung di kuning telur.

    Berbeda dengan putih telur, kuning telur mengandung lebih banyak nutrisi yang beragam. Meski tinggi kalori, tapi zat lain seperti kolin, selenium, vitamin A, D, E dan K terkandung di kuning telur dalam jumlah yang cukup tinggi.

    Selain itu, kuning telur juga kaya akan vitamin B12 yang berperan penting dalam metabolisme lemak dan protein. Bahkan, bisa meningkatkan energi dan suasana hati Anda.

    Lantas, mana yang bagus untuk menurunkan berat badan?

    Apa Itu Diet Telur Rebus? Ini 5 Aturan dan FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/junpinzon

    Putih telur pilihan yang bagus untuk menurunkan berat badan, tapi bukan berarti jadi pilihan yang sangat tepat. Anda lebih dianjurkan memakan telur utuh karena kandungan vitamin, mineral, hingga protein yang lebih lengkap.

    Mengutip USA Today, makan berprotein tinggi dan padat nutrisi seperti telur utuh bisa membantu mengelola berat badan karena mengenyangkan. Lagi pula, rata-rata kalori dalam satu butir telur utuh juga tidak terlalu besar, hanya sekitar 70 kkal per butir.

    Jadi, lebih baik makan seluruh telur alih-alih membaginya antara putih atau kuningnya saja.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Putih atau Kuning Telur untuk Turunkan BB, Mana yang Lebih Baik?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Air Jahe Sebaiknya Tak Dikonsumsi 5 Orang dengan Kondisi Ini

    Air Jahe Sebaiknya Tak Dikonsumsi 5 Orang dengan Kondisi Ini


    Jakarta

    Konsumsi air jahe punya banyak manfaat sehat, tapi ternyata tidak cocok untuk semua orang. Ahli mengingatkan orang-orang dengan kondisi ini sebaiknya tidak minum air jahe.

    Air jahe sejak dulu dipercaya sebagai solusi untuk masalah kesehatan seperti batuk-pilek, masalah pencernaan, hingga tekanan darah tinggi. Ini karena kandungan segudang zat bermanfaat di dalam jahe.

    Jahe merupakan salah satu sumber antioksidan terbaik. Melansir Well and Good, di dalamnya terdapat senyawa gingerol dan shogaol yang menciptakan efek antioksidan.


    “Jahe sangat baik untuk meningkatkan kesehatan karena mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang menciptakan efek antioksidan yang mengurangi kerusakan akibat radikal bebas di dalam tubuh,” ujar ahli gizi Trista Best.

    Selain itu, jahe juga memiliki sifat antiinflamasi untuk mendukung kesehatan jantung dan melawan peradangan.

    Kapan minum air jahe justru bisa berdampak buruk?

    Meski secara umum air jahe dianggap bermanfaat, namun ada beberapa kondisi di mana seseorang justru perlu menghindarinya.

    1. Memiliki kelainan darah

    Ilustrasi air jahe dan kayu manisAir jahe ternyata tidak cocok diminum oleh mereka yang memiliki kelainan darah. Foto: Shutterstock

    Orang yang memiliki kelainan darah seperti hemofilia dianjurkan tidak meminum air rebusan jahe. Hemofilia merupakan kondisi di mana darah tidak dapat membeku dengan baik.

    “Jahe memiliki sifat antikoagulan ringan atau pengencer darah, yang berarti dapat meningkatkan risiko perdarahan,” ujar ahli gizi dari Harvard Medical School Kyle Staller.

    Karena itu pula, air jahe dilarang diminum bersamaan atau berdekatan dengan konsumsi obat pengencer darah seperti warfarin dan aspirin.

    “Menggabungkan jahe dengan obat-obatan ini berpotensi memperkuat efeknya dan dapat menyebabkan perdarahan atau memar berlebih,” jelas Staller.

    2. Memiliki masalah gula darah

    Ilustrasi cek gula darahMinuman ini juga sebaiknya dihindari oleh mereka yang punya masalah gula darah. Foto: dok. Getty Images/iStockphoto/AMR Image

    Jahe juga diketahui dapat menurunkan kadar gula darah. Orang dengan hipoglikemia atau gula darah rendah dianjurkan tidak meminum air jahe.

    Hal yang sama juga berlaku bagi pengidap diabetes yang telah rutin mengonsumsi insulin.

    “Penderita diabetes harus memantau kadar gula darah mereka secara ketat jika mengonsumsi jahe dalam jumlah banyak,” ujar Staller.

    3. Ibu hamil

    Perut ibu hamil lancipJahe dapat meningkatkan risiko keguguran, sehingga perlu dibatasi. Foto: Getty Images/SPmemory

    Pada dasarnya, jahe dapat membantu meredakan mual yang dialami ibu hamil. Namun, jumlah jahe yang dikonsumsi juga harus dibatasi.

    Efek antikoagulan pada jahe dapat meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.

    4. Pengidap GERD

    Orang yang memiliki riwayat GERD juga harus memperhatikan asupan air jahe. Jahe dapat memicu heartburn dan memperburuk gejala refluks asam lambung.

    5. Pengidap hipertensi

    Ilustrasi tekanan darah tinggi atau hipertensiPenderita hipertensi tidak disarankan menginsumsi minuman air jahe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Pada dasarnya, beberapa penelitian menemukan bahwa jahe dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    Hanya saja, konsumsi air jahe menjadi bahaya jika seseorang tengah rutin meminum obat untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

    Menggabungkan obat penurun tekanan darah dengan jahe berpotensi memicu penurunan tekanan darah yang berlebihan.

    Staller mengatakan, kebanyakan orang dapat mengonsumsi air jahe setiap hari tanpa berlebihan dengan aman. Namun, mereka yang memiliki risiko perdarahan disarankan untuk membatasi asupan jahe.

    Hal yang sama juga berlaku bagi pengidap GERD, hipoglikemia, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Konsultasikan konsumsi jahe dengan dokter terlebih dahulu demi memastikan keamanan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Minum Air Jahe Bisa Berdampak Buruk pada 5 Kelompok Orang Ini”

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Tips Minum Teh Hijau agar Perut Buncit Lenyap

    3 Tips Minum Teh Hijau agar Perut Buncit Lenyap


    Jakarta

    Teh hijau dikenal dengan manfaatnya dalam membantu usaha penurunan berat badan. Tak sembarangan diminum, ternyata ada tips minum teh hijau yang tepat agar perut buncit lenyap.

    Perut buncit jadi masalah kesehatan yang mengganggu penampilan secara umum. Untuk mengatasinya, ada berbagai cara alami yang bisa dicoba.

    Salah satunya mengonsumsi teh hijau yang terkenal kaya antioksidan. Selain itu, teh hijau juga mengandung senyawa fitokimia, yaitu katekin, yang membantu memecah lemak berlebih hingga dapat mempercepat metabolisme dan membantu proses penurunan berat badan.


    Sebelum dikenal sebagai minuman yang menyegarkan, teh hijau sudah lama hadir sebagai pengobatan tradisional China. Teh hijau hadir untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

    Lantas seperti apa tips minum teh hijau untuk mengusir perut buncit? Berikut informasinya seperti dirangkum dari Medical News Today:

    1. Konsumsi 450-700 ml per hari

    Ilustrasi teh hijauFoto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Keinginan hidup sehat bisa dimulai dengan hal yang sederhana. Salah satunya dengan membiasakan diri meminum teh hijau.

    Minum 450 – 700 mililiter (ml) teh hijau dalam sehari cukup untuk membantu proses mempercepat metabolisme dan penurunan berat badan.

    2. Konsumsi teh hijau alami

    Beragam produk teh hijau instan banyak tersedia di pasaran saat ini. Namun, Anda disarankan untuk meminum teh hijau dengan sajian minim proses.

    Artinya, Anda bisa meminum rebusan daun teh hijau yang dikeringkan. Pilih varian yang alami, tanpa tambahan bahan kimia.

    3. Perhatikan jumlahnya

    Ini 5 Khasiat Sehat Minum Teh Herbal hingga Teh HijauFoto: Getty Images/PamelaJoeMcFarlane

    Teh hijau boleh saja dianjurkan diminum 450-750 ml per hari. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan asupan kafein dari sumber lainnya.

    Pasalnya, teh hijau juga merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Asupan kafein berlebih bisa memicu masalah kesehatan seperti hipertensi.

    Selain itu, perlu dicatat bahwa teh hijau juga tak bisa dijadikan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan. Untuk manfaat maksimal, padukan teh hijau dengan pola makan yang tepat, olahraga, dan istirahat yang berkualitas.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Ini Cara Tepat Minum Teh Hijau untuk Usir Perut Buncit

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Doyan Makan Telur Mentah? Hati-hati Risiko Terpapar Bakteri


    Jakarta

    Beberapa orang kerap mengonsumsi telur mentah karena diyakini mampu menambah stamina. Namun, dari sisi kesehatan apakah praktik ini aman?

    Mengonsumsi telur jadi pilihan banyak orang sehari-hari. Umumnya telur dimasak, seperti direbus atau digoreng dengan aneka tambahan bumbu.

    Namun tak sedikit juga orang yang mengonsumsi telur mentah. Telur dinikmati begitu saja dengan tambahan garam dan lada atau dicampurkan dengan susu dan jahe menjadi minuman STMJ.


    Ada pula orang yang menikmati telur yang masih mentah untuk dijadikan topping makanan. Misalnya, di Vietnam terkenal dengan egg coffe, lalu pembuatan mayonais, eggnog, hingga cokelat mousse menggunakan telur mentah sebagai salah satu resep utama.

    Mereka meyakini makan telur mentah adalah cara paling sehat mengonsumsi telur.

    Cara ini disebut-sebut sebagai cara terbaik mendapatkan protein di menu diet harian mereka. Benarkah demikian?

    Nyatanya, makan telur mentah itu berbahaya. Alasannya, karena bisa meningkatkan risiko terpapar bakteri salmonela.

    Target Telur MentahTekur mentah cukup berbahaya karena bisa meningkatkan risiko terpapar bakteri salmonela. Foto: Istimewa

    Perlu diingat, salmonela tidak hanya menetap di cangkang telur, tapi bisa juga ditemukan di dalam telur.

    Melansir WebMD, salmonela adalah bakteri yang umum ditemukan dalam makanan dan memicu berbagai masalah kesehatan. Mulai dari diare, demam, kram perut, hingga muntah.

    Dalam kasus yang serius, salmonela bahkan bisa memicu masalah kesehatan kronis yang bisa mengancam jiwa.

    Seseorang bisa mengalami sakit 1 sampai 3 hari setelah terpapar salmonela, untuk kasus yang parah bisa langsung sakit hingga 6 minggu tidak kunjung sembuh.

    Lantas, bagaimana cara terbaik makan telur agar tidak terpapar salmonela?

    Panas bisa membunuh bakteri ini. Karena, Anda perlu memasak telur sebelum memakannya.

    Tapi, jika Anda memerlukan telur mentah untuk suatu resep makanan, maka pastikan menggunakan telur yang telah melalui proses pasteurisasi.

    Diet telur rebusJika ingin mendapat manfaat lebih banyak, justru lebih baik mengonsumsi telur yang dimasak. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

    Perlu diingat jika Anda makan telur mentah dengan niat mendapat protein sehat lebih banyak, justru telur yang dimasak mengandung lebih banyak protein.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apakah Aman Mengonsumsi Telur yang Masih Mentah?”

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dimakan Bersamaan dengan Pisang


    Jakarta

    Pisang tergolong buah menyehatkan karena kaya nutrisi. Namun dalam mengonsumsinya hindari bersama 5 makanan ini agar tidak menimbulkan efek samping terkait kesehatan.

    Pisang adalah buah manis nan lembut yang jadi favorit banyak orang Indonesia. Pisang enak dimakan langsung atau dijadikan campuran smoothies hingga adonan bolu.

    Melansir Healthline, pisang adalah sumber serat, potasium, vitamin B6, vitamin C, serta kaya akan antioksidan.


    Meski demikian, mengkombinasikan pisang dengan makanan-makanan berikut ini sebaiknya tidak dilakukan karena bisa memicu masalah kesehatan. Mulai dari gangguan pencernaan, sakit kepala, hingga menambah berat badan.

    Lantas apa saja makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang? Berikut daftarnya melansir berbagai sumber.

    1. Jeruk

    10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatMakan pisang tidak boleh dicampur dengan buah jeruk. Foto: Getty Images/MmeEmil

    Konsumsi jeruk dan pisang bersamaan bisa memicu masalah pencernaan dan masalah kesehatan lainnya. Mulai dari mual hingga sakit kepala.

    2. Daging merah

    Kandungan purin dalam pisang dan protein tinggi dalam daging merah ternyata tidak cocok jika dimakan bersamaan. Para ahli kesehatan percaya dua makanan ini jika dimakan bersama atau berdekatan bisa memicu fermentasi gas di saluran pencernaan.

    Makanan yang tidak boleh dicampur dengan buah pisang ada di halaman selanjutnya.

    3. Es krim

    tata cara makan es krimMakan es krim tidak boleh dicampur dengan buah pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Anda penikmat menu banana split yang lumer di mulut? Sepertinya hobi itu kini harus diurungkan.

    Siap sangka, ternyata pisang tidak boleh dimakan bersamaan dengan es krim. Pada beberapa orang jika es krim dan pisang dikonsumsi bersamaan bisa memicu rasa tidak nyaman di perut.

    4. Susu

    Ternyata susu dan pisang tidak boleh dimakan bersamaan. Mengapa demikian?

    Pisang dan susu sama-sama mengandung kalori yang tinggi. Satu pisang berukuran sedang saja mengandung 105 kalori, dan susu murni ukuran 250 mililiter mengandung 150 kalori.

    Jika keduanya terlalu sering disantap bersamaan, bisa membuat berat badan naik drastis.

    5. Alpukat

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranMakan buah pisang tidak boleh dicampur buah alpukat Foto: Ilust iStock

    Kedua buah ini mengandung potasium yang cukup tinggi. Asupan potasium yang berlebihan bisa memicu hiperkalemia, yakni kondisi saat kadar potasium jumlahnya terlalu tinggi dalam darah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Makan Pisang Bersamaan dengan 5 Makanan Ini”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Makan Kentang Saat Diet Efektif Turunkan Berat Badan?

    Apakah Makan Kentang Saat Diet Efektif Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Banyak orang mengganti nasi dengan kentang sebagai asupan saat diet. Mereka meyakini konsumsi kentang bantu menurunkan berat badan lebih cepat. Apa benar?

    Kentang merupakan sumber karbohidrat selain nasi yang banyak dipilih seseorang saat sedang diet menurunkan berat badan. Secara umum, kentang tergolong bahan makanan sehat.

    Kentang mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Melansir Healthline, kentang kaya akan vitamin C, potasium, karbohidrat, serat, lemak, dan air.


    Kentang juga bisa diolah dengan berbagai cara. Mulai dari direbus, dipanggang, hingga digoreng. Hanya saja, mengolah kentang dalam minyak panas dengan takaran yang banyak atau deep fried sangat tidak dianjurkan.

    Pasalnya, kentang mengandung karbohidrat dan indeks glikemik yang tinggi, ditambah efek buruk yang ditimbulkan dari minyak yang dipakai untuk menggoreng. Ini bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti kolesterol, hipertensi, hingga obesitas.

    Jika diolah dan dikonsumsi dengan cara yang tepat, kentang ternyata memiliki segudang manfaat termasuk dalam program penurunan berat badan. Berikut di antaranya:

    1. Pembatasan kalori

    Kentang memiliki kandungan serat dan air yang tinggi yang dapat membuat Anda merasa kenyang dan lebih kenyang untuk waktu yang lama. Hal ini dapat mempercepat perjalanan penurunan berat badan, terutama jika disertai dengan peningkatan aktivitas fisik.

    “Jika diolah tanpa lemak atau minyak yang berlebihan, kentang relatif rendah kalori. Kentang panggang berukuran sedang memiliki sekitar 110 kalori, menjadikannya pilihan makanan yang mengenyangkan namun rendah kalori,” kata ahli gizi Avni Kaul melansir Healthshots.

    2. Padat nutrisi

    KentangKentang padat nutrisi penting dan menawarkan banyak manfaat kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita

    Kentang kaya akan nutrisi penting seperti vitamin C dan B6, kalium, dan serat. Kentang menawarkan banyak manfaat kesehatan, termasuk mendukung penurunan berat badan, ungkap sang ahli.

    Selain itu, kentang memiliki kandungan kalium tinggi yang dapat mengatasi masalah seperti retensi air dan kembung, sehingga perut tampak lebih ramping.

    3. Kaya serat

    kentangkentang juga kaya akan serat, terutama jika dimakan dengan kulitnya. Foto: Istimewa

    Kentang merupakan sumber serat makanan yang baik, terutama jika dimakan dengan kulitnya. Mengonsumsi makanan yang kaya serat berperan penting dalam manajemen berat badan karena dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan.

    Rasa ini akan meredakan rasa lapar yang tidak perlu dan membuat Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari, sehingga menciptakan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.

    Selain itu, kentang merupakan sumber pati resisten yang baik dan bermanfaat untuk memberi makan bakteri sehat di usus Anda, yang dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan berat badan lebih lanjut.

    Menurut studi pada 2017 dalam Nutrition Journal, pati resisten dapat membantu mengendalikan gula darah, dengan mengurangi kenaikan gula darah setelah makan. Pati resisten membantu Anda tetap kenyang, menstabilkan kadar gula darah, dan meningkatkan pembakaran lemak.

    4. Meningkatkan pembakaran kalori

    kentangMakan kentang juga bisa meningkatkan pembakaran kalori. Foto: Getty Images/KatarzynaBialasiewicz

    Kentang adalah karbohidrat utuh yang belum diproses yang membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dalam tubuh daripada makanan olahan.

    Oleh karena itu, mengonsumsi kentang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh Anda selama proses pencernaan. Ini dikenal sebagai efek termogenik yang selanjutnya dapat mendorong penurunan berat badan.

    Tips makan kentang saat diet

    Untuk mendapatkan manfaat menurunkan berat badan, berikut ini sejumlah cara dalam mengonsumsi kentang:

    1. Direbus atau dipanggang

    Pilih kentang rebus atau panggang tanpa tambahan mentega, keju, atau saus kental seperti mayonnaise. Dua cara mengolah kentang ini mempertahankan nutrisinya tanpa menambah kalori yang tidak perlu.

    2. Kontrol porsinya

    Makanlah dalam porsi sedang dan tambahkan kentang dengan sayuran lain dan protein rendah lemak untuk mendapatkan makanan yang seimbang.

    Makan sayuran dalam jumlah besar secara berlebihan tidak akan memberikan manfaat apa pun, jadi perhatikan porsi yang Anda konsumsi.

    3. Makan bersama kulitnya

    Kulit kentang mengandung banyak serat, jadi membiarkannya dapat meningkatkan upaya penurunan berat badan. Namun, pastikan Anda membersihkannya dengan benar.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Makan Kentang saat Diet, Bisakah Turunkan Berat Badan?

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Camilan Tinggi Protein Buat Diet, Tak Khawatir BB Naik!

    7 Camilan Tinggi Protein Buat Diet, Tak Khawatir BB Naik!


    Jakarta

    Saat diet kamu tetap bisa ngemil enak, tapi perhatikan jenisnya. Pilih camilan tinggi protein yang tak akan membuat berat badan (BB) mudah naik. Ini daftarnya!

    Usaha diet menurunkan berat badan harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Perhatikan konsumsi makanan agar tidak mengganggu diet.

    Dalam hal memilih camilan, upayakan yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang tinggi. Nutrisi-nutrisi tersebut dapat membantu tubuh tetap merasa kenyang. Camilan yang sehat juga mampu membatasi asupan kalori ke dalam tubuh.


    Mengutip Healthline, protein sendiri dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Protein memberi sinyal pelepasan hormon penekan nafsu makan, membantu memperlambat pencernaan, dan menstabilkan gula darah.

    Camilan yang mengandung protein bisa menjadi solusi saat diet. Berikut daftar camilan berprotein tinggi yang bisa dijadikan pilihan:

    1. Greek yogurt

    homemade organic coconut greek yogurt in wooden bowlGreek yoghurt dapat meningkatkan rasa kenyang Foto: Getty Images/iStockphoto/ThitareeSarmkasat

    Kandungan protein yang tinggi pada Greek yoghurt dapat meningkatkan rasa kenyang, dan menjaga nafsu makan.

    Mengutip Eating Well, Greek yogurt juga mengandung nutrisi yang beragam seperti kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium.

    Nikmati Greek yogurt dengan buah segar, kacang-kacangan, atau sedikit selai kacang.

    2. Potongan keju

    Keju jadi camilan yang tepat dikonsumsi. Selain kaya protein, keju juga jadi sumber kalsium, fosfor, dan selenium yang baik.

    Mengonsumsi keju bisa mengurangi rasa lapar sehingga bisa membantu membatasi asupan kalori yang masuk. Pilih keju alami atau natural, hindari memilih keju olahan yang kerap ditambahkan banyak bahan kimia.

    3. Protein bar

    muesli bar / protein barProtein bar bisa Anda jadikan pilihan camilan sehat. Foto: Istock

    Protein bar populer dikonsumsi pelaku diet. Sesuai namanya, camilan ini memang tinggi protein.

    Protein bar bisa Anda jadikan pilihan saat tak sempat menyiapkan makanan sendiri. Tambahkan sepotong buah agar nutrisi seimbang.

    Camilan untuk diet ada di halaman selanjutnya.

    4. Telur rebus

    Telur rebus mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Satu telur rebus mengandung 6 gram (g) protein yang akan membuat rasa kenyang dan puas sampai waktu makan berikutnya tiba.

    Dengan nafsu makan yang terjaga, asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa berkurang.

    5. Puding biji chia

    Puding chia berbahan utama biji chia yang kaya akan serat, lemak sehat, magnesium, kalsium, dan fosfor. Satu porsi puding mengandung 10 g protein.

    Untuk menambah kelezatan, simpan puding chia di dalam lemari es.

    6. Edamame panggang

    EdamameEdamame panggang bisa jadi camilan sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/tong360

    Tinggi akan serat dan protein, kacang edamame bisa membuat Anda merasa kenyang. Mengutip Health, kacang edamame telah terbukti efektif untuk membantu proses penurunan berat badan.

    Selain itu, edamame juga kaya akan vitamin sehingga bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

    7. Smoothies protein

    Smoothie protein pada dasarnya minuman yang mengandung protein tinggi. Minuman satu ini bisa menjadi camilan serbaguna karena dapat disesuaikan dengan kemauan Anda.

    Misalnya, smoothie ceri yang memiliki rasa manis alami. Membuat smoothie tanpa menggunakan bahan tambahan seperti gula secara berlebih dapat meningkatkan nutrisi yang ada di dalamnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Camilan Berprotein Tinggi, Tak Perlu Takut BB Naik saat Diet

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Matcha, Diare hingga Kepala Pening

    5 Efek Samping Kebanyakan Minum Matcha, Diare hingga Kepala Pening


    Jakarta

    Minum matcha bisa mendatangkan manfaat sehat karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Namun sebaliknya, kebanyakan minum matcha bakal memunculkan efek samping, seperti diare hingga kepala pening.

    Matcha kini semakin populer sebagai alternatif minuman berkafein selain kopi. Matcha juga menawarkan manfaat sehat karena kandungan L-theanine dan antioksidan lain.

    Rutin minum matcha dalam jumlah yang tepat bisa membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, jantung lebih sehat, sampai bermanfaat mencegah kanker. Namun, hindari mengonsumsi matcha berlebih karena justru akan menimbulkan efek samping.


    Batas konsumsi matcha yang disarankan per hari adalah sekitar2-3 cangkir per hari atau 2-5 gram bubuk matcha. Waspadai efek berikut jika terlalu banyak minum matcha:

    1. Masalah tidur

    Young Asian woman feeling sick and suffering from a headache, lying on the bed and taking a rest at homeYoung Asian woman feeling sick and suffering from a headache, lying on the bed and taking a rest at home Foto: Getty Images/AsiaVision


    Meski tidak sebanyak kopi, Anda perlu mengingat bahwa matcha mengandung kafein. Konsumsi terlalu banyak kafein apalagi berdekatan dengan jam tidur jelas membuat Anda susah tidur atau sulit mendapat tidur nyenyak.

    Selain itu, terlalu banyak konsumsi kafein bisa membuat seseorang lebih sensitif, sakit kepala atau jantung berdebar.

    2. Diare
    Perut tidak nyaman ketika sudah minum matcha sekian gelas menandakan Anda harus berhenti. Melansir dari Health Shots, konsumsi matcha terlalu banyak bisa memicu diare.

    Kandungan pada matcha bisa menghambat bakteri alami usus sehingga sensitif terhadap patogen.

    3. Gangguan pencernaan
    Selain diare, efek samping kebanyakan minum matcha juga berupa masalah pencernaan. Masalah pencernaan ini salah satunya sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS). IBS bisa terasa sangat tidak nyaman dan menyakitkan.

    4. Mual dan muntah

    Ilustrasi Mual saat PuasaIlustrasi Mual Foto: iStock

    Rasa mual bahkan sampai muntah bisa saja dirasakan sebagian orang yang kebanyakan minum matcha. Mual dan muntah ini akibat overdosis polifenol pada matcha. Polifenol merupakan salah satu jenis antioksidan. Konsumsi matcha dalam porsi moderasi sangat disarankan.

    5. Kepala pening
    Kepala terasa pening? Anda boleh curiga ini efek samping kebanyakan minum matcha. Ahli merekomendasikan untuk membatasi konsumsi matcha sebanyak dua cangkir per hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Hati-hati, Ini Efek Samping Kebanyakan Minum Matcha”

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Cara Minum Air Kelapa untuk Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Saat diet, kamu bisa mengandalkan asupan air kelapa. Selain rasa manis alaminya yang enak, air kelapa bermanfaat turunkan berat badan dengan cara ini.

    Selain air putih, kamu bisa menghidrasi tubuh dengan cairan alami lain yang menyehatkan. Salah satunya air kelapa. Bahkan air kelapa cocok dikonsumsi saat diet karena bisa jadi alternatif minuman manis rendah kalori.

    Mengutip dari WebMD, dalam 240 mililiter (ml) air kelapa tanpa bahan tambahan apa pun mengandung sekitar 60 kalori, 8 gram (g) gula, dan sejumlah mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, sodium, dan fosfor.


    Cara minum air kelapa untuk turunkan berat badan

    Air kelapa untuk menurunkan berat badan tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Minuman air kelapa yang dijual di pasaran belum tentu baik buat lingkar pinggang Anda.

    Berikut beberapa cara minum air kelapa untuk menurunkan berat badan.

    1. Pilih yang alami

    Ilustrasi Air KelapaIlustrasi Air Kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Sebaiknya minum air kelapa tanpa bahan tambahan apa pun, terutama pemanis.

    Kebanyakan air kelapa dijual dengan gula cair atau gula Jawa cair untuk lebih memberikan rasa manis. Namun, ini justru menambah kandungan kalori dan gula.

    Sesekali tak masalah air kelapa dikonsumsi bersama daging buah kelapa muda.

    2. Jadikan minuman detoks pagi hari

    Air kelapa bisa dikonsumsi sebagai minuman detoks di pagi hari. Anda bisa menambahkan perasan lemon atau tumbukan daun mint untuk memberikan rasa dan manfaat ekstra.

    Air kelapa membantu Anda tidak makan berlebihan di siang hari atau konsumsi camilan tidak sehat.

    Manfaat air kelapa untuk kesehatan ada di halaman selanjutnya.

    3. Olah sebagai smoothies

    5 Minuman Ini Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Jus Wortel hingga Air KelapaIlustrasi air kelapa Foto: Ilustrasi iStock

    Daripada susu atau jus, gunakan air kelapa sebagai bahan dasar smoothie.

    Mengutip Times of India, air kelapa dapat menurunkan kalori pada smoothie, memberikan rasa manis alami, dan menambah asupan elektrolit.

    Agar lebih nikmat, tambahkan buah seperti beri, pisang, dan sayuran hijau.

    4. Minuman usai olahraga

    Biasanya, orang cenderung konsumsi minuman manis dan dingin setelah berolahraga. Namun, minuman manis ini kerap mengandung gula berlebihan.

    Sebagai alternatif, coba minum air kelapa. Selain menggantikan cairan tubuh yang hilang, sifatnya yang rendah kalori bermanfaat dalam menurunkan berat badan.

    5. Bikin jadi camilan

    5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa, Sehatkan Tulang dan Cegah Diabetes5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Air kelapa jadi camilan? Bisa saja. Bahkan dalam cuaca yang panas, air kelapa bisa dibuat jadi popsicle alias es loli.

    Cukup siapkan wadah, tuang air kelapa plus potongan buah seperti kiwi, stroberi atau buah lain, kemudian bekukan. Camilan satu ini tetap nikmat dan bisa dimakan tanpa rasa bersalah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 5 Cara Minum Air Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com