Tag: cross content cnn indonesia

  • Waspada! 3 Makanan Ini Tidak Bagus Dimakan Bersamaan dengan Mie Instan

    Waspada! 3 Makanan Ini Tidak Bagus Dimakan Bersamaan dengan Mie Instan


    Jakarta

    Mie instan jadi makanan favorit banyak orang. Namun olahan mie praktis ini sebaiknya disantap dengan bijak, termasuk tidak mengonsumsinya bersamaan dengan 3 makanan ini.

    Mie instan seolah jadi solusi praktis saat ingin makan enak, cepat, dan praktis. Rasanya semakin nikmat saat disantap dengan topping atau makanan lain, tapi pilih dengan bijak.

    Sebab beberapa makanan disarankan tidak dikonsumsi bersamaan dengan mie instan. Ini terkait kandungan nutrisinya yang membuatnya tambah tidak sehat.


    Ini 3 makanan yang tidak bagus dimakan bersamaan dengan mie instan:

    1. Nasi

    Nasi putihNasi putih tidak disarankan dicampur dengan mie instan karena keduanya menjadi sumber karbohidrat. Foto: Getty Images/iStockphoto/kazoka30

    Makan mie instan campur nasi memang mengenyangkan. Namun, ada bahaya di balik rasa kenyang tersebut.

    Baik mie instan maupun nasi merupakan sumber karbohidrat utama. Jika dicampur, artinya Anda mengonsumsi ‘combo’ karbohidrat.

    Terlalu banyak asupan karbohidrat sendiri berisiko memicu peningkatan berat badan. Kelebihan karbohidrat akan disimpan di dalam tubuh dalam bentuk cadangan energi berupa lemak.

    2. Kerupuk

    Hindari juga mengonsumsi mie instan bertemankan sepotong kerupuk renyah.

    Memang, renyahnya kerupuk bisa meningkatkan sensasi makan. Namun, kombinasi keduanya bisa berbahaya.

    Mengutip detikhealth, mie instan dan kerupuk merupakan makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Keduanya juga boleh jadi mengandung MSG dalam jumlah cukup tinggi, yang membuat rasanya jadi gurih.

    Konsumsi keduanya berbarengan secara berlebihan bisa memicu kelebihan berat badan yang bisa berujung pada sindrom metabolik.

    3. Kornet dan keju

    Majelis Ulama Indonesia Kritisi Kehalalan Kornet Kalengan di PasaranMakan mie instan pakai kornet memang enak, tetapi perlu diwaspadai karena asupan kalori bisa berlebihan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Raylipscombe

    Mie instan yang dipadukan dengan kornet dan keju tersedia di banyak warkop dan warmindo. Perpaduan ketiganya boleh jadi terasa enak, tapi hati-hati asupan kalori dan lemak jadi berlebihan.

    Mie instan dan kornet sama-sama merupakan makanan olahan yang diproses secara panjang. Makanan olahan sendiri diketahui bisa memicu peradangan yang berujung penyakit kronis.

    Selain itu, konsumsi mie instan bersama makanan olahan juga bisa meningkatkan asupan kalori. Hal ini jelas bisa memicu kenaikan berat badan dan masalah metabolik lainnya.

    Hindari juga memadukan mie instan dengan sosis, bakso, dan nugget.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “3 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Mie Instan”

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Diet? Ini 6 Cara Minum Kopi untuk Turunkan Berat Badan

    Lagi Diet? Ini 6 Cara Minum Kopi untuk Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Saat diet, pencinta kopi masih tetap dapat menikmati minuman favoritnya. Ikuti 6 cara ini agar konsumsi kopi mendukung usaha penurunan berat badan.

    Kopi dapat membantu menurunkan berat badan asalkan diminum dengan cara yang tepat. Hal ini disampaikan ahli gizi Nataly Komova yang menyebut peran kafein dalam kopi untuk manfaat tersebut.

    “Kafein pada kopi meningkatkan thermogenesis, membuat tubuh membakar lebih banyak kalori,” kata Komova, seperti dikutip dari Express.


    Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa menikmati secangkir kopi dengan beberapa cara berikut.

    1. Kopi hitam tanpa pemanis

    Pastikan kopi yang dikonsumsi tidak mengandung pemanis tambahan. Kopi hitam merupakan minuman ideal untuk menurunkan berat badan karena mengandung kurang dari 5 kalori.

    “Sementara kopi hitam rendah kalori, minuman ini bisa berubah jadi tinggi kalori, gula dan lemak saat ditambahkan susu dan gula,” kata ahli diet Ashley Shaw, seperti dikutip dari Insider.

    Dengan demikian, sebaiknya Anda menyisihkan kopi-kopi kekinian atau kopi kemasan.

    2. Tidak diminum saat perut kosong

    Ini Alasan Mengapa Minum Kopi Sebelum Sarapan Picu Kenaikan Gula DarahFoto: Getty Images/iStockphoto/Yevhen Roshchyn

    Tak jadi soal jika Anda menjadikan kopi sebagai menu sarapan. Namun, sebaiknya santap makanan terlebih dahulu, baru seruput kopi Anda.

    “Itu karena kopi dapat mengurangi rasa lapar Anda, yang dapat mengakibatkan Anda melewatkan makan,” jelas ahli diet Kaset Hageman, seperti dikutip dari Eat This Not That.

    Saat Anda tidak sarapan, Anda bakal makan berlebihan di siang atau malam hari. Kalau begini, maka proyek menurunkan berat badan hanya sekadar impian.

    3. Pilih waktu yang tepat

    Sebaiknya minum kopi di waktu yang tepat. Shaw menyarankan untuk tidak minum kopi 6-7 jam jelang waktu tidur demi menjaga kualitas tidur dan hormon tubuh.

    Saat Anda kurang tidur, rasa lapar meningkat, terutama terhadap makanan tinggi kalori. Konsumsi kalori berlebih akan menaikkan berat badan.

    4. Perhatikan camilan pendamping kopi

    Ilustrasi Soft CookiesFoto: Unsplash/Jade Wulfraat

    Terkadang, manfaat kopi dipengaruhi teman minum alias kudapannya. Orang kerap memasangkan kopi dengan kukis, biskuit, atau roti. Rasanya memang nikmat, tetapi kalori yang masuk juga besar.

    “Kadang tidak apa-apa, tapi jika dilakukan rutin, maka itu dapat menghambat penurunan berat badan,” kata ahli gizi Adriana Sobel.

    5. Pakai bubuk kayu manis

    Anda bisa menambahkan bubuk kayu manis untuk memberikan manfaat lebih pada secangkir kopi.

    Seperti dikutip dari Times of India, paduan kafein dan antioksidan dari kayu manis akan mendorong penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme. Racikannya sederhana, cukup siapkan secangkir kopi hitam panas, lalu tambahkan seperempat sendok teh bubuk kayu manis.

    6. Paduan dark chocolate

    Kopi Hitam dan Dark Chocolate Disebut Lebih SehatFoto: Getty Images/iStockphoto

    Dark chocolate memiliki aroma dan rasa manis-pahit yang khas. Menambahkannya pada secangkir kopi hitam bukan ide buruk. Apalagi, cokelat akan sedikit meluruhkan pahit kopi.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “6 Cara Minum Kopi yang Ampuh Turunkan Berat Badan

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Orang dengan Kondisi Ini Tak Disarankan Makan Pepaya, Kenapa Ya?

    6 Orang dengan Kondisi Ini Tak Disarankan Makan Pepaya, Kenapa Ya?


    Jakarta

    Pepaya adalah buah tropis yang punya segudang manfaat sehat. Namun pepaya tak bisa dikonsumsi semua orang. Enam orang dengan kondisi ini tak disarankan makan pepaya karena sejumlah alasan.

    Pepaya banyak disukai orang Indonesia karena teksturnya lembut, rasanya manis, dan harganya relatif terjangkau. Pepaya sudah enak dimakan begitu saja atau ditambahkan sedikit gula pasir dan perasan jeruk nipis dalam kondisi dingin.

    Konsumsi pepaya baik untuk tubuh. Mengutip dari Medical News Today, pepaya mengandung vitamin A, B, C, E, dan K, juga sejumlah mineral seperti magnesium, tembaga, kalsium, dan kalium. Kandungan serat pada pepaya pun manjur mengatasi sembelit.


    Selain itu, karena kandungan kalorinya rendah, pepaya cocok dijadikan makanan selingan buat yang sedang diet.

    Di balik sejumlah keunggulan pepaya, nyatanya tidak semua orang bisa mengonsumsi pepaya. Enam kelompok ini perlu mempertimbangkan alternatif buah lain yang lebih aman tanpa mendatangkan masalah kesehatan.

    Berikut daftarnya:

    1. Ibu hamil

    Ibu hamil perlu menghindari makan pepaya belum matang atau setengah matang. Seperti dikutip dari Healthshots, pepaya belum matang penuh bisa bersifat pencahar dan memicu kontraksi rahim.

    Selain itu, jika ibu memiliki riwayat keguguran, disarankan untuk menghindari pepaya.

    2. Penderita batu ginjal

    Viral di TikTok Makan Biji Pepaya Bisa Keluarkan Parasit Tubuh, Ini Kata PenelitiFoto: iStock

    Pepaya tinggi kandungan vitamin C. Buat penderita batu ginjal, perlu menghindari atau membatasi konsumsi pepaya sebab terlalu banyak vitamin C justru bisa memperburuk kondisi penyakit.

    3. Alergi lateks

    Pepaya memiliki beberapa jenis alergen atau pemicu alergi berupa protein. Protein yang bisa memicu alergi antara lain papain, chymopapain, carcaine, dan kitinase.

    Orang dengan alergi lateks kemungkinan besar alergi terhadap pepaya. Kalau Anda memiliki alergi terhadap lateks, maka sebaiknya hindari makan pepaya atau produk turunan pepaya.

    4. Orang dengan masalah jantung

    Ilustrasi Ngopi dan Kaitannya Pada Penyakit JantungFoto: Getty Images

    Pepaya mengandung papain yang dianggap dapat memperlambat detak jantung. Tak heran banyak ahli meyakini orang dengan masalah jantung perlu menghindari pepaya.

    5. Penderita hipotiroid

    Hipotiroid merupakan kondisi saat tubuh tidak memproduksi cukup hormon tiroid. Hormon tiroid berfungsi mengendalikan pertumbuhan, perbaikan sel, dan metabolisme.

    Konsumsi pepaya bisa memperparah kondisi penderita hipotiroid.

    6. Penderita hipoglikemia

    Membekukan PepayaFoto: iStock

    Buat penderita hiperglikemia alias gula darah tinggi, pepaya adalah buah yang aman dikonsumsi sebab membantu mengatur gula darah. Sebaliknya, buat orang hipoglikemia atau gula darah rendah, pepaya bukan pilihan yang baik.

    Menukil dari Times of India, pepaya punya efek anti-hipoglikemik atau penurun gula darah. Jika makan pepaya, maka gula darah pada penderita hipoglikemia bisa semakin anjlok hingga timbul sejumlah gejala seperti kebingungan, gemetar, dan detak jantung cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Banyak Manfaat, Tapi Pepaya Tak Dianjurkan buat 6 Kelompok Ini

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! Konsumsi 6 Makanan Enak Ini Memicu Kanker Usus Besar


    Jakarta

    Kanker usus besar adalah jenis kanker yang belakangan banyak diidap anak muda. Kanker ini bisa dihindari dengan mewaspadai konsumsi beberapa makanan, termasuk makanan enak berikut.

    Kanker usus besar adalah kondisi kronis di mana sel-sel abnormal tumbuh di dalam usus besar. Usus besar sendiri merupakan organ yang bertugas membawa makanan yang dicerna ke rektum dan keluar dari tubuh.

    Mengutip laman Cleveland Clinic, kanker usus besar umumnya dimulai dari polip atau pertumbuhan sel tertentu di lapisan dalam usus besar. Perlahan polip membesar dan menyebar menjadi sel kanker.


    Makanan pemicu kanker usus besar

    Gaya hidup menjadi salah satu penyebab utama kanker usus besar. Salah satu yang patut diperhatikan adalah pilihan asupan makanan.

    Faktanya, ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Apa saja?

    1. Daging merah

    Makanan pemicu kanker usus besar yang pertama adalah daging merah seperti daging sapi, babi, kambing, dan domba.

    Mengutip WebMD, sejumlah ahli telah menemukan bahwa kebiasaan makan daging merah secara teratur membuat seseorang lebih rentan terkena kanker usus besar. Namun demikian, tak diketahui pasti hubungan antara keduanya.

    Para ahli menduga hubungan keduanya terbentuk karena adanya zat penyebab kanker saat daging merah dimasak pada suhu tinggi.

    Upayakan agar tidak mengonsumsi lebih dari 500 gram (g) per minggu.

    2. Sosis

    Sosis bakarFoto: iStock

    Sosis, nugget, dan makanan olahan lainnya perlu dihindari untuk mencegah kanker usus besar.

    Makanan olahan mengalami proses panjang mulai dari diasinkan hingga diawetkan dengan menggunakan bahan kimia tambahan.

    3. Minuman beralkohol

    Satu gelas minuman saja pada dasarnya tak akan meningkatkan risiko kanker usus besar.

    Namun, minum dalam jumlah sedang atau 2-3 gelas sehari dapat meningkatkan kemungkinan terkena usus besar hingga 20 persen. Sementara minum dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko hingga 40 persen.

    4. Roti putih

    Roti tawar untuk French toast.Foto: Getty Images

    Sama seperti daging olahan, biji-bijian yang diolah panjang juga dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Hal yang sama juga berlaku pada makanan bertepung seperti pasta.

    Mengutip berbagai sumber, biji-bijian sendiri dikenal sebagai salah satu sumber serat yang baik. Namun, karena melalui proses pengolahan yang panjang, kadar serat jadi minimal. Hal ini dapat meningkatkan risiko usus besar.

    5. Minuman kemasan

    Minuman manis ada di mana-mana dan mudah didapat. Tapi hati-hati, minuman seperti ini dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

    Tak cuma obesitas dan diabetes, penelitian juga menemukan kaitan antara minuman manis dengan kanker.

    Gula dalam minuman manis dapat menyebabkan peradangan kronis. Peradangan dapat memicu pertumbuhan sel kanker, termasuk pada usus besar.

    6. Gorengan

    GorenganFoto: Getty Images/SimpleImages

    Makanan pemicu kanker usus besar lainnya adalah gorengan atau makanan lain yang diproses dengan digoreng.

    Makanan yang digoreng memiliki kadar akrilamida yang tinggi. Mengutip Healthline, berdasarkan ulasan pada tahun 2018, senyawa ini ditemukan bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas, 6 Makanan Enak Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Usus Besar

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Makan Mie Instan Pakai Nasi, Ini Efek Buruknya


    Jakarta

    Banyak orang suka makan mie instan ditambah nasi karena nikmat dan bikin lebih kenyang. Namun hindari paduan dua karbohidrat ini karena memberikan efek buruk seperti ini.

    Rasa mie instan yang nikmat dianggap banyak orang akan lebih memuaskan jika dimakan bersama nasi. Akhirnya mie instan yang sebenarnya sumber karbohidrat, malah dijadikan lauk.

    Namun kombinasi mie instan dengan nasi bukanlah menu menyehatkan. Mie instan sendiri sebenarnya makanan minim nutrisi. Makanan instan ini juga tinggi kalori.


    konsumsi mie instan untuk ibu hamilMie instan makanan minim nutrisi yang tidak sehat jika sering dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain itu, mie instan mengandung MSG dan natrium tinggi yang berdampak negatif pada kesehatan. Konsumsinya berisiko memicu penyakit jantung, kanker perut, dan sindrom metabolik.

    Memakan mie instan pakai nasi berarti menambah jumlah asupan kalori. Keduanya mengandung karbohidrat yang tinggi.

    Satu porsi mie instan umumnya mengandung 380 kalori dengan 54 gram (g) karbohidrat. Sementara satu centong nasi mengandung 270 kalori.

    Mengonsumsi keduanya dalam waktu bersamaan membuat Anda mengonsumsi ‘combo’ karbohidrat. Jika dijumlahkan, Anda bisa mengonsumsi 650 kalori dalam satu kali makan dengan sajian seperti ini.

    Selain itu, asupan karbohidrat berlebih juga bisa memicu kenaikan berat badan. Kelebihan karbohidrat akan disimpan di dalam tubuh dalam bentuk cadangan energi berupa lemak.

    Padahal, tubuh tak hanya membutuhkan karbohidrat. Ada banyak nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.

    Hot cooked rice with steam rising.Makan nasi putih bersama mie instan hanya akan menambah asupan kalori dan karbohidrat. Foto: Getty Images/iStockphoto/motosuke_moku

    Alih-alih mencampurkannya dengan nasi, mie instan sebaiknya dikombinasikan dengan bahan-bahan yang lebih sehat seperti telur dan sayuran hijau.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Padahal Enak, Kenapa Mie Instan Tidak Boleh Dimakan dengan Nasi?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Simpan 10 Makanan Ini di Kulkas agar Kualitasnya Tetap Bagus


    Jakarta

    Kulkas selalu diandalkan untuk menyimpan makanan, tapi tak semua bahan makanan cocok disimpan di dalamnya. Hindari menyimpan 10 bahan makanan ini di kulkas.

    Sepertinya jadi kebiasaan banyak orang untuk menyimpan makanan apapun di dalam kulkas. Namun faktanya, tak semua makanan cocok dimasukkan di kulkas.

    Mengutip Delish, menyimpan makanan tertentu di dalam kulkas bisa menurunkan kualitas produk. Alih-alih disimpan di dalam kulkas, simpan makanan di tempat yang aman dan terpisah dari makanan lain.


    Berikut daftar makanan yang tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas, mengutip Reader’s Digest dan laman Martha Stewart.

    Roti tawarRoti tawar tidak pernah disarankan disimpan dalam kulkas. Foto: Getty Images/iStockphoto/SasaJo

    1. Roti tawar

    Roti sebaiknya dimakan sesegera mungkin sebelum tanggal ‘best before’ yang biasa tertera dalam kemasan. Namun, banyak orang menyimpan roti di dalam kulkas untuk memperpanjang usia roti.

    Faktanya, udara dingin yang dihasilkan kulkas membuat roti kehilangan tekstur lembut dan semakin mengering.

    Namun, berbeda halnya dengan roti homemade. Anda bisa menyimpan roti di dalam kulkas sebentar saja untuk mencegah pertumbuhan jamur.

    2. Cokelat

    Cokelat paling enak dikonsumsi saat teksturnya tidak lembek. Tak heran jika kebanyakan dari kita memasukkan cokelat ke dalam kulkas sebelum mengonsumsinya.

    Sayangnya, cara ini justru menyebabkan gula di cokelat berpindah ke permukaan.

    Perpindahan gula ke permukaan memicu kemunculan bercak-bercak putih tipis di atas cokelat. Namun demikian, cokelat dengan kondisi ini masih aman dimakan.

    Alih-alih di dalam kulkas, simpan cokelat di area yang sejuk dan kering. Jauhi cokelat dari paparan langsung sinar matahari dan suhu panas.

    3. Bawang putih dan bawang bombay

    Bawang putih utuh yang belum dipotong akan menjadi lunak dan bertunas cepat di dalam lemari es.

    Sementara bawang bombay akan terpengaruh oleh suhu dingin kulkas. Pati di dalam bawang bombay bisa berubah menjadi gula.

    Simpan bawang putih dan bawang bombay di tempat sejuk dan kering.

    4. Kentang

    Suhu dingin menyebabkan pati kentang menjadi gula. Kentang jadi punya rasa manis dan teksturnya bisa berubah saat dimasak.

    Simpan kentang di dalam wadah yang berventilasi seperti kotak kardus dan jauh dari cahaya langsung untuk mencegah tumbuhnya tunas.

    5. Biji kopi

    Keluarkan kopi dari kulkas sekarang juga. Kelembapan dalam kulkas menyebabkan biji kopi rusak. Artinya, biji kopi sulit menghasilkan rasa segar dan kuat.

    Pintu kulkas yang sering dibuka tutup juga bisa menciptakan kondensasi. Hal ini menyebabkan kelembapan melonjak tinggi.

    Simpan biji kopi Anda dalam wadah kedap udara di dapur.

    cara menyimpan selai kacangAgar kualitasnya tetap terjaga, selai kacang lebih baik disimpan pada suhu ruang. Foto: Getty Images/iStockphoto

    6. Selai kacang

    Selai kacang yang Anda beli di supermarket mungkin mengandung pengemulsi dan pengawet. Kandungan ini dapat meningkatkan kualitas selai kacang di suhu kamar.

    Jangan simpan selai kacang yang Anda beli di supermarket untuk menjaga kualitasnya.

    Namun, jika selai kacang dibuat secara homemade tanpa pengawet, maka wajib disimpan di dalam kulkas. Selai kacang tanpa pengawet bisa memicu aroma tengik dan menumbuhkan jamur.

    7. Madu

    Makanan lengket dan manis ini sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas. Suhu dingin menyebabkan madu mengeras dan mengkristal.

    Tempat ideal untuk menyimpan madu adalah suhu ruangan.

    8. Alpukat

    Jangan biarkan alpukat yang sudah matang disimpan di kulkas. Alpukat yang sudah matang sebaiknya langsung dikonsumsi. Atau, Anda bisa menyimpan alpukat pada suhu ruang.

    9. Mentimun

    Mentimun yang disimpan di dalam kulkas akan mengalami ‘chilling injury’ atau bintik-bintik, mengerut, dan menguning setelah tiga hari atau lebih.

    Jika menginginkan mentimun dingin, maka bungkus terlebih dahulu dengan plastic wrap untuk meminimalisir kelembapan dan memakannya secepat mungkin.

    10. Cookies

    Suhu kulkas menyebabkan cookies lembap, menjadi rapuh, dan mempengaruhi rasa.

    Simpan cookies dalam wadah tertutup hingga tiga minggu, tergantung jenisnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, 10 Makanan Ini Sebaiknya Tak Disimpan di Kulkas”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas

    Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas


    Jakarta

    Orang berusia 50 tahun ke atas disarankan lebih memerhatikan asupan makanannya jika ingin sehat dan berumur panjang. Coba rutin konsumsi 2 jus terbaik ini menurut para ahli.

    Menjaga kesehatan seiring pertambahan usia bukan perkara mudah, terlebih jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Salah satu cara sederhananya adalah dengan mengatur pola makan, termasuk lewat konsumsi jus.

    Namun, tak semua jus layak diklaim sebagai minuman sehat. Meski terlihat segar dan menyehatkan, beberapa jenis jus justru mengandung gula tambahan yang tinggi, serta minim serat.


    Hal ini justru dapat berdampak buruk, terutama bagi kelompok usia 50 tahun ke atas yang mulai rentan terhadap berbagai gangguan metabolik.

    Menurut ahli nutrisi Blanca Garcia, jus terbaik bagi individu berusia 50 tahun ke atas adalah yang berasal dari campuran buah dan sayuran segar. Jus juga harus dibuat tanpa tambahan gula maupun bahan pengawet.

    tren minum jus 3 hari untuk detox  tubuhAda jus yang direkomendasikan untuk orang berusia 50 tahun ke atas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menyarankan agar jus yang dikonsumsi lebih menitikberatkan pada sayuran ketimbang buah.

    “Tanpa serat yang bisa memperlambat proses pencernaan, gula darah bisa melonjak setelah minum jus,” ujar Blanca, seperti dikutip dari Eat This Not That.

    Sebaliknya, jus dari sayuran cenderung memiliki kadar gula lebih rendah dan serat yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

    Serat juga memegang peran krusial dalam menjaga sistem pencernaan, yang pada usia 50-an umumnya mulai mengalami perlambatan fungsi.

    Sebuah penelitian dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa orang berusia antara 50-71 tahun yang rutin mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya.

    Serat membantu meningkatkan kesehatan usus, mengontrol kadar kolesterol, dan mendukung metabolisme tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengonsumsi jus yang kaya serat bisa menjadi langkah cerdas bagi Anda yang ingin tetap aktif dan sehat di usia paruh baya.

    Baca juga: Botol Coca-Cola Berusia 1 Abad Ditemukan Kolektor, ini Tampilannya

    Jus buah dan sayurKonsumsi jus sayur jauh lebih direkomendasikan daripada jus buah. Foto: Istock

    Berikut dua jenis jus yang disarankan oleh para ahli untuk usia 50 tahun ke atas:

    1. Jus kangkung

    Jus dari sayuran hijau satu ini ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Biomedical and Environmental Sciences, disebutkan bahwa konsumsi jus kangkung selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

    Efek ini tentu sangat penting bagi kelompok usia 50-an yang mulai rentan terhadap penyakit kardiovaskular.

    2. Jus brokoli

    Brokoli mengandung antioksidan bernama kaempferol yang diketahui dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.

    Selain itu, kandungan antioksidan dalam brokoli juga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis.

    Mengonsumsi jus brokoli secara rutin dapat membantu menjaga fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Rahasia Umur Panjang, Ini Jus Terbaik buat Usia 50-an Menurut Ahli”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Pembakar Lemak Perut yang Bagus Dikonsumsi Pagi Hari

    5 Minuman Pembakar Lemak Perut yang Bagus Dikonsumsi Pagi Hari


    Jakarta

    Mengusir perut buncit dan lemak perut berlebih memang susah-susah gampang. Untuk cara alami, coba rutin minum minuman pembakar lemak perut, seperti teh hijau hingga jamu kunyit asam.

    Demi penampilan yang paripurna dan maksimal, banyak orang tak menginginkan adanya tumpukan lemak perut. Selain dianggap mengganggu penampilan, lemak perut juga memicu berbagai masalah kesehatan.

    Lemak sendiri pada dasarnya merupakan bagian penting pada tubuh manusia. Hanya saja, berbagai masalah bakal muncul jika kadar lemak, utamanya lemak visceral, terlalu tinggi dalam tubuh.


    Berbagai cara dilakukan banyak orang untuk mengusir lemak perut. Modifikasi gaya hidup jadi salah satunya.

    Olahraga rutin boleh jadi kunci penurunan berat badan yang sehat. Namun selain itu, jangan lupakan juga asupan makanan yang tepat.

    Selain mengonsumsi makanan bergizi seimbang, Anda juga bisa menambah upaya penurunan berat badan dengan mengonsumsi beberapa minuman pendukung.

    Beberapa minuman berikut dipercaya dapat membantu proses pembakaran lemak pada tubuh. Efeknya disebut akan lebih maksimal jika diminum pada pagi hari.

    Berikut 5 minuman pembakar lemak perut yang bagus dikonsumsi pagi hari:

    1. Teh hijau
    Minuman pembakar lemak perut yang pertama adalah teh hijau yang punya kemampuan untuk meningkatkan metabolisme. Kandungan katekin, khusus epigallocatechin gallate (EGCG) di dalamnya, mampu mempercepat pembakaran kalori dan lemak.

    2. Air cuka apel
    Cuka apel juga jadi salah satu rahasia penurunan berat badan. Selain mampu menurunkan gula darah, air cuka apel juga bisa meningkatkan metabolisme dan menekan rasa lapar.

    Mengutip Times of India, asam asetat yang ditemukan pada cuka apel dapat meningkatkan pembakaran lemak.

    Campurkan 1-2 sdm cuka apel dengan segelas air hangat. Anda dianjurkan meminumnya dalam kondisi perut kosong.

    Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda memiliki masalah lambung.

    3. Air lemon dan madu
    Segelas air lemon dan madu di pagi bisa memberikan asupan antioksidan dan serat pektin yang bisa membakar lemak sekaligus mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    Anda disarankan setidaknya minuman air lemon madu 20 menit sebelum sarapan.

    4. Jus lidah buaya
    Lidah buaya juga punya potensi menjadi minuman penghancur lemak perut karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.

    Jus lidah buaya dipercaya mampu meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

    5. Jamu kunyit asam
    Segelas jamu juga disarankan di pagi hari. Anda bisa menjadikan jamu kunyit asam sebagai minuman pembakar lemak perut di pagi hari.

    Konsumsi jamu kunyit asam di pagi hari mampu mendorong proses pembakaran kalori. Khasiat ini didapat dari kandungan kurkumin pada kunyit yang punya potensi meningkatkan metabolisme lemak.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Minuman Ini Ampuh Bakar Lemak Perut Kamu Jika Diminum di Pagi Hari”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! Kebiasaan Minum Kopi Ini Bisa Membahayakan Jantung

    Hati-hati! Kebiasaan Minum Kopi Ini Bisa Membahayakan Jantung


    Jakarta

    Kebiasaan minum kopi bisa membahayakan jantung. Hal ini dipicu asupan kafein harian yang berlebihan. Begini kata peneliti dan saran aman konsumsi kopi harian.

    Mengonsumsi kopi terkenal dengan manfaat sehatnya, seperti meningkatkan fokus dan bantu bakar lemak. Namun, ada juga kebiasaan konsumsi kopi yang membahayakan jantung.

    Sebuah studi terbaru yang dipresentasikan di ACC Asia pada Agustus 2024 lalu menemukan, minum kopi berkafein dalam jumlah banyak selama lima hari dalam seminggu dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk jantung. Risiko tetap bisa muncul meski seseorang memiliki tubuh yang sehat.


    Melansir Medical News Today, sebanyak 92 partisipan sehat berusia 18-45 tahun diikutsertakan dalam studi ini. Semua peserta studi menjalankan pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi setiap 3-5 menit setelah tes.

    Ilustrasi kopi hitamIlustrasi kopi hitam Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Para ilmuwan mengumpulkan informasi tentang asupan kafein harian normal mereka.

    “Konsumsi kafein secara teratur dapat mengganggu sistem parasimpatik yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung,” ujar penulis utama studi Nency Kagathara.

    Dalam studi ini, para peneliti mendefinisikan konsumsi kafein kronis dengan mengonsumsi minuman berkafein secara berlebih selama lima hari dalam seminggu, selama lebih dari satu tahun.

    Pada akhir penelitian, mereka menemukan bahwa 19,6 persen peserta mengonsumsi lebih dari 400 miligram (mg) kafein setiap hari. Angka ini setara dengan 32 gram (g) atau 6 sendok makan (sdm) bubuk kopi.

    Hasilnya, para ilmuwan menemukan asupan kafein kronis setiap hari berdampak pada sistem saraf otonom yang menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah seiring berjalannya waktu.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanIlustrasi kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    “Karena efeknya pada sistem saraf otonom, konsumsi kafein [berlebih] secara teratur dapat membuat orang yang sehat justru jadi berisiko terkena hipertensi dan kejadian kardiovaskular lainnya,” ujar Kagathara.

    Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) sendiri telah mengaitkan konsumsi 400 mg kafein per hari dengan masalah kesehatan. FDA juga telah memperingatkan bahwa setiap orang bereaksi dan memetabolisme kafein dengan cara yang berbeda.

    Sebelumnya, penelitian juga telah menemukan, konsumsi lebih dari 400 mg kafein dalam sehari dapat menimbulkan masalah kecemasan dan insomnia.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Kebiasaan Minum Kopi Seperti Ini Bisa Bahaya buat Jantung”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Camilan Penurun Gula Darah yang Aman Buat Penderita Diabetes

    7 Camilan Penurun Gula Darah yang Aman Buat Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes perlu mewaspadai setiap asupannya, termasuk ketika ngemil. Jenis camilan penurun gula darah ini bisa jadi pilihan aman. Rasanya juga enak-enak!

    Saat menjaga pola makan, ngemil adalah hal yang sulit dihindari, apalagi untuk penderita diabetes yang harus menjaga kadar gula darahnya.

    Jika salah memilih camilan, bukan tidak mungkin gula darah akan melonjak dan kondisi diabetes bisa memburuk. Berikut 7 camilan penurun gula darah yang aman untuk penderita diabetes:


    1. Popcorn

    Ternyata popcorn atau jagung meletus bisa jadi camilan sehat bagi Anda yang menderita diabetes. Kuncinya adalah popcorn tidak diberi tambahan gula atau mentega dan garam.

    2. Puding chia

    Camilan sehat dan kaya nutrisi lainnya adalah puding biji chia. Bahkan camilan ini bisa membuat gula darah lebih stabil dan mengandung protein, serat, serta asam lemak omega-3.

    3. Telur rebus

    tips masak telur rebus yang mudah dipraktekkanFoto: Getty Images/iStockphoto

    Camilan berikutnya bagi penderita diabetes adalah telur rebus. Protein di dalam makanan ini bisa menekan gula darah.

    4. Edamame rebus

    Senyawa isoflavon dalam makanan ini bisa menurunkan kadar gula darah. Bahkan bisa mengurangi resistensi insulin.

    5. Kacang almond

    5 Perbedaan Oat Milk dan Almond Milk, Mana yang Lebih Sehat?Foto: Getty Images/iStockphoto/Natalia Lebedeva

    Vitamin, mineral hingga lemak sehat yang terkandung dalam kacang almond memang menyehatkan. Bahkan banyak penelitian menyebutkan bahwa kacang ini bisa mengontrol gula darah.

    6. Apel

    Apel kaya akan vitamin B, C, potasium, dan antioksidan polifenol. Sehingga buah ini memiliki manfaat untuk menjaga sel pankreas dari kerusakan yang bisa memperburuk diabetes.

    7. Alpukat

    AlpukatFoto: Getty Images/ASMR

    Alpukat mengandung serat tinggi dan asam lemak tak jenuh tunggal. Semua ini sangat ramah penderita diabetes. Meski begitu jangan terlalu berlebihan saat mengonsumsinya.

    Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Camilan Penurun Gula Darah, Penderita Diabetes Tetap Bisa Ngemil Enak

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com