Blog

  • Minum Teh Saat Sahur? Ini 5 Teh yang Berkhasiat Bakar Lemak di Perut


    Jakarta

    Beberapa orang pilih sahur atau buka puasa dengan minum teh. Kalau ingin mendapat manfaat ekstra menurunkan berat badan, coba konsumsi 5 teh yang berkhasiat membakar lemak di perut ini.

    Bulan ramadan selain dimanfaatkan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya, juga menjadi ajang untuk menurunkan berat badan. Dengan membatasi waktu makan dan memilih makanan yang tepat, banyak orang berharap berat badannya dapat turun setelah puasa 30 hari.

    Asupan makanan dan minuman yang dipilih pun harus tepat agar tujuan itu tercapai. Bagi yang suka minum teh, baik saat sahur atau buka puasa, coba pilih teh yang punya khasiat membakar lemak perut.


    Tujuan menurunkan berat badan pun bakal lebih cepat dicapai. Teh ini mengandung senyawa, vitamin, dan nutrisi yang dibuktikan penelitian dapat membantu mengurangi lemak di perut jika dijadikan bagian pola makan gizi seimbang.

    Apa saja daftarnya? Mengutip Eat This, Not That! (8/11/2023), berikut 5 teh pembakar lemak di perut yang efektif jika dikonsumsi rutin:

    1. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaFoto: Getty Images/iStockphoto

    Teh hijau ada pada urutan pertama sebagai teh yang berkhasiat membakar lemak di perut. Menurut penelitian tahun 2022 yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, partisipan yang minum teh hijau 4 cangkir atau lebih setiap hari memiliki 44% risiko lebih rendah dari alami obesitas abdominal, dibanding partisipan yang tidak minum teh hijau.

    Sebuah penelitian tahun 2009 menemukan teh hijau mengandung katekin, antioksidan yang bantu mengurangi lemak di perut saat dikombinasikan dengan olahraga rutin. Selain katekin, teh hijau juga mengandung ECGC dalam jumlah tinggi yang dikaitkan dengan manfaat mempercepat metabolisme tubuh, yang pada akhirnya membantu usaha penurunan berat badan.

    2. Teh oolong

    Kabar baik bagi pencinta teh oolong karena teh favoritnya juga bagus untuk membakar lemak di perut. Teh oolong berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan hitam, tapi melalui oksidasi sebagian.

    Penelitian menunjukkan teh oolong mengandung polifenol yang berkaitan dengan metabolisme tubuh lebih cepat dan manfaat mengurangi lemak di perut. Penelitian tahun 2020 dari Universitas Tsukuba bahkan menemukan teh oolong meningkatkan pemecahan lemak hingga 20%, bahkan berlanjut sampai partisipan tidur.

    3. Teh hitam

    Teh hitamFoto: iStock

    Teh hitam yang banyak dikonsumsi di dunia ini juga mengandung manfaat serupa untuk membakar lemak di perut. Penelitian tahun 2016 yang dimuat dalam jurnal Molecules menemukan polifenol dalam teh hitam memiliki senyawa anti obesitas dan bantu mengurangi bobot tubuh serta lemak perut.

    Sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function juga mengungkap partisipan yang minum 3 cangkir teh hitam tiap hari selama 3 bulan menunjukkan penurunan berat badan dan pengurangan lingkar pinggang yang lebih banyak dibanding partisipan yang tidak minum teh hitam.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Teh putih

    Teh putih adalah jenis teh yang rasanya paling lembut dan paling sedikit diproses. Konsumsinya terbukti dapat meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, dua hal yang penting dalam penurunan berat badan.

    Penelitian tahun 2023 yang dipublikasikan dalam jurnal Food Safety & Health juga menyimpulkan jika teh putih memiliki dampak positif dalam menurunkan berat badan dan lemak perut secara khusus.

    5. Teh pu-erh

    Teh puerhFoto: iStock

    Teh pu-erh merupakan teh hitam fermentasi dari China yang juga terbukti membantu menurunkan berat badan dan lemak. Sebuah penelitian tahun 2014 dalam jurnal Phytotherapy Research menemukan partisipan pria dengan masalah sindrom metabolik yang minum teh pu-erh mengalami sedikit pengurangan lemak tubuh.

    Studi lain dari Nutrition Research menemukan bahwa ekstrak teh pu-erh membantu menurunkan berat badan, Indek Massa Tubuh, dan lemak visceral pada orang dewasa Jepang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur karena Bikin Lemas


    Jakarta

    Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa makanan justru bisa membuat tubuh menjadi lemas. Oleh karena itu, penting menghindari 5 makanan ini saat sahur.

    Umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa disunnahkan untuk sahur. Dengan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman, sebagai bekal untuk puasa seharian.

    Namun, pilihan menu sahurnya tidak boleh sembarangan. Karena sahur ditujukkan untuk menguatkan fisik saat puasa, sehingga disarankan menghindari makanan-makanan yang justru membuat tubuh lemas.


    Mengonsumsi makanan memang bisa menambah energi dan asupan nutrisi, tetapi ada juga makanan yang justru memberikan efek sebaliknya.

    Oleh karena itu, ketika sahur, umat muslim disarankan menghindari 5 makanan yang bikin lemas ini. Merangkum beberapa sumber, berikut daftarnya!

    1. Karbohidrat olahan

    Ada Pastry hingga Kopi Berlapis Emas di Kafe Milik Salt BaeKarbohidrat olahan, seperti pastry dan kue sebaiknya tidak dimakan saat sahur. Foto: Instagram/kapicciiiinoo

    Meskipun karbohidrat dibutuhkan tubuh untuk menambah energi, tetapi kamu tidak dianjurkan mengonsumsi karbohidrat olahan. Karbohidrat olahan contohnya pastry, kue, donat, atau sereal.

    Makanan-makanan ini hanya memberi rasa kenyang dan kepuasan sesaat karena nutrisi sebenarnya rendah.

    Melansir eatthis.com (27/10/23), makanan, seperti pastry atau croissant kenyataannya dibuat dari karbohidrat sederhana yang sebagian besar terbuat dari tepung putih.

    Mengonsumsi karbohidrat ini bisa meningkatkan lonjakan gula darah yang tajam, tetapi kemudian gula darah mengalami penurunan. Hal inilah yang membuat seseorang lebih cepat lapar.

    Jika ingin tetap mengonsumsi karbohidrat seperti roti atau kue, pilihlah yang terbuat dari gandum utuh atau karbohidrat kompleks. Sebab, makanan itu bisa memberi energi berkelanjutan.

    Kombinasikan juga dengan protein, seperti telur agar perut lebih kenyang dan nutrisi yang didapat optimal.

    2. Makanan gurih

    Ilustrasi keripik tempeMakanan gurih, seperti keripik atau yang mengandung banyak msg juga perlu dihindari. Foto: Getty Images/Edy Gunawan

    Makanan gurih memang nikmat, tetapi asupannya perlu diperhatikan. Ketika sahur, kamu sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih, misalnya keripik gurih atau makanan lain yang mengandung banyak msg atau kecap asin.

    Sebab, makanan seperti ini hanya membuat kamu menjadi haus lebih cepat.

    Para ilmuwan yang disebut di eatthis.com mengungkap kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan seseorang merasa puas.

    Namun, hal tersebut bisa menciptakan lingkaran setan. Sebab, camilan asin seperti keripik mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan.

    Seorang ahli diet, Destini Moody, RDN, juga menambahkan, camilan gurih seperti ini bisa membuat kamu lebih cepat lapar. Memungkinkan kamu memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya akan berlanjut seperti itu.

    Daftar makanan lain yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Minuman berkafein

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMinuman berkafein seperti kopi dan teh tidak menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Pecinta kopi atau teh sebaiknya juga memperhatikan waktu mengonsumsi minuman ini. Kopi dan teh merupakan dua jenis minuman berkafein yang memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

    Minum minuman berkafein bisa menimbulkan efek kecemasan hingga insomnia. Oleh karena itu, minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur karena tidak bisa menghidrasi tubuh.

    Minuman ini hanya membuat para umat muslim yang berpuasa merasa haus sepanjang hari.

    4. Gorengan

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengGorengan seperti kentang goreng juga jangan dimakan saat sahur. Foto: Getty Images/Rafa Jodar

    Makanan berminyak, seperti gorengan juga perlu dihindari saat sahur. Makanan ini mengandung lemak yang akan disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak.

    Membutuhkan waktu lebih lama agar makanan ini dicerna tubuh. Sehingga, tubuh perlu kerja ekstra untuk mencerna dan memecah makanan ini.

    Mengonsumsi makanan lemak berlebih memang meningkatkan rasa kenyang, tetapi hanya sesaat. Tanpa diimbangi atau mengonsumsi makanan protein atau serat apapun, gorengan bisa membuatmu merasa cepat lapar dan lemas.

    5. Makanan olahan

    Makanan olahan umumnya mengandung banyak gula, garam, dan pengawet. Makanan ini juga melewati berbagai macam proses ketika dibuat di pabrik.

    Bahan pengawet itulah yang bisa membuat seseorang merasa kembung dan menjadi lemas. Membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat menjalani hari.

    Nutrisi didalamnya juga sangat minim, sehingga tidak dapat disebut memberikan energi tubuh.

    Saat sahur, kamu juga perlu menghindari makanan olahan. Misalnya, sosis, nugget, makanan kemasan lainnya atau makanan beku (frozen food).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • YouTuber Ini Bagikan Kreasi Indomie Sehat Kaya Protein


    Jakarta

    Seorang YouTuber asal Indonesia bernama Ben membagikan kreasi Indomie favoritnya. Ia menyukai Indomie rebus dengan tambahan bahan makanan kaya protein.

    Indomie dikenal sebagai produk mie instan paling favorit di Indonesia. Tak hanya orang Indonesia saja yang menyukainya, tapi menjadi favorit di beberapa negara lain.

    YouTuber asal Indonesia dengan channel Super Cool Ben juga diketahui menyukai Indomie. YouTuber ini membagikan kreasi Indomie favoritnya.


    Ben begitu YouTuber ini biasa disapa membuat kreasi Indomie yang kaya protein. Ia mengatakan dalam videonya, “Ayo kita buat Indomie yang sehat.”

    YouTuber bikin Indomie versi 'sehat'YouTuber bikin Indomie versi ‘sehat’ Foto: YouTube Shorts @supercoolben

    Varian Indomie yang Ben gunakan adalah rasa kari ayam. Mie tersebut dimasak seperti biasa, saat mulai setengah matang barulah Ben memasukkan telur.

    Ben menggunakan 3 butir telur untuk membuat racikan Indomie ‘sehat’ tersebut. Telur itu untuk asupan protein agar massa otot tubuhnya terjaga.

    Selain telur, Ben juga menambahkan daging ayam yang telah dimasak menggunakan air fryer. Daging ayam itu ditambahkan menjadi topping.

    Tak ketinggalan 2 ceker ayam dan sedikit sayuran hijau. “Tambahkan daging ayam jadi topping, jangan lupa ceker ayam untuk protein ekstra,” ujarnya dalam konten videonya.

    YouTuber bikin Indomie versi 'sehat'YouTuber bikin Indomie versi ‘sehat’ Foto: YouTube Shorts @supercoolben

    Kontennya membuat kreasi Indomie sehat ini disukai lebih dari 3.000 pengguna YouTube. Komentar yang dilontarkan netizen juga beragam.

    “Kurang cabe rawit iris kecil-kecil,” komentar netizen.

    “Gila! Telurnya 3 butir,” sahut netizen lain.

    “Kurang nasi!” komentar lainnya.

    Ternyata YouTuber Ben ini adalah Ben Sumadiwiria. Ia merupakan seorang chef yang aktif membuat konten blog seputar kuliner.

    Namanya mulai dikenal karena konten web series ‘Lost in Jakarta’ pada channel Awesome Eats. Ia tinggal dan besar di Jerman, oleh karena itu tak fasih berbahasa Indonesia.

    Selain racikan ala Ben tersebut, Indomie juga bisa dibuat ‘sehat’ dengan tambahan bahan lain. Contohnya menambahkan beragam sayuran, seperti kol, bayam, wortel, brokoli, dan lainnya sebagai asupan serat. Kamu juga bisa menambahkan aneka jamur, seperti jamur kancing, enoki, tiram, dan lainnya yang nutrisinya tinggi.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Campuran Rempah dan Herba untuk Detoks Hati yang Alami


    Jakarta

    Kesehatan organ hati perlu diperhatikan. Salah satu caranya mendetoksifikasi dengan konsumsi makanan dan minuman pendukung fungsi hati berikut ini.

    Pada dasarnya hati atau liver merupakan organ tubuh yang membantu membersihkan racun dan menghasilkan empedu. Organ ini pun harus selalu dijaga kesehatannya karena jika mengalami gangguan, tidak lagi bisa menyaring zat beracun secara optimal.

    Racun yang tidak tersaring secara optimal bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pembuluh darah hingga terjadinya perlemakan hati.


    Untuk mencegah gangguan hati, penting mengubah pola makan menjadi lebih baik dan sehat. Kamu juga bisa melakukan praktik liver detoks yang disebut dapat membersihkan zat racun di dalam organ hati.

    Proses detoksifikasi ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mendukung fungsi hati.

    Misalnya, dengan membuat racikan herbal sederhana dengan memanfaatkan beberapa rempah dan herbal alami. Melansir Times of India, berikut minuman yang mampu mendetoks hati:

    1. Smoothies jahe

    Bisa Cegah COVID-19, Jahe Tertulis dalam Al-Qur'an sebagai Bahan Minuman SurgaMinum racikan smoothies jahe dapat mendukung fungsi hati. Foto: iStock

    Smoothies merupakan minuman sehat hasil dari buah dan sayur yang diblender bersama ampasnya. Teksturnya kental dan lebih mengenyangkan daripada jus.

    Jika smoothies biasanya hanya terdiri dari sayuran dan buah-buahan, kini kamu bisa menambah jahe ke dalamnya. Buat smoothies yang terdiri dari bayam, nanas, pisang, dan air kelapa. Lalu tambahkan jahe.

    Jahe dapat membantu pencernaan dan mendukung fungsi hati. Sedangkan bayam menyediakan nutrisi penting untuk detoksifikasi.

    Penambahan air kelapa juga membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari tubuh. Air kelapa ini berfungsi sebagai tonik detoksifikasi yang dapat meningkatkan fungsi hati dan ginjal selama proses pembersihan tubuh.

    2. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaTidak hanya segar, teh hijau juga bisa membantu mendetoksifikasi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain menikmati segelas smoothies yang kental dan menyegarkan, kamu juga bisa mendetoksifikasi hati dengan minum teh hijau.

    Secangkir teh hijau yang diberi tambahan bunga dandelion hingga jahe mentah bisa mendukung fungsi hati.

    Teh hijau merupakan jenis teh kaya akan antioksidan. Ramuan ini juga dapat meningkatkan detoksifikasi.

    Rebus daun teh hijau dengan bahan-ahan lain. Minum dan rasakan mafaatnya.

    Rekomendasi racikan minuman rempah herbal lain bisa dilhat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitMinum teh kunyit juga membantu mecegah masalah atau gangguan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum teh kunyit juga dapat membantu detoksifikasi hati. Kunyit merupakan tanaman herbal yang mengandung kurkumin, bahan aktif yang membantu enzim mengeluarkan racun.

    Kunyit juga mengandung antioksidan yang berperan untuk memperbaiki sel-sel di hati, serta meningkatkan produksi empedu. Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mendukung kesehatan hati.

    Kamu bisa membuat sendiri teh kunyit dengan cara memanaskan air lalu mencampurkan kunyit, lada hitam, dan sedikit madu.

    4. Air lemon hangat

    Air lemonMinum air hangat dengan lemon bisa mengeluarkan racun dari hati. Foto: iStock

    Segelas air putih memang baik untuk mendukung kesehatan. Namun, untuk detoksifikasi hati, kamu bisa menambah irisan lemon atau perasan jusnya.

    Lemon merangsang enzim hati dan membantu pencernaan. Jenis jeruk ini bahkan dikenal sebagai master detoxification yang bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari hati.

    Minum air hangat dengan lemon juga bisa mencegah batu ginjal. Melansir mayapadahospital.com, kandungan asam sitrat di dalamnya dapat meningkatkan jumlah urin sehingga membersihkan ginjal dan menghilangkan racun dalam tubuh.

    5. Cuka apel dengan kayu manis

    Meskipun aromanya kurang sedap, tetapi cuka apel mengandung banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk detoksifikasi hati.

    Agar rasanya tidak terlalu asam dan kuat, kamu bisa menambah sejumput kayu manis dan satu sendok teh madu.

    Cuka apel memang dikenal dapat meningkatkan kesehatan liver (hati). Melansir dehealth.store, jenis cuka ini memiliki sifat antihiperlipidemia yang kuat dan mengandung antioksidan.

    Cuka apel dapat membantu tubuh menjadi fokus pada keseimbangan (pH) dan mendukung detoksifikasi hati. Sedangkan kayu manis mampu menambah rasa dan memberi manfaat detoksifikasi tambahan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi Kurma


    Jakarta

    Konsumsi kurma dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ternyata tak sekadar sunnah, konsumsi kurma secara rutin dapat mendatangkan khasiat untuk kesehatan.

    Kurma identik dengan bulan ramadan karena dianjurkan untuk disantap sebagai kudapan pertama saat membatalkan puasa. Anjuran makan kurma saat berbuka puasa ini berasal dari kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu mengonsumsi kurma dan air saat berbuka puasa.

    Berdasarkan ajaran Islam, konsumsi kurma dan menjalankan sunnah nabi akan mendapat keberkahan yang berlimpah. Tetapi selain keberkahan karena menjalankan sunnah Rasulullah SAW, kurma juga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh.


    Pada sebuah kurma dengan berat 8 gram terdapat 23 kalori, 0,2 gram protein, 0,6 gram serat, 53 miligram potasium dan masih banyak nutrisi lainnya. Dengan begitu konsumsi kurma dapat menjaga kesehatan organ tubuh hingga melindunginya dari penyakit kronis.

    Baca juga: Masak Beef Wellington Rp 1,8 Juta, Brooklyn Beckham Dipuji Gordon Ramsay

    Berikut ini 5 manfaat rutin konsumsi kurma mengutip Veryell Fit:

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaKurma memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah perkembangan kanker dan tumor. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    1. Mencegah pertumbuhan kanker

    Kurma memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang terbentuk secara alami dengan kadar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Komponen antioksidan dan antiinflamasi ini dikaitkan oleh ahli dengan manfaatnya mencegah perkembangan sel kanker.

    Bahkan saking istimewanya kandungan antioksidan pada kurma membuat banyak ahli tergelitik untuk menelitinya. Berbagai pengamatan hingga uji laboratorium dilakukan guna menemukan khasiat dan efek samping kurma secara efektif.

    Hasilnya kandungan anti radikal bebas yang ditemukan di dalam kurma membuat peneliti terpesona. Sehingga konsumsi kurma secara rutin disarankan untuk membantu melindungi tubuh dari kanker dan tumor.

    2. Menjaga kesehatan jantung

    Ada alasan lain selain rasa manis kurma yang dapat menggantikan energi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Kurma memiliki kandungan potasium alami yang berfungsi sebagai elektrolit ketika dikonsumsi ke dalam tubuh.

    Elektrolit dibutuhkan oleh tubuh guna menggantikan cairan yang hilang selama berpuasa seharian penuh. Faktanya kandungan potassium di dalam kurma ini juga membantu menjaga kesehatan kardiovaskular hingga jantung pada orang dewasa.

    Salah satu efek yang telah terbukti atas konsumsi potassium sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah kemampuan untuk mengendalikan tekanan darah. Kadar garamnya yang juga rendah membuat kurma disarankan bagi orang tua terutama mereka yang memiliki gangguan tekanan darah dan kardiovaskular.

    Manfaat konsumsi kurma lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menguatkan tulang

    Tulang tidak hanya membutuhkan kalsium seperti yang terkandung di dalam susu tetapi juga mineral berupa magnesium yang salah satunya terkandung dalam kurma. Magnesium memiliki peran penting untuk mengisi kepadatan tulang sehingga tidak mudah keropos.

    Biasanya makanan tinggi magnesium juga disarankan untuk orang tua lanjut usia yang mulai terdeteksi mengalami gejala osteoporosis. Kurma termasuk ke dalam makanan yang disarankan ahli karena lebih banyak khasiatnya daripada efek sampingnya jika dibandingkan dengan suplemen magnesium.

    Kurma juga dilengkapi dengan zat besi yang merupakan mineral untuk membantu pembentukan sumsum tulang di dalam tubuh. Bahkan jika mengonsumsi setiap hari kurma juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    4. Mengendalikan gula darah

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaWalaupun manis kurma dapat membantu mengendalikan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    Rasa manis alami di dalam kurma tentu berbeda dengan rasa manis yang dihadirkan gula. Bagi penderita diabetes makanan dan minuman manis menjadi menu yang wajib dihindari konsumsinya.

    Tetapi kurma justru dianjurkan oleh ahli kesehatan untuk penderita diabetes dalam porsi konsumsi yang tetap dibatasi. Gula alami di dalam kurma tidak memengaruhi lonjakan gula darah di dalam tubuh.

    Sehingga tubuh tetap mendapatkan asupan gula untuk membentuk energi tanpa membuat insulin bekerja lebih keras. Ahli kesehatan juga setuju bahwa kurma layak dijadikan camilan sehat bagi penderita diabetes.

    5. Memperlancar pencernaan

    Penampilannya yang seperti buah kering membuat kurma memiliki kadar serat yang tinggi. Seperti yang telah banyak diketahui, kehadiran serat begitu dibutuhkan oleh tubuh baik untuk pencernaan maupun organ lainnya.

    Konsumsi serat yang cukup, salah satunya melalui kurma, dapat membantu menjaga pergerakan perut lebih lembut dan pencernaan menjadi lancar. Hasilnya kamu akan terhindari dari risiko konstipasi yang dialami oleh segelintir orang ketika menjalankan puasa ramadan.

    Serat pada kurma juga disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis dan menjaga kesehatan pencernaan demi menghindari kondisi seperti obesitas maupun gangguan metabolisme. Konsumsi setidaknya 3 kurma dalam sehari mampu membantu mengatasi berbagai keluhan pencernaan dan mengendalikan berat badan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • DBD Lagi Musim, Konsumsi 5 Makanan Ini agar Cepat Pulih


    Jakarta

    Belakangan ini kasus DBD tengah merebak. Pasien DBD yang ingin cepat sembuh bisa memperbanyak asupan 5 makanan ini sembari mendapat perawatan medis yang diperlukan.

    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Efeknya, pasien DBD akan mengalami penurunan jumlah cairan dan trombosit.

    Kondisi tersebut membuat pasien DBD memiliki gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah, nyeri otot dan sendi, serta bintik-bintik merah di kulit.


    DBD dapat diobati dengan perawatan medis. Pasien DBD juga bisa mengonsumsi sejumlah makanan yang membantu untuk meningkatkan jumlah cairan dan trombosit di dalam tubuh.

    Berikut 5 makanan terbaik untuk dikonsumsi agar cepat pulih dari DBD:

    1. Daun pepaya

    7 Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan, Sehatkan Pencernaan hingga KulitDaun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD Foto: iStock

    Sejumlah studi menunjukkan, daun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD. Konsumsi daun pepaya terbukti meningkatkan trombosit dengan signifikan.

    Daun pepaya bisa dikonsumsi setelah mengolahnya menjadi sayuran ataupun dijus.

    2. Buah delima

    Buah delima merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral. Delima dapat membantu mengurangi kelelahan dan memberikan energi tambahan pada pasien DBD.

    Kandungan zat besi yang tinggi di dalam delima juga membantu meningkatkan jumlah trombosit darah.

    3. Air kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundAir kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Air kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD yang mengalami dehidrasi. Air kelapa mengandung elektrolit dan nutrisi yang baik untuk pasien DBD.

    4. Kunyit

    Dikutip dari Pharm Easy, kunyit memiliki sifat antioksidan dan antiseptik yang tinggi sehingga membantu pemulihan lebih cepat. Kunyit juga memperkuat metabolisme pada pasien DBD.

    5. Jeruk

    10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatBuah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C Foto: Getty Images/MmeEmil

    Buah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan virus Dengue.

    Selain mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat penyembuhan DBD, hindari pula mengonsumsi makanan yang berminyak atau digoreng, makanan pedas, dan makanan yang mengandung kafein.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari


    Jakarta

    Ngopi di pagi hari memang bikin melek dan semangat. Tapi ternyata ada beberapa penyebab mengapa orang sering sakit perut usai ngopi.

    Selain rasa dan aromanya yang nikmat, kopi juga menjadi pilihan minuman favorit karena khasiatnya. Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh membuat otak bekerja lebih maksimal dan fokus, mencegah kanker, menurunkan berat badan hingga menurunkan resiko diabetes.

    Apalagi kopi juga bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan dengan aneka campuran seperti susu, karamel ataupun cokelat. Sayangnya tidak semua bisa nyaman menikmati kopi.


    Ada orang yang suka kopi tetapi kadang tersiksa karena merasa sakit perut usai meneguk kopi? Mungkin kopi yang kamu konsumsi terlalu kuat atau kondisi perut sedang dalam keadaan tak sehat.

    Dilansir dari berbagai sumber (20/03), ada beberapa alasan mengapa kopi bisa mengganggu kesehatan perut terutama lambung. Orang yang memiliki masalah lambung memang disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam porsi terbatas atau pilih kopi khusus yang tidak terlalu kuat.

    Berikut penyebab masalah kesehatan lambung usai minum kopi:

    1. Minum Kopi saat Perut Kosong

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein menyebabkan banyak kemungkinan, salah satunya memberi efek gelisah dan cemas. Kafein dari satu cangkir kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama berjam-jam. Rata-rata orang masih memiliki kandungan kafein kopi setelah 5-6 jam konsumsi kopi.

    Ketika kamu menyadari memiliki perut yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi saat perut dalam keadaan kosong. Usahakan makan camilan sebelum minum kopi, terutama saat pagi hari.

    Jika memaksa memasukkan kafein dalam keadaan perut kosong, sama artinya seperti memancing gangguan lambung. Dengan perut yang sudah terisi makanan, efek kafein menjadi tidak terlalu keras.

    2. Kandungan Kafein yang Tinggi

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein pada kopi dipercaya dapat membangkitkan energi seseorang. Namun, ada sebagian orang yang justru sensitif terhadap kafein, sehingga menyebabkan sakit perut setiap kali minum kopi. Dilansir dari Java Presse, kafein bisa membuat perut memproduksi lebih banyak asam dari biasanya.

    Jadi, walaupun kopi itu tidak terlalu asam, tetapi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam yang membuat tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk memilih kopi tanpa kandungan kafein (decaf). Selain itu, perhatikan juga berapa kali kamu minum kopi dalam sehari.

    Pastikan agar tidak terlalu banyak. Satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari sudah cukup. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi pisang setelah minum kopi. Pisang memiliki sifat basa yang dapat menghilangkan efek asam yang dihasilkan kafein.

    3. Konsumsi Kopi Terlalu Banyak

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Banyak yang bertanya, apakah kopi menyebabkan sakit maag? Jawabannya adalah tidak, kopi tidak menyebabkan sakit maag secara langsung, tetapi minum kopi dalam jumlah banyak akan memperburuk kondisi orang yang memiliki masalah maag.

    Batasi konsumsi kopi jika memang mengalami sakit perut usai menikmati secangkir kopi atau alternatifnya adalah pilih kopi decaf alias kopi non kafein. Bisa juga memilih kopi cold brew yang lebih ramah di lambung.

    4. Kadar Keasaman Kopi

    Salah satu penyebab utama sakit perut setelah minum kopi adalah keasaman. Kopi secara alami memiliki pH sekitar 5, dan semakin rendah pH kopi maka semakin asam sifatnya.

    Sebagai perbandingan, air mineral memiliki pH 7 dan pH lemon sekitar 2,5. Sementara pH kopi tidak melulu di angka 5 namun ini angka rata-rata. Salah satu hal yang mempengaruhi pH kopi adalah proses roasting atau pemanggangan kopi.

    Ketika kopi diminum, itu membuat lambung secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung dan sebenarnya mengeluarkan lebih banyak asam lambung. Hal inilah yang menyebabkan rasa mulas, gangguan pencernaan, refluks asam, dan sakit perut umum.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sebaiknya Sarapan Makanan Gurih atau Manis? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Sarapan menjadi waktu makan terpenting, karena bisa meningkatkan energi dalam sehari. Sebaiknya, sajian sarapan gurih atau manis? Ini kata ahli!

    Sarapan yang tepat dapat membuatmu memiliki energi yang baik sepanjang hari. Sebaiknya, menu sarapan yang disantap juga diperhatikan asupan nutrisinya.

    Dilansir dari Food NDTV (19/3), Jessie Inchauspe, ahli biokimia Prancis dan penulis buku terlaris NYT (@glucosegoddess) menjelaskan menu sarapan yang tepat. Menurut ahli, idealnya sarapan harus gurih dan tidak manis.


    Inchauspe menjelaskan kalau mengonsumsi sarapan kebanyakan pati dan gula, seperti sereal, roti dengan selai, jus jeruk, dan lainnya itu bisa membuat tubuh mengalami lonjakan glukosa. Hal ini bisa membuat energi cepat menurun.

    “Jika tubuh mengalami lonjakan glukosa yang tinggi di pagi hari, tingkat rasa lapar akan kembali lebih cepat dan energi akan terkuras sepanjang hari,” jelas Inchauspe.

    Menu sarapan sehatMenu sarapan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menambahkan bahwa dengan lonjakan glukosa yang besar saat sarapan, hal itu juga bisa merusak mitokondria. “Mitokondria adalah pabrik kecil di sel yang bertugas menghasilkan energi. Lonjakan glukosa yang besar akan merusaknya, mencegahnya menghasilkan energi yang baik,” tambahnya.

    Ahli biokimia ini menyarankan untuk beralih pada menu sarapan yang gurih. Inchauspe mengklaim dalam keterangannya bahwa sarapan gurih akan mengubah hidup.

    Inchauspe merekomendasikan 3 komponen utama pada menu sarapan. Seperti asupan protein (yogurt, telur, daging, ikan, dsb), lemak sehat (alpukat, minyak zaitun, keju, dsb), dan beberapa jenis sayuran.

    Jika menginginkan sesuatu yang manis, satu-satunya yang aman dikonsumsi oleh Inchauspe adalah buah utuh. Ahli biokimia ini tidak menentang gula, melainkan ia menyarankan bagaimana mengelola dan merencanakan konsumsi gula untuk kesehatan yang yang lebih baik.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan yang Jadi Obat Alami Ini Tertulis dalam Al Quran dan Hadist


    Jakarta

    Al Quran menjadi petunjuk untuk umat muslim. Tak hanya soal keimanan, tapi juga ada banyak informasi terkait kesehatan di dalamnya, termasuk makanan yang dapat menjadi obat alami.

    Membaca Al Quran bagi muslim tidak hanya membuat muslim diganjar pahala, tapi juga mendapat petunjuk agar hidup lebih baik. Informasi yang tercantum di dalamnya amat luas.

    Selain menjadi obat penyembuh bagi hati dan jiwa, Al Quran juga dapat menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Sejumlah obat alami yang disebutkan dalam Al Quran disebut dapat dikonsumsi.


    Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya yang seperti dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

    1. Madu

    racikan kopi campur madu yang sehat madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

    “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

    Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

    Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

    2. Zaitun

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

    Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

    Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

    3. Kurma

    Ilustrasi kurmaIlustrasi kurma Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

    Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Al Quran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Al Quran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

    Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma.

    Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

    Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
    Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

    Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    4. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi.

    Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran. “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

    Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

    Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    5. Habbatus sauda

    Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

    Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

    Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

    6. Pisang

    Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

    Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

    “Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33).

    Al Quran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

    Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

    7. Buah tin

    Al Quran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 6 Obat Alami Tertulis di Al Quran & Hadist, Cek Manfaatnya

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama Puasa


    Jakarta

    Selama berpuasa gula darah penderita diabetes harus tetap terjaga. Buah rendah glikemik ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes selama berpuasa.

    Indeks glikemik merupakan taraf ukur sebuah makanan dicerna oleh gula darah di dalam tubuh. Semakin tinggi nilainya maka semakin cepat lonjakan gula darah yang akan ditimbulkan.

    Memerhatikan kadar glikemik di dalam makanan penting untuk selalu diterapkan oleh penderita diabetes. Terutama ketika berpuasa di mana tubuh tak menerima asupan makanan secara rutin sehingga akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.


    Ada beberapa buah yang rendah glikemik disarankan oleh ahli untuk dikonsumsi penderita diabetes. Buah-buahan ini cocok untuk dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur tanpa menciptakan lonjakan gula darah yang berbahaya.

    Berikut ini 5 buah rendah glikemik untuk penderita diabetes selama puasa:

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaBuah berry cocok untuk camilan sehat bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    1. Buah berry

    Beberapa buah dengan ukuran kecil termasuk kategori buah berry. Ciri khas dari buah berry biasanya memiliki warna yang gelap hampir hitam, kebiruan, atau merah segar.

    Warna dari buah berry menandakan tingginya kadar antioksidan alami di dalam buah tersebut. Selain itu buah jenis ini juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan tidak menciptakan lonjakan gula darah.

    Buah berry bisa dinikmati sebagai camilan saat berbuka puasa. Jika ingin menyantapnya sebagai menu sahur, buah ini bisa dikreasikan menjadi smoothie atau topping untuk oatmeal.

    2. Apel

    Manfaat apel untuk kesehatan hampir seluruh tubuh sudah menjadi rahasia umum. Buah apel yang segar kaya akan serat dan rendah kadar indeks glikemiknya.

    Apel juga memiliki kadar air yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa untuk membantu menghidrasi tubuh. Nutrisi alaminya disebut ahli berkhasiat untuk melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan kulit.

    Potongan buah apel segar cocok untuk dikonsumsi sebagai camilan saat malam hari setelah berbuka. Ketika sahur makan apel sebelum menu utama juga boleh rutin dilakukan.

    Buah rendah glikemik lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Pir

    Hampir mirip dengan apel, pir juga tak kalah kaya akan serat dan kadar indeks glikemiknya yang rendah. Selama bulan puasa para dokter dan ahli gizi selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi air guna mencegah dehidrasi.

    Kadar air di dalam sebuah pir yang mencapai 84% dari total beratnya menjadi salah satu buah yang cocok untuk dikonsumsi. Di Indonesia pir juga tidak sulit untuk ditemukan dengan harga yang masih terjangkau.

    Buah pir menjadi salah satu yang paling dianjurkan untuk rutin dikonsumsi oleh penderita diabetes. Cara sederhana, cukup cuci bersih pir potong menjadi bagian kecil dan konsumsi sebagai buah potong yang segar.

    4. Jeruk

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaJeruk yang segar cocok untuk membasuh tenggorokan penderita diabetes untuk puasa. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Rasa asam segar yang ada pada jeruk tak hanya baik untuk kesehatan kulit tetapi juga bagi penderita diabetes. Jeruk memiliki kadar indek glikemik dan kalori yang rendah.

    Konsumsi jeruk setelah berbuka puasa maupun saat sahur dapat membantu menstabilkan gula darah serta menyiapkan tubuh untuk berpuasa seharian. Kandungan vitamin C pada jeruk jika rutin dikonsumsi juga dapat menjaga kekebalan imunitas.

    Tetapi ahli tetap mengingatkan untuk tidak mengonsumsi jeruk dalam jumlah yang berlebihan. Alasannya adalah kehadiran gula alami yang terbentuk pada buah jeruk yang tetap harus diwaspadai.

    5. Anggur

    Banyak jenis anggur populer yang bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun toko buah. Varietas anggur yang beragam membuat konsumsinya tidak akan membosankan.

    Anggur memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah sehingga buah ini disarankan ahli untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Warna hijau, merah keunguan, hingga ungu gelap pada anggur juga menandakan kandungan antioksidannya yang tinggi.

    Konsumsi anggur dapat dinikmati sebagai buah segar, camilan sehat, atau dicampur dengan yoghurt dan oatmeal. Bagaimana pun anggur juga tetap memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com