Tag: kopi

  • Minum Kopi Dicampur Kolagen Bisa Bikin Kulit Glowing, Apa Iya?


    Jakarta

    Minum kopi dicampur kolagen bermanfaat sebagai skincare alami. Perpaduan keduanya dapat membuat kulit menjadi glowing dan kencang. Ini faktanya!

    Mungkin bagi sebagian orang, kopi dicampur kolagen merupakan hal yang belum lumrah. Kolagen adalah jenis protein berserat yang bagus untuk kesehatan kulit.

    Karenanya kolagen kerap jadi campuran produk-produk kecantikan. Tak hanya itu, rupanya kolagen bagus menjadi campuran kopi. Bahkan menjadi tren sebagai skincare alami.


    Namun di samping itu, mencampurkan kopi dengan kolagen disebut dapat menyebabkan struktur molekulnya meleleh karena suhu panas. Lantas apakah aman dikonsumsi?

    Dikutip dari Mind Body Green (12/12/22) berikut faktanya!

    1. Apakah kolagen rusak terkena suhu panas?

    Tips minum kopi tanpa takut gigi kuningMinum kopi campur kolagen bisa membuat kulit glowing. Foto: Getty Images/ChristopherBernard

    Menurut ahli gizi Ashley Jordan Ferira, peptida kolagen berkualitas tinggi dalam bentuk bubuk dapat stabil pada suhu panas sekalipun.

    “Artinya bubuk kolagen cukup serbaguna dalam kemampuannya untuk dicampurkan ke dalam minuman baik dingin, hangat, atau panas,” ujar Ashley Jordan Ferira.

    Namun, kolagen tidak sepenuhnya tidak dapat dihancurkan. Ashley mengatakan bahwa suhu yang sangat tinggi dan berkepanjangan dapat menjadi penyebab terjadinya denaturasi.

    2. Batas maksimal suhu panas untuk kolagen

    Secara khusus, kolagen dapat menahan suhu hingga sekitar 200 derajat Celcius. Apapun yang lebih panas dari itu dalam waktu lama bisa berpotensi merusak integritas protein.

    Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan bahwa minuman panas seperti kopi biasanya berada di suhu sekitar 100 derajat Celcius. Jadi, tidak perlu khawatir akan merusak kolagen.

    Selain itu, Ashley menambahkan bahwa ikatan peptida yang menyatukan asam amino dalam peptida kolagen pada akhirnya akan dipecah oleh tubuh.

    Fakta tentang kopi dicampur kolagen ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi campur kolagen dapat meningkatkan protein

    Habis Minum Kopi Malah Ngantuk? Ini 5 PenyebabnyaMenambahkan kolagen ke dalam makanan dan minuman akan meningkatkan kandungan protein. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

    Ahli gizi dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics Alissa Rumsey mengatakan bahwa menambahkan kolagen ke dalam makanan dan minuman akan meningkatkan kandungan protein.

    Kolagen yang merupakan protein tidak larut air ini dapat larut dalam kopi panas karena adanya proses hidrolisis atau reaksi kimia yang terjadi antara asam amino dan air.

    Proses tersebut menyebabkan protein menjadi pecah dan juga membuat protein lebih mudah larut dan diserap.

    4. Manfaat kopi campur kolagen

    National Coffee Association menyatakan bahwa minum kopi secara rutin memiliki risiko pada kerusakan kulit lebih cepat dari yang seharusnya.

    Namun, dengan menambahkan kolagen sebagai protein justru dapat memperbaiki kulit. Menurut profesor Nazanin Saedi, kopi yang dicampur kolagen pun aman untuk dikonsumsi.

    “Asal dengan catatan kolagennya telah terhidrolisis. Ada banyak cara untuk menetralisirnya, salah satunya dengan menambah kopi,” ujar Nazanin Saedi.

    Meski demikian, klaim kopi campur kolagen bisa membuat kulit bersinar dan kenyang masih perlu diteliti lebih lanjut.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut Dermatologis


    Jakarta

    Kandungan kafein di dalam kopi ternyata dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Ahli dermatologi menyebut ada beberapa efek samping yang harus diwaspadai.

    Di balik manfaatnya, kandungan kafein di dalam kopi juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Berbagai ahli kesehatan dengan masing-masing spesialisnya mengingatkan untuk berhati-hati ketika konsumsi kopi.

    Termasuk salah satunya spesialis kulit dan kecantikan atau dermatologis. Kandungan kafein yang masuk ke dalam tubuh ternyata dapat menimbulkan beberapa efek yang dapat berdampak buruk.


    Apalagi pada tubuh yang memiliki kondisi kulit sensitif maupun yang mengalami gangguan kesehatan kulit. Kopi masih boleh dikonsumsi, hanya saja untuk menjaga kesehatan kulit ada beberapa hal yang ternyata perlu diperhatikan.

    Baca juga: TikToker Bayar Rp 3,9 Juta Demi Makan Alaskan King Crab

    Berikut ini 5 efek konsumsi kopi terhadap kulit yang dilansir dari Byrdie:

    Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut DermatologisKonsumsi kopi dengan bahan tambahan dapat memicu stress pada tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/kris_sirk

    1. Meningkatkan stress

    Walaupun sering dianggap cocok untuk menenangkan, kopi ternyata juga bisa memicu stress. Dr. Goldenberg selaku ahli kesehatan kulit, tidak menolak pernyataan bahwa minum kopi dapat memicu jerawat dan permasalahan kulit lainnya.

    Kulit adalah organ tubuh yang cukup sensitif sehingga akan mudah timbul permasalahan ketika mengalami stres. Dr. Bowe selaku ahli kesehatan kulit dan juga penulis buku Dirty Looks: The Secret to Beautiful memberikan batas aman untuk konsumsi kopi.

    Ia menyebut maksimal hanya 400 miligram kafein yang boleh masuk ke dalam tubuh jika ingin memiliki kulit yang sehat. Kadar tersebut setara dengan dua cangkir kopi dalam sehari dan tidak dikonsumsi berlebihan.

    2. Menyebabkan breakout

    Selain kandungan kafeinnya, ada beberapa komponen dalam secangkir kopi yang juga dikhawatirkan oleh Dr. Goldenberg. Ia mengacu pada kebiasaan konsumen kopi yang gemar menambahkan perasa ke dalam minumannya.

    Bahan-bahan seperti susu, gula putih, dan sirup menjadi komponen yang dapat memicu berbagai permasalahan di kulit. Alasannya pemanis seperti yang disebutkan dapat mempengaruhi keseimbangan hormon di dalam tubuh.

    Ada beberapa jenis bahan tambahan yang boleh ditambahkan ke dalam kopi. Dibandingkan pemanis, Dr. Goldenberg lebih menyarankan krimer non-dairy tanpa pemanis untuk ditambahkan ke dalam kopi.

    Efek konsumsi kopi pada kesehatan kulit lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Mengganggu mikroba usus

    Untuk menjaga kesehatan seluruh anggota tubuh, salah satu kunci utamanya adalah menjaga mikroba di dalam usus. Usus dianggap sebagai otak kedua karena memiliki pengaruh yang begitu besar terhadap pengendalian organ tubuh.

    “Kopi dengan kualitas yang buruk, khususnya jika dikonsumsi dengan tambahan susu dan olahan dari sapi yang telah ditambahkan antibiotik itu dapat mengganggu mikrobiota usus,” ujar Dr. Goldenberg.

    Dr. Bowe juga menguatkan pernyataan tersebut. Menurutnya ketika susu dalam kondisi yang tidak sehat, maka efeknya akan menimbulkan gangguan kesehatan pada permukaan kulit.

    4. Diperkaya antioksidan

    Waspada! Ini 5 Efek Konsumsi Kopi pada Kulit Menurut DermatologisWalaupun kaya antioksidan tetapi konsumsinya juga harus dilakukan sesuai rekomendasi ahli dermatologi. Foto: Getty Images/iStockphoto/kris_sirk

    Sebenarnya kopi tidak seburuk yang disebutkan. Konsumsi kopi juga disarankan untuk menyehatkan kulit dengan berbagai masalahnya termasuk eksim akibat adanya kandungan antioksidan yang tinggi.

    Tetapi ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti jika ingin mendapatkan khasiat yang lebih maksimal. Dr. Bowe menyarankan konsumsi kopi bagi pasiennya yang tengah mengalami breakout atau eksim pada beberapa bagian kulit.

    Hal yang harus diperhatikan untuk meminimalisir efek negatifnya mulai dari porsi, jenis, dan bahan campurannya. Konsumsi kopi hanya diperbolehkan dua cangkir saja, gunakan biji kopi yang organik, dan jangan lupa untuk tidak menambahkan pemanis maupun krimer hewani ke dalam cangkir kopimu.

    5. Selain diminum bisa untuk masker wajah

    Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan ancaman dehidrasi. Efek kafein yang berperan sebagai diuretik dapat memicu pembuangan air yang lebih banyak dari dalam tubuh.

    Apalagi jika dikonsumsi oleh tubuh yang memiliki toleransi rendah pada kafein dan kopi. Tetapi tak perlu khawatir, ada beberapa cara alternatif yang dapat dilakukan agar tetap mendapatkan khasiat kopi untuk kesehatan kulit.

    Kopi dapat digunakan sebagai masker dengan dioleskan langsung. Baik pada wajah maupun beberapa bagian tubuh yang kondisi kulitnya ingin diperbaiki. Masker dari bubuk kopi telah diakui dermatologis cocok untuk meredakan bengkak dan kemerahan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Hati-Hati! Ini Efek bagi Tubuh Jika Minum 4 Cangkir Kopi Sehari


    Jakarta

    Kopi memang memberi banyak manfaat bagi tubuh. Namun, konsumsinya harus dibatasi. Pasalnya, ini yang akan terjadi pada tubuh jika minum kopi 4 cangkir atau lebih sehari.

    Seseorang yang memiliki kecanduan terhadap kopi memang sulit lepas dari kebiasaan minum kopi itu. Kopi sebenarnya membawa manfaat baik bagi tubuh.

    Minum kopi bisa meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, memperbaiki suasana hati hingga mengurangi risiko depresi. Kandungan kafeinnya juga bisa mencegah masalah diabetes hingga menjaga kesehatan liver.


    Namun, perlu diingat, efek ini akan berhasil jika kamu minum kopi dalam batas wajar setiap harinya. Sebagian orang dewasa disarankan hanya mengonsumsi 400 mg per hari tidak lebih. Artinya, setara dengan 3-4 cangkir.

    Bagaimana jika kamu sering menikmati kopi lebih dari 4 cangkir? Beberapa efek mengkhawatirkan bisa terjadi. Mengonsumsi lebih dari 4 cangkir kopi dapat menimbulkan berbagai efek, baik positif maupun negatif tergantung sensitivitas individu pada kafein.

    Namun, minum 4 cangkir lebih kopi dalam sehari lebih mungkin mendatangkan efek samping yang parah.

    Merangkum Times of India (21/02), berikut 5 hal yang dapat terjadi jika kamu minum 4 cangkir kopi sehari.

    1. Gelisah dan gugup

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabKegelisahan juga menjadi efek terlalu banyak minum kopi. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Salah satu bahan terkuat di kopi adalah kafein. Asupan kafein berlebihan ini yang dapat menyebabkan kegelisahan dan kegugupan.

    Kandungan kafein juga dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang akan meningkatkan detak jantung. Jika jumlah kafein yang masuk ke tubuh cukup tinggi, efek ini lebih kuat. Pada akhirnya bisa memunculkan kecemasan atau rasa gelisah.

    2. Jantung berdebar

    5 Cara Mengatasi Jantung Berdebar setelah Minum KopiKafein dalam dosis tinggi ini bisa menyebabkan jantung berdebar kencang dan tak beraturan. Foto: iStock

    Kafein dosis tinggi dapat menyebabkan jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur. Hal ini terutama mengkhawatirkan bagi individu yang memiliki kondisi jantung kurang baik.

    Kandungan kafeinnya juga menjadi stimulan yang dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, termasuk meningkatkan detak jantung.

    Orang yang minum kopi berarti kafeinnya bisa diserap ke aliran darah, dan akhirnya mencapai ke jantung hingga membuatnya menjadi berdebar-debar.

    Efek minum kopi 4 cangkir atau lebih lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Serangan panik

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiMinum Kopi terlalu banyak juga bisa menyebabkan serangan panik. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Minum kopi terlalu banyak bisa menyebabkan sebagian orang mengalami kecemasan yang meningkat atau bahkan sampai memicu serangan panik.

    Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau rentan terhadap gangguan kecemasan.

    Melansir halodoc.com, kafein pada kopi memiliki sifat angiogenic dan panicogenic, khususnya pada pasien dengan gangguan panic atau Panic Disorder (PD).

    Menurut laporan halodoc, sebuah penelitian melaporkan bahwa kafein dengan dosis kira-kira setara 5 cangkir kopi, bisa menginduksi serangan panik pada sebagian besar pasien Panic Disorder. Kafein pada dosis ini juga bisa meningkatkan kecemasan pada pasien PD.

    4. Insomnia

    Ilustrasi Susah TidurInsomnia adalah salah satu efek terlalu banyak minum kopi. Foto: iStockphoto/Getty Images/torwai

    Tidak bisa dipungkiri, asupan kafein yang terlalu banyak tentu bisa menyebabkan masalah insomnia atau gangguan tidur.

    Efek stimulasi kafein dapat mengganggu pola tidur, terutama jika dikonsumsi banyak di sore hari.

    Melansir helllosehat.com, kafein merupakan stimulan yang bekerja sebagai adenosine receptor antagonist. Adenosine adalah senyawa dalam tubuh yang membuatmu ngantuk.

    Kafein menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh sehingga membuatmu terhindar dari rasa kantuk. Kafein dapat mulai memengaruhi tubuh sesaat setelah masuk ke dalam tubuh.

    Setengah dari kafein yang masuk ke tubuh bertahan 3-5 jam, sisa setengahnya lagi dapat tinggal di tubuh dalam waktu lama sekitar 8-14 jam. Kafein inilah yang bisa mengganggu tidur, sehingga waktu tidur berkurang.

    5. Peningkatan tekanan darah

    Kafein yang terlalu banyak juga dapat meningkatkan tekanan darah sementara karena efek stimulannya pada sistem kardiovaskular.

    Mengonsumsi lebih dari 4 cangkir kopi dapat memperburuk efek ini, yang dapat menjadi masalah bagi penderita hipertensi.

    Secara lebih detail, kafein memiliki efek meningkatkan tekanan darah karena berkaitan dengan reseptor adenosin. Nantinya adenosis akan mengaktifkan sistem saraf simpatik dan pada akhirnya terjadi vasokonstriksi pembuluh darah, lapor Jurnal Kebidanan Dharma Husada.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Begini 5 Cara Minum Kopi untuk Tingkatkan Kesehatan Hati


    Jakarta

    Kopi banyak digemari bukan hanya karena rasa, tetapi juga karena manfaatnya. Selain menambah energi, kopi juga dikenal dapat meningkatkan kesehatan hati seperti ini.

    Minum kopi seolah sudah jadi budaya atau ritual sehari-hari. Banyak orang minum kopi karena mencari manfaat yang mampu menambah energi, membuat seseorang lebih terjaga, dan mampu membuat seseorang menjadi lebih fokus.

    Padahal, selain manfaat tersebut, kopi juga mampu menyehatkan hati atau liver.


    Menurut penelitian yang dipublikasikan Journal of Hepatology, kopi bisa mencegah seseorang terkena fibrosis hati. Fibrosis hati merupakan tahap awal penyakit gangguan hati, lapor hallosehat.com.

    Kopi memiliki kandungan antioksidan yang diyakini para ahli dapat melindungi hati dari kerusakan. Banyak cara lain yang bisa dilakukan kopi untuk meningkatkan kesehatan hati.

    Namun, tetap perlu diingat, konsumsinya jangan terlalu berlebihan. Manfaat ini juga akan didapat jika kamu meminum kopi tanpa gula, sirup, atau pemanis tambahan lain yang berisiko berbahaya.

    Untuk mengetahui manfaat minum kopi bagi hati lainnya, simak penjelasan berikut, seperti yang dilansir dari Time of India (26/03).

    1. Mengurangi risiko penyakit hati

    Habis Minum Kopi Malah Ngantuk? Ini 5 PenyebabnyaMinum kopi dapat mengurangi risiko terkena penyakit hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/SGAPhoto

    Studi yang disebut Times of India menyatakan, konsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan risiko penyakit hati lebih rendah, seperti sirosis hati dan penyakit hati berlemak (NAFLD).

    Ini karena senyawa antioksidan di dalam kopi yang mampu membantu melindungi sel hati dari kerusakan dan peradangan.

    2. Mengurangi risiko terkena kanker hati

    5 Racikan Kopi Klasik Ini Jadi Menu Kafe Paling Populer di DuniaKopi juga bantu kurangi risiko terkena kanker hati. Foto: Ilust iStock

    Selain mengurangi risiko penyakit hati, minum kopi secara teratur dan dalam takaran yang pas juga bisa mengurangi risiko kanker hati.

    Dalam sebuah studi yang masih disebut Times of India, ditemukan bahwa terjadi penurunan risiko kanker pada mereka peminum kopi.

    Senyawa dalam kopi, termasuk kafein dan asam klorogenat, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan apoptosis (kematian sel) dalam kanker hati.

    Kopi juga memiliki efek positif pada penyakit hati dan peradangan. Manfaat ini sepertinya datang dari kemampuan kopi yang dapat mencegah penumpukan lemak dan kolagen.

    Manfaat kopi untuk tingkatkan kesehatan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Mengurangi risiko perkembangan fibrosis

    Konsumsi Kopi Bisa Bikin Otot Kuat dan Sehat, Ini Kata AhliMinuman ini juga dapat mengurangi risiko fibriosis. Foto: iStock

    Asupan kopi telah dikaitkan dengan perkembangan fibrosis hati yang lebih lambat, suatu kondisi yang ditandai dengan akumulasi jaringan parut di hati.

    Sifat anti-inflamasi pada kopi dapat membantu menghambat perkembangan fibrosis dan meningkatkan regenerasi hati.

    4. Mengurangi kadar enzim

    Konsumsi kopi juga telah dikaitkan dengan tingkat enzim hati yang lebih rendah, seperti alanine aminotransferase (ALT) dan aspartate aminotransferase (AST), yang sering meningkat pada individu dengan kerusakan atau penyakit hati.

    Minum kopi juga dapat meningkatkan kadar antioksidan glutation. Antioksidan ini mampu menetralkan radikal bebas berbahaya yang diproduksi secara alami dalam tubuh dan dapat merusak sel tubuh.

    5. Perlindungan terhadap penyakit hati alkoholik

    Konsumsi kopi secara moderat juga mampu mengurangi risiko penyakit alkoholik (ADL). Hal ini akan lebih berguna jika orang yang meminumnya memang mengonsumsi alkohol.

    Kemampuan kopi untuk menurunkan kadar enzim hati dan melemahkan peradangan dapat membantu mengurangi efek berbahaya alkohol pada hati.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Cara Mengurangi Asupan Kopi Saat Puasa Agar Tak Dehidrasi


    Jakarta

    Di bulan puasa frekuensi minum kopi pasti berkurang. Hal ini terasa berat bagi pencinta kopi. Coba siasati dengan cara ini agar tak alami dehidrasi.

    Para ahli kesehatan kerap menyarankan untuk tidak minum kopi selama bulan puasa. Anjuran ini bukan tanpa alasan, kandungan kafein pada kopi bisa memicu efek diuretik sehingga kamu rentan kekurangan cairan yang berisiko dehidrasi.

    Akan tetapi, keputusan untuk berhenti minum kopi mungkin bisa berdampak buruk pada mereka yang terbiasa ngopi setiap hari. Dilansir dari Mashed, langsung setop ngopi bisa memicu kecemasan, sakit kepala dan gejala depresi.


    Sebenarnya kamu tidak harus berhenti minum kopi. Cukup ngopi dengan bijak dan aman dengan cara-cara berikut, seperti dikutip dari CNN Indonesia (19/4):

    1. Kurangi waktu penyeduhan

    Barista dari 3 Provinsi Unjuk Kemahiran Seduh Kopi Nusantara di Cilegon Proses penyeduhan kopi sebaiknya jangan terlalu lama. Foto: Getty Images/iStockphoto/hsyncoban

    Kandungan kafein akan semakin tinggi saat kamu menyeduh kopi dalam waktu lama. Biasanya mereka yang menyeduh kopi di rumah secara manual mendiamkan kopi selama beberapa menit di air panas.

    Dilansir dari Have Halal Will Travel, sebaiknya kamu mengurangi waktu penyeduhan sehingga kandungan kafein tidak terlalu tinggi.

    2. Ngopi dekat dengan waktu imsak

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabNgopi saat sahur disebut lebih baik daripada saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Kamu tetap bisa ngopi di pagi hari atau waktu sahur. Waktu ini sebenarnya lebih baik daripada saat berbuka puasa. Kamu tentu tidak ingin menyiksa lambung kosong dengan kopi. Sebaiknya minum kopi 1-2 jam sebelum waktu sahur berakhir atau jelang imsak. Ingat, cukup secangkir atau jika lebih maka bisa memicu dehidrasi.

    3. Cobalah ganti dengan teh

    5 Teh Herbal Ini Ampuh Atasi Gejala Eksim dan Jamur KulitCobalah ganti kopimu dengan teh herbal yang lebih sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/tracielouise

    Idealnya, jika kamu ingin setop ngopi, kamu perlu mengurangi kopi sejak 1-2 minggu jelang Ramadan. Namun sekarang pun tidak terlambat untuk memulai mengurangi konsumsi kopi.

    Dikutip dari berbagai sumber, kalau kamu biasanya minum 2-3 cangkir kopi per hari, mulai ganti 1-2 cangkir dengan kopi non kafein (decaf) atau teh herbal.

    Kamu tetap bisa mendapatkan secangkir minuman hangat tanpa harus mengalami sakit kepala, badan tidak nyaman atau efek-efek tak diinginkan lain.

    4. Imbangi dengan asupan cairan

    Cukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Minimal kamu bisa memenuhi kebutuhan 8 gelas air putih per hari. Ini bukan berarti kamu minum 4 gelas saat sahur dan 4 gelas saat berbuka puasa. Sebaiknya minum air putih secara bertahap atau dibagi per waktu makan.

    Saat bangun untuk sahur, minum 1 gelas, lalu setelah makan sahur 2 gelas air. Kemudian saat berbuka, minum 1 gelas plus kurma, setelah itu 1 gelas sebelum salat maghrib. Saat makan malam, minum 2 gelas air dan jelang tidur 1 gelas air.

    (Tim CNN/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Orang dengan 11 Kondisi Tubuh Ini Sebaiknya Tak Minum Kopi


    Jakarta

    Kopi jadi asupan tepat untuk menambah energi di pagi hari. Namun, tak semua orang boleh minum kopi karena kondisi tubuhnya.

    Kopi dikenal sebagai salah satu minuman menyehatkan dan kaya manfaat. Jika diminum tanpa gula, kopi diketahui dapat mengurangi risiko berbagai penyakit termasuk masalah jantung.

    Orang yang tidak boleh minum kopi

    Namun, bagi orang-orang tertentu, asupan kopi bisa memberikan efek negatif. Misalnya, kopi bisa memicu rasa gelisah atau mendorong buang air besar.


    Kopi bisa memengaruhi kesehatan dengan cara yang sama sekali tidak diketahui. Oleh karena itu, beberapa orang disarankan untuk menghindari asupan kopi. Berikut di antaranya, melansir Eat This Not That.

    1. Orang dengan IBS

    Orang yang tidak boleh minum kopi pertama adalah mereka yang mengidap sindrom iritasi usus besar (IBS).

    Ahli gizi Angel Planells mengatakan, kafein dapat meningkatkan keinginan buang air besar pada pengidap IBS. “Termasuk juga meningkatkan [intensitas] diare yang jadi gejala utama IBS,” tambahnya.

    2. Orang dengan glaukoma

    Penderita glaukoma juga disarankan menghindari asupan kopi. Glaukoma merupakan sebutan bagi sekelompok masalah mata yang merusak saraf optik.

    Planells mengatakan, tekanan intraokular akan meningkat pada penderita glaukoma saat meminum kopi.

    “Jadi penderita glaukoma disarankan untuk membatasi dan menghindari asupannya,” tambah Planells.

    Sebuah penelitian yang pernah dilakukan Mount Sinai juga menemukan, asupan kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko glaukoma pada mereka yang punya masalah peningkatan tekanan mata.

    3. Orang yang sering kencing

    Sexual Problem, Urology, ConceptIlustrasi. Orang yang sering kencing, salah satu kelompok orang yang tidak boleh minum kopi.

    Asupan kopi diketahui dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini tentu berbahaya bagi orang yang punya masalah kandung kemih terlalu aktif atau overactive bladder.

    4. Penderita aritmia

    Aritmia merupakan kondisi detak jantung yang tidak teratur. Asupan kopi bisa memperparah kondisi aritmia.

    “Kafein dari kopi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung,” ujar ahli gizi Kelli McGrane.

    Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan potensi lonjakan tekanan darah dalam jangka pendek saat mengonsumsi kafein. Namun, tak ada cukup bukti konklusif mengenai efek panjangnya terhadap tekanan darah atau kesehatan jantung.

    5. Ibu hamil

    American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan ibu hamil untuk membatasi kafein hingga 200 miligram atau setara dengan dua cangkir kopi setiap hari. Pembatasan ini diperlukan untuk menurunkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

    Namun demikian, sebuah ulasan yang diterbitkan dalam British Journal of Medicine menyimpulkan tak ada batas aman asupan kafein selama kehamilan. Ibu hamil perlu mendiskusikannya dengan dokter.

    6. Ibu menyusui

    Sifat stimulan dan diuretik pada kafein dikhawatirkan dapat membuat ibu menyusui mengalami dehidrasi. Ibu disarankan untuk menghindari asupan kafein sebanyak mungkin selama kehamilan dan menyusui.

    7. Pengidap gangguan cemas

    McGrane mengatakan, kafein adalah stimulan yang dapat memperburuk kecemasan pada beberapa individu. Mereka yang mengalami gangguan cemas dan panik disarankan untuk menghindari asupan kopi.

    Sebuah penelitian dari General Hospital Psychiatry menemukan, kadar kafein yang tinggi berpotensi memicu serangan panik pada orang-orang dengan gangguan cemas.

    8. Orang yang sedang diare

    Ilustrasi toilet atau sakit perutsakit perut Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Secangkir kopi di pagi hari memang bisa memperlancar proses buang air besar. Namun, efek ini akan menjadi negatif jika kamu sedang mengalami diare.

    9. Pengidap epilepsi

    Beberapa penelitian menemukan, konsumsi kopi dalam jumlah besar dapat meningkatkan frekuensi kejang pada penderita epilepsi. Namun demikian, diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan hal tersebut.

    10. Anak-anak di bawah 12 tahun

    McGrane mengatakan, dosis kecil kafein dapat menimbulkan efek yang lebih nyata pada anak-anak. Terlalu banyak kafein pada anak dapat memicu peningkatan detak jantung, rasa cemas, kesulitan berkonsentrasi, dan sakit perut.

    Sementara pada balita, kopi dapat menghilangkan rasa lapar. Akibatnya, si kecil tak bakal merasa lapar dan tak mau makan.

    11. Pengidap GERD

    Bukan rahasia lagi, pengidap GERD juga jadi salah satu kelompok orang yang tidak boleh minum kopi.

    Pasalnya, kafein dapat melonggarkan katup esofagus bagian bawah yang dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Ini 5 Efek Samping Kesehatan Jika Minum Kopi Berlebihan


    Jakarta

    Meski pada dasarnya kopi memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tapi jika dikonsumsi secara berlebihan bisa memicu efek samping untuk kesehatan.

    Pecinta kopi penting untuk mengetahui efek minum kopi setiap hari. Ada yang berefek positif dan ada pula yang berefek negatif.

    Di seluruh dunia, kopi dikenal sebagai minuman pagi hari. Minum kopi juga sudah menjadi gaya hidup, karenanya pencinta kopi tak pernah terlewatkan satu hari pun. Kopi memang dikenal dengan sederet manfaat sehatnya seperti menambah energi, meningkatkan daya ingat hingga menjaga fungsi otak.


    Namun, apa yang terjadi dalam tubuh jika kamu minum kopi setiap hari? Kopi mengandung kafein yang berperan aktif, sehingga berefek pada tubuh. Tak selamanya positif, kafein juga bisa berefek negatif. Apalagi jika kopi diminum secara berlebihan dan tidak mengikuti anjuran takaran kopi yang berlaku.

    Sehingga ada baiknya untuk mengonsumsi kopi dalam batas wajar. Disarankan oleh ahli gizi dan dokter untuk konsumsi kopi tak lebih dari 4 cangkir sehari. Dengan perkiraan per cangkir kopi hitam ukuran 240 ml mengandung 95 mg kafein. Sehingga 200 mg kafein setara dengan dua cangkir kopi.

    Dilansir dari berbagai sumber (03/03), berikut beberapa efek samping yang bisa muncul karena kebiasaan ngopi yang salah.

    1. Cemas dan Panik

    Penelitian minum kopi yang menemukan bisa membuat seseorang banyak gerak, juga memberikan efek kurang tidur.Penelitian minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum kopi setiap hari juga bisa berefek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa efeknya seperti kecemasan, panik, tidur gelisah, susah tidur dan ketergantungan kafein.

    “Peran kafein dapat berhenti 12-24 jam setelah dosis terakhir mengonsumsi kafein. Ini sembuh dalam 24-48 jam. Gejala yang paling menonjol adalah sakit kepala,” ungkap American Heart Association.

    Selain itu, sebuah studi menunjukkan dosis yang mematikan dari mengonsumsi kafein adalah 236 mililiter. Namun, itu tidak bisa disamakan semua orang, tergantung dengan metabolisme tubuh masing-masing.

    2. Memicu Diare

    Ilustrasi toilet atau sakit perutIlustrasi toilet atau sakit perut Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Bagi orang-orang yang memiliki masalah pada sistem pencernaan seperti masalah maag atau iritasi lambung, sangat tidak disarankan minum kopi. Kandungan dalam kopi bisa membuat saluran cerna mengalami iritasi yang lebih parah.

    Efek asam pada kopi membuat lapisan lambung melemah, akibatnya berbagai masalah pun muncul di saluran cerna. Beberapa dampaknya yakni kram perut, diare, sembelit dan iritasi pada saluran usus besar.

    3. Terlalu Banyak Gula

    Tambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat ManisKopi Manis. Foto: Ilustrasi iStock

    Penambahan pemanis, termasuk gula ke dalam secangkir kopi, bisa menambah nilai kalori secangkir kopi. Hal ini harus dihindari pelaku diet.

    Selain itu, praktik menambahkan banyak gula juga berisiko membuat umur kamu pendek. Penelitian mengungkap terlalu banyak konsumsi gula berisiko pada kematian dini.

    Hal ini bukan karena obesitas atau kenaikan berat badan yang disebabkan karena gula, melainkan fakta bahwa gula bisa memicu dehidrasi. Pada akhirnya hal ini menjadi gejala gula darah tinggi dan jika tidak diatasi akan menyebabkan diabetes. Penyakit ini termasuk berbahaya dan mengancam nyawa.

    4. Kebiasaan Minum Kopi Berlebihan

    Pecinta kopi seringkali tak sadar kalau sudah terlalu banyak minum kopi. Kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan dalam jangka panjang.

    Sebuah penelitian yang mengamati konsumsi kopi 40 ribu orang dewasa menemukan mereka yang minum lebih dari 4 cangkir kopi per hari alami efek negatif terkait masa hidupnya. Padahal anjuran minum kopi yang disarankan oleh ahli kesehatan berkisar 2-4 cangkir dalam sehari sesuai kondisi tubuh dan kebutuhan setiap orang.

    Penulis penelitian itu menjelaskan bahwa minum 28 cangkir kopi per minggu (yang mana 4 kali sehari) tak masalah untuk kesehatan, tetapi minum lebih dari jumlah tersebut bisa berdampak negatif dalam kaitannya dengan umur panjang.

    5. Meningkatkan Kadar Kolesterol

    Doctor with stethoscopeFoto: Getty Images/iStockphoto/isayildiz

    Kolesterol meningkat bisa menjadi salah satu efek minum kopi setiap hari. Karenanya perhatikan bagaimana cara kamu menyeduhnya, karena cara menyeduh dapat mempengaruhi kadar kolesterol dalam kopi.

    Jika kamu menyeduh dengan cara French Press, perkolator atau lebih suka minum espresso, maka kopi mengandung kafestol dalam jumlah yang lebih tinggi daripada menyeduh menggunakan kertas yang disaring atau instan.

    Kofestol sendiri merupakan senyawa alami yang hanya ditemukan pada kopi. Senyawa tersebut dapat menyebabkan kadar kolesterol LDL pada tubuh menjadi baik. Itu karena kemampuan filter untuk memisahkan kopi dari minyak peningkat kolesterol yang disebut terpene.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Efek Minum Kopi Sore Hari yang Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur


    Jakarta

    Kopi merupakan minuman yang umum dikonsumsi setiap hari. Sebagian orang suka minum kopi pada sore hari. Beberapa efek minum kopi bisa dirasakan tubuh.

    Kopi merupakan minuman yang umum dikonsumsi setiap hari. Punya rasa pahit nutty, namun banyak yang menggemarinya karena kandungan kafein pada kopi dapat berperan dalam meningkatkan energi.

    Biasanya kopi rutin dikonsumsi pagi hari, tapi tak jarang yang mengonsumsinya sore hari. Meskipun bisa meningkatkan energi yang menambah semangat, kemungkinan besar memberikan efek buruk.


    Dilansir dari Live Strong (20/1), efek buruk minum kopi ini bisa memengaruhi tidur seseorang:

    1. Timbulkan Rasa Gelisah

    Ahli diet, May Zhu mengungkapkan kalau kopi dapat meningkatkan energi, karena kandungan kafeinnya. “Kopi mengandung kafein yang merupakan stimulan untuk membuat tubuh merasa lebih terjaga dan waspada,” katanya.

    Namun, sejumlah kafein yang dikonsumsi sore hari justru bisa membuat gelisah. Selain gelisah, bisa memberikan efek gugup dan jantung berdebar kencang ini bisa menjadi tanda kalau minum terlalu banyak kopi.

    2. Pengaruhi Waktu Tidur

    Ilustrasi Susah TidurIlustrasi Susah Tidur Foto: iStockphoto/Getty Images/torwai

    Umumnya waktu tidur yang normal adalah 8 jam per hari. Namun, waktu tidur seseorang bisa menjadi pendek karena efek minum kopi di sore hari.

    Zhu mengungkapkan, “Karena kafein menstimulasi sistem saraf pusat yang membuat waspada dan terjaga. Jika mengonsumsinnya menjelang waktu tidur dapat mengganggu waktu tidur nyenyak yang kita perlukan untuk merasa segar ketika bangun.”

    Studi pada Februari 2017 dalam Sleep Medicine Reviews menemukan bahwa kafein tidak hanya membuat orang terjaga, tapi juga mengurangi jumlah dan kualitas tidur seseorang.

    Soalnya, jika minum kopi sore hari menjadi kebiasaan, hal itu bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Kurang tidur kerap dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes, depresi, dan masalah jantung.

    3. Lebih Sering Kencing Malam Hari

    Saat tidur malam hari, kita kerap bangun karena ingin kencing. Hal ini kemungkinan besar penyebabnya karena secangkir kopi yang dikonsumsi sore hari.

    Zhu menyebutkan kalau kafein dapat memberikan efek diuretik ringan yang berarti membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Ini termasuk gangguan tidur yang dapat mengganggu kinerja kognitif di siang hari.

    4. Berkeringat Malam Hari

    Efek dari minum kopi sore hari, salah satunya juga berpengaruh pada jumlah keringat. Keringat yang keluar malam hari saat tidur ini dikarenakan asupan kafeinnya.

    Keringat juga dapat dikaitkan dengan faktor kecemasan dan menopause. Sebuah studi pada Februari 2015, menemukan hubungan antara asupan kafein dan peningkatan keringat malam pada orang menopause.

    5. Lapar Malam Hari

    Rasa lapar malam hari juga kerap memengaruhi kualitas tidur seseorang. Zhu menjelaskan, “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat memiliki efek menekan nafsu makan, terutama bila dikonsumsi 30 menit hingga 4 jam sebelum makan.”

    Hal ini juga dapat mempengaruhi rasa lapar di malam hari ketika tidur. Oleh karenanya, jangan terbiasa mengonsumsi kopi saat sore hari.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari


    Jakarta

    Selain bisa membuat tubuh terasa lebih segar dan tidak mengantuk, kopi memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh saat dikonsumsi pagi hari. Begini kata ahli.

    Daya tarik kopi terletak pada aroma dan cita rasanya yang menggiurkan. Selain itu, kopi juga memiliki kandungan kafein yang bisa membuat pencintanya ketagihan untuk meminumnya.

    Tak heran setiap harinya ada jutaan orang di berbagai negara yang minum kopi di pagi hari. Selama beberapa tahun terakhir banyak bermunculan penelitian tentang efek minum kopi. Ada yang mengulas tentang manfaat minum kopi hingga mengenai dampak dan efek sampingnya.


    Meski konsumsi kopi sering menimbulkan pro dan kontra, ada beberapa manfaat kopi yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Seperti membantu menjaga berat badan, meningkatkan metabolisme tubuh, sampai meningkatkan suasana hati.

    Dilansir dari berbagai sumber berikut lima manfaat kesehatan dari kebisaan ngopi pagi hari:

    1. Menambah Kecerdasan

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Mengonsumsi kopi bisa membuat seseorang lebih berenergi. Hal itu karena kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi segera meresap ke dalam aliran darah hingga ke otak.

    Kandungan kafein juga membuat beberapa fungsi otak bertambah, seperti memori, kewaspadaan, hingga mental secara umum. Studi pada tahun 2020 mengungkap bahwa orang yang diberi pil kafein 200 mg (setara dengan secangkir kopi) mengalami peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah.

    Peneliti menemukan meningkatnya fokus, akurasi, dan durasi seseorang memecahkan masalah usai minum kopi. Namun tak ditemukan kaitan dengan berpikir kreatif. Studi yang sama pada tahun 2018 mengungkap kalau mencium aroma kopi saja bisa membantu kemampuan matematika seseorang.

    2. Mencegah Depresi

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Depresi bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Studi Harvard tahun 2011 mengungkap manfaat minum kopi di pagi hari bagi wanita yang minum 4 cangkir atau lebih per hari yakni menurunkan risiko 20% terkena depresi.

    Selain itu, penelitian juga menunjukkan pada 208 ribu partisipan yang mengonsumsi 4 cangkir kopi atau lebih per hari memiliki kemungkinan 53% lebih kecil untuk bunuh diri.

    Tak ketinggalan konsumsi kopi disebut dapat meningkatkan suasana hati atau mood. Karena kafein yang terkandung dalam kopi memiliki korelasi langsung pada otak.

    3. Membakar Lemak

    Makanan yang bisa membantu membakar lemakMinuman yang bisa membantu membakar lemak Foto: Getty Images

    Kafein diketahui merupakan zat alami pembakar lemak. Dalam studi terungkap kalau kafein meningkatkan pembakaran lemak pada orang obesitas sebesar 10% dan orang kurus 29%. Dalam penelitian lain, kafein diketahui meningkatkan laju metabolisme 3 sampai 11%.

    Kafein di dalam kopi juga akan menekan nafsu makan sehingga keinginan untuk makan akan lebih sedikit. Jika memang ingin menurunkan berat badan, tambahkanlah kopi hitam sebagai menu minuman harian.

    Namun ingat, kopi yang dikonsumsi tersebut tidak boleh ditambah dengan pemanis yang berbahaya seperti gula, sirup, ataupun krimer karena itu justru akan memicu penyakit berbahaya. Disarankan bagi yang mau diet atau menurunkan berat badan untuk mengkonsumsi kopi hitam saja.

    4. Jaga Kesehatan Jantung

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi di pagi hari juga sering dikaitkan dengan kemampuannya untuk melindungi jantung serta menurunkan tekanan darah.

    Sebuah studi yang dilaporkan oleh situs NIH.gov menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi memiliki tekanan darah lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kafein.

    Tinjauan studi klinis juga menemukan bahwa kopi dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit arteri koroner.

    Para ahli percaya bahwa dengan minum kopi, kafein di dalamnya dapat bekerja menurunkan volume dalam darah. Kondisi ini tentu bisa membantu melindungi organ jantung dari kerusakan.

    5. Membersihkan Perut

    Catat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi HariCatat! Ini 5 Manfaat Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Tak hanya kopi hitam saja, hampir setiap jenis kopi mengandung sifat diuretik. Kondisi ini membuat banyak orang sering buang air kecil setelah minum kopi.

    Namun jika meminum kopi hitam tanpa campuran gula atau susu, kandungan diuretik di dalamnya bisa mengeluarkan racun hingga bakteri dari tubuh. Tentunya bakteri dan racun ini keluar bersama urine.

    Selain tubuh lebih sehat, perut juga jadi lebih bersih. Jadi punya banyak ruang kosong untuk mencerna makanan sehat seperti sayuran hingga buah.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Ini Waktu Terbaik Untuk Minum Kopi Setelah Bangun Tidur


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari telah menjadi rutinitas. Namun, berapa lama jarak waktu yang tepat antara bangun tidur dan minum kopi? Ini jawabannya!

    Mengawali pagi hari dengan secangkir kopi dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya dapat membangkitkan energi karena kandungan kafein di dalamnya.

    Selain itu, manfaat minum kopi juga bisa meningkatkan suasana hari hingga meningkatkan fungsi otak. Untuk mendapatkan manfaatnya, ada tips penting saat minum kopi.


    Hal itu berkaitan dengan waktu meminum kopi. Mengingat banyak orang yang minum kopi setelah bangun tidur, maka ada jeda waktu disarankan antara bangun tidur dan minum kopi.

    Dikutip dari Live Holos (08/09/23) jeda waktu antara bangun tidur dan minum kopi disebut juga dengan istilah ’90 minutes rule’. Apa artinya?

    1. Jeda waktu bangun tidur dan minum kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan’90 minutes rule’ merupakan istilah untuk menentukan jeda waktu antara bangun tidur dan minum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    ’90 minutes rule’ merupakan istilah untuk menentukan jeda waktu antara bangun tidur dan minum kopi. Artinya, disarankan untuk menunggu waktu 90 menit setelah bangun tidur, baru diperbolehkan minum kopi.

    Menurut Andrew Huberman, ahli saraf terkemuka dan peneliti di Stanford University School of Medicine, tips minum kopi tersebut bisa meningkatkan energi.

    “Disarankan untuk menunggu waktu 90-120 menit setelah bangun tidur, baru kamu bisa minum kopi. Jeda waktu itu membuat kamu merasakan manfaat dari kopi itu sendiri,” tutur Andrew.

    2. Mempengaruhi hormon kortisol

    Tips minum kopi pagi hariMenunggu 90 menit setelah bangun tidur juga akan memungkinkan kadar adenosin sedikit meningkat. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dengan menunggu jeda waktu antara 90-120 menit akan mempengaruhi hormon kortisol dalam darah yang cenderung menurun dengan drastis hingga kita bisa merasakan efek dari minum kopi yang bisa mengatasi rasa kantuk.

    Menunggu 90 menit setelah bangun tidur juga akan memungkinkan kadar adenosin sedikit meningkat. Artinya, kafein lebih efektif memblokir reseptor dan membuat kita tetap waspada sepanjang hari.

    Tak hanya itu, manfaat dari 90 minutes rule untuk minum kopi ini akan memungkinkan tubuh untuk lebih mengandalkan mekanisme terjaga alaminya, sehingga mengurangi risiko ketergantungan kafein.

    3. 3 waktu minum kopi yang disarankan

    5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum KopiAda tiga waktu tepat yang disarankan untuk minum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Dikutip dari Telegraph ada tiga waktu tepat yang disarankan untuk minum kopi. Tentunya tiga waktu tersebut merupakan momen di mana kortisol dalam tubuh sedang menurun.

    Namun, tetap mengikuti aturan 90 minutes rule. Waktu pertama adalah pada pukul 08.00-09.00 di pagi hari, 12.00-13.00 di siang hari, dan 18.00-19.00 di sore hari.

    Tak hanya waktu minum kopi, penting juga untuk memilih kopi berkualitas terbaik agar merasakan manfaat maksimal dari kopi dan hindari penggunaan gula tambahan.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson