Tag: ngopi yuk

  • Apa Benar Minum Kopi Instan Picu Risiko Kanker?

    Apa Benar Minum Kopi Instan Picu Risiko Kanker?


    Jakarta

    Berbagai paparan zat bisa menimbulkan risiko kanker, termasuk zat pada kopi. Contohnya zat akrilamida pada kopi instan. Namun, apakah benar bisa timbulkan kanker?

    Kanker merupakan jenis penyakit yang kompleks dengan penyebab yang tidak menentu. Mulai dari makanan, pola hidup, atau paparan zat lain bisa jadi pemicunya.

    Bahkan, minum kopi juga telah dikaitkan dengan risiko kanker. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada salah satu jenis kopi yang paling berisiko menyebabkan kanker.


    Melansir beberapa sumber, berikut penjelasannya.

    1. Kandungan kopi dan kaitannya dengan kanker

    Biji kopiKandungan kopi berupa zat akrilamida bisa menyebabkan kanker. Foto: iStock

    Biji kopi yang sudah dipanggang mengandung zat akrilamida, produk sampingan dari proses pemanggangan.

    Menurut medicalnewstoday.com (30/05/2023), International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan akrilamida sebagai karsinogen potensial golongan 2A. Berarti ada bukti kuat menunjukkan bahwa akrilamida dapat menyebabkan kanker pada hewan.

    Namun, bukti lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apakah zat ini juga meningkatkan risiko kanker pada manusia.

    Selain itu, menurut American Cancer Society (ACS), akrilamida juga bisa hadir karena kemasan makanan, paparan rokok, hingga metode memasak.

    2. Faktor pemicu kanker

    Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietJika kopi diminum berlebihan, bisa sebabkan kanker atau penyakit lainnya. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Sejumlah faktor bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker. Misalnya karena jalani pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga.

    Lantas, bagaimana dengan kopi? Minum kopi merupakan kebiasaan banyak orang. Jika diminum dalam batas wajar, kopi sebenarnya tidak menimbulkan risiko kesehatan. Namun, konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

    Terlepas dari kanker, kandungan kafein di dalam kopi bisa membuat otak lebih waspada dan meningkatkan tekanan darah sementara. Minum kopi juga bisa menganggu tidur berkualitas.

    3. Kandungan akrilamida pada kopi instan pemicu kanker

    5 Efek Samping Sering Konsumsi Kopi Instan yang Perlu DiwaspadaiKandungan akrilamida di di dalam kopi instan diketahui dua kali lipat lebih banyak. Foto: Getty Images/Stockah

    Kopi instan sering dikonsumsi banyak orang karena praktis dan harganya lebih murah.

    Sayangnya, para ahli yang disebut dalam situs dailymail.co.uk (14/11/2024), memperingatkan bahwa minum terlalu banyak kopi instan bisa meningkatkan risiko kanker.

    Itu karena minuman berkafein ini mengandung akrilamida 2 kali lebih banyak daripada kopi bubuk. Zat ini telah dinyatakan sebagai karsinogen manusia yang dapat menimbulkan masalah.

    Pengujian laboratorium sempat mengungkap kalau akrilamida dalam makanan bisa memicu kanker paru-paru dan reproduksi pada hewan. Menurut Badan Standar Pangan (FSA), para ilmuwan pun sepakat bahwa zat ini juga berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

    Sebuah penelitian di Polandia tahun 2013 menganalisis 42 sampel kopi, termasuk sepuluh kopi instan. Mereka mengungkap kalau kopi instan memiliki jumlah akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi yang baru digiling. Namun, risikonya baru terlihat ketika seseorang minum sekitar sepuluh cangkir kopi instan sehari.

    Meskipun mengandung akrilamida, di sisi lain kopi instan mengandung lebih banyak antioksidan daripada kopi bubuk. Antioksidan itu bisa melindungi kerusakan sel.

    Dr Pál Maurovich-Horvat, direktur pencitraan medis di Universitas Semmelweis di Budapest mengungkap bahwa di dalam kopi instan terkandung Melanoidin, antioksidan yang meningkatkan keragaman bakteri di usus, dan juga membantu melindungi diri dari penyakit.

    Jenis kopi terbaik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Jenis kopi paling baik

    Kopi instan mungkin bisa menimbulkan risiko kanker karena kandungan akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi bubuk. Sebagai alternatif, bisa mengonsumsi jenis kopi lain yang memang terbukti lebih baik untuk kesehatan.

    Melansir dailymail.co.uk (14.11/2025), filter coffee dan espresso dianggap sebagai minuman kopi paling sehat untuk dikonsumsi pagi hari.

    Pasalnya, filter coffee dibuat dengan proses melewatkan biji kopi giling dan air panas melalui penyaring kertas atau logam. Ditemukan bahwa minum kopi ini berkontribusi terhadap rendahnya angka penyakit arteri, seperti serangan jantung.

    Kopi berbasis espresso, seperti cappucino, latte, dan flat white juga dianggap bermanfaat bagi otak dan telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

    Sebuah studi tahun 2017 juga menemukan hubungan antara konsumsi satu cangkir kopi sehari dengan menurunkan risiko kanker hati dan kanker dinding rahim.

    Sejalan dengan itu, studi tahun 2018 menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan menurunnya risiko kematian pada penderita kanker usus besar, serta menurunkan risiko kanker payudara setelah menopause.

    5. Minum kopi instan tak pasti sebabkan kanker

    5 Fakta Kopi Instan yang Disukai Banyak Orang, Kamu Sudah Tahu?Namun, minum kopi isntan tidak pasti sebabkan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/eskymaks

    Sebenarnya belum ada studi secara pasti yang menunjukkan bahwa minum kopi instan bisa sebabkan penyakit kanker. Meskipun ada, hasilnya ditunjukkan ketika seseorang minum sekitar 10 cangkir kopi instan dalam sehari yang mana sudah tidak dalam batas wajar.

    Penelitian terkini juga juga menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan kanker, justru bisa mengurangi risiko berkembangnya beberapa kanker.

    Meskipun begitu, sebagai bagian dari pola makan sehat, lebih baik batasi asupan kopi sehari-hari. Jangan minum lebih dari 4 cangkir kopi dalam sehari jika tidak ingin menimbulkan risiko penyakit kanker atau penyakit berbahaya lainnya.

    Akan lebih baik juga bila minum kopi hitam tanpa tambahan gula, susu, krimer, atau pemanis lainnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Ngopi Selama Ramadan agar Kesehatan Tetap Terjaga

    5 Tips Ngopi Selama Ramadan agar Kesehatan Tetap Terjaga


    Jakarta

    Kebiasaan minum kopi sering kali sulit ditinggalkan saat Ramadan. Pencinta kopi sebenarnya tetap bisa menikmati minuman favoritnya dengan cara sehat berikut ini.

    Penikmat kopi mungkin sudah tidak bisa lepas dari kebiasaan minum kopi. Namun, bulan Ramadan menjadi waktu dimana minum kopi perlu dibatasi karena umat Muslim berpuasa mulai dari fajar sampai terbenamnya matahari.

    Para penikmat kopi harus melakukan perubahan mendadak yang mampu menimbulkan rasa lelah atau sakit kepala.


    Namun, para pecinta kopi sebenarnya masih bisa menikmati kopi, hanya ritualnya diubah. Beberapa tips juga bisa diperhatikan supaya minum kopi selama Ramadan tidak membahayakan kesehatan.

    Melansir beberapa sumber, berikut 5 cara minum kopi yang sehat saat Ramadan.

    1. Optimalkan waktu minum kopi

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaOptimalkan waktu minum kopi baik saat sahur atau buka. Foto: Ilustrasi iStock

    Waktu minum kopi menjadi hal penting saat puasa. Melansir dekaranganjar.com, Dr Nazir menyarankan minum kopi dua jam sebelum waktu sahur berakhir. Takarannya juga tidak boleh berlebihan, cukup satu cangkir saja.

    Kopi juga bisa diminum setelah berbuka. Melansir ottencoffee.co.id(02/03/2024), para ahli menyarankan waktu terbaik untuk menikmatinya yaitu satu sampai dua jam setelah berbuka puasa.

    Minum kopi pada waktu ini bisa membantu tubuh lebih aktif dan berenergi untuk lanjut menjalankan ibadah tarawih dan tadarus.

    2. Pilih kopi rendah kafein

    Coffee cup and beans on wooden table. Top view.Kopi decaf yang lebi rendah kafein bisa dipilih. Foto: iStock

    Saat menjalani puasa, perut mungkin akan lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang masuk.

    Oleh karenanya, pertimbangkan untuk memilih kopi yang lebih rendah kafein. Minum kopi tinggi kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengendurkan sfingter esofagus. Akibatnya asam lambung naik atau GERD kambuh saat puasa.

    Selama puasa, sebaiknya pilih jenis kopi decaf yang memiliki kafein lebih rendah. Menurun National Coffee Association, dalam 100 ml kopi decaf hanya mengandung 2 mg kafein yang jauh lebih kecil daripada kopi reguler dengan kandungan kafein sampai 95 mg per 100 ml.

    Cara ngopi sehat saat Ramadan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tetap jaga hidrasi tubuh

    Young woman drinking pure glass of waterJangan lupa tetap menjaga tubuh terhidrasi. Foto: Getty Images/seb_ra

    Hidrasi menjadi hal penting selama Ramadan. Sebab, selama berpuasa asupan cairan akan berkurang, berisiko terkena dehidrasi.

    Seimbangkan setiap cangkir kopi dengan banyak minum air putih untuk mengurangi efek diuretik kafein.

    Selain mencukupi kebutuhan air putih, bisa juga konsumsi makanan kaya air saat sahur dan buka puasa. Menikmati buah-buahan dan sayuran yang menyediakan hidrasi dan nutrisi, memastikan tubuh tetap terhidrasi dan berenergi selama puasa.

    4. Kurangi dosisnya

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaDosis minum kopi juga sebaiknya dikurangi saat Ramadan. Foto: Ilustrasi iStock

    Selama puasa, pola hidup juga biasanya berubah. Ritual minum kopi juga ikut berganti.

    Oleh karena itu, jika biasanya minum kopi 3 kali dalam sehari, mungkin bisa dikurangi jadi 1 atau 2 kali saja sehari.

    Dalam hitungan dosis, misalnya biasa minum 18 gram kopi, selama Ramadan dosisnya bisa dikurangi jadi 12 gram saja.

    Pasalnya, minum kopi berlebihan dapat menimbulkan risiko peningkatan asam lambung dan memperburuk sakit asam lambung yang dialami.

    5. Kurangi gula

    Selain mengurangi dosisnya, penting juga untuk mengurangi kandungan gula. Kopi akan lebih sehat jika dibuat tanpa campuran pemanis seperti gula. Hal ini juga penting karena konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa.

    Oleh karenanya, pemanis itu bisa diganti dengan bahan campuran alami lainnya. Segelas kopi bisa ditambah rempah-rempah, seperti kayu manis atau kapulaga. Bisa juga pemanis buatannya diganti menjadi madu uang lebih sehat.

    Menjalani puasa dengan sehat membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan cairan dalam tubuh. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tubuh kehilangan banyak cairan serta mineral esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

    Le Minerale, dengan kandungan mineral esensial alaminya, membantu menggantikan elektrolit yang hilang, menjaga keseimbangan cairan, serta membuat tubuh tetap segar dan berenergi sepanjang hari.

    Minum Le Minerale saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama, sementara saat berbuka, membantu mengembalikan kesegaran setelah seharian berpuasa. Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, puasa terasa lebih ringan, tubuh tetap bugar, dan aktivitas harian tetap optimal.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol

    Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol


    Jakarta

    Kopi memang punya banyak manfaat sehat. Namun, metode penyeduhan tertentu justru bisa memberikan efek buruk pada kadar kolesterol yang meningkat.

    Kopi banyak digemari karena kandungannya banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Minuman berkafein ini merupakan sumber antioksidan. Dalam jumlah tepat, konsumsi kopi mampu meningkatkan kadar energi, menurunkan risiko diabetes tipe-2, meningkatkan performa atletik, serta mendukung kesehatan jantung dan hari.


    Namun, faktor-faktor tertentu bisa menyebabkan efek buruk usai minum kopi. Salah satunya cara menyeduh kopi.

    Proses penyeduhan kopi mungkin terdengar tidak penting, tetapi faktanya beberapa cara justru membahayakan kesehatan.

    Melansir ndtv.com (26/03/2025), penelitian terkini mengungkap bahwa kopi yang diseduh menggunakan mesin kopi kantor atau mesin kopi modern berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.

    Kopi yang diseduh menggunakan mesin atau yang disaring menggunakan penyaring berbahan metal diyakini mengandung senyawa kafestol dan kahweol yang tidak tersaring.

    Kafestol dan Kahwepol merupakan senyawa diterpen yang secara alami dapat ditemukan di kopi.

    Kedua senyaawa ini pun dikenal bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berkaitan dengan masalah penyakit kardiovaskular.

    Menurut hasll penelitian yang disebut myfox8.com, kopi yang diseduh dengan mesin kopi mengandung kafestol sebesar 176 mg/L yang mana jumlahnya jauh lebih besar dari kafestol dari proses penyeduhan kopi filter yang jumlahnya hanya 12 mg/L.

    Kopi yaang diseduh menggunakan mesin french press juga termasuk yang buruk untuk kolesterol. Pasalnya penyaringan metal tidak cukup rapat menampung kafestol dan kahweol.

    Jadi, kandungan kedua senyawa itu pun menjadi cukup tinggi dan berisiko meningkatkan kadar kolesterol.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases menyebutkan bahwa rebusan kopi memang mengandung kadar senyawa peningkat kolesterol yang lebih tinggi.

    minum kopiBeberapa metode penyeduhan kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Studi tersebut juga mengungkap bahwa beralih ke kopi yang diseduh dengan filter atau penyaring kertas bisa mengurangi potensi tersebut.

    Kopi yang diseduh dengan penyaring kertas ini memang prosesnya lebih lama karena kopi dibiarkan menetes secara alami, tetapi justru lebih baik untuk menjaga kolesterol.

    Pasalnya, penyaring kertas dapat menyaring seluruh zat peningkat kolesterol.

    Kopi yang diseduh biasanya mengandung kafestol, suatu senyawa diterpena yang bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.

    Menyeduh kopi menggunakan penyaring kertas dapat membantu mengurangi kadarnya secara signifikan.

    Penyaring kertas juga memungkinkan kafein dan antioksidan melewatinya.

    Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaNamun kopi yang diseduh dengan metode filter diyakini bisa mengontrol kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Proses penyeduhan ini juga dapat membantu menurunkan keasaman kopi. Cara ini menjadi pilihan yang baik bagi mereka dengan kondisi perut sensitif.

    Selain menyeduhnya pakai penyaring kertas, tips lain juga bisa membantu racikan kopi lebih sehat.

    Mulai dari memilih biji kopi yang berkualitas tinggi, hindari gula, krim, atau sirup perasa berlebihan.

    Penting juga untuk membatasi asupan kopi. Sebaiknya hanya 3-4 cangkir sehari.

    Waktu minum kopi juga harus diperhatikan. Hindari meminumnya menjelang tidur supaya tidur tidak terganggu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Kalori 7 Minuman Kopi Populer, Paling Rendah 2 Kalori

    Daftar Kalori 7 Minuman Kopi Populer, Paling Rendah 2 Kalori


    Jakarta

    Racikan kopi kini beragam jenisnya. Bagi yang sedang diet atau membatasi kalori, sebaiknya ketahui kandungan masing-masing kalori minuman kopi populer, dari espresso hingga es kopi karamel.

    Kopi sering kali hanya dianggap minuman sehingga banyak orang mengonsumsi sepuasnya, tanpa mempertimbangkan kandungan kalori. Padahal, kopi juga mengandung kalori layaknya makanan.

    Asupan kalori perlu dipertimbangkan karena jika berlebih tidak baik bagi kesehatan. Kalori berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lain.


    Dalam sehari, secara umum pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori. Sementara wanita sekitar 2.000 kalori. Karenanya penting memperhatikan asupan kalori dari berbagai makanan dan minuman, termasuk kopi.

    Berikut daftar kalori 7 minuman kopi populer dilansir dari Coffeeness.de:

    1. Espresso

    Untuk 1 shot espresso atau setara 30 mililiter (ml) hanya mengandung 1-2 kalori. Nilai ini serupa dengan variasi espresso lain tanpa susu dan tanpa gula, seperti ristretto dan double espresso.

    Kalori pada kopi berasal dari sejumlah kecil minyak tak jenuh tunggal dan protein dalam biji kopi.

    2. Kopi decaf dan kopi hitam seduh

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanFoto: iStock

    Belakangan ini banyak orang mengonsumsi kopi decaf, terutama mereka yang sensitif terhadap kandungan kafein. Kopi decaf mengandung lebih sedikit kalori karena proses dekafeinasi menyingkirkan minyak dari biji kopi.

    Sebagai perbandingan, kopi hitam seduh ukuran cangkir 250 ml mengandung 5 kalori. Sedangkan secangkir yang sama untuk kopi hitam instan, kandungan kalorinya hanya 4 kalori.

    3. Cold brew dan Americano

    Variasi lain dari kopi hitam yang banyak dinikmati adalah cold brew dan Americano.

    Cold brew merupakan kopi yang dihasilkan dengan cara merendam biji kopi dalam air dingin atau suhu ruangan, bukan air panas. Proses perendaman berlangsung selama 12 hingga 24 jam, memungkinkan ekstraksi rasa dan aroma kopi secara perlahan. Dalam secangkir cold brew ukuran 250 ml hanya mengandung 2,4 kalori.

    Sedangkan Americano merupakan minuman kopi hitam yang dibuat dengan mencampurkan espresso dengan air panas, menghasilkan rasa yang lebih ringan dan kurang pahit dibandingkan espresso murni.Secangkir Americano mengandung sekitar 5 kalori.

    4. Latte

    Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Komposisi Latte, Cappucino, dan Flat WhiteFoto: iStock

    Bagi yang kurang suka kopi hitam, biasanya akan memilih latte yang memadukan espresso dengan steamed milk (susu yang dipanaskan). Dalam 330 ml latte mengandung sekitar 210 kalori.

    Namun, semuanya tergantung penambahan gula dan jenis susu yang digunakan pada latte. Umumnya secangkir latte mengandung 150-300 kalori.

    Kandungan kalori cappuccino hingga mocha ada di halaman selanjutnya.

    5. Cappuccino

    Mirip latte, cappuccino juga banyak disukai. Cappuccino terdiri dari 1/3 espresso, 1/3 susu, dan 1/3 busa. Dalam cangkir 330 ml cappuccino yang dibuat dengan whole milk mengandung sekitar 130 kalori.

    Jika whole milk diganti susu tanpa lemak (nonfat milk), maka busa cappuccino akan semakin banyak. Kandungan kalorinya pun semakin sedikit, hanya 70 kalori.

    6. Es kopi karamel

    Es kopi susu gula arenFoto: iStock

    Es kopi dengan tambahan sirup karamel sekarang banyak digemari karena menghadirkan sensasi manis yang legit enak. Rata-rata menu 250 ml es kopi karamel di coffee shop mengandung sekitar 150-200 kalori.

    Kalau mau kalori lebih rendah, bisa ganti susu biasa dengan susu skimmed atau susu almond. Lalu pilih sirup karamel yang mengandung 0 gula dan tidak menambahkan whipped cream.

    7. Mocha

    Mocha adalah paduan kopi dan cokelat yang memikat selera. Dibuat dengan tambahan bubuk cokelat, susu, dan krim. Tak heran kandungan kalorinya bisa mencapai 300 kalori.

    Kalau mau memangkas sedikit kalori, bisa pesan mocha dengan tambahan dark chocolate dan pakai susu skim. Lalu hindari penambahan whipped cream.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya

    Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya


    Jakarta

    Kopi hijau atau green coffee menawarkan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan.

    Green coffee atau kopi hijau merupakan biji kopi yang belum dipanggang. Kopi ini masih memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi.

    Asam klorogenat merupakan senyawa atau zat kimia yang dianggap berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya dalam penurunan berat badan.


    Health Shots (30/09/2024) merangkum serba-serbi kopi hijau berikut manfaat sehatnya seperti berikut:

    1. Mengenal kopi hijau

    Kopi hijauKopi hijau merupakan biji kopi berwarna hijau yang belum dipanggang. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

    Kopi hijau mengacu pada warna biji kopi yang berwarna hijau sebelum dipanggang. Tidak seperti biji kopi yang dipanggang, kopi hijau justru dikonsumsi dalam kondisi mentah.

    Karena tidak melalui proses pemanggangan, kopi ini pun memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi, senyawa yang berperan sebagai antioksidan .

    Senyawa ini juga diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dalam hal penurunan berat badan. Sebab, senyawa tersebut bisa meningkatkan metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

    2. Manfaat kopi hijau

    Kopi hijauKandungan asam klorogenat tinggi membuat kopi hijau menawarkan banyak manfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

    Kopi hijau memang dikenal memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut di antaranya:

    Membantu menurunkan berat badan

    Salah satu manfaat yang paling dibicarakan yaitu kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan.

    Faktor utamanya berkat kandungan asam klorogenat di dalam kopi hijau. Senyawa ini dapat mengurangi lemak tubuh serta mengurangi penyerapan glukosa dan meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

    Meningkatkan metabolisme

    Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga dapat meningkatkan metabolisme.

    Asam klorogenat atau CGA diyakini dapat membatasi penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

    Menurut seorang ahli kesehatah yang disebutkan situs Health Shots, asam klorogenat juga bisa membuat orang merasa lebih berenergi dan dapat membantu penurunan berat badan.

    “Selain itu CGA juga dapat membantu mengelola kadar gula darah, meningkatkan metabolisme sehat, dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas sang ahli.

    Mengatur gula darah

    Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga bisa mengatur kadar gula darah.

    CGA diyakini bekerja dengan membatasi penyerapan glukosa dari usus, sehingga menunda peningkatan kadar gula darah setelah makan. Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalaminya.

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal Nutrition, asam klorogenat juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin yang memungkinkan tubuh menggunakan insulin secara lebih aktif untuk menurunkan kadar gula darah.

    Kaya antioksidan

    minum kopiMinum kopi hijau bisa melindungi sel dari radikal bebas akibat kandungan antioksidannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Asam klorogenat di dalam kopi hijau merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Radikal bebas bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini.

    Dengan kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas, kesehatan dan kesejahteraan tubuh pun lebih terjaga.

    Efek samping hingga cara menyeduh kopi hijau bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Efek samping konsumsi kopi hijau

    Apa itu kopi hijau dan manfaatnya bagi tubuh.Namun, kopi hijau juga bisa memberikan efek samping. Foto: Getty Images

    Kopi hijau sebenarnya aman dikonsumsi, tetapi ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa timbul.

    Peningkatan denyut jantung

    Kopi hijau tetap mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan palpitasi (sensasi ketika jantung berdegup dengan kencang), terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

    Masalah pencernaan

    Konsumsi kopi hijau berlebihan dapat menyebabkan sakit pada pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau diare karena kandungan asam tinggi.

    Insomnia

    Kandungan kafein dalam kopi hijau juga bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi berlebihan, terlebih jika dikonsumsi sore atau menjelang waktu tidur.

    Masalah kesehatan tulang

    Asupan kopi hijau berlebihan juga bisa menyebabkan penipisan kalsium dalam tubuh yang berpotensi memengaruhi kesehatan tulang seiring berjalannya waktu.

    4. Cara menyeduh kopi hijau

    Sebaiknya Jangan Menghangatkan Seduhan Kopi, Ini SebabnyaAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyeduh kopi hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages

    Racikan kopi hijau bisa dibuat menggunakan biji kopi hijau atau bubuk kopi hijau.

    Jika ingin membuat menggunakan biji kopi, kamu bisa merendam 1-2 sendok makan biji kopi hijau dalam segelas air semalaman.

    Pada pagi hari, didihkan biji yang telah direndam beserta air rendamannya. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan matang perlahan selama 10-15 menit.

    Setelah itu barulah saring cairannya ke dalam cangkir. Tambahkan sedikit madu atau kayu manis untuk menambah rasa.

    Jika ingin menggunakan bubuk kopi, bisa dengan cara panaskan secangkir air hingga mendidih. Ambil 1-2 sendok teh bubuk kopi hijau dan tuangkan air panas ke atasnya.

    Diamkan sekitar 5-6 menit. Saring ke dalam cangkir dan sajikan. Bisa ditambah lemon atau madu sebagai pelengkap.

    Dalam batas wajar, kopi hijau aman dikonsumsi. Namun, jangan berlebihan. Pasalnya, di dalam secangkir kopi hijau berukuran 200-300 ml mengandung antara 25 sampai 50 persen asupan kafein harian yang direkomendasikan.

    Asupan dalam jumlah besar bisa menyebabkan efek samping terkait kafein, seperti sakit kepala, kecemasan, agitasi, dan detak jantung tidak teratur.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?

    Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?


    Jakarta

    Tingkat biji kopi panggang sedang dan panggang gelap menghasilkan karakteristik berbeda. Namun, dari kedua tingkatan pemanggangan ini, mana yang lebih menyehatkan?

    Tingkatan roasting atau pemanggangan biji kopi ada beberapa macam. Tiap tingkatan pemanggangan tersebut menentukan karakteristik aroma dan rasa kopi yang akan keluar saat diseduh.

    Mulai dari tingkatan yang paling ringan atau light level dimana menghasilkan karakter lembut. Ada juga tingkatan sedang atau medium roast yang cenderung punya rasa lebih intens. Selanjutnya ada tingkat pemanggangan medium dark roast sampai dark roasted atau pemanggangan kopi paling gelap.


    Pencinta kopi umumnya lebih memilih untuk menggunakan biji kopi yang disangrai dalam tingkat sedang sampai gelap. Keduanya memiliki karakter, profil rasa, dan nutrisi yang berbeda.

    Di antara biji kopi panggang sedang dan panggang gelap, mana yang lebih baik? Melansir realsimple.com (14/04/2025), berikut informasinya!

    1. Biji kopi panggang sedang

    Menggiling biji kopiBiji kopi panggang sedang melalui proses pemanggangan lebih singkat. Foto: Getty Images/PeopleImages

    Melansir ottencoffee.co,id, medium roast coffee atau biji kopi panggang sedang merupakan biji kopi yang melalui proses sangrai setingkat di atas light roast.

    Dipanggang pada suhu sekitar 210 derajat celcius. Menghasilkan biji kopi dengan karakteristik berwarna kecokelatan dan tekstur mirip seperti teh tetapi lebih gelap.

    Biji kopi yang disangrai dengan proses ini memiliki rasa lebih intens daripada kopi panggang ringan. Namun, kadar intensitasnya tidak sepekat kopi dipanggang gelap. Biasanya dipakai untuk membuat minuman manual brew.

    2. Biji kopi panggang gelap

    biji kopiBiji kopi dark roasted dipanggang jauh lebih lama. Foto: iStock

    Dark roast coffee atau biji kopi dipanggang gelap juga banyak disukai penikmat kopi.

    Umumnya biji kopi dipanggang di suhu di atas 225 derajat celcius. Kopi ini seringkali ditambah dengan campuran susu, gula, atau creamer untuk menjadi racikan cappuccino, latte, flat white, dan lain sebagainya. Namun biji kopi ini juga sering dipakai untuk menyeduh kopi manual brew.

    Proses pemanggangan dengan suhu tinggi membuat biji kopi ini hampir tidak lagi menyimpan karakter apapun selain rasa dan aroma gosong.

    Biasanya terlihat mengkilap karena minyak yang dikandung biji kopi keluar cukup banyak akibat proses sangrai lama.

    3. Mana yang lebih baik?

    biji kopiMedium maupun dark roasted coffee bisa disesuaikan preferensi dan kondisi masing-masing. Foto: iStock

    Dalam hal kandungan kafein, kopi panggang sedang dan panggang gelap punya perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

    Menurut ahli gizi Shelley Balls, RD, seseorang yang suka jenis rasa dan aroma lebih intens tetapi ingin memilih kopi yang lebih banyak kandungan antioksidan, lebih baik pakai biji kopi panggang sedang atau medium roast.

    Jika tertarik, Shelley pun menyarankan untuk menggunakan biji kopi yang baru digiling karena memungkinkan kandungan antioksidan lebih banyak.

    Shelley juga menyarankan mereka yang memiliki masalah asam lambung tetapi ingin rasa kopi lebih kaya, bisa pilih biji kopi panggang gelap karena keasamannya lebih rendah.

    Perbedaan biji kopi panggang sedang dan gelap bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Jenis yang lebih sehat

    Ketika biji kopi dipanggang, komposisi kimia, aroma, dan rasanya akan berubah.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, biji kopi panggang gelap biasanya disangrai sedikit lebih lama pada suhu lebih tinggi daripada biji kopi panggang sedang. Hasilnya, kopi punya rasa kuat dan pahit.

    Sedangkan biji kopi panggang sedang disangrai pada suhu lebih rendah dan dalam waktu lebih singkat. Menghasilkan rasa kopi seimbang dengan aroma kuat.

    Proses pemanggangan juga mengurangi kadar asam alami yang ditemukan dalam biji kopi.

    Shelley mengungkap bahwa proses pemanggangan lebih lama membuat biji kopi panggang gelap menjadi kurang asam.

    “Waktu pemanggangan lebih lama juga akan mengeluarkan sebagian antioksidan dalam kopi, jadi biji kopi panggang sedang memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang gelap,” jelas Shelley Balls.

    Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biji kopi panggang sedang lebih sehat dibandingkan biji kopi panggang gelap. Sebab, kandungan antioksidan dan asam klorogenat lebih banyak ditemukan pada kopi panggang sedang.

    Kedua kandungan tersebut bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi peradangan, mengatur gula darah, meningkatkan metabolisme, hingga membantu proses pembakaran lemak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Campur Cokelat Menyehatkan Jantung, Apa Benar?


    Jakarta

    Kopi memang bisa diracik dengan bahan apa saja, termasuk cokelat. Campuran kopi dan cokelat dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung. Apakah benar?

    Kopi tidak dinikmati begitu saja, tetapi bisa juga dinikmati dengan campuran berbagai bahan. Kamu bisa mencampur kopi dengan susu, gula, krim, rempah-rempahan, hingga bubuk cokelat atau kakao.

    Di antara bahan tambahan pada kopi ini, cokelat menjadi salah satu yang direkomendasikan. Sebab, disebut-sebut kopi campur cokelat dapat menyehatkan jantung.


    Kopi sendiri sebenarnya memiliki manfaat baik bagi jantung. Menurut John Hopkin Medicine, minum satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan gagal jantung.

    Lantas, bagaimana jika kopi itu dicampur cokelat. Apakah manfaatnya akan sama, lebih baik, atau buruk? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari wellandgood.com (11/02):

    1. Minum kopi dikaitkan umur panjang

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi sendiri diketahui memiliki manfaat baik bagi jantung. Minum kopi pun dikaitkan dengan hidup lebih panjang. Foto: iStock

    Sebelum membahas racikan kopi campur cokelat, ketahui dulu kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan umur yang lebih panjang.

    Menurut Nikki Bart, MD, ahli jantung di Victor Chang Cardiac Research Institute, “Para penikmat kopi seharusnya senang mengetahui bukti bahwa kopi sekarang mendukung (kesehatan) Anda.”

    Penelitian yang disebut Well and Good menunjukkan, minum kopi dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

    Pada studi Januari 2022 di European Journal of Preventive Cardiology, peneliti juga menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko kematian seseorang akibat penyakit jantung dan stroke.

    Namun, menurut Dr. Bart, bukan berarti seseorang harus meneguk kopi setiap hari. Manfaat kopi bisa dirasakan ketika seseorang mengonsumsinya dalam takaran tepat.

    Menurut Dr,Bart, takaran yang tepat sekitar satu hingga tiga cangkir kopi. Jika berlebihan bisa merugikan diri sendiri.

    2. Minum kopi campur cokelat mengurangi peradangan

    kopiKopi campur cokelat juga disebut mampu mengurangi peradangan hingga mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Kopi memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, ketika kopi dicampur dengan kakao atau bubuk cokelat, rupanya manfaatnya jauh lebih tinggi.

    Menurut Dr. Bart, bubuk kakao juga mengandung flavonoid yang memiliki efek anti inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah.

    Secara lebih rinci, flavonol adalah senyawa kimia yang ada pada tumbuhan. Flavanol termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids.

    Flavonol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah. Konsumsinya berdampak positif pada kesehatan jantung dan merelaksasikan pembuluh darah.

    Oleh karena itu, minum kopi dengan bubuk kakao memiliki manfaat sehat. Sebab, bubuk kakao mengandung flavonoid yang mendukung kesehatan jantung.

    Namun, perlu diingat, kakao dan cokelat biasa bukanlah hal yang sama. Bubuk kakao lebih rendah lemak jenuh dan memiliki sedikit bahkan tidak ada tambahan gula.

    Mau tau tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan? simak di halaman selanjutnya!

    3. Tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan jantung

    kopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuar racikan kopi cokelat yang mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Pertama, kamu harus memerhatikan ukuran porsi. Jangan terlalu banyak menggunakan bubuk kakao. Pilih juga bubuk kakao tanpa pemanis.

    Collete Micko, RD, seorang ahli gizi merekomendasikan, menambah dua sendok makan bubuk kakao ke dalam kopi agar mendapat manfaat kesehatan jantung maksimal.

    Kedua, jangan gunakan tambahan gula dan krim. Kopi adalah minuman alami tanpa kalori. Namun, jika ditambah dengan krim, gula, atau perasa lainnya, kalorinya bisa menumpuk.

    Dr. Bart pun mengatakan, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung.

    Micko juga menyarankan untuk hindari penambahan susu berlemak atau mentega ke dalam kopi karena semuanya tinggi lemak jenuh.

    Ketiga, disarankan memilih bahan-bahan organik ketika membeli kopi maupun cokelat bubuk.

    Micko mengungkap, “Biji kopi konvensional dan biji kakao biasanya banyak disemprot pestisida dalam praktik pertanian.”

    Oleh karena itu, sebisa mungkin cari bahan-bahan organik. Cari bubuk kakao yang dibuat secara alami. Pastikan juga bahan pertamanya adalah cokelat bukan gula. Micko juga menegaskan untuk memilih bubuk cokelat tanpa pemanis.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Manfaat Minum Kopi Campur Cokelat, Bisa Turunkan Risiko Stroke


    Jakarta

    Kopi dapat diracik menggunakan bahan tambahan yang membuat rasanya nikmat. Salah satunya ditambah cokelat, racikan ini bisa memberikan manfaat kesehatan.

    Kalau ingin mendapatkan manfaat sehat dari kopi, kamu bisa mengonsumsinya secara rutin. Pastikan mengonsumsi kopi hitam, tapi bisa juga menambahkan beberapa bahan.

    Dilansir dari Well and Good (11/2), bahan tambahan yang baik untuk campuran kopi adalah bubuk kakao. Selain rasanya nikmat karena ada sentuhan rasa cokelat, manfaat sehatnya juga dapat dirasakan tubuh.


    Johns Hopkins seorang kardiologi dan ahli diet mengungkapkan kalau mengonsumsi 1-2 gelas kopi per hari bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Lebih baik lagi jika menambahkan bubuk kakao ke dalamnya.

    Ahli lain juga menjelaskan manfaat dari mengonsumsi kopi campur bubuk kakao. Berikut 3 manfaat baiknya:

    1. Panjang Umur

    kopi campur bubuk kakaokopi campur bubuk kakao Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kafein ternyata menyimpan beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Fungsinya sebagai zat antioksidan ini bisa memungkinkan penikmatnya panjang umur.

    Apalagi jika kopi dicampurkan bubuk kakao. Zat antioksidannya menjadi bertambah. Nikki Bart, seorang ahli jantung mengungkapkan kalau minum kopi dicampur bubuk kakao dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

    2. Turunkan Risiko Stroke

    Penyakit jantung juga bisa berkaitan dengan stroke. Colette Micko, seorang ahli gizi dan diet menjelaskan menurunkan risiko penyakit jantung jika mengonsumsi kopi campur bubuk kakao secara rutin.

    Minum kopi yang dikaitkan dengan penurunan risiko stroke ini ditemukan dalam studi PLOS Medicine pada November 2021. Penelitian besar yang dilakukan selama beberapa tahun ini melibatkan lebih dari 365.000 peserta dewasa yang memantau konsumsi kopi dan teh mereka sejak tahun 2006. Pada tahun 2020, para peneliti menemukan risiko stroke 32 persen lebih rendah bagi mereka yang minum 2-3 cangkir per hari.

    3. Sebagai Zat Anti-Inflamasi

    Kopi memiliki manfaat sendiri untuk kesehatan jantung, tapi menambahkan kakao dapat memberikan manfaat lebih jauh lagi. “Seperti biji kopi, bubuk kakao mengandung flavanol yang memiliki efek anti-inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah,” ungkap Dr. Bart.

    Flavanol adalah senyawa kimia yang terdapat pada tumbuhan yang termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids. Flavanol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah, yang dapat berdampak positif pada kesehatan jantung dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah, katanya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat


    Jakarta

    Penggunaan madu sebagai pemanis alami pada kopi bukan hal yang baru lagi. Kombinasi manisnya madu dan vitamin di dalamnya bisa bantu menjaga kesehatan.

    Ada lebih dari 400 miliar cangkir kopi yang dikonsumsi setiap tahun. Angka ini membuktikan bahwa kopi sangat disukai banyak orang. Bukan hanya jadi minuman, saat ini kopi juga dijadikan campuran dalam kue, aneka dessert dan camilan.

    Varian olahan kopi pun semakin banyak dan menjadi tren di masyarakat penggemar kopi. Kopi kerap diberi campuran rempah atau bahan lain yang menambah cita rasa serta sensasi baru ketika dinikmati.


    Dilansir dari berbagai sumber (31/05), kopi campur madu juga jadi salah satu olahan yang populer. Madu yang dijadikan campuran pada kopi bukan hanya membuat rasanya manis tetapi juga memberi efek menyehatkan. Berikut beberapa manfaat dari kopi campur madu:

    1. Madu Sebagai Pemanis Alami

    Kopi Campur Madu  Punya Banyak Khasiat SehatKopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi original atau kopi hitam sudah lama dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Kandungan kafein dalam kopi hitam mampu membuat orang lebih fokus, tubuh lebih berstamina serta jika dikonsumsi rutin akan memberikan manfaat untuk kesehatan jantung.

    Namun beberapa orang tidak bisa minum kopi hitam karena rasanya terlalu strong. Solusinya adalah menambahkan pemanis seperti gula. Tapi saat ini banyak yang beralih dari gula menjadi madu karena diklaim lebih sehat.

    Madu dapat berperan sebagai pemanis alami. Ini lantaran madu dibuat oleh lebah dari nektar bunga dan ditambahkan beberapa enzim ke dalamnya. Enzim akan mengubah sukrosa (gula) dalam nektar menjadi glukosa dan fruktosa.

    Namun perlu diperhatikan kandungan madu pada kopi, karena penggunaan madu berlebihan bisa membuat kalori kopi menjadi tinggi. Jadi asalkan madu dikonsumsi sesuai porsi dan tidak berlebihan maka kopi campur madu ini akan jadi minuman sehat.

    2. Membantu Mengurangi Peradangan

    Kopi Campur Madu  Punya Banyak Khasiat SehatKopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lisa Andrews, MEd, RD, LD, Pemilik Sound Bites Nutrition, mengatakan bahwa salah satu efek samping yang mengejutkan dari madu adalah dapat membantu mengurangi peradangan. “Madu memiliki sifat anti-inflamasi dengan menurunkan kadar prostaglandin dalam darah.”

    Menurut sebuah studi yang dilakukan International Journal of Research and Review, madu alami yang belum diproses atau disaring, terbukti mengurangi dismenore atau nyeri haid. Madu juga berkhasiat mengurangi berbagai gejala dan gangguan pada sistem pencernaan.

    Jadi mencampur kopi dengan madu sewajarnya bisa jadi pilihan atau menu alternatif ngopi yang lebih sehat. Dibandingkan menambahkan krimer hingga pemanis buatan lainnya.

    3. Sifat Anti Bakteri Pada Madu

    Kopi Campur Madu  Punya Banyak Khasiat SehatKopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Madu bersifat anti bakteri yang membantu Anda melawan gejala alergi musiman seperti pilek, flu, sakit tenggorokan atau sakit kepala. Jadi minum kopi campur madu bisa jadi solusi mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

    Dengan madu juga bisa menjaga sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit. Apalagi madu punya rasa manis yang khas sehingga akan membuat kopi lebih terasa nikmat diseruput hangat saat pagi hari.

    4. Kopi dan Madu Tinggi Antioksidan

    Antioksidan membantu mengurangi jumlah sel rusak dalam tubuh. Terlalu banyak sel yang rusak ini dapat menyebabkan efek negatif jangka panjang pada tubuh.

    Baik kopi maupun madu sama-sama memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga jika dipadukan akan menjadi minuman sehat kaya antioksidan. Antioksidan juga mencegah paparan radikal bebas yang membuat penuaan dini.

    5. Madu Mengandung Vitamin dan Mineral

    Kopi Campur Madu  Punya Banyak Khasiat SehatKopi Campur Madu Punya Banyak Khasiat Sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Secara alami, madu mengandung banyak vitamin dan mineral. Madu mengandung vitamin C dan kalsium yang tidak bisa didapatkan dari sumber pemanis lainnya.

    Dikutip dalam eufic.org, kandungan madu asli terdiri dari karbohidrat (gula sederhana, fruktosa dan glukosa), air, sedikit protein, vitamin, mineral, enzim dan polifenol termasuk flavonoid.

    Selain itu vitamin dan mineral dalam madu hadir kurang dari 1 persen dari jumlah asupan harian yang direkomendasikan. Jadi hitungannya satu sendok madu bisa berkontribusi pada metabolisme energi.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari


    Jakarta

    Secangkir kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tapi bagi kaum pria yang sering minum kopi perlu waspada. Karena ada beberapa efek samping ini!

    Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Kopi mengandung antioksidan, bisa membantu mengurangi peradangan, dapat menjaga kesehatan otak sampai memperbaiki suasana hati.

    Namun, semua yang dikonsumsi secara berlebihan jelas tidak baik termasuk konsumsi kopi. Lewat beberapa studi seperti jurnal dari ‘Gender Differences in Coffee Consumption and Its Effects in Young People’, ditemukan bahwa pria lebih banyak konsumsi kopi dibandingkan wanita.


    Jumlah pria yang konsumsi kopi sebanyak 50,8% di seluruh dunia. Ternyata ada beberapa efek samping yang bisa muncul jika para pria mengonsumsi kopi berlebihan apalagi tidak sesuai aturan.

    Dilansir dari berbagai sumber berikut beberapa efek samping yang bisa muncul jika pria terlalu sering minum kopi.

    1. Kualitas Sperma Menurun

    Sperma bermasalahIlustrasi Sperma bermasalah Foto: Getty Images/Rasi Bhadramani

    Tidak hanya memberikan energi, minum kopi juga dapat berdampak pada kondisi kesehatan sperma pada pria. Penelitian panjang tengah dilakukan oleh para ahli untuk melihat keuntungan serta kerugiannya.

    Dilansir dari Givelegacy, penemuan ahli terkait hubungan kafein dan sperma masih bercampur aduk. Sebagian penelitian menemukan bahwa kafein dan mengurangi kualitas sperma sedangkan sebagian lainnya justru menyebutkan kafein bermanfaat untuk sperma.

    Penelitian yang dilakukan tahun 2016 menunjukkan bahwa konsumsi kafein memiliki efek yang sama dengan soda dan minuman berenergi. Kafein dikatakan dapat mengurangi kesuburan pada sperma yang dihasilkan pria dewasa.

    2. Menurunkan Gairah Seksual

    Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dalam dosis rendah kafein pada kopi dapat menguntungkan dan bermanfaat untuk kesehatan. Sementara efek sebaliknya akan terjadi bila Anda meminumnya dalam dosis yang berlebihan.

    Memang ketika diminum dalam dosis sedang, kafein juga dapat mengobati disfungsi ereksi sementara pada pria. Namun bila dikonsumsi dalam jumlah besar, kafein dapat berdampak negatif terhadap kehidupan seksual. Kebanyakan kafein akan membanjiri otak dan tubuh dengan hormon stress, yang akan mempengaruhi kinerja dan menurunkan dorongan seksual.

    Kafein tingkat tinggi juga dapat menyebabkan iritabilitas, depresi dan kegelisahan, yang semuanya merupakan faktor yang dapat menurunkan libido seksual. Hal ini bisa membuat libido atau gairak seksual pria menurun.

    3. Gangguan Lambung

    This image portrays a young African American man sitting on a sofa in his living room, holding his stomach due to digestive problemsThis image portrays a young African American man sitting on a sofa in his living room, holding his stomach due to digestive problems Foto: Getty Images/RealPeopleGroup

    Kopi mengandung zat kafein yang tinggi. Dikutip dari Healthline, dalam jumlah sedikit kafein memang membuat tubuh jadi lebih bersemangat. Sebaliknya, terlalu banyak minum kopi justru berisiko untuk kesehatan tubuh.

    Ketika tubuh terlalu banyak minum kopi, orang bisa mengalami kegelisahan, mudah marah, dan tremor. Meskipun jarang ditemukan, kafein berlebih bisa membuat kebingungan, halusinasi, hingga muntah-muntah. Gangguan pada lambung sampai membuat lambung luka juga dialami penggemar kopi yang biasanya minum 10 cangkir kopi sehari.

    Kisah ini dibagikan pengguna Twitter bernama Richo yang menceritakan ada masalah ulu hati sampai lambungnya luka, gegara minum kopi 8-10 cangkir setiap harinya.

    Saksikan Live DetikPagi:

    4. Susah Tidur

    Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Diketahui kalau kopi mengandung kafein yang tinggi. Untuk mereka yang membutuhkannya, kopi bisa menjadi penyelamat karena dapat membangkitkan energi. Namun, kalau mengonsumsi kopi terlalu banyak juga dapat memberikan masalah pada kesehatan.

    Hal ini dijelaskan oleh Amy Gorin selaku ahli diet. Ia mengatakan kalau minum kopi setiap hari dapat menyebabkan masalah pada kualitas tidur seseorang. Orang tersebut akan mengalami sulit tidur dan berakhir mengidap insomnia. Efek ini tak hanya terbatas pada pria saja, tapi juga menyerang wanita yang kebanyakan konsumsi kopi

    Gorin menyarankan untuk tidak minum kopi 3-6 jam sebelum tidur. Karena, itu akan membuatmu terjaga sehingga akan merasa sulit tidur.

    5. Bikin Kecanduan

    Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Penikmat kopi pasti tidak bisa tanpa mengonsumsinya setiap hari. Minimal mereka harus mengonsumsi secangkir kopi setiap harinya.

    Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap hari pasti akan ada yang kurang kalau tiba-tiba melewatkan konsumsi satu hari. Pasti mereka akan merasakannya dalam bentuk sakit kepala, mudah marah, dan rasa kantuk yang berlebihan.

    Hal tersebut dapat dirasakan karena mereka sudah kecanduan terhadap kopi. Hal ini sudah dijelaskan dalam sebuah studi pada tahun 2012 di Drug and Alcohol Dependence yang menemukan gejala flu, kelelahan, mual, dan sakit kepala, setelah 16 jam pantang minum kopi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com