Tag: cross content cnn indonesia

  • Apa Benar Jam 12 Jadi Waktu Terbaik untuk Makan Siang?


    Jakarta

    Makan siang tak kalah penting dari sarapan karena bisa memasok energi hingga malam hari. Sebaiknya jam berapa waktu terbaik untuk makan siang?

    Makan siang kerap disepelekan manfaatnya karena dianggap tak sepenting sarapan. Faktanya, makan siang punya manfaat sangat penting, terutama terkait menu dan waktunya.

    Makan siang berperan besar dalam menjaga energi sepanjang hari. Makan siang dengan menu bergizi seimbang juga bisa mencegah makan berlebihan pada malam hari.


    Jadi, kapan sebenarnya waktu makan siang yang tepat?

    Ilustrasi jam makanFoto: Shutterstock

    Ahli gizi Len Bakovic menyebut, memang tak ada aturan baku untuk jam makan siang. Pasalnya, semuanya tergantung pada rutinitas dan kebutuhan masing-masing individu.

    “Idealnya, waktu makan siang sebaiknya disesuaikan dengan pola tidur dan kebiasaan harian,” jelas Bakovic, melansir Real Simple.

    Misalnya, jika Anda bangun pukul 7 pagi dan sarapan pukul 8 pagi, rasa lapar biasanya akan datang sekitar empat hingga lima jam kemudian, yakni antara pukul 12 hingga 1 siang.

    Bakovic juga mengingatkan agar makan siang pada waktu yang tepat. Jika dilakukan terlalu awa, manfaat makan siang yang seharusnya didapat bisa berkurang.

    Sebagai contoh, makan siang terlalu awal atau segera setelah sarapan berisiko membuat Anda merasa lapar menjelang sore. Hal ini kerap berujung pada ngemil makanan yang kurang sehat di antara waktu makan siang dan makan malam.

    Sebaliknya, makan siang terlambat mendekati waktu makan malam dapat menyebabkan pola makan berubah. Anda mungkin merasa terlalu kenyang untuk makan malam dan justru lapar menjelang tidur.

    Kebiasaan di atas sering kali membuat orang mengonsumsi camilan tidak sehat, seperti makanan manis atau asin yang dapat mengganggu tidur. Pola ini bahkan dapat mengacaukan ritme sirkadian tubuh Anda atau sistem biologis yang mengatur waktu makan dan tidur.

    Selain itu, memperhatikan isi makanan yang dikonsumsi saat makan siang juga sangat penting. Bakovic merekomendasikan pola makan seimbang, yakni setengah piring diisi dengan sayuran, seperempat untuk protein tanpa lemak seperti ayam, ikan, atau kacang-kacangan, dan seperempat sisanya berupa karbohidrat kompleks seperti quinoa, beras merah, atau ubi.

    Proporsi ini tidak hanya memberikan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh, tetapi juga menjaga energi dan fokus mental yang stabil untuk sisa hari.

    Konsistensi jam makan siang itu penting

    Curi Bekal Makan Siang Manager, Karyawan Ini DipecatFoto: iStock

    Apakah perlu makan siang pada waktu yang sama setiap hari?

    Jawabannya, iya. Konsistensi jam makan, termasuk makan siang, membantu tubuh mengatur hunger cuesatau rasa lapar dan fullness cuesatau rasa kenyang seiring dengan ritme sirkadian Anda.

    “Seperti pola tidur yang konsisten membantu tubuh merasa sinkron, jam makan yang konsisten juga penting,” kata Bakovic.

    Dengan menyantap makan siang di waktu yang sama setiap hari, proses metabolisme keseluruhan bisa terjaga. Tak apa jika sedikit telat selisih setengah hingga dua jam.

    Pada akhirnya, waktu terbaik untuk makan siang sangat bergantung pada rutinitas dan sinyal tubuh Anda. Usahakan untuk tidak melewatkan makan siang dan isi piring Anda dengan makanan bergizi seimbang.

    Dengan waktu dan asupan yang tepat, makan siang bisa menjadi kunci untuk menjaga produktivitas dan energi sepanjang hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Waktu Terbaik untuk Makan Siang, Apa Jam 12 Sudah Benar?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenali 7 Buah Paling Tinggi Gula yang Perlu Dibatasi Konsumsinya


    Jakarta

    Buah terkenal sebagai camilan sehat dengan rasa manis asam yang nikmat. Namun tak semua buah cocok dikonsumsi terlalu banyak karena tinggi kandungan gula.

    Rasa manis buah memang didapat dari kandungan gula yang ada di dalamnya. Namun, gula alami pada buah berbeda dengan gula tambahan yang ditemukan pada banyak makanan manis.

    Buah mengandung gula alami fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Namun, karena buah juga mengandung serat, buah dicerna lebih lambat. Dengan begitu, rasa manis pada buah sebenarnya tidak serta merta membuat gula darah melonjak drastis.


    Berbeda dengan makanan bergula yang proses pencernaannya lebih cepat. Gula tambahan akan menghasilkan peningkatan glukosa darah dengan cepat.

    Meski punya banyak manfaat kesehatan, tapi beberapa buah diketahui mengandung kadar gula yang cukup tinggi dibandingkan yang lain.

    Perbedaan kandungan gula dapat menjadi hal yang penting bagi penderita diabetes yang harus memantau asupan gula harian. Melansir Medical News Today, di bawah ini adalah daftar buah yang paling tinggi gula.

    1. Delima

    Ilustrasi jus delimaBuah delima termasuk yang tinggi kandungan gulanya. Foto: Getty Images/PhotoIris2021

    Buah delima berukuran sedang mengandung 38,6 gram (g) gula. Setengah cangkir buah delima mungkin jadi jumlah konsumsi yang tepat, mengandung sekitar 11, 9 g gula.

    2. Anggur

    Dalam setiap 100 g anggur mengandung 23,2 g gula. Anda disarankan mengonsumsi anggur cukup 50 gram dalam sehari.

    Anggur menawarkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba.

    3. Mangga

    Buah mangga mengandung vitamin C. dikhy sasra/ilustrasi/detikfotoHindari juga konsusmi mangga yang gulanya tinggi. Foto: dikhy sasra

    Buah mangga biasanya mengandung 22,5 g gula. Wajar saja, buah ini dikenal dengan rasanya yang manis menyegarkan.

    Namun tenang saja, meski tinggi gula, mangga mengandung beragam nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan beta karoten.

    4. Apel

    Ilustrasi buah apelDi dalam apel terkandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Foto: Getty Images/Hakase_

    Satu buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 20,8 g gula. Alternatif yang lebih baik adalah memilih apel berukuran kecil yang mengandung sekitar 17,1 g gula.

    Apel kaya nutrisi, mencakup polifenol dan senyawa antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis dan mencegah penurunan fungsi kognitif.

    5. Ceri

    Ceri kaya akan vitamin C dan polifenol. Keduanya merupakan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa mencegah penyakit kronis.

    Namun, dalam 190 g ceri biasanya mengandung sekitar 19,7 g gula.

    6. Jeruk

    Siswa SMA Kembangkan Inivasi Bisnis Holistica Student CompanyMeskipun mengandung vitamin c, tetapi kandungan gulanya termasuk tinggi. Foto: Istimewa

    Jeruk mengandung 17,2 g gula. Sebaiknya pilih jeruk berukuran kecil, biasanya mengandung 8,98 g gula.

    Selain dikenal sebagai sumber vitamin C terbaik, jeruk juga kaya akan kalsium dan kalium.

    7. Pisang

    Satu buah pisang mengandung sekitar 15,4 g gula. Pilih pisang berukuran kecil atau makan setengahnya untuk menjaga asupan gula yang masuk ke dalam tubuh.

    Demikian beberapa buah yang paling tinggi gula. Tak perlu dihindari, namun batasi konsumsinya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Buah yang Paling Tinggi Gula, Batasi Konsumsinya”

    (Tim CNN Indonesia/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Daun Kelor Buat Kesehatan, Superfood Khas Indonesia!

    7 Manfaat Daun Kelor Buat Kesehatan, Superfood Khas Indonesia!

    Jakarta

    Daun kelor termasuk superfood lokal khas Indonesia. Disebut ‘superfood’ lantaran daun ini bernutrisi dan punya banyak manfaat sehat. Berikut daftarnya!

    Daun kelor kaya akan nutrisi dan senyawa aktif yang mampu mendukung fungsi tubuh serta mengatasi berbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Salah satu manfaat paling populer dari daun kelor adalah kemampuannya menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

    Dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul Moringa Oleifera is a Prominent Source of Nutrients with Potential Health Benefits yang terbit pada 2021, disebutkan bahwa kandungan vitamin C dalam daun kelor tujuh kali lebih tinggi daripada jeruk. Selain itu, kandungan kalsiumnya bahkan mencapai 17 kali lipat dari susu.


    Daun kelor juga mengandung antioksidan, protein, magnesium, dan senyawa fitonutrien lain yang memiliki efek anti-inflamasi dan mampu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. Tak heran jika konsumsi daun kelor dipercaya dapat membantu mengendalikan kolesterol.

    Manfaat daun kelor juga dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa, rebusan daun kelor yang dikonsumsi secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol pada lansia.

    Setelah mengonsumsi rebusan daun kelor selama tujuh hari berturut-turut, seluruh partisipan penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol secara signifikan.

    Selain itu, mengutip Healthline, daun kelor juga memiliki efek penurun kolesterol yang sebanding dengan bahan makanan nabati sehat lainnya seperti gandum dan biji rami. Menjaga kadar kolesterol tetap stabil sangat penting untuk mencegah penyakit jantung, salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

    Berikut 7 manfaat daun kelor untuk kesehatan:

    1. Mengurangi peradangan

    Kandungan anti-inflamasi dalam daun kelor membantu meredakan peradangan yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, baik akibat infeksi maupun cedera.

    2. Cegah diabetes

    Konsumsi rutin bubuk daun kelor terbukti dapat menurunkan kadar gula darah hingga 13,5 persen. Sementara itu, daun kelor kering sebanyak 50 gram yang dicampur ke dalam makanan dapat mengurangi kadar gula darah hingga 21 persen.

    3. Jaga kesehatan prostat

    Senyawa glukosinolat yang terkandung dalam daun kelor mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. Daun ini juga dapat menurunkan kadar antigen spesifik prostat yang menjadi indikator gangguan pada kelenjar tersebut.

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun kelor membantu menghambat pembentukan lemak dan meningkatkan proses pemecahan lemak, sehingga mendukung upaya penurunan berat badan.

    Daun kelor mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan anti-inflamasinya juga membantu mengatasi pegal, nyeri sendi, hingga rematik.

    Kandungan thiocarbamate, glikosida, dan nitril dalam daun kelor memiliki efek menurunkan tekanan darah. Bagi Anda yang menderita hipertensi, konsumsi daun kelor secara rutin bisa menjadi solusi alami.

    7. Atasi cacingan

    Kombinasi daun kelor dengan bahan alami seperti cabai dan meniran dapat digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi cacingan. Kandungan lektin dan senyawa anthelmintik pada daun kelor mampu melawan parasit penyebab infeksi seperti cacing kremi dan cacing pita.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Manfaat Daun Kelor, Solusi Alami untuk Kesehatan Tubuh

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Khasiatnya Manjur! Ini 7 Air Rebusan Daun Penurun Kolesterol

    Khasiatnya Manjur! Ini 7 Air Rebusan Daun Penurun Kolesterol


    Jakarta

    Masalah kolesterol tinggi usai Idul Adha masih membayangi? Coba konsumsi air rebusan daun ini sebagai solusi alami. Bahan-bahannya mudah didapat dari sekitar.

    Perayaan Idul Adha identik dengan sajian daging kambing dan sapi yang menggugah selera, mulai dari sate, gulai, sampai rendang. Namun, konsumsinya kerap berefek negatif ke kolesterol.

    Konsumsi daging merah berlebihan dapat memicu lonjakan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi dan serangan jantung.


    Untuk membantu menetralkan dampak tersebut, Anda bisa mencoba cara alami dengan meminum air rebusan daun tertentu yang dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    Berikut daftarnya:

    Ilustrasi daun kelorRebusan daun kelor konon dipercaya dapat membantu menurunkan kolesterol. Foto: Getty Images/didoi

    1. Air rebusan daun kelor

    Daun kelor dikenal sebagai ‘miracle tree’ berkat segudang manfaatnya. Air rebusan daun kelor ampuh untuk menurunkan kolesterol.

    Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika, sebanyak 63 lansia diberi air rebusan daun kelor selama tujuh hari. Hasilnya, kadar kolesterol seluruh partisipan mengalami penurunan yang signifikan.

    Daun kelor mengandung antioksidan dan senyawa aktif lain yang berperan dalam menurunkan kolesterol jahat.

    2. Air rebusan daun kari

    Selain memberi aroma khas pada masakan, daun kari juga memiliki manfaat kesehatan. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam darah.

    Proses oksidasi merupakan salah satu penyebab utama terbentuknya plak di pembuluh darah yang bisa mengganggu aliran darah.

    3. Air rebusan daun salam

    Daun salam bukan hanya pelengkap bumbu dapur. Mengutip Style Craze, daun ini juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), terutama pada pasien diabetes.

    Sifat antiinflamasi dan antioksidan dari daun salam menjadikannya pilihan tepat untuk Anda yang ingin menjaga kadar kolesterol setelah mengonsumsi banyak daging.

    4. Air rebusan daun sirih

    Studi dalam Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih dapat menurunkan kolesterol pada hewan uji.

    Meski penelitian pada manusia masih terbatas, daun sirih telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai pembersih darah dan penyeimbang metabolisme.

    Resep Sup Ceker Ayam Daun Asam JawaSelain buah asamnya, rebusan air daun asam jawa juga dipercaya dapat membantu mengendalikan kolesterol yang tinggi. Foto: iStock

    5. Air rebusan daun asam Jawa

    Daun asam Jawa mengandung saponin, tanin, dan flavonoid yang efektif dalam mengontrol kadar kolesterol. Zat-zat ini bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol di usus serta meningkatkan pembuangannya lewat feses.

    6. Air rebusan daun jati belanda/kemuning

    Daun jati kemuning dikenal dalam dunia herbal sebagai penurun kolesterol alami. Kandungan tanin, citronellol, dan cadinene dalam daun ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat secara signifikan.

    Selain itu, daun ini juga dipercaya membantu melancarkan metabolisme dan memperbaiki fungsi hati.

    7. Air rebusan daun pandan

    Tak hanya menambah aroma harum pada makanan dan minuman, daun pandan juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

    Penelitian menunjukkan bahwa daun pandan mampu menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL.

    Selain itu, daun ini membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung kesehatan pembuluh darah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Mau Pesta Daging? Siapkan 7 Air Rebusan Daun untuk Turunkan Kolesterol”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Digoreng! Begini 4 Cara Masak Ikan yang Sehat

    Jangan Digoreng! Begini 4 Cara Masak Ikan yang Sehat


    Jakarta

    Ikan merupakan sumber protein hewani yang menyehatkan. Namun, hindari menggoreng ikan. Lebih baik dimasak dengan cara-cara berikut ini agar nutrisinya terjaga.

    Manfaat sehat ikan bisa hilang, bahkan berubah jadi risiko kesehatan, jika dimasak dengan cara yang salah yaitu digoreng. Hal ini disampaikan dokter spesialis gizi klinik Johannes Chandrawinata.

    “Menggoreng ikan bisa menurunkan kadar omega-3 hingga 70-85 persen. Selain itu, proses penggorengan pada suhu tinggi (150-200 derajat Celcius) juga memicu pembentukan aldehida beracun yang berpotensi menyebabkan kanker dan berbagai penyakit kronis,” jelasnya.


    Baca juga: Apes! 5 Orang Ini Rugi Ditipu Gebetan Saat Kencan Pertama

    Masak ikanBanyak cara memasak ikan yang jauh lebih sehat daripada digoreng. Foto: Getty Images/Robert Murray

    Cara masak ikan selain digoreng

    Ikan mengandung berbagai zat gizi penting seperti protein, lemak sehat, mineral esensial, dan vitamin. Protein ikan memiliki asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh.

    Selain itu, ikan juga mengandung asam lemak rantai panjang seperti DHA (dokosaheksaenoat) dan EPA (eicosapentaenoate) yang berperan dalam pencegahan penyakit peradangan, gangguan mental, hingga penyakit jantung.

    “Ikan juga merupakan sumber vitamin B1 dan B3 yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh,” ujar Johannes saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (3/6).

    Meski penuh manfaat, kandungan protein, lemak, dan vitamin dalam ikan sangat sensitif terhadap oksigen, suhu tinggi, dan penanganan yang tidak tepat.

    Proses memasak dengan suhu terlalu tinggi atau terlalu lama dapat merusak gizi ikan, mengubah rasa, bahkan menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh.

    Baca juga: Tak Gengsi, Aktor Hong Kong Kini Jualan Ceker Ayam

    Resep Ikan Kakap Kukus Bumbu SoyaSalah satu teknik memasak yang dianjurkan ialah dikukus. Foto: iStock

    Oleh karenanya, berikut cara memasak ikan selain digoreng yang dinilai lebih sehat dan mampu mempertahankan lebih banyak nutrisi pada ikan.

    1. Kukus

    Mengukus ikan adalah salah satu cara terbaik untuk mempertahankan rasa dan kandungan gizinya. Proses ini tidak melibatkan suhu ekstrem dan tidak memerlukan tambahan minyak.

    2. Rebus atau pindang

    Merebus ikan, termasuk dalam bentuk pindang, memungkinkan zat gizi larut dalam air, terutama jika kuahnya ikut dikonsumsi.

    3. Pepes

    Memasak ikan dengan cara dibungkus daun dan dikukus atau dibakar perlahan menjaga kelembapan dan nutrisi ikan tanpa paparan suhu ekstrem.

    4. Bakar dengan suhu rendah

    Jika ingin memanggang atau membakar, pastikan suhu tidak terlalu tinggi dan proses tidak terlalu lama. Pemanggangan dengan arang atau suhu tinggi bisa menghasilkan senyawa berbahaya jika tidak berhati-hati.

    Memasak ikan memang perlu memastikan bahwa semua mikroorganisme berbahaya telah mati. Namun, jangan sampai terlalu matang atau terlalu lama, karena bisa merusak vitamin yang larut dalam air serta menghilangkan cita rasa alami ikan.

    “Kalau kurang matang, ikan bisa menyebabkan keracunan karena masih ada mikroorganisme di dalamnya. Tapi kalau berlebihan, gizinya bisa hilang dan rasanya jadi tengik,” kata Johannes.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bukan Digoreng, Ini 4 Cara Memasak Ikan yang Benar dan Sehat”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus Buat Mengecilkan Perut, Ampuh Usir Lemak yang Membandel

    8 Jus Buat Mengecilkan Perut, Ampuh Usir Lemak yang Membandel


    Jakarta

    Berat badan naik dan perut semakin melebar? Kamu bisa mengatasinya secara alami lewat konsumsi jus. Beberapa jus terkenal dengan manfaatnya mengecilkan perut lho!

    Banyak orang sepakat bahwa hal tersulit dari menurunkan berat badan adalah menghempas lemak perut. Perut buncit terbentuk dari kombinasi pola makan yang buruk, kurang olahraga, kurang tidur, genetika, dan stres.

    Menurut para ahli gizi, mengombinasikan pola makan sehat dengan olahraga teratur adalah kunci utama dalam menurunkan berat badan dan mengecilkan lemak perut.


    “Hal ini memerlukan pola makan yang disiplin, termasuk pola makan, namun yang lebih penting, program olahraga yang ditargetkan. Tidak ada jalan pintas, namun telah ditemukan bahwa beberapa minuman umum dapat membantu menghilangkan lemak perut,” kata konsultan ahli gizi, Rupali Datta, dikutip dari NDTV Food.

    Jus, baik yang terbuat dari buah dan sayur, diyakini bisa membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan.

    Namun, untuk mendapatkan hasil terbaik, jangan tambahkan gula atau pemanis lainnya. Menurut Healthline, minuman manis mengandung banyak kalori, tetapi otakmu tidak mencatatnya sebagai makanan padat.

    Efeknya, kalori dari gula cair tidak membuatmu merasa kenyang. Kamu malah berisiko merasa lapar dan menambah kalori lagi dengan makanan lain.

    Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini adalah 8 jenis jus yang tidak hanya nikmat, tetapi juga memiliki khasiat sebagai jus buah diet yang ampuh mengecilkan perut:

    1. Jus nanas dan timun

    Jus nanas dan timun adalah salah satu minuman terbaik untuk kamu yang ingin mengecilkan perut.

    Menurut The Health Site, nanas merupakan buah rendah kalori dengan 50-55 kalori per 100 gram (g), serta memiliki kandungan serat tinggi. Adapun timun yang kaya akan kandungan air, juga sangat efektif dalam meningkatkan metabolisme dan mengurangi penumpukan lemak.

    Manfaat jus nanas dan timun sangat besar karena kombinasi keduanya mampu menjaga rasa kenyang lebih lama sekaligus membantu membakar lemak. Minum jus ini di pagi hari untuk hasil maksimal.

    2. Jus wortel

    Ilustrasi jus wortelFoto: Getty Images/Andrii Zorii

    Wortel adalah sumber serat yang baik dan rendah kalori, sehingga membantu kamu merasa kenyang lebih lama.

    Cara terbaik untuk mengonsumsi wortel, yaitu dalam bentuk mentah. Oleh karena itu, membuatnya menjadi jus bisa jadi pilihan yang bagus.

    Jus wortel juga dikenal dapat meningkatkan sekresi empedu yang membantu membakar lemak sehingga membantu menurunkan berat badan.

    Untuk menambah rasa, kamu bisa mencampurkan jus wortel dengan apel, jeruk dan sedikit jahe untuk jadi jus detoks yang berguna mengeluarkan racun.

    3. Jus kubis

    Kubis membantu mengatasi masalah pencernaan seperti kembung dan sembelit, sehingga mempercepat proses pembuangan racun dari tubuh.

    Dilansir NDTV, kandungan serat tinggi dalam kubis membuat kamu merasa kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan.

    Kombinasikan kubis dengan apel atau wortel untuk jus penghancur lemak perut dan paha yang lezat.

    4. Jus jeruk

    Jus jeruk segar yang baru diperas bisa menjadi alternatif sehat dan rendah kalori pengganti minuman bersoda yang terlalu banyak gulanya.

    Jeruk dikenal sebagai buah dengan kalori negatif, artinya kandungan kalorinya lebih sedikit dibandingkan energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencernanya. Ini artinya, kamu bisa membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Jus timun dan kiwi

    Selain mencampurnya dengan nanas, kamu bisa memadukan timun dengan kiwi. Timun mengandung sekitar 95% air dan kaya akan vitamin K, cocok untuk jadi jus buah untuk diet.
    Adapun kiwi kaya akan vitamin C dan merupakan salah satu buah terbaik untuk membangun kekebalan dan menjaga kesehatan tubuh.

    Jika digabungkan, kedua buah ini bisa jadi jus detoks yang sehat untuk membakar lemak perut.

    6. Jus seledri

    jus seledri favorit Miranda KerrFoto: site news / iStock

    Menukil Healthline, jus seledri termasuk jus sayur yang bisa membakar lemak. Seledri tidak hanya rendah kalori, tetapi juga mengandung lebih dari 95 persen air.

    Studi pada 2014 di National Library of Medicine menunjukkan, memilih makanan dan minuman dengan kepadatan kalori lebih rendah dapat bermanfaat menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak.

    Jus buah untuk diet ini juga merupakan sumber antioksidan dan senyawa tanaman bermanfaat, yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

    7. Jus labu botol

    Minuman menyegarkan ini juga bekerja secara ajaib untuk menurunkan berat badan. Dalam tradisi pengobatan Ayurveda, labu botol merupakan obat alami yang efektif untuk mengurangi timbunan lemak.

    Jus labu botol mengandung lebih sedikit kalori tanpa lemak dan membuat tubuhmu tetap sejuk serta terhidrasi.

    8. Jus delima

    Jus delima kaya akan antioksidan, polifenol, dan asam linolenat yang membantu mempercepat metabolisme dan membakar lemak.

    Selain itu, jus delima juga membantu menekan nafsu makan, sehingga sangat cocok sebagai jus penghancur lemak perut dan paha.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Ini 8 Jus untuk Mengecilkan Perut, Ampuh Jadi Penghancur Lemak

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lebih Bagus Pakai Minyak atau Mentega Buat Masak Telur?

    Lebih Bagus Pakai Minyak atau Mentega Buat Masak Telur?


    Jakarta

    Telur paling sering dimasak menggunakan minyak atau mentega. Di antara kedua bahan tersebut, mana yang berfungsi lebih baik untuk tekstur dan hasil akhir rasa telur?

    Memasak telur sebenarnya sangat mudah karena telur tinggal dimatangkan menggunakan minyak goreng atau mentega yang dipanaskan di atas wajan. Namun, sebuah pertanyaan kerap muncul, lebih baik menggoreng telur pakai minyak atau mentega?

    Menurut Chef William DeMarco, Culinary Director di La Cave Food & Wine Hideaway, Las Vegas, Amerika Serikat (AS), pilihan terbaik tergantung pada jenis masakan telur yang ingin Anda buat.


    “Mentega adalah pilihan utama untuk telur orak-arik atau telur setengah matang karena memberikan rasa gurih yang kaya serta tekstur lembut,” ujar DeMarco, dalam wawancara dengan Mashed.

    Menambahkan beberapa potong kecil mentega saat telur dimasak akan menghasilkan orak-arik yang paling lembut, trik dapur yang mungkin belum Anda coba.

    Rasa lezat dari mentega berasal dari kandungan lemak susu yang tinggi, memberikan dimensi rasa yang sulit ditandingi oleh minyak.

    trik masak telur orak-arik tanpa mentega atau susuMasak telur orak-arik pakai mentega bikin rasanya gurih dan teksturnya lembut. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meski mentega unggul dalam hal rasa untuk telur orak-arik, bukan berarti minyak tak punya kelebihan. DeMarco menjelaskan bahwa minyak lebih cocok untuk metode memasak bersuhu tinggi seperti menggoreng atau memanggang.

    “Minyak memiliki titik asap yang lebih tinggi dibanding mentega, sehingga lebih stabil untuk memasak pada suhu tinggi,” katanya.

    Inilah yang memungkinkan telur goreng mendapatkan pinggiran yang renyah dan menggiurkan.

    Namun, banyak orang justru tidak menggunakan minyak dengan jumlah cukup saat menggoreng telur. Triknya, agar telur tidak lengket dan matang merata, lapisi dasar wajan dengan minyak secara menyeluruh.

    Soal rasa, jenis minyak yang Anda pilih juga memengaruhi hasil akhir. Minyak netral seperti canola atau minyak sayur tak akan mendominasi rasa, sehingga cocok jika Anda ingin menonjolkan bahan lain dalam olahan telur. Misalnya, saat membuat egg muffin dalam loyang cetakan, minyak netral bisa menjadi pelapis sempurna.

    Sebaliknya, jika ingin menambahkan karakter rasa pada telur, minyak zaitun bisa jadi pilihan.

    “Minyak zaitun punya cita rasa khas yang cocok dipadukan dengan hidangan bergaya Mediterania atau frittata,” ujar DeMarco.

    Jadi, mana yang terbaik?

    Ilustrasi mentega dan minyak gorengMentega dan minyak goreng sama-sama punya fungsi terbaik untuk memasak telur. Foto: Getty Images/iStockphoto/cheche22

    Tak ada jawaban mutlak karena semuanya bergantung pada jenis masakan dan cita rasa yang ingin Anda capai. Untuk telur orak-arik yang lembut dan mewah, mentega adalah jawabannya.

    Tapi, untuk telur goreng dengan pinggiran renyah atau olahan panggang, minyak adalah pilihan yang lebih masuk akal.

    Hal yang pasti, baik mentega maupun minyak bukan sekadar pelumas wajan. Keduanya berperan penting dalam membentuk rasa, tekstur, dan kesempurnaan hidangan telur Anda.

    Pilih sesuai selera dan metode memasak, dan nikmati telur dengan cita rasa terbaik versi Anda.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Mana yang Lebih Baik buat Masak Telur, Minyak atau Mentega?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Pare Tiap Hari? Rasakan 6 Efeknya Buat Tubuh

    Makan Pare Tiap Hari? Rasakan 6 Efeknya Buat Tubuh


    Jakarta

    Pare identik sebagai sayuran hijau dengan rasa pahit khas. Mengonsumsi pare setiap hari ternyata berefek baik untuk kesehatan. Ini hal-hal yang bakal terjadi pada tubuh.

    Belakangan, pare memang cukup populer dalam bentuk suplemen. Kandungan senyawa alami di dalam pare dipercaya memiliki beragam manfaat kesehatan.

    Dalam satu porsi sekitar 100 gram (g) pare mengandung serat yang cukup tinggi serta vitamin dan mineral penting. Sebut saja vitamin C, folat, dan kalium.


    Kandungan serat pada pare juga membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Vitamin C berperan sebagai antioksidan kuat yang mendukung sistem imun, sedangkan kalium berkontribusi dalam menjaga keseimbangan tekanan darah.

    Dengan kalori yang rendah namun kaya nutrisi, pare menjadi pilihan sehat untuk mendukung pola makan seimbang.

    Di Indonesia pare banyak diolah jadi banyak sajian. Salah satunya dikukus sebagai teman siomay lalu dibanjur bumbu kacang dan kecap.

    Selain itu, pare juga bisa ditumis seperti sayuran pada umumnya.

    Tapi, apa yang terjadi pada tubuh saat makan pare setiap hari? Berikut di antaranya, melansir Very Well Health.

    1. Kadar gula darah turun

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pare secara rutin dalam dosis tertentu, sekitar 2 ribu miligram (mg) per hari, dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

    Dalam studi terhadap penderita prediabetes, pare terbukti memiliki efek menurunkan gula darah dibandingkan plasebo.

    Meski menjanjikan, diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitasnya secara klinis dan jangka panjang.

    2. Tekanan darah turun

    Sayuran PareFoto: iStock

    Beberapa orang menggunakan pare sebagai terapi tambahan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Namun, sejauh ini hasil penelitian masih beragam.

    Sebagian studi menunjukkan bahwa pare belum memberikan dampak signifikan terhadap tekanan darah, sehingga perlu kajian ilmiah lebih besar untuk mengetahui potensinya secara pasti.

    3. Risiko kanker berkurang

    Pare mengandung senyawa bioaktif seperti triterpenoid, asam fenolik, dan flavonoid yang menunjukkan potensi antikanker dalam studi laboratorium dan hewan. Senyawa ini diyakini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu.

    Meski hasilnya menjanjikan, manfaat ini masih perlu dibuktikan melalui penelitian lebih luas pada manusia.

    4. Berat badan turun

    Sayuran pareFoto: iStock

    Serat dalam pare membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mencegah makan berlebihan.

    Beberapa penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa ekstrak pare dapat menghambat pembentukan lemak dalam tubuh.

    Namun, efektivitasnya pada manusia masih memerlukan bukti lebih lanjut.

    5. Kadar kolesterol turun

    Dalam studi pada hewan, ekstrak pare yang belum matang terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan lipoprotein jahat akibat diet tinggi lemak.

    Jika efek serupa dapat dibuktikan pada manusia, pare bisa menjadi salah satu bahan alami yang membantu menjaga kesehatan jantung.

    6. Risiko anemia menurun

    Penelitian awal pada hewan menunjukkan bahwa pare mungkin memiliki aktivitas anti-anemia. Namun, bukti ini masih sangat awal dan belum bisa dijadikan dasar penggunaan pare sebagai terapi anemia pada manusia tanpa kajian lanjutan.

    Meski pare menjanjikan berbagai manfaat kesehatan, sebaiknya konsumsi dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

    Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum menjadikan pare sebagai bagian dari pola makan harian.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Makan Pare Setiap Hari?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Auto Glowing! Konsumsi 7 Jamu Ini di Pagi Hari Bikin Awet Muda

    Auto Glowing! Konsumsi 7 Jamu Ini di Pagi Hari Bikin Awet Muda


    Jakarta

    Mau cantik alami dan awet muda? Selain perawatan dari luar, kamu juga bisa rutin minum jamu berkhasiat ini setiap pagi. Ada beras kencur hingga jamu pahitan.

    Jamu merupakan minuman herba tradisional yang kembali naik daun, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan alami buat kulit. Jamu diyakini bantu merawat kesehatan dari dalam, terutama sistem pencernaan yang memang punya kaitan erat dengan kondisi kulit.

    Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, jumlah bakteri baik di dalam usus ternyata bisa memengaruhi tampilan kulit. Mereka yang memiliki saluran cerna sehat biasanya memiliki profil asam lemak kulit yang lebih baik, sehingga kulit tampak lebih lembap, kenyal, dan sehat bercahaya.


    Salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan bakteri usus adalah dengan rutin mengonsumsi minuman herbal berbahan dasar rempah-rempah.

    Berikut ini tujuh racikan jamu tradisional yang dipercaya mampu membantu Anda tetap sehat dan tampil awet muda secara alami.

    1. Kunyit asam

    Woman person serving pouring kombucha fermented tea into two juice shot glasses on wooden table from bottleKunyit asam, racikan jamu populer di Indonesia yang punya banyak khasiat. Foto: iStock

    Kunyit asam sudah lama menjadi andalan perempuan Indonesia. Perpaduan antara parutan kunyit segar, asam jawa, gula merah, serta sedikit garam direbus hingga mendidih, kemudian disaring untuk dikonsumsi.

    Kandungan kurkumin pada kunyit bersifat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu memperlambat munculnya kerutan, menyamarkan noda hitam, serta meredakan nyeri haid.

    Tak heran jika jamu ini menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kulit sehat dan tetap cerah alami.

    2. Beras kencur

    Terbuat dari beras putih yang direndam semalaman lalu dihaluskan bersama kencur dan jahe, beras kencur menawarkan sensasi rasa manis dan hangat. Minuman ini ampuh melawan radikal bebas yang mempercepat penuaan kulit.

    Selain itu, jamu ini juga dikenal dapat meningkatkan energi dan mengurangi bau badan, menjadikannya pilihan praktis untuk perawatan dari dalam. Agar semakin nikmat, Anda bisa menambahkan gula merah atau gula pasir untuk memperkaya rasa.

    3. Wedang jahe

    Hot ginger lemongrass teaWedang jahe yang menghangatkan bisa dicampur serai hingga kayu manis. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

    Jahe yang digeprek, direbus bersama air, gula merah, dan sedikit kayu manis menjadi minuman sederhana tapi menyimpan segudang manfaat.

    Wedang jahe kaya antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang membantu memperlancar sirkulasi darah serta mencegah penuaan dini. Tak hanya menghangatkan tubuh, minuman ini juga membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah kerusakan akibat stres oksidatif.

    4. Sinom

    Sinom dibuat dari daun muda tanaman asam jawa, lalu direbus bersama irisan temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, gula merah, dan gula pasir. Rasa asam manisnya menyegarkan, cocok diminum saat tubuh terasa lesu.

    Jamu ini bisa membantu proses detoksifikasi, memperbaiki metabolisme, dan menjaga kulit tetap segar. Sinom sering dijadikan penetral rasa pahit setelah minum jamu lainnya.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Kunci sirih

    fresh betel leaf plant in garden. Top view.Daun sirih, salah satu bahan utama pembuatan jamu. Foto: Getty Images/Everyday better to do everything

    Racikan ini terdiri dari daun sirih segar, kencur, jahe, kayu manis, serai, dan asam jawa yang direbus menjadi satu.

    Jamu kunci sirih tak hanya dikenal ampuh untuk mengatasi keputihan dan bau badan, tetapi juga membantu mencegah jerawat dan menjaga kelembapan kulit.

    Dengan aroma rempah yang khas, jamu ini menjadi pilihan perempuan Indonesia yang ingin menjaga keseimbangan tubuh dan kulit secara alami.

    6. Jamu pahitan

    Menggabungkan sambiloto, brotowali, daun meniran, lempuyang, serai, adas, dan lengkuas, jamu ini memang terkenal karena rasanya yang pahit. Namun di balik rasa tersebut, tersimpan manfaat besar bagi tubuh.

    Jamu pahitan bisa membantu membersihkan darah, melancarkan sirkulasi, serta mengatasi jerawat dan bau badan. Konsumsi teratur juga dipercaya memperbaiki metabolisme tubuh dan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan.

    7. Jamu gepyokan

    Melansir berbagai sumber, jamu ini merupakan kombinasi berbagai rempah seperti jahe, kunyit, kencur, temulawak, temu giring, daun katuk, lengkuas, lempuyang, dan gula merah. Semua bahan direbus hingga sarinya keluar, lalu disaring untuk diminum.

    Jamu gepyokan dipercaya menjaga bentuk tubuh tetap ideal, membantu pelangsingan alami, serta merawat kulit agar tetap sehat dan bercahaya dari dalam.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Jamu yang Bikin Awet Muda, Cantik Alami Tanpa Bahan Kimia

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com