Tag: ngopi yuk

  • Apakah Minum Kopi Tiap Pagi Aman untuk Kesehatan Usus?

    Apakah Minum Kopi Tiap Pagi Aman untuk Kesehatan Usus?


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari telah menjadi kebiasaan makan orang. Namun, apakah rutinitas minum kafein ini baik untuk kesehatan usus atau justru sebaliknya?

    Minum secangkir kopi di pagi hari memang bermanfaat untuk membuatmu lebih bersemangat dan membantu mendorong energi. Namun, masih banyak yang meragukan manfaatnya terhadap kesehatan usus.

    Padahal, minuman berkafein ini dapat memberi dukungan bagi miliaran mikroba ramah yang tinggal dalam sistem pencernaan.


    Pasalnya, menurut sejumlah penelitian yang disebut Telegraph.com, ada bukti yang menunjukkan espresso dapat memengaruhi mikrobioma secara positif, dan mengarah pada kesehatan lebih baik secara keseluruhan, dan bahkan umur lebih panjang.

    Menurut Nicola Shubrook, ahli gizi dan praktisi pengobatan fungsional mengungkap, kopi mengandung beberapa senyawa yang berfungsi sebagai prebiotik.

    Berarti senyawa itu memberi nutrisi pada bakteri probiotik yang bermanfaat dengan menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi.

    Lantas, apa sebenarnya efek minum kopi di pagi hari pada kesehatan usus? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari telegraph.com (23/06/2024).

    1. Efek minum kopi pagi hari

    minum kopiMinum kopi tiap pagi sebenarnya bisa memberi manfaat pada pencernaan. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Sebenarnya minum kopi di pagi hari bisa membantu menjaga kesehatan usus serta mencegah berbagai macam penyakit.

    Menurut ahli gizi Nicola Shubrook, dampak kopi pada flora usus ada dua. Pertama, kafein bertindak sebagai stimulan yang mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

    Kopi juga mengandung senyawa tanaman disebut polifenol. Kategori senyawa ini secara alami ditemukan dalam makanan nabati, seperti buah, sayur, rempah, teh, cokelat, dan anggur.

    Polifenol dikenal bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko kanker dengan menetralkan radikal bebas berbahaya.

    Polifenol khusus dalam kopi dikenal dengan sebutan asam klorogenat.

    Menurut studi tahun 20202 yang diterbitkan dalam Experimental and Clinical Science, pasien yang mengonsumsi kopi kaya akan asam klorogenat, mampu menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit hati berlemak.

    Penelitian yang sudah ada juga menunjukkan efek baik kafein untuk usus. Kafein dapat merangsang usus besar dan menyebabkan buang air besar secara teratur.

    Dalam banyak hal, tampaknya secangkir kopi bermanfaat bagi kesehatan usus. Namun, jenis kopi apa yang terbaik untuk mendapat manfaat ini?

    2. Racikan kopi terbaik untuk kesehatan usus

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanPilihan terbaik yaitu dengan minum kopi hiitam saja tanpa gula atau pemanis buatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Para ahli yang disebut Telegraph cenderung sepakat bahwa kopi hitam lebih baik daripada cappuccino, latte, flat white, atau kopi susu lainya.

    Menurut Julia Kopczyńska, ahli mikrobiologi di Institut Biokimia dan Biofisika Polandia menyebut susu terbukti menghambat penyerapan polifenol.

    Ia juga mengungkap, penambahan banyak krim dan gula akan mengubah kpi menjadi sebuah dessert. Gula akan lebih membahayakan dan merusak manfaat kopi.

    Oleh karena itu, lebih baik memilih kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis buatan apapun.

    Jenis biji kopi sampai takaran cangkir yang harus diminum bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jenis biji kopi yang lebih baik

    Tidak hanya racikannya, biji kopi yang dipilih juga perlu diperhatikan.

    Terdapat dua jenis biji kopi utama, yaitu Arabika dan Robusta. Masing-masing memiliki kualitas berbeda pada tahap pemanggangan tertentu.

    Julia mengungkap, meskipun biji kopi panggang ringan umumnya memiliki kandungan kafein lebih tinggi, biji kopi ini yang mempertahankan lebih banyak antioksidan daripada biji kopi yang dipanggang gelap.

    Terlepas dari kondisi panggangannya, jenis biji kopinya juga perlu dilihat karena keduanya menawarkan manfaat berbeda.

    Biji kopi robusta yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang arabika yang dipanggang ringan juga.

    Lamanya waktu penyimpanan biji kopi juga memengaruhi kadar polifenol, dengan penurunan terlihat pada biji kopi yang disimpan selama 12 bulan atau lebih.

    4. Berapa cangkir yang harus diminum?

    Ilustrasi kopi hitamMeskipun sehat, tetapi asupannya perlu dibatasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Meskipun kopi bermanfaat untuk usus atau organ tubuh lain, tetapi kamu tetap perlu membatasi asupannya.

    Julia menyetujui, jumlah kafein maksimum yang direkomendasikan adalah 400 mg sehari. Pasalnya, minum kopi diatas 600 mg telah dikaitkan dengan insomnia dan tekanan darah tinggi.

    Menurut Julia, secangkir kopi seduh rumahan mengandung antara 70 mg dan 140 mg kafein, tergantung biji kopi dan metode penyeduhan.

    Sementara itu, kopi di coffee shop rata-rata mengandung 180 mg kafein. Espresso dan cappucino siap saji juga mengandung kafein serupa, atau bahkan lebih tinggi, mencapai 325 mg.

    Untuk mendapatkan manfaat maksimal, lebih baik membatasi asupan kopi dan memperhatikan jenis kopi mana yang lebih baik.

    Kamu juga bisa membuat kopi lebih sehat untuk usus dan keseluruhan tubuh dengan menambahkan rempah-rempah sebagai pengganti pemanis buatan.

    Misalnya, menambah kapulaga yang bersifat anti radang dan dapat mengatur kadar gula darah. Jahe juga bisa ditambah karena dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Tak hanya kiasan semata, ternyata rutin konsumsi tiga cangkir kopi setiap harinya bisa membuat orang lebih panjang umur. Ini sebabnya.

    Kopi jadi minuman yang tak bisa terpisahkan di pagi hari bagi sebagian besar orang. Selain untuk menambah energi dan membuat mata lebih melek, kopi juga mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

    Dilansir dari berbagai sumber (03/08), ada takaran porsi kopi khusus agar bisa memperpanjang usia atau membuat orang lebih panjang umur. Tentunya klaim ini didukung oleh beberapa studi yang melihat keterkaitan antara takaran kopi dan masa usia seseorang.


    Berikut beberapa penjelasan ilmiah di balik anjuran minum kopi tiga cangkir per hari:

    1. Kurangi Risiko Kematian Dini

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Salah satu takaran kopi yang dianjurkan adalah meminum 3-5 cangkir kopi sehari, untuk mengurangi risiko kematian dini sebanyak 15%. Penelitian ini berdasarkan jurnal yang dipublikasikan American Heart Association (AHA).

    Dalam penelitian tersebut, mereka memperhatikan pola minum kopi seseorang. Di sana mereka menemukan para peserta yang rajin minum 3-5 cangkir kopi, memiliki usia lebih panjang dibandingkan mereka yang jarang atau lebih sedikit minum kopi setiap harinya.

    Selain itu penelitian lainnya menemukan adanya hubungan antara kopi dengan kaitannya untuk kesehatan jantung. Penelitian ini juga dirilis oleh AHA. Mereka meneliti data dari 3 studi besar yang melibatkan 208.501 peserta yang diamati selama 30 tahun. Penelitian ini mencakup pengamatan konsumsi kopi mereka.

    2. Anjuran Minum 3 Cangkir Kopi

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Dari 21.000 peserta yang diteliti di AHA kebiasaan minum mereka setiap hari, peneliti menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara orang-orang yang meminum kopi lebih dari tiga cangkir setiap harinya. Dari data yang dihimpun menunjukkan adanya indikasi penurunan risiko gagal jantung bagi mereka yang rutin meminum tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari.

    Bahkan mereka mengalami penurunan risiko terserang gagal jantung sebanyak 30%, setelah rutin meminum setidaknya dua cangkir kopi dalam sehari. Dibandingkan para peserta yang hanya minum secangkir kopi atau tidak minum kopi sama sekali dalam sehari.

    3. Manfaat Kopi untuk Jantung

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    “Kaitan antara kafein dan risiko terserang gagal jantung ternyata cukup mengejutkan. Kopi dan kafein sering sekali dianggap sebagai pengaruh buruk bagi orang-orang yang mengalami darah tinggi, tapi sebenarnya mengkonsumsi banyak kafein bisa menurunkan risiko terserang gagal jantung,” ungkap David P. Kao, selaku salah satu ketua penelitian ini.

    Namun David menekankan bahwa dibutuhkan penelitian lebih lanjut dan mendalam tentang topik ini. Belum ada bukti akurat apakah konsumsi kopi yang banyak bisa membuat orang lebih panjang umur, tapi ada indikasi ke sana dari penelitian yang telah mereka analisa selama bertahun-tahun.

    “Belum ada cukup bukti ilmiah untuk merekomendasikan bahwa konsumsi kopi yang tinggi bisa menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Sama seperti saran berhenti merokok, olahraga hingga menurunkan berat badan bisa mengurangi risiko penyakit jantung pada seseorang,” jelas David.

    4. Konsumsi Kopi Seimbang

    Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang UmurMinum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Bikin Panjang Umur Foto: Ilustrasi iStock

    Sementara itu Dokter Penny M Kris Etherton, selaku ahli gizi dari The Pennsylvania State University tetap menyarankan orang-orang untuk mengkonsumsi kopi dalam batas wajar. Sekaligus menyesuaikan dan melihat kondisi kesehatan masing-masing.

    “Cukup menarik melihat adanya beberapa penelitian yang menyarankan bahwa kopi bisa berkontribusi menurunkan risiko penyakit jantung. Meski belum ada bukti akuratnya, tapi kopi ini bisa dimasukkan ke dalam pola diet sehat atau pola minum kopi yang sehat,” tutur Penny.

    Tentunya Penny menyarankan bahwa kopi yang sehat, adalah kopi hitam yang tidak ditambahkan bahan lainnya. Seperti susu, krim, pemanis buatan hingga topping lainnya.

    “Kesimpulannya, kopi bisa dinikmati selama dikonsumsi dalam batas wajar sebagai pola diet sehat yang seimbang. Konsumsi kopi bisa diiringi dengan sayuran, buah, hingga produk rendah lemak,” pungkas Penny.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi


    Jakarta

    Ternyata tak semua jenis makanan dapat dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Seperti 3 jenis makanan ini yang dianjurkan tidak dikonsumsi bersama kopi.

    Kopi adalah salah satu minuman sumber zat antioksidan yang tinggi dan tergolong sehat. Tentu saja jika dikonsumsi sebagai kopi hitam tanpa susu dan pemanis tambahan.

    Biasanya, kopi ini dinikmati bersama dengan camilan ringan, seperti cookies, pisang goreng, dan lainnya. Meski umum dilakukan, ternyata ada beberapa jenis makanan yang tergolong tak baik dikonsumsi bersamaan dengan kopi.Karena bisa mengurangi asupan zat gizinya.


    Dilansir dari News Ukraine (22/11/2023), setidaknya ada 3 jenis makanan yang bisa terhambat penyerapan nutrisinya jika dikonsumsi bersama dengan kopi. Mulai dari daging hingga gorengan.

    Berikut 3 jenis makanan yang tak sesuai secara nutrisi jika dikonsumsi bersama kopi.

    1. Daging

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum kopi dan makan daging secara bersamaan adalah ide yang buruk. Minuman ini mengandung tanin yang membentuk senyawa dengan beberapa mineral yang terdapat dalam daging.

    Oleh karena itu, jika mengonsumsi protein hewani dengan kopi, hal itu dapat menyebabkan pengeluaran zinc dari organisme. Padahal, unsur ini sangat penting untuk berfungsinya tubuh dengan baik.

    Para ahli menyarankan untuk tidak minum kopi setelah mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan zinc. Di antaranya makanan itu adalah daging merah, tiram, unggas, dan kacang-kacangan.

    2. Produk Susu

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebenarnya, kopi dan susu adalah dua komponen yang sangat umum ditemui. Karena, kombinasi susu pada kopi ini dapat melembutkan rasa pahit dan membuat rasa minuman lebih menyenangkan.

    Namun, sebenarnya produk susu yang ada pada kopi ini justru bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan. Kopi dapat mempersulit tubuh untuk menyerap kalsium yang ada terdapat pada produk susu.

    Produk susu yang perlu dihindari adalah susu, krim, es krim, dan lainnya. Oleh karena itu, racikan yang paling sehat adalah kopi hitam polos saja.

    3. Gorengan

    Makanan yang harus dihindari saat minum kopiMakanan yang harus dihindari saat minum kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Umum ditemui di Indonesia, teman minum kopi adalah gorengan. Jenis gorengan itu biasanya berupa pisang atau singkong goreng. Apalagi jika dinikmatinya sore hari, terasa nikmat sekali.

    Sayangnya, gorengan bukan makanan yang baik jika dinikmati bersama kopi. Lantaran, gorengan mengandung banyak lemak dan kolesterol jahat dan jika dipadukan dengan kopi dapat menyebabkan peningkatan pesat kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

    Jika menyantap gorengan dengan kopi juga bisa menimbulkan rasa begah pada perut. Dampaknya perut bisa kembung atau sembelit jika dikonsumsi bersamaan.

    Lantas, makanan seperti apa yang baik dikonsumsi bersama dengan kopi?

    Buah jeruk ternyata sangat cocok dipadukan dengan kopi. Buah lain yang juga cocok adalah anggur, pisang, dan nanas.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Itu ‘Wellness Coffee’ yang Disebut Lebih Sehat?


    Jakarta

    Muncul racikan kopi yang diberi istilah ‘Wellness Coffee’. Kopi ini spesial karena ditambah bahan menyehatkan. Lantas, apakah benar-benar sehat?

    Kopi tidak hanya diminum begitu saja, tetapi banyak juga yang suka menambahkan bahan lain ke dalamnya. Bahan paling umum yang dimasukkan ke dalam kopi adalah susu, gula, hingga krimer.

    Namun, bahan-bahan tambahan seperti ini bisa berbahaya karena kandungan gula dan lemak yang tinggi. Penambahan ini bikin esensi kopi dan manfaat sehatnya menjadi hilang.


    Sebagai alternatif, kopi pun bisa diracik dengan menggunakan bahan-bahan lebih sehat. Misalnya, menggunakan bahan herbal atau rempah-rempahan, seperti kayu manis, jahe, kunyit, bahkan jamur sekalipun.

    Racikan kopi dengan tambahan bahan seperti ini pun disebut dengan istilah ‘Wellness coffee’. Wellness coffee direkomendasikan karena menawarkan manfaat lebih baik daripada racikan kopi standar atau tradisional lainnya.

    Lantas, benarkan wellness coffee lebih sehat dan bermanfaat bagi tubuh? Melansir curlytales.com (04/03/2024), berikut penjelasannya.

    1. Mengenal wellness coffee

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhWellnes coffee adalah kopi yang dicampur dengan bahan menyehatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Wellness coffee pada dasarnya adalah kopi dengan racikan mengarah pada penambahan bahan-bahan yang berpotensi menawarkan manfaat kesehatan.

    Tambahan bahan yang dimaksud seperti jamur atau rempah-rempahan adaptogen yang mampu meningkatkan profil nutrisi pada kopi dan memberikan manfaat bagi tubuh.

    Kopi ini pun menjadi sebuah tren baru karena daya tarik kesehatannya yang berpotensi menawarkan alternatif kesehatan lebih besar daripada racikan kopi tradisional.

    Namun, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi wellness coffee ini?

    2. Meningkatkan fungsi kognitif

    Happy woman drinks a black espresso coffee and smiles. The concept of problems with the color of teeth from bad habitsMinum kopi ini bisa meningkatkan fungsi kognitif. Foto: Getty Images/frantic00

    Kopi ini ditambah dengan adaptoge atau obat-obatan herbal yang dapat bekerja melawan efek stress dalam tubuh.

    Misalnya, kopi yang ditambah dengan kunyit dan bubuk kakao mampu meningkatkan memori dan performa fungsi kognitif.

    Penambahan jamur surai singa juga bisa dimanfaatkan sebagai adaptogen. Jenis jamur ini mampu meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan daya ingat, sampai mengurangi depresi dan kecemasan.

    Manfaat minum ‘wellness coffee’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Mendorong energi dan suasana hati

    Kopi kunyitCampuran Kopi herbal ini juga bisa membantu tingkatkan energi. Foto: iStock

    Kombinasi kafein dan bahan-bahan bernutrisi ini menawarkan energi yang seimbang dan berkelanjutan.

    Kamu bisa mencampurkan kopi dengan kayu manis karena racikan ini bisa meningkatkan energi setelah bangun tidur di pagi hari. Selain itu, aroma kopi kayu manis yang khas juga mampu menstabilkan energi.

    4. Mendukung kekebalan tubuh

    Beberapa bahan juga mendukung fungsi imunitas tubuh dengan menyiapkan proteksi terhadap segala macam penyakit.

    Misalnya, menambahkan kopi dengan cengkeh. Selain menambah esensi manis pada kopi, cengkeh juga dapat menjaga hati tetap kuat sehingga menurunkan tekanan darah.

    Sifat antimikroba di dalam cengkeh juga dapat membantu melawan bakteri, jamur, dan mikroorganisme patogen lainnya. Sehingga, mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

    5. Menyehatkan sendi dan mengurangi peradangan

    Sifat anti-inflamasi pada racikan kopi ini bisa membantu mereka yang memiliki peradangan kronis.

    Salah satu bahan herbal yang dapat mendukung masalah ini adalah kunyit. Bumbu kuning ini secara alami memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan sendi.

    Sifat anti-inflamasinya ini juga sangat dipengaruhi oleh kurkumin sebagai antioksidan yang efektif.

    Oleh karena itu, bisa dibilang minum wellness coffee memang menyehatkan dan bisa mengubah ritual minum kopi harian yang berfokus pada kesehatan.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap! Waktu Minum Kopi Paling Ideal Menurut Dokter

    Terungkap! Waktu Minum Kopi Paling Ideal Menurut Dokter


    Jakarta

    Minum kopi jadi bagian dari keseharian banyak orang. Untuk mendapat manfaat maksimal dari asupannya, ini waktu minum kopi paling ideal menurut dokter.

    Kopi adalah minuman sumber kafein populer di dunia. Mengonsumsinya mendatangkan banyak manfaat sehat, seperti meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme, hingga mengurangi penyakit kronis.

    Manfaat tersebut didapat dari kandungan antioksidan di dalam kopi yang ampuh menangkal paparan radikal bebas penyebab banyak penyakit. Lalu, kapan waktu terbaik minum kopi?


    Pada dasarnya, waktu terbaik untuk minum kopi akan bergantung pada masing-masing individu. Namun, umumnya para ahli akan merekomendasikan waktu di pagi hari.

    “Waktu terbaik untuk minum kopi adalah tengah hingga akhir pagi, biasanya pukul 9.00 – 11.00,” ujar dokter spesialis tidur dari Sleepopolis Raj Dasgupta, melansir Today.

    Dasgupta juga menyarankan agar kopi setidaknya diminum sekitar 1-3 jam setelah bangun tidur.

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Manfaat minum kopi pagi hari

    Ahli gizi Julia Zumpano mengatakan bahwa minum kopi di pagi hari lebih baik secara fisiologis. Berikut beberapa manfaat minum kopi di pagi hari.

    1. Tingkatkan fokus dan mood
    Kafein merupakan stimulan sistem saraf yang bisa memberikan kewaspadaan dan energi.

    Minum kopi pukul 9.00 – 11.00 WIB dapat memberi Anda dorongan untuk melewati rasa loyo yang biasa muncul di pagi hari. Kafein dapat meningkatkan fungsi kognitif saat Anda memulai hari.

    Kopi juga dapat meningkatkan suasana hati karena kafein mampu merangsang dopamin. Nama terakhir merupakan neurotransmitter yang dikaitkan dengan perasaan senang.

    2. Jaga kesehatan jantung
    Studi baru menunjukkan, minum kopi sebelum siang hari dapat menekan risiko penyakit jantung dan kematian dini dibandingkan minum kopi di sore atau malam hari.

    Penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal pada Februari lalu menemukan, minum kopi sebelum pukul 12 siang memiliki kemungkinan risiko kematian dini 16 persen lebih rendah dan risiko penyakit jantung 31 persen lebih rendah.

    3. Melawan peradangan
    Banyak manfaat kopi didapat dari senyawa antioksidan yang ditemukan di dalamnya. Sifat antioksidan diketahui dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan risiko detak jantung tidak teratur.

    Masih pada penelitian yang sama menunjukkan beberapa penanda inflamasi mencapai puncaknya di pagi hari.

    “Oleh karena itu, efek anti-inflamasi dari konsumsi kopi yang terkonsentrasi di pagi hari mungkin lebih bermanfaat,” tulis para peneliti.

    Apa boleh langsung minum kopi setelah bangun tidur?

    Para ahli menyarankan minum kopi setidaknya satu jam setelah bangun tidur.

    “Jika Anda minum kopi tepat setelah bangun tidur, Anda menumpuk kafein di atas kortisol yang sudah tinggi, yang dapat meningkatkan kegelisahan dan mengurangi efek kafein,” jelas Dasgupta.

    Idealnya, kopi diminum saat atau setelah sarapan. Mengonsumsinya bersama makanan dapat membantu meningkatkan energi.

    Meski aman dalam kebanyakan kasus, namun minum kopi saat perut kosong bisa memicu efek samping. Salah satunya sering terjadi pada orang dengan masalah asam lambung. Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan refluks.

    Hentikan asupan kopi setidaknya 6-8 jam sebelum tidur. Jika Anda terbiasa tidur jam 22.00 WIB, maka hentikan asupan kopi setidaknya pada pukul 16.00 WIB.

    Orang yang lebih sensitif terhadap kafein perlu berhenti minum kopi lebih awal. Jika Anda mengalami kesulitan tidur, pertimbangkan asupan kafein dan konsultasikan dengan dokter.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jam Minum Kopi yang Paling Tepat Menurut Dokter”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Perlu Waspada! Minum Kopi Tiap Hari Bisa Picu Risiko Stroke

    Perlu Waspada! Minum Kopi Tiap Hari Bisa Picu Risiko Stroke


    Jakarta

    Meskipun minum kopi mendatangkan manfaat baik, tetapi efeknya juga perlu diwaspadai. Selain masalah insomnia, minum kopi tiap hari juga bisa memicu risiko stroke.

    Kopi telah menjadi minuman yang dikonsumsi rutin oleh sebagian orang. Kandungan kafein di dalamnya diincar karena bisa memberikan efek stimulan pada sistem saraf pusat, meningkatkan kewaspadaan, dan mengurangi rasa kantuk.

    Penelitian juga telah banyak menunjukkan manfaat dari minum dua cangkir kopi setiap hari. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan majalah American College of Cardiology tahun 2022, penurunan risiko serangan jantung, diabetes, dan Alzheimer pada orang yang mengonsumsi dua cangkir kopi.


    Namun, apapun yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek berbahaya. Salah satunya berkaitan dengan risiko terkena stroke.

    Pasalnya, kopi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, yang dapat menjadi pemicu stroke. Terutama pada individu dengan hipertensi (tekanan darah tinggi).

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di salah satu majalah Organisasi Stroke Dunia, orang yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi per hari memiliki risiko peningkatan stroke.

    Melansir Times of India (03/05/2025), salah satu studi terbesar tentang stroke dunia yang disebut Interstroke sempat dilakukan pada tahun 2007 sampai 2015.

    minum kopiMenurut penelitian, minum kopi yang terlalu banyak bisa menyebabkan stroke. Foto: Getty Images/simarik

    Dalam penelitian tersebut, 26.950 pasien di 32 negara dan 5 benua dianalisis dengan berbagai jenis stroke. Penelitian ini pun mengumpulkan bahwa konsumsi kafein yang tinggi seperti minum kopi lebih dari empat cangkir per hari dikaitkan dengan risiko stroke iskemik yang lebih tinggi.

    Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling umum. Terjadi karena adanya penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah di otak.

    Pasien yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi per hari juga memiliki masalah pembekuan di pembuluh darah otak. Sebesar 37% lebih tinggi daripada mereka yang mengonsumsi dalam jumlah sedang.

    minum kopiRisiko stroke terlihat pada mereka yang minum empat atau lebih dari itu dalam sehari. Foto: Getty Images/simarik

    Namun, kabar baiknya teh bisa menjadi alternatif asupan kafein daripada kopi. Sebab, menurut penelitian yang disebut situs Times Of India, pasien yang minum teh secara teratur memiliki risiko stroke lebih rendah. Mereka memiliki risiko penurunan sebesar 19% pada stroke iskemik dibandingkan mereka yang tidak minum teh.

    Memang risiko stroke ini tidak sama pada semua subkelompok. Namun, pecandu kopi tetap harus waspada.

    Disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam jumlah wajar, 2 cangkir atau kurang per hari karena bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Minum kopi dalam batas wajar dikaitkan dengan penurunan risiko serangan jantung, penyakit Alzheimer, dan diabetes.

    Jenis kopi yang diminum sehari hari juga perlu diperhtikn. Pilihan terbaik minum kopi hitam tanpa tambahan gula, pemanis buatan, susu, atau krimer.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan Ahli

    Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan Ahli


    Jakarta

    Kopi mengandung air yang sama dengan yang dibutuhkan tubuh untuk hidrasi tubuh. Lantas, apakah kopi termasuk asupan hidrasi? Begini penjelasan ahli.

    Para pakar kesehatan setuju bahwa mencukupi kebutuhan hidrasi tak hanya bisa dilakukan dengan konsumsi air mineral saja. Tetapi ada banyak cara yang bisa dilakukan dengan kunci utama ialah memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    Makanan yang tinggi air seperti buah-buahan, teh, dan masih banyak lainnya disarankan dikonsumsi untuk membantu mencukupi kebutuhan hidrasi harian. Tetapi bagaimana dengan seduhan kopi yang juga sama-sama menggunakan air?


    Melansir AOL (26/4) keresahan pada penggemar kopi yang banyak ditanyakan ialah kebenaran bahwa kopi dapat dihitung sebagai asupan hidrasi. Mengingat kopi memiliki kandungan kafein dan memiliki efek diuretik pada tubuh.

    Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan AhliKopi memiliki efek diuretik hingga diragukan sebagai salah satu asupan hidrasi. Foto: Getty Images/aon168

    Alex Larson, pendiri Alex Larson Nutrition dan Dr. Raj Dasgupta, Chief Medical Advisor di Garage Gym Reviews punya pandangan sendiri terkait hal tersebut. Keduanya setuju bahwa kopi dapat dihitung sebagai asupan hidrasi untuk tubuh.

    “Walaupun kafein memiliki efek diuretik yang ringan, tetapi kandungan air dalam kopi dapat membantu (hidrasi), apalagi jika kamu peminum kopi yang rutin,” kata Dr. Dasgupta.

    Larson menanggapi Dr. Dasgupta dengan anjuran kadar konsumsi kopi harian yang disarankan para ahli. Dosis tertinggi yang aman untuk mengonsumsi kopi dalam sehari disebutkan hanya empat cangkir saja.

    Takaran tersebut setara dengan asupan kafein sebanyak 400 miligram. Lebih dari jumlah yang disarankan ada kekhawatiran efek diuretik pada kopi akan mendominasi di dalam tubuh daripada khasiatnya.

    Bisakah Kopi Dihitung Sebagai Asupan Cairan Tubuh? Ini Penjelasan AhliNamun menurut ahli selagi tak dikonsumsi berlebihan kopi bisa menjadi sumber hidrasi. Foto: Getty Images/aon168

    Lebih lanjut, Dr. Dasgupta juga menyebut bahwa teh dan soda juga bisa dihitung sebagai asupan hidrasi harian. Dengan catatan semua yang dikonsumsi harus menyesuaikan dengan batas aman dan tidak dikonsumsi berlebihan.

    “Minum-minuman tersebut baik-baik saja asal dikonsumsi dengan bijak dan tak berlebihan,” lanjutnya.

    Agar lebih aman ada beberapa tips juga yang bisa dilakukan untuk menyeimbangkan asupan kopi dengan menjaga hidrasi tubuh. Larson dan Dr. Dasgupta menyarankan penikmat kopi untuk senantiasa melengkapi kopinya dengan segelas air mineral.

    “Aturan paling utama untuk mengonsumsi minuman berkafein adalah dengan memadukannya bersama segelas air, khususnya ketika sedang berolahraga atau saat cuaca panas. Mengawali hari dengan air, tidak hanya kopi, juga berdampak besar,” ujar Dr. Dasgupta.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi


    Jakarta

    Minum kopi terlalu banyak justru berbahaya untuk kesehatan tubuh. Ada beberapa tanda dalam tubuh yang merupakan sinyal orang terlalu banyak minum kopi.

    Kopi merupakan minuman berkafein pembangkit tenaga yang memiliki banyak penggemar. Sayangnya, kafein tak hanya memberikan efek membangkitkan tenaga tetapi juga efek kecanduan.

    Sebenarnya, tubuh seringkali memberikan sinyal yang jarang dipahami oleh kebanyakan orang. Salah satunya juga sinyal untuk berhenti minum kopi.


    Walaupun kopi memiliki banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Tetapi ada beberapa tanda yang dikirim tubuh yang menandakan bahwa tubuh sudah tidak bisa lagi mengasup kopi.

    Berikut lima tanda bahwa tubuh mengasupi terlalu banyak kopi.

    1. Menganggu Kesuburan Wanita

    5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Menurut ahli gizi asal Amerika, Molly Maloof, kopi ini sebenarnya harus dihindari jika wanita sedang mencoba hamil atau tengah hamil. Karena wanita memiliki esterogen yang lebih besar di tubuh, dibandingkan pria.

    Karenanya estrogen dan kafein ini akan berkompetisi untuk membuat metabolisme lebih cepat di dalam tubuh. Jika wanita terus minum kopi secara berlebihan, kadar estrogen akan menumpuk, dan bisa menyebabkan berbagai efek pada wanita salah satunya keram, pegal-pegal dan gejala PMS lainnya.

    “Banyak yang bilang kalau wanita tidak seharusnya minum kopi terlalu banyak. Karena memang ketika saya berhenti minum kopi, saya merasa lebih sehat. Kalau kalian sedang mencoba hamil atau tengah hamil, saya sarankan untuk menghindari kopi sebisa mungkin. Karena kafein pada kopi ini berisiko menyebabkan keguguran hingga mengganggu kesuburan pada wanita,” jelas Maloof.

    2. Tekanan Darah Tinggi

    Tekanan darah tinggi menjadi tanda yang harus sangat diperhatikan oleh penggemar kopi. Kafein ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah.

    “Suatu penelitian mendemonstrasikan sebuah peningkatan yang berhubungan dengan tekanan darah berdasarkan usia pada pria yang mengonsumsi kopi dalam jumlah cukup banyak,” ungkap Sandy Younan Brikho yang merupakan seorang ahli gizi terdaftar.

    3. Berat Badan Naik

    5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    “Minum kopi menyebabkan sensasi seperti kenyang. Seringkali perasaan kenyang ini merujuk pada melewati waktu makan atau camilan,” tutur Brikho.

    Jika sekali sudah merasakan kekenyangan seperti ini, perut akan tetap kosong dan orang biasanya akan kelaparan. Hal ini akan menjadi bumerang, sehingga orang bisa makan berlebihan di waktu makan selanjutnya.

    Keadaan ini bisa memicu kenaikan berat badan. Apalagi jika orang tersebut secara rutin mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebih.

    4. Picu Kolesterol Tinggi

    Bagi orang-orang yang cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi, asupan kopi seharusnya dibatasi. Menurut situs The Healthy, kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol

    Kopi mengandung cafestol dan kahweol, sejenis minyak yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi banyak para ahli yang menyebutkan kopi yang tidak disaring, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

    Sebaliknya, kopi yang sudah disaring relatif lebih aman. Beberapa ahli bahkan menganjurkan kopi instan yang berkualitas, hingga espresso bagi penggemar kopi yang punya masalah dengan kolesterol.

    5. Minum Kopi Sebelum Haid

    5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Efek minum kopi bagi wanita bisa menyebabkan mood naik turun, apalagi saat sedang PMS atau menjelang datang bulan. Hindari segala macam minuman yang mengandung kafein, khususnya kopi.

    Perbanyak asupan air putih agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Kafein juga menyebabkan dehidrasi sehingga menimbulkan rasa resah, dan tidak nyaman menjelang datangnya menstruasi. Dosis asupan kafein yang dianjurkan adalah 200-300 mg per hari, yaitu secangkir kopi.

    Kebanyakan konsumsi kafein juga dapat menimbulkan sakit kepala, pusing sampai kesulitan tidur atau insomnia. Jadi tetap batasi konsumsi kopi, sesuai anjuran banyak ahli kesehatan yaitu sekitar 2-3 cangkir setiap harinya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Campuran Kopi dan Buah Bit Bisa Mencerahkan Kulit?

    Apa Benar Campuran Kopi dan Buah Bit Bisa Mencerahkan Kulit?


    Jakarta

    Sebuah unggahan di media sosial mengklaim campuran buah bit, kopi, dan tepung bikin kulit menjadi cerah bersinar hanya dalam waktu 20 menit. Apakah klaim ini benar?

    Kopi dan buah buah bit merupakan dua jenis bahan makanan yang kaya manfaat.

    Kopi dikenal dapat meningkatkan energi, fokus, serta meningkatkan metabolisme. Di dalamnya juga terkandung antioksidan tinggi yang dapat mencegah berbagai penyakit.


    Di sisi lain, buah bit juga sering dikonsumsi secara utuh atau diolah menjadi jus karena manfaatnya. Buah ini mampu menurunkan tekanan darah, mencegah pikun, menjaga kadar gula darah, dan meningkatkan kinerja fisik.

    Namun, bagaimana jika bahan ini dicampur menjadi satu? Apakah manfaat yang didapat jadi lebih besar?

    Sebuah unggahan video di Instagram pun menunjukkan bagaimana campuran bahan ini dapat membuat kulit lebih cerah bersinar.

    Berikut faktanya seperti dilansir dari thip.media.com (11/04/2025).

    1. Buah bit dan kopi bikin wajah cerah

    Apa Benar Campuran Kopi dan Buah Bit Bisa Mencerahkan Kulit?Campuran buah bit, kopi, dan tepung ini dipercaya bisa mencerahkan kulit. Foto: Instagram @juju_saiyad dan @jujucare0000

    Dalam video Instagram @juju_saiyad dan @jujucare0000 di India terlihat campuran berbahan buah bit, bubuk kopi, tepung gandum (atta) dan tepung kacang (besan). Campuran ini dibuat menjadi pasta yang dioleskan ke kulit.

    Klaim manfaatnya dapat menghilangkan warna cokelat, bintik hitam dan putih, serta mengurangi pigmentasi. Selain itu, campuran bahan ini juga bisa mencerahkan kulit dan membuat wajah berseri hanya dalam waktu 20 menit.

    Orang di dalam video tersebut sampai berani menjamin 100% jika olesan ini akan mendatangkan manfaat langsung.

    2. Efeknya tidak instan

    Sebenarnya tidak ada proses yang bisa menghasilkan efek instan. Begitu juga ketika ingin mencerahkan kulit dengan campuran ramuan ini.

    Kulit yang menggelap biasanya terjadi karena penumpukan melanin setelah terpapar sinar matahari. Butuh waktu bagi kulit supaya bisa melepaskan sel-sel berpigmen ini secara alami.

    Meskipun bahan-bahan, seperti tepung kacang (besan) dan tepung gandum (atta) dapat mengeksfoliasi kulit secara ringan, tetapi tidak bisa mengembalikan kecerahan kulit sekaligus.

    Efek ‘lebih cerah’ yang dirasakan beberapa pengguna kemungkinan besar disebabkan oleh eksfoliasi sementara, bukan efek sebenarnya.

    3. Bubuk kopi tidak selalu bisa memudarkan pigmentasi

    Manfaat bubuk kopi instanBubuk kopi tidak selalu memudarkan pigmenatasi di wajah. Foto: iStock

    Kopi mengandung antioksidan yang telah diteliti khasiatnya sebagai anti peradangan. Namun, tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa kopi saja dapat memudarkan pigmentasi di kulit.

    Kopi memang bisa memperbaiki tekstur kulit atau memberikan efek eksfoliasi ringan, tetapi tidak akan bisa mengatasi gangguan pigmentasi yang lebih serius.

    Jika ingin mendapatkan efek kulit cerah dan bercahaya, kopi harus diminum secara teratur. Manfaatnya juga lebih besar karena kandungan vitamin B3 di dalamnya bisa sekaligus mencegah kanker kulit akibat paparan sinar matahari.

    Namun, penting diingat efek kopi pada kulit dapat bervariasi dan tergantung individu serta jenis kopi yang diminum. Manfaat lebih baik bisa dirasakan jika kopi yang dipiluh adalah kopi hitam tanpa tambahan susu atau gula.

    Efek buah bit dan penjelasan selengkapnya ada di halaman selanjutnya!

    4. Bit sebenarnya tidak berefek

    Red Beetroot with herbage green leaves on wooden backgroundBuah bit berefek tetapi tidak instan dan tidak bisa mengatasi pigmentasi atau bercak putih. Foto: iStock

    Bit mengandung antioksidan dan pigmen, seperti betalain yang dapat memberikan manfaat kesehatan kulit secara umum. Namun, tidak ada bukti ilmiah bahwa bit dapat mengurangi bintik hitam atau mencerahkan bercak putih, seperti penyakit vitiligo.

    Menurut Dr. Rashi Soni, buah bit memang dapat membuat kulit sedikit merah muda dan bercahaya sementara karena pigmen alaminya. Namun, bukan berarti bisa mengatasi pigmentasi atau bercak putih karena kondisi seperti ini jauh lebih kompleks dan memerlukan perawatan tepat.

    5. Campuran ini tidak bisa mencerahkan kulit dalam 20 menit

    Campuran kopi, buah bit, dan tepung-tepungan itu mungkin membuat kulit tampak segar setelah digunakan, tetapi sifatnya hanya sementara.

    Kesehatan kulit maksimal bisa dicapai jika melakukan rangkaian perawatan yang tepat. Selain memakai produk dari luar, asupan makanan dari dalam juga penting.

    Jadi, klaim yang menyebut campuran ini bisa membuat kulit cerah secara cepat tidak 100% terjamin.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Kopi Campur Ghee Bisa Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Minum kopi disebut bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Bagaimana jika racikannya ditambahkan ghee? Ahli mengungkapkan faktanya.

    Kopi termasuk salah satu minuman sehat yang banyak dikonsumsi, karena dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan.

    Racikan kopi yang baik untuk diet biasanya berupa kopi hitam polos. Kopi hitam ini mengandung zat antioksidan tinggi yang baik dalam metabolisme tubuh.


    Selain itu, kopi hitam juga dapat diracik dengan berbagai macam bahan. Dilansir dari Food NDTV (25/9), bahan yang dapat ditambahkan salah satunya adalah ghee.

    Ghee diketahui sebagai mentega murni dan banyak digunakan pada masakan India. Bahan satu ini terbuat dari lemak sehat yang memiliki manfaat untuk meningkatkan pencernaan, kesehatan usus, hingga penurunan berat badan.

    penjelasan mengenai kopi campur gheepenjelasan mengenai kopi campur ghee Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi ghee banyak dikonsumsi pada pagi hari. Biasanya orang menambahkan sejumlah kecil ghee pada racikan kopi hitam, bisa diseduh bersamaan atau diblender.

    Bicara soal manfaatnya, apakah mengonsumsi kopi ghee baik untuk jangka panjang? Luke Coutinho, selaku ahli gaya hidup integratif mengatakan bahwa, kopi ghee bukanlah minuman ‘jalan pintas’ untuk mereka yang ingin menghilangkan lemak atau menurunkan berat badan.

    Menurut Luke, cara yang lebih baik adalah mengonsumsi ghee dan kopi secara terpisah. “Sebaiknya orang-orang harus berpikir ulang tentang kopi ghee yang akan membantu mereka menurunkan berat badan,” ungkap Luke.

    “Tidak ada jalan pintas untuk menghilangkan lemak,” lanjutnya.

    Luke juga memberikan saran yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. “Makanlah dengan cerdas, lebih banyak bergerak (olahraga), tidur dengan baik, serta tetap konsisten, sederhana,” sarannya.

    Jadi, menggabungkan keduanya bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Racikan kopi terbaik untuk menurunkan berat badan tetaplah kopi hitam polos tanpa tambahan gula, krimer atau susu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com