Tag: kopi

  • Ini Jenis Kopi Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

    Ini Jenis Kopi Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes tidak boleh minum kopi sembarangan. Ada jenis kopi dan racikan terbaik untuk para penderita diabetes, seperti ini.

    Pasien diabetes perlu memerhatikan pola makan dengan lebih serius. Makanan tertentu tidak boleh dikonsumsi supaya kadar gula darahnya tidak naik.

    Meskipun begitu, bukan berarti penderita diabetes harus berhenti minum kopi. Faktanya, beberapa cara dan racikan tertentu masih aman dikonsumsi.


    Menurut Hello Sehat, orang dengan diabetes juga diperbolehkan minum kopi karena minuman ini bisa mengendalikan gula darah, menurunkan peradangan, dan mengurangi penyerapan karbohidrat.

    Namun, tentu harus dalam batas wajar dan mengonsumsi jenis dan racikan tepat.

    Lantas, kopi apa yang paling baik dikonsumsi penderita diabetes? Melansir Cafely.com (30/01/2025), berikut informasinya!

    1. Hal penting saat memilih kopi

    Ilustrasi kopi hitamPenting untuk minum kopi tanpa tambahan gula, pemanis, atau krimer. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Kopi secara umum dianggap aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Namun, konsumsi dalam batas wajar, paling tidak 3-4 cangkir sehari.

    Selain itu penting juga untuk minum kopi hitam tanpa tambahan gula, sirup, krimer, atau pemanis buatan lainnya yang mampu mempengaruhi kadar gula darah. Hindari juga kopi instan karena sebagian besar mengandung gula tambahan dalam jumlah banyak.

    Beberapa jenis kopi bisa menjadi pilihan tepat, mulai dari kopi organik yang ditanam tanpa pupuk kimia atau pestisida. Menghasilkan minuman yang lebih bersih dan sehat.

    Campuran kopi Robusta dan Arabika juga dapat dikonsumsi penderita diabetes karena campuran keduanya mengandung antioksidan dua kali lebih banyak daripada hanya konsumsi kopi Arabika saja.

    Kopi bebas mikotoksin juga bisa dicoba karena bisa mengurangi beban pada hati dan ginjal.

    2. Jenis biji kopi

    Menggiling biji kopiBiji kopi juga memengaruhi hasil racikan dan baik buruknya pada penderia diabetes. Foto: Getty Images/PeopleImages

    Berbagai jenis biji kopi dapat memengaruhi hasil akhir minuman.

    Biji kopi Robusta yang mengandung kafein tinggi dua kali lipat daripada Arabika bisa dikonsumsi. Manfaat utama kafein pada penderita diabetes yaitu mampu mencegah gula darah turun drastis selama berolahraga. Minum kopi Robusta juga bisa membuat olahraga lebih mudah dilakukan penderita diabetes.

    Sedangkan kopi Arabika mengandung lebih banyak lemak dan gula, tetapi unsur-unsur ini hadir dalam kadar sedikit. Jadi, kecil kemungkinan memengaruhi penderita diabetes.

    Campuran Robusta dan Arabika menjadi pilihan terbaik. Jenis biji kopi ini mampu memberi asupan kafein yang kompleks serta kandungan antioksidan tinggi.

    2. Tingkat pemanggangan kopi

    Menggiling biji kopiTingkat pemanggangan juga mampu menentukan baik buruknya kopi terhadap penderita diabetes. Foto: Getty Images/PeopleImages

    Proses pemanggangan kopi juga bisa memengaruhi rasa dan komposisi kimianya.

    Kopi light roast atau yang dipanggang ringan mengandung rasa dan aroma lebih lembut. Biasanya meliputi aroma kacang dan jeruk yang kompleks.

    Kopi ini membantu kamu mengurangi kebutuhan tambahan pemanis. Mengurangi asupan gula dan lemak yang baik dalam mengelola diabetes.

    Kopi medium roast atau yang dipanggang sedang memiliki rasa yang cerah dan lembut, seperti kopi yang dipanggang ringan tetapi kompleks, seperti kopi yang dipanggang gelap.

    Kopi dark roasted yang dipanggang gelap biasanya punya kadar gula lebih tinggi daripada kopi yang dipanggang ringan atau sedang. Hal ini terjadi karena karbohidrat polisakarida dalam biji kopi terurai menjadi gula sederhana selama proses pemanggangan.

    Gula ini kemudian terkaramelisasi, menghasilkan kopi yang manis alami. Tenang saja karena gula yang hadir juga jumlahnya tidak cukup banyak, sehingga tidak menjadi masalah bagi penderita diabetes.

    Cara kopi memengaruhi diabetes bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara kopi memengaruhi penderita diabetes

    Beberapa zat kimia dan nutrisi dalam secangkir kopi bisa memengaruhi banyak elemen dalam tubuh, terutama mereka yang punya kondisi diabetes.

    Sebenarnya, minum kopi 3 sampai 4 cangkir sehari telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.

    Namun, di sisi lain, kopi hitam juga disebut dapat memengaruhi sensitivitas insulin. Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dan jangka panjang dapat membantu tubuh kurang sensitif terhadap insulin. Hal ini bisa menjadi masalah bagi penderita diabetes karena insulin adalah hormon yang mengatur gula darah.

    Dalam hal ini, minum kopi secukupnya adalah pilihan terbaik bagi penderita diabetes. Bisa juga memilih kopi rendah kafein supaya bisa mendapat nutrisi tambahan tanpa takut mengalami efek samping akibat kafein.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Minum Kopi Instan Picu Risiko Kanker?

    Apa Benar Minum Kopi Instan Picu Risiko Kanker?


    Jakarta

    Berbagai paparan zat bisa menimbulkan risiko kanker, termasuk zat pada kopi. Contohnya zat akrilamida pada kopi instan. Namun, apakah benar bisa timbulkan kanker?

    Kanker merupakan jenis penyakit yang kompleks dengan penyebab yang tidak menentu. Mulai dari makanan, pola hidup, atau paparan zat lain bisa jadi pemicunya.

    Bahkan, minum kopi juga telah dikaitkan dengan risiko kanker. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada salah satu jenis kopi yang paling berisiko menyebabkan kanker.


    Melansir beberapa sumber, berikut penjelasannya.

    1. Kandungan kopi dan kaitannya dengan kanker

    Biji kopiKandungan kopi berupa zat akrilamida bisa menyebabkan kanker. Foto: iStock

    Biji kopi yang sudah dipanggang mengandung zat akrilamida, produk sampingan dari proses pemanggangan.

    Menurut medicalnewstoday.com (30/05/2023), International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan akrilamida sebagai karsinogen potensial golongan 2A. Berarti ada bukti kuat menunjukkan bahwa akrilamida dapat menyebabkan kanker pada hewan.

    Namun, bukti lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apakah zat ini juga meningkatkan risiko kanker pada manusia.

    Selain itu, menurut American Cancer Society (ACS), akrilamida juga bisa hadir karena kemasan makanan, paparan rokok, hingga metode memasak.

    2. Faktor pemicu kanker

    Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietJika kopi diminum berlebihan, bisa sebabkan kanker atau penyakit lainnya. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Sejumlah faktor bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker. Misalnya karena jalani pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga.

    Lantas, bagaimana dengan kopi? Minum kopi merupakan kebiasaan banyak orang. Jika diminum dalam batas wajar, kopi sebenarnya tidak menimbulkan risiko kesehatan. Namun, konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

    Terlepas dari kanker, kandungan kafein di dalam kopi bisa membuat otak lebih waspada dan meningkatkan tekanan darah sementara. Minum kopi juga bisa menganggu tidur berkualitas.

    3. Kandungan akrilamida pada kopi instan pemicu kanker

    5 Efek Samping Sering Konsumsi Kopi Instan yang Perlu DiwaspadaiKandungan akrilamida di di dalam kopi instan diketahui dua kali lipat lebih banyak. Foto: Getty Images/Stockah

    Kopi instan sering dikonsumsi banyak orang karena praktis dan harganya lebih murah.

    Sayangnya, para ahli yang disebut dalam situs dailymail.co.uk (14/11/2024), memperingatkan bahwa minum terlalu banyak kopi instan bisa meningkatkan risiko kanker.

    Itu karena minuman berkafein ini mengandung akrilamida 2 kali lebih banyak daripada kopi bubuk. Zat ini telah dinyatakan sebagai karsinogen manusia yang dapat menimbulkan masalah.

    Pengujian laboratorium sempat mengungkap kalau akrilamida dalam makanan bisa memicu kanker paru-paru dan reproduksi pada hewan. Menurut Badan Standar Pangan (FSA), para ilmuwan pun sepakat bahwa zat ini juga berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

    Sebuah penelitian di Polandia tahun 2013 menganalisis 42 sampel kopi, termasuk sepuluh kopi instan. Mereka mengungkap kalau kopi instan memiliki jumlah akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi yang baru digiling. Namun, risikonya baru terlihat ketika seseorang minum sekitar sepuluh cangkir kopi instan sehari.

    Meskipun mengandung akrilamida, di sisi lain kopi instan mengandung lebih banyak antioksidan daripada kopi bubuk. Antioksidan itu bisa melindungi kerusakan sel.

    Dr Pál Maurovich-Horvat, direktur pencitraan medis di Universitas Semmelweis di Budapest mengungkap bahwa di dalam kopi instan terkandung Melanoidin, antioksidan yang meningkatkan keragaman bakteri di usus, dan juga membantu melindungi diri dari penyakit.

    Jenis kopi terbaik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Jenis kopi paling baik

    Kopi instan mungkin bisa menimbulkan risiko kanker karena kandungan akrilamida 2 kali lipat lebih banyak daripada kopi bubuk. Sebagai alternatif, bisa mengonsumsi jenis kopi lain yang memang terbukti lebih baik untuk kesehatan.

    Melansir dailymail.co.uk (14.11/2025), filter coffee dan espresso dianggap sebagai minuman kopi paling sehat untuk dikonsumsi pagi hari.

    Pasalnya, filter coffee dibuat dengan proses melewatkan biji kopi giling dan air panas melalui penyaring kertas atau logam. Ditemukan bahwa minum kopi ini berkontribusi terhadap rendahnya angka penyakit arteri, seperti serangan jantung.

    Kopi berbasis espresso, seperti cappucino, latte, dan flat white juga dianggap bermanfaat bagi otak dan telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

    Sebuah studi tahun 2017 juga menemukan hubungan antara konsumsi satu cangkir kopi sehari dengan menurunkan risiko kanker hati dan kanker dinding rahim.

    Sejalan dengan itu, studi tahun 2018 menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan menurunnya risiko kematian pada penderita kanker usus besar, serta menurunkan risiko kanker payudara setelah menopause.

    5. Minum kopi instan tak pasti sebabkan kanker

    5 Fakta Kopi Instan yang Disukai Banyak Orang, Kamu Sudah Tahu?Namun, minum kopi isntan tidak pasti sebabkan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/eskymaks

    Sebenarnya belum ada studi secara pasti yang menunjukkan bahwa minum kopi instan bisa sebabkan penyakit kanker. Meskipun ada, hasilnya ditunjukkan ketika seseorang minum sekitar 10 cangkir kopi instan dalam sehari yang mana sudah tidak dalam batas wajar.

    Penelitian terkini juga juga menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan kanker, justru bisa mengurangi risiko berkembangnya beberapa kanker.

    Meskipun begitu, sebagai bagian dari pola makan sehat, lebih baik batasi asupan kopi sehari-hari. Jangan minum lebih dari 4 cangkir kopi dalam sehari jika tidak ingin menimbulkan risiko penyakit kanker atau penyakit berbahaya lainnya.

    Akan lebih baik juga bila minum kopi hitam tanpa tambahan gula, susu, krimer, atau pemanis lainnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Ngopi Selama Ramadan agar Kesehatan Tetap Terjaga

    5 Tips Ngopi Selama Ramadan agar Kesehatan Tetap Terjaga


    Jakarta

    Kebiasaan minum kopi sering kali sulit ditinggalkan saat Ramadan. Pencinta kopi sebenarnya tetap bisa menikmati minuman favoritnya dengan cara sehat berikut ini.

    Penikmat kopi mungkin sudah tidak bisa lepas dari kebiasaan minum kopi. Namun, bulan Ramadan menjadi waktu dimana minum kopi perlu dibatasi karena umat Muslim berpuasa mulai dari fajar sampai terbenamnya matahari.

    Para penikmat kopi harus melakukan perubahan mendadak yang mampu menimbulkan rasa lelah atau sakit kepala.


    Namun, para pecinta kopi sebenarnya masih bisa menikmati kopi, hanya ritualnya diubah. Beberapa tips juga bisa diperhatikan supaya minum kopi selama Ramadan tidak membahayakan kesehatan.

    Melansir beberapa sumber, berikut 5 cara minum kopi yang sehat saat Ramadan.

    1. Optimalkan waktu minum kopi

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaOptimalkan waktu minum kopi baik saat sahur atau buka. Foto: Ilustrasi iStock

    Waktu minum kopi menjadi hal penting saat puasa. Melansir dekaranganjar.com, Dr Nazir menyarankan minum kopi dua jam sebelum waktu sahur berakhir. Takarannya juga tidak boleh berlebihan, cukup satu cangkir saja.

    Kopi juga bisa diminum setelah berbuka. Melansir ottencoffee.co.id(02/03/2024), para ahli menyarankan waktu terbaik untuk menikmatinya yaitu satu sampai dua jam setelah berbuka puasa.

    Minum kopi pada waktu ini bisa membantu tubuh lebih aktif dan berenergi untuk lanjut menjalankan ibadah tarawih dan tadarus.

    2. Pilih kopi rendah kafein

    Coffee cup and beans on wooden table. Top view.Kopi decaf yang lebi rendah kafein bisa dipilih. Foto: iStock

    Saat menjalani puasa, perut mungkin akan lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang masuk.

    Oleh karenanya, pertimbangkan untuk memilih kopi yang lebih rendah kafein. Minum kopi tinggi kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengendurkan sfingter esofagus. Akibatnya asam lambung naik atau GERD kambuh saat puasa.

    Selama puasa, sebaiknya pilih jenis kopi decaf yang memiliki kafein lebih rendah. Menurun National Coffee Association, dalam 100 ml kopi decaf hanya mengandung 2 mg kafein yang jauh lebih kecil daripada kopi reguler dengan kandungan kafein sampai 95 mg per 100 ml.

    Cara ngopi sehat saat Ramadan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tetap jaga hidrasi tubuh

    Young woman drinking pure glass of waterJangan lupa tetap menjaga tubuh terhidrasi. Foto: Getty Images/seb_ra

    Hidrasi menjadi hal penting selama Ramadan. Sebab, selama berpuasa asupan cairan akan berkurang, berisiko terkena dehidrasi.

    Seimbangkan setiap cangkir kopi dengan banyak minum air putih untuk mengurangi efek diuretik kafein.

    Selain mencukupi kebutuhan air putih, bisa juga konsumsi makanan kaya air saat sahur dan buka puasa. Menikmati buah-buahan dan sayuran yang menyediakan hidrasi dan nutrisi, memastikan tubuh tetap terhidrasi dan berenergi selama puasa.

    4. Kurangi dosisnya

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaDosis minum kopi juga sebaiknya dikurangi saat Ramadan. Foto: Ilustrasi iStock

    Selama puasa, pola hidup juga biasanya berubah. Ritual minum kopi juga ikut berganti.

    Oleh karena itu, jika biasanya minum kopi 3 kali dalam sehari, mungkin bisa dikurangi jadi 1 atau 2 kali saja sehari.

    Dalam hitungan dosis, misalnya biasa minum 18 gram kopi, selama Ramadan dosisnya bisa dikurangi jadi 12 gram saja.

    Pasalnya, minum kopi berlebihan dapat menimbulkan risiko peningkatan asam lambung dan memperburuk sakit asam lambung yang dialami.

    5. Kurangi gula

    Selain mengurangi dosisnya, penting juga untuk mengurangi kandungan gula. Kopi akan lebih sehat jika dibuat tanpa campuran pemanis seperti gula. Hal ini juga penting karena konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa.

    Oleh karenanya, pemanis itu bisa diganti dengan bahan campuran alami lainnya. Segelas kopi bisa ditambah rempah-rempah, seperti kayu manis atau kapulaga. Bisa juga pemanis buatannya diganti menjadi madu uang lebih sehat.

    Menjalani puasa dengan sehat membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan cairan dalam tubuh. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tubuh kehilangan banyak cairan serta mineral esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

    Le Minerale, dengan kandungan mineral esensial alaminya, membantu menggantikan elektrolit yang hilang, menjaga keseimbangan cairan, serta membuat tubuh tetap segar dan berenergi sepanjang hari.

    Minum Le Minerale saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama, sementara saat berbuka, membantu mengembalikan kesegaran setelah seharian berpuasa. Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, puasa terasa lebih ringan, tubuh tetap bugar, dan aktivitas harian tetap optimal.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Peneliti Temukan Bakteri Baik pada Kopi yang Sehatkan Usus

    Peneliti Temukan Bakteri Baik pada Kopi yang Sehatkan Usus


    Jakarta

    Ilmuwan baru saja menemukan manfaat besar kopi bagi kesehatan. Ada banyak kandungan bakteri baik pada kopi untuk kesehatan usus. Ini penjelasannya!

    Kopi telah lama disebut-sebut memiliki banyak manfaat kesehatan. Mulai dari kesehatan jantung, otak, hingga hati. Mengingat kopi memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Selain itu, ada banyak ribuan senyawa yang terkandung dalam setiap cangkir. Belum lama ini sebuah penelitian menemukan temuan baru, kaitan antara kopi dan kesehatan usus.


    Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Microbiology tersebut mengungkap adanya kandungan bakteri baik dalam kopi, seperti dilansir Food and Wine (09/03/25). Berikut faktanya!

    1. Hasil temuan peneliti

    Biji kopiBiji kopi mengandung bakteri baik. Foto: iStock

    Dalam studi ini, para peneliti menganalisis sampel tinja dari 22.867 peserta untuk memahami dampak kopi pada bakteri usus.

    Mereka mengkategorikan peserta ke dalam tiga kelompok, yakni kelompok ‘tidak pernah minum kopi’, kelompok ‘peminum kopi’, dan kelompok ‘peminum kopi berat’.

    Para peneliti menemukan bahwa peminum kopi memiliki kadar yang tinggi pada satu jenis bakteri, yakni L. asaccharolyticus.

    Hasilnya menunjukkan bahwa minum kopi dapat memberikan efek positif pada usus yang akan membantu pertumbuhan bakteri baik.

    2. Pentingnya kesehatan usus

    Profesor klinis di University of Chicago sekaligus kepala staf ilmiah di Endeavor Health Michael Caplan, MD mengatakan bahwa mikrobioma dalam usus sangatlah penting.

    “Bakteri baik dalam usus kita sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan, dan memiliki mikrobioma yang beragam sangatlah penting,” tutur Michael Caplan.

    Menurutnya, usus yang sehat dapat membantu mencegah diare yang disebabkan oleh antibiotik, dan bahkan dapat berperan dalam mengatasi obesitas, penyakit jantung, dan hasil kemoterapi.

    Usus juga menampung sebagian besar sel imun, sehingga sangat penting untuk melindungi dan menjaga kekuatannya. Usus yang sehat juga mendukung pencernaan, mengurangi peradangan, dan memengaruhi pikiran kita.

    Fakta tentang manfaat kopi untuk usus ada di halaman selanjutnya.

    3. Korelasi kopi pada bakteri baik

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKandungan polifenol pada kopi bagus untuk kesehatan usus. Foto: Ilustrasi iStock

    Lebih lanjut, Dr. Caplan menunjukkan bahwa sebenarnya bukan hanya kafein yang meningkatkan bakteri baik. Kopi tanpa kafein pun dapat memberikan efek positif pada usus.

    Hal tersebut karena peran dari polifenol, termasuk asam klorogenat dan asam kuinat, yang ditemukan dalam kopi yang membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol bertindak seperti prebiotik. Mereka memberi makan dan mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.

    4. Berapa banyak konsumsi kopi untuk mendapatkan manfaat ini?

    Dr. Caplan mengatakan bahwa untuk mendapatkan manfaat ini disarankan minum 1-2 cangkir kopi setiap hari. Jumlah itu cukup untuk merangsang flora usus agar siap meningkatkan kesehatan.

    “Jumlah tersebut sejalan dengan rekomendasi Food and Drug Administration (FDA), yang membatasi asupan kafein tidak lebih dari 400 miligram dalam sehari atau sekitar 4 cangkir,” tuturnya Dr. Caplan.

    Bisa juga menambahkan sedikit susu dan gula, karena menurut Dr. Caplan bahan tambahan tersebut tidak akan memengaruhi manfaat kesehatan usus, asalkan tidak berlebihan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Tanpa Gula Ini Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

    5 Minuman Tanpa Gula Ini Bisa Turunkan Kadar Gula Darah


    Jakarta

    Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan rendah kalori, beberapa minuman ini bagus untuk menurunkan kadar gula darah. Asalkan tidak ditambah pemanis.

    Gula darah atau glukosa darah merupakan jumlah gula dalam darah yang berasal dari karbohidrat makanan yang kita konsumsi. Gula darah menjadi sumber energi utama bagi tubuh.

    Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, justru bisa berisiko untuk kesehatan. Normalnya, kadar gula darah pada orang dewasa berada di angka 80-100 mg/dL (4.4-5.5 mmol/L).


    Jika terlalu tinggi, bisa menyebabkan diabetes. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengonsumsi minuman yang kaya antioksidan ini dan rendah kalori ini.

    Dikutip dari Eating Well (29/11/24) berikut 5 minuman tanpa gula yang bagus untuk gula darah.

    1. Teh

    shincha, teh hijau Jepang saat musim semiTeh hijau kaya akan antioksidan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh merupakan minuman bebas kalori yang bagus untuk kesehatan asalnya tidak ditambah pemanis, seperti gula, susu, atau krimer. Teh sangat bagus untuk menurunkan gula darah.

    “Teh dapat meningkatkan aktivitas insulin hormon yang akan membantu menurunkan gula darah,” ujar ahli gizi Marie Spano.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa teh hitam, teh hijau, dan teh oolong kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif yang berperan untuk menjaga gula darah tetap stabil.

    2. Kopi

    Sebuah penelitian menemukan hubungan antara mengonsumsi kopi secara teratur dan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Ini karena kopi mengandung senyawa penting.

    Senyawa tersebut dikenal dengan sebutan asam klorogenat yang dapat membantu mengelola gula darah. Namun, manfaat tersebut akan rusak jika kamu menambahkan gula, sirup, dan krimer ke kopi

    Dengan menambahkan pemanis justru akan menyebabkan kadar gula darah melonjak. Alih-alih menambahkan gula, kamu bisa menambahkan kayu manis yang bagus untuk gula darah.

    Minuman yang dapat menurunkan kadar gula darah ada di halaman selanjutnya.

    3. Susu

    Kopi campur susu kedelaiSusu kedelai jadi piilihan sehat yang rendah kalori. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Minum segelas susu dapat mendukung kadar gula darah yang lebih baik. Manfaat ini didapatkan karena kandungan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

    Untuk manfaat gula darah yang lebih baik, disarankan mengonsumsi susu murni atau bebas laktosa. Ini bagus untuk stabilitas gula darah, karena lemak dan proteinnya membantu memperlambat penyerapan gula.

    Ahli gizi Spano juga menyarankan agar memilih susu rendah lemak seperti susu kedelai tanpa tambahan pemanis. Susu kedelai jadi pilihan tepat karena rendah kalori dan lemak jenuh.

    4. Infused Water

    Infused Water merupakan air putih yang direndam dengan buah-buahan. Mulai dari strawberry, lemon, hingga rempah-rempahan seperti daun mint dan basil.

    Air yang direndam lemon jadi pilihan terbaik, karena kandungan asam pada lemon dapat mengikis lapisan enamel gigi jika dikonsumsi berlebihan.

    Atau bisa juga direndam kayu manis. Rempah-rempahan yang satu ini dikemas dengan antioksidan yang disebut flavonoid yang berperan untuk menurunkan gula darah.

    5. Sparkling Water

    Sparkling water and lemon slice on glass with an ice, sunny day - narrow focus on middle of the glassSparkling water rendah kalori. Foto: iStock/The Daily Meal

    Sparkling water merupakan air minum yang berkarbonasi atau mengandung gelembung gas karbon dioksida. Minuman ini bisa jadi pilihan untuk menurunkan kadar gula.

    Minuman ini memiliki rasa yang alami dan tidak mengandung gula, kalori, dan karbohidrat tambahan, sehingga menjadi pilihan yang ideal untuk mendukung keseimbangan gula darah.

    Selain itu, sparkling water juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan meredakan gejala sembelit hingga bisa menghidrasi tubuh dengan baik.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya

    Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya


    Jakarta

    Kopi hijau atau green coffee menawarkan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan.

    Green coffee atau kopi hijau merupakan biji kopi yang belum dipanggang. Kopi ini masih memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi.

    Asam klorogenat merupakan senyawa atau zat kimia yang dianggap berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya dalam penurunan berat badan.


    Health Shots (30/09/2024) merangkum serba-serbi kopi hijau berikut manfaat sehatnya seperti berikut:

    1. Mengenal kopi hijau

    Kopi hijauKopi hijau merupakan biji kopi berwarna hijau yang belum dipanggang. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

    Kopi hijau mengacu pada warna biji kopi yang berwarna hijau sebelum dipanggang. Tidak seperti biji kopi yang dipanggang, kopi hijau justru dikonsumsi dalam kondisi mentah.

    Karena tidak melalui proses pemanggangan, kopi ini pun memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi, senyawa yang berperan sebagai antioksidan .

    Senyawa ini juga diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dalam hal penurunan berat badan. Sebab, senyawa tersebut bisa meningkatkan metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

    2. Manfaat kopi hijau

    Kopi hijauKandungan asam klorogenat tinggi membuat kopi hijau menawarkan banyak manfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

    Kopi hijau memang dikenal memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut di antaranya:

    Membantu menurunkan berat badan

    Salah satu manfaat yang paling dibicarakan yaitu kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan.

    Faktor utamanya berkat kandungan asam klorogenat di dalam kopi hijau. Senyawa ini dapat mengurangi lemak tubuh serta mengurangi penyerapan glukosa dan meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

    Meningkatkan metabolisme

    Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga dapat meningkatkan metabolisme.

    Asam klorogenat atau CGA diyakini dapat membatasi penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

    Menurut seorang ahli kesehatah yang disebutkan situs Health Shots, asam klorogenat juga bisa membuat orang merasa lebih berenergi dan dapat membantu penurunan berat badan.

    “Selain itu CGA juga dapat membantu mengelola kadar gula darah, meningkatkan metabolisme sehat, dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas sang ahli.

    Mengatur gula darah

    Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga bisa mengatur kadar gula darah.

    CGA diyakini bekerja dengan membatasi penyerapan glukosa dari usus, sehingga menunda peningkatan kadar gula darah setelah makan. Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalaminya.

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal Nutrition, asam klorogenat juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin yang memungkinkan tubuh menggunakan insulin secara lebih aktif untuk menurunkan kadar gula darah.

    Kaya antioksidan

    minum kopiMinum kopi hijau bisa melindungi sel dari radikal bebas akibat kandungan antioksidannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Asam klorogenat di dalam kopi hijau merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Radikal bebas bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini.

    Dengan kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas, kesehatan dan kesejahteraan tubuh pun lebih terjaga.

    Efek samping hingga cara menyeduh kopi hijau bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Efek samping konsumsi kopi hijau

    Apa itu kopi hijau dan manfaatnya bagi tubuh.Namun, kopi hijau juga bisa memberikan efek samping. Foto: Getty Images

    Kopi hijau sebenarnya aman dikonsumsi, tetapi ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa timbul.

    Peningkatan denyut jantung

    Kopi hijau tetap mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan palpitasi (sensasi ketika jantung berdegup dengan kencang), terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

    Masalah pencernaan

    Konsumsi kopi hijau berlebihan dapat menyebabkan sakit pada pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau diare karena kandungan asam tinggi.

    Insomnia

    Kandungan kafein dalam kopi hijau juga bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi berlebihan, terlebih jika dikonsumsi sore atau menjelang waktu tidur.

    Masalah kesehatan tulang

    Asupan kopi hijau berlebihan juga bisa menyebabkan penipisan kalsium dalam tubuh yang berpotensi memengaruhi kesehatan tulang seiring berjalannya waktu.

    4. Cara menyeduh kopi hijau

    Sebaiknya Jangan Menghangatkan Seduhan Kopi, Ini SebabnyaAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyeduh kopi hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages

    Racikan kopi hijau bisa dibuat menggunakan biji kopi hijau atau bubuk kopi hijau.

    Jika ingin membuat menggunakan biji kopi, kamu bisa merendam 1-2 sendok makan biji kopi hijau dalam segelas air semalaman.

    Pada pagi hari, didihkan biji yang telah direndam beserta air rendamannya. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan matang perlahan selama 10-15 menit.

    Setelah itu barulah saring cairannya ke dalam cangkir. Tambahkan sedikit madu atau kayu manis untuk menambah rasa.

    Jika ingin menggunakan bubuk kopi, bisa dengan cara panaskan secangkir air hingga mendidih. Ambil 1-2 sendok teh bubuk kopi hijau dan tuangkan air panas ke atasnya.

    Diamkan sekitar 5-6 menit. Saring ke dalam cangkir dan sajikan. Bisa ditambah lemon atau madu sebagai pelengkap.

    Dalam batas wajar, kopi hijau aman dikonsumsi. Namun, jangan berlebihan. Pasalnya, di dalam secangkir kopi hijau berukuran 200-300 ml mengandung antara 25 sampai 50 persen asupan kafein harian yang direkomendasikan.

    Asupan dalam jumlah besar bisa menyebabkan efek samping terkait kafein, seperti sakit kepala, kecemasan, agitasi, dan detak jantung tidak teratur.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini

    Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini


    Jakarta

    Banyak ahli mencoba membuktikan khasiat kopi terhadap tubuh. Salah satu yang menarik ialah komponen aktif yang dapat mencegah perkembangan sel kanker pada tubuh.

    Segarnya kopi selama ini lebih terkenal untuk membantu meningkatkan fokus dan menyegarkan mata saja. Tetapi sudah banyak penelitian yang dilakukan ahli untuk melihat lebih jauh dari khasiatnya tersebut.

    Sebagaimana diketahui bahwa kopi berasal dari sebuah tanaman yang tentu memiliki komponen kimia alami di dalamnya. Ada beberapa komponen yang ditemukan ahli dan dipercaya dapat meminimalisir serta mencegah perkembangan kanker.


    Untuk mendapatkan khasiatnya tersebut konon kopi cukup diminum dengan rutin merujuk pada dosis aman, yakni tak lebih dari 4 cangkir setiap hari. Mulai dari kafein, antioksidan, hingga asam klorogenat di dalamnya terbukti dapat mengatasi sel kanker.

    Baca juga: Kacau! Harga Makanan Kemahalan, 5 Pengunjung Restoran Kabur Tak Bayar

    Berikut ini 4 komponen aktif dalam kopi yang dapat mencegah perkembangan kanker:

    Menurut Ahli Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Rasa Kopi Secara PsikologisKafein di dalam kopi berperan sebagai antiinflamasi yang mencegah kerusakan sel dan perkembangan sel kanker. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    1. Kafein

    Kafein yang paling banyak terkandung di dalam kopi merupakan komponen antagoni dari adenosis pada otak. Alasan minum kopi dapat mencegah kantuk ialah karena kafein memblokir reseptor adenosin.

    Secara umum kafein yang terserap pada orak akan menstimulasi baik fisik maupun kemampuan kognitif. Setelah diserap oleh reseptor adenosin, kafein baru disebarkan ke seluruh tubuh termasuk usus halus dan organ lainnya.

    Melansir National Library of Medicine, masuknya kafein ke dalam tubuh juga berperan sebagai inflamasi dan mengurangi terjadinya proses inflamasi yang merusak sel tubuh. Ketika sel tubuh rusak dan terpapar stres oksidatif serta pengaruh lainnya sel kanker akan lebih mudah berkembang.

    2. Cafestol dan Kahweol

    Ada molekul-molekul terstruktur di dalam kopi yang bernama cafestol dan kahweol. Pada berbagai hasil penelitian ahli dikonfirmasi bahwa kedua senyawa tersebut memiliki peran sebagai antiinflamasi dan antiangiogenik.

    Peran antiangiogenik ini dibutuhkan guna mencegah inflamasi angiogenesis. Jenis inflamasi tersebut merupakan salah satu cara sel kanker dan tumor akan memperluas paparannya dan menjadi ganas.

    Sementara ini, pada penelitiannya terhadap manusia, cafestol dan kahweol terbukti potensial dalam menghentikan pertumbuhan tumor. Namun tetap dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam guna melihat berbagai efek yang mungkin terjadi.

    Komponen pencegah kanker dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Asam Klorogenat

    Asam klorogenat merupakan kadar asam yang berada di tengah-tengah kafein dan asam quinat. Komponen ini merupakan jenis polifenol yang secara alami terbentuk pada tanaman.

    Asam klorogenat dalam kopi ditemukan dalam kadar yang cukup tinggi yaitu mencapai 98%. Walaupun kadarnya tinggi tetapi konsentrasi dalam darah akan menjadi rendah karena transformasi metabolik.

    Jenis asam dari tumbuhan ini memiliki kapasitas antikanker yang mampu menurunkan jumlah radikal bebas dan oksigen tunggal. Sehingga konsumsi kopi yang memiliki asam klorogenat tinggi dapat menghambat pembentukan karsinogen atau zat yang memicu terjadinya kanker.

    7 Kebiasan Minum Kopi yang Lebih SehatKandungan antioksidan di dalam kopi berperan mencegah peradangan hingga perkembangan kanker. Foto: Getty Images/VioletaStoimenova

    4. Antioksidan

    Pada jurnal yang dipublikasi ScienceDirect, kopi disebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Pembuktiannya dilakukan dengan eksperimen terhadap tiga konsentrasi kopi yang sudah disiapkan.

    Melalui lima eksperimen yang dilakukan ditemukan bahwa kandungan antioksidan pada kopi cukup tinggi. Adalah aktivitas eksperimen Folin-Ciocalteu yang membuktikan kandungan fenolik di dalam kopi melihat berbagai jenis antioksidan yang ditemukan.

    Mulai dari fenolik hingga asam galat yang keduanya memiliki fungsi antikanker. Kemampuannya menangkal radikal bebas memiliki efek terapeutik untuk mengatasi alergi, radang, hingga perkembangan kanker.

    Baca juga: Viral! Ada Gerai Kopi Nescafe Buka di Yogya, Harganya Rp 5 Ribuan

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?

    Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?


    Jakarta

    Tingkat biji kopi panggang sedang dan panggang gelap menghasilkan karakteristik berbeda. Namun, dari kedua tingkatan pemanggangan ini, mana yang lebih menyehatkan?

    Tingkatan roasting atau pemanggangan biji kopi ada beberapa macam. Tiap tingkatan pemanggangan tersebut menentukan karakteristik aroma dan rasa kopi yang akan keluar saat diseduh.

    Mulai dari tingkatan yang paling ringan atau light level dimana menghasilkan karakter lembut. Ada juga tingkatan sedang atau medium roast yang cenderung punya rasa lebih intens. Selanjutnya ada tingkat pemanggangan medium dark roast sampai dark roasted atau pemanggangan kopi paling gelap.


    Pencinta kopi umumnya lebih memilih untuk menggunakan biji kopi yang disangrai dalam tingkat sedang sampai gelap. Keduanya memiliki karakter, profil rasa, dan nutrisi yang berbeda.

    Di antara biji kopi panggang sedang dan panggang gelap, mana yang lebih baik? Melansir realsimple.com (14/04/2025), berikut informasinya!

    1. Biji kopi panggang sedang

    Menggiling biji kopiBiji kopi panggang sedang melalui proses pemanggangan lebih singkat. Foto: Getty Images/PeopleImages

    Melansir ottencoffee.co,id, medium roast coffee atau biji kopi panggang sedang merupakan biji kopi yang melalui proses sangrai setingkat di atas light roast.

    Dipanggang pada suhu sekitar 210 derajat celcius. Menghasilkan biji kopi dengan karakteristik berwarna kecokelatan dan tekstur mirip seperti teh tetapi lebih gelap.

    Biji kopi yang disangrai dengan proses ini memiliki rasa lebih intens daripada kopi panggang ringan. Namun, kadar intensitasnya tidak sepekat kopi dipanggang gelap. Biasanya dipakai untuk membuat minuman manual brew.

    2. Biji kopi panggang gelap

    biji kopiBiji kopi dark roasted dipanggang jauh lebih lama. Foto: iStock

    Dark roast coffee atau biji kopi dipanggang gelap juga banyak disukai penikmat kopi.

    Umumnya biji kopi dipanggang di suhu di atas 225 derajat celcius. Kopi ini seringkali ditambah dengan campuran susu, gula, atau creamer untuk menjadi racikan cappuccino, latte, flat white, dan lain sebagainya. Namun biji kopi ini juga sering dipakai untuk menyeduh kopi manual brew.

    Proses pemanggangan dengan suhu tinggi membuat biji kopi ini hampir tidak lagi menyimpan karakter apapun selain rasa dan aroma gosong.

    Biasanya terlihat mengkilap karena minyak yang dikandung biji kopi keluar cukup banyak akibat proses sangrai lama.

    3. Mana yang lebih baik?

    biji kopiMedium maupun dark roasted coffee bisa disesuaikan preferensi dan kondisi masing-masing. Foto: iStock

    Dalam hal kandungan kafein, kopi panggang sedang dan panggang gelap punya perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

    Menurut ahli gizi Shelley Balls, RD, seseorang yang suka jenis rasa dan aroma lebih intens tetapi ingin memilih kopi yang lebih banyak kandungan antioksidan, lebih baik pakai biji kopi panggang sedang atau medium roast.

    Jika tertarik, Shelley pun menyarankan untuk menggunakan biji kopi yang baru digiling karena memungkinkan kandungan antioksidan lebih banyak.

    Shelley juga menyarankan mereka yang memiliki masalah asam lambung tetapi ingin rasa kopi lebih kaya, bisa pilih biji kopi panggang gelap karena keasamannya lebih rendah.

    Perbedaan biji kopi panggang sedang dan gelap bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Jenis yang lebih sehat

    Ketika biji kopi dipanggang, komposisi kimia, aroma, dan rasanya akan berubah.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, biji kopi panggang gelap biasanya disangrai sedikit lebih lama pada suhu lebih tinggi daripada biji kopi panggang sedang. Hasilnya, kopi punya rasa kuat dan pahit.

    Sedangkan biji kopi panggang sedang disangrai pada suhu lebih rendah dan dalam waktu lebih singkat. Menghasilkan rasa kopi seimbang dengan aroma kuat.

    Proses pemanggangan juga mengurangi kadar asam alami yang ditemukan dalam biji kopi.

    Shelley mengungkap bahwa proses pemanggangan lebih lama membuat biji kopi panggang gelap menjadi kurang asam.

    “Waktu pemanggangan lebih lama juga akan mengeluarkan sebagian antioksidan dalam kopi, jadi biji kopi panggang sedang memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang gelap,” jelas Shelley Balls.

    Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biji kopi panggang sedang lebih sehat dibandingkan biji kopi panggang gelap. Sebab, kandungan antioksidan dan asam klorogenat lebih banyak ditemukan pada kopi panggang sedang.

    Kedua kandungan tersebut bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi peradangan, mengatur gula darah, meningkatkan metabolisme, hingga membantu proses pembakaran lemak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bapak-bapak! Minum 2 Cangkir Kopi Sehari Bisa Tambah Gairah Seks


    Jakarta

    Sebuah penelitian menyebut bahwa minum kopi dua cangkir dalam sehari bisa meningkatkan gairah seksual, khususnya pada pria dewasa. Ini faktanya!

    Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya yang bermanfaat. Stimulan tersebut berperan meningkatkan energi dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

    Manfaat itulah yang kemudian dapat meningkatkan gairah seksual. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas.


    Mengutip dari Independent.co.uk (28/05) disebutkan bahwa pria yang minum dua cangkir kopi dalam sehari 42% lebih kecil kemungkinan mengalami disfungsi ereksi.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein bisa meningkat gairah seksual. Foto: Ilustrasi iStock

    Studi yang terbitkan dalam Sains Amerika Plos One tersebut telah mempelajari sebanyak 4.000 pria yang mengonsumsi minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda lainnya.

    Hasilnya pun rama, terlepas dari berat badan, usia, dan tekanan darah mereka. Oleh karena itu, para peneliti mempercayai bahwa ini terjadi karena peran dari kafein.

    Kafein dapat memicu reaksi kimia yang pada akhirnya meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke alat vital. Selain itu, juga dapat mengendurkan otot.

    Kondisi tersebut penting untuk mendapatkan ereksi tang kuat dan tahan lama. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa dua cangkir merupakan batasannya.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi bagus untuk meningkatkan libido. Foto: iStock

    Artinya tidak disarankan untuk minum lebih dari dua cangkir dalam sehari. Sebab, para peneliti juga menemukan bahwa minum kopi berlebihan hasilnya bisa sedikit menurun menjadi 39% untuk pria yang minum tiga cangkir sehari.

    Penting juga untuk diketahui bahwa manfaat tersebut tidak berpengaruh pada pria pengidap diabetes, seperti yang disampaikan oleh Profesor David Lopez, dari University of Texas, Houston.

    “Walaupun kami melihat adanya penurunan prevalensi disfungsi ereksi pada pria yang mengalami obesitas, kelebihan berat badan, dan hipertensi, itu tidak berlaku para pria pengidap diabetes,” ujarnya.

    Sebelumnya, sebuah penelitian lainnya juga menemukan bahwa kafein dapat membangkitkan gairah seksual pada wanita. Studi ini dilakukan lewat eksperimen pada tikus betina oleh Southwestern University di Texas tahun 2006.

    Peneliti menjelaskan bahwa minum kopi dapat merangsang bagian otak yang memberi sinyal gairah seksual. Namun, efek ini mungkin hanya bisa terlihat pada wanita yang tidak berlebihan saat minum kopi.

    Pasalnya, berlebihan minum kopi justru bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti menyebabkan gelisah, tremor, insomnia, hingga sakit perut.

    Catatan yang paling penting, kopi yang dikonsumsi harus berupa kopi hitam tanpa tambahan primer, susu dan gula atau pemanis lainnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Campur Cokelat Menyehatkan Jantung, Apa Benar?


    Jakarta

    Kopi memang bisa diracik dengan bahan apa saja, termasuk cokelat. Campuran kopi dan cokelat dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung. Apakah benar?

    Kopi tidak dinikmati begitu saja, tetapi bisa juga dinikmati dengan campuran berbagai bahan. Kamu bisa mencampur kopi dengan susu, gula, krim, rempah-rempahan, hingga bubuk cokelat atau kakao.

    Di antara bahan tambahan pada kopi ini, cokelat menjadi salah satu yang direkomendasikan. Sebab, disebut-sebut kopi campur cokelat dapat menyehatkan jantung.


    Kopi sendiri sebenarnya memiliki manfaat baik bagi jantung. Menurut John Hopkin Medicine, minum satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan gagal jantung.

    Lantas, bagaimana jika kopi itu dicampur cokelat. Apakah manfaatnya akan sama, lebih baik, atau buruk? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari wellandgood.com (11/02):

    1. Minum kopi dikaitkan umur panjang

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi sendiri diketahui memiliki manfaat baik bagi jantung. Minum kopi pun dikaitkan dengan hidup lebih panjang. Foto: iStock

    Sebelum membahas racikan kopi campur cokelat, ketahui dulu kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan umur yang lebih panjang.

    Menurut Nikki Bart, MD, ahli jantung di Victor Chang Cardiac Research Institute, “Para penikmat kopi seharusnya senang mengetahui bukti bahwa kopi sekarang mendukung (kesehatan) Anda.”

    Penelitian yang disebut Well and Good menunjukkan, minum kopi dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

    Pada studi Januari 2022 di European Journal of Preventive Cardiology, peneliti juga menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko kematian seseorang akibat penyakit jantung dan stroke.

    Namun, menurut Dr. Bart, bukan berarti seseorang harus meneguk kopi setiap hari. Manfaat kopi bisa dirasakan ketika seseorang mengonsumsinya dalam takaran tepat.

    Menurut Dr,Bart, takaran yang tepat sekitar satu hingga tiga cangkir kopi. Jika berlebihan bisa merugikan diri sendiri.

    2. Minum kopi campur cokelat mengurangi peradangan

    kopiKopi campur cokelat juga disebut mampu mengurangi peradangan hingga mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Kopi memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, ketika kopi dicampur dengan kakao atau bubuk cokelat, rupanya manfaatnya jauh lebih tinggi.

    Menurut Dr. Bart, bubuk kakao juga mengandung flavonoid yang memiliki efek anti inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah.

    Secara lebih rinci, flavonol adalah senyawa kimia yang ada pada tumbuhan. Flavanol termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids.

    Flavonol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah. Konsumsinya berdampak positif pada kesehatan jantung dan merelaksasikan pembuluh darah.

    Oleh karena itu, minum kopi dengan bubuk kakao memiliki manfaat sehat. Sebab, bubuk kakao mengandung flavonoid yang mendukung kesehatan jantung.

    Namun, perlu diingat, kakao dan cokelat biasa bukanlah hal yang sama. Bubuk kakao lebih rendah lemak jenuh dan memiliki sedikit bahkan tidak ada tambahan gula.

    Mau tau tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan? simak di halaman selanjutnya!

    3. Tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan jantung

    kopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuar racikan kopi cokelat yang mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Pertama, kamu harus memerhatikan ukuran porsi. Jangan terlalu banyak menggunakan bubuk kakao. Pilih juga bubuk kakao tanpa pemanis.

    Collete Micko, RD, seorang ahli gizi merekomendasikan, menambah dua sendok makan bubuk kakao ke dalam kopi agar mendapat manfaat kesehatan jantung maksimal.

    Kedua, jangan gunakan tambahan gula dan krim. Kopi adalah minuman alami tanpa kalori. Namun, jika ditambah dengan krim, gula, atau perasa lainnya, kalorinya bisa menumpuk.

    Dr. Bart pun mengatakan, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung.

    Micko juga menyarankan untuk hindari penambahan susu berlemak atau mentega ke dalam kopi karena semuanya tinggi lemak jenuh.

    Ketiga, disarankan memilih bahan-bahan organik ketika membeli kopi maupun cokelat bubuk.

    Micko mengungkap, “Biji kopi konvensional dan biji kakao biasanya banyak disemprot pestisida dalam praktik pertanian.”

    Oleh karena itu, sebisa mungkin cari bahan-bahan organik. Cari bubuk kakao yang dibuat secara alami. Pastikan juga bahan pertamanya adalah cokelat bukan gula. Micko juga menegaskan untuk memilih bubuk cokelat tanpa pemanis.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com