Tag: alpukat

  • Sebaiknya Jangan Makan Pisang Bersamaan dengan Alpukat, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Alpukat dan pisang adalah dua jenis buah yang sering dijadikan menu sarapan sehat. Sayangnya keduanya tidak boleh dimakan bersamaan. Ini sebabnya!

    Pisang dan alpukat kerap disebut sebagai super food karena khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Ini tentu saja karena kangdungan sejumlah mineral dan protein serta lemak sehatnya.

    Melansir Healthline, pisang merupakan sumber serat, potasium, vitamin B6, vitamin C, dan berbagai antioksidan dan fitonutrien yang sehat.


    Pisang merupakan sumber karbohidrat yang kaya, yang terutama terdapat dalam bentuk pati pada pisang mentah dan gula pada pisang matang.

    Sama halnya dengan pisang, alpukat juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh terutama kesehatan jantung. Alpukat adalah sumber nutrisi utama, termasuk lemak sehat dan serat.

    Alpukat juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    Meski demikian, alpukat termasuk makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranAlpukat kaya akan lemak sehat. Foto: Ilust iStock

    Lantas kenapa makan pisang dan alpukat tidak boleh dimakan bersamaan?

    Melansir Times of India, pisang dan alpukat sama-sama mengandung potasium yang cukup tinggi. Asupan potasium yang berlebihan bisa menyebabkan hiperkalemia, yakni kondisi saat kadar potasium jumlahnya terlalu tinggi dalam darah.

    Selain itu, keduanya juga merupakan sumber karbohidrat yang jika dimakan berlebihan secara bersamaan tentu akan menambah potensi peningkatan berat badan.

    Selain alpukat, ada bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang. Berikut ini sejumlah makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

    1. Daging merah

    Kandungan purin dalam pisang dan protein tinggi dalam daging merah ternyata tidak cocok jika dimakan bersamaan. Para ahli kesehatan percaya dua makanan ini jika dimakan bersama atau berdekatan bisa memicu fermentasi gas di saluran pencernaan.

    alasan kurangi konsumsi daging merahDaging sapi sumber protein dan zat besi. Foto: GettyImages

    2. Jeruk

    Konsumsi jeruk dan pisang bersamaan bisa memicu masalah pencernaan dan masalah kesehatan lainnya. Mulai dari mual hingga sakit kepala.

    3. Es krim

    Siapa sangka, ternyata pisang tidak boleh dimakan bersamaan dengan es krim. Pada beberapa orang jika es krim dan pisang dikonsumsi bersamaan bisa memicu rasa tidak nyaman di perut.

    4. Susu

    Ternyata susu dan pisang tidak boleh dimakan bersamaan. Ini karena pisang dan susu sama-sama mengandung kalori yang tinggi. Satu pisang berukuran sedang saja mengandung 105 kalori, dan susu murni ukuran 250 mililiter mengandung 150 kalori.

    Jika keduanya terlalu sering disantap bersamaan, bisa membuat berat badan naik drastis.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Alasan Konsumsi Alpukat Bagus untuk Kesehatan Jantung


    Jakarta

    Alpukat memang dikenal sebagai makanan super yang menawarkan beragam nutrisi. Namun, secara khusus, konsumsi buah-buahan ini dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung.


    Secara keseluruhan, konsumsi berbagai macam buah dapat meningkatkan kesehatan, mulai dari penurunan berat badan hingga memperlancar pencernaan.

    Namun, jika mencari buah-buahan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, alpukat bisa jadi solusi.

    Alpukat memang memiliki beragam nutrisi, mulai dari karbohidrat dengan indeks glikemik sangar rendah, antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein, hingga lemak sehat dan aneka mineral. Semua kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, menurunkan risiko depresi, dan mencegah keropos tulang.

    Namun, beberapa penelitian menemukan jika konsumsi alpukat dapat meningkatkan kesehatan jantung.

    Untuk mengetahui bagaimana cara kerja alpukat dalam meningkatkan kesehatan jantung, berikut penjelasannya seperti dilansir dari Times of India (12/10/2024).

    1. Alpukat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

    Ilustrasi jus alpukatAlpukat bisa menurunkan risiko pnaykit kardivaskular karena beberapa alasan. Foto: Getty Images/Farion_O

    Kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Dimana terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga nyeri dada.

    Namun, risiko terkena penyakit kardiovaskular bisa dihindari dengan rutin mengonsumsi alpukat.

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of The American Heart Association, konsumsi setidaknya dua porsi alpukat dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang jarang makan alpukat.

    Penelitian ini dilakukan selama periode 30 tahun, yang melibatkan lebih dari 110.000 peserta. Penulis menyimpulkan bahwa mengganti makanan tertentu yang mengandung lemak dengan alpukat, dapat menyebabkan risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah.

    2. Alpukat menurunkan kadar kolesterol jahat

    cara melunakkan alpukat cara melunakkan alpukatMakan alpukat juga diketahui bisa menurunkank kadar kolesterol jahat. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tubuh memang memerlukan kolesterol, tetapi jumlahnya tidak perlu terlalu banyak. Sebagian besar kolesterol dibuat sendiri oleh tubuh, terutama jaringan hati. Sebagian lagi diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

    Jika kadar kolesterol berlebihan, terutama kadar LDL (Low density lipoprotein) atau kolesterol jahat, nantinya bisa menumpuk dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan penyumbatan dan menghambat aliran darah.

    Oleh karena itu, kadar kolesterol di tubuh perlu dijaga. Salah satunya dengan mengonsumsi alpukat.

    Studi yang diterbitkan dalam jurnal yang sama mengungkap jika memakan satu alpukat sehari selama enam bulan dapat sedikit menurunkan kadar kolesterol LDL. Pada akhirnya bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

    Alpukat dikenal rendah gula dan garam, tetapi tinggi lemak tak jenuh tunggal, kalium, serat, dan sterol, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

    Menurut para ahli kesehatan yang disebut Times of India, sejumlah besar lemak tak jenuh tunggal di dalam alpukat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Manfaat alpukat untuk kesehatan jantung lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bermanfaat bagi kesehatan jantung dan diabetes

    cara melunakkan alpukatAlpukat juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat merupakan sumber fitosterol terkaya, bersama dengan matriks lemak terelmusinya, yang dapat membantu meningkatkan pemblokiran kolesterol usus dan menjaga kesehatan jantung.

    Alpukat juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe-2. Sebuah penelitian di Amerika Serikat telah menemukan hubungan langsung antara asupan alpukat dan tingkat kejadian diabetes tipe-2 yang lebih rendah.

    Ditemukan juga bahwa alpukat memiliki indeks glikemik yang rendah. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe-2.

    4. Cara mengonsumsi alpukat

    Jika ingin mulai memasukkan alpukat ke dalam menu harian, para ahli yang disebut Times of India menyarankan untuk menumbuk atau menghaluskan daging buahnya saja. Lalu diolesi ke roti panggang bersamaan dengan tambahan garam dan merica. Bisa dimakan sebagai menu sarapan.

    Bisa juga diolah menjadi smoothie yang dapat dicampur dengan bayam, pisang, hingga susu almond.

    Alpukat juga bisa dikonsumsi dalam bentuk salad. Cukup dicampur dengan potongan-potongan sayuran, biji-bijian, hingga kacang-kacangan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan Kaya Magnesium Ini Bikin Tidur Nyenyak

    Konsumsi 5 Makanan Kaya Magnesium Ini Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Tidur berkualitas diperlukan untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya caranya bisa dengan rutin mengonsumsi makanan kayak magnesium berikut ini.

    Asupan makanan yang tepat membantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Hal ini lantaran peran nutrisi dalam pengaturan zat kimia otak, seperti melatonin dan serotonin yang berkaitan mengatur jam dan kualitas tidur.

    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa nutrisi tertentu, seperti magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur. Magnesium juga membantu menenangkan saraf, mengendurkan otot yang tegang, dan mempersiapkan tubuh untuk tertidur secara alami.


    Beberapa makanan mengandung magnesium tinggi dan dapat dikonsumsi untuk menjaga kualitas tidur. Berikut daftarnya melansir Times of India:

    Alpukat

    AlpukatAlpukat kaya akan magnesium. Foto: Getty Images/ASMR

    Alpukat kaya dengan kandungan magnesium, dan lemak sehat yang membantu tubuh menjadi rileks. Cobalah mengonsumsinya menjadi salad dengan jeruk nipis dan garam, atau tumbuk dengan rempah-rempah sebagai saus cepat untuk camilan.

    Alpukat kaya vitamin C, E, K, dan B6, ditambah folat, magnesium, dan kalium-penting untuk fungsi otak, kekebalan tubuh, dan saraf.

    Pisang

    Pisang mengandung banyak magnesium dan kalium sehingga membantu mengurangi kram otot dan meningkatkan ketenangan. Kondisi ini dapat membantu tidur lebih nyenyak.

    Ubi jalar

    cara memanggang ubi jalarUbi jalar kaya akan magnesium. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lembut, manis alami, dan kaya magnesium, ubi jalar merupakan makanan pendamping makan malam yang ideal. Ubi jalar bisa dipanggang, dikukus, atau ditumis dengan sedikit kayu manis.

    Ubi jalar bersifat menenangkan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam.

    Biji wijen hitam

    Biji-bijian kecil ini sering kali disepelekan, tetapi kaya akan magnesium dan lemak baik. Sangrai sebentar dan taburkan di atas nasi atau aduk ke dalam segelas susu hangat.

    Kacang rubah

    Kacang rubah, makhana, atau biji teratai merupakan sumber magnesium yang sangat baik. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa memanggangnya dengan sedikit ghee, jeera, atau lada hitam untuk camilan yang menenangkan dan mudah dicerna, serta cepat dibuat.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 5 Makanan Kaya Magnesium yang Bantu Bikin Tidur Nyenyak

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 5 Makanan Sehat untuk Turunkan Kadar Kolesterol Pada Tubuh

    Catat! 5 Makanan Sehat untuk Turunkan Kadar Kolesterol Pada Tubuh


    Jakarta

    Kadar kolesterol pada tubuh perlu dikontrol agar tidak mengganggu pada kesehatan. Salah satunya dengan rajin konsumsi makanan sehat.

    Menjaga kadar kolesterol dalam tubuh merupakan langkah penting untuk mempertahankan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel baru, memproduksi hormon, dan menjalankan berbagai fungsi biologis lainnya.

    Namun, ketika kadar kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) terlalu tinggi, lemak dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak yang menyumbat aliran darah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.


    Makanan sehat berperan besar dalam mengatur kadar kolesterol karena mengandung nutrisi yang dapat menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL (high-density lipoprotein).

    Ada beberapa makanan sehat yang dipercaya bisa membantu menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Tentunya makanan-makanan ini mudah ditemukan dan rasanya juga tak kalah enak dari makanan lainnya.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima makanan sehat yang bagus untuk mengontrol kolesterol di tubuh:

    1. Alpukat

    Textured many fresh, organic and green avocado fruits in full-frame backgroundalpukat Foto: iStock

    Alpukat dikenal sebagai buah kaya lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Meski tidak secara langsung menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), alpukat berpotensi meningkatkan kolesterol baik (HDL), yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan untuk tubuh.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengganti sumber lemak jenuh, seperti produk hewani, dengan alpukat dapat membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida. Kandungan nutrisi dalam alpukat, seperti vitamin A, K, folat, kalium, dan magnesium, juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Mengonsumsi alpukat sebagai bagian dari pola makan sehat, tanpa tambahan gula atau lemak jenuh, dapat menjadi pilihan bagus untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan mencegah risiko terserang penyakit jantung.

    2. Sayuran Hijau

    View of Clear vegetable spinach served on white bowl Isolated on white backgroundbayam Foto: Getty Images/iStockphoto/Rahmah Hastuti

    Bayam dan kangkung termasuk sayuran berwarna hijau gelap yang berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan seratnya mampu mengikat asam empedu di saluran pencernaan, sehingga tubuh akan membuang lebih banyak kolesterol. Proses ini berkontribusi dalam menurunkan kolesterol jahat secara alami.

    Selain serat, bayam dan kangkung juga mengandung lutein, pigmen yang dapat mencegah kolesterol menempel pada dinding arteri dan membentuk plak. Dengan demikian, konsumsi rutin sayuran ini dapat membantu menjaga kelancaran aliran darah.

    Tak hanya itu, karotenoid dalam bayam dan kangkung berfungsi sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas, yang menjadi salah satu pemicu utama penyakit jantung. Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin menjadi langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan jantung.

    3. Kacang-kacangan

    Various kinds of vegan protein sources on beige background. Set of food supplements. Gluten free cereals as ground hemp seeds, quinoa. Nuts and legumes (green mung beans, chick-pea, red lentil, kidney bean, almonds, hazelnuts). Flat lay, top viewkacang-kacangan Foto: Getty Images/Tanja Ivanova

    Kacang-kacangan mengandung nutrisi, serat, dan antioksidan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol. Kacang-kacangan ini seperti kacang polong, buncis, kacang kedelai, edamame, kacang almon, dan kenari.

    Beberapa jenis kacang ini adalah sumber protein yang baik dan mengandung protein dan isoflavon yang terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat. Selain itu, kacang juga mengandung fitosterol, senyawa steroid dalam tumbuhan, yang dapat menghambat penyerapan kolesterol jahat dalam usus.

    4. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam bisa menjadi pilihan camilan sehat yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan kakao di dalamnya terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Efek ini membuat cokelat hitam tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

    Namun, penting untuk memilih cokelat hitam dengan persentase kakao tinggi dan tanpa tambahan gula. Cokelat dengan gula berlebih justru berisiko meningkatkan kadar gula darah dan memicu penyakit lain seperti diabetes.

    Mengkonsumsi cokelat hitam dalam porsi secukupnya dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang yang mendukung pengelolaan kolesterol. Dengan begitu, menjaga kesehatan tidak selalu berarti menghindari makanan enak atau camilan favorit.

    5. Tomat dan Terong

    manfaat konsumsi terongmanfaat konsumsi terong Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Tomat dan terong dikenal sebagai sayuran yang dapat membantu menurunkan kolesterol secara alami. Tomat mengandung lycopene, senyawa antioksidan yang berperan dalam menekan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Tomat juga kaya vitamin A dan C yang mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

    Sementara itu, terong mengandung serat dan pektin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol serta membantu mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah.

    Dalam satu buah terong seberat 94 gram, terkandung sekitar 2,4 gram serat, jumlahnya cukup untuk mendukung fungsi pencernaan dan menjaga profil lipid tubuh. Mengonsumsi tomat dan terong secara rutin dapat menjadi bagian dari strategi alami untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Sarapan Sehat yang Cocok Usai Berpesta di Malam Tahun Baru


    Jakarta

    Usai pesta makan dan minum di malam tahun baru, ada satu menu sarapan yang praktis dan sehat untuk dikonsumsi.

    Pergantian tahun biasanya diisi dengan pesta makan dan minum di malam tahun baru. Terutama bagi mereka yang merayakan tahun baru dengan mengkonsumsi minuman beralkohol, sampai menyebabkan efek ‘hangover’ di keesokan harinya.

    Hangover sendiri merupakan dampak atau gejala yang biasa muncul di pagi hari setelah mabuk terlalu banyak minum minuman beralkohol. Salah satunya badan terasa lelah, nyeri di sekujur tubuh, haus yang berlebihan, mual sampai sakit kepala.


    Untuk menghentikan ini semua ternyata ada cara mudah, seperti memilih menu sarapan yang tepat di keesokan harinya. Saran ini diungkapkan oleh Cara Shaw, selaku ahli kesehatan dan nutrisi seperti yang dilansir dari DailyMailUK (01/24).

    Menurut menu yang paling cocok disantap adalah omelette atau telur dadar.

    Ini Sarapan Sehat yang Cocok Usai Berpesta di Malam Tahun BaruIni Sarapan Sehat yang Cocok Usai Berpesta di Malam Tahun Baru Foto: Ilustrasi Getty Images/dirkr

    “Jika seseorang minum minuman beralkohol di sepanjang hari, seperti bir atau koktail dengan gula yang tinggi serta minuman manis lainnya, kemungkinan besar gula darah di tubuh akan meningkat saat dini hari. Untuk menurunkannya, makanlah sarapan dalam waktu 90 menit setelah bangun tidur. Pastikan pilih makanan yang mengandung protein tinggi,” jelas Cara.

    Menurut Cara, jika menyangkut masalah kesehatan hati, alkohol akan memberi banyak tekanan pada hati sehingga proses detoks pada hati atau liver akan membutuhkan lebih banyak bantuan. Bantuan inilah yang bisa diambil dari protein, vitamin B dan antikoksidan.

    Karena itu Cara menyarankan untuk membuat sarapan omelet yang praktis setelah pesta makan dan minum di malam hari. Ia merekomendasikan membuat omelette menggunakan tiga butir telur, tumisan jamur, keju feta, tomat dan pastinya digoreng menggunakan minyak zaitun. Boleh juga ditambahkan alpukat agar protein dan vitaminnya lebih terpenuhi.

    Ini Sarapan Sehat yang Cocok Usai Berpesta di Malam Tahun BaruIni Sarapan Sehat yang Cocok Usai Berpesta di Malam Tahun Baru Foto: Ilustrasi Getty Images/dirkr

    Bahan-bahan ini memiliki keunggulannya sendiri. Seperti telur yang terkenal sebagai sumber protein dan choline, yaitu nutrisi yang membantu proses detoks di hati. Kemudian jamur juga kaya akan vitamin B yang membantu proses pencernaan dan meningkatkan suasana hati.

    Begitu juga dengan alpukat, sumber dari lemak sehat yang kaya akan potassium yang berguna untuk fungsi tubuh. Serta tambahan keju feta untuk protein yang mengandung B12.

    Selain sarapan dengan omelette, Cara menyarankan untuk menghindari kopi lebih dulu saat hangover. Karena kandungan kafeinnya cukup tinggi. Alternatifnya bisa diganti dengan minum matcha yang kaya akan antioksidan.

    Tentunya minuman ini baiknya diminum usai sarapan untuk menghindari lonjakan kadar kortisol, hormon stres dalam tubuh.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Mana Pilihan Sarapan yang Lebih Sehat?

    Mana Pilihan Sarapan yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Alpukat dan pisang, dua buah favorit banyak orang untuk disantap pagi hari. Seperti apa nutrisi keduanya dan mana yang lebih sehat sebagai menu sarapan?

    Sarapan penting untuk mengisi energi sekaligus menyiapkan fokus menghadapi hari. Menu yang disarankan tentunya yang sehat agar manfaat sarapan bisa terasa maksimal.

    Sarapan juga disarankan untuk menjaga pola makan sehat harian. Dikutip dari Times of India (11/10), ahli gizi Rujuta Diwekar menjelaskan alasannya. Ia mengatakan, melewatkan sarapan malah berpotensi membuat asupan kalori berlebih pada waktu makan selanjutnya.


    Berbagai makanan bisa dipilih sebagai menu sarapan sehat, tak terkecuali buah. Dua di antaranya yang paling populer adalah alpukat dan pisang.

    Selain rasanya yang enak dan nutrisinya yang super, kedua buah ini termasuk serba guna untuk diolah menjadi beragam hidangan nikmat. Dari roti panggang sampai smoothies, cocok dijadikan menu sarapan.

    Di antara keduanya, mana yang lebih disarankan untuk sarapan?

    Nutrisi alpukat

    Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengungkap 100 gram alpukat mengandung 160 kalori, 14,66 g lemak total, 2,13 g lemak jenuh, 0 kolesterol, 7 mg sodium, 8,53 g karbohidrat, 6,7 g serat makanan, 2 g protein, dan 485 mg kalium.

    Nutrisi pisang

    USDA mengatakan 100 gram pisang matang mengandung 89 kalori, 0,33 g total lemak, 0 mg kolesterol, 1 mg sodium, 22,80 g total karbohidrat, 2,60 g serat makanan , 1,09 g protein, dan 358 mg kalium.

    Energi dan nutrisi

    Alpukat:

    Alpukat adalah buah dengan kepadatan energi sedang, dengan sekitar 1,7 kkal/g, dan mengandung sekitar 80% air dan serat pangan. Kombinasi ini berkontribusi pada kandungan gulanya yang lebih rendah dibandingkan buah lainnya.

    Alpukat memiliki jumlah lemak total, lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, serat pangan, vitamin E, K, magnesium, dan kalium yang baik, dengan asupan gula tambahan yang lebih rendah.

    Pisang:

    Di sisi lain, pisang kaya akan gula alami (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) dan memberikan dorongan energi yang cepat. Pisang kaya akan kalium, vitamin B6, dan serat, sehingga cocok dikonsumsi pagi hari ketika kamu membutuhkan energi instan.

    Menurut sebuah studi, pisang memiliki indeks glikemik rendah hingga sedang. Buah manis lembut ini juga kaya akan magnesium, kalsium, dan vitamin. Pisang bisa jadi pilihan sumber energi yang padat nutrisi.

    Manajemen berat badan

    Menurut penelitian, alpukat lebih mengenyangkan karena kandungan lemak sehat dan seratnya. Pisang juga lebih cepat dicerna, sehingga lebih cocok untuk santapan sebelum olahraga atau saat kamu ingin camilan cepat saat bepergian.

    Manfaat untuk kesehatan pencernaan

    Alpukat dan pisang sama-sama kaya serat, tetapi pisang mengandung pati resisten terutama saat agak mentah, yang mendukung kesehatan usus. Alpukat juga menambahkan tekstur lembut dan lemak sehat yang meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain.

    Mana yang lebih baik buat sarapan?

    Bagi kamu yang mencari penambah energi cepat, atau akan berolahraga di pagi hari, pisang adalah pilihan yang lebih baik.

    Jika kamu ingin rasa kenyang lebih lama dan energi seimbang, maka tambahkan alpukat ke dalam menu sarapan.

    Namun untuk pilihan lengkap, kamu bisa mengombinasikan keduanya sebagai menu sarapan. Misalnya, tambahkan alpukat tumbuk (mashed avocado) di atas roti panggang topping irisan pisang.

    Kamu juga bisa membuat smoothies dengan campuran alpukat dan pisang. Juga bahan seperti yogurt, oat, dan madu. Kombinasi sehat ini memberi bahan bakar pada tubuh dengan asupan vitamin, mineral, dan antioksidan esensial. Pasokan energi dan fokus pun akan bertahan sepanjang hari.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com