Tag: berat badan

  • 7 Buah Tinggi Kalori yang Cocok untuk Menambah Berat Badan


    Jakarta

    Ingin menambah berat badan (BB) tapi mau dengan cara yang sehat? Bagaimana kalau mengkonsumsi buah tinggi kalori?

    Meski bukan makanan pertama yang terlintas ketika seseorang hendak menambah BB, tapi konsumsi buah yang mengandung kalori tinggi bisa cukup efektif kok untuk tambah berat badan.

    Selain kalori ekstra yang dikandungnya, buah-buahan ini juga memiliki beberapa nutrisi seperti vitamin dan mineral penting yang mampu dukung kesehatan tubuh. Demikian kamu bisa tambah BB dengan cara yang sehat.


    Penasaran ada jenis buah apa saja? Cari tahu deretan buah tinggi kalori pada uraian di bawah ini.

    Buah Tinggi Kalori

    Dilansir laman Healthline, ada beberapa buah tinggi kalori yang dapat dikonsumsi untuk bantu kamu menambah berat badan, yakni sebagai berikut:

    1. Alpukat

    Selain tinggi kalori, buah alpukat mengandung lemak sehat dan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dalam 100 g daging alpukat terkandung; 161 kal, lemak 15 g, protein 2 g, dan karbohidrat 8,6 g. Serta alpukat memiliki nutrisi lain, seperti serat, folat, potasium, vitamin K, C, B5, dan B6.

    2. Mangga

    Sumber kalori yang dimiliki mangga berasal dari karbohidrat yang dikandungnya. Dalam 165 g mangga mengandung kalori sebanyak 99 kal. Selain itu, ada juga nutrisi lain, seperti protein 1,4 g, lemak 0,6 g, karbohidrat 25 g, serat 3 g, folat, mineral tembaga, vitamin C, B, A, dan E.

    3. Pisang

    Pisang merupakan sumber karbohidrat dan kalori. Dalam 118 g pisang mengandung kalori 105 g, protein 1 g, lemak 0,4 g, karbo 27 g, dan serat 3 g. Tak hanya itu, gizi baik lainnya juga dimiliki pisang seperti pati resisten yang tinggi.

    4. Kelapa

    Kelapa bagian dagingnya menjadi sumber kalori yang baik dengan tinggi lemak dan karbohidrat sedang. Untuk 28 g daging kelapa mengandung 99 kal, 1 g protein, 9,4 g lemak, 4,3 g karbohidrat, dan 2,5 g serat. Daging kelapa juga kaya akan mineral penting, seperti fosfor dan tembaga.

    5. Kurma

    Pohon kurma tumbuh di daerah tropis. Sebagian besar buah kurma yang diedarkan ke negara-negara lain dalam keadaan kering. Dalam 24 g kurma kering mengandung; 66,5 kalori, 18 g karbohidrat, 0,4 g protein, 0,1 g lemak, serat 1,6 g, kalium, dan magnesium. Nutrisi lain yang dikandung kurma, seperti tembaga, mangan, zat besi, serta vitamin B6.

    6. Kismis

    Kismis adalah buah anggur segar yang dikeringkan. Buah ini banyak mengandung nutris dan kalori yang dapat bantu menaikkan berat badan. Dalam 28 g kismis memiliki nutrisi; 85 kalori, 22 g karbohidrat, 1 g protein, 0,1 g lemak, dan 1 g serat. Selain itu, kismis juga mengandung kalium, zat besi, mineral tembaga, mangan, magnesium, dan vitamin B.

    7. Buah Ara

    Buah ara atau buah tin yang dalam bahasa Inggris disebut figs dapat dikonsumsi segar maupun kering. Untuk 28 g buah ini, mengandung nutrisi; 70 kal, 18 g karbohidrat, 1 g protein, 0,3 g lemak, 3 g serat, kalium, hingga kalsium.

    Itu dia sederet buah tinggi kalori yang bisa dikonsumsi untuk bantu tambah berat badan. Selain dimakan secara terpisah, buah-buah di atas dapat dipadukan dengan sumber protein atau lemak lain agar kadar gula darah kamu tetap stabil, ya.

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Bahaya! 5 Kebiasaan Ngopi Ini Bikin Berat Badan Melonjak


    Jakarta

    Sering dianggap sepele, beberapa kebiasaan saat minum kopi justru kurang sehat dan bahkan bisa memicu kenaikkan berat badan secara signifikan.

    Kopi sudah lama menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Dari sekadar teman begadang hingga ritual pagi sebelum beraktivitas, secangkir kopi dianggap mampu menambah energi dan fokus. Tak heran, kafe dengan beragam menu kopi terus bermunculan dan ramai pengunjung.

    Namun di balik kenikmatannya, kebiasaan minum kopi ternyata bisa membawa dampak yang tidak selalu baik. Apalagi jika dikombinasikan dengan bahan tambahan tertentu atau dikonsumsi dengan cara yang keliru.


    Alih-alih menyehatkan, kebiasaan ini justru berpotensi menambah asupan kalori, mengacaukan pola makan, bahkan memengaruhi kondisi hormon.

    Dilansir dari Parade (24/09/2025), penting bagi penikmat kopi untuk memahami kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa sadar, tetapi diam-diam bisa menaikkan berat badan.

    Berikut ini 5 kebiasan ngopi yang bikin berat badan melonjak:

    1. Kopi dengan Perisa

    how to make coffee latte artcoffee latte art Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Kopi hitam sejatinya rendah kalori dan aman untuk dikonsumsi. Namun, masalah muncul ketika berbagai perisa seperti vanila, moka, atau karamel ditambahkan ke dalamnya. Umumnya, kafe tidak menggunakan bahan alami murni untuk racikan kopi, melainkan sirup gula yang membuat kandungan kalori melonjak.

    Sebagai contoh, segelas cinnamon dolce latte ukuran grande di Starbucks mencapai 340 kalori, setara dengan seporsi makanan berat. Untuk menyiasati hal ini, ahli gizi merekomendasikan menaburkan kayu manis asli sebagai pengganti rasa atau perisa di atas kopi.

    Selain menambah aroma dan rasa, bubuk kayu manis juga memiliki sifat antiinflamasi serta membantu menstabilkan kadar gula darah. Dengan begitu, kenikmatan kopi tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kesehatan maupun timbangan tubuh.

    2. Tambahan Pemanis Buatan

    Banyak orang mengganti gula dengan pemanis buatan, berharap kopi tetap manis tanpa tambahan kalori. Namun, penelitian menunjukkan bahwa bahan seperti aspartam, sukralosa, atau sakarin justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan usus. Selain itu, rasa manis yang terlalu intens membuat lidah terbiasa sehingga tubuh semakin menginginkan makanan manis.

    Akibatnya, risiko kenaikan berat badan tetap ada meski kalori lebih sedikit. Sebagai alternatif, madu atau sirup maple bisa digunakan dalam jumlah terbatas, misalnya satu sendok makan.

    Meski tetap mengandung gula, keduanya menawarkan vitamin B dan mineral seperti zinc serta mangan. Pilihan lain adalah rempah alami, seperti kayu manis lebih aman dan menyehatkan.

    3. Kopi Sebagai Pengganti Sarapan

    Benarkah Minum Kopi Sebelum Sarapan Picu Maag?Sarapan kopi. Foto: Getty Images/hxyume

    Banyak orang melewatkan sarapan demi mengurangi kalori, lalu hanya mengandalkan secangkir kopi. Menurut pakar gizi, kebiasaan ini tidak selalu buruk, terutama jika dilakukan sebagai bagian dari pola intermittent fasting. Minum kopi hitam di pagi hari lalu makan sekitar pukul 11 siang dapat membantu mengontrol gula darah sekaligus menjaga berat badan. Namun, ada pengecualian.

    Bagi mereka yang berolahraga di pagi hari, tubuh membutuhkan asupan lebih cepat karena olahraga menurunkan kadar gula. Jika hanya minum kopi, rasa lapar berlebih bisa muncul dan memicu makan berlebihan di kemudian waktu.

    Jadi meski bisa bermanfaat bagi sebagian orang, pola ngopi ini tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tujuan kesehatan masing-masing.

    4. Kopi Bisa Ganggu Hormon

    Meski terkenal sebagai penyemangat, kopi juga bisa menimbulkan dampak negatif, terutama jika diminum saat perut kosong. Kafein dapat merangsang produksi hormon kortisol, dikenal sebagai hormon stres, yang terkait dengan peningkatan berat badan. Alih-alih merasa segar, sebagian orang justru mengalami cemas, jantung berdebar, atau kelelahan setelah efek kopi mereda.

    Hal ini menandakan adanya gangguan pada sistem hormonal yang bekerja ekstra keras. Jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman setelah minum kopi, sebaiknya konsumsi dikurangi atau diganti dengan minuman lain yang lebih ringan.

    Intinya, memperhatikan reaksi tubuh adalah langkah penting agar kopi tetap menjadi teman produktivitas, bukan pemicu masalah kesehatan.

    5. Menikmati Kopi dengan Pastry

    Slice of Sachertorte or Chocolate cake served with fresh cream and coffeeMenikmati Kopi dengan Pastry. Foto: iStock

    Pasangan klasik kopi dan pastry memang sulit ditolak. Donat, muffin, hingga roti pisang sering menjadi teman minum kopi yang praktis. Sayangnya, pilihan ini jarang memberi nilai gizi berarti, justru menambah asupan gula dan kalori berlebih. Sebagai ilustrasi, satu biji muffin rata-rata mengandung 510 kalori dan 49 gram gula, angka yang cukup tinggi hanya untuk camilan pagi.

    Jika kebiasaan ini dilakukan rutin, usaha menurunkan berat badan bisa berakhir sia-sia. Bukan berarti harus sepenuhnya menghindari, tetapi cobalah lebih selektif.

    Memilih camilan kaya serat atau protein, seperti roti gandum atau buah segar, bisa menjadi alternatif lebih sehat tanpa mengurangi kenikmatan menyeruput kopi hangat.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Wow! Tetap Makan Junk Food, Pria Ini Berhasil Turun BB 31 Kg


    Jakarta

    Pria ini membagikan kisahnya berhasil menurunkan berat badan secara signifikan. Ia mampu menurunkan berat badan hingga 31 kg, tetapi tetap makan junk food.

    Bagi mereka yang mendambakan tubuh langsing ideal, pola makan sehat dan berbagai metode diet pasti dilakukan. Biasanya dengan menghindari konsumsi makanan berlemak dan manis, termasuk junk food.

    Dilansir dari Food NDTV (10/12), seorang pria di situs Reddit membagikan foto transformasi penurunan berat badannya yang menginspirasi. Pria itu mengaku dulunya memiliki berat badan 129 kilogram, kemudian turun drastis menjadi 89 kilogram.


    Pria itu juga mengklaim bahwa dirinya tetap menikmati junk food (makanan cepat saji). Tentu saja unggahannya ini mencuri perhatian dan viral di media sosial.

    makan junk food bisa turun berat badan sampai 31 kilogrammakan junk food bisa turun berat badan sampai 31 kilogram Foto: site news/istock

    Penurunan berat badan ini berlangsung selama 1,5 tahun saja. Ia mengungkapkan strateginya dalam menurunkan berat badan.

    Pria itu menjalani diet ketat selama hari kerja. Jadi, ia benar-benar membatasi asupan makannya. Namun, akan memanjakan dirinya ketika akhir pekan dengan mengonsumsi makanan cepat saji (junk food).

    “Butuh waktu 1,5 tahun untuk mencapai berat badan ini. Saya juga tetap makan junk food di akhir pekan, karena saya seorang pencinta kuliner dan tak bisa hidup tanpanya,” ungkap pria tersebut.

    “Namun, pada hari kerja saya menjalani diet ketat dengan asupan kalori di bawah 2.000 kcal per hari dengan asupan protein setidaknya 120 gram, saya juga mencoba vegetarian,” lanjutnya.

    Perjalanan turunnya berat badan ini mengundang pertanyaan banyak netizen, apakah cara ini sehat untuk dilakukan? Menurut ahli gizi, Rupali Datta, tak ada salahnya menurunkan berat badan dengan cara tersebut. Bahkan, sebagai ahli gizi justru menganjurkan untuk tetap menjalani gaya hidup normal.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Katy Perry Turun Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini


    Jakarta

    Punya pola diet yang dijalani tak berat, Katy Perry bagikan satu makanan sederhana yang membuat berat badannya cepat turun. Murah dan kaya protein.

    Penyanyi pop ternama asal Amerika, Katy Perry terkenal dengan bentuk tubuh ideal dan wajah cantiknya. Baru-baru ini Katy tampil lebih fit setelah berat badannya berkurang sampai 9 kg.

    Dilansir dari Mirror UK (11/11), pelantun lagu ‘Fireworks’ ini membagikan makanan apa yang membantunya untuk berat badan. Makanan ini ternyata jauh dari kata mahal atau sulit dicari, ternyata Katy mengonsumsi makanan ini sebagai menu sarapannya setiap pagi.


    Katy Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan IniKaty Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini Foto: Site News

    “Saya makan banyak telur rebus setiap harinya, karena makanan ini mengandung banyak protein,” lanjut penyanyi yang baru saja merilis album ‘143’ tersebut.

    Selain rajin makan telur rebus saat sarapan hingga berat badannya turun, Katy juga menjaga pola makannya menjadi lebih sehat. Dia suka makanan yang segar dan bukan makanan olahan.

    Menu makanan favoritnya ada daging ayam, ikan, kacang-kacangan dan juga biji-bijian. Agar tak bosan, Katy menambahkan cuka apel, air mineral dan juga jus seledri ke dalam menu makanan sehari-harinya.

    Katy Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan IniKaty Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini Foto: Site News

    “Saya tahu klise memang, tapi saya yakin banyak dari kita yang lebih banyak minum kopi dibandingkan minum segelas air putih,” lanjut penyanyi berusia 40 tahun tersebut.

    Menurut ahli gizi asal Inggris, Helen Bell, ia menyebutkan bahwa telur rebus memang bisa jadi makanan diet yang ampuh.

    “Di pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan itu bisa berguna untuk menurunkan berat badan. Karena telur tinggi akan protein, yang membantu seseorang merasa lebih kenyang. Dari sini kita bisa membatasi asupan kalori sepanjang hari,” ungkap Helen.

    Katy Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan IniKaty Perry Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini Foto: Site News

    Meski bagus, tapi Helen menekankan bahwa konsumsi telur rebus saat diet juga tak boleh berlebihan.

    “Kita harus konsumsi telur itu dengan cara yang sehat. Hindari telur yang digoreng, paling bagus memang telur yang direbus atau dimasak pakai metode poaching untuk menghindari lemak berlebih,” sarannya.

    Di akhir kesempatan, Helen menilai bahwa pola makan Katy Perry ini cukup bagus untuk tubuh. Ditambah asupan dari cuka apel dan makanan lainnya.

    “Menurut saya, pola makan dan perubahan gaya hidup itu yang membuat diet seseorang sukses,” pungkasnya.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Sering Lapar? Coba 5 Makanan Penekan Nafsu Makan Ini


    Jakarta

    Rasa lapar yang tidak terkendali bisa diatasi dengan menjalani pola makan seimbang. Salah satunya dibantu dengan mengonsumsi 5 makanan penahan nafsu makan alami ini.

    Beberapa orang mungkin memiliki kondisi dimana tubuhnya sering merasa lapar tiba-tiba atau merasa tidak pernah kenyang setelah makan. Hal ini perlu diwaspadai karena bisa mengganggu kesehatan secara keseluruhan.

    Selain konsultasi ke dokter, cara lain untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan mengonsumsi makanan yang dapat menahan nafsu makan alami.


    Karena makanan pada dasarnya adalah bahan bakar, pastikan kamu tetap mengonsumsi banyak makanan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

    Seorang ahli bedah bariatrik dan direktur medis Memorial Care Surgical Weight Loss Center di Orange Coast Medical center, Mir Ali, MD menyarankan agar setiap orang mengonsumsi banyak protein dan makanan berserat tinggi karena bisa membuat kenyang lebih lama.

    Jika sudah mengonsumsi banyak protein dan serat tetapi masih merasa lapar, ada baiknya menambahkan satu atau dua penekan nafsu makan alami ke dalam menu harian.

    Terdapat beberapa makanan yang secara umum dapat menekan nafsu makan secara alami. Melansir Womenshealthmag.com (03/10/2024), berikut daftar makanannya!

    1. Teh hijau

    cara meracik es teh hijauMinum teh hijau dapat membantu menahan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Khasiat teh hijau sudah terkenal sejak lama sebagai minuman teh yang mengandung banyak nutrisi penting.

    Salah satu senyawa yang terkandung di dalamnya adalah katekin, yang dapat membantu mengatur rasa lapar dan meningkatkan metabolisme. Teh ini juga mengandung sedikit kafein yang dapat mengekang nafsu makan sementara.

    Jika sering merasa lapar atau belum merasa kenyang, coba konsumsi teh hijau ini.

    2. Kopi

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungKopi juga bisa menekan nafsu makan dan menurunkan berat badan jika dikonsumsi dengan benar. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi sering menjadi andalan karena kandungan kafeinnya dapat meningkatkan energi.

    Selain manfaat tersebut, konsumsi kopi juga bisa menjadi penahan nafsu makan alami.

    Ahli gizi Gans mengungkap jika kafein dalam kopi dapat membantu menekan nafsu makan, tetapi efeknya kemungkinan besar hanya berlangsung dalam jangka pendek.

    Kopi juga merangsang thermogenesis (proses menghasilkan panas dalam tubuh) yang dapat membuat seseorang merasa kenyang.

    Menurut studi tahun 2020 dalam International Journal of Pharmaceutical Research, minum kopi setidaknya 200 hingga 250 ml setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, perlu diingat, khasiatnya akan lebih efektif jika kopi diminum begitu saja tanpa tambahan pemanis apapun.

    Makanan lain yang bisa menahan nafsu makan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Makanan kaya serat

    Buah-buahan Sehat Mengandung VitaminBuah-buahan atau makanan lain yang tinggi serat juga bisa menahan nafsu makan secara alami. Foto: Shutterstock/

    Ahli gizi Keatley menjelaskan jika serat larut mengembang di perut dan dapat memperlambat pencernaan, sehingga membantu seseorang kenyang di sela waktu makan.

    Ia juga menyebutkan jika makanan harus mengandung setidaknya lima gram serat agar dianggap ‘berserat tinggi’.

    Contoh-contoh makanan berserat tinggi misalnya, buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

    Para ahli yang disebutkan oleh Women’s Health juga merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan berserat tinggi sekitar 25 hingga 30 gram per hari.

    4. Makanan mengandung banyak air

    Makanan dengan kandungan air tinggi juga bisa menahan rasa lapar dengan cara membuat tubuh tetap terhidrasi. Contohnya semangka, mentimun, melon, stroberi, apel, hingga tomat.

    Ahli gizi Keatley mengungkap jika makanan tinggi air ini dapat menambah berat perut dengan kalori yang minimal.

    Selain makanan, air putih juga dapat membantu menekan rasa lapar. Minum air putih sebelum makan juga terbukti mencegah makan berlebihan.

    5. Daging tanpa lemak atau telur rebus

    Daging sapiDaging sapi tanpe lemak atau protein lainnya juga bisa membantu menahan nafsu makan. Foto: iStock

    Keatley mengungkap, “Pilihan yang kaya protein ini sangat mengenyangkan dan dapat mencegah makan berlebihan di kemudian hari.”

    Pilihan terbaik yaitu daging atau unggas yang rendah lemak, seperti daging sapi tanpa lemak dan dada ayam tanpa kulit.

    Bisa juga mengonsumsi telur rebus yang mengandung protein tinggi. Protein dipercaya dapat menekan nafsu makan dengan menurunkan kadar hormon rasa lapar. Hal ini akhirnya membuat perut kenyang lebih lama.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Hobi Makan Buah Setelah Makan Nasi? Ini Efeknya untuk Tubuh


    Jakarta

    Banyak orang pilih menutup santapan dengan makan buah yang manis dan menyegarkan. Lantas, seperti apa efeknya pada tubuh jika kita makan buah setelah makan nasi?

    Buah merupakan bagian dari pola makan gizi seimbang. Konsumsi buah dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian setiap orang.

    Buah mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Buah juga jadi pelengkap asupan serat untuk memperlancar pencernaan.


    Mengonsumsi buah setelah makan merupakan salah satu kebiasaan umum yang dilakukan banyak orang. Buah kerap dijadikan makanan pencuci mulut yang menyegarkan.

    Lalu, apa yang terjadi pada tubuh saat makan buah setelah makan nasi?

    Pada dasarnya, makan buah tak disarankan dilakukan setelah makan. Melansir Times of India, secara keseluruhan, kebiasaan ini dapat memengaruhi pencernaan Anda. Berikut alasannya:

    1. Kadar gula darah bisa melonjak

    Cholesterol diet and healthy food nutritional concept with clean fruits in heart dish with nutritionist monitoring, blood sugar control record with measuring tool kitFoto: Getty Images/Chinnapong


    Tergantung pasangannya, makan buah tertentu setelah makan bisa meningkatkan kadar gula darah secara tiba-tiba.

    Misalnya, satu buah pisang mengandung sekitar 20 gram (g) karbohidrat. Pisang dimakan setelah makan nasi dan sajian lain yang tinggi karbohidrat.

    Hal di atas bisa meningkatkan beban glikemik keseluruhan, yang berpotensi memengaruhi kadar gula darah.

    2. Terjadi efek FODMAP
    Ada juga kekhawatiran akan peningkatan molekul yang dapat difermentasi atau yang dikenal sebagai FODMAP jika Anda terbiasa menutup sesi makan dengan buah. FODMAP banyak ditemukan pada buah seperti apel dan pir.

    Pada dasarnya, buah dicerna jauh lebih cepat daripada kebanyakan makanan lainnya. Namun, jika dipadukan dengan makanan yang lebih berat, buah akan tetap berada di dalam usus dalam waktu yang lebih lama dan berpotensi mengalami fermentasi serta memicu kembung.

    3. Berat badan naik

    Weight Gain. Unhappy Girl Touching Drooping Belly Standing In Front Of Mirror At Home. Empty Space, Selective FocusWeight Gain. Unhappy Girl Touching Drooping Belly Standing In Front Of Mirror At Home. Empty Space, Selective Focus Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

    Konon, makan buah setelah makan bisa membantu proses penurunan berat badan. Padahal, faktanya semua buah kaya kalori.

    Jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan lengkap, maka buah hanya akan memberikan kalori tanpa ada manfaat berlebih.

    Alih-alih dikonsumsi setelah makan, ada baiknya jika buah dikonsumsi di tengah waktu makan. Selain memberikan pilihan bergizi, makan buah di tengah waktu makan juga bisa memberikan manfaat lain sesuai dengan fungsinya masing-masing.

    Misalnya, memakan jeruk di tengah waktu makan dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi karena kandungan vitamin C yang tinggi. Atau, makan pisang di tengah waktu makan dapat memoderasi lonjakan gula darah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Makan Buah Setelah Makan Nasi?”

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Kenali 5 Tanda Tubuh Telalu Banyak Mengasup Lemak


    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi saat buka dan sahur bisa saja berupa makanan gorengan atau bersantan. Tubuhpun mengasup banyak lemak. Kenali ciri-cirinya!

    Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bisa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, termasuk masalah pencernaan dan kualitas tidur.

    Makanan berlemak banyak ditemukan dalam daging dan produk sampingan hewani, seperti keju dan susu. Ada beberapa tanda utama yang menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh.


    Ahli jantung dan pendiri Step One Foods, Dr. Elizabeth Klodas, MD, FACC, merinci beberapa tanda peringatan tersebut dan menjelaskan beberapa efek jangka panjang dari mengonsumsi terlalu banyak lemak yang dapat diderita tubuh.

    Berikut paparannya seperti dilansir dari Eat This Not That.

    1. Berat badan bertambah

    Lemak memasok kalori dua kali lebih banyak daripada karbohidrat atau protein. Hal ini membuat berat badan Anda bertambah.

    Sebagai konteks, lemak menyediakan sembilan kalori per satu gram, sedangkan karbohidrat dan protein sama-sama menyediakan empat kalori per gram.

    2. Kadar kolesterol meningkat

    Catat! 5 Makanan Ini Bisa Turunkan Kadar Kolesterol Secara Alamimakanan mengandung kadar kolesterol tinggi Foto: Ilustrasi Getty Images/enviromantic

    Orang yang mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan cenderung menunjukkan peningkatan kadar kolesterol LDL. Kolesterol LDL juga dikenal sebagai jenis kolesterol jahat.

    Mereka yang mengikuti diet keto sangat rentan memiliki kadar LDL yang lebih tinggi dari normal karena mereka mengonsumsi lemak.

    3. Napas akan berbau tidak sedap

    “Jika kamu menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, Anda memproduksi keton, yang menyebabkan kamu mengeluarkan bau napas yang tidak sedap,” kata Klodas.

    Banyak orang yang menjalani diet tinggi lemak dan sangat mengurangi asupan karbohidrat perlu menggosok gigi beberapa kali sehari untuk mengurangi efek samping ini.

    4. Alami ketidaknyamanan gastrointestinal

    Jika makanan kamu tinggi lemak, kemungkinan besar kamu tidak mengonsumsi banyak sayuran, buah, atau biji-bijian utuh, yang semuanya merupakan sumber serat yang baik.

    Diet rendah serat dapat menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Ini juga merupakan efek samping umum bagi mereka yang makan terlalu banyak daging.

    5. Sering kembung

    minum kopi bikin perut kembungperut kembung Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Klodas mengatakan bahwa lemak jenuh dan lemak trans sama-sama diketahui menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang dapat membuat kamu merasa kembung dan lesu, di antara hal-hal lainnya.

    Efek samping dalam jangka panjang

    Jika kamu lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti daging, jenis ikan tertentu, dan bahkan kacang-kacangan daripada mengonsumsi berbagai jenis makanan yang seimbang seperti sayuran berdaun hijau, buah, dan biji-bijian utuh, kamu bisa kekurangan beberapa vitamin dan mineral penting.

    Hal lain yang diperingatkan Klodas adalah perubahan biokimia bawaan tubuh. Jika kamu secara teratur mengonsumsi makanan padat kalori atau makanan yang tinggi lemak dan menyadari bahwa berat badan bertambah dan dapat meningkatkan risiko terkena resistensi insulin. Hal itu dapat menyebabkan diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak, dan hipertensi.

    Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak makanan lemak secara terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

    “Studi yang mengamati kebiasaan makan berbagai populasi dan metrik kesehatan menunjukkan hubungan yang konsisten antara asupan lemak tinggi dan tingkat kanker keseluruhan yang tinggi,” ungkapnya.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Santap Daging hingga Mentega, Wanita Ini Justru Turun BB 31 Kg

    Santap Daging hingga Mentega, Wanita Ini Justru Turun BB 31 Kg


    Jakarta

    Wanita ini mengungkap keberhasilan diet karnivor yang dijalaninya. Diet itu tak hanya membuat berat badannya turun, tetapi juga menunjang kesehatannya.

    Banyak orang melakukan diet karena memang ingin menurunkan berat badan atau mau membuat tubuhnya lebih sehat. Namun, berbagai macam jenis diet mungkin membuat seseorang ragu akan manfaatnya dan tidak percaya sebelum mereka melakukannya sendiri.

    Seperti wanita ini yang awalnya menjalani diet untuk membuktikan manfaatnya sendiri.


    Rachel Ashby mulai menjalani diet karnivora tahun 2019. Setelah turun 3 kilogram dalam seminggu, ia baru sadar akan manfaatnya.

    Menurut laporan, selama menjalani diet wanita ini hanya makan 3 steak, 10 telur, satu blok mentega, dan 1 kilogram ayam, lapor themirror.co.uk (04/02/2025).

    Sejak menjalani diet ini, wanita itu memang hanya fokus pada makanan berbasis hewani. Ia belum pernah membeli sayuran apapun, bahkan tidak untuk anak-anaknya.

    Rachel bahkan mengubah kebiasaan dietnya menjadi usaha komersial. Menciptakan produk kecantikan dari lemak sapi untuk digunakan pada wajah, rambut, dan tubuh.

    Terlepas dari reaksi yang diterima secara online dari komunitas vegan, Rachel masih merasa percaya diri dengan hal tersebut.

    Santap Daging hingga Mentega, Wanita Ini Justru Turun BB 31 KgWanita ini menjalani diet karnivora yang memperbolehkannya menikmati daging atau produk hewani. Foto: iStock

    “Saya mendapat banyak serangan dari mereka yang vegan. Mereka bilang ‘Anda tidak bisa jadi karnivora karena Anda tidak makan daging mentah’ – saya makan daging mentah tapi saya lebih suka kalau di panggang sedikit,” jelasnya.

    Pola makan karnivora atau diet karnivora hanya memperbolehkan konsumsi daging, unggas, seafood, ikan, beberapa produk dairy, dan air putih. Diet ini mengecualikan produk, seperti biji-bijian, legume, kacang-kacangan, gandul ganduman utuh, dan lain sebagainya.

    Pada tahun 2015 dan 2018, Rachel memiliki berat badan sekitar 95 kilogram. Bertahun-tahun dirinya mencoba berbagai macam diet untuk menurunkan berat badannya. Dia bereksperimen dengan segala hal, termasuk menjalani diet keto, tetapi selalu kembali ke berat badan awal. Ia juga merasa lesu dan kembung.

    Pada tahun 2019, ia menemukan video Dr Shawn Baker, seorang dokter yang menganjurkan diet karnivora sebagai sarana untuk mengatasi penyakit kronis, autoimun, dan mental.

    Dokter itu menyebutkan kalau pola makannya hanya terdiri dari produk hewani, termasuk daging, ikan, telur, lemak hewani, dan sejumlah susu rendah laktosa.

    Terlepas dari kekhawatiran banyak orang terkait diet ini, Rachel membuktikan sendiri pandangan tersebut. Ternyata dalam tiga hari saja dia sudah merasa berenergi. Ia juga percaya bahwa selama ini yang membuatnya lemas adalah sayuran.

    Santap Daging hingga Mentega, Wanita Ini Justru Turun BB 31 KgPola makan ini membuat berat badannya turun sebanyak 31 kilogram. Foto: © 2025 PA Media, All Rights Reserved

    Sejak menjalani diet ini, Rachel mengonsumsi kurang lebih 5.000 kalori hewani. Pola makan ini pun membuat berat badannya turun dari dari 95 kilogram menjadi 63 kilogram.

    Rachel mengungkap, “Sejujurnya saya makan lemak hanya karena rasanya. Jadi ketika rasanya sudah tidak enak, saya berhenti memakannya.”

    Untuk sarapan, wanita ini biasanya makan 10 telur dengan satu blok mentega dan garam. Makan siangnya adalah 1 kilogram chicken wings yang dimasak dalam air fryer, dengan tambahan mentega.

    Menu makan malamnya termasuk dua steak rib eye. Untuk menambah energi, terkadang wanita ini memasaknya dengan tambahan mentega.

    Selain membantu menurunkan berat badan, wanita ini juga merasa kalau diet karnivora membuat kesehatan mentalnya lebih baik.

    Sebelumnya ia mengalami agoraphobic atau gangguan kecemasan. Namun dengan diet ini, dia merasa jadi lebih bisa mengendalikan mentalnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 17 Buah yang Bagus untuk Turunkan BB, Rendah Kalori-Tinggi Serat

    Jakarta

    Sudah tidak zaman diet turunkan berat badan (BB) dengan cara yang menyiksa. Untuk mencapai defisit kalori, pelaku diet tetap bisa ngemil makanan manis nan mengenyangkan kok seperti buah-buahan.

    Buah umumnya rendah kalori dan tinggi serat. Makanan ini bantu menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Dengan begitu, nafsu makan cenderung menurun sehingga asupan kalori yang masuk ke tubuh hanya sedikit. Lantas, apa saja buah yang bagus agar badan kurus?

    Buah yang Cocok untuk Diet

    Mengutip Healthline dan Health, berikut deretan buah yang bagus untuk diet menguruskan badan:


    1. Apel

    Apel kaya akan serat yang meningkatkan rasa kenyang. Kandungan serat apel utamanya berada pada kulitnya. Selain itu, penelitian menunjukkan kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa yang bantu mengurangi risiko obesitas.

    Di sisi lain, buah ini juga mengandung polifenol yang antiinflamasi dan mencegah penumpukan lemak visceral. Jadi, jangan kupas kulit apel sebelum dimakan ya.

    2. Bluberi

    Bluberi termasuk buah rendah kalori dengan kisaran 85 kalori per 100 gramnya. Antioksidan antosianin dalam buah ini dukung berat badan yang ideal. Asupan antosianin yang tinggi menunjukkan massa lemak dalam tubuh yang lebih rendah, sekitar 3-9 persen saja.

    3. Kiwi

    Buah manis dengan rasa asam menyegarkan ini merupakan sumber serat yang baik. Satu buah kiwi berukuran 75 gram menyediakan kurang dari 50 kalori dan 6,7 gram gula.

    Serat kiwi terdapat pada daging dan kulitnya. Meski buah ini mengandung gula yang cukup tapi indeks glikemiknya rendah. Sehingga hanya terjadi lonjakan gula darah yang kecil.

    4. Stroberi

    Stroberi yang memiliki kalori dan gula rendah namun tinggi serat. Ukuran 100 gram stroberi menyimpan berkisar 32 kalori, 2 gram serat, dan kurang dari 5 gram gula. Selain itu, buah ini tinggi vitamin C dan tinggi antioksidan.

    Buah beri termasuk stroberi bahkan diusulkan sebagai pengobatan untuk obesitas yang bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

    5. Rasberi

    Masih dari buah beri, ada rasberi yang juga rendah kalori dan gula. Buah ini kaya akan polifenol dan lebih tinggi serat dibandingkan buah beri lainnya. Ukuran 100 gram rasberi mengandung 52 kalori, 4,4 gram gula, dan 6,5 gram serat. Serat yang tinggi diketahui bisa membuat perut kenyang lebih lama.

    Rasberi juga terbukti bantu mengatur kadar gula darah pada orang dewasa yang obesitas dengan pradiabetes dan resistensi insulin. Menurut penelitian, buah yang menimbulkan respons gula darah rendah pasca memakannya dapat berguna untuk memerangi obesitas.

    6. Markisa

    Satu buah markisa berukuran 18 gram hanya mengandung sekitar 17,5 gram kalori. Serat yang disimpan buah ini juga cukup tinggi sekitar 1,8 gram. Makanan berserat bantu memperlambat pencernaan sehingga meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

    7. Melon

    Buah tinggi kandungan air ini bagus untuk mengendalikan berat badan. Ukuran 100 gram potongan melon hanya mengandung sekitar 36 kalori. Kandungan airnya disebut dukung penurunan berat badan dan bantu tubuh tetap terhidrasi. Di samping itu, buah ini kaya akan serat, kalium, dan antioksidan.

    8. Jeruk

    Selain rendah kalori, jeruk kaya akan vitamin C dan serat. Asupan vitamin C yang cukup terbukti bisa meningkatkan pembakaran lemak lebih banyak selama berolahraga. Penelitian juga menemukan orang obesitas mungkin perlu mengkonsumsi lebih banyak vitamin C.

    Satu jeruk berukuran 140 gram diketahui menyediakan 73 kalori dan 82 mg vitamin C. Nominal vitamin C ini mencukupi kisaran 90 persen dari nilai harian yang dibutuhkan.

    9. Pisang

    Pisang mungkin banyak dihindari oleh para pelaku diet karena kandungan kalori dan gulanya yang tinggi. Padahal, pisang lebih padat nutrisi dibanding buah lainnya dengan menyediakan serat, kalium, magnesium, antioksidan, serta vitamin C.

    Indeks glikemik buah ini pun cukup rendah sehingga bantu mengendalikan kadar gula darah dan mengelola berat badan ideal, terutama bagi pengidap diabetes.

    Pisang yang belum matang mentah juga pilihan terbaik untuk diet karena kandungan gulanya lebih rendah dan pati resisten. Pati resisten baik untuk pencernaan lantaran tidak bisa dipecah oleh enzim lambung. Dengan begitu, membuat seseorang dapat kenyang lebih lama.

    10. Ceri

    Buah ceri menyediakan vitamin C, serat, dan antioksidan bersifat antiinflamasi. Manfaatnya untuk kontrol berat badan seimbang berkaitan dengan khasiatnya yang pola tidur sehat. Berdasarkan penelitian, orang yang cukup tidur rata-rata memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan potensi obesitas yang lebih rendah.

    11. Mangga

    Potongan mangga berukuran 100 gram menyediakan 60 kalori. Meski kalorinya cukup tinggi, orang yang rutin menyantap mangga memiliki asupan serat, magnesium, kalium, folat dan berbagai vitamin yang lebih tinggi karena padatnya nutrisi.

    Mangga dapat dimakan berseling dengan buah rendah kalori lain sehingga menurunkan badan bisa dengan cara diet sehat.

    12. Pir

    Satu buah pir besar berukuran 230 gram mengandung 7 gram serat. Jenis serat dalam buah ini diketahui adalah serat larut, di mana bisa mencegah penumpukan lemak visceral di tubuh hingga 3,7 persen.

    Senyawa alami lain dalam pir terbukti menurunkan kadar gula darah. Dengan begitu, tidak perlu khawatir ada lonjakan glukosa sesaat setelah memakannya terutama bagi pengidap diabetes.

    13. Delima

    Buah delima menyimpan banyak serat. Satu buahnya yang berukuran 282 gram menyediakan sekitar 11,3 gram serat. Delima juga kaya polifenol yaitu antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan mengurangi peradangan.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol memiliki efek antiobesitas. Hal ini mungkin disebabkan oleh sifat antiinflamasinya sehingga bantu dorong pemecahan lemak dalam tubuh.

    14. Semangka

    Semangka berair dan manis sehingga sangat menyegarkan. Di sisi lain, buah ini mengandung nutrisi, antioksidan, dan serat yang dukung penurunan berat badan. Dilaporkan penelitian, orang yang menyantap semangka merasa kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan. Potongan 100 gram semangka diketahui juga memiliki sekitar 30 kalori saja, lho.

    15. Alpukat

    Alpukat termasuk buah berlemak dan padat kalori. Setengah buah alpukat berukuran 100 gram mengandung kisaran 161 kalori. Meski begitu, penelitian menemukan bahwa alpukat tetap bantu menurunkan berat badan.

    Buah ini dapat menurunkan kadar lemak visceral, jenis lemak yang berada tepat di bawah kulit. Penelitian lain menunjukkan konsumsi alpukat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan menstabilkan kadar kolesterol.

    16. Lemon

    Lemon kaya akan vitamin C, rendah kalori juga gula. Satu buah lemon utuh mengandung kurang dari 20 kalori dan 2 gram gula. Walau dagingnya dapat disantap, kebanyakan orang mencampurkan air perasannya ke air, teh, atau salad dressing. Kemungkinan karena buah ini sangat asam sehingga mereka tidak kuat memakannya langsung.

    Pelaku diet tetap perlu berhati-hati karena perasan lemon terbukti mengikis email gigi. Jadi, konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu yang sebelum mengkonsumsinya secara teratur.

    17. Persik

    Buah persik termasuk buah rendah kalori dan tinggi vitamin A dan C, kalium, maupun serat. Satu buah persik berukuran 150 gram mengandung sekitar 63 kalori dan 2,2 gram serat. Serat bagus untuk membuat perut kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan.

    Aturan Makan Buah untuk Diet Turunkan BB

    Untuk menurunkan badan, buah-buahan di atas dapat dikonsumsi sebagai camilan di selang jam makan maupun pengganti makanan berkalori tinggi lainnya. Tidak ada penelitian yang membuktikan waktu khusus tertentu dapat bantu menurunkan berat badan. Jadi, pelaku diet bisa menyantapnya kapan saja dengan porsi cukup.

    Akan tetapi, buah segar yang dikonsumsi langsung lebih bagus daripada diolah menjadi jus atau puree. Hal ini karena kandungan seratnya komplet sehingga membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah.

    Pelaku diet dapat menyantap buah cukup dengan memotongnya dan beberapa buah tidak perlu dikupas kulitnya. Bisa juga dipadukan dengan oatmeal atau yoghurt alami.

    Nah, itu tadi sederet buah yang cocok untuk diet dan aturan makannya yang berkhasiat turunkan berat badan. Jangan lupa terapkan pola hidup sehat lainnya untuk hasil lebih baik.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 25 Makanan Rendah Kalori yang Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Makanan rendah kalori yang dipadukan dengan kandungan tinggi protein cocok untuk menurunkan berat badan. Keduanya bisa ditemukan di buah-buahan, sayur, maupun umbi-umbian.

    Makanan tersebut bersifat mengenyangkan dan menyehatkan bagi tubuh. Gizi seimbang antara lemak dan kalori akan mendorong peningkatan kesehatan organ. Namun tentunya harus diimbangi dengan asupan air dan serat yang cukup.

    Pastikan untuk memperhatikan asupan serat agar diet kalori yang dilakukan efektif. Berikut daftar makanan rendah kalori yang bergizi dan baik untuk kesehatan tubuh.


    Daftar Makanan Rendah Kalori Cocok untuk Diet

    Dilansir dari laman Healthline, strategi utama untuk diet adalah mengkonsumsi makanan rendah kalori namun padat energi. Berikut daftar makanan rendah kalori dan kandungan gizinya.

    Buah-buahan

    1. Apel

    Apel adalah makanan rendah kalori yang mengandung berbagai nutrisi lainnya seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, potasium, dan seng. Buah segar yang memiliki cita rasa manis dan asam ini baik untuk kesehatan gigi, otak, dan mata.

    Disarankan untuk tidak mengupas kulit apel sebelum dikonsumsi karena baik untuk kesehatan kulit. Setiap 109 gram apel mengandung 62 kalori dan 3 gram serat makanan.

    2. Jeruk Clementine

    Clementine adalah jeruk mini yang sering dijadikan camilan oleh masyarakat Amerika. Buah tersebut memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan baik untuk imunitas tubuh.

    Kombinasi vitamin C dan bioflavonoid di dalamnya dapat menangani stres penyebab turunnya kekebalan tubuh. Setiap 74 gram atau 1 buah jeruk Clementine mengandung 35 kalori dan 40% nilai harian (DV) dari kebutuhan vitamin C.

    3. Stroberi

    Stroberi adalah buah yang cocok dijadikan sebagai pelengkap hidangan apapun. Selain enak, buah ini juga diklaim mampu mencegah tubuh dari penyakit Alzheimer.

    Kandungan vitamin C, antioksidan, serat, gula, kalsium, magnesium, dan asam folat di dalamnya sangat baik untuk ibu hamil. Stroberi juga sangat cocok untuk diet karena hanya mengandung 53 kalori di setiap 166 gram sajian buahnya.

    4. Pepaya

    Buah tropis berikut memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk menurunkan berat badan. Terdapat provitamin A, vitamin C, folat, dan potasium yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

    Pepaya juga dikenal sebagai makanan untuk menurunkan berat badan karena kandungan seratnya yang tinggi. Tidak hanya untuk melancarkan pencernaan tetapi juga membuat kenyang lebih lama. Penelitian menyebut setiap 157 gram pepaya hanya mengandung 68 kalori.

    5. Semangka

    Semangka adalah buah manis yang memiliki kadar air yang tinggi. Buah tersebut mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B, asam folat, dan mineral lain seperti kalium dan magnesium. Dalam 154 gram semangka terdapat 46 kalori yang efektif untuk menurunkan berat badan.

    6. Leci

    Dikutip dari laman Medical News Today, leci mengandung banyak vitamin C yang baik untuk ketahanan tubuh. Setiap 1 buah leci (7 gram) memiliki kandungan 7 kalori. Hal ini membuatnya efektif untuk menurunkan berat badan.

    7. Anggur

    Anggur banyak diolah sebagai campuran salad buah yang lezat. Buah ini memiliki senyawa antosianin yang baik untuk melawan bakteri dan mikroba. Konsumsi 12 gram atau 5 biji anggur hanya mengandung 10 kalori.

    8. Melon

    Melon adalah buah berair yang mengandung banyak vitamin A, C, dan B6. Oleh sebab itu, buah ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan tulang. Efektivitasnya untuk menurunkan berat badan tampak dari kandungan 37 kalori di setiap 88 gram penyajiannya.

    9. Tomat Ceri

    Tomat ceri memiliki rasa yang enak dan bisa dikonsumsi mentah tanpa harus dimasak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang yang sedang diet menyukai buah ini.

    Penelitian menyebutkan kandungan likopen di dalamnya berperan untuk melindungi tubuh dari penyakit stroke, jantung, dan kanker tertentu. Per 149 gram sajian tomat ceri hanya mengandung 27 kalori yang cocok untuk menurunkan berat badan.

    10. Paprika

    Paprika adalah makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti vitamin C dan likopen. Tidak hanya baik untuk menurunkan berat badan, paprika juga mengandung vitamin B6 yang berguna untuk memperbaiki sel saraf yang rusak.

    Setiap 92 gram paprika merah hanya mengandung 24 kalori. Kandungan serat yang tinggi akan membuat perut seseorang yang mengkonsumsinya kenyang lebih lama.

    Sayur-sayuran Berdaun Hijau

    1. Chard (Bayam Bit)

    Bayam bit adalah tanaman berdaun hijau yang mengandung kalori rendah. Sayuran ini mengandung vitamin K yang tinggi sehingga baik untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.

    Kandungan betakaroten yang ada juga baik untuk indra penglihatan. Setiap 36 gram daun chard hanya memiliki 7 kalori. Hal ini membuatnya cocok untuk dipadukan dengan beberapa sayur lainnya.

    2. Kale

    Kale adalah sayuran dari keluarga kubis yaitu brokoli, kembang kol, dan sawi. Sayuran ini sering dikonsumsi oleh seseorang yang diet untuk campuran salad maupun smoothie.

    Kandungan provitamin A, vitamin C, vitamin K, mangan, dan tembaga yang tinggi sangat baik untuk meremajakan kulit. Sayuran tersebut mencakup lebih dari 100% nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C dan K. Tidak hanya itu, makanan ini juga hanya mengandung 49 kalori per 130 gram penyajian.

    3. Bayam

    Bayam adalah sayuran rendah kalori yang kaya akan vitamin dan mineral. Sayuran ini mengandung vitamin K, provitamin A, folat, dan senyawa bioaktif seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.

    Sayur tersebut dipercaya dapat menurunkan berat badan tubuh dengan cepat. Pasalnya dalam 30 gram bayam hanya mengandung 7 kalori yang efektif untuk menjaga perut kenyang dalam waktu lebih lama.

    4. Brokoli

    Penelitian menyebutkan jika seseorang yang mengkonsumsi brokoli memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan kanker. Hal ini karena kandungan antioksidan dan sulforaphane yang ada di dalamnya. Setiap 155 gram brokoli mengandung 54 kalori yang mencukupi lebih dari 100% DV kebutuhan vitamin C harian tubuh.

    5. Kubis Brussel

    Kubis brussel mengandung vitamin C yang baik untuk melindungi sel dari kerusakan oksidasi. Sayuran ini dapat mengendalikan gula darah yang efektif untuk menurunkan berat badan. Makanan rendah lemak ini hanya mengandung 70 kalori di setiap 155 gram penyajiannya.

    6. Kubis

    Kubis terdiri dari berbagai varian yaitu hijau, merah, dan putih. Kubis biasanya dijadikan sebagai campuran salad atau asinan (kimchi) yang dibuat dari hasil fermentasi. Kubis memiliki kalori yang rendah yaitu 22 kalori per 89 gram sajiannya.

    7. Kembang Kol

    Kembang kol menjadi makanan rendah kalori yang umumnya berwarna ungu, oranye, atau kuning. Beberapa tahun terakhir, tren mengganti karbohidrat dengan kembang kol menjadi sangat populer di kalangan orang diet. Pasalnya setiap 155 gram kembang kol hanya mengandung 40 kalori dan 8 gram karbohidrat.

    8. Seledri

    Seledri adalah sayuran dengan kandungan air yang tinggi dan sering disandingkan dengan makanan berlemak. Paduan seledri dengan makanan kaya protein, lemak, dan serat dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan. Diketahui 120 gram seledri hanya mengandung 17 kalori sehingga baik untuk seseorang yang diet.

    9. Timun

    Timun adalah sayuran yang sering dicampurkan dalam hidangan salad. Sayuran ini berperan sebagai penetralisir makanan lain yang berprotein tinggi seperti ayam dan tuna. Hanya ditemukan 8 kalori setiap konsumsi 52 gram timun.

    10. Iceberg Lettuce

    Selada Iceberg atau selada bokor memiliki daun yang mirip dengan kubis. Kandungan vitamin A, vitamin K, dan folat di dalamnya baik untuk meredakan infeksi, radang, dan kerusakan sel penyebab diare atau flu. Sayur yang sering digunakan pada campuran burger ini memiliki 8 kalori per 57 gram penyajian.

    Umbi-umbian atau Sayuran Akar

    1. Bit

    Bit adalah tanaman umbi yang mengandung folat mangan, dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung. Varian tanaman ini sangat beragam yaitu berwarna merah dan oranye. Setiap 170 gram bit matang mengandung kalori yang rendah yaitu 74 kalori.

    2. Lobak

    Lobak adalah sayuran umbi-umbian yang sering diolah menjadi salad atau campuran biji-bijian. Rasanya renyah dengan rasa yang sedikit pedas. terdapat 19 kalori setia 116 gram sajian lobak lengkap dengan vitamin C, potasium, dan folat.

    3. Rutabaga

    Rutabaga adalah sayuran umbi terkenal di Swedia yang sering dijadikan sebagai pengganti kentang. Makanan rendah kalori ini mampu menggantikan karbohidrat yang ada di nasi. Setiap 170 gram rutabaga mengandung 51 kalori beserta serat dan vitamin lainnya yaitu vitamin C, kalsium, potasium, dan magnesium.

    4. Bawang Bombay

    Bawang bombay menjadi sayuran akar yang rendah kalori dan kaya manfaat. Penelitian menyebut jika olahan makanan tinggi bawang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan gagal ginjal. Diketahui setiap 148 gram bawang bombay mengandung 70 kalori yang baik untuk diet.

    5. Turnip

    Turnip adalah jenis lobak dari keluarga yang sama dengan pakcoy dan kubis. Umumnya bagian bawah umbi ini berwarna putih dan sedikit keunguan dengan rasa yang pahit. Sayuran umbi ini mengandung 34 kalori per 156 gram turnip yang disajikan dalam bentuk sup atau semur.

    Demikian makanan rendah kalori yang baik untuk diet dan kesehatan tubuh. Namun bukan berarti konsumsi makanan rendah kalori lebih baik daripada makanan berkalori tinggi. Perlu dukungan makanan tinggi lemak sehat seperti telur, biji-bijian, dan alpukat agar diet semakin optimal.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark