Tag: bnr sasa

  • 3 Resep Soto Lezat Khas Indonesia, Cocok Disantap Saat Cuaca Dingin


    Jakarta

    Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang kerap menjadi santapan saat cuaca dingin. Di Indonesia, hampir setiap daerah memiliki versi soto masing-masing, dengan cita rasa unik yang menggugah selera.

    Kuahnya yang hangat dan kaya rempah menjadikan soto pilihan nikmat dan menghangatkan. Buat para pencinta soto, berikut 3 resep soto khas Indonesia yang lezat dan mudah dibuat di rumah.

    1. Soto Ayam


    Soto ayam menjadi salah satu soto paling populer di Indonesia. Soto yang berasal dari wilayah Jawa ini biasanya memiliki kuah berwarna kuning dan biasanya disajikan dengan nasi, telur, tauge, dan koya. Biasanya, resep soto ayam juga kerap disajikan dengan bahan pelengkap seperti kerupuk dan bawang goreng agar makin nikmat.

    Bahan-bahan:

    • 4 potong dada ayam, goreng dan suwir

    • 7 lembar kubis, potong-potong kecil

    • 200 gr soun, rebus

    • 4 telur rebus, belah dua

    • Bumbu Halus:

    • 5 siung bawang merah

    • 3 siung bawang putih

    • 1 sdt ketumbar, haluskan dengan cobek

    • 2 butir kemiri

    • 1 ruas kunyit

    • Minyak untuk menumis

    Bumbu Lainnya:

    • 3 cm jahe, geprek

    • 3 cm lengkuas, geprek

    • 2 lembar daun salam

    • 1 batang serai, geprek

    • 1 liter air

    • Sasa Kaldu Rasa Ayam secukupnya

    • 13 ml Sasa Santan Cair

    • 1 tangkai daun bawang

    • Garam dan lada, secukupnya

    Bahan Pelengkap:

    • Jeruk nipis

    • Bawang goreng

    • Cabe rawit merah, iris

    Cara membuat:

    1. Susun soun, ayam suwir, telur rebus dan kol di atas mangkuk.

    2. Tumis bumbu halus, masukkan air dan Sasa Kaldu Rasa Ayam .

    3. Masukan bumbu-bumbu, daun bawang, masak hingga mendidih.

    4. Tuang Sasa Santan Cair ke dalam masakan.

    5. Tuang kuah ke atas mangkuk yang berisi ayam dan soun. Beri bahan pelengkap sajikan.

    2. Soto Banjar

    Soto banjar merupakan soto yang berasal dari Kalimantan Selatan. Soto ini terkenal dengan kuah bening kekuningan yang harum rempah. Biasanya resep soto banjar disajikan dengan ketupat, telur rebus, dan perkedel kentang.

    Bahan-Bahan:

    • 500 gram daging ayam, bisa menggunakan bagian dada atau paha

    • 2 liter air

    • 2 batang serai, memarkan

    • 2 lembar daun salam

    • 1 batang kayu manis (sekitar 5 cm)

    • 3 butir cengkeh

    • ½ sdt merica butiran

    • Sasa Kaldu Rasa Ayam secukupnya

    • Garam secukupnya

    • Gula secukupnya

    • Minyak untuk menumis

    Bumbu Halus:

    • 6 butir bawang merah

    • 3 siung bawang putih

    • 3 cm kunyit, bakar

    • 2 cm jahe

    • 2 cm lengkuas

    Pelengkap:

    • 100 gram bihun, rendam air hangat sampai lunak, tiriskan

    • 2 buah kentang, rebus dan potong dadu

    • 2 batang seledri, cincang halus

    • 2 lembar daun bawang, iris halus

    • Bawang goreng untuk taburan

    • Telur rebus, bagi menjadi beberapa bagian

    • Jeruk nipis, potong menjadi wedges

    Cara Membuat:

    1. Rebus Ayam: Rebus ayam dalam air hingga matang dan empuk. Angkat ayam, dinginkan, lalu suwir-suwir dagingnya. Sisihkan kaldu untuk kuah soto.

    2. Tumis Bumbu: Haluskan bumbu halus, kemudian tumis bersama dengan serai, daun salam, kayu manis, dan cengkeh hingga harum.

    3. Masak Kuah: Tuangkan tumisan bumbu ke dalam kaldu ayam. Tambahkan Sasa Kaldu Rasa Ayam, merica, garam, dan gula secukupnya. Masak hingga kuah mendidih dan bumbu meresap.

    3. Soto Daging

    Terakhir ada resep soto daging khas Betawi atau Jawa Barat, yang identik dengan penggunaan daging sapi didalamnya. Soto daging umumnya dimasak dengan kuah bening atau santan. Tekstur dagingnya empuk dan kuahnya kaya rasa, sangat cocok disantap saat udara dingin.

    Bahan-bahan

    • 200 gr daging sapi, rebus dahulu

    • 4 liter air

    • Bumbu Halus:

    • 8 siung bawang merah

    • 8 siung bawang putih

    • 4 buah kemiri

    • 1/2 sdt merica

    • Kunyit bubuk, secukupnya

    • 1 ruas jahe, geprek

    • 2 ruas lengkuas, geprek

    • 6 lbr Daun salam

    • 8 lbr Daun jeruk

    • Gula garam, secukupnya

    • 2,5 sdm Sasa Kaldu Rasa Sapi

    • 5 batang Sereh, geprek

    Bahan pelengkap:

    • Segenggam tauge panjang

    • 150 gr kol, iris tipis

    • 2 ikat soun, rendam air panas, tiriskan

    • Bawang merah goreng, secukupnya

    • 1 batang seledri, iris tipis

    • Sambal, sesuai selera

    • Kecap manis, secukupnya

    Cara membuat:

    1. Tumis bumbu yg dihaluskan beserta rempah lainnya hingga harum. Tambahkan Sasa Kaldu Rasa Sapi.

    2. Setelah bumbu harum, masukkan daging sapi yg sudah direbus sebelumnya, lalu masukkan air, aduk rata. Masukkan gula garam ya, biarkan hingga mendidih.

    3. Karena daging sapinya sudah direbus sebelumnya, jadi proses merebus kuahnya tidak perlu terlalu lama. Cukup hingga bumbu matang & aroma keluar saja. Merebus daging sapi bertujuan untuk menghilangkan lemak, jadi kuah soto yg dihasilkan bening tanpa rasa ngendal di mulut.

    4. Lanjut, tata di mangkuk bahan pelengkap yang lain seperti tauge, kol, mie soun dll.

    5. Siram dengan kuah soto, tambahkan kecap & sambal bila suka.

    Itulah ketiga resep soto khas Indonesia yang cocok disantap hangat-hangat saat cuaca dingin. Selain ketiga resep di atas, kamu juga bisa mencicipi resep soto lainnya seperti soto mie, soto kudus, hingga soto medan.

    (anl/ega)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Tumisan Sayur Praktis dan Lezat untuk Menu Harian


    Jakarta

    Di tengah kesibukan sehari-hari, menyajikan hidangan lezat dan bernutrisi bagi keluarga seringkali menjadi tantangan. Namun, membuat masakan tidak harus selalu rumit.

    Kunci utamanya terletak pada kreativitas dalam mengolah bahan sederhana menjadi sajian istimewa. Salah satu metode memasak yang paling diandalkan adalah menumis, karena prosesnya yang cepat dan mampu menjaga kesegaran bahan sekaligus menghasilkan rasa yang kaya.

    Yuk simak 3 resep tumisan praktis yang bisa menjadi inspirasi andalan untuk menu harian kamu, mulai dari yang gurih, segar, dan kaya rasa.


    1. Cah Tauge Jambal

    Kita mulai dengan hidangan klasik yang lahir dari kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana. Cah tauge jambal adalah bukti bahwa perpaduan kesegaran tauge yang renyah dengan gurihnya ikan asin jambal bisa menciptakan rasa yang luar biasa. Meski sederhana, hidangan ini selalu berhasil menggugah selera makan.

    Bahan-bahan:

    – 250 gr tauge

    – 50 gr ikan jambal, potong dadu

    – 10 kucai

    – 6 siung bawang merah

    – 5 siung bawang putih

    – 2 buah cabe merah besar, iris serong

    – 2 buah cabe hijau besar, iris sarong

    – 3 buah cabe rawit, iris serong

    – ½ sdt Sasa Bubuk MSG

    – ½ sdt garam

    – ½ sdt gula

    – ¼ sdt lada

    Minyak secukupnya

    Cara membuat:

    1. Panaskan minyak, goreng ikan jambal hingga matang berwarna kecoklatan.

    2. Dengan minyak sisa menggoreng ikan jambal (kurangi sebagian), tumis bawang merah, dan bawang putih hingga harum.

    3. Masukkan taoge, ikan jambal, cabe rawit, cabe merah besar, cabe hijau besar, dan kucai.

    4. Tambahkan Sasa Bubuk MSG, garam, gula, dan merica.

    5. Aduk rata dan masak sebentar saja, lalu sajikan.

    2. Cah Kangkung Udang

    Setelah menikmati gurihnya ikan asin, mari beralih ke hidangan laut lainnya yang tak kalah populer, yaitu udang. Kali ini, kita akan memadukannya dengan sayuran favorit sejuta umat. Resep cah kangkung udang memberikan sentuhan istimewa pada tumisan kangkung biasa, memadukan renyahnya kangkung dengan rasa manis sekaligus gurih dari udang goreng tepung.

    Bahan-bahan:

    – 200 gr udang

    – 1/2 bks Sasa Tepung Bumbu ala Kentucky

    – 2 ikat kangkung

    – 1 sdt terasi

    – 10 cabe merah keriting

    – 7 bawang merah

    – 2 bawang putih

    – 1 sdt Sasa Kaldu Rasa Ayam

    – 2 sdt gula

    – 1 sdm saus tiram

    Cara membuat:

    1. Bersihkan udang dan balur tipis dengan Sasa Tepung Bumbu ala Kentucky.

    2. Goreng dengan sedikit minyak hingga golden brown, sisihkan.

    3. Chop kasar bumbu dan kemudian tumis. Tambahkan terasi dan sedikit air.

    4. Setelah wangi dan tanak, masukkan kangkung dan dan seasoning dengan gula dan Sasa Kaldu Rasa Ayam.

    5. Aduk dan masak kembali sebentar hingga kangkung mulai layu. (Tingkat kematangan bisa disesuaikan selera).

    6. Sajikan udang bersama dengan kangkung.

    3. Tumis Buncis Daging Cincang

    Jika dua resep sebelumnya menonjolkan cita rasa laut, menu ketiga ini menghadirkan protein dari darat dengan sentuhan saus lada hitam yang modern. Resep tumis buncis daging cincang adalah pilihan tepat untuk sajian yang lebih mengenyangkan dan kaya nutrisi, memadukan renyahnya buncis dengan daging cincang yang gurih.

    Bahan-bahan:

    – 250 gr baby buncis

    – 150 gr daging giling

    – 1 bungkus saus lada hitam

    – 1/2 siung bawang bombay – iris tipis

    – 2 siung bawang putih

    – 5 buah cabai rawit (sesuaikan selera)

    – Sejumput Sasa Bubuk MSG

    – 1 sdt garam

    – 1 sdt minyak goreng

    – 4 sdm air

    Cara membuat:

    1. Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan margarin hingga harum.

    2. Masukkan daging giling, dan cabe rawit, tabur dengan garam, Sasa Bubuk MSG, dan merica. Tuang saus lada hitam dan air, lalu aduk hingga matang. Sisihkan.

    3. Panaskan air dalam panci, masukkan garam dan minyak goreng, rebus buncis selama 3 menit, tiriskan.

    4. Tata buncis dalam pinggan atau piring,berikan daging giling yg sudah matang tadi diatasnya, lalu hidangkan.

    Ketiga resep di atas membuktikan bahwa hidangan lezat tidak memerlukan waktu lama atau bahan yang sulit dicari. Dengan perpaduan bumbu yang pas dan teknik memasak yang tepat, sayuran sederhana seperti tauge, kangkung, dan buncis bisa ‘naik kelas’ menjadi lauk favorit keluarga yang dinanti-nantikan.

    Kunci dari kelezatan masakan tumis ini adalah kesegaran bahan dan jangan memasaknya terlalu lama agar tekstur renyahnya tetap terjaga. Selamat mencoba dan berkreasi di dapur kamu yah!

    (ega/ega)



    Sumber : food.detik.com