Tag: makanan

  • Jangan Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Bercinta agar Pasangan Tak ‘Ilfeel’


    Jakarta

    Memperhatikan asupan makanan sebelum bercinta penting agar gairah tetap terjaga dan pasangan tak ‘ilfeel’. Hindari 7 makanan ini sebelum bercinta dengan pasangan.

    Pola makan yang sehat mendukung kehidupan seks Anda dengan menjaga fungsi seksual, gairah seks, keseimbangan hormonal, energi, juga kesuburan.

    “Pola makan buruk yang tinggi pangan olahan, gula tambahan, dan serat terbatas mengakibatkan kehidupan seksual yang buruk karena memicu obesitas, tekanan darah tinggi dan gangguan pencernaan,” jelas Kaitlin Dresser, ahli diet, mengutip dari Healthy.


    Meski sehat, sebaiknya hindari pangan berikut jelang bercinta agar si dia tidak ‘ilfeel’:

    1. Buncis

    Resep Tumis Terong dan Buncis ala HunanBuncis Foto: iStockphoto


    Kelompok polong-polongan sebaiknya dihindari sebelum bercinta seperti, lentil, buncis, sebab bisa memicu ketidaknyamanan pada pencernaan.

    Kacang yang masuk keluarga polong mengandung serat dan gula yang tidak dapat dicerna tubuh manusia secara normal. Di usus, bakteri memecah semua materi hingga menyebabkan fermentasi sehingga bisa memicu kembung akibat gas.

    2. Bawang putih dan bawang bombai
    Tak ingin bau mulut? Sementara hindari bawang putih dan bawang bombai. Keduanya memiliki senyawa yang mengandung belerang.

    “Saat dikunyah, senyawa belerang melepaskan gas yang bercampur dengan bakteri di mulut Anda yang juga mengeluarkan gas, mengakibatkan bau mulut,” kata Sabrina Oliver, ahli gizi spesialis penyakit pencernaan.

    3. Steak

    cara basting steaksteak Foto: Getty Images/iStockphoto

    Konsumsi daging berpotensi memicu kentut yang sangat bau. Oleh karenanya, ganti menu steak dengan ikan atau daging ayam.

    “Gas terkait dengan daging merah lebih berbau karena bahan kimia yang dihasilkannya di usus besar,” jelas William Chey, profesor di University of Michigan, mengutip dari Cosmopolitan.

    Daging merah tinggi akan protein. Protein dalam jumlah tinggi ini langsung menuju usus besar untuk difermentasi dan menghasilkan ‘produk’ sampingan yang sangat mengganggu.

    4. Pizza
    Adonan pizza terbuat dari gandum yang pada sebagian orang bisa memicu gas dan kembung. Selain itu, tambahan keju tentu bikin perut tidak nyaman terutama pada orang dengan intoleransi laktosa.

    Yang lebih buruk, ada kandungan lemak yang bisa menunda pengosongan lambung dan membuat makanan bertahan lebih lama di sistem pencernaan.

    5. Brokoli
    Kelompok sayuran yang terdiri dari brokoli, kubis, kangkung, dan bok choy memang menyehatkan tapi ada baiknya ditunda sampai bercinta selesai. Jenis sayuran ini bisa memicu gas di perut.

    Selain itu, sayuran banyak mengandung glukosinolat atau senyawa alami yang mengandung belerang. Jika dicerna, senyawa akan menghasilkan gas berbau belerang.

    6. Roti putih dan pasta

    Resep Pasta Saus Ayam dan JamurPasta Saus Ayam dan Jamur Foto: iStock

    Karbohidrat sederhana cepat memberikan energi tapi tubuh juga akan kehilangan energi dalam waktu cepat. Tentu Anda tidak ingin mengalami penurunan energi secara drastis di tengah permainan.

    Sebaiknya atur takaran konsumsi karbohidrat sederhana atau lebih baik ganti dengan karbohidrat kompleks seperti roti biji-bijian, pasta gandum utuh dan nasi merah.

    7. Gorengan
    Makanan yang digoreng banyak mengandung lemak dan rentan memicu kembung. Pun dalam beberapa kasus, gorengan apalagi dalam jumlah berlebihan bisa memicu diare.

    “Yang terbaik adalah menghindari jenis makanan ini dan memesan makanan yang dipanggang atau dipanggang,” kata Oliver.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Hindari 7 Makanan Ini Sebelum Bercinta, Rawan Bikin Si Dia ‘Ilfil’”

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 10 Minuman dan Makanan yang Dilarang Saat Haid

    Jakarta

    Haid merupakan pendarahan yang secara teratur dari lapisan dalam rahim. Setiap wanita akan mengalami situasi yang berbeda saat haid. Sebagian merasa sakit, namun ada juga yang biasa saja.

    Karena itu, menjaga kesehatan saat haid sangatlah penting. Perlu diketahui ada sejumlah minuman yang dilarang saat haid, karena bisa memperburuk kondisi tubuh. Wanita bisa sementara menghindarinya, atau hanya mengonsumsi sedikit.

    Minuman yang Dilarang Saat Haid

    Ada beberapa minuman yang bisa menyebabkan kembung, kram perut, dan mengganggu keseimbangan hormon saat haid. Berikut daftarnya


    1. Kopi

    Minuman berkafein sebaiknya dihindari ketika dalam masa menstruasi. Mengutip Healthline, kafein bisa menyebabkan retensi air dan rasa kembung.

    Selain itu, kandungan ini juga bisa menyebabkan timbulnya masalah pencernaan. Jika kamu mengalami diare saat menstruasi, kurangi asupan kopi untuk menghentikannya.

    2. Alkohol

    Alkohol pada umumnya akan menimbulkan sejumlah efek negatif pada tubuh. Minuman ini juga bisa memperburuk gejala menstruasi.

    Contohnya, alkohol bisa membuat tubuh dehidrasi, sehingga memperburuk sakit kepala dan menyebabkan kembung. Alkohol juga dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare dan mual.

    Mengutip The Practo, alkohol juga bisa menyebabkan ketidakteraturan menstruasi dan meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Hal tersebut bisa memperburuk gejala menstruasi.

    3. Minuman Berkarbonasi

    Minuman bersoda bisa menyebabkan perut kembung. Meski minuman ini mungkin akan baik-baik saja jika diminum di luar menstruasi, tapi efeknya bisa membuat kram menjadi hebat di masa menstruasi.

    4. Susu

    Susu merupakan minuman menyehatkan dan menjadi bagian utama dari diet seimbang. Tapi, terlalu banyak meminum produk berbasis susu ketika menstruasi bisa menyebabkan kram menstruasi memburuk.

    Banyak produk olahan susu seperti yoghurt dan smoothies juga dibuat dengan pemanis buatan. Hal ini bisa menimbulkan efek samping akibat mengkonsumsi gula selama menstruasi.

    5. Minuman Manis

    Minuman yang manis dapat berefek pada perubahan suasana hati ketika menstruasi. Sehingga mood bisa memburuk ketika menstruasi.

    “Ini akan meningkatkan gula dan kemudian turun saat haid. Jadi, akan ada lonjakan dan penurunan yang bisa memperburuk suasana hati selama menstruasi,” kata dokter ahli endokrinologi di New York Dr. Salas-Whalen.

    Makanan yang Perlu Dihindari saat Haid

    Selain minuman, ada sejumlah makanan yang juga sebaiknya dihindari saat haid. Berikut di antaranya:

    1. Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

    Banyak bukti yang mengungkapkan bahwa lemak jenuh dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Hal ini pun tidak baik dikonsumsi saat menstruasi karena bisa menyebabkan peradangan dan membuat kram menstruasi semakin parah.

    2. Daging Merah

    Daging merah dapat membuat kram menstruasi lebih hebat. Selama menstruasi, tubuh memproduksi prostaglandin. Senyawa ini membantu rahim berkontraksi dan menghilangkan lapisan rahim, sehingga melancarkan aliran menstruasi.

    Namun, kadar prostaglandin yang tinggi menyebabkan kram. Meski daging merah mengandung zat besi tinggi, terdapat kandungan prostaglandin yang tinggi dan harus dihindari selama menstruasi.

    3. Makanan Pedas

    Banyak orang yang merasakan perutnya sakit ketika makan makanan pedas. Jadi, jika perutmu sulit mentoleransi makanan peda,sebaiknya hindari makanan tersebut selama menstruasi.

    4. Makanan Mengandung Banyak Natrium

    Mengkonsumsi banyak garam akan menyebabkan retensi air yang bisa membuat kembung. Untuk menghindarinya, jangan tambahkan garam pada makanan dan hindari makanan olahan yang mengandung banyak natrium

    5. Makanan Mengandung Banyak Gula

    Tak hanya minuman manis, makanan yang mengandung banyak gula juga perlu dihindari saat menstruasi. Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa menyebabkan lonjakan energi yang diikuti dengan penurunan energi. Hal ini juga bisa memperburuk mood.

    Itulah deretan minuman yang dilarang saat haid juga makanan yang sebaiknya dihindari. Konsumsi air putih, buah-buahan, sayuran hijau, dan makanan bergizi lainnya ya.

    (elk/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 10 Makanan yang Membuat Kantuk, Penderita Insomnia Perlu Tahu!

    Jakarta

    Ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan kantuk. Hal ini bisa dikonsumsi oleh penderita insomnia yang sulit tidur.

    Orang yang menderita insomnia akan terjaga sampai larut malam. Sehingga kualitas tidurnya memburuk dan bangun dalam keadaan lelah. Lantas,apa saja makanan yang bisa membuat kantuk dan dapat memperbaiki kualitas tidur?

    Makanan yang Menyebabkan Kantuk

    Beberapa makanan yang bisa menyebabkan kantuk di antaranya yaitu alpukat, pistachio, hingga biji labu. Berikut penjelasannya:


    1. Alpukat

    Alpukat mengandung lemak tak jenuh dan zat antioksidan. Menurut ahli nutrisi bernama Serena Poon yang dikutip Well and Good, alpukat baik untuk dikonsumsi penderita insomnia karena bisa menyebabkan kantuk.

    “Alpukat adalah buah yang mengandung lemak tak jenuh, di mana memproduksi serotonin yang membantu kualitas tidur,” kata Poon.

    2. Teh Chamomile

    Teh chamomile memiliki efek menenangkan. Poon mengatakan bahwa teh ini merupakan salah satu minuman terbaik untuk tidur yang membuat tubuh rileks di malam hari. Selain itu, chamomile juga mengandung antioksidan, senyawa fenolik, dan sifat anti-inflamasi.

    3. Pistachio

    Pistachio adalah makanan yang tinggi melatonin atau hormon tidur. Meski banyak suplemen melatonin, Poon menganjurkan untuk menambahkan lebih banyak makanan yang secara alami meningkatkan hormon, seperti kacang ini.

    “Penelitian menunjukkan bahwa makanan sumber melatonin bisa mendukung peningkatan kualitas tidur,” ujar Poon.

    4. Goji Berry

    Goji berry juga merupakan sumber melatonin yang baik dan memiliki tinggi antioksidan. Kandungan ini mendukung kesehatan, vitalitas, dan umur panjang. Goji berry bisa dimakan sebagai camilan, topping yoghurt atau oatmeal.

    5. Makanan Karbohidrat Kompleks

    Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks terbukti bisa menyebabkan rasa kantuk. Di antara contoh makanan dengan karbohidrat kompleks yaitu nasi merah dan makanan yang mengandung gandum.

    6. Kiwi

    Kiwi adalah buah yang memiliki banyak vitamin dan mineral, terutama vitamin C dan E, serta potasium, dan folat. Mengutip laman Sleep Foundation, beberapa penelitian menemukan bahwa kiwi bisa meningkatkan kualitas tidur.

    Satu penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan dua buah kiwi satu jam sebelum tidur tertidur lebih cepat, lebih lama, dan memiliki kualitas tidur lebih baik.

    7. Protein Tanpa Lemak

    Beberapa makanan yang mengandung protein lemak yaitu daging ayam (bagian dada), ikan, hingga keju rendah lemak. Makanan ini juga tinggi asam amino triptofan yang cenderung meningkatkan kadar serotonin. Saat serotonin meningkat, kualitas tidur akan membaik.

    8. Ceri Asam

    Ceri asam membantu tubuh melepaskan melatonin dan mendukung ritme sirkadian alami tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi ceri asam sebelum tidur bisa meningkatkan waktu dan efisiensi tidur, mengurangi peradangan dan membantu memerangi insomnia.

    9. Makanan Tinggi Magnesium

    Makanan tinggi magnesium juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik. Untuk makan malam, pilih sayuran berdaun hijau seperti bayam yang kaya dengan magnesium. Adapun makanan tinggi magnesium lainnya yaitu kacang-kacangan dan biji-bijian.

    10. Biji Labu

    Biji labu mengandung triptofan. Banyak orang yang menggunakan triptofan untuk mengobati insomnia kronis, karena tubuh mengubahnya menjadi serotonin atau hormon perasaan baik dan melatonin.

    Menurut penelitian, mengkonsumsi 1 gram triptofan atau lebih sebelum tidur bisa meningkatkan kualitas tidur. Cara mengkonsumsi biji labu yang direkomendasikan Poon adalah memanggangnya dengan minyak alpukat, garam merah muda himalaya, serta bumbu dan rempah lainnya.

    Itulah 10 makanan yang dapat membuat kantuk. Tertarik untuk mencoba mengkonsumsi makanan ini?

    (elk/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 15 Makanan Protein untuk Diet, dari Telur hingga Salmon

    Jakarta

    Asupan protein yang cukup sangatlah penting untuk kesehatan. Protein mendukung sel, fungsi kekebalan, pergerakan, reaksi kimia dan lain sebagainya.

    Tak hanya untuk kesehatan, mengkonsumsi protein juga membuat rasa kenyang. Sehingga, mengkonsumsi protein bisa berdampak pada berat badan yang sehat. Lantas, makanan apa saja yang mengandung banyak protein?

    Makanan Protein untuk Diet

    Beberapa makanan berprotein tinggi ini bisa kamu pilih untuk melengkapi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ada telur, kacang-kacangan, hingga daging.


    1. Telur

    Telur merupakan sumber protein berkualitas yang mampu membantu menghilangkan lemak di perut. Menurut USDA, satu butir telur berukuran besar memiliki sekitar 7 gram protein. Kuningnya mengandung sebagai besar nutrisi ini.

    2. Kacang Tanah

    Kacang-kacangan mengandung tinggi serat dan protein. Mengutip Eating Well, sebuah studi tahun 2019 dalam Current Development Nutrition menemukan bahwa orang dengan kadar glukosa puasa tinggi yang makan sekitar 1 ons kacang tanah sebagai camilan malam mengalami peningkatan kadar gula darah di pagi hari.

    Perlu diketahui bahwa menjaga kontrol gula darah tetap sehat berperan dalam menjaga tubuh dari rasa lapar. Satu porsi 1/4 kacang tanah memiliki sekitar 9 g protein.

    3. Susu Fermentasi

    Produk susu fermentasi seperti yoghurt dan kefir mengandung probiotik. Kandungan ini dapat membantu menjaga kesehatan bakteri usus dalam tubuh. Usus menjadi organ yang begitu penting bagi kesehatan.

    Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan oleh jurnal Nutrients, mikrobioma usus mempengaruhi perkembangan beberapa kelainan, seperti penyakit radang usus (IBD), diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektoral.

    4. Ikan Tuna Kuning

    Tuna kuning mempunyai kandungan protein yang sedikit lebih tinggi dari ayam dan kalkun. Jumlah protein dari ikan ini yaitu 25 gram per 3 oz porsi. Selain protein, daging ikan tuna kuning juga mengandung selenium dan vitamin B yang berfungsi sebagai zat antioksidan.

    5. Kacang Hijau

    Setiap 100 gram kacang hijau mengandung 22,2 gram protein. Mengutip academia.edu oleh Rud Mustain, kandungan lain dalam kacang ini yaitu kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B1 dan B2. Kacang hijau berkhasiat untuk menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung dan mengatasi diabetes.

    6. Tahu dan Tempe

    Mengutip BBC Good Foods, tempe dan tahu terbuat dari kacang kedelai. Meski begitu, tempe memerlukan tahap fermentasi tambahan dan menawarkan kandungan protein dan serta yang lebih tinggi. Sementara tahu sedikit rendah lemak dan kalori.

    7. Salmon

    Ikan salmon mengandung protein yang tinggi, yaitu 23 g per porsi. Disarankan untuk mengkonsumsi salmon dengan kulit yang masih utuh untuk diolah, sbab rasanya lebih nikmat.

    8. Daging Sapi Tanpa Lemak

    Mengutip Healthline, daging sapi tanpa lemak kaya akan sumber protein. Selain itu, daging ini juga kaya akan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B6. Satu porsi daging sapi tanpa lemak seberat 85g menyediakan 24,6 g protein.

    9. Biji Labu

    Biji labu merupakan sumber mineral seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan seng. Tak hanya itu, biji labu kaya akan protein dan serat nabati. Kamu bisa menambahkan biji labu ke dalam salad, oatmeal atau yoghurt.

    10. Dada Ayam

    Dada ayam merupakan sumber protein tanpa lemak. Kandungan kalorinya berasal langsung dari protein. Dalam 100 g dada ayam tanpa kulit memiliki 22 g protein.

    11. Kerang

    Makanan laut seperti kerang, udang, tiram, merupakan sumber protein yang sangat baik. Ditambah, kerang mengandung lemak sehat serta sejumlah vitamin dan mineral, termasuk selenium, zinc, vitamin B12, dan za besi.

    12. Keju

    Keju cottage adalah salah satu jenis keju yang rendah lemak dan kalori, tapi tinggi protein. Nutrisi lainnya berupa kalsium, fosfo, selenium, vitamin B12, riboflavin (vitamin B2) dan berbagai nutrisi lainnya.

    Satu cangkir keju cottage (226 g) mengandung 28 gram protein. Adapun keju berprotein lainnya seperti cheddar mengandung 3,96 protein per 17 g irisan, sementara mozarella memiliki 6,29 g protein per 28,35 g.

    13. Alpukat

    Alpukat mengandung protein, serat, potassium, dan lemak tak jenuh. Dalam 230g alpukat, terdapat 4,5 g protein. Tak heran jika buah ini kerap dikonsumsi untuk diet.

    14. Kacang Polong

    Kacang polong kaya akan serat, protein, dan nutrisi lainnya. Terdapat 4 g protein dalam 80 g kacang polong yang sudah dimasak.

    15. Asparagus

    Asparagus termasuk sayuran yang kaya dengan protein, vitamin B, dan rendah karbohidrat. Ketika direbus, asparagus mengandung sekitar 2 gram protein per 100 gramnya.

    Itulah 15 makanan protein untuk diet. Selain mengkonsumsi beberapa makanan ini, lakukan juga pola hidup yang sehat seperti olahraga dan minum air putih yang cukup ya.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Manfaat Jamur Enoki untuk Tubuh dan Tips Mengolahnya

    Jakarta

    Jamur enoki merupakan salah satu jenis jamur yang banyak disukai masyarakat. Biasanya, jamur enoki ditemukan dalam makanan khas Korea, China, dan Jepang.

    Dengan teksturnya yang agak renyah dengan batangnya yang panjang dan tipis, membuat jamur enoki paling enak dimakan dalam makanan olahan sup, hot pot, dan tumis.

    Ada sejumlah manfaat yang didapat dari mengkonsumsi jamur enoki. Meski begitu, tidak boleh sembarangan dalam mengolahnya.


    Lantas, apa saja manfaat jamur enoki bagi tubuh? Simak pembahasannya dalam artikel ini beserta tips mengolahnya.

    Manfaat Jamur Enoki

    Mengkonsumsi jamur enoki ternyata dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Dilansir situs Web MD, berikut manfaat jamur enoki untuk tubuh:

    1. Mencegah Radikal Bebas

    Manfaat yang pertama adalah dapat mencegah radikal bebas. Sebagai informasi, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel tubuh, sehingga menyebabkan penyakit jangka panjang seperti kanker atau diabetes.

    Nah, jamur enoki mengandung antioksidan sehingga dapat mencegah radikal bebas serta kerusakan oksidatif yang dapat memicu penyakit kronis.

    Jamur enoki juga mengandung vitamin C dan E, mineral selenium, serta senyawa polifenol. Semua kandungan nutrisi tersebut memiliki efek antioksidan yang mampu menjaga sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    2. Menjaga Imun Tubuh

    Jamur enoki juga berperan penting dalam menjaga imun tubuh terhadap berbagai infeksi dan penyakit. Hal ini berkat kandungan polisakarida bioaktif, protein FVE, dan protein inaktivasi ribosom yang dapat mengatur sistem kekebalan tubuh.

    Jamur enoki juga memiliki sifat antikanker, antialergi, antibakteri, antivirus, dan antiinflamasi yang dapat melindungi serta meningkatkan kekebalan tubuh.

    3. Menghambat Pertumbuhan Kanker

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jamur enoki mengandung senyawa bioaktif yang dapat membantu melawan kanker. Sebab, jamur ini memiliki senyawa sesquiterpenes dan noresquiterpenes yang mampu menghambat pertumbuhan kanker tenggorokan, hati, payudara, lambung, paru-paru, dan serviks.

    Ekstrak jamur enoki juga mengandung fenol seperti asam protocatechuic, p-coumaric, dan asam ellagic. Kandungan tersebut memiliki efek antioksidan yang membantu memperlambat pertumbuhan kanker.

    Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal tersebut.

    4. Melindungi Kesehatan Jantung

    Kandungan fenol dan polifenol pada jamur enoki dipercaya dapat mencegah kolesterol jahat dan pembentukan penyumbatan di arteri.

    Selain itu, jamur enoki juga kaya akan serat, asam linoleat, senyawa lovastatin, dan asam gamma-aminobutyric. Kandungan tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.

    Sebagai informasi, tingginya kadar kolesterol jahat dapat memicu masalah jantung seperti aterosklerosis, yakni suatu kondisi ketika kolesterol jahat bereaksi dengan radikal bebas dan teroksidasi. Hal itu dapat menyebabkan penumpukan kolesterol di pembuluh darah.

    5. Meningkatkan Fungsi Otak

    Manfaat jamur enoki yang terakhir adalah dapat meningkatkan fungsi otak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa polisakarida yang ditemukan pada jamur enoki dapat mengurangi kerusakan oksidatif sekaligus meningkatkan daya ingat.

    Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat jamur enoki terhadap fungsi otak.

    Tips Mengolah Jamur Enoki

    Agar rasanya nikmat dan dapat memberikan khasiat bagi tubuh, simak tips mengolah jamur enoki dengan benar di bawah ini:

    • Sebelum memasaknya, cuci jamur enoki dengan air dingin untuk menghilangkan kotorannya.
    • Potong batangnya sebelum dimasak (karena bisa menjadi lembek.
    • Biasanya, koki memasak jamur enoki hanya sebentar dalam minyak. Tujuannya untuk mempertahankan rasanya lembut.
    • Untuk mempertahankan tekstur renyahnya, jamur enoki dimasak dalam waktu yang singkat saja.
    • Apabila menginginkan tekstur yang empuk dan kenyal, masak jamur enoki lebih lama.
    • Jangan gunakan jamur enoki mentah sebagai hiasan makanan.

    Informasi tambahan, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan orang yang sedang hamil, berusia 65 tahun ke atas, dan yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah untuk tidak makan jamur enoki mentah.

    Hal itu dilakukan dalam upaya memahami risiko kontaminasi bakteri listeria pada jamur enoki. Sebab, pada 2020, jamur enoki dikaitkan dengan wabah listeriosis yang menyebabkan infeksi, timbulnya penyakit, dan keracunan makanan.

    Selain itu, beberapa orang mungkin alergi terhadap jamur enoki. Jadi, hindari makan jamur enoki kalau kamu termasuk orang yang alergi jamur.

    (ilf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan yang Bikin Panjang Umur, Ada Ikan hingga Kangkung

    10 Makanan yang Bikin Panjang Umur, Ada Ikan hingga Kangkung

    Jakarta

    Memiliki umur yang panjang merupakan dambaan setiap orang. Agar bisa hidup lebih lama, maka harus diimbangi juga dengan menerapkan pola hidup sehat.

    Oleh sebab itu, disarankan untuk rutin berolahraga, tidur yang cukup di malam hari, dan mengkonsumsi makanan sehat, termasuk sejumlah makanan yang diyakini dapat membuat umur panjang.

    dr Linda Shiue, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Kaiser Permanente San Francisco mengatakan, jika ingin hidup lebih lama maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan perbanyak bergerak.


    “Jika Anda ingin hidup lebih lama, maka perbaiki apa yang Anda makan dan mulailah lebih banyak menggerakan tubuh Anda,” kata dr Linda Shiue dikutip Huff Post.

    Lantas, apa saja makanan yang bikin umur panjang? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Makanan yang Bikin Panjang Umur

    Ada beberapa jenis makanan sehat yang dipercaya dapat membuat umur lebih panjang. Dilansir Huffpost dan Healthline, berikut jenis-jenis makanannya:

    1. Sayuran Hijau

    Semua sayuran hijau kaya akan nutrisi. Namun, sayuran hijau seperti kangkung, brokoli, dan kubis dipercaya ampuh dalam membantu usia hidup lebih lama.

    Sebab, sayuran hijau tersebut mengandung fitonutrien, antiradang, antikanker, dan anti-aging. Tak hanya itu, kangkung, brokoli, dan kubis juga mengandung folat dan vitamin B yang tinggi.

    2. Kunyit

    Rempah-rempah yang satu ini dipercaya dapat menambah umur lebih panjang. Soalnya, kunyit mengandung kurkumin, yakni senyawa bioaktif dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan yang tinggi.

    Nah, efek antiinflamasi yang dihasilkan kurkumin dapat mengurangi peradangan kronis yang umumnya terjadi saat penuaan.

    Menurut hasil studi yang dipublikasikan Cells pada 2022, kandungan kurkumin dalam kunyit disebut dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    3. Ikan

    Ikan berlemak sehat seperti salmon, sarden, teri, haring, dan makarel merupakan sumber protein dan lemak omega-3 yang tinggi, sehingga baik untuk kesehatan. Mengkonsumsi jenis-jenis ikan tersebut secara rutin dapat mengurangi risiko beberapa penyakit sekaligus menambah panjang umur.

    “Mengkonsumsi salmon dua kali seminggu sudah cukup untuk mengurangi risiko serangan jantung, aritmia, tekanan darah tinggi, dan trigliserida tinggi,” ujar dr Mark Hyman, seorang penulis, dokter, dan direktur UltraWellness Center.

    4. Kacang-kacangan

    Berbagai jenis kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, hazelnut, hingga pistachio merupakan makanan sehat yang diklaim dapat membantu seseorang panjang umur.

    Sebuah studi dari Predimed melakukan percobaan dengan mengamati penurunan risiko kardiovaskular pada orang yang mengkonsumsi kacang-kacangan dengan orang yang melakukan diet rendah lemak.

    Hasilnya, orang yang mengkonsumsi kacang-kacangan memiliki risiko kematian 39 persen lebih rendah daripada orang yang melakukan diet rendah lemak.

    5. Minyak Zaitun

    Studi yang dipublikasikan dalam Journal of American College of Cardiology mengungkapkan, orang yang mengkonsumsi lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun per hari memiliki risiko kematian lebih rendah hingga 19 persen daripada yang tidak memakannya.

    Lalu, orang yang mengkonsumsi minyak zaitun memiliki risiko 29 lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit neurodegeneratif, 19 persen lebih rendah menderita penyakit jantung, dan 17 persen lebih rendang meninggal akibat kanker.

    6. Biji-bijian Utuh

    Mengkonsumsi biji-bijian utuh ternyata juga dapat menambah umur panjang, lho. Berdasarkan studi yang dipublikasikan di Circulation pada 2016, orang yang mengkonsumsi sekitar 2,4 ons biji-bijian atau setara satu setengah potong roti gandum setiap hari memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah daripada dengan orang yang tidak makan biji-bijian sama sekali.

    Lalu, studi yang dilakukan Harvard School of Public Health mengungkapkan, mengkonsumsi biji-bijian utuh secara rutin dapat mengurangi kolesterol LDL ‘jahat’, trigliserida, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

    Biji-bijian utuh juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit berbahya seperti kardiovaskular, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan beberapa jenis kanker lainnya.

    7. Bawang

    Selain memberikan rasa lezat pada masakan, bawang ternyata juga dapat menambah usia hidup lebih lama. Dalam studi Molecules pada 2022, bawang merupakan salah satu sumber quercetin yang memberikan perlindungan terhadap penuaan.

    Lalu, berdasarkan uji klinis pada 2021 dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, mengkonsumsi bawang yang kaya quercetin dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada manusia.

    8. Buah Beri

    Buah beri memiliki kadar glikemik rendah, sehingga tidak memicu naiknya gula darah dalam tubuh sekaligus membantu mencegah diabetes. Selain itu, buah beri juga mengandung antioksidan tinggi, salah satunya flavonoid yang bikin umur lebih panjang.

    Lalu, kandungan antioksidan yang tinggi dapat membantu memperbaiki sel dalam tubuh, termasuk sel-sel di jantung. Dengan begitu, buah beri sangat baik untuk dijadikan dessert setelah menyantap makanan.

    9. Yogurt Plain

    Yogurt plain atau yogurt tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan alternatif bagi kamu yang ingin memiliki umur panjang. Sebab, yogurt plain kaya akan protein, kalsium, dan magnesium yang baik untuk tubuh.

    “Neurotransmitter pada yogurt plain dapat menenangkan tubuh, menurunkan stres, dan meningkatkan kualitas tidur,” kata dr Florence Comite, pendiri Comite Center for Precision Medicine and Healthy Longevity di New York.

    10. Tomat

    Daftar makanan yang terakhir adalah tomat. Perlu diketahui, tomat mengandung likopen, yakni antioksidan yang penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, tomat juga kaya akan vitamin C yang dapat menambah sistem kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.

    Itu dia 10 makanan yang bikin panjang umur. Dari daftar makanan di atas, mana yang paling sering dikonsumsi?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Sumber Kolagen yang Baik untuk Kesehatan Kulit

    10 Makanan Sumber Kolagen yang Baik untuk Kesehatan Kulit

    Jakarta

    Memiliki kulit yang sehat dan terlihat awet muda merupakan dambaan setiap orang. Nah, salah satu cara dalam merawat kesehatan kulit adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kolagen.

    Sebagai informasi, kolagen adalah protein yang dapat memberi struktur, kekenyalan, hingga elastisitas pada kulit. Fungsi lain dari kolagen adalah mampu menjaga kekencangan kulit agar tidak mudah kendur.

    Namun seiring bertambahnya usia, kolagen yang diproduksi oleh tubuh semakin berkurang, sehingga dapat mempengaruhi elastisitas kulit. Maka dari itu, banyak orang yang mengkonsumsi berbagai suplemen kolagen.


    Sebenarnya, ada sejumlah makanan sehat dan bergizi yang menjadi sumber kolagen bagi tubuh. Apa saja makanan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Makanan Sumber Kolagen bagi Tubuh

    Ada sejumlah makanan yang mengandung kolagen sehingga baik untuk kesehatan kulit. Dilansir situs Eating Well dan Healthline, berikut daftar makanan sumber kolagen:

    1. Ikan

    Ikan mengandung asam amino yang berfungsi untuk memproduksi kolagen di dalam tubuh. Agar kolagen dapat diserap tubuh secara optimal, disarankan untuk mengkonsumsi ikan beserta kulitnya.

    Beberapa jenis ikan yang menjadi sumber kolagen di antaranya ikan tuna, salmon, sarden, atau patin.

    2. Ayam

    Selain ikan, dianjurkan juga mengkonsumsi ayam karena merupakan sumber kolagen alami. Bagian ayam yang punya kandungan kolagen tinggi terletak pada dagingnya.

    Coba kamu perhatikan saat memotong ayam utuh, pasti akan melihat banyak jaringan ikat di dalam dagingnya. Nah, bagian tersebut yang membuat ayam menjadi sumber kolagen.

    3. Jeruk

    Vitamin C merupakan salah satu sumber vitamin yang berperan penting dalam proses produksi kolagen di dalam tubuh. Nah, salah satu buah yang kaya akan vitamin C adalah jeruk.

    Buah-buahan sejenis jeruk seperti jeruk nipis, lemon, atau sunkist punya kandungan yang dapat membantu menghubungkan asam amino selama tubuh memproduksi kolagen.

    4. Tomat

    Tomat juga mengandung vitamin C tinggi yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Selain itu, tomat juga mengandung antioxidant lycopene yang berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

    5. Kaldu Tulang

    Kaldu tulang dipercaya mengandung kolagen tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kaldu tulang didapat dengan cara merebus tulang sapi atau tulang ayam dalam waktu yang lama.

    Namun perlu diingat, kandungan nutrisi tiap kaldu tulang bisa berbeda-beda. Selain itu, proses pembuatan kaldu tulang memakan waktu cukup lama, jadi harus sedikit bersabar.

    6. Buah Berry

    Mengkonsumsi buah berry secara rutin ternyata baik untuk kesehatan kulit. Sebab, buah berry mengandung vitamin A dan vitamin C tinggi yang bertugas untuk meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh.

    Selain itu, mengkonsumsi buah berry juga dapat mencegah radikal bebas. Beberapa jenis buah berry yang bisa dikonsumsi di antaranya strawberry, blueberry, dan raspberries.

    7. Brokoli

    Brokoli bisa menjadi pilihan alternatif bagi kamu yang ingin memiliki kulit sehat dan berseri. Soalnya, brokoli mengandung vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan kolagen.

    Brokoli dapat diolah dengan cara ditumis atau direbus. Namun lebih disarankan diolah dengan cara direbus agar kandungan nutrisi di dalam brokoli tidak hilang.

    8. Putih Telur

    Makanan sumber kolagen berikutnya adalah putih telur. Meskipun putih telur tidak mengandung jaringan ikat sebanyak produk hewani lainnya, tapi putih telur mengandung prolin yang cukup tinggi. Sebagai informasi, prolin merupakan salah satu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen.

    9. Daging Sapi

    Daging sapi mengandung mineral yaitu zinc yang dapat membantu tubuh memproduksi kolagen. Selain itu, daging sapi juga mempunyai tiga asam amino yang dapat membantu pembentukan kolagen, yakni glisin, prolin, dan hidroksiprolin.

    10. Kacang-kacangan

    Makanan sumber kolagen yang terakhir adalah kacang-kacangan. Sama halnya seperti daging sapi, kacang-kacangan juga mengandung zinc yang dapat membantu tubuh memproduksi kolagen.

    Salah satu jenis kacang yang disarankan untuk dikonsumsi adalah kacang arab. Selain kaya mineral zinc, kacang jenis ini juga merupakan sumber vitamin C.

    Itu tadi 10 makanan sumber kolagen yang baik untuk kesehatan kulit. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Makanan dan Minuman yang Berpotensi Memicu Kanker

    Jakarta

    Ada sederet makanan dan minuman yang tak direkomendasikan oleh para ahli kanker. Mengonsumsi makanan minuman tersebut, dinilai cukup berbahaya bagi tubuh dalam jangka waktu panjang.

    Pola makan yang sehat tentu berperan penting dalam sistem organ di tubuh dan mencegah berbagai penyakit, salah satunya penyakit kronis seperti kanker. Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari, sebab para ahli telah mengidentifikasi sejumlah makanan dan minuman berpotensi meningkatkan risiko kanker.

    Baik karena adanya kandungan kimiawi berbahaya, metode pengolahan, maupun dampaknya terhadap tubuh dalam jangka panjang. Dengan memahami makanan dan minuman apa saja yang sebaiknya dihindari, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.


    6 Makanan dan Minuman yang Berpotensi Memicu Kanker

    Beberapa makanan dan minuman berikut mungkin punya rasa yang lezat, tetapi dapat memberikan dampak yang negatif bagi tubuh. Jika ingin tubuh lebih sehat dan berumur panjang, segera batasi dan hindari untuk mengonsumsi beberapa makanan pemicu kanker ini secara rutin. Berikut daftarnya, dikutip dari laman Healthline:

    1. Gula dan Karbohidrat Olahan

    Dalam artikel yang telah ditinjau Katherine Marengo LDN, R.D., Nutrition, semakin banyak makanan dengan gula dan karbohidrat olahan. Ciri khas rasa yang terlalu manis, dikatakan berpotensi meningkatkan kemungkinan kanker.

    Sebut saja minuman dengan kandungan pemanis yang tinggi, makanan yang dimasak terlalu lama, olahan seperti pasta, roti, hingga sereal juga menjadi makanan yang mungkin kini dikenal dengan sebutan ultra processed food (UPF). Itu adalah makanan yang telah diproses dengan bahan-bahan asing seperti zat kimia, pengawet, pewarna, garam dan gula berlebih.

    Mengonsumsi makanan bertepung dengan konsentrasi tinggi dan manis dapat membuat kamu lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 dan obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2020, kondisi tersebut mendorong peradangan dan stres. Hal ini dapat meningkatkan risiko untuk jenis kanker tertentu.

    Makanan yang bermula dari memicu diabetes tipe 2, meningkatkan risiko kanker ovarium, payudara, dan endometrium (uterus). Maka, untuk membatasinya bisa konsumsi makanan alternatif yang lebih sehat seperti beras merah, roti dari tepung gluten free, dan makanan real food yang minim olahan lainnya.

    2. Daging Olahan

    Siapa yang tak suka dengan daging olahan? Kita sangat dekat dengan makanan yang satu ini seperti sosis dan nuget, yang memang praktis dan bisa mengenyangkan dengan cepat. Rasanya yang enak juga membantu ketika tak memiliki waktu banyak untuk memasak, tapi ingin makan dengan lahap.

    Nyatanya, daging olahan terdiri dari daging yang hanya sedikit persenannya, diberi pengawet dan banyak tepung serta bahan asing lainnya. Metode yang digunakan untuk membuat daging olahan dapat menciptakan karsinogen.

    Mengonsumsi daging olahan yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Ternyata makanan olahan ini diungkapkan ahli sangat cepat untuk memicu risiko perkembangan sel kanker.

    Hal tersebut lantaran adanya penambahan bahan pengawet yang dimaksudkan untuk membuat produk makanan bertahan lebih lama. Selain itu, proses pengasapan hingga penambahan garam pada daging olahan juga terlalu berlebihan.

    3. Alkohol

    Alkohol dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuhmu, sehingga menyulitkan tubuh untuk menargetkan sel-sel prakanker dan kanker. Pada wanita, alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh dan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk memicu kanker payudara.

    Bagi peminumnya, alkohol sering diasosiasikan dengan minuman yang membantu tubuh untuk relaksasi. Namun ahli gizi di World Cancer Research Fund (WCRF), Matthew Lambert menjelaskan bahwa alkohol tak punya kaitan positif untuk tubuh. Bahkan, minuman beralkohol dapat menyebabkan setidaknya enam jenis kanker.

    4. Makanan yang Dimasak Berlebihan

    Memasak makanan secara berlebihan dapat menghasilkan karsinogen. Seperti daging yang dimasak terlalu lama, hingga penggunaan wajan dengan bahan tak sehat juga bisa mempengaruhi.

    Memasak daging dengan panas tinggi menciptakan PAH karsinogenik dan amina heterosiklik (HCA). Zat-zat ini dapat meningkatkan risiko kanker dengan mengubah DNA sel. Maka untuk mengurangi risiko karsinogen dari memasak dengan panas tinggi, bisa menggunakan metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang pada suhu yang lebih rendah atau masak perlahan dalam slow cooker.

    5. Gorengan

    Gorengan memang selalu jadi teman makan favorit orang Indonesia. Mengonsumsi gorengan, melekat dengan kebiasaan orang Indonesia. Ayam goreng, ikan goreng, bala-bala, hingga camilan seperti singkong goreng atau risol tak pernah absen dari kehidupan orang Indonesia.

    Namun, penggunaan minyak untuk menggoreng makanan dapat meningkatkan endapan lemak jenuh di dalam tubuh manusia. Apalagi minyak tersebut sudah digunakan untuk menggoreng berkali-kali. Ketika lemak jenuh terlalu banyak, ada ancaman setidaknya 13 jenis kanker berkembang di dalam tubuh manusia.

    6. Segala Makanan UPF

    American Institute for Cancer Research dan American Cancer Society, bahwa pola hidup menghindari makanan olahan ultra atau ultra processed food (UPF) menjadi kunci mencegah kanker.

    Mengonsumsi makanan yang tak banyak diolah atau real food seperti sayur, buah, daging dengan cara masak dan bumbu dapur asli, menjadi makanan yang paling aman dan sehat. Kuncinya, konsumsi bahan yang datang dari alam dan bukan yang dibuat di pabrik.

    Rata-rata orang Amerika mengkonsumsi setidaknya 63% makanan ultraproses seperti pizza, keripik, muffin, daging olahan, dan minuman berpemanis. Studi kanker menunjukkan bahwa makanan ultraproses tidak hanya meningkatkan risiko terjadinya kanker, tetapi setelah diagnosis kanker, makanan ini meningkatkan risiko kematian.

    Penelitian menunjukkan bahwa langkah yang terbaik adalah menghindari makanan tersebut. Sumber protein bisa diperoleh dari makanan seperti tahu, edamame, tempe, ikan, ayam, dan kacang-kacangan.

    Nah itulah tadi 6 daftar makanan pemicu kanker yang tidak direkomendasikan para ahli. Yuk kita hidup sehat, dan jauhi makanan yang berdampak buruk bagi tubuh!

    (aau/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Makanan Ini Dapat Menambah Energi Tubuh, Apa Saja?

    Jakarta

    Agar tetap semangat dalam menjalani aktivitas seharian, tubuh membutuhkan asupan energi yang cukup. Jika kekurangan asupan makanan, maka tubuh bisa lemas dan kurang fit bahkan bisa dengan mudah terserang berbagai penyakit.

    Oleh sebab itu, manusia perlu mengkonsumsi makanan yang dapat menambah energi tubuh. Agar lebih sehat, sebaiknya diimbangi dengan olahraga teratur setiap minggu dan tidur yang cukup di malam hari agar tidak mudah lelah.

    Ada sejumlah makanan yang dapat memberikan energi tambahan. Apa saja makanan tersebut? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Makanan yang Dapat Menambah Energi Tubuh

    Agar tubuh tetap fit dan sehat, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi setiap hari. Kebiasaan mengkonsumsi makanan seperti junk food dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

    Maka dari itu, sebaiknya mulai menerapkan pola makan sehat agar tubuh berenergi. Simak rekomendasi makanan penambah energi di bawah ini:

    1. Daging

    Rekomendasi makanan yang pertama adalah daging. Sebab, daging merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh, seperti menambah energi serta membantu menguatkan otot tubuh.

    Namun, sebaiknya pilih daging tanpa mengandung lemak karena lemak hewani memiliki sejumlah risiko bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu banyak. Solusinya adalah memilih daging merah rendah lemak dengan porsi yang cukup agar bisa memenuhi kebutuhan gizi harian.

    2. Makanan Tinggi Serat

    Banyak masyarakat yang kurang mempedulikan kandungan serat dalam suatu hidangan makanan. Padahal, mengkonsumsi makanan serat tinggi dapat menyehatkan sekaligus memberi energi tambahan untuk tubuh.

    Mengutip catatan detikHealth, pakar penyakit dalam dan ahli gizi klinis, dr Nancy Rahnama, mengungkapkan jika mengkonsumsi makanan berserat di pagi hari bisa menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mendapatkan lebih banyak energi.

    Adapun sejumlah makanan serat tinggi yang direkomendasikan untuk dikonsumsi, di antaranya:

    • Sayuran hijau seperti bayam
    • Buah plum
    • Buah beri-berian
    • Biji gandum.

    Selain dikonsumsi secara langsung, makanan kaya serat tersebut juga bisa diolah dengan berbagai cara, mulai dari dibuat smoothies atau dicampur ke dalam masakan sebagai pelengkap.

    3. Lemak Sehat

    Selain mengkonsumsi daging merah rendah lemak, dianjurkan juga mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat sebagai penambah energi tubuh.

    Lemak sehat, terutama asam lemak omega-3, berperan penting dalam mendukung kesehatan otak, meningkatkan suasana hati, serta mengurangi depresi. Ahli diet Patricia Bannan mengatakan, depresi bisa mengurangi tingkat energi dan mengganggu produktivitas sehari-hari.

    Beberapa sumber lemak sehat yang direkomendasikan untuk dikonsumsi yaitu:

    • Ikan salmon
    • Ikan sarden
    • Alpukat
    • Tahu
    • Cokelat hitam
    • Zaitun.

    4. Pisang

    Mengkonsumsi pisang secara rutin ternyata dapat membantu menambah energi tubuh, lho. Soalnya pisang mengandung banyak potasium, serat, berbagai vitamin, dan sejumlah karbohidrat yang baik untuk menambah stamina sekaligus mencegah tubuh mudah lemas.

    Kamu bisa mengkonsumsi pisang secara langsung atau diolah menjadi smoothies yang enak dan menyehatkan.

    5. Air

    Selain memperbanyak makanan sehat dan bergizi, dianjurkan juga rutin mengkonsumsi air putih setiap hari. Sebab, air putih juga dapat memberikan energi bagi tubuh agar tetap fit sepanjang hari.

    Mengutip Centers for Diseases Control and Prevention (CDC), dehidrasi dapat memengaruhi suasana hati dan membuat tubuh merasa lesu. Dengan perbanyak minum air putih, tubuh jadi lebih bertenaga karena mengalirkan zat-zat yang dibutuhkan untuk membentuk struktur protein dan glikogen, yang merupakan sumber energi utama tubuh.

    6. Ubi

    Ubi bisa menjadi pilihan alternatif bagi detikers yang membutuhkan makanan penambah energi. Sebab, ubi mengandung kalium yang banyak sehingga membantu tubuh tetap fit sepanjang hari.

    Agar lebih sehat untuk dikonsumsi, sebaiknya ubi diolah dengan cara dikukus agar kandungan nutrisinya tidak hilang. Ubi kukus juga dapat menjadi menu diet yang baik untuk menurunkan berat badan.

    Demikian enam makanan yang dapat menambah energi tubuh. Jangan lupa imbangi dengan olahraga teratur serta tidur yang cukup di malam hari agar tubuh tetap sehat.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com