Tag: minum kopi

  • 5 Alasan Mengapa Minum Kopi Baik untuk Otak dan Daya Ingat


    Jakarta

    Kopi tidak hanya menawarkan manfaat untuk kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga untuk kesehatan otak. Ini alasannya!

    Banyak orang minum kopi karena manfaatnya yang bisa meningkatkan energi serta membuat lebih terjaga. Terlepas dari manfaat ini, kopi juga memiliki manfaat baik lain termasuk meningkatkan kesehatan otak.

    Minum kopi dikaitkan dengan manfaatnya dalam menjaga fungsi otak dan meningkatkan daya ingat. Bagi sebagian orang, kopi dikenal menjadi sumber antioksidan nomor satu. Fitokimia antioksidan yang kuat di dalam kopi ini dapat membantu memblokir oksidasi otak dan meminimalkan efek penuaan.


    Terdapat beberapa komponen lain di dalam minuman ini yang memberi manfaat untuk kesehatan otak. Jika penasaran dengan senyawa-senyawanya, simak penjelasan berikut, seperti yang dirangkum dari foodnetwork.com (10/01).

    1. Asam klorogenat mengurangi risiko penurunan kognitif

    5 Cara Racik Kopi Jadi Lebih Sehat Untuk Usus, Pakai Bahan Ini!Asam klorogenat pada kopi menawarkan manfaat untuk mengurangi risiko penyakit otak, seperti demensia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Luis Echeverri Urrea

    Asam klorogenat (CGA) merupakan senyawa polifenol yang kuat dan protektif. CGA menjadi salah satu komponen utama kopi yang memiliki efek positif pada fungsi otak.

    Menurut sejumlah penelitian, seperti yang disebutkan Food Network, konsumsi kopi secara teratur dapat mengurangi risiko demensia dan penurunan kognitif di kemudian hari. Seperti studi yang dilakukan FINE dan CAIDE.

    Dalam studi CAIDE, para peneliti mengamati sekitar 1.400 orang dan menemukan bahwa minum 3 sampai 5 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko demensia dan penyakit alzheimer di kemudian hari.

    Tinjauan dari 94 penelitian yang muncul di European Journal Nutrition juga menemukan, komponen anti-inflamasi pada CGA di kopi merangsang pembentukan neuron yang sehat dan mampu menghambat penumpukan kelompok protein amiloid di otak.

    Asam klorogenat pada kopi juga dapat mengontrol kadar gula darah lebih baik sehingga bisa menjaga aliran nutrisi ke otak tetap stabil. Itu juga membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah untuk menghindari stroke dan meningkatkan aliran darah otak.

    2. Kafein dapat meningkatkan serotonin

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kafein pada kopi bisa bermanfaat pada kesehatan mental. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Salah satu senyawa utama dalam kopi adalah kafein. Kafein dikenal dengan manfaat meningkatkan produksi hormon serotonin. Bahan ini mengatur banyak tugas otak, dan dosis harian serotonin dapat bermanfaat bagi kesehatan mental.

    Sebuah penelitian seperti yang disebut Food Network menemukan lebih dari satu juta orang mengaitkan konsumsi kopi berkafein dengan penurunan risiko penyakit Parkinson pada pria. Studi dalam Journal of Alzheimer’s Diseases juga menemukan efek perlindungan lebih kuat dari kafein terhadap penurunan kognitif pada wanita dibandingkan pria.

    Namun, perlu diingat kafein dalam minuman lain tampaknya tidak memiliki manfaat kognitif yang sama dengan kafein di kopi. Perlu diingat juga, jika kafein membuat beberapa orang gelisah, cemas, dan menyebabkan insomnia, berarti manfaat kopi tidak lebih besar dari kerugiannya.

    3. Kafein dapat mempertajam daya ingat

    5 Cara Racik Kopi Jadi Lebih Sehat Untuk Usus, Pakai Bahan Ini!Kafein kopi juga diketahui mampu mempertajam daya ingat seseorang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Luis Echeverri Urrea

    Selain meningkatkan produksi hormon serotonin, kafein pada kopi juga dikenal dapat mempertajam daya ingat.

    Mengutip ottencoffee.co.id, sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan manfaat kafein yang dapat mempertajam daya ingat. Jika seseorang konsumsi kafein, 24 jam setelahnya, daya ingat mereka lebih tajam.

    Kafein dijelaskan dapat meningkatkan kualitas sirkuit memori di otak manusia. Sehingga, mampu bekerja dengan lebih maksimal dalam mengingat sesuatu.

    Senyawa kopi lainnya yang baik untuk kesehatan otak bisa dilihat pada halaman berikut ini!

    4. Senyawa anti-inflamasi dapat mengurangi stres di otak

    Peradangan dan stres oksidatif di otak dapat mengarah kepada kondisi depresi, kecemasan, hilang ingatan, dan ketidakmampuan fokus. Kopi mengandung sejumlah besar senyawa anti-inflamasi yang dapat menenangkan stres oksidatif akibat radikal bebas.

    Beberapa senyawa anti-inflamasi tersebut termasuk asam hidroksi sinamat. Senyawa ini berkeliaran di tubuh dan otak, mencari radikal bebas yang tidak stabil. Ketika senyawa fenol ini menemukan radikal bebas, mereka menetralkannya dengan menyumbang elektron. Sehingga, dapat mengurangi stres oksidatif di otak.

    5. Minum kopi tiap hari bagus untuk otak

    Minum kopi setiap hari memang dikaitkan dengan penurunan risiko demensia, penyakit Alzheimer, dan beberapa masalah kesehatan mental lainnya. Kopi juga dikaitkan dengan pencegahan penurunan kognitif.

    Namun, kopi juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan. FDA atau Food and Drug Administration Amerika Serikat merekomendasikan untuk konsumsi kafein tidak lebih dari 400 miligram setiap hari.

    Cara paling sehat dan efektif mengonsumsi kopi yaitu dengan minum dalam jumlah lebih sedikit dan paling lambat pukul 14.00 siang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum Makan


    Jakarta

    Minum kopi dalam keadaan perut kosong atau belum makan sebaiknya dihindari. Karena ada beberapa efek samping yang muncul di tubuh jika ngopi dalam keadaan perut kosong.

    Bagi sebagian besar orang, minum kopi di pagi hari merupakan rutinitas wajib, agar tubuh lebih semangat. Sampai membuat mata lebih menjadi melek, dan gampang fokus.

    Namun banyak juga penelitian yang mengklaim bahwa minum kopi saat perut masih kosong ini, sebenarnya perlu dihindari, bahkan bisa berbahaya untuk kesehatan.


    Dilansir dari Hindustan Times (27/12) dan berbagai sumber, hal ini dijelaskan oleh beberapa ahli gizi dan kesehatan yang meneliti pola minum kopi.

    Berikut lima penjelasan mengapa minum kopi saat perut masih kosong ini berbahaya untuk tubuh.

    1. Picu Asam Lambung

    Ini 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum MakanIni 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum Makan Foto: Ilustrasi Getty Images/kirin_photo

    Meski rasanya pahit, kopi mengandung asam. Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat meningkatkan kadar asam lambung. Asam lambung bersifat korosif dan bisa merusak lambung jika didiamkan tanpa isi apapun apalagi ditambah dengan kopi.

    Asam lambung meningkat membuat perut terasa mual, pusing hingga dapat menyebabkan vertigo. Sebagaimana dilansir dari Positive Med, kadar asam lambung yang tinggi dapat mengakibatkan sejumlah masalah pencernaan, seperti radang perut, rasa panas dalam perut serta sindrom iritasi usus besar.

    “Kopi juga meningkatkan risiko sakit maag karena dapat merangsang keasaman di perut,” kata Marvin Singh, direktur gastroenterologi integratif di Susan Samueli Integrative Health Institute di UC Irvine serta asisten profesor klinis kedokteran keluarga dan kesehatan masyarakat di UC San Diego.

    2. Picu Rasa Gelisah

    Ini 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum MakanIni 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum Makan Foto: Ilustrasi Getty Images/kirin_photo

    Menurut Dokter Adam Simon selaku kepala medis di PushDoctor UK, ada beberapa efek samping dari konsumsi kopi di pagi hari saat perut kosong. Kondisi berkaitan dengan perubahan suasana hati yang cukup ekstrem.

    “Minum kopi saat perut kosong bisa membuat seseorang gelisah, gemetar, hingga efek samping lainnya. Termasuk perubahan suasana hati,” jelas Dokter Adam.

    Selain itu kopi bisa meningkatkan gejala kecemasan, sekaligus meningkatkan detak jantung, kesulitan untuk fokus. Sampai membuat orang lebih sensitif dan mudah marah.

    3. Kehilangan Mineral Penting

    Ini 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum MakanIni 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum Makan Foto: Ilustrasi Getty Images/kirin_photo

    Rutin meminum kopi setiap pagi ternyata dapat membuat tubuh kehilangan beberapa mineral penting. Hal ini disebabkan usai meminum kopi, tubuh akan membuangnya melalui urine atau air kencing.

    Dari sana, beberapa mineral di dalam tubuh juga ikut keluar. Kopi bisa meningkatkan proses ekskreksi atau proses pembuangan kalsium, potassoum, dan magnesium dari dalam tubuh.

    Sementara beberapa kopi yang diracik dengan gula sampai krim, merupakan minuman yang kurang bernutrisi untuk tubuh di pagi hari.

    4. Mengganggu Sistem Pencernaan

    Walau kopi dikemas dengan banyak manfaat untuk kesehatan. Bahkan disebut bisa membuat orang lebih panjang umur. Tapi sebaiknya, hindari minum kopi ketika perut kosong.

    Karena kopi bisa merangsang produksi asam pada perut. Hal ini yang menyebabkan beberapa gangguan atau masalah pada perut. Seperti membuat tubuh terasa bengkak, mual sampai bahkan muntah.

    5. Anjuran Minum Kopi di Pagi Hari

    Ini 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum MakanIni 5 Efek Samping yang Didapat Jika Ngopi Sebelum Makan Foto: Ilustrasi Getty Images/kirin_photo

    Menurut dokter Carlyn Rosenblum MS, RD. Menurutnya yang terpenting perut dalam keadaan tidak kosong.

    “Waktu terbaik untuk menikmati secangkir kopi bisa setelah sarapan, sekitar jam 9.30 pagi atau di siang hari. Di waktu ini hormon kortisol biasanya tengah rendah. Pada saat ini lah kopi baru memberikan dorongan energi untuk tubuh,” jelasnya.

    Namun waktu ini tergantung dengan aktivitas dan rutinitas setiap orang. Jika seseorang bangun lebih pagi atau lebih siang, mereka bisa menyesuaikan waktu untuk minum kopi usai mereka sarapan.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Ini Batas Asupan Kopi per Hari yang Aman Dikonsumsi


    Jakarta

    Penggemar kopi perlu mengetahui batasan asupan minuman ini yang aman dikonsumsi per hari. Karena jika terlalu banyak mengonsumsinya justru buruk bagi kesehatan.

    Kopi disebut dapat menyehatkan tubuh. Jenis kopi yang baik dikonsumsi adalah kopi hitam. Ada beberapa manfaat yang dirasakan tubuh, seperti meningkatkan imunitas hingga menurunkan berat badan.

    Namun, ada batasan aman mengonsumsi kopi per harinya yang perlu diperhatikan. Pasalnya, kebanyakan minum kopi justru bisa memperburuk kesehatan seseorang.


    Dilansir dari Mayo Clinic (9/12), kafein memiliki manfaat tersendiri yang juga dapat menimbulkan masalah. Benar adanya jika kafein bermanfaat untuk meningkatkan energi asalkan asupannya tepat.

    kopikopi Foto: Getty Images/iStockphoto/yktr

    Mayo Clinic menyebutkan kalau asupan kafein yang aman dikonsumsi per harinya hanya sampai 400 miligram atau sekitar 4 cangkir kopi. Jadi, masih aman mengonsumsi hingga 4 cangkir kopi per hari bagi penggemarnya.

    Jika dikonsumsi secara berlebihan dengan kadar kafein yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, bahkan memicu kematian. Pada orang dewasa efeknya bisa memicu sakit kepala, insomnia, timbul rasa cemas, sering buang air kecil, hingga jantung berdebar.

    Kalau sudah merasakan efek tersebut, sebaiknya berhenti minum kopi atau menguranginya. Sulit memang mengubah kebiasaan seseorang, tapi bisa dilakukan secara bertahap.

    Beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengurangi asupan kopi per hari di antaranya adalah mulai memperhatikan berapa banyak kandungan kafein yang diperoleh dari makanan dan minuman.

    Lalu, menguranginya secara bertahap dengan minum lebih sedikit kopi setiap harinya. Bisa juga dengan menghindari minum kopi di sore hari, itu akan membantu tubuh terbiasa dengan asupan kadar kafein yang lebih rendah.

    Kamu juga bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi kopi tanpa kafein. Misalnya beralih ke minuman kopi decaf.

    (yms/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Suka Sakit Kepala Usai Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Beberapa orang pernah alami sakit kepala sehabis minum kopi. Kondisi ini merupakan salah satu efek konsumsi kafein. Untuk mengatasinya, coba lakukan cara ini!

    Kopi lekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan, sejumlah orang telah memasukkan kopi ke dalam rutinitas hariannya. Jika belum mengonsumsi minuman kafein itu dalam sehari, bisa-bisa kepalanya justru sakit.

    Namun, sakit kepala tidak hanya muncul ketika seseorang belum mengonsumsi kafein. Efek ini juga bisa muncul setelah mengonsumsi kafein.


    Menurut Mayo Clinic, pada dasarnya, sakit kepala terjadi ketika ada peningkatan aliran darah ke otak. Peningkatan aliran darah itu memberi tekanan pada darah sehingga menyebabkan rasa sakit.

    Mungkin kopi memang bisa mengatasi rasa sakit kepala tersebut. Karena pada dasarnya, kafein secara alami mempersempit pembuluh darah untuk waktu yang singkat. Memungkinkan meringankan sebagian aliran dan tekanan darah di kepala.

    Terlepas dari hal itu, adapun efek buruk dari kafein yang justru membuat sakit kepala. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi kafein.

    Menurut Dr. Crystal, pada dasarnya tubuh menjadi terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah tertentu. Jika berhenti mengonsumsinya, aliran darah mengalir kembali ke otak dan dapat menyebabkan tekanan dan rasa sakit menakutkan, lapor cosmplitan.com (19/11/2022).

    Ilustrasi sakit kepalaSetelah minum kopi, beberapa orang mungkin pernah mengalami pusing atau sakit kepala. Foto: Shutterstock

    Jika mengalami masalah sakit kepala atau pusing setelah minum kopi, kamu bisa mengatasinya dengan minum banyak air putih. Dehidrasi yang disebabkan oleh minuman berkafein dapat memperburuk sakit kepala.

    Obat lain yang disarankan yaitu dengan meminum secangkir teh peppermint. Teh peppermint terbukti mengurangi sakit kepala karena tegang, ujar ahli gizi, Chrissy Williams.

    Selain itu, jangan melewatkan waktu makan. Meskipun efek berdebar dan pusing di kepala membuat sedikit mual, tetapi seseorang tetap perlu makan dengan benar. Sebab, jika dibiarkan, efek itu bisa membuat dehidrasi dan sakit kepala menjadi semakin parah. Ketidakseimbangan gula darah juga membuat sakit kepala semakin parah.

    Lantas, apakah aman minum kopi jika sedang sakit kepala atau migrain? Chrissy William, MS, RD, LDN, seorang ahli menyarankan untuk secara perlahan mengurangi asupan kafein dari waktu ke waktu. Itu dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan asupan kafein yang semakin berkurang.

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariJika memang terjadi efek seperti ini, kamu bisa mengatasinya dengan minum air putih yang banyak dan tentu mengurangi asupan kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Seseorang yang terbiasa mengonsumsi kafein perlu mengurangi asupannya sampai 200 miliram saja sehari, atau bahkan kurang dari jumlah itu. Mengurangi kafein dari waktu ke waktu dapat mengurangi ketergantungan seseorang secara keseluruhan terhadap kafein. Terutama, jika kamu sering mengalami migrain, jelas Dr. Crystal.

    Dengan begitu, tubuh lebih terbiasa dan secara efektif kafein bisa memberikan manfaat lebih baik.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Segini Jumlah Kopi yang Perlu Diminum untuk Bikin Otak Fokus


    Jakarta

    Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. Agar manfaatnya maksimal, kamu perlu mengikuti takaran minum kopi yang tepat. Segini jumlahnya.

    Kopi digemari bukan hanya karena rasanya enak, melainkan juga karena manfaatnya. Salah satu manfaat minum kopi yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, sekaligus membuat seseorang lebih fokus.

    Namun, hal ini hanya bisa dirasakan jika kopi diminum dalam jumlah yang tepat. Minum kopi dalam batasan wajar dapat memberikan manfaat, sekaligus mengurangi semua risiko penyakit.


    Jika ingin mendapatkan manfaat kopi untuk meningkatkan fungsi otak, kamu perlu memperhatikan takarannya. Jangan sampai berlebihan.

    Untuk mengetahui manfaat kopi bagi fungsi otak sekaligus takarannya, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Hubungan antara kopi dan otak

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariTerdapat keterkaitan antara minum kopi dengan fungsi otak. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein pada kopi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dalam beberapa cara.

    Melansir healthline.com (25/08/2021), efeknya diyakini berasal dari cara kafein berinteraksi dengan reseptor adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter di otak yang dapat mendorong seseorang untuk tidur. Adenosin biasanya menumpuk pada siang hari, dan akhirnya membuat seseorang mengantuk saat sudah jam tidur.

    Namun, karena adenosin dan kafein punya struktur molekul serupa, ketika kafein hadir di otak, ia akan bersaing dengan adenosin untuk berikatan dengan reseptor yang sama.

    Kafein tidak memperlambat kerja neuron seperti halnya adenosin. Ia justru mencegah adenosin memperlambat aktivitas saraf.

    Kafein juga menyebabkan peningkatan entropi otak. Entropi ini yang penting untuk fungsi otak. Peningkatan entropi menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproses lebih tinggi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dalam beberapa aspek, termasuk suasana hati, reaksi, kewaspadaan, dan perhatian.

    2. Seberapa banyak kopi bisa diminum?

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kopi sebaiknya diminum 3 sampai 4 cangkir agar memberi manfaat efektif untuk meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Agar efek kafein dapat maksimal, kamu perlu minum kopi dalam takaran pas.

    Sebuah studi yang dibagikan mindbodygreen.com (18/11), mengatamati otak manusia berusia antara 45 dan 74 tahun. Studi tersebut membandingkan empat kelompok orang yang mengaku rutin minum kopi. Mulai dari yang suka minum kopi kurang dari satu cangkir per hari, 1-2 cangkir per hari, 3-4 cangkir per hari, hingga 5-6 cangkir per hari.

    Studi itu menemukan, mereka yang terbiasa minum kopi tiga sampai empat cangkir per hari, memiliki struktur otak paling kuat. Hal ini ditandai dari beberapa faktor termasuk ketebalan kortikal.

    Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Para penulis mencatat, penelitian ini dilakukan pada kelompok yang relatif kecil dan homogen. Penelitian ini juga menunjukkan mereka yang minum lebih banyak kopi cenderung lebih sehat dan berpendidikan tinggi.

    Penelitian lain yang diunggah BMJ Publishing Group Limited juga menyebut takaran yang baik untuk mendatangkan efek ini kurang lebih 200 sampai 400 mg kopi per hari.

    Kesimpulan terkait takaran kopi untuk meningkatkan fungsi otak bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kesimpulan

    Penelitian menunjukkan minum kopi dalam batas 3-4 cangkir per hari mampu memperbaiki struktur otak. Namun, jenis kopi dan waktu minum kopinya juga perlu diperhatikan.

    Pastikan mengurangi konsumsi kafein pada pagi hari karena bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kamu juga perlu berhenti meminumnya jika sudah merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar dengan kencang.

    Kopi juga bukan satu-satunya hal yang bisa meningkatkan fungsi otak. Banyak cara lain yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mendukung kesehatan otak. Misalnya dengan cukup tidur, tetap aktif, dan mempelajari hal-hal baru.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Pencinta Kopi dan Teh Wajib Tahu, Hindari 3 Waktu Terburuk Meminumnya


    Jakarta

    Kopi dan teh tidak cocok diminum pada setiap waktu. Kenali waktu terburuk untuk meminumnya agar tidak merugikan kesehatan.

    Kopi dan teh merupakan jenis minuman populer yang umum dikonsumsi setiap hari. Meminumnya mendatangkan banyak manfaat sehat untuk tubuh.

    Agar manfaatnya maksimal, perhatikan beberapa aspek dalam menikmati kopi dan teh. Dilansir dari Food NDTV (22/7), ternyata mengonsumsi kopi dan teh ada waktu terbaik dan terburuknya.


    Hal ini diungkapkan oleh ahli gizi Dr Dixa Bhavsar Savaliya dalam unggahan video Reels Instagram. Berikut 3 waktu terburuk untuk minum kopi dan teh:

    1. Saat Perut Kosong

    Kopi dan teh adalah minuman yang mengandung kafein tinggi. Oleh karenanya tak baik jika langsung dikonsumsi saat pagi hari ketika perut masih kosong.

    Dr Savaliya juga menyarankan tidak mengonsumsi kopi dan teh pada waktu tersebut. Karena, kafein yang dikonsumsi saat perut kosong dapat mengganggu produksi kortisol, hormon stres utama, dan memunculkan rasa cemas, serta hilang keseimbangan.

    Waktu minum teh berdasarkan jenisnyaMinum kopi dan minum teh ada waktu idealnya agar bermanfaat maksimal untuk kesehatan. Foto: Getty Images/krblokhin

    2. Saat Makan

    Kopi dan teh sebaiknya tidak dijadikan minuman pendamping makan. Karena, kopi dan teh bersifat asam yang dapat menghambat pencernaan.

    Jika mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang mengandung protein tinggi, maka akan menghambat proses pencernaan. Hal ini dikarenakan kafein bersifat asam.

    Selain itu, teh juga dapat mengganggu penyerapan zat besi jika dikonsumsi segera setelah makan. Untuk mengoptimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, sebaiknya menghindari kopi atau teh dalam kurun waktu 1 jam sebelum dan sesudah makan.

    3. Sore Hari setelah Pukul 16.00

    Kopi dan teh sebaiknya juga dihindari saat sore hari, terutama setelah pukul 16.00. Bagi mereka yang menikmati secangkir minuman di malam hari, kafein dapat memberikan dampak yang buruk.

    Dr Savaliya merekomendasikan untuk menghindari kafein dari kopi dan teh setidaknya 10 jam sebelum tidur. Hindari mengonsumsinya setelah pukul 16.00, karena dapat meningkatkan kualitas tidur, mendukung detoksifikasi hati, mengurangi kadar kortisol, hingga meningkatkan pencernaan.

    Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh

    Menurut Indian Council of Medical Research (ICMR), baik kopi maupun teh mengandung kafein. Kandungan ini dapat merangsang sistem saraf pusat dan menyebabkan ketergantungan.

    Batas harian mengonsumsi kopi dan teh tidak disarankan melebihi 300 miligram. Secangkir kopi seduh (150 ml) mengandung 80-120 mg kafein. Lalu, kopi instan mengandung sekitar 50-65 mg kafein, sedangkan secangkir teh mengandung 30-65 mg kafein.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Ini 5 Risiko Kesehatan Jika Terlalu Banyak Minum Kopi


    Jakarta

    Banyak orang mengandalkan kopi sebagai minuman yang dikonsumsi harian. Penelitian mengungkap beberapa risiko kesehatan jika kebanyakan minum kopi.

    Mereka yang sudah terbiasa minum kopi setiap hari mungkin akan sulit lepas dari kebiasaan tersebut. Memang minum kopi memberikan banyak efek baik, mulai dari meningkatkan energi hingga meningkatkan kesehatan otak. Namun, kamu juga perlu waspada dengan risikonya.

    Para ahli yang disebut oleh situs Report Eros Del Sur mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi kafein lebih dari batasan harian, yaitu sekitar 400 miligram, bisa meningkatkan risiko berbagai komplikasi kesehatan.


    Para profesional juga menyatakan kekhawatiran mereka dengan orang yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi sehari. Pasalnya, kebiasaan ini bisa menimbulkan efek negatif, mulai dari masalah pencernaan hingga peningkatan detak jantung.

    Selain itu, kafein dalam kopi juga bisa berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Karenanya memperparah efek samping atau mengurangi efektivitasnya.

    Oleh karena itu, para penikmat kopi sebaiknya lebih waspada pada asupan kafein dalam kopi ini.

    Punya kebiasaan ngopi tidak masalah, asalkan dosisnya tidak berlebihan. Jika berlebihan, bisa menimbulkan risiko efek samping seperti yang dilansir dari reporterosdelsur.com (28/12/2024).

    1. Meningkatkan kecemasan dan stres

    Minum KopiMinum Kopi bisa sebabkan efek samping gangguan kecemasan. Foto: Getty Images

    Menurut penelitian terkini ada risiko kesehatan signifikan terkait konsumsi kafein berlebihan.

    Para pakar setuju bahwa asupan kafein harian hanya sampai 400 miligram atau setara dengan empat cangkir kopi berukuran 8 ons (237 ml). Umumnya batasan tersebut aman bagi kebanyakan orang dewasa, tetapi tetap tergantung dari kesehatan setiap individu.

    Jika kafein yang dikonsumsi setiap hari lebih dari batasan tersebut, bisa jadi memperparah perasaan cemas.

    Orang yang rentan terhadap gangguan kecemasan mungkin mengalami gejala lebih parah, termasuk serangan panik dan kegelisahan.

    2. Gangguan tidur

    Young Asian woman feeling sick and suffering from a headache, lying on the bed and taking a rest at homeMinum kopi berlebihan di waktu tidak tepat juga bisa sebabkan gangguan tidur. Foto: Getty Images/AsiaVision

    Konsumsi kopi, terutama di sore atau malam hari bisa menganggu pola tidur dan menyebabkan pola tidur yang tidak normal.

    Efek segar dari kafein biasanya muncul sekitar 30 menit setelah kopi diminum, dan pengaruhnya bisa bertahan sekitar 5-6 jam. Namun, ini bisa bervariasi pada setiap orang.

    Jika kopi baru diminum sore atau malam hari bisa jadi efek kafein tersebut memengaruhi kualitas tidur. Kualitas tidur yang tidak baik akhirnya bisa menimbulkan dampak kesehatan lainnya, mulai dari sulit konsentrasi, mudah lupa, mudah sakit, hingga mudah stres.

    Efek kebiasaan minum kopi lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Menimbulkan masalah kardiovaskular

    Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah tinggi. Terutama, pada mereka yang punya masalah jantung.

    Beberapa penelitian yang disebut situs kemenkes.go.id juga menyebut bahwa kafein dapat menyebabkan kelenjar adrenal menghasilkan adrenalin, sehingga berpotensi meningkatkan tekanan darah.

    Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama bagi mereka yang punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi.

    4. Gangguan pencernaan

    makanan pencernaanDalam dosis berlebih kopi juga bisa sebabkan gangguan pencernaan. Foto: iStock

    Minum kopi terlalu banyak juga berpotensi terkena masalah pencernaan.

    Kafein di dalam kopi bisa menyebabkan penyakit diare, meningkatkan asam lambung, serta iritasi pada usus.

    Risiko ini juga semakin tinggi jika kamu sering minum kopi dalam keadaan perut kosong.

    5. Meningkatkan kadar gula darah

    Penelilian yang disebut alodokter.com menyatakan bahwa konsumsi kafein berlebihan berbahaya bagi penderita diabetes tipe-2.

    Kondisi ini berbahaya karena penderita diabetes bisa mengalami peningkatan kadar gula darah usai konsumsi kafein. Kafein mampu menurunkan proses penyerapan gula darah ke dalam sel tubuh.

    Jika kebiasaan minum kafein berlebihan ini dibiarkan begitu saja, lama kelamaan mampu meningkatkan risiko lebih parah. Mulai dari menyebabkan kerusakan saraf atau penyakit jantung.

    Cara menyeimbangkan asupan kopi

    minum kopiBeberapa hal bisa diperhatikan untuk seimbangkan asupan kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/stock_colors

    Jika tidak mau terkena efek samping minum kopi, kamu bisa memperhatikan beberapa cara.

    Mulai dari membatasi asupan kafein harian, tidak lebih dari empat cangkir kopi per hari.

    Hindari juga konsumsi kopi di sore dan malam hari supaya kualitas tidur tetap terjaga. Cari informasi jelas terkait interaksi kopi dengan obat tertentu.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 5 Tips Meracik Kopi Kurang Enak Jadi Lebih Baik Rasanya


    Jakarta

    Ketika membuat kopi sendiri di rumah, seringkali rasanya tidak seenak kopi di kafe. Tenang saja, kopi itu bisa dibuat lebih enak, dengan 5 tips ini.

    Membuat kopi sendiri di rumah memang lebih menghemat waktu dan pengeluaran. Terutama bagi mereka yang setiap hari punya kebiasaan minum kopi.

    Sayangnya, racikan kopi yang dibuat di rumah kerap menghasilkan rasa yang tidak seenak kopi di kafe. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari salah menyeduh kopi, menggunakan peralatan kotor, sampai menggunakan biji kopi yang sudah tidak segar.


    Faktor-faktor tersebut bisa memengaruhi rasa kopimu. Namun, jangan berkecil hati dan membiarkan kopi terbuang sia-sia. Sebab, racikan kopi yang buruk bisa dibuat lebih enak dengan menambahkan bahan-bahan tertentu.

    Melansir Food & Wine (19/10/2024), berikut 3 tips yang bisa dilakukan untuk memperbaiki rasa kopi yang kurang enak.

    1. Tambah sejumput kayu manis

    kayu manisTambahan kayu manis dapat membuat kopi lebih aromatik. Foto: Foodbeast

    Tambahkan sejumput kayu manis bubuk atau jenis rempah-rempahan lainnya ke dalam kopimu. Namun, jangan memasukkan kayu manis langsung ke dalam cangkir kopi.

    Tambahkan kayu manis ke bubuk kopi sebelum diseduh. Cara mudah ini dapat membuat kopi lebih beraroma dan kaya rasa.

    Sebenarnya tidak hanya kayu manis, tetapi jenis rempah lainnya seperti pala, bunga lawang, hingga kapulaga juga bisa ditambahkan ke dalam kopi.

    Hanya perlu menambahkan satu sampai dua jumput rempah ke kopi bubuk, aduk rata, lalu seduh seperti biasa.

    2. Tambahkan sedikit busa susu

    Kopi susu tanpa gula ternyata bisa meredakan nyeri sendi.Tambahan foam susu di atas kopi juga dapat membuat kopi lebih enak. Foto: iStock

    Racikan kopi juga bisa dibuat seperti kopi dari kedai kopi ternama dengan hanya menambahkan foam susu di atasnya.

    Bisa menambahkan buih atau busa susu yang dihasilkan dari susu hangat yang dikocok hingga menjadi buih halus. Tambahan susu kocok ini akan menambah rasa lembut dan creamy pada minuman.

    Caranya hanya perlu menuangkan sedikit susu ke wadah yang bisa ditutup rapat, seperti stoples. Akan lebih enak jika susu yang digunakan adalah susu hewani karena bisa lebih berbusa.

    Susu dalam stoples tersebut dapat di microwave sampai hangat. Setelahnya, susu hangat ini tinggal di kocok selama kurang lebih 30 detik sampai menghasilkan busa susu yang kental. Tuangkan busa susu itu di atas racikan kopi.

    Tips lain yang bisa dilakukan supaya kopi lebih enak dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Ubah racikan kopi jadi mocha

    MochaBisa ubah racikan kopi menjadi mocha, dengan tambahan bubuk kakao. Foto: iStock

    Salah satu cara terbaik mengubah racikan kopi menjadi lebih baik yaitu dengan menambah lebih banyak gula. Supaya lebih enak, bisa menambahkan cokelat ke dalam cangkir.

    Tambahan cokelat dapat membuat racikan kopi berubah menjadi minuman mocha. Kombinasi antara gula dan susu bubuk bisa menyeimbangkan rasa pahit kopi.

    Pastikan untuk menambahkan bubuk kakao yang bisa dilarutkan ke dalam air.

    4. Taburi sedikit garam

    Menurut pembuktian ilmu pengetahuan, garam maupun gula dapat menghilangkan rasa pahit dari kopi. Namun, karena gula mungkin sudah biasa dan terkadang membuat rasa kopi malah semakin buruk, coba gunakan garam.

    Tambahkan sedikit garam, sekitar setengah jumputan jari ke dalam bubuk kopi sebelum diseduh. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat keasaman dan rasa kopi yang terlalu kuat.

    5. Tambahkan sedikit jeruk

    racikan kopi tambah kulit jerukJeruk juga bisa dimanfaatkan untuk membuat rasa kopi lebih enak. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa kopi memiliki sedikit sentuhan rasa cokelat yang cocok dipadukan dengan jeruk. Jika kopi kurang enak, bisa coba diselamatkan dengan tambahan jeruk. Parut kulit buah jeruk lemon atau navel dan tambahkan sekitar satu sendok teh kulit jeruk parut ke dalam bubuk kopi. Pastikan untuk mengaduknya secara merata sebelum kopi diseduh.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Apakah Kopi Mengandung Karbohidrat? Begini Penjelasannya


    Jakarta

    Kopi mengandung kafein adalah hal umum yang diketahui banyak orang. Namun apakah kopi mengandung karbohidrat? Begini penjelasannya.

    Kafein menjadi salah satu kandungan paling populer di dalam kopi. Faktanya, kopi juga mengandung senyawa atau bahan lain yang tidak kalah penting. Misalnya karbohidrat yang identik terkandung dalam bahan makanan pokok.

    Sebenarnya, kopi juga mengandung karbohidrat secara alami. Namun jumlahnya bisa bertambah, tergantung dari jenis kopi, cara menyeduh, dan bahan tambahan lainnya.


    Lantas, jenis kopi apa saja yang mengandung karbohidrat? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari cafely.com (01/10/2024).

    1. Kopi hitam punya kandungan karbohidrat terendah

    kopiKopi hitam mengandung karbohidrat yang rendah, hanya sekitar 2 gram per cangkir. Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Ermak

    Semakin sedikit bahan yang digunakan, maka semakin sedikit total karbohidrat dalam kopi. Kopi hitam memiliki karbohidrat paling rendah dibandingkan jenis kopi lainnya. Dalam satu cangkir kopi, hanya terkandung sekitar 2 gram karbohidrat.

    Kopi hitam, espresso, dan Americano semuanya mengandung bahan yang sangat sedikit, sehingga karbohidrat di dalamnya bisa diabaikan.

    Namun, kandungannya akan berubah ketika kopi hitam diseduh atau ditambah dengan bahan lainnya.

    Sedangkan, untuk cold brew mengandung karbohidrat lebih tinggi sekalipun secara teknis sama-sama kopi hitam. Hal ini karena proses penyeduhan yang lama dan lambat, sehingga kopi mengeluarkan gula alami yang berkontribusi pada jumlah karbohidratnya.

    2. Bahan tambahan kopi memengaruhi karbohidrat

    kopiJika kopi ditambah dengan gula, krimer, atau pemanis lain, maka karbohidratnya juga bertambah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Ermak

    Bahan tambahan, seperti gula, sirup, dan krimer dapat meningkatkan total karbohidrat dalam minuman kopi.

    Saat bertanya berapa banyak karbohidrat yang terkandung dalam kopi, penting untuk melihat semua bahan yang digunakan. Jika memakai susu sapi murni, maka ada tambahan 5 gram karbohidrat untuk tiap pemakaian 100 ml susu sapi.

    Krimer juga akan menambah 4.17 gram karbohidrat di dalam 100 ml krimer yang dipakai. Sementara untuk sirup perasa mengandung karbohidrat lebih tinggi, sekitar 21,67 gram per 100 ml sirup perasa.

    Berbagai jenis susu, baik yang berbahan dasar hewani atau nabati juga akan memengaruhi karbohidrat kopi secara berbeda. Namun, tambahan gula, sirup, atau pemanis buatan lainnya memiliki dampak paling besar.

    Alternatif lainnya jika ingin minum kopi karbohidrat rendah bisa lihat pada halaman selanjutnya!

    3. Alternatif racikan kopi rendah karbohidrat

    Jika tidak mau minum kopi tinggi karbohidrat, ada beberapa racikan yang bisa dibuat.

    Misalnya, mengganti pemanis, seperti gula atau sirup dengan pemanis alami. Pemanis alami bisa membuat kopi lebih manis tanpa menambahkan karbohidrat lebih banyak ke dalamnya. Namun, kamu juga perlu menambahkannya dalam jumlah sedikit,

    Lebih baik pilih susu nabati yang karbohidratnya lebih rendah daripada susu sapi. Misalnya susu almond, susu kelapa, atau susu kedelai.

    Terlepas dari alternatif tersebut, pilihan terbaik memang minum kopi hitam saja tanpa tambahan apapun. Kopi hitam, termasuk espresso secara alami rendah karbohidrat dan ideal untuk asupan karbohidrat minimal.

    Tidak perlu banyak bahan untuk menghasilkan kopi yang nikmat. Bisa dimulai dengan memilih biji kopi premium dan mengikuti teknik penyeduhan kopi yang tepat, kamu bisa menghasilkan kopi lezat.

    4. Cara menghitung karbohidrat kopi

    Minum KopiKarbohidratnya bisa dihitung dengan mencatat bahan-bahan di dalamnya. Foto: Getty Images

    Memperkirakan jumlah karbohidrat dalam secangkir kopi dapat dilakukan dengan mencatat bahan-bahan dan jumlah yang digunakan dalam setiap minuman.

    Memang butuh waktu ekstra untuk mencatatnya, tetapi ini adalah cara sederhana dan efektif untuk melacak kandungan karbohidratnya.

    Untuk menghindari karbohidrat berlebihan, lebih baik membuat kopi sendiri di rumah. Sebab, kamu bisa mengatur bahan-bahan apa saja yang masuk ke dalam kopi, sehingga memudahkan pemantauan kandungan karbohidratnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Hobi Minum Kopi Usai Makan Siang? Begini Kata Ahli


    Jakarta

    Beberapa orang suka minum kopi sehabis makan siang. Biasanya untuk menyegarkan kembali tenggorokan hingga membantu meningkatkan semangat siang hari. Namun, apakah aman?

    Penikmat kopi mungkin tidak hanya sekali menikmati minuman kafein ini. Beberapa memang suka meminumnya di pagi hari, tetapi tidak sedikit juga yang suka meminumnya setelah makan siang.

    Setelah perut kenyang usai makan siang, biasanya timbul rasa kantuk. Untuk menyegarkan kembali tenggorokan dan membangkitkan energi, beberapa orang memilih minum kopi.


    Meskipun dapat memberi efek dorongan energi, tetapi apakah minum kopi habis makan siang aman? Seorang dokter memberi penjelasan terkait hal tersebut.

    1. Kata ahli soal minum kopi habis makan siang

    Hobi Minum Kopi Usai Makan Siang? Begini Kata AhliAhli ini ungkap beberapa makanan yang perlu dihindari supaya terhindar dari penyakit. Foto: TikTok @doctoranddancer

    Dr. Poonam Desai melalui akun TikToknya @doctoranddancer berbagi langkah-langkah untuk mencegah penyakit.

    Dalam klip TikTok, ia mengungkap, “Saya seorang dokter dan berikut adalah lima hal yang tidak saya lakukan, atau tidak lagi saya lakukan, demi kesehatan saya.”

    Menurut penjelasannya, ia tidak minum alkohol karena tidak ada jumlah alkohol yang aman bagi kesehatan.

    Tindakan kedua yang tidak dia lakukan yaitu membeli Tupperware. Menurutnya, wadah makanan plastik, terutama saat dipanaskan, dapat melepaskan zat pengganggu endokrin. Bahan kimia pengganggu endokrin (EDC) ini dapat meniru, memblokir, atau mengganggu hormon tubuh.

    Ia juga menghindari penerbangan rutin di malam hari karena dapat mengganggu kesehatan.

    Terakhir, Dr. Desai mengklaim bahwa ia menghindari mengonsumsi kafein setelah pukul 12 siang. Menurutnya, kafein memiliki waktu lima hingga enam jam dan masih dapat bertahan dalam sistem tubuh menjelang waktu tidur. Sehingga, minum kopi setelah pukul 12 siang dapat mencegah seseorang tidur atau setidaknya membuat tidur kurang lelap.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Science Translational Medicine juga mengungkap jika minum double espresso tiga jam sebelum tidur akan memutar balik jam tubuh hampir satu jam.

    2. Alasan lain tidak minum kopi siang hari

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungMinum kopi habis makan disebut-sebut dapat menghambat penyerapan nutrisi. Foto: Ilustrasi iStock

    Indian Council of Medical Research (ICMR) memperingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman kafein, seperti teh dan kopi dengan jarak satu jam sebelum atau sesudah makan. Alasannya karena kafein yang berlebihan dapat merangsang sistem saraf dan mengakibatkan ketergantungan fisiologis, lapor healhshots.com (27/05/2024).

    Teh, kopi, atau minuman berkafein lainnya juga mengandung tanin, senyawa yang dapat mengikat zat besi ke lambung. Sehingga, menghindari minum minuman ini sebelum dan sesudah makan mampu memberi kesempatan tubuh menyerap zat besi lebih baik.

    Anjuran minum kopi yang baik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Menyeimbangkan konsumsi kopi

    Kopi hitamNamun, menurut Dr. Chris Zavos, seseorang tetap bisa minum kopi habis makan asalkan dalam jumlah sedang. Foto: iStock

    Meskipun beberapa ahli meminta untuk menghindari minum kopi usai makan siang, tetapi menurut Dr. Chris Zavos, anggapan tersebut sebenarnya tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Bagi kebanyakan orang, konsumsi kopi dalam jumlah sedang setelah makan aman dan tidak akan berdampak signifikan pada penyerapan atau pencernaan nutrisi, lapor peptiko.gr (26/09/2023).

    Namun, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan tingkat toleransi dan menjaga pola makan seimbang untuk memastikan kesehatan secara keseluruhan.

    Jika memang ragu, bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis yang dapat memberikan panduan personal tepat.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold