Tag: mobil

  • 6 Tips Istirahat Efektif saat Mudik Menggunakan Kendaraan Pribadi


    Jakarta

    Ketika mudik seperti saat Lebaran, orang-orang biasanya akan menempuh perjalanan jauh yang membutuhkan waktu tak sedikit. Ditambah, ratusan ribu kendaraan yang tumpah ruah dalam waktu bersamaan, membuat kondisi jalan makin padat.

    Dalam keadaan seperti itu, lelah tentunya akan terasa, terutama pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

    Nah, ada cara istirahat efektif selama mudik nih. Tips ini cocok buat kamu yang mudik dengan mobil atau motor pribadi. Catat ya!


    Tips Istirahat Efektif Selama Mudik

    Sederet tips berikut bisa kamu simak agar istirahat saat perjalanan mudik dapat maksimal. Ada tips apa saja?

    1. Berangkat Mudik di Pagi atau Siang Hari

    Merujuk catatan detikHealth, dr Andreas Prasadja mengatakan ada baiknya untuk memilih waktu berangkat yang tepat bagi pemudik yang memakai kendaraan pribadi. Berangkatlah di waktu yang biasanya tidak tidur. Artinya, hendaklah pergi mudik di waktu pagi atau siang hari.

    Jika berangkat di malam hari alias di waktu umum tidur, kantuk berlebih bisa muncul dengan cepat. Kalau sudah ngantuk, sebaiknya segera tidur dan tidak ditahan-tahan.

    “Jangan sampai memaksakan, bela-belain nawar ngantuk, bahaya,” imbau praktisi kesehatan tidur di RS Mitra Keluarga Kemayoran itu.

    2. Pastikan Kondisi Tubuh Fit

    Sebelum berangkat juga, kamu perlu memastikan kondisi tubuh fit. Menurut Jusri Pulubuhu, praktisi keselamatan sekaligus instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), usahakan untuk istirahat yang cukup sekitar 2-3 hari sebelum keberangkatan mudik.

    Selain itu, pemudik juga mesti bebas dari beban pikiran saat melakukan perjalanan.

    “Pastikan kalau kita mengemudi, kita harus dalam keadaan free problem. Kemudian 2-3 hari sebelum berangkat kita sudah memiliki kualitas istirahat yang bagus, dan asupan yang bagus,” kata Jusri Pulubuhu selaku praktisi keselamatan jalan raya, dikutip dari arsip detikOto.

    3. Jadwalkan Istirahat Tiap Beberapa Jam

    Waktu istirahat selama perjalanan mudik juga perlu diperhatikan. Jusri menyarankan pengendara beristirahat tiap dua jam sekali.

    Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana turut menganjurkan untuk istirahat 2 jam sekali bagi pengguna motor dan tiap 3 jam bagi pengemudi mobil saat mudik.

    “Maksimal berkendara 3 jam untuk mobil dan 2 jam untuk motor. Kalau sudah sampai limitnya, maka segera cari rest area untuk istirahat, jadi manfaatkan fasilitas yang ada untuk beristirahat dengan optimal,” tutur Sony dalam catatan detikOto.

    4. Istirahat dengan Nyaman dan Tenang

    Istirahat maksimal perlu dilakukan setelah berkendara mudik berjam-jam. Agar bisa fokus kembali untuk melanjutkan perjalanan, istirahat yang paling efektif adalah tidur. Menurut Sony, tidur dapat menyegarkan kembali saraf, otot, dan otak pengendara.

    Beristirahat dengan meregangkan badan atau berjalan-jalan disebut tidak cukup. Meski itu adalah aktivitas yang berbeda dari berkendara, tetap tidak bisa dianggap istirahat karena tidak dilakukan dengan tenang dan nyaman.

    “Jadi jangan hanya masuk ke rest area lalu minum kopi, peregangan, mengobrol dan kemudian menganggap sudah beristirahat. Memang hal tersebut merupakan aktivitas yang berbeda dengan mengemudi, tetapi tetap tidak optimal kalau kita tidak melakukannya dengan tenang. Untuk menghindari kondisi lelah dan kantuk berlebih ya dengan beristirahat (tidur),” ucap Sony.

    5. Terapkan Power Nap

    Jusri membeberkan cara tidur yang efektif, yaitu dengan menerapkan power nap. Tidur ini dilakukan singkat, sekitar 5, 15, atau 30 menit, tetapi berkualitas.

    “Kemudian cara dia beristirahat untuk mendapatkan power nap yang baik, harus melengkapi diri dengan eyes cover atau penutup mata dan ear plug. Jadi setiap istirahat dia harus tidur. Tidur yang singkat 5, 15 atau 30 menit itu udah bisa nge-boost, membuat bugar,” jelasnya.

    6. Tidak Berkendara dalam Waktu Lama

    Telah dijelaskan, maksimal berkendara antara 2-3 jam. Setelah itu, kamu sebaiknya mencari rest area untuk beristirahat. Mengemudi lebih dari itu tidak disarankan karena biasanya mudik seperti saat Lebaran dilakukan dalam kondisi puasa.

    Menurut Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus duta safety driving, konsentrasi dapat berkurang dengan cepat ketika berpuasa lantaran level air dan oksigen dalam tubuh kurang.

    Hal itu juga yang menjadi alasan istirahat perlu dilakukan dengan cara tidur. Karena setelah tidur, tubuh seolah baru mulai kembali.

    “Nah sebenarnya ketika kita mengemudi baru sahur sampai enam jam ke depan itu level airnya kita masih bagus. Tapi, setelah itu kondisi badan kita menurun. Nah triknya, ketika sudah drop, kita harus tidur siang. Karena ketika tidur siang itu seakan-akan kita baru mulai lagi,” jelas Rifat, dikutip dari catatan detikOto.

    Nah, itu tadi sejumlah tips istirahat efektif saat mudik. Jadi, pastikan untuk mengambil istirahat yang maksimal setiap beberapa jam sekali kalau kamu mudik menggunakan kendaraan pribadi ya.

    (azn/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Cara Mencegah Mobil Mogok saat Mudik Lebaran, Bikin Tenang di Jalan


    Jakarta

    Ada banyak hal yang harus disiapkan oleh pemudik sebelum berangkat ke kampung halaman, salah satunya melakukan pengecekan kendaraan. Hal ini agar perjalanan tetap aman dan nyaman setelah menempuh jarak ratusan kilometer.

    Salah satu masalah yang kerap menghantui pemudik adalah mobil tiba-tiba mogok di jalan. Padahal, detikers sudah melakukan pengecekan berkali-kali dan memastikan mobil dalam kondisi baik.

    Agar terhindar dari masalah tersebut, sebaiknya lakukan pengecekan pada sejumlah komponen mobil secara teliti supaya perjalanan mudik tidak terganggu.


    Lantas, bagaimana cara mencegah mobil mogok saat perjalanan mudik Lebaran? Simak dalam artikel ini.

    Cara Mencegah Mobil Mogok saat Perjalanan Mudik

    Ada beberapa cara untuk mencegah mobil mogok saat perjalanan pulang kampung. Dilansir situs Auto 2000, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Cek Jumlah Bahan Bakar

    Cara yang pertama dan paling mudah adalah dengan mengecek jumlah bahan bakar. Jangan sampai ketika di tengah jalan baru tersadar kalau bahan bakar sudah menipis.

    Untuk itu, disarankan mengisi bahan bakar hingga penuh sebelum melakukan mudik Lebaran. Jadi, detikers nggak perlu khawatir lagi mobil tiba-tiba mogok karena kehabisan bensin.

    2. Aki Mobil dalam Kondisi Baik

    Pastikan juga kondisi aki mobil dalam keadaan baik. Soalnya, aki menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan.

    Umumnya, masalah di aki mobil terjadi pada kabel yang renggang atau lepas dari terminal aki. Selain itu, aki yang masa pakainya sudah habis dapat memicu kinerja mesin jadi kurang optimal.

    So, sebelum berangkat cek kembali kondisi aki mobil. Kalau ragu apakah aki dalam kondisi baik atau tidak, segera bawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan dan pergantian unit.

    3. Cek Sekring

    Masalah pada sekring juga menjadi salah satu faktor mobil tiba-tiba mogok. Untuk mencegah hal itu, disarankan melakukan pengecekan sekring sebelum perjalanan mudik.

    Langkah pemeriksaan ini bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Awalnya, cek dulu apakah ada sekring yang putus atau tidak.

    Kemudian, lihat pada bagian plastik beningnya, jika kawat di dalamnya masih menyambung, itu artinya sekring tidak perlu diganti. Akan tetapi jika kawat sekring sudah terputus, maka harus diganti dengan yang baru dan jenis sekringnya wajib memiliki kapasitas sama.

    4. Cek Air Radiator

    Cara lain untuk mencegah mobil mogok di jalan saat mudik adalah dengan mengecek air radiator. Sebagai informasi, mesin yang terlalu panas atau overheat menjadi salah satu penyebab mobil mogok.

    Biasanya, masalah ini disebabkan air radiator yang kurang atau bahkan sudah habis karena bocor atau lupa diisi. Air radiator sendiri berfungsi sebagai pendingin yang berguna untuk menjaga suhu mesin agar tidak terlalu panas.

    5. Panaskan Mesin Sebelum Berkendara

    Kalau keempat poin di atas sudah dicek dan tidak ada masalah, berarti mobil sudah oke untuk diajak mudik Lebaran. Tapi sebelum memulai perjalanan, sebaiknya panaskan mobil terlebih dahulu.

    Langkah ini dilakukan supaya mesin mobil jadi lebih awet dan meminimalisir adanya masalah atau kendala. Biarkan mobil dipanaskan selama 1-2 menit, baru setelah itu berangkat dengan aman dan nyaman ke kampung halaman.

    Demikian lima cara mencegah mobil mogok saat mudik Lebaran. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Cara Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Agar Tetap Optimal


    Jakarta

    Merawat mobil merupakan hal yang harus dilakukan oleh pemiliknya. Apalagi jika mobil tersebut digunakan setiap hari, tentu perawatannya harus lebih apik lagi.

    Namun, ada juga sejumlah pemilik mobil yang jarang menggunakan kendaraannya. Biasanya, mobil hanya digunakan untuk menghadiri acara tertentu atau sekadar jalan-jalan di akhir pekan.

    Tentu, mobil terbilang lebih awet karena komponen-komponen di dalamnya jarang berfungsi. Meski begitu, bukan berarti mobil yang jarang dipakai bisa terbebas dari masalah.


    Ada sejumlah dampak yang ditimbulkan jika mobil jarang dipakai. Rasanya sayang bukan setelah membeli mobil idaman tapi rusak begitu saja?

    Untuk itu, ada beberapa cara dalam merawat mobil yang jarang digunakan. Seperti apa tipsnya? Simak dalam artikel ini.

    Ini Akibat Mobil Jarang Dipakai

    Jika detikers berpikir mobil yang jarang dipakai akan lebih awet, justru hal tersebut salah. Dilansir Auto2000, ada sejumlah dampak yang ditimbulkan akibat mobil jarang dipakai, yaitu:

    1. Ban mobil lama kelamaan kekurangan angin. Jika tidak segera diisi angin, hal ini membuat ban cepat rusak karena tidak kuat menanggung beban mobil yang erat.
    2. Karat di berbagai komponen mobil, mulai dari rem, piringan cakram, tangki bensin, dan bagian lainnya.
    3. Munculnya jamur, debu, dan kotoran karena mobil hanya tersimpan di garasi dan tidak dibersihkan. Umumnya jamur muncul di sekitar kaca jendela, wiper, hingga cat bodi mobil.
    4. Kotoran juga dapat menyumbat filter dan saluran AC mobil.
    5. Aki mobil jadi cepat aus dan tidak bisa digunakan kembali.
    6. Oli dan bahan bakar mengendap di dalam mesin.
    7. Kerusakan pada sejumlah fitur elektronik di dalam mobil seperti tombol jendela otomatis dan head unit

    Cara Mudah Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

    Kalau mobil detikers memang jarang dipakai, bukan berarti dibiarkan terbengkalai begitu saja di garasi rumah. Jika iya, maka siap-siap saja mobil kesayanganmu akan mengalami sejumlah ‘penyakit’ seperti penjelasan di atas.

    So, mobil yang jarang dipakai tetap harus dirawat dan dicek komponen mesinnya. Untuk lebih jelasnya, simak sejumlah tipsnya di bawah ini:

    1. Bersihkan Mobil

    Mobil yang jarang dipakai juga bisa kotor akibat terkena debu. Tak hanya bagian eksteriornya saja, namun interior mobil juga bisa kotor.

    Kamu bisa mencuci bagian luar mobil terlebih dahulu sampai bersih. Setelah itu, bersihkan debu dan kotoran di interior mobil dengan vacuum cleaner atau dilap dengan cairan khusus.

    2. Panaskan Mobil Setiap Hari

    Nah, banyak pemilik mobil yang malas memanaskan mobil karena jarang digunakan. Sebenarnya, hanya 1-2 menit saja sudah cukup untuk memanaskan mobil sesaat.

    Saat memanaskan mobil, nyalakan juga semua fitur yang ada di dalamnya seperti AC, lampu sein, headlamp, radio, power window, atau sekadar maju dan mundur di garasi. Hal ini juga untuk memastikan kalau komponen mobil masih berfungsi baik.

    3. Mengganti Oli Mesin

    Mobil yang rutin digunakan setiap hari memang dianjurkan untuk mengganti oli mesin secara berkala. Lalu, bagaimana dengan mobil yang jarang dipakai?

    Meski tidak dikendarai dalam waktu lama, oli mesin juga harus diganti. Sebab, ketika mobil jarang digunakan maka kualitas oli ikut terpengaruh.

    Seiring waktu, senyawa kimia oli mesin akan mengalami perubahan terkait proses oksidasi yang secara alami terjadi. Masalahnya, kandungan air sebagai akibat dari oksidasi pada oli mesin akan meningkat hingga mencapai level yang berbahaya jika didiamkan.

    Jadi, kamu harus memastikan bahwa volume oli sudah cukup dan lakukan pengecekan menggunakan dipstick. Jika oli mesin sudah tidak cukup atau kualitasnya berkurang, segera ganti dengan oli yang baru.

    4. Cek Tekanan Ban Mobil

    Perlu diingat, mobil yang jarang dipakai juga dapat mempengaruhi tekanan ban, apalagi kalau mobil diparkir dalam garasi berubin dingin. Jika terus dibiarkan, ban yang kempes dapat merusak velg mobil.

    Oleh sebab itu, usahakan cek kondisi ban secara berkala dan hindari ban kempes dalam waktu yang lama.

    Demikian tips mengenai cara merawat mobil yang jarang dipakai agar tetap optimal. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Segini Estimasi Biaya Ketok Magic dan Waktu Pengerjaannya


    Jakarta

    Ketok magic menjadi solusi alternatif bagi sejumlah masyarakat ketika body mobil mengalami penyok. Sebab, biaya perbaikan di bengkel ketok magic disebut lebih terjangkau.

    Maka dari itu, ketok magic masih menjadi pilihan alternatif untuk memperbaiki body mobil yang penyok. Lantas, berapa biaya perbaikan mobil yang penyok di bengkel ketok magic? Simak dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Ketok Magic

    Sebenarnya, pemilik kendaraan bisa memperbaiki mobilnya yang penyok ke bengkel resmi. Walau punya keunggulan dari segi alat dan pengerjaannya, tapi biaya yang dikeluarkan lebih mahal ketimbang dibawa ke bengkel ketok magic.


    Namun sebagai pengingat, biaya perbaikan mobil yang penyok atau lecet di ketok magic bisa berbeda-beda, tergantung dari kondisi kerusakannya. Selain itu, sejumlah bengkel juga mematok harga yang berbeda untuk memperbaiki kerusakan pada body mobil.

    Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk mencari bengkel ketok magic yang punya harga miring. Tetapi, perhatikan juga reputasi bengkel tersebut apakah baik atau buruk dalam memperbaiki kerusakan mobil.

    Sebagai gambaran, berikut estimasi biaya perbaikan mobil di bengkel ketok magic, bengkel umum, dan bengkel resmi yang dilansir situs Wuling:

    1. Penyok Ringan

    Estimasi biaya perbaikan mobil penyok ringan (hanya satu panel) yakni sebagai berikut:

    • Bengkel resmi: sekitar Rp 700 ribu – Rp 1 jutaan
    • Bengkel umum: sekitar Rp 350 ribu – Rp 400 ribu
    • Bengkel ketok magic: sekitar Rp 300 ribu – Rp 400 ribu.

    2. Penyok Sedang

    Berikut estimasi biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki penyok sedang (dua atau tiga panel):

    • Bengkel resmi: sekitar Rp 1,4 juta – Rp 3 jutaan
    • Bengkel umum: sekitar Rp 750 ribu – Rp 1,2 jutaan
    • Bengkel ketok magic: sekitar Rp 600 ribu – Rp 1,2 jutaan.

    3. Penyok Parah

    Sedangkan untuk kondisi mobil yang penyok parah (lebih dari tiga panel), butuh biaya yang lebih mahal lagi. Berikut estimasi biayanya:

    • Bengkel resmi: lebih dari Rp 3 juta
    • Bengkel umum: lebih dari Rp 1,2 ke atas
    • Bengkel ketok magic: lebih dari Rp 1,2 juta ke atas.

    Estimasi Waktu Pengerjaan di Bengkel Ketok Magic

    Selain lebih murah, banyak masyarakat yang memilih bengkel ketok magic karena waktu pengerjaannya cukup cepat. Akan tetapi, waktu pengerjaannya juga dipengaruhi oleh tingkat kerusakan mobil, semakin parah kondisinya maka butuh waktu yang lebih lama lagi.

    Dilansir laman Lifepal, apabila mobil hanya mengalami kerusakan ringan seperti penyok di satu panel atau lecet, estimasi waktu pengerjaannya sekitar 1 hari. Bahkan, mobil bisa diperbaiki dalam waktu hitungan jam saja.

    Sementara untuk kerusakan sedang seperti penyok sampai merusak cat mobil, estimasi waktu pengerjaannya sekitar 1-2 hari. Sedangkan untuk kerusakan parah seperti ringsek, estimasi waktu perbaikannya bisa lebih lama, yakni sekitar 1-2 minggu.

    Perlu diingat juga, tak semua bengkel ketok magic dapat langsung mengerjakan mobilmu yang rusak. Mungkin ada beberapa mobil milik orang lain yang masih dalam tahap perbaikan, jadi harus sabar menunggu dan bisa memakan waktu lebih lama lagi.

    Itu dia estimasi biaya perbaikan mobil di bengkel ketok magic dan waktu pengerjaannya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang ingin menggunakan jasa ketok magic.

    (ilf/inf)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Perbedaan BPKB Asli dan Palsu, Ciri Fisik-Kesesuaian Data Online


    Jakarta

    Perbedaan BPKB asli dan palsu dapat dicek dari ciri fisik dan kesesuaian data. Bukti kepemilikan kendaraan bermotor ini sangat berharga karena dapat dijadikan jaminan selama pinjam meminjam.

    Kondisi ini yang menyebabkan BPKB sering dipalsukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kekhawatiran banyak muncul khususnya bagi pembeli kendaraan bekas.

    Namun tidak perlu cemas, pasalnya BPKB asli telah didesain dengan kualitas tinggi dan kode rahasia tertentu. Sehingga saat dicermati, terdapat perbedaan BPKB asli dan palsu yang dijamin membantu terhindar dari penipuan.


    Beda BPKB Asli dan Palsu Berdasarkan Elemen Penyusun

    Dikutip dari laman Astra Daihatsu, BPKB (Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor) adalah dokumen dengan daya guna tinggi yang harus disimpan dengan baik. Berikut perbedaan BPKB asli dan palsu berdasarkan ciri-cirinya agar terhindar dari penipuan.

    1. Pemilihan Bahan Sampul

    a. BPKB asli:

    • Terbuat dari material berkilau dan tebal
    • Memiliki lubang berbentuk trapesium di pinggirnya (khusus BPKB baru).

    b. BPKB palsu:

    • Terbuat dari bahan tipis dan mudah robek.

    2. Hologram

    a. BPKB asli:

    • Terletak di sampul, halaman pertama, dan bagian belakang BPKB
    • Berwarna abu-abu saat diterawang
    • Hologram dilengkapi benang di halaman pertama (BPKB terbitan 2022)
    • Terdapat benang di setiap ujung halaman
    • Terdapat kode QR di sudut kanan atas pada halaman kedua untuk menampilkan nomor dan tahun registrasi sesuai data BPKB.

    b. BPKB palsu:

    • Hologram berwarna terang atau kekuningan tanpa ciri-ciri lain di atas.

    3. Nomor Seri

    a. BPKB asli:

    • Nomor rangka sesuai dengan nomor mesin kendaraan
    • Nomor berada di halaman pertama dan dekat hologram (sudut kanan atas)
    • Nomor seri bersifat rahasia dan tidak bisa diungkapkan pada masyarakat luas.

    b. BPKB palsu:

    • Nomor rangka dan mesin kendaraan tidak sesuai
    • Lokasi nomor seri di BPKB tidak ada di sudut kanan (tidak sesuai ketentuan).

    4. Informasi Data Pemilik

    a. BPKB asli:

    • Data pemilik sesuai dengan pernyataan pedagang kendaraan bekas.

    b. BPKB palsu:

    • Data kendaraan dan pemilik diganti sehingga identitasnya tidak sesuai.

    5. Lambang Korp Lalu Lintas (Korlantas)

    a. BPKB asli:

    • Lambang Korlantas ada di halaman ke-14 BPKB
    • Terdapat tanda khusus yang muncul ketika diterawang dengan sinar UV
    • Timbul dan bertekstur ketika diraba.

    b. BPKB palsu:

    • Letak lambang Korlantas tidak berada di halaman 14 (acak)
    • Logo tidak bertekstur dan tampak meskipun terkena sinar UV.

    6. Pemilihan Bahan Kertas

    a. BPKB asli:

    • Menggunakan kertas bertekstur kasar dan tebal
    • Seluruh huruf dan logo dicetak sedikit timbul
    • Elemen angka, huruf, dan logo akan berwarna unik ketika terkena sinar UV
    • Cetakan terlihat rapi dan mudah terbaca.

    b. BPKB palsu:

    • Menggunakan kertas biasa (halus) dan tipis
    • Elemen angka, huruf, dan logo tidak timbul atau bercahaya jika disinari UV
    • Huruf atau angka biasanya sulit terbaca karena cetakan yang buruk.

    7. Tinta dan Cap BPKB

    a. BPKB asli:

    • Hasil cap dan tinta tercetak dengan jelas dan tajam.

    b. BPKB palsu:

    • Cetakan tidak rapi dan cenderung samar sehingga sulit terbaca.

    Cara Cek Keaslian BPKB Secara Online

    Detikers dapat mengecek keaslian BPKB secara online melalui website. Caranya cukup mudah yaitu dengan memasukkan nomor plat, warna kendaraan, dan identitas lain yang diminta pada website berikut:

    • DKI Jakarta: https://samsat-pkb2.jakarta.go.id.
    • Jawa Timur: https://info.dipendajatim.go.id:
    • Jawa Tengah: https://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/
    • Jawa Barat: https://bapenda.jabarprov.go.id/infopkb:

    Cara cek keaslian BPKB asli dan palsu secara online juga bisa dilakukan melalui aplikasi e-Samsat yang tersedia di PlayStore dan AppStore. Informasi tentang tarif SWDKLLJ, PKB, dan pajak kendaraan juga bisa dicek di aplikasi ini.

    (row/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pasang Aki Mobil Positif atau Negatif Dulu? Jangan Sampai Salah!


    Jakarta

    Aki mobil berfungsi untuk menyimpan energi listrik dan menyuplai listrik ke berbagai sistem serta komponen mobil. Meski tampak sederhana, pemasangan aki yang tidak tepat bisa menyebabkan masalah serius.

    Masih banyak yang belum mengetahui cara pemasangan aki dengan benar, kabel positif dulu atau negatif dulu? Jangan sampai tertukar ya.

    Pasang Aki Mobil Positif atau Negatif Dulu?

    Saat memasang aki mobil, perlu diketahui kabel positif harus dipasang terlebih dahulu. Sebab, kabel positif terhubung dengan sistem listrik mobil dan mempunyai potensial listrik yang lebih besar.


    Mengutip laman Suzuki, pemasangan kabel negatif terlebih dahulu dapat membuat kabel positif menyentuh bagian mobil yang terhubung listrik. Hal ini bisa menyebabkan korsleting. Sebagai informasi, kutub positif umumnya ditandai dengan plus (+) berwarna merah. Sementara kutub negatif biasanya ditandai dengan minus (-) dan berwarna hitam

    Cara Memasang Aki Mobil dengan Benar

    Mengutip laman Hyundai, aki mobil bertugas untuk menghidupkan mesin kendaraan dan memberikan daya untuk sistem elektronik, seperti lampu, radio, dan lain sebagainya.

    Komponen ini begitu penting, sehingga cara memasangnya tidak boleh sembarangan. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.

    1. Matikan Mesin, Lepaskan Kabel

    Saat ingin memasang aki baru, matikan mesin mobil dan kunci kontak dalam posisi off. Ini perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya korsleting.

    Lepaskan kabel negatif terlebih dahulu, lalu kabel positif. Pastikan tidak ada benda logam atau alat yang menyentuh kedua kabel ketika proses pelepasan.

    2. Lepas Bracket

    Periksa apakah terdapat bracket atau penahan dari aki yang perlu dilepas. Mengutip laman Auto2000, fungsi dari bracket ini adalah memastikan aki mobil berada dalam posisi stabil ketika mobil bergerak.

    3. Angkat Aki Perlahan

    Saat seluruh kabel, klem, dan kedua kutub tidak tersambung lagi, kemudian angkat aki. Proses ini harus dilakukan secara perlahan dengan posisi tegak lurus.

    4. Tempatkan Aki Baru

    Sama seperti ketika melepas aki lama, memasang aki juga harus dilakukan dengan posisi tegak lurus. Sehingga, aki tidak mudah tergelincir atau terguling saat mobil berjalan.

    5. Pasang Kabel Positif dan Negatif

    Kini saatnya memasang kabel positif dan juga negatif. Pastikan kedua kabel tidak saling berdekatan atau bersentuhan dengan bagian lain, seperti kabel pengapian atau bagian lainnya.

    6. Cek Kabel dan Klem

    Lakukan pengecekan pada kabel dan klem, apakah kedua komponen tersebut sudah terpasang dengan benar dan kuat. Jangan sampai ada bagian kabel atau klem yang terlepas atau longgar.

    Periksa juga apakah ada kerusakan atau korosi pada kabel dan klem. Jika kamu menemukan karat atau kotoran, maka bersihkan dahulu.

    7. Nyalakan Mesin Mobil

    Terakhir, nyalakan mesin mobil. Jika mesin menyala dengan normal berarti pemasangan aki sudah berhasil dilakukan.

    Periksa juga indikator aki yang bisa dilihat di dashboard mobil. Jika indikator aki menunjukkan warna hijau, maka berarti aki dalam keadaan baik. Tapi jika berwarna merah atau kuning, cek kembali pemasangan aki.

    Setelah mesin menyala, biarkan mobil berjalan dulu selama beberapa menit untuk mengisi daya aki baru. Matikan mesin mobil jika sudah selesai digunakan.

    Itulah penjelasan mengenai cara pasang aki mobil yaitu harus mendahulukan kabel positif terlebih dahulu. Pastikan kamu memasang aki mobil dengan benar ya detikers.

    (row/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Inilah Alasan Saat Mobil Manual Pindah Persneling Gas Dilepas


    Jakarta

    Mengemudikan mobil manual butuh lebih banyak penguasaan teknik dibandingkan mobil matic. Salah satu yang harus dikuasai dengan baik adalah teknik memindahkan transmisi atau persneling.

    Pengemudi mobil harus tahu alasan kenapa saat pindah persneling gas dilepas. Simak juga bagaimana teknik memindahkan transmisi yang benar.

    Alasan Pindah Persneling Gas Dilepas

    Saat pindah transmisi atau pindah persneling, kopling harus diinjak penuh dan gas harus dilepas. Alasan pindah persneling gas dilepas adalah agar kopling tidak cepat rusak.


    Dilansir dari Cartoq terkait kesalahan fatal pengguna mobil manual, disebut bahwa kopling adalah satu-satunya penghubung antara mesin dan transmisi. Ketika pedal gas masih diinjak dan kopling masih diinjak, maka hal ini bisa membuat kopling cepat aus.

    Bahkan saat gas masih diinjak, kita tidak diperbolehkan menginjak kopling meski hanya sedikit. Disarankan agar kaki kiri diletakkan di lantai ketika mobil berjalan agar kopling tidak terinjak.

    Dikutip dari gearboxspecialistsbournemouth.co.uk, kebiasaan menginjak gas dengan kondisi kopling yang diinjak bisa membuat sistem kopling cepat panas. Panas berlebih dapat menyebabkan cakram kopling aus.

    Teknik Pindah Persneling Mobil Manual yang Tepat

    Dikutip dari situs Hyundai, berikut ini beberapa teknik pindah persneling yang harus dikuasai pengemudi mobil manual agar prosesnya berlangsung halus dan tidak merusak komponen:

    1. Pastikan Kondisi Sekitar Aman

    Saat akan menambah maupun mengurangi gigi persneling, pastikan kondisi sekitar Anda terlebih dahulu. Hindari memindah gigi ketika sedang berada dalam kondisi jalanan yang rawan seperti tikungan.

    Saat berada di kondisi jalan yang rawan, Anda membutuhkan dua tangan untuk mengemudi dengan aman. Tunggu waktu yang tepat untuk memindahkan gigi.

    2. Lepaskan Pedal Gas lalu Injak Pedal Kopling

    Sebelum memindahkan persneling, pastikan melepaskan pedal gas terlebih dahulu, kemudian diikuti menginjak pedal kopling. Pedal gas harus dilepaskan perlahan, dan pedal kopling juga diinjak perlahan tanpa menggunakan kekuatan.

    Jangan tergesa-gesa dalam melakukan proses ini. Perlu diperhatikan bahwa kedua hal ini dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan dan dalam jarak waktu yang sangat singkat.

    3. Pindahkan Persneling dengan Tangan Kiri

    Selanjutnya, saat kopling sudah diinjak penuh dan pedal gas dilepaskan, pindahkan gigi sesuai dengan kebutuhan. Saat memindahkan persneling, pandangan tetap mengarah ke depan. Gunakan tangan kiri untuk memindahkan tuas persneling.

    4. Lepas Pedal Kopling dan Injak Pedal Gas

    Setelah tuas persneling berada pada posisi yang diinginkan, kembali lepaskan pedal kopling sebelum kembali menginjak gas. Seperti proses sebelumnya, proses ini dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan dan dalam waktu yang singkat.

    Demikian telah kita ketahui alasan pindah persneling gas dilepas adalah agar kopling tidak cepat aus, lengkap dengan teknik pindah persneling yang benar.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Berapa Kilometer Idealnya untuk Ganti Oli CVT Mobil? Ini Efeknya Jika Telat


    Jakarta

    Demi menjaga performa mobil dan membuat sistem umur panjang, oli mesin perlu diganti secara berkala. Pasalnya, beberapa komponen mesin punya batas usia pakai.

    Tak terkecuali untuk oli model Continuously Variable Transmission (CVT) yang membutuhkan perawatan rutin untuk diganti. Dilansir Boulder Nissan, CVT sendiri adalah jenis transmisi otomatis yang menggunakan sistem sabuk dan katrol, untuk menyediakan rasio gigi yang tak terbatas.

    Hal ini memungkinkan akselerasi yang halus dan efisien. Namun, dengan teknologi yang dimiliki CVT muncul juga tanggung jawab untuk merawatnya dengan benar.


    Mengetahui Kapan Waktu Ganti Oli CVT Mobil Berdasarkan Km

    Pemilihan mobil dengan transmisi CVT atau jenis lainnya bergantung pada preferensi maupun kebutuhan masing-masing.

    Menurut Honda Surabaya Center, disarankan oli CVT mobil diganti setiap 40.000 km atau sekitar 2 tahun. Ada juga yang melakukan penggantian oli pada transmisi CVT setiap kelipatan jarak tempuh mencapai 30.000 kilometer.

    Beberapa merekomendasikan penggantian oli CVT setiap per 20.000 km sampai 50.000 km.

    Dari informasi di atas, sejatinya tidak ada patokan pasti mengenai waktu penggantian oli CVT. Waktu penggantian oli CVT ditentukan berdasarkan pemakaian dan kondisi oli.

    Saat mobil digunakan dalam keadaan berat maka kerja transmisi juga akan menjadi lebih berat. Semantara jika mobil jarang digunakan, tidak menjamin juga oli bisa bertahan lama.

    Dilansir laman Suzuki Indonesia, kualitas oli mesin mobil yang tidak digunakan hingga 3 bulan lebih juga akan menurun. Mulanua berwarna bening, oli akan berubah menjadi kehitaman.

    Meskipun mobil tidak dipakai dan km tidak bertambah, oli masih tetap bisa rusak. Artinya, penggantian oli juga tidak hanya berpatokan pada kilometer.

    Efek Telat Ganti Oli Transmisi CVT

    Jika oli transmisi terkontaminasi atau kehilangan viskositasnya, kinerja transmisi bisa menurun. Dalam skenario terburuk, hal ini bahkan bisa menyebabkan kegagalan transmisi.

    Pastikan cairan transmisi tetap bersih dan pada level yang tepat. Oleh karena itu, penggantian tepat waktu dilakukan untuk menjaga transmisi dan mempertahankan kinerja kendaraan yang optimal.

    Penggunaan jenis cairan transmisi yang salah juga bisa menyebabkan kerusakan yang signifikan.

    Sebagai catatan, beberapa kendaraan mungkin memerlukan penggantian cairan yang lebih sering. Hal ini juga tergantung pada jenis pengendaraan dan usia kendaraan.

    Beberapa produsen mobil bahkan mungkin merekomendasikan pengurasan cairan transmisi, daripada penggantian cairan sederhana.

    Keunggulan dan Kelemahan Transmisi CVT

    Dirangkum dari situs resmi Hyundai, berikut merupakan beberapa keuntungan utama CVT dalam kendaraan secara umum:

    Keunggulan Transmisi CVT

    • Memiliki kemampuan untuk menjaga mesin dalam kecepatan secara optimal.
    • Mampu secara otomatis menyesuaikan rasio transmisi dengan kecepatan kendaraan.
    • Membuat mesin bisa bekerja dengan efisien pada setiap kecepatan.
    • Mobil bisa lebih hemat bahan bakar, sehingga menghasilkan emisi yang lebih rendah.
    • Memberikan pengalaman mengemudi yang lebih lancar serta nyaman.
    • Perpindahan gigi yang halus sehingga bisa membuat pengemudi lebih nyaman.

    Kelemahan Transmisi CVT

    • Tidak cocok untuk mobil bertenaga besar, karena bisa mengurangi performa mesin.
    • Biaya perawatannya cenderung bisa lebih mahal.
    • Kurang cocok untuk kondisi berkendara yang ekstrem, karena cenderung lebih cepat panas kalau dibandingkan dengan jenis transmisi lainnya.

    Semoga informasi di atas bisa menambah pemahaman dan gambaran detikers dalam mengganti oli untuk mobil dengan sistem transmisi CVT.

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Kerja Airbag Mobil dan Pemicunya Mengembang



    Jakarta

    Mobil-mobil terkini sudah dilengkapi perangkat keselamatan berupa kantung udara atau airbag. Airbag berfungsi mereduksi benturan antara pengendara dengan kendaraannya ketika terjadi kecelakaan. Dengan adanya airbag, diharapkan pengendara maupun penumpang tidak mengalami cedera serius saat kecelakaan.

    Rata-rata mobil baru di Indonesia kini sudah dilengkapi airbag, minimal dual airbag untuk sopir dan penumpang depan. Bahkan ada yang lebih lengkap lagi sampai 7 buah airbag yang meliputi airbag untuk sopir, penumpang depan, airbag tirai, sampai jendela samping.

    “Fitur ini membantu melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan dengan kabin mobil saat kecelakaan,” kata Yagimin, Chief Marketing Auto2000 dikutip dari keterangan tertulisnya.


    Airbag akan bekerja jika ECU airbag mengirimkan perintah yang dipicu oleh sensor yang diletakkan di beberapa titik terutama di bagian depan mobil. Sensor yang menerima gaya dalam jumlah besaran tertentu akan memberitahukan ECU bahwa mobil menerima tabrakan besar.

    Perintah dikirimkan ke Initiator yang akan membakar Propellant Gain & Enhancer sehingga menghasilkan gas yang akan mengembangkan airbag untuk melindungi penghuni kabin mobil. Proses dari benturan hingga airbag mengembang terjadi sangat cepat, tidak lebih dari 0,2 detik.

    Airbag tidak mengembang begitu saja. Airbag akan mengembang jika tingkat benturan di atas ambang yang ditentukan, biasanya pada kecepatan kendaraan sekitar 20-30 km/jam ketika menabrak frontal penghalang diam yang tidak bergerak seperti tembok.

    Airbag juga bisa mengembang saat mobil membentur sebuah obyek atau penghalang yang dapat bergerak jika tertabrak, seperti menabrak bagian belakang mobil lain di kecepatan 30 km/jam lebih.Termasuk benturan keras pada bagian samping dan bawah mobil, tergantung jenis airbag dan sensor yang dipasang.

    Mengingat kecepatan ledakan yang sangat tinggi, kontak penumpang dengan airbag dapat menyebabkan memar. Saat mengembang, airbag juga akan mengeluarkan asap putih. Tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan sedikit iritasi pada mata atau kulit. Keadaan ini tetap lebih baik ketimbang tanpa airbag.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Belajar dari LCGC Taksi Online Tiba-tiba Motong, Ini Etika di Persimpangan



    Jakarta

    Viral di media sosial pengendara mobil Datsun GO Panca tiba-tiba motong jalur di persimpangan jalan. Pengendara LCGC yang disebut sebagai taksi online itu menyebabkan kecelakaan dengan mobil lain di jalur utama.

    Video detik-detik peristiwa itu diunggah akun Instagram Dashcam Indonesia. Tampak mobil Datsun berwarna hitam dari arah percabangan jalan masuk ke jalan utama tapi langsung memotong sehingga menyebabkan kecelakaan dengan kendaraan yang ada di jalur utama.

    “Lokasi depan itc bsd,
    mobil grab dari paling kanan langsung belok kiri akhirnya nyerempet


    Diajak ke kantor polisi gak mau, minta nomor hp gak mau, foto sim gak mau, ganti biaya asuransi gak ada uang,” demikian dikutip dari akun Instagram Dashcam Indonesia.

    [Gambas:Instagram]

    Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, tahu betul lokasi kejadian ini. Menurut Sony, di sana sudah sering sekali mobil langsung memotong dari kanan ke kiri untuk masuk ke mall.

    “Di situ banyak orang yang potong jalan mau ngedrop penumpang ke pintu mall,” kata Sony kepada detikOto, Minggu (7/7/2024).

    Belajar dari kecelakaan ini, kata Sony, ada etika yang harus dipatuhi setiap pengendara di persimpangan jalan. Menurutnya, kendaraan yang ada di jalan utama harus diutamakan.

    “Yang jalan utama harus didahulukan. Sama seperti kendaraan yang akan pindah lajur, tunggu diberi kesempatan dulu baru pindah. Kebiasaan salah yang terjadi disini, dulu-duluan motong sehingga terbentuklah asumsi yang nabrak yang salah. Nah itu contoh yang tidak beretika,” ucap Sony.

    “Pengemudi harus punya etika yang benar setelah putar balik. Jangan hanya bersembunyi di balik peraturan lalu lintas. Tidak boleh langsung potong marka sekalipun markanya putus-putus. Karena motong lajur saat sepi dan ramai sama-sama tinggi bahayanya. Jika memaksakan, berhenti dahulu, nyalakan lampu sein dan tunggu kondisi sepi. Jadi di atas aturan lalu lintas ada adab dan etika yang harus juga disertakan,” sebut Sony.

    Dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ada aturan mengenai berkendara di persimpangan jalan. Pasal 113 ayat (1) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berbunyi:

    Pada persimpangan sebidang yang tidak dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi wajib memberikan hak utama kepada:

    • Kendaraan yang datang dari arah depan dan/atau dari arah cabang persimpangan yang lain jika hal itu dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan;
    • Kendaraan dari Jalan utama jika Pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang lebih kecil atau dari pekarangan yang berbatasan dengan Jalan;
    • Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan sebelah kiri jika cabang persimpangan 4 (empat) atau lebih dan sama besar;
    • Kendaraan yang datang dari arah cabang sebelah kiri di persimpangan 3 (tiga) yang tidak tegak lurus; atau
    • Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan yang lurus pada persimpangan 3 (tiga) tegak lurus.

    (rgr/mhg)





    Sumber : oto.detik.com