Jakarta –
Rambut rontok jadi masalah mum jutaan orang di dunia. Temukan cara alami untuk menjaga kesehatannya dengan enam asupan makanan ini.
Faktor genetik dan perubahan hormonal memang berperan besar, namun pola makan sehari-hari tidak kalah penting dalam menjaga kekuatan rambut dan mencegah kerontokan dini. Rambut yang sehat tumbuh dari folikel yang membutuhkan asupan nutrisi secara konsisten, terutama protein, vitamin, dan mineral penting.
Tanpa gizi seimbang pertumbuhan rambut dapat melambat, helai rambut menjadi rapuh, mudah patah, hingga mengalami penipisan. Bahkan kekurangan nutrisi tertentu bisa mempercepat uban atau memicu kerontokan lebih parah.
Kabar baiknya, dengan memilih makanan yang tepat, kita dapat mendukung siklus pertumbuhan rambut secara alami. Dilansir dari Cosmed Hair Skin (29/09/2025), berikut enam makanan sehat untuk cegah rambut rontok.
1. Lemak Ikan
Salmon. Foto: iStock |
Salmon, makarel, sarden, dan jenis ikan berlemak lainnya dikenal sebagai sumber terbaik asam lemak omega-3 yang sangat penting bagi kesehatan rambut. Kandungan lemak baik ini membantu menjaga kilau alami sekaligus memperkuat batang rambut, serta mendukung kesehatan kulit kepala.
Selain itu, ikan berlemak juga kaya protein berkualitas tinggi dan vitamin D yang berperan besar dalam menjaga folikel rambut tetap kuat.
Kekurangan kandungan omega-3 pada tubuh dapat memicu rambut kering, rapuh, bahkan kerontokan. Karena itu, para ahli gizi menyarankan untuk menambahkan ikan berlemak ke dalam menu makan sebanyak dua hingga tiga kali seminggu, agar manfaatnya terasa optimal pada rambut maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan.
2. Telur
Telur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tatiana Volgutova |
Telur adalah salah satu sumber alami terbaik biotin dan protein, dua zat gizi utama yang penting untuk mencegah kerontokan. Biotin berperan dalam produksi keratin, yaitu protein penyusun rambut. Sedangkan protein itu sendiri menjadi bahan baku pertumbuhan rambut yang sehat dan kuat.
Tidak hanya itu, telur juga mengandung mineral seperti selenium, zat besi, dan zinc yang semuanya mendukung pertumbuhan rambut secara alami. Kombinasi lengkap nutrisi ini menjadikan telur pilihan sarapan ideal, terutama bagi mereka yang ingin memperkuat rambut sejak dari akar.
Menyantap telur secara rutin, baik direbus maupun diolah sehat lainnya, dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi rambut sehari-hari.
3. Sayuran Hijau
Sayuran hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka |
Sayuran hijau seperti bayam, kale dan sawi dikenal kaya akan zat besi, folat, serta vitamin A dan C. Kekurangan zat besi diketahui menjadi salah satu penyebab utama kerontokan rambut, khususnya pada perempuan. Sehingga menjadikan sayuran ini penting untuk dikonsumsi.
Vitamin C dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik, sementara vitamin A mendukung produksi sebum, minyak alami yang menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut.
Dengan memasukkan satu porsi sayuran hijau dalam menu harian, kebutuhan nutrisi rambut dapat terpenuhi dengan lebih seimbang, sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Alpukat
Avocado Toast agar lebih enak dan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto |
Alpukat kaya akan lemak sehat tak jenuh tunggal, vitamin E, serta biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan kuat yang melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres lingkungan. Lemak sehat dalam alpukat juga menjaga kelembapan kulit kepala serta menambah kilau alami rambut.
Kekurangan biotin kerap dikaitkan dengan kerontokan, sehingga alpukat bisa menjadi pilihan tepat untuk mencegahnya. Konsumsi alpukat secara rutin, baik sebagai jus, salad, atau olesan roti, memberikan manfaat gizi lengkap untuk menunjang kekuatan dan keindahan rambut dari dalam tubuh.
5. Kacang dan Biji-Bijian
Almond, kenari, biji rami, hingga biji chia merupakan camilan sehat kaya asam lemak esensial, vitamin E, dan zinc (seng). Kenari bahkan mengandung asam alfa-linolenat, sejenis omega-3 yang dapat membantu menutrisi rambut secara alami.
Sementara itu, biji labu kaya akan zinc yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan rambut serta memperbaiki sel yang rusak.
Cukup konsumsi segenggam campuran kacang dan biji-bijian setiap hari, rambut akan mendapat tambahan nutrisi penting. Selain praktis, camilan ini juga sehat bagi tubuh dan bisa menjadi alternatif pengganti camilan tinggi gula atau lemak jenuh.
6. Ubi Jalar
ubi jalar Foto: Getty Images/iStockphoto |
Ubi jalar adalah sumber beta-karoten yang melimpah, zat yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini penting bagi pertumbuhan sel, termasuk sel rambut, serta membantu produksi sebum yang menjaga kelembapan alami rambut. Berbeda dengan beberapa sumber vitamin A lain, beta-karoten dari ubi jalar relatif aman karena kecil kemungkinan menyebabkan kelebihan dosis.
Dengan rasa manis alami dan tekstur lembut, ubi jalar bisa menjadi pilihan menu sehat sekaligus enak untuk mendukung kesehatan rambut. Mengkonsumsinya secara rutin, baik direbus, dipanggang, maupun diolah menjadi sup, memberikan manfaat nyata bagi kekuatan dan keindahan rambut.
(sob/adr)
Hati-hati! 5 Makanan Ini Berbahaya Jika Disantap Mentah
Jakarta –
Baik memasak sendiri di rumah maupun makan di restoran, penting untuk tahu makanan apa saja yang aman dimakan mentah dan mana yang sebaiknya dihindari.
Pasalnya bakteri, virus, hingga parasit penyebab berbagai penyakit bisa berkembang pada bahan makanan tertentu. Mengkonsumsi daging setengah matang misalnya, bisa berisiko menimbulkan keracunan makanan dengan gejala berupa kram perut, mual, diare, muntah, demam, hingga kasus parah yang bisa merusak ginjal.
Keracunan makanan memang tidak menyenangkan, dan bisa sangat berbahaya bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah. Data CDC memperkirakan 48 juta orang di Amerika terkena penyakit akibat makanan setiap tahun. Karena itu, memasak makanan dengan benar adalah cara paling sederhana untuk tetap aman.
Dilansir dari Good Housekeeping (19/09/2025), berikut 5 makanan yang tidak boleh dimakan dalam keadaan mentah:
1. Daging Unggas
Daging ayam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rungroj Nuiman |
Daging unggas seperti ayam, bebek, kalkun, angsa, burung puyuh hingga burung dara perlu dimasak hingga benar-benar matang untuk membunuh semua patogen, termasuk virus flu burung yang tak bisa bertahan pada suhu tinggi.
Saat menyiapkan daging ayam atau daging unggas lainnya, jangan pernah mencucinya dengan air. Cara itu justru meningkatkan risiko kontaminasi silang karena cipratan air dapat membawa bakteri ke peralatan dapur lain. Cukup pastikan dimasak matang sempurna sebelum dikonsumsi.
2. Daging Sapi Giling
Tidak semua jenis daging sapi aman untuk dikonsumsi mentah atau setengah matag. Contohnya daging sapi giling yang berisiko membawa bakteri E. coli yang bisa menyebabkan penyakit serius, terutama pada anak-anak dan orang dengan imun lemah.
Berbeda dengan potongan daging sapi utuh, bakteri pada daging giling bisa menyebar ke seluruh bagian saat proses pengolahan. Itulah sebabnya daging giling lebih rentan. Menurut USDA, suhu aman untuk mematangkan daging sapi giling adalah 72 derajat celcius.
Artinya, patty untuk burger yang dimasak sampai matang akan lebih aman dikonsumsi. Cara memastikannya bisa menggunakan termometer makanan dan tusukkan ke bagian tengah daging untuk memeriksa suhunga.
Dengan begitu, olahan daging giling bisa dinikmati tanpa khawatir ada bakteri berbahaya yang tertinggal.
3. Seafood
Seafood. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock |
Kerang-kerangan seperti tiram, remis, kerang hijau, udang, lobster hingga kepiting bisa membawa bakteri Vibrio atau virus seperti norovirus, terutama jika kurang matang. Patogen ini bisa memicu gangguan pencernaan serius.
Kerang harus dimasak sampai cangkangnya terbuka, sedangkan udang atau lobster disarankan untuk dimasak di suhu minimal 63 derajat celcius. Gunakan termometer dan cek bagian tengah udang atau lobster untuk hasil yang akurat.
Dengan pengolahan yang tepat, seafood tidak hanya terasa lebih lezat tetapi juga aman dikonsumsi tanpa risiko kesehatan yang mengintai.
4. Telur
Telur mentah atau setengah matan banyak dikonsumsi sebagai cocolan makan roti, daging, sampai campuran di nasi putih hangat seperti di negara-negara Asia. Faktanya, menyantap telur mentah atau setengah matang berisiko membawa bakteri Salmonella.
Setiap telur sebaiknya dimasak hingga bagian putih dan kuningnya benar-benar padat. Selain itu, meski virus flu burung sempat menimbulkan kekhawatiran, telur dari ayam yang terinfeksi biasanya cacat dan tidak dipasarkan.
Jadi orang-orang tak perlu khawatir. Pastikan saja telur dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi. Hindari mencicipi adonan kue atau makanan yang masih menggunakan telur mentah sebagai bahan utamanya.
5. Tauge
Tauge Foto: Getty Images/iStockphoto/xuanhuongho |
Kecambah mentah seperti alfalfa atau tauge memang memberi sensasi renyah pada hidangan seperti salad sampai bakso, tetapi sebaiknya sayuran ini dihindari saat masih mentah. Tauge yang tumbuh di tempat lembap berpotensi terpapar bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria.
Bakteri ini berbahaya, terutama bagi ibu hamil, anak kecil, serta lansia. Meski kaya nutrisi dan antioksidan, kecambah mentah terlalu berisiko.
Kabar baiknya, cukup dengan menumis atau memasaknya sekitar dua menit, sebagian besar bakteri pada tauge akan mati. Dengan begitu, kecambah tetap bisa dinikmati dengan aman dan bergizi.
(sob/dfl)
Nggak Usah Khawatir Lagi! Makan Telur Tiap Hari Justru Turunkan Kolesterol
Jakarta –
Selama ini telur sering ‘disalahkan’ sebagai makanan yang bikin kadar kolesterol tinggi. Namun, studi terbaru mengungkap fakta sebaliknya. Konsumsi telur setiap hari justru bagus untuk kadar kolesterol.
Telur yang merupakan sumber protein favorit orang Indonesia kerap dikambinghitamkan sebagai penyebab kadar kolesterol jahat tinggi dalam darah. Hal ini lantaran dalam satu kuning telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol, seperti dikutip dari Alodokter.
Selain itu, telur juga tinggi lemak. Jumlahnya bisa berbeda tergantung jenis telur. Contohnya 100 gram telur ayam kampung mengandung 14 gram lemak dan 100 gram telur ayam negeri mengandung 31,9 gram lemak. Lemak diketahui sebagai bahan baku pembuatan kolesterol.
Karena fakta kandungan lemak dan kolesterol pada telur yang cukup tinggi, banyak orang akhirnya beranggapan sering makan telur akan berdampak pada kenaikan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Namun, studi terbaru yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition seolah meluruskan anggapan tersebut. Dikutip dari Eating Well (5/8/2025), peneliti mencoba menjawab pertanyaan utama: Apakah konsumsi telur sendiri yang menjadi penyebab kolesterol, atau makanan yang kerap menyertai olahan telur, seperti bacon, butter, dan keju?
Untuk mencari tahu, peneliti di University of South Australia menjalankan eksperimen melibatkan 61 orang dewasa dalam rentang usia 18-60 tahun. Semua peserta memiliki kadar kolesterol LDL (yang sering disebut kolesterol jahat) normal pada awal penelitian dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang dapat memengaruhi lipid darah.
Studi terbaru ungkap makan telur tiap hari justru menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Foto: Getty Images/DjelicS |
Mereka kemudian menjalani 3 fase diet yang berbeda, masing-masing berlangsung selama 5 minggu. Pertama, fase Control Diet (makan hanya 1 telur per minggu). Kedua, fase Egg (makan 2 butir telur per hari). Ketiga, fase Egg-Free (tidak makan telur).
Pada setiap fase, peserta mengonsumsi jumlah kalori yang sama. Mereka juga dipantau secara cermat oleh ahli gizi. Kemudian urutan fase diet diacak dan kadar lipid darah diukur di akhir setiap fase.
Hasilnya, fase Egg secara signifikan menurunkan kolesterol LDL, kolesterol total, dan ApoB yaitu penanda jumlah partikel lipoprotein aterogenik, dibanding fase Control Diet. Sementara itu, fase Egg-Free memang membuat kadar kolesterol peserta rendah, tapi tidak mengubah penanda lain secara signifikan.
Pada intinya, peneliti menemukan kalau asupan kolesterol dari makanan, seperti telur, tidak membuat kadar kolesterol LDL dalam tubuh meningkat. Tidak seperti asupan dari lemak jenuh yang memang meningkatkan kolesterol jahat tersebut.
Konsumsi 2 butir telur sehari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh disebut dapat menurunkan kolesterol LDL. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama pada populasi yang lebih besar dan lebih beragam.
Keterbatasan lain pada studi ini adalah fokusnya pada populasi orang dewasa yang sehat, sehingga membatasi generalisasi. Selain itu, studi ini didanai oleh Egg Nutrition Center yang dapat menimbulkan bias. Meski begitu, para peneliti mencatat sponsor tidak berperan dalam desain atau analisis studi.
(adr/adr)
Lidah Bakal Termanjakan! Ini 3 Resep Menu Olahan Telur
Jakarta –
Telur menjadi salah satu bahan olahan makanan yang digemari banyak orang. Pasalnya bahan makanan ini bisa diolah untuk menjadi berbagai macam menu.
Dari sisi gizi, telur juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Bahkan telur merupakan sumber protein tinggi yang baik untuk dikonsumsi. Serta mampu menjaga fungsi otak. Nah berikut adalah 3 resep makanan olahan telur yang cocok untuk dikonsumsi.
1. Semur Telur Ceplok
Semur telur ceplok menjadi salah satu menu makanan yang cocok untuk dihidangkan di berbagai momen. Bahkan menu ini cocok untuk dikonsumsi saat makan bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Selain menghadirkan kelezatan tersendiri, proses pembuatan semur telur ceplok juga sangat mudah. Berikut adalah bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat semur telur ceplok.
Bahan-bahan
Cara Membuat
-
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, dan merica.
-
Goreng telur setengah matang.
-
Tumis bumbu halus hingga benar-benar matang.
-
Tambahkan air sedikit lalu masukkan kecap manis dan seasoning gula, garam, Sasa Bubuk MSG, dan Sasa Bumbu Kaldu Rasa Ayam.
-
Setelah rasanya pas, masukkan telur ceplok.
-
Taburi dengan bawang daun, cabe merah iris, dan bawang goreng.
Tips Penyajian:
-
Sajikan dengan nasi hangat kuah semur yang manis gurih akan meresap sempurna ke nasi.
-
Lengkapi dengan Sasa Sambal Terasi – Rasa pedas sambal akan menyeimbangkan rasa manis semur.
-
Tambahkan lalapan segar seperti timun, selada, atau tomat untuk memberikan kesegaran.
-
Hidangkan dengan kerupuk. Kerenyahan kerupuk jadi pasangan pas untuk kuah semur yang kental.
2. Telur Barendo
Telur barendo terkenal karena teksturnya yang renyah di bagian tepi, tapi tetap lembut dan gurih di bagian tengah. Simak resep telur barendo yang bisa dibuat di rumah.
Bahan-Bahan
-
3 butir telur bebek, kocok lepas
-
3 siung bawang putih, iris tipis
-
3 siung bawang merah, iris tipis
-
3 buah cabai merah, iris
-
1 batang daun bawang, iris tipis
-
½ buah tomat, buang isinya, potong dadu
-
¼ sdt Sasa Bubuk MSG
-
½ sdt garam
-
¼ sdt merica
-
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat
-
Kocok telur sampai berbusa.
-
Tambahkan irisan bawang merah, bawang putih, cabe rawit, tomat, dan daun bawang.
-
Bumbui dengan Sasa Bubuk MSG, garam dan merica, lalu kocok kembali hingga semua tercampur rata.
-
Panaskan minyak yang agak banyak, agar telur telur mengapung saat digoreng supaya hasilnya bisa garing dan keriting. Pastikan juga minyaknya benar-benar panas.
-
Masukkan telur dadar dengan posisi agak tinggi dan gerakan memutar. Masak hingga telur matang dan berwarna kecoklatan.
Tips Penyajian
-
Sajikan dengan sambal favorit. Cocok dengan Sasa Sambal Terasi, sambal bawang, atau sambal ijo untuk sensasi pedas yang mantap.
-
Padukan dengan nasi hangat, telur barendo yang gurih akan makin nikmat disantap bersama nasi putih hangat.
-
Tambahkan lalapan segar seperti irisan timun, tomat, atau daun kemangi bisa menambah kesegaran.
-
Nikmati selagi panas, tekstur renyah di bagian pinggir akan terasa maksimal saat baru diangkat dari penggorengan.
-
Lihat resep lainnya seperti egg toast yang lezat dan buat kamu ketagihan. Selamat mencoba!
3. Sup Telur
Sup telur menjadi salah satu hidangan yang mudah dan cepat untuk disajikan. Bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur dan waktu masak yang singkat.
Selain itu, sup telur cocok dijadikan menu harian, bekal hangat saat cuaca dingin, atau makanan saat tubuh butuh asupan bergizi tapi ringan. Simak resep sup telur yang sangat mudah dibuat di rumah.
Bahan-bahan
-
3 butir telur, kocok lepas
-
1 liter air
-
2 sdt Sasa Kaldu Rasa Ayam
-
½ sdt Sasa Bubuk MSG
-
1 sdt garam
-
¼ sdt lada bubuk
-
1 sdm maizena, larutkan dengan 100 ml air
-
2 batang daun bawang, iris tipis
-
1 sdm minyak wijen
Cara Membuat
-
Masukkan air ke dalam panci.
-
Tuang larutan maizena, lalu aduk hingga tercampur rata.
-
Tambahkan Sasa Kaldu Rasa Ayam, garam, lada bubuk, dan Sasa Bubuk MSG. Aduk kembali hingga semua bumbu larut.
-
Nyalakan api, lalu masak kuah sambil sesekali diaduk hingga mulai panas dan hampir mendidih.
-
Aduk kuah membentuk pusaran searah, lalu tuang telur kocok secara perlahan sambil terus mengaduk.
-
Masak hingga serabut telur terbentuk dan kuah tampak sedikit mengental.
-
Tambahkan irisan daun bawang dan minyak wijen. Aduk sebentar, lalu matikan api.
-
Sup telur siap disajikan hangat.
Tips Penyajian
-
Sup telur paling nikmat saat masih panas. Aroma telur dan bawang akan lebih terasa, dan teksturnya tetap lembut.
-
Sup telur sangat cocok disandingkan dengan nasi hangat, terutama di pagi hari atau saat tubuh butuh asupan energi.
-
Tambahkan bawang goreng bisa memberikan aroma harum dan rasa gurih tambahan yang bikin sup makin kaya rasa.
-
Penyajian dalam mangkuk cantik akan menambah suasana makan jadi lebih menyenangkan, apalagi saat disajikan untuk tamu atau keluarga.
-
Jika ingin dibawa sebagai bekal, masukkan ke dalam termos makanan agar tetap hangat saat disantap nanti.
(anl/ega)
Makan Telur 2 Kali Sehari, Ini 5 Efeknya untuk Tubuh
Jakarta –
Telur memang menjadi sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, apakah makan telur dua kali dalam sehari tetap menawarkan manfaat sama atau berbeda?
Telur telah lama menjadi makanan pokok di seluruh dunia. Konsumsinya juga dianjurkan karena bernutrisi, serbaguna, dan harganya terjangkau.
Konsumsi telur dapat mendatangkan banyak manfaat baik, mulai dari membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, memperkuat imun tubuh, menjaga kesehatan tulang, hingga membuat kenyang lebih lama.
Meskipun banyak menawarkan manfaat baik, tetapi beberapa orang mungkin ragu untuk memakannya. Terlebih, ketika memakan telur lebih dari satu kali dalam sehari.
Makan telur lebih dari satu kali sehari apakah tetap menawarkan manfaat serupa, atau justru membahayakan? Melansir timesnownew.com, berikut penjelasannya.
1. Meningkatkan asupan protein
Telur merupakan sumber protein yang baik. Foto: Getty Images/Arda ALTAY |
Makan telur dua kali dalam sehari ternyata justru dapat meningkatkan asupan protein.
Di dalam satu telur terkandung sekitar 70 kalori, 6 gram protein, 5 gram lemak, dan beberapa mineral penting, seperti vitamin A, vitamin D, vitamin B12, riboflavin, folat, hingga fosfor.
Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang menyediakan seluruh asam amino esensial untuk membangun dan memperbaiki jaringan.
Konsumsi dua butir telur dalam sehari pun dapat berkontribusi secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan protein harian, yang sangat penting untuk pemeliharaan dan pertumbuhan otot.
2. Menyehatkan jantung
Makan telur bisa meningkatkan kesehatan jantung. Foto: Site News |
Telur seringkali dianggap tidak sehat karena kandungan kolesterolnya.
Namun, menurut penelitian terbaru yang diungkap Timesnownews, hubungan antara kolesterol makanan dan penyakit jantung jauh lebih kompleks daripada yang dibayangkan.
Studi di British Medical Journal menunjukkan konsumsi telur sampai satu butir sehari tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada individu yang sehat.
Studi lain yang disebutkan American College of Nutrition juga menunjukkan kemampuan telur yang dapat meningkatkan kesehatan jantung, dengan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Manfaat makan telur dua butir satu hari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Baik untuk kesehatan mata
Telur juga mampu meningkatkan kesehatan mata. Foto: Istimewa |
Makan telur dua butir sehari juga baik untuk kesehatan mata.
Telur kaya akan lutein dan zeaxanthin, hingga antioksidan. Antioksidan ini terakumulasi di retina dan dapat melindungi mata dari sinar biru berbahaya.
Antioksidan ini juga dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula terkait usia.
4. Meningkatkan kesehatan otak
Telur merupakan sumber kolin yang sangat baik untuk perkembangan dan fungsi otak.
Kolin penting untuk memproduksi asetilkolin, sebuah neotransmitter yang terlibat dalam memori dan kontrol otot.
Penelitian dalam American Journal of of Clinal Nutrition juga menyebut asupan kolin yang memadai telah dikaitkan dengan kinerja otak lebih kognotif.
5. Bantu atur berat badan
Sebagai makanan tinggi protein, konsumsi telur sangat dianjurkan.
Kandungan proteinnya dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Sehingga, sekaligus dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.
Protein dalam telur dapat mengekang rasa lapar dan mencegah makan berlebihan sepanjang hari.
(aqr/adr)
Terungkap! 4 Alasan Telur Dijuluki ‘Raja Superfood’
Jakarta –
Selain durian yang sering dianggap sebagai ‘raja buah’, rupanya ada telur yang dianggap sebagai ‘raja superfood’. Hal ini karena keistimewaan nutrisi yang dimiliki telur.
Telur merupakan salah satu makanan yang telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Bahkan, makanan ini sudah ada sejak dahulu kala dan terkenal menawarkan profil nutrisi yang hebat.
Telur kaya protein serta mengandung 13 vitamin dan mineral penting. Menurut para ahli yang disebut Times of India, 60% protein berkualitas tinggi dalam telur dapat ditemukan di bagian putih telurnya. Sedangkan, kuning telur mengandung sisanya, bersamaan dengan lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan penting.
Telur juga disebut sebagai ‘King of Superfood’ atau raja dari makanan super. Berikut alasannya, seperti dilansir dari Times of India (27/09/2024):
1. Nilai gizi telur
Telur mengandung nilai gizi melimpah yang baik untuk meningkatkan kesehatan. Foto: Pixabay/CrafterChef |
Telur mengandung nutrisi beragam. Dalam tiap telur ukuran besar mengandung 24 kalori dengan 5 gram lemak, 6 gram protein, dan 9 asam amino esensial.
Telur juga kaya akan zat besi, fosfor, selenium, dan vitamin A, B12, B2, dan B5. Menurut ahli, makanan ini juga mengandung sekitar 169 miligram kolin yaitu nutrisi penting untuk kelancaran fungsi otak.
Dengan kandungan nutrisi seperti itu, mengonsumsi telur merupakan pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Rata-rata 2 butir telur mengandung 82% kebutuhan vitamin D harian, 50% kebutuhan folat harian, 25% kebutuhan riboflavin harian, dan 40% kebutuhan selenium harian.
2. Tinggi protein
Tentu di dalam telur terkandung protein dalam jumlah tinggi. Foto: iStock |
Protein punya peran penting untuk kesehatan tubuh. Asupan protein yang cukup dapat membantu memperkuat dan memperbaiki otot dan jaringan.
Kandungan protein tinggi bisa ditemui dalam telur. Dalam satu butir telur terkandung 6,3 gram protein. Selain itu, telur mengandung 9 asam amino esensial yang bagus untuk pertumbuhan, pemulihan, dan pemeliharaan otot yang efektif.
Selain sebagai sumber protein, telur juga membantu meningkatkan kadar lipoprotein densitas tinggi (HDL) atau kolesterol ‘baik’ yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Alasan lain yang membuat telur disebut ‘Raja makanan super’ bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Sumber kolin terbaik
Kolin merupakan nutrisi penting yang dibuat di hati, tetapi banyak orang tidak menghasilkan cukup kolin untuk memenuhi kebutuhan harian. Namun, telur dapat membantu memenuhi kekurangan tersebut.
Telur adalah sumber kolin yang menyediakan lebih dari dua kali lipat jumlah kolin per 100 gram daripada makanan lain yang biasa dimakan.
Telur membantu fungsi sel dan memainkan peran penting dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang selama kehamilan, perkembangan kognitif pada bayi, dan banyak lainnya.
4. Kaya omega-3 dan antioksidan
Konsumsi telur baik untuk kesehatan karena kandungan omega-3 hingga antioksidan di dalamnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital |
Omega-3 merupakan asam lemak tak jenuh ganda dan merupakan keluarga ‘lemak esensial’ yang memainkan peran penting dalam tubuh.
Berdasarkan penelitian, satu porsi atau 2 butir telur menyediakan sekitar 180 miligram omega, yang mana 114 miligramnya merupakan jenis asam lemak omega-3. Kandungan ini mewakili antara 71-127% dari asupan yang diinginkan untuk orang dewasa.
Konsumsi telur dalam takaran yang tepat juga akan memberi manfaat antioksidan. Kandungan antioksidan, seperti lutein dan zeaxanthin berperan penting dalam mengurangi risiko penyakit mata tertentu, termasuk katarak dan degenerasi terkait usia.
(aqr/adr)

dari Inggris Kembali ke Habitat Aslinya di Bali
Gianyar –
Salah satu satwa endemik Bali yang populasinya menyedihkan adalah burung perkici dada merah. Namun angin segar kini tengah berhembus.
Di Taman Safari Bali, kini ada tempat konservasi burung tersebut. Selain sebagai destinasi wisata edukasi, Taman Safari Indonesia bukanlah tempat yang sekadar rekreasi saja, tapi juga konservasi.
Meski burung perkici dada merah ini adalah burung endemik Bali, tapi keberadaannya di Bali sendiri sudah sangat sulit untuk ditemukan. Menurut Husbandry Manager Taman Safari Bali, Ayudis Husadhi, menjelaskan burung perkici dada merah yang ada di Lorikeet Breeding Center di Taman Safari Bali ini merupakan hasil transfer dari Paradise Park di Inggris.
“Burung perkici dada merah atau common name-nya Michelle Lorikeet atau dalam bahasa Bali ini dikenal dengan nama atat Bali. Burung ini dikenal sudah hampir tidak ada ya di alam, sudah hampir tidak ditemukan di alam,” ujar Ayudis di Bali, Sabtu (11/10/2025).
Melalui koneksi dengan World Parrot Trust, Taman Safari Bali akhirnya menemukan spesies endemik Bali itu di Paradise Park Inggris. Karena di Paradise Park itu populasi dari burung perkici dada merah ini sangat banyak.
Hingga akhirnya di bulan Juli 2025 lalu, sebanyak 10 pasang burung perkici dada merah ditransfer ke Taman Safari Bali untuk nantinya dikembalikan lagi ke alam Bali.
“Dan kabar baiknya sudah mulai ada yang bertelur, ya mudah-mudah dalam waktu dekat (bisa menetas),” jelas Ayudis.
Lorikeet Breeding Center di Taman Safari Bali. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom) |
Menurutnya, masa pengeraman telur burung perkici dada merah ini membutuhkan waktu sekitar 24 hingga 27 hari. Untuk saat ini Taman Safari Bali akan terlebih dahulu fokus untuk pengembangbiakan, sebelum nantinya burung-burung perkici dada merah ini dilepas liarkan ke alam.
“Untuk habitatnya masih kita cari berdasarkan referensi dan juga informasi-informasi yang kita terima itu di sekitar daerah Bedugul. Cuma memang sulit sekali melihat (burung perkici dada merah) ini di alam,” ucapnya.
Burung perkici ini sebetulnya memiliki banyak jenisnya dan tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Namun, khusus untuk jenis perkici dada merah merupakan endemik dari Pulau Bali.
Sehingga pelestariannya di Taman Safari Bali ini menjadi sangat penting untuk mengembalikan lagi spesies satwa yang telah hilang dari alam asalnya.
Belum Ada Informasi Awal Tiba di Inggris
“Asal usul pertama kali burung (ada di Inggris) kita belum mendapatkan sejarahnya secara khusus, namun yang kita dapatkan ini adalah hasil pengembangbiakan. Jadi di Inggris itu ada banyak kebun binatang yang punya jenis ini, jadi ada di Paradise Park, di Chester Zoo, dan tempat lainnya,” ucap Kurator Satwa di Taman Safari Bali, Ari.
“Kebetulan saja Paradise Park yang jumlahnya sangat banyak dan mereka juga punya program untuk mengembalikan kembali burung ini ke habitat aslinya. Dan mereka tahu kalau di Bali jumlah burung ini sudah semakin sedikit,” lanjut Ari.
Serupa dengan program untuk burung endemik Bali lainnya yakni Jalak Bali. Burung perkici dada merah ini nantinya setelah populasi yang dianggap cukup akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.
(upd/wsw)

Bali Tak Hanya Pantai, tapi Juga Tempat Lahirnya Hiu Bambu Langka!
Gianyar –
Bali tak hanya terkenal dengan pantainya, tapi juga jadi tempat untuk berkembangnya satwa-satwa endemik Indonesia. Beberapa satwa endemik Indonesia sudah mulai terancam populasinya. Hal tersebut sangatlah menyedihkan untuk ekosistem di Indonesia.
Oleh karenanya sebagai lembaga konservasi, Taman Safari Indonesia Group mengembangkan variasi atraksi mereka di Taman Safari Bali yakni Marine Safari Bali (MSB).
Bukan sekadar jadi tempat rekreasi keluarga saja, tapi jauh lebih penting adalah tentang edukasi dan juga konservasi satwa-satwa yang sudah mulai terancam. Dibuka akhir tahun 2024 lalu, telah banyak berhasil di beberapa pemeliharaan satwa terancam.
Dengan pengelolaan yang baik dan terjaga, salah satu yang berhasil dikembangbiakkan adalah hiu bambu.
“Kita punya beberapa inisiatif penyelamatan jadi captive breeding adalah sesuatu yang kita lakukan sekarang. Kita bisa lihat sekarang telur dan anak hiu bambu, ini adalah salah satu program penyelamatan yang berhasil,” kata Operation Manager of MSB, Samuel Liu, beberapa waktu lalu di Bali.
“Salah satu yang sangat penting terutama untuk Indonesia adalah spesies endemik seperti hiu bambu ini. Jadi yang kita lakukan sekarang adalah upaya penyelamatan spesies tersebut dengan bantuan dari berbagai pihak juga,” lanjutnya.
Tempat captive breeding hiu bambu, hiu endemik Indonesia yang ada di Marine Safari Bali. (Taman Safari Indonesia) |
Bagi pengunjung yang datang ke MSB dan ingin melihat bagaimana bentuk hiu bambu itu bisa dilihat di aquarium yang berada di zona The Ocean. Atau jika ingin melihat tentang pengembangbiakannya bisa dilihat di Educaiton and Conservation Center.
Education Manager of MSB and Taman Safari Bali, Muhammad Khoiri Habibullah, menjelaskan dari bentuk telur yang telah memiliki embrio hingga menetas itu membutuhkan waktu sekitar empat bulan.
Hiu bambu dewasa itu memiliki warna yang didominasi warna coklat. Uniknya ketika menetas, hiu bambu ini tidak berwarna coklat, melainkan berwarna hitam
“Jadi mereka akan menetas sekitar empat bulan dan ketika mereka menetas, dia akan menjadi kayak gini warna hitam dulu. Ini adalah salah satu captive breeding yang berhasil kita lakukan di Bali,” ungkap Khoiri.
“Jadi bamboo shark itu bisa menghasilkan telur ketika mereka sudah mencapai usai matang, tapi telur itu belum tentu punya embrionya,” lengkapnya.
(upd/ddn)

























