Tag: makanan sehat

  • Rajin Makan Bayam Bisa Cegah Risiko Kanker dan Perut Kembung


    Jakarta

    Konsumsi sayuran hijau sehari-hari sangat dianjurkan. Pasalnya, konsumsi sayuran ini bisa mencegah kanker, mengatasi kembung, dan menawarkan nutrisi lainnya.

    Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko penyakit berbahaya. Salah satu hal terpenting yaitu menjaga pola makan dan gaya hidup.

    Selain itu, jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga perlu diperhatikan. Menambahkan sayuran hijau, seperti bayam ke dalam menu diet harian merupakan pilihan tepat.


    Terlebih, belum lama ini seorang ahli kesehatan menyarankan setiap orang setidaknya perlu makan bayam karena sayuran itu dapat mengurangi risiko kanker dan mengatasi kembung, lapor getsurrey.co.uk (28/11/2024).

    Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung berbagai vitamin dan mineral. Namun, belum banyak orang tahu manfaat dari konsumsi bayam.

    Untuk mengedukasi banyak orang, konten kreator di TikTok sekaligus ahli kesehatan bernama Max mengunggah video terkait manfaat dari sayuran hijau tersebut.

    Max mengungkap bahwa bayam termasuk ke dalam makanan super yang kaya akan vitamin A, D, E, K dan berbagai macam mineral. Bayam juga mengandung sifat anti-karsinogenik yang dikemas dengan antioksidan.

    Kandungan antioksidan tinggi di dalam sayuran ini jelas menawarkan manfaat bagi tubuh. Menurut Healthline, antioksidan itu bisa memerangi stress oksidatif, yang mengakibatkan penuaan dini, risiko kanker, hingga diabetes.

    BayamBayam mengandung banyak nutrisi yang mampu menghindari risiko kanker. Foto: Getty Images/PoppyB

    Studi yang disebutkan oleh Healthline juga menemukan bahwa kandungan MGDG dan SQDG di dalam bayam dapat memperlambat pertumbuhan tumor serviks bahkan mengurangi ukurannya. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa bayam bisa mengurangi risiko kanker prostat dan kanker payudara.

    Manfaat bayam tidak berhenti di situ. Max juga menjelaskan bagaimana bayam bermanfaat bagi mereka yang memiliki penyakit sindrom iritasi usus (IBS). Jika tidak diatasi, sindrom ini bisa menimbulkan gejala, seperti sakit perut, kembung, dan masalah pencernaan.

    Kandungan magnesium dan potassium di dalam bayam juga bisa mengatasi masalah kembung. Magnesium berfungsi mengaktifkan enzim yang berperan di dalam proses pencernaan dan menjaga keteraturan usus. Sedangkan, potassium membantu memerangi resistensi air.

    Fungsinya untuk pencernaan juga bisa dirasakan dari konsumsi bayam. Karena sayuran ini tinggi akan serat, sehingga dapat menjaga buang air besar secara teratur dan mencegah sembelit.

    BayamSelain menghindari kanker, bayam juga baik untuk atasi kembung hingga melancarkan pencernaan. Foto: Getty Images/PoppyB

    Banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi bayam, terutama dalam hal mencegah risiko kanker. Selain bisa mencegah penyakit dan mengatasi masalah kesehatan, bayam juga cocok jadi menu diet karena memiliki kemampuan dalam membakar lemak tubuh.

    Bayam mudah diolah, seperti direbus begitu saja lalu langsung dinikmati. Bayam enak juga ditumis dengan bahan-bahan sederhana, seperti bawang putih cincang dan minyak zaitun. Jika ingin yang segar-segar, bisa membuat sup bening bayam.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Makanan Ini Mengandung Nikotin dan Benzodiazepin Alami


    Jakarta

    Beberapa makanan ini secara alami mengandung zat stimulan secara alami. Ada tomat yang mengandung nikotin hingga kentang mengandung benzodiazepin.

    Zat stimulan biasanya ada pada obat yang digunakan untuk meningkatkan aktivitas fisik dan kewaspadaan dengan meningkatkan gerak jantung dan pernapasan serta meningkatkan fungsi otak.

    Zat tersebut bekerja pada sistem saraf pusat, sehingga bisa merangsang tubuh baik secara mental dan fisik. Namun, jika berlebihan bisa menyebabkan efek yang membahayakan atau overdosis.


    Zat stimulan tersebut secara alami juga ditemukan dalam kandungan makanan. Namun, jumlahnya berada dalam konsentrasi yang rendah, sehingga tidak berbahaya.

    Dikutip dari Cracked (30/11/24) berikut 4 makanan yang secara alami mengandung zat stimulan:

    1. Tomat

    Ilustrasi cara simpan tomatTomat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Nikotin dikenal sebagai zat stimulan yang umum terkandung dalam rokok. Zat ini ternyata juga terkandung di dalam tomat secara alami.

    Dalam satu buah tomat terdapat nikotin sebanyak 42,8 gram. Namun, jika tomat telah dimasak atau diolah maka jumlah kandungan nikotinnya berkurang menjadi 4,1 gram.

    Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan yang terkandung pada tembakau. Menurut para ilmuwan hal tersebut tidak berbahaya karena jumlahnya sedikit.

    Bahkan tomat dapat membantu memulihkan kerusakan paru-paru akibat merokok. Mengingat tomat juga tinggi akan zat antioksidan, lapor The Health Site.

    2. Kentang

    Para ilmuwan menemukan bahwa kentang mengandung benzodiazepin. Benzodiazepin merupakan zat yang tergolong ke dalam obat penenang atau sedatif.

    Adanya kandungan benzodiazepin pada kentang secara alami pernah ditemukan ilmuwan pada tahun 1980-an. Namun, jumlahnya berada di konsentrasi rendah, sehingga tidak berbahaya.

    Yang berbahaya justru kandungan solanin pada kentang. Solanin merupakan zat alkaloid yang tidak berwarna dan menimbulkan rasa pahit. Ketika kadarnya mencapai lebih dari 0,1 maka kentang tidak bisa dimakan.

    Dilansir dari Medical News Today, kandungan solanin tersebut dapat menyebabkan beberapa gejala penyakit, seperti demam, sakit kepala, diare, keracunan, muntah hingga pernapasan lambat.

    Makanan yang mengandung zat stimulan secara alami ada di halaman selanjutnya.

    3. Nektar

    Anggota kelompok peternak Sumber Nektar merawat budi daya sarang lebah madu jenis mellifera di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Kelompok peternak lebah UMKM binaan BUMN PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) tersebut mampu menghasilkan dua kilogram madu dalam tiga sampai empat kali panen dari total 90 kotak lebah serta memiliki omzet penjualan sekitar Rp70 juta dalam dua bulan tergantung musim panennya. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/tom.Ilustrasi nektar. Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    Nektar merupakan cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan ketika mekar. Nektar secara alami mengandung kafein, stimulan yang juga ada pada kopi.

    Bahkan jumlahnya tinggi setara dengan satu cangkir kopi atau sekitar 60 miligram. Menurut studi yang diterbitkan di Current Biology, serangga saat suka dengan kafein.

    Bahkan serangga yang mengasup kafein bisa bekerja lebih efektif, seperti lebah madu. Sehingga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi lebah untuk menyerbuki tanaman tertentu.

    4. Kecap asin

    Kecap asin memiliki GHB atau asam gamma-hidroksibutirat. Itu merupakan senyawa yang bersifat anestetik atau sedatif. Senyawa ini berfungsi sebagai obat penenang.

    Dan GHB juga ditemukan dalam alkohol. Ini terbentuk karena proses fermentasi, yang artinya muncul secara alami. Kecap asin dibuat dengan dicampur yeast atau khamir.

    Pada tahap ini, kecap asin menghasilkan kandungan alkohol sekitar 2%. Meski dilakukan perebusan, namun alkohol ini tidak akan hilang dan biasanya tersisa sekitar 1,6%.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ternyata Ini 5 Pola Makan Orang Jepang yang Bikin Sehat dan Ramping


    Jakarta

    Orang Jepang terkenal banyak yang berumur panjang, sehat, dan memiliki berat badan ideal. Ternyata kondisi itu dicapai dengan pola makan sehat seperti ini.

    Pola makan orang Jepang yang sehat membuat mereka memiliki kondisi tubuh yang bugar. Bonusnya, banyak wanita Jepang juga memiliki berat badan ideal yang menunjang penampilan dan aktivitas mereka.

    Makanan orang Jepang tak cuma sushi. Mereka juga mengonsumsi berbagai makanan mulai dari ikan, rumput laut, sayuran, kedelai, nasi, buah, dan teh hijau.


    Mereka terbiasa menjalani pola makan yang dibarengi dengan pola hidup sehat dan seimbang.

    Jepang juga punya banyak musim. Orang Jepang biasanya menyesuaikan pola makan sesuai musim. Cuaca adalah faktor yang paling penting.

    Untuk musim dingin, orang jepang makan daging, ikan, dan sup panas. Sedangkan musim panas, mereka lebih memilih untuk makan sup dingin, makanan laut, ramen dingin, dan salad.

    Meski terkenal dengan makanan praktisnya, orang Jepang cenderung menghindari makanan berkalori tinggi dan makanan cepat saji.

    Berikut beberapa rahasia pola makan sehat orang Jepang, melansir Bright Side:

    1. Masak makanan dengan cara sehat
    Kebiasaan makan yang bikin berat badan wanita Jepang tetap ideal terletak pada metode memasak yang diterapkan. Mereka menggunakan cara masak yang tradisional.

    Sebagian besar dari mereka memasak dengan cara merebus, memanggang, mengukus, atau menggoreng dengan sedikit minyak.

    Metode di atas dipercaya bisa mempertahankan kandungan nutrisi dari makanan yang diolah.

    Wanita Jepang cukup berhati-hati menambahkan rempah-rempah untuk menjaga makanan tetap ringan tanpa membebani perut, hati, dan ginjal.

    2. Makan porsi secukupnya
    Makan di Jepang disebut-sebut seperti ritual. Orang Jepang makan dengan perlahan, melahap lauk dengan potongan-potongan kecil, dan alat makan serta piring yang digunakan juga kecil.

    Mereka senang mempertahankan rasa alami dari bahan yang digunakan. Itu lah mengapa mereka jarang ‘menghias’ makanan.

    Setiap lauk yang ada punya piringnya masing-masing. Isi lauk di piring juga tidak penuh. Hal ini dilakukan untuk mencegah mereka makan berlebihan.

    3. Lebih pilih nasi dibanding roti

    Rahasia Umur Panjang, Orang Jepang Sarapan Menu Sehat IniFoto: Site/iStock


    Nasi menjadi bagian penting di setiap makanan. Nasi dimasak tanpa garam atau mentega.

    Dengan demikian, minimnya konsumsi makanan bertepung membantu mereka menjaga bentuk tubuh tetap ideal.

    4. Mengutamakan sarapan

    menu sarapan orang jepangmenu sarapan orang jepang Foto: iStock

    Sarapan adalah waktu paling penting dalam sehari untuk makan. Makanan utama mereka terdiri dari beberapa hidangan. Biasanya ada ikan, nasi, omelet, sup miso, hidangan kedelai dengan sayuran, rumput laut, dan teh.

    5. Tidak makan manis untuk tutup santapan
    Makanan penutup adalah momen yang ditunggu-tunggu. Namun, tidak untuk orang Jepang.

    Saking ketatnya, mereka mengonsumsi es krim yang terbuat dari beras (mochi). Biasanya mereka makan makanan rendah lemak dan rendah gula untuk hidangan penutup.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Kebiasaan Makan yang Bikin Tubuh Orang Jepang Selalu Ideal dan Sehat”

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Anti Lemas! Konsumsi 7 Makanan Pemasok Energi Kilat Ini


    Jakarta

    Saat badan sedang tak bertenaga, jangan langsung mencari minuman energi. Coba konsumsi makanan sehat yang berfungsi memasok energi kilat ini.

    Sering kali Anda merasa tidak semangat seharian hingga muncul rasa lesu, lems, dan lapar. Meski kerap dianggap wajar, tapi sebenarnya hal tersebut berkaitan dengan gaya hidup, termasuk pola makan, aktivitas fisik, dan pola tidur.

    “Rutinitas gaya hidup yang sehat membantu semua sistem tubuh kita bekerja lebih baik, yang membuat kita merasa berenergi kembali, termotivasi, dan waspada,” kata dietisien Dawn Jackson Blatner, mengutip dari Good Housekeeping.


    Untuk mengatasinya, alih-alih mengasup minuman berenergi yang tinggi gula dan kafein, coba atasi rasa lemas dengan konsumsi makanan sehat yang tepat.

    Beberapa makanan berikut ini bisa meningkatkan energi secara instan dan menyehatkan. Ini daftarnya:

    1. Selai kacang

    Selai kacang bisa dijadikan sumber lemak sehat, protein, dan serat. Kombo nutrisi ini memberikan pelepasan energi yang stabil dan lama. Dengan begitu, selai kacang bisa jadi salah satu makanan sumber energi terbaik.

    “Selai kacang juga mengandung magnesium, mineral yang berperan dalam produksi energi,” kata Blatner.

    2. Ubi jalar

    Ubi jalar berwarna oranye mengandung karbohidrat kompleks yang sangat baik buat tubuh. Karbohidrat kompleks perlu waktu lama untuk dicerna sehingga tubuh memperoleh pelepasan energi secara perlahan dan stabil.

    Padukan dengan telur rebus atau telur dadar untuk tetap kenyang dan nyaman beraktivitas tanpa cepat lapar.

    3. Pisang

    kreasi wine pisang yang unikpisang Foto: BBC/Anne Okumu / iStock

    Praktis dan penuh energi. Dua hal ini bisa didapat dari pisang.

    Pisang mengandung kalium, magnesium, vitamin , serat dan karbohidrat. Semua nutrisi ini penting dalam produksi energi. Tak heran jika pisang dikenal sebagai makanan penambah tenaga.

    Selain itu, terdapat tiga kandungan gula, yakni glukosa, fruktosa dan sukrosa, yang masing-masing diserap dalam durasi waktu berbeda. Artinya, Anda mendapat dorongan energi bertahap dan stabil.

    4. Oatmeal

    Oatmeal dikenal tinggi serat sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, sebenarnya terdapat kandungan vitamin B, mangan, dan zat besi yang membuatnya jadi makanan yang memberikan energi buat tubuh.

    Oatmeal biasa dijadikan sarapan. Tapi, Anda sebenarnya bisa mengonsumsi oatmeal kapan pun saat butuh dorongan energi ekstra.

    5. Apel

    Apel mengandung serat dan gula alami yang tinggi. Keduanya dapat memasok energi buat tubuh.

    Selain itu, mengutip dari Times of India, riset membuktikan, apel memperlambat pencernaan karbohidrat. Energi yang dihasilkan pun tidak cepat habis.

    6. Beri

    Jenis buah beri seperti stroberi, blueberry, raspberry mengandung vitamin C dan air yang mendukung produksi energi dan mempertahankannya.

    Stroberi sangat umum ditemukan dan dapat membantu menangkal rasa lelah. Hal ini disebabkan kandungan serat dan biji-biji kecil pada stroberi.

    7. Telur

    tips masak telur goreng tanpa minyak menurut cheftelur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mungkin telur bisa dibilang makanan yang sempurna. Sebutir telur memasok 6 g protein sebagai penunjang energi. Kuning telur juga mengandung kolin yang berfungsi mendukung kognitif.

    Makanan yang memberikan energi satu ini juga membuat perut tidak cepat lapar. Anda pun tidak akan ngidam makanan manis atau tidak sehat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Makanan yang Memberikan Energi dengan Cepat, Bebas Lemas dan Sehat”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mulai Lemas? Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Pulihkan Energi


    Jakarta

    Di tengah aktivitas padat, tubuh kerap lemas dan energi menurun. Jangan khawatir, karena hal tersebut bisa diatasi dengan konsumsi 5 makanan ini.

    Penurunan energi secara tiba-tiba atau energy crash memang bisa terjadi. Faktornya beragam, bisa diakibatkan oleh kelelahan fisik, seperti dehidrasi dan gangguan tidur, ataupun pisikis, seperti depresi.

    Untuk mendorong energi, alih-alih mengonsumsi cokelat atau kopi, lebih baik memilih makanan-makanan lain yang lebih sehat.


    Mempertahankan pola makan seimbang, terdiri dari karbohidrat kompleks, lemak sehat, protein, vitamin, dan mineral merupakan hal penting. Secara khusus, pola makan ini bisa memberi energi berkelanjutan dan menghindari penurunan energi tiba-tiba.

    Lantas, makanan sehat apa saja yang dianjurkan? Merangkum Money Control (12/12/2024), berikut daftarnya!

    1. Buah-buahan

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainBuah-buahan ssperti pisang mengandung serat dan karbohidrat untuk energi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Buah-buahan, seperti pisang, apel, dan jeruk merupakan pilihan tepat karena merupakan sumber gula dan serat alami untuk memberikan dorongan energi cepat dan berkelanjutan.

    Di dalam pisang berukuran sedang terkandung karbohidrat sekitar 27 gram, yang akan dipecah menjadi glukosa untuk berperan sebagai sumber bahan bakar utama bagi tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pisang juga mengandung kalium yang mampu mendukung fungsi otot dan energi.

    Begitu juga dengan apel yang kaya akan nutrisi, termasuk kandungan gula alami (fruktosa) yang menyediakan energi dan mudah dicerna oleh tubuh.

    Jeruk yang tinggi vitamin C juga dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

    2. Protein tanpa lemak

    15 Jenis Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi dan ManfaatnyaIkan salmon jadi salah satu yang tepat untuk meningkatkan energi. Foto: Getty Images/Siraphol

    Sumber protein tanpa lemak yang bisa didapat dari ayam, ikan, telur, dan kacang, juga baik dikonsumsi untuk tingkatkan energi.

    Di dalam protein tersebut terkandung asam amino esensial yang diperlukan untuk perbaikan otot dan produksi energi.

    Menurut American Journal of Clinical Nutrition, protein tanpa lemak ini mendukung energi dan pemeliharaan otot. Konsumsi protein juga membuat perut kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.

    Ikan salmon misalnya, yang kaya akan asam lemak omega-3 merupakan sumber energi tinggi sekaligus bisa mencegah penyakit jantung dan menjaga kesehatan otak.

    3. Ubi jalar

    cara memanggang ubi jalarUbi juga menjadii pilihan baik untuk meningkatkan energi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain nasi, kamu bisa mengembalikan energi dengan mengonsumsi ubi jalar.

    Ubi jalar dikenal sebagai pembangkit tenaga karbohidrat kompleks yang mengandung serat serta vitamin A.

    Ubi juga termasuk makanan dengan kandungan indeks glikemik rendah, sehingga memastikan pelepasan energi secara bertahap. Membuatmu tetap berenergi dalam waktu lebih lama.

    Jika tidak suka ubi, bisa beralih ke makanan lain yang menjadi sumber karbohidrat sehat. Misalnya kentang, singkong, atau nasi merah.

    Jenis makanan lain yang mampu tingkatkan energi bisa lihat halaman selanjutnya!

    4. Telur

    tips masak telur rebus yang mudah dipraktekkanMengonsumsi telur rebus juga mampu menunjang energi berkelanjutan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Telur adalah makanan dengan sumber protein lengkap. Di dalamnya juga terkandung kolin, yang mampu mendukung aktivitas otak dan otot.

    Journal American Collage of Nutrition mengidentifikasi telur sebagai sumber protein terbaik dan pilihan yang padat nutrisi untuk menunjang energi berkelanjutan sepanjang hari.

    Kalau mau mengonsumsi telur, bisa dengan cara merebusnya. Telur rebus diyakini mampu menambah energi karena kaya protein dan lemak. Dengan mengonsumsinya, tubuh pun lebih bertenaga dan tidak mudah lelah saat menjalani aktivitas sehari-hari.

    5. Teh herbal

    Selain makanan, minuman seperti teh herbal juga bisa dicoba.

    Misalnya teh hijau dan teh ginseng yang kaya akan antioksidan dan kandungan kafein dalam jumlah sedang. Teh ini mampu memberikan dorongan energi tanpa lonjakan tajam terkait peningkatan gula darah.

    Teh hijau mengandung kafein dan L-theanin, berupa asam amino yang mampu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Kombinasi kafein dan L-theanin ini dapat memberikan dorongan energi seimbang dan lebih tahan lama daripada jenis minuman berkafein lainnya.

    Teh ginseng juga bisa dikonsumsi karena di dalam ginseng terdapat senyawa ginsenosides yang mampu meningkatkan produksi energi pada tingkat sel. Pada gilirannya membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini Bisa Ganggu Kesehatan Usus


    Jakarta

    Kesehatan usus penting dijaga karena memengaruhi kesehatan otak dan imunitas tubuh. Salah satu caranya dengan memastikan asupan makanan sehat dan menghindari konsumsi makanan berikut.

    Menjaga kesehatan usus kini jadi prioritas banyak orang. Sebab usus berperan penting dalam menjaga kesehatan secara umum, termasuk kesehatan otak dan bahkan imunitas tubuh.

    Usus yang sehat ditandai dengan mikrobiota yang beragam, pencernaan yang lancar, jarang kembung, dan tingkat energi yang stabil.


    Untuk asupan makanan, tak semua makanan ‘sehat’ ternyata baik bagi kesehatan usus. Ada beberapa makanan sehat yang ternyata tinggi kandungan gula, bahan aditif, dan bahan berbahaya lain yang kurang menyehatkan usus.

    Waspadai 5 makanan sehat yang ganggu kesehatan usus berikut, seperti dikutip dari Eat This, Not That! (15/12/2024):

    1. Yogurt tinggi gula

    Yogurt sering kali dianggap makanan sehat yang kaya protein dan probiotik. Namun faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa yogurt bisa memodulasi mikrobiota usus, penghalang usus, dan sel-sel kekebalan di dalam usus.

    Yogurt yang dimaksud adalah yogurt dengan aneka aroma dan perasa yang kerap mengandung gula tambahan. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menurunkan keragaman mikrobiota usus dan memicu peradangan. Karenanya lebih baik pilih Greek yogurt dengan tambahan topping buah segar untuk rasa manis alami.

    2. Soda diet

    Ini 5 Penyebab Diet Soda Dapat Memicu Kenaikan BBFoto: Getty Images/iStockphoto/choochart choochaikupt

    Beberapa minuman dipasarkan dengan label ‘diet’ untuk menunjukkan lebih rendah gula dan menggambarkan kesan sehat. Namun faktanya, minuman ‘diet’ ini kerap ditambahkan pemanis buatan yang justru berefek negatif untuk mikrobiota usus.

    Alhasil, keragaman mikrobiota berkurang dan bisa memicu gangguan metabolisme tubuh. Alih-alih minum soda diet, coba pilih minuman yang lebih sehat seperti sparkling water atau jus buah yang dibuat tanpa pemanis buatan.

    3. Makanan kemasan bebas gluten

    Diet bebas gluten hanya bermanfaat untuk orang-orang yang memang sensitif akan kandungan gluten atau dikenal sebagai penyakit celiac. Jadi jika kamu tidak mengalaminya, maka tidak perlu mengonsumsi makanan bebas gluten.

    Sebab banyak produk makanan bebas gluten di pasaran mengandung zat aditif seperti pati olahan dan pengemulsi. Kandungan ini dapat merusak lapisan usus dan menyebabkan peradangan. Ditambah lagi, produk makanan ini minim kandungan serat yang kurang baik untuk kesehatan usus.

    4. Protein bar

    muesli bar / protein barFoto: Istock

    Protein bar jadi makanan andalan pelaku hidup sehat dan mereka yang ingin fokus membangun massa otot. Namun waspadai konsumsinya karena banyak protein bar kemasan di pasaran mengandung perasa dan pemanis buatan.

    Bahkan ada yang mengandung alkohol gula yang dapat mengganggu pencernaan. Pada sebagian orang memicu kembung, gas, dan diare. Protein bar juga mungkin mengandung pemanis sukralosa yang dapat mengubah komposisi mikrobiota usus manusia. Dari pada konsumsi protein bar, kamu bisa mengandalkan sumber protein lain yang alami, seperti telur, edamame, tahu, dan kacang-kacangan.

    5. Oatmeal instan kemasan

    Oatmeal juga kerap dicap sehat karena tinggi serat, tapi tak semua oatmeal bagus dikonsumsi. Pada oatmeal instan kemasan, sangat mungkin mengandung gula tambahan dan bahan lain yang mengganggu kesehatan usus.

    Oatmeal instan juga mengandung lebih banyak oat olahan dari pada oatmeal biasa. Konsumsinya dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Sebagai alternatif terbaik, pilih oat tawar dan bumbui sendiri dengan penggunaan kayu manis, madu, atau sirup maple alami untuk pilihan lebih sehat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan Tinggi Vitamin D, Ternyata Bisa Diperoleh Selain dari Sinar Matahari

    Jakarta

    Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Vitamin ini dikenal mudah didapat dari paparan sinar matahari ke tubuh. Vitamin D memengaruhi banyak fungsi tubuh, termasuk kesehatan tulang.

    Namun, banyak orang tidak mendapatkan cukup vitamin D. Asupan vitamin D sebetulnya juga bisa didapat dari makanan, terutama bagi mereka yang jarang terpapar sinar matahari atau tinggal di daerah dengan intensitas cahaya matahari yang rendah.

    Vitamin D memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan penurunan daya tahan tubuh.


    Cara termudah untuk mendapatkan asupannya, yaitu dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Tapi, mengonsumsi vitamin D juga penting untuk memelihara kesehatan, mulai dari baik untuk tulang dan gigi, memperkuat sistem imun, hingga kesehatan jantung.

    7 Makanan Tinggi Vitamin D

    Dalam artikel WebMD yang telah diverifikasi oleh Dokter Penyakit Dalam, Nayana Ambardekar, MD menjelaskan bahwa vitamin D penting untuk tulang, sel darah, dan sistem kekebalan tubuh tepatnya untuk pertahanan tubuh terhadap kuman.

    Selain itu Katherine Marengo LDN, RD yang telah memverifikasi artikel Healthline menyebut cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dari makanan atau suplemen. Berikut beberapa makanan yang kaya akan vitamin D:

    1. Yogurt

    Yogurt bisa jadi camilan sehat yang mengandung vitamin D. Meskipun kadarnya mungkin tak sekaya makanan lainnya atau bahkan paparan sinar matahari, tapi makanan yang satu ini bisa jadi pilihan.

    Yogurt bisa jadi teman makan buah-buahan segar. Pilih yogurt plain atau tawar, yang paling rendah lemak untuk mengurangi gula, lemak, dan kalori. Baca kembali komposisi untuk memastikan seberapa banyak kandungan vitamin D yang ter-ekstrak ke dalamnya. Yogurt termasuk dalam pilihan makanan yang ditambahkan ekstrak vitamin D.

    2. Jus Jeruk

    Selain makanan, minuman segar seperti jus jeruk juga mengandung vitamin D. Dalam satu cangkirnya terkandung sampai 100 IU yang memenuhi 16 persen dari kebutuhan harian vitamin D pada wanita. Jus jeruk termasuk dalam pilihan minuman yang ditambahkan (fortifikasi) ekstrak Vitamin D.

    Vitamin D di dalam jus ini dapat menjaga persendian tetap sehat, sehingga mengurangi berbagai risiko masalah kesehatan. Sekitar 65% orang di seluruh dunia tidak toleran terhadap laktosa, sehingga jus jeruk kerap ditambahkan ekstrak vitamin D dan nutrisi lain seperti kalsium.

    Namun, jus jeruk bukanlah pilihan yang baik untuk semua orang. Bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, maag, jus jeruk dapat memperburuk gejalanya. Sementara untuk penderita diabetes, pilihlah jus jeruk murni dan jangan membeli jus jeruk kemasan karena mungkin mengandung gula tinggi.

    3. Susu

    Aneka susu baik susu murni, susu dairy ataupun non dairy, termasuk dalam pilihan minuman yang ditambahkan ekstrak vitamin D. Susu rendah lemak bisa jadi pilihan yang tepat. Susu bisa jadi teman minum jus buah, seperti jadi smoothies yang lezat.

    Baca kembali komposisi untuk memastikan seberapa banyak kandungan vitamin D yang ter-ekstrak di dalamnya. Susu juga kerap disarankan untuk mereka yang sudah lanjut usia sebab seiring dengan pertambahan umur, tingkat kepadatan tulang juga mulai berkurang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang dan kepadatannya.

    4. Ikan Salmon

    Salmon dikenal sebagai ikan berlemak yang populer menjadi sumber vitamin D tinggi. Menurut Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA, satu porsi salmon Atlantik seberat 100 gram mengandung 526 IU vitamin D, atau 66% dari DV atau nilai harian.

    Ikan salmon terkenal dengan kandungan asam lemak omega-3 nya, tetapi juga menjadi sumber vitamin D yang bagus untuk tubuh. Rata-rata, salmon yang ditangkap di alam liar memiliki lebih banyak vitamin D, dibandingkan salmon hasil budidaya. Jenis ikan berlemak lainnya juga merupakan sumber vitamin D yang baik, salah satunya ikan tenggiri dan makarel.

    5. Jamur

    Jamur menjadi satu-satunya sumber vitamin D non-hewan yang cukup tinggi. Seperti manusia, jamur dapat mensintesis vitamin D saat terkena sinar UV. Namun, jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan hewan menghasilkan vitamin D3.

    Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, namun mungkin tidak seefektif vitamin D3. Dalam 80 gram jamur mengandung vitamin D sebanyak 3,2 mikrogram.

    Jenis jamur yang direkomendasikan oleh Moskovitz yakni chanterelles (jamur jengger ayam emas) dan morels (jamur spons), karena jamur yang terkena sinar matahari lebih banyak mengandung vitamin D. Jamur tiram juga bisa menjadi pilihan jamur lainnya yang kaya akan vitamin D.

    6. Telur

    Selain protein, telur juga mengandung vitamin D tinggi, terutama pada bagian kuning telurnya. Sebagian besar protein dalam telur terdapat pada bagian putihnya, sedangkan lemak, vitamin, dan mineral sebagian besar terdapat pada bagian kuning telur.

    Kuning telur dari satu butir telur besar mengandung 37 IU vitamin D, atau 5% dari nilai harian. Beberapa faktor mempengaruhi kadar vitamin D kuning telur, seperti paparan sinar matahari pada ayam, kandungan vitamin D pada pakan ayam, dan paparan sinar UV pada kuning telur akan meningkatkan vitamin D pada telur.

    Selain itu, telur dari ayam yang diberi pakan yang diperkaya vitamin D mungkin mengandung hingga 34.815 IU vitamin D per 100 gram kuning telur. Jadi, jika satu kuning telur mengandung sekitar 17 gram, kamu akan mendapatkan sekitar 2,5 kali DV vitamin D dalam satu telur.

    Dalam satu buah kuning telur terkandung sekitar 40 IU vitamin D. Dalam laman womenhealthmag, juga pakar menyarankan konsumsi telur ayam kampung yang mengandung vitamin D tiga kali lipat lebih banyak. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena terlalu banyak bisa meningkatkan kadar kolesterol.

    7. Minyak Hati Ikan Kod

    Minyak hati ikan kod atau cod liver oil merupakan real food yang sering dibuat menjadi suplemen populer. Kalau kamu bukan penyuka ikan, mengkonsumsi suplemen minyak hati ikan kod bisa jadi cara lain untuk mendapatkan nutrisinya.

    Dengan sekitar 450 IU per sendok teh (4,9 mL), ini setara dengan 56% dari nilai harian. Minyak hati ikan kod juga sangat tinggi kandungan vitamin A, yang dapat menjadi racun dalam jumlah tinggi. Selain itu, minyak hati ikan kod mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi.

    Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mikrogram (mcg) per hari. Jumlah ini turun menjadi 10 mcg pada bayi dan hingga 20 mcg pada orang dewasa berusia 71 tahun atau lebih. Jadi, pastikan tubuhmu betul-betul sudah mendapat asupan Vitamin D yang tinggi, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Menu Sarapan Sehat yang Tak Bikin Perut Kembung

    6 Menu Sarapan Sehat yang Tak Bikin Perut Kembung


    Jakarta

    Sarapan merupakan salah satu waktu terpenting bagi tubuh untuk mendapat asupan makanan. Namun, makanan yang dikonsumsi perlu diperhatikan karena beberapa bisa sebabkan perut kembung.

    Sarapan menjadi penting karena menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas seharian.

    Sarapan juga bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi karena membantu otak mendapat nutrisi yang dibutuhkan.


    Meskipun begitu, pilihan makanan sarapan perlu diperhatikan. Sebab, beberapa makanan bisa menyebabkan perut justru jadi kembung dan berat.

    Lantas, makanan apa saja yang baik dikonsumsi saat sarapan agar tidak sebabkan perut kembung?

    Melansir Times of India (29/05/2025), berikut makanan yang disaranakan oleh Dr. Joseph Saihab, seorang ahli gastoenterologi.

    1. Alpukat

    Ilustrasi buah alpukat segarBuah alpuka segar bisa cegah kembung karena enzim pencernaan di dalamnya. Foto: Thinkstock

    Menurut Joseph, konsumsi alpukat merupakan pilihan tepat. Alpukat mengandung enzim pencernaan, berupa lipase dan amilase yang membantu membantu tubuh mencerna dan menyerap lemak sehat secara lebih efisien. Selain itu, enzim ini juga dapat memecah karbohidrat menjadi gula sederhana.

    Alpukat juga tidak membuat perut kembung karena tinggi akan serat dan rendah fruktosa. Serat membantu memperlambat pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Sedangkan fruktosa rendah bisa mengurangi risiko penumpukan gas di perut.

    2. Roti sourdough

    Roti SourdoughProses fermentasi alami roti sourdough bisa membuat roti ini cegah kembung. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Bagi yang mencari roti rendah gluten atau rendah fruktan, roti sourdough bisa menjadi pilihan tepat. Roti ini mengandung lebih sedikit gas dan kaya akan prebiotik.

    Roti sourdough cenderung tidak menyebabkan kembung karena proses fermentasi alami yang panjang. Proses tersebut membantu memecah gluten dan membuat roti lebih mudah dicerna. proses ini juga bisa meningkatkan penyerapan nutrisi.

    Dr. Salhab juga sangat menyarankan konsumsi roti sourdough karena baik juga untuk kesehatan usus.

    Rekomendasi makanan sarapan lain yang tidak bikin kembung bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Pepaya

    Healthy of sweet papaya slices on plate and wooden background. Healthy food and close up.Konsumsi pepaya juga bisa menxegah perut kembung. Foto: Getty Images/Chatiyanon

    Pepaya dianggap bisa mengatasi perut kembung karena kandungan enzim papain dan serat di dalamnya.

    Enzim papain bisa memecah protein menjadi asam amino yang lebih mudah diserap. Konsumsinya membuat pencernaan jadi lebih lancar.

    Kandungan serat pada pepaya juga bisa melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit yang sering jadi penyebab kembung.

    4. Teh jahe madu

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKandungan gingerol di jahe dan nutrisi dalam madu bisa mengatasi kembung. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Jika mencari racikan teh yang tepat untuk sarapan, Dr. Salhab menyarankan untuk mencoba teh jahe dengan madu sebagai pemanis.

    Menurut ahli tersebut, madu mengandung enzim pencernaan, seperti amilasi yang mampu memecah pati menjadi gula sederhana dan membantu pencernaan karbohidrat.

    Selain itu, madu juga mengandung enzim disebut katalase. Enzim ini membantu menyeimbangkan stress oksidatif dalam usus.

    Kandungan gingerol di dalam jahe juga membantu meredakan mual dan mengatasi gangguan pencernaan, seperti dispepsia.

    5. Nanas

    Ilustrasi buah nanasNanas mengandung bromelain yang bisa mengurangi pembengkakan hingga baik untuk pencernaan. Foto: Getty Images/Teen00000

    Menurut ahli gastroenterologi, nanas mengandung bromelain yang membantu mencerna protein. Selanjutnya bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah kembung.

    Bromelain di dalamnya berupa proteolitik yang membantu memecah protein menjadi peptida dan asam amino lebih kecil.

    Bromelain juga memiliki efek anti radang yang bisa digunakan untuk mengurangi pembengkakan atau nyeri. Nanas juga kaya akan air dan serat yang baik untuk pencernaan.

    6. Pisang

    Pisang juga menjadi pilihan tepat untuk sarapan. Buah ini cenderung tidak menyebabkan perut kembung karena beberapa alasan.

    Buah pisang mengandung serat larut air yang bisa meningkatkan produksi gas, tetapi juga ada kandungan kalium dan magnesium untuk mengatasi perut kembung.

    Pisang yang sudah matang juga mengandung pati yang lebih mudah dicerna karena akan diubah menjadi gula sederhana.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Makanan Mentah Lebih Baik daripada Makanan Matang?


    Jakarta

    Makanan matang lebih aman dikonsumsi dan tahan lebih lama. Di sisi lain, makanan mentah mempertahankan kandungan nutrisinya. Lantas, manakah yang lebih baik?

    Memasak bahan makanan mentah tidak hanya menciptakan rasa lebih enak, tetapi juga membuatnya lebih aman dikonsumsi sekaligus membuat waktu simpannya lebih lama. Beberapa bahan makanan memang lebih baik dikonsumsi dalam keadaan matang. Jika tidak, bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya bagi tubuh akibat virus dan bakteri di dalamnya.

    Namun, makanan mentah tidak selamanya buruk. Mengonsumsi makanan mentah dapat membuat kandungan nutrisi asli makanan terjaga, meningkatkan kesehatan pencernaan, membantu hidrasi, hingga meningkatkan asupan serat.


    Perdebatan antara konsumsi mentah dan matang pun memicu diskusi. Meskipun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tetapi perlu dilihat dari berbagai faktor.

    Pilihan antara makanan mentah dan matang akan tergantung pada preferensi individu, kebutuhan nutrisi masing-masing individu, dan perlu juga memperhatikan karakteristik spesifik dari makanan.

    Penggemar makanan mentah berpendapat, enzim dan vitamin alami dari makanan mentah akan tetap utuh. Sehingga, memberikan manfaat lebih efektif. Di sisi lain, mereka yang suka makanan matang menyoroti beberapa potensi metode makanan tertentu, seperti peningkatan daya cerna dan peningkatan penyerapan nutrisi.

    Lantas, di antara kedua pilihan makanan ini, manakah yang lebih baik? Merangkum Times of India (31/12), simak penjelasan berikut ini!

    1. Manfaat makanan matang dari segi pencernaan dan rasa

    Sejarah Wajan Andalan Tukang Nasi Goreng yang Berasal dari ChinaMakanan yang dimasak dapat membuat nutrisi di dalamnya lebih mudah diserap. Foto: Getty Images/Alex Liew

    Memasak makanan memberikan berbagai manfaat, mulai dari nilai gizi dan daya cerna-nya. Dari segi peningkatan nutrisi, proses masak dapat memecah dinding sel tanaman dan struktur protein daging. Membuat nutrisi lebih mudah diserap. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan bioavailabilitas vitamin dan mineral penting.

    Dari segi daya cerna, makanan yang dimasak dapat melembutkan tekstur dan membuatnya lebih mudah dikunyah dan dicerna. Ini juga mampu memecah serat dan protein tertentu yang mungkin sulit diproses oleh sistem pencernaan dalam bentuk masih mentah.

    Proses memasak dapat melepaskan lebih banyak energi dan karbohidrat, sehingga tubuh dapat mencerna dan memanfaatkan nutrisi dengan lebih efisien. Hal ini terutama berlaku untuk makanan, seperti biji-bijian.

    Makanan yang dimasak juga dapat menetralkan atau mengurangi keberadaan anti nutrisi, seperti lektin dan asam fitat, yang dapat mengganggu penyerapan mineral dalam tubuh.

    Dari segi rasa dan aroma, memasak mampu mengubah rasa dan aroma makanan. Menjadikannya lebih menarik bagi indra. Hal ini dapat berkontribusi pada pengalaman makan yang lebih menyenangkan dan memuaskan.

    2. Manfaat makanan matang dari segi keamanan dan lama waktu penyimpanan

    5 Tips Mencuci Peralatan Masak yang Berminyak Agar Bersih Mengilap!Memasak makanan sampai matang juga dikenal lebih aman dan membuatnya lebih tahan lama. Foto: Getty Images/kittimages

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, makanan matang memang dikenal lebih aman. Makanan yang dimasak dapat menghilangkan bakteri, parasit, dan patogen berbahaya yang ada dalam makanan mentah. Ini juga membantu mengurangi risiko penyakit bawaan makanan.

    Metode memasak tertentu, seperti merebus atau memanggang dapat mengawetkan makanan dan memperpanjang umur simpannya. Hal ini pun membantu mengurangi pemborosan makanan.

    Memasak juga memungkinkan adanya beragam teknik, rasa, dan tekstur. Hal ini membuka kemungkinan untuk menciptakan hidangan yang lebih beragam.

    Manfaat konsumsi makanan mentah hingga pilihan lebih baik bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Manfaat konsumsi makanan mentah

    Nikmati Sashimi hingga Koji Striploin Bergaya Izakaya Sepuasnya di Resto IniMakanan yang dikonsumsi mentah tidak selamanya buruk karena makanan itu justru memungkinkan nutrisi tetap terjaga. Foto: detikFood

    Terlepas dari makanan matang, bagaimana manfaat makanan mentah? Jangan salah, makanan mentah juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Sebab, makanan itu bisa mempertahankan kondisi alaminya dan tidak terkena panas saat dimasak.

    Dengan kondisi seperti itu, memungkinkan makanan mentah mengandung vitamin, mineral, dan enzim yang jumlahnya lebih tinggi daripada makanan yang dimasak. Keadaan alami nutrisi ini tetap terjaga sehingga berkontribusi pada kandungan nutrisi optimal.

    Makanan mentah juga mengandung enzim yang membantu pencernaan dan metabolisme. Enzim-enzim ini seringkali dihancurkan atau diubah oleh panas selama pemasakan. Namun, karena dimakan dalam keadaan mentah, enzim-enzim ini masih utuh dan berpotensi mendukung proses pencernaan.

    Makanan yang dimakan mentah, seperti buahan-buahan dan sayuran mentah mampu meningkatkan asupan serat. Pada akhirnya bisa membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang.

    Dengan mengonsumsi makanan mentah, itu juga dapat menghidrasi tubuh. Sebab, makanan mentah seperti buah-buahan dan sayuran banyak yang memiliki kandungan air tinggi. Sehingga berkontribusi terhadap hidrasi yang penting untuk berbagai fungsi tubuh.

    4. Makanan mentah bisa menjaga berat badan dan menyehatkan kulit

    Penjelasan soal mencuci selada sebelum dimakanMakanan yang dikonsumsi tidak matang juga dikenal bisa menjaga berat badan dan menyehatkan kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Karena makanan mentah seringkali padat nutrisi dan rendah kalori, sehingga menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin menjaga berat badan. Kandungan tinggi seratnya juga membuat perut kenyang lebih lama.

    Beberapa metode memasak dapat menghasilkan radikal bebas yang berkontribusi pada stress oksidatif. Makanan mentah yang kaya antioksidan dapat melawan stres oksidatif dan mengurangi risiko penyakit kronis.

    Hal terpenting yang mungkin dicari dari makanan mentah yaitu dapat menyehatkan kulit. Vitamin dan antioksidan yang ada di dalam makanan mentah berkontribusi pada kulit dengan meningkatkan produksi kolagen, mengurangi peradangan, dan melindungi dari kerusakan oksidatif.

    5. Manakah yang lebih baik?

    Dari penjelasan pada poin sebelumnya, terdapat manfaat tersendiri di antara dua kondisi makanan ini. Kamu perlu cermat memilih bahan mana yang memang lebih baik dikonsumsi mentah dan mana yang lebih baik dikonsumsi dalam keadaan matang.

    Jika ingin mengonsumsi buah-buahan seperti pir, anggur, jeruk, melon, akan lebih baik dimakan tanpa diolah. Untuk sayuran, seperti brokoli, kale, selada juga aman dikonsumsi dalam keadaan mentah. Sedangkan sayuran seperti wortel, kentang, jamur, lebih baik dimasak dahulu.

    Makanan mentah mungkin dianggap lebih menyehatkan karena mampu menjaga nutrisi dari bahan-bahannya. Namun, menurut nusantics.com, dalam jangka waktu panjang, makanan mentah bisa menyebabkan masalah pencernaan. Ini karena kandungan bakteri kurang baik di dalamnya yang dianggap dapat berbahaya pada suatu waktu.

    Terutama jika kamu ingin mengonsumsi makanan kaya protein, seperti daging, ikan dan telur. Akan lebih baik dikonsumsi dalam keadaan matang agar bakteri yang menyebabkan penyakit bisa terbunuh secara efektif.

    Jadi perlu diingat, beberapa makanan memang ada yang lebih baik dimakan mentah, dan sebagiannya lagi lebih baik dimasak. Jika ingin konsumsi makanan mentah, kamu juga perlu memastikan kebersihan dan kualitasnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet


    Jakarta

    Selain sehat dan memiliki banyak manfaat untuk tubuh, beberapa makanan ini terkenal sebagai makanan rendah kalori yang cocok untuk diet.

    Tak hanya saat diet atau proses penurunan berat badan saja, menghitung kalori harian juga berguna untuk memastikan apakah asupan nutrisi seseorang sudah terpenuhi.

    Ada beberapa sayuran yang tinggi kalori dan bisa menghambat proses penurunan berat badan seperti labu, kentang sampai ubi jalar. Akan tetapi ada juga sayuran yang nyaris nol kalori, karena kandungan kalorinya sangat rendah.


    Tentunya beberapa jenis sayuran ini sangat cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang diet atau ingin mengubah pola makan menjadi lebih sehat.

    Dilansir dari Times of India (05/06), berikut 5 makanan yang nyaris nol kalori:

    1. Timun

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk DietCatat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Site Culinary/Visual

    Timun merupakan salah satu jenis sayuran rendah kalori yang kaya manfaat bagi tubuh. Dalam setiap 100 gram timun, hanya terdapat sekitar 16 kalori sehingga ideal bagi mereka yang ingin menjaga berat badan. Kandungan utama timun adalah air, disertai sejumlah nutrisi penting yang mendukung fungsi tubuh tanpa menambah asupan kalori secara signifikan.

    Rutin mengkonsumsi timun dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari membantu melancarkan sistem pencernaan, mencegah dehidrasi, hingga mendukung proses pembakaran lemak tubuh.

    Timun juga fleksibel untuk dikonsumsi, baik sebagai pelengkap hidangan utama maupun sebagai camilan sehat yang membantu menekan keinginan makan berlebih ketika sedang diet.

    2. Tomat

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk DietCatat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Site Culinary/Visual

    Tomat merupakan salah satu makanan rendah kalori yang kaya akan manfaat kesehatan. Dalam 128 gram tomat, hanya terdapat sekitar 22 kalori.

    Selain rendah kalori, tomat juga mengandung berbagai nutrisi alami yang bermanfaat bagi tubuh. Konsumsi tomat secara rutin dikaitkan dengan peningkatan kesehatan kulit serta membantu proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dari dalam tubuh.

    Bagi mereka yang sedang menjalani program diet, tomat dapat membantu mencegah lonjakan kadar kolesterol dan tekanan darah, sekaligus memberikan asupan gizi tanpa menambah beban kalori yang berlebih.

    3. Kol

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk DietCatat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Site Culinary/Visual

    Kol merupakan sayuran berlapis dengan tekstur renyah yang sering dijadikan lalapan di banyak makanan di Indonesia. Sayuran yang rasanya enak ini ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan yang lebih dari sekadar pelengkap makanan saja.

    Dalam 89 gram kol segar, hanya terkandung sekitar 22 kalori. Takarannya tersebut setara dengan satu mangkuk kecil atau seperti lalapan pelengkap makan.

    Kandungan serat dan potasium dalam kol berperan dalam mendukung proses pembakaran lemak tubuh secara lebih efisien. Selain itu, kol juga mudah diolah dalam berbagai hidangan, mulai dari isian sandwich, hingga pelengkap sup yang cocok menjadi menu diet.

    4. Brokoli

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk DietCatat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Site Culinary/Visual

    Brokoli dikenal sebagai sayuran yang kaya akan antioksidan dengan kemampuan membantu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Brokoli juga mengandung serat dan fitonutrien yang bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan serta membantu mengendalikan berat badan.

    Sayuran ini juga menjadi sumber protein nabati yang cukup tinggi, sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi secara rutin, khususnya bagi para pelaku diet vegan.

    Dalam 100 gram brokoli, hanya terdapat sekitar 34 kalori. Takaran tersebut setara dengan seporsi brokoli yang ditumis atau menjadi pelengkap untuk salad.

    5. Bayam

    Catat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk DietCatat! 5 Makanan Sehat Nyaris Nol Kalori yang Cocok Untuk Diet Foto: Site Culinary/Visual

    Banyak ahli kesehatan yang menyebutkan bahwa hampir semua jenis sayuran hijau memang bagus untuk menu sarapan, sekaligus untuk menu diet sehat tanpa menyiksa. Salah satunya yang paling mudah ditemukan adalah bayam.

    Selain mudah ditemukan dan harganya yang relatif murah, bayam ini bisa diolah menjadi beragam masakan. Bahkan dibuat jadi jus, smoothies atau sayur kuah bening untuk sarapan enak.

    Sayuran hijau yang satu ini terkenal sebagai makanan sehat dengan segudang manfaat. Bayam mengandung kalsium, vitamin A, potassium. Bayam berguna untuk meningkatkan metabolisme pada tubuh, yang penting dalam proses penurunan berat badan.

    Selain itu bayam sangat rendah kalori, per 100 gram bayam kisaran kalorinya sekitar 23-26 kalori saja. Bayam dapat diolah menjadi menu omelet untuk sarapan yang lebih bergizi dan sehat.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com