Tag: makanan sehat

  • 5 Manfaat Buah Nangka yang Teksturnya Empuk Berserat Mirip Daging

    5 Manfaat Buah Nangka yang Teksturnya Empuk Berserat Mirip Daging


    Jakarta

    Nangka dianggap ideal sebagai alternatif daging hewani karena teksturnya berserat mirip daging. Selain nikmat, nangka juga menawarkan manfaat sehat bagi tubuh.

    Buah nangka atau jackfruit yang berasal dari pohon Artocarpus Heterophyllus merupakan tanaman sumber pangan karbohidrat penting. Memiliki kulit kasar dan berlekuk-lekuk dengan warna hijau atau kuning, tergantung dari tingkat kematangannya.

    Buah nangka yang sudah matang memiliki rasa manis khas dengan sedikit sensasi getir. Sedangkan buah nanas yang belum matang punya rasa lebih hambar, mirip seperti daging putih, ayam atau kalkun.

    Nangka pun sering disebut sebagai alternatif daging hewani karena beberapa alasan. Mulai dari tekstur seratnya yang mirip daging, rasa netral yang membuatnya cocok diolah dengan berbagai bumbu, dan kemampuannya untuk menjadi bahan utama dalam berbagai masakan vegan.


    The Harvard Gazette mengungkap bahwa dari sisi kesehatan, buah nangka menawarkan banyak nutrisi. Buah ini kaya serat, beta-karoten, dan mangan. Nangka juga memiliki sifat antioksidan, antiradang, antibakteri, antikarsinogenik, antijamur, antineoplastik, dan masih banyak lagi.

    Ahli gizi, Ryan Fernando menjelaskan manfaat nangka dan cara terbaik mengonsumsinya. Berikut informasinya, mengutip dari food.ndtv.com (11/06/2025).

    1. Sifat hidrasi dan sensasi dingin

    es krim nangkaBuah nangka mengandung air yang bisa menghidrasi tubuh. Foto: iStock

    Nangka merupakan buah yang mengandung banyak air, serat, dan kalsium. Tiga hal tersebut dibutuhkan ketika kondisi tubuh sedang berada di cuaca panas. Buah ini mampu menjaga tubuh tetap terhidrasi, mendukung pencernaan, dan mendinginkan tubuh secara alami.

    Nangka yang masih mentah juga mengandung indeks glikemik rendah (GI rendah) jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    Makanan dengan kandungan indeks glikemik rendah dapat dicerna dan diserap secara perlahan. Membuat kadar gula darah naik lebih lambat dan lebih sedikit.

    Penelitian yang disebut food.ndtv.com mengungkap dengan mengonsumsi makanan mengandung indeks glikemik rendah bisa menurunkan berat badan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    2. Menangkal radikal bebas

    Jackfruit cooked on a plate that is made of wood and placed on a wooden floor.Kandungan di dalam buah ini juga bisa menangkal radikal bebas. Foto: Thinkstock

    Buah nangka juga memiliki sifat antioksidan, seperti isoflavon, fitonutrien, lignin, dan saponin untuk mencegah kanker.

    Senyawa tersebut berfungsi mengangkut masuknya radikal bebas ke dalam tubuh, Jika tidak diatasi, radikal bebas ini bisa merusak sel-sel sehat, sehingga memicu kanker.

    Namun, efektivitas buah nangka dalam mencegah kanker masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Manfaat konsumsi nangka lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh

    manfaat biji nangkaMakan nangka dalam porsi cuku bisa memperkuat daya tahan tubuh. Foto: iStock

    Kandungan antioksidan dan vitamin C di dalam buah nangka mampu memperkuat daya tahan tubuh.

    Menurut studi yang terbit dalam International Journal of Food Science, nangka mengandung banyak nutrisi bermanfaat.

    Tidak hanya buahnya, tetapi kulit dan daunnya juga menawarkan manfaat menguntungkan. Diantaranya sifat antikarsinogenik, antimikroba, antijamur, anti inflamasi, dan efek hipoglikemik. Oleh karenanya, mengonsumsi buah ini bisa menurunkan risiko penyakit dan terhindar dari potensi infeksi bahaya.

    4. Meningkatkan metabolisme

    es krim nangkaNangka juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Foto: iStock

    Di dalam buah nangka terkandung vitamin B kompleks yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Metabolisme sehat akan membantu tubuh membakar kalori lebih efisien, menjaga berat badan sehat, serta memberikan energi cukup.

    5. Porsi ideal konsumsi nangka

    Ahli gizi Fernando menyarankan mengonsumsi satu cangkir atau 165 gram buah nangka. Jangan berlebihan karena bisa meningkatkan kadar gula darah.

    Penting juga untuk memperhatikan kualitas buah nangka yang dikonsumsi. Pastikan konsumsi nangka yang masih segar dan tidak terlalu matang untuk meminimalkan dampak negatifnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Fatal! 5 Makanan Enak Ini Bisa Sebabkan Tekanan Darah Tinggi

    Fatal! 5 Makanan Enak Ini Bisa Sebabkan Tekanan Darah Tinggi


    Jakarta

    Tekanan darah tinggi dapat disebabkan karena pola makanan yang buruk. Karenanya hindari beberapa makanan yang tinggi akan lemak jenuh dan gula.

    Tekanan darah tinggi atau disebut juga hipertensi merupakan kondisi medis di mana tekanan darah dalam pembuluh darah meningkat secara terus-menerus melebihi batas normal.

    Kondisi tersebut dapat memicu gangguan jantung yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani. Salah satu faktor penyebab hipertensi adalah pola makan yang buruk.


    Makanan yang tinggi akan lemak jahat, garam, gula, bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, seperti yang dikutip dari Very Well Health (10/06/25).

    Karenanya hindari 5 makanan yang bisa memicu hipertensi:

    1. Keripik Kentang

    Dulu Kecanduan Keripik Kentang, Kini Wanita Ini Sukses Turunkan BB 32 KgKeripik kentang mengandung kadar garam dan lemak jenuh yang tinggi. Foto: Site News

    Keripik kentang mengandung kadar garam dan lemak jenuh yang tinggi. Kandungan tersebut yang dapat meningkatkan tekanan darah.

    Natrium pada keripik kentang akan menyebabkan retensi air. Retensi air menyebabkan penumpukan cairan lebih banyak di dalam tubuh sehingga tekanan dalam pembuluh darah meningkat.

    Kondisi yang sama juga dapat dipicu oleh jenis junk food lainnya, mulai dari pizza, burger, dan makanan dari restoran cepat saji yang tinggi natrium.

    2. Daging Olahan

    Daging olahan seperti bacon, sosis, kornet, dan sejenisnya merupakan sumber natrium yang tinggi. Tingginya kadar garam tersebut akan meningkatkan volume darah dan akhirnya meningkatkan tekanan darah.

    Selain itu, lemak jenuh dan lemak transnya juga meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Kondisi itu dapat berkontribusi pada penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah.

    Makanan penyebab tekanan darah tinggi ada di halaman berikutnya.

    3. Minuman beralkohol

    Minuman alkoholMinuman alkohol mempengaruhi sistem kardiovaskular Foto: iStock

    Minuman beralkohol dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dengan berbagai cara. Mulai dari mengganggu fungsi jantung hingga menyebabkan perubahan dalam sistem hormonal dalam regulasi tekanan darah.

    Alkohol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah serta detak jantung, pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

    4. Makanan manis

    Tak hanya garam, gula pun dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian pada 2014 yang menunjukkan bahwa gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan resistensi insulin. Kondisi tersebut akan meningkatkan risiko seseorang terkena tekanan darah tinggi.

    Sebuah penelitian pada wanita dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa penurunan gula sebesar 2,3 sendok teh dapat menyebabkan penurunan sistolik 8,4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik 3,7 mmHg.

    5. Daging Merah

    Apa Benar Konsumsi Daging Berefek Buruk untuk Otak? Ini PenjelasannyaDaging merah mengandung lemak jenuh tingkat tinggi dan kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev

    Terlalu banyak mengonsumsi daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan domba telah dikaitkan dengan tekanan darah yang tinggi.

    Daging merah mengandung lemak jenuh tingkat tinggi dan kolesterol, sehingga dapat menyebabkan penyempitan dan pengerasan, sehingga membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah.

    Cara pengolahan daging merah juga berperan penting. Menggoreng daging dengan banyak minyak atau menambahkan garam berlebihan, dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Doktor Harvard Ungkap 5 Makanan Penyebab Kanker, Batasi Konsumsinya

    Doktor Harvard Ungkap 5 Makanan Penyebab Kanker, Batasi Konsumsinya


    Jakarta

    Selain faktor genetik dan lingkungan, kanker juga bisa terjadi karena pola makan. Untuk mengurangi risikonya, doktor Harvard punya daftar makanan penyebab kanker yang perlu dihindari.

    Kanker termasuk salah satu penyakit berbahaya dan mematikan. Penyebabnya karena faktor genetik dan lingkungan. Namun, pilihan makanan sehari-hari juga dapat meningkatkan risiko kanker.

    Dalam unggahan media sosial, Dr. Saurabh Sethi, ahli gastroenterologi lulusan Harvard menyoroti enam jenis makanan sehari-hari yang sebaiknya perlu dihindari. Konsumsi makanan tersebut memberikan dampak buruk dan telah dikaitkan dengan perkembangan serta progresi kanker.


    Melansir Times of India (19/06/2025), berikut 5 jenis makanan penyebab kanker:

    1. Daging olahan

    ilustrasi daging olahanDaging olahanm seperti bacon atau sosis menjadi salah satu makanan yang harus dihindari karena termasuk sebagai makanan penyebab karsinogenik. Foto: ilustrasi/thinkstock

    Makanan yang diolah, termasuk daging olahan sering diandalkan sebagai sumber protein. Beberapa orang bahkan menganggapnya sebagai pilihan yang lebih praktis.

    Sayangnya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), daging olahan diklasifikasikan sebagai karsinogenik kelompok 1. Artinya, daging ini bisa menyebabkan kanker, khususnya kanker kolorektal.

    Dr. Sethi memperingatkan bahwa nitrat dan pengawet yang digunakan dalam daging ini dapat merusak sel-sel yang melapisi usus dan memicu perubahan kanker.

    Kalau tetap ingin mendapat asupan protein cukup, bisa beralih ke daging tanpa lemak, seperti ayam panggang. Protein nabati, seperti kacang-kacangan juga menjadi pilihan baik karena tidak memicu peradangan dan kaya akan serat dan antioksidan.

    2. Minuman manis

    Woman hand giving glass ,Soft drinks with ice, sweethart or buddyMeskipun enak, minuman manis atau soda perlu dihindari karena bisa meningkatkan gula darah dan memicu peradangan yang sebabkan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/tongpatong

    Minuman manis, seperti minuman botolan atau soda sering dianggap sebagai sumber energi atau sesuatu yang bisa meningkatkan suasana hati.

    Faktanya, Dr. Sethi menekankan bahwa minuman ini bisa meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, minuman ini juga mampu memicu peradangan kronis dan dapat mempercepat perkembangan kanker.

    Sering mengonsumsi minuman manis dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker terkait obesitas, seperti kanker payudara, pankreas, dan usus besar.

    Sebagai alternatif, sebaiknya minum air kelapa segar murni. Selain menghilangkan dahaga, air ini juga mengandung antioksidan yang penting untuk perbaikan sel dan mendukung kekebalan tubuh.

    Makanan lain yang dapat memicu kanker bisa dilihat daftarnya pada halaman selanjutnya!

    3. Makanan yang digoreng

    Makanan yang DigorengMakanan yang digoreng juga bisa menyebabkan peradangan kronis yang mengarah terhadap kanker. Foto: iStock

    Makanan yang digoreng banyak disukai. Sayangnya, jika terlalu banyak mengonsumsi gorengan, salah satu efeknya menyebabkan kanker.

    Menggoreng dengan banyak minyak, terutama minyak yang dipakai kembali menyebabkan terbentuknya akrilamida. Akrilamida merupakan senyawa pemicu peradangan dan meningkatkan risiko kanker.

    Dr. Sethi menyoroti jika konsumsi makanan yang digoreng secara teratur dikaitkan dengan stress oksidatif dan peradangan kronis. Kondisi tersebut merupakan tempat sel kanker tumbuh subur.

    Pilihan lebih baik yaitu dengan memanggang atau menggunakan air fryer tanpa minyak. Atau bisa juga pakai minyak zaitun untuk menumis.

    4. Daging gosong

    Meskipun daging merupakan sumber protein baik, tetapi proses memasak yang salah bisa berbahaya.

    Jangan anggap remeh daging panggang yang gosong. Dr. Sethi menyoroti bahaya tersembunyi di dalamnya.

    Jika daging terlalu matang atau gosong, daging akan menghasilkan amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang dapat merusak DNA. Kerusakan DNA berulang bisa menuju pada perkembangan kanker.

    Alih-alih memanggang pada suhu tinggi, pilihlah memasak dengan api kecil. Mengukus juga bisa jadi alternatif.

    Kalau tidak bisa menghindari proses memanggang, kamu bisa merendam daging terlebih dahulu untuk mengurangi pembentukan senyawa berbahaya.

    Tambahan herba, seperti rosemary atau thyme, yang kaya antioksidan juga bisa membantu.

    5. Makanan instan

    Mie instanMie instan juga bukan pilihan baik karena mengandung zat aditif dan bahan buruk lainnya yang bisa sebabkan kanker. Foto: iStock

    Selain daging olahan, makanan ultra proses, seperti mie instan atau makanan cepat saji juga sebaiknya dihindari.

    Makanan-makanan ini tidak mengandung nutrisi alami. Justru lebih banyak mengandung zat aditif buatan, gula tambahan, dan lemak tidak sehat.

    Dr. Sethi menekankan bahwa konsumsi makanan ultra proses sering memicu peradangan kronis, menjadi faktor utama dalam proses pembentukan kanker.

    Akan lebih baik mengonsumsi real food atau makanan utuh, seperti sayuran segar, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dapat menurunkan penandaan peradangan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Makanan Ini Disebut Ampuh Singkirkan Bau Badan Khas Orang Tua

    Konsumsi Makanan Ini Disebut Ampuh Singkirkan Bau Badan Khas Orang Tua


    Jakarta

    Memasuki usia lanjut usia (lansia) umumnya para orang tua memiliki bau badan khas. Hal tersebut kabarnya bisa diatasi dengan konsumsi bahan makanan ini.

    Selain fungsi organ dan indera yang berkurang, seseorang yang sudah lanjut usia (lansia) biasanya juga mengeluarkan bau badan khas. Bau badan pada lansia disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan fungsi organ, perubahan hormon, dan efek samping obat-obatan.

    Bau badan pada lansia biasanya digambarkan seperti aroma kapur barus, diikuti dengan kardus basah yang dipadukan dengan aroma basement atau ruang bawah tanah lembap. Lalu ada juga yang bilang aromanya mirip makanan kaleng kedaluwarsa dan dedaunan kering.


    Selama ini bau badan orang tua dianggap sebagai hal wajar. Namun, aroma ini sebenarnya bisa diatasi. Seorang pakar menyebut konsumsi sebuah makanan super mampu membantu menghilangkannya.

    Sebelum menjelaskan lebih lanjut, Leslie Kenny pendiri Oxford Healthspan mengungkap bila bau orang tua berasal dari peroksidasi lipid di atas kulit.

    Jika seseorang tidak memiliki cukup antioksidan, bau tersebut akan menumpuk. Seseorang juga tidak mengalami banyak pergantian sel seiring bertambahnya usia, sehingga bau tersebut akan bertahan lebih lama.

    Lebih lanjut Kenny menjelaskan kalau bau badan tersebut berasal dari senyawa 2-nonenal yang pada dasarnya adalah sebum berkarat.

    Makanan yang bisa atasi bau badan orang tuaLeslie Kenny pendiri Oxford Healthspan yang mengungkap salah satu makanan untuk atasi bau badan orang tua. Foto: Instagram / lesliesnewprime

    Pertahanan antioksidan alami kulit pada seseorang menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini mengakibatkan peningkatan oksidasi lipid kulit dan produksi 2-nonenal, produk sampingan dari pemecahan asam lemak omega-3 di permukaan kulit.

    Kenny berpendapat kalau bau badan pada orang tua tidak bisa disamakan dengan bau badan biasa. Tidak bisa ditutupi dengan parfum karena parfum hanya akan menumpuk di atasnya dan justru membuat bau lebih apek.

    Menurut Kenny, mandi juga tidak menghilangkannya karena saat mandi, sel-sel tidak berganti dengan cukup cepat, dan lemak lipid tidak mudah dipecah. Alhasil, baunya tetap ada.

    Lantas, apa solusinya? Kenny menjelaskan makan jamur jadi salah satu kunci untuk menghilangkan bau badan khas pada orang tua.

    Makanan yang bisa atasi bau badan orang tuaJamur merupakan salah satu yang bisa atasi bau badan pada orang tua. Foto: nypost

    Jamur mengandung asam amino ergothioneine, suatu antioksidan dengan sifat anti peradangan yang menghentikan peroksidadi lipid sebelum bau lebih lama berkumpul.

    Asam amino ergothioneine pada jamur juga bisa membuat seseorang berbau segar dan berpikir jernih sesuai dengan manfaatnya yang dapat mengurangi risiko gangguan kognitif.

    Jamur juga menjadi sumber spermidin sangat baik. Berupa senyawa organik yang mengaktifkan autofagi, proses regeneratif yang menghilangkan komponen sel rusak. Autophagy berperan krusial dalam memperlambat penuaan, melindungi diri terhadap penyakit, dan menjaga efisiensi metabolisme.

    Pilihan terbaik yaitu jamur shtitake dan jamur tiram. Menurut ahli yang disebut situs Nypost.com (23/06/2025), peroksidasi lipid menyebabkan orang tua berbau kurang enak karena dua kondisi yang bersekongkol, penurunan hormon dan kurangnya pergantian sel.

    Dengan adanya ergothioneine dalam jamur, hal ini mampu menghentikan peroksidadi lipid dan spermidine yang mendukung autophagy.

    “Dan jika Anda sudah tua dan ingin menghilangkan baunya, jamur adalah pilihan yang tepat. Sekali lagi, jamur mengandung spermidine yang akan membantu mempercepat pergantian sel,” ujarnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tersehat di Dunia, Ada yang dari Korea hingga Yunani

    5 Makanan Tersehat di Dunia, Ada yang dari Korea hingga Yunani


    Jakarta

    Kini pola makan sehat tak hanya untuk menjaga kesehatan tubuh saja. Tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang sudah melekat dan digemari orang-orang.

    Jika dulu makan sehat berarti menghindari banyak jenis makanan, kini pendekatannya lebih pada menambahkan bahan makanan bernutrisi serta mengurangi konsumsi makanan olahan yang secara ilmiah kerap dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis hingga kematian dini.

    Dari makanan fermentasi hingga kebiasaan mengonsumsi yogurt secara rutin, banyak cara sederhana untuk membuat pola makan lebih sehat. Namun jika ingin menambahkan superfood ke dalam menu harian, beberapa negara seperti Korea, India, Jepang, hingga Yunani bisa menjadi rujukan.


    Berikut 5 makanan tersehat di dunia menurut The American Journal of Public Health, dilansir dari VOGUE UK (23/07/2025):

    1. Kimchi

    Ilustrasi kimchiIlustrasi kimchi Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak

    Kimchi tak terpisahkan dari menu makan harian orang Korea yang kini juga digemari di berbagai negara, termasuk di Amerika hingga Inggris. Makanan berupa sayuran fermentasi ini dikenal karena rasa asam pedasnya yang khas sekaligus khasiat kesehatannya.

    Kimchi membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang penting bagi kesehatan secara menyeluruh. Selain itu, kimchi juga memiliki sifat anti kanker, antioksidan, antimikroba, serta baik untuk menjaga berat badan dan tekanan darah.

    Para ahli gizi menyarankan konsumsi enam porsi makanan fermentasi per hari. Masyarakat Korea yang memiliki angka harapan hidup lebih tinggi dari Inggris, membuktikan bahwa menjadikan kimchi makanan rutin bisa membantu menjaga kesehatan tubuh.

    2. Kacang Lentil

    lentillentil pada makanan. Foto: iStock

    Sering digunakan dalam masakan khas India seperti dahl, lentil termasuk jenis kacang-kacangan yang kaya nutrisi dan harganya juga terjangkau. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa lentil mampu mengurangi peradangan dalam tubuh, faktor yang berperan dalam berbagai penyakit kronis.

    Lentil juga mengandung antioksidan, zat antimikroba, dan polifenol yang diyakini dapat mencegah penyakit degeneratif. Selain itu, kandungan serat dan proteinnya baik untuk menjaga gula darah tetap stabil serta mendukung kesehatan pencernaan.

    Lentil tersedia dalam berbagai warna, bisa dibeli dalam bentuk matang maupun mentah dan mudah untuk dimasukkan dikombinasikan dengan makanan lain.

    3. Minyak Zaitun

    Caprese. Caprese salad. Italian salad. Mediterranean salad. Italian cuisine. Mediterranean cuisine. Tomato mozzarella basil leaves black olives and olive oil on wooden table. Recipe - IngredientsMinyak zaitun pada makanan Mediterania. Foto: Getty Images/MarianVejcik

    Kaya antioksidan dan anti peradangan, minyak zaitun terutama jenis extra virgin oil, merupakan komponen utama dari pola makan Mediterania yang dikenal sehat.

    Minyak ini telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, serta mengurangi risiko kerusakan hati dan penyakit neurodegeneratif seperti demensia.

    Cara mengonsumsinya pun beragam, bisa dituang di atas salad atau dicampur ke dalam makanan yang bernutrisi, bisa jadi cocolan untuk makan roti, atau diminum satu sendok setiap pagi seperti vitamin.

    4. Kedelai

    mao tofu, tahu berambut khas ChinaTahu dari kedelai. Foto: Getty Images/iStockphoto/elifranssens

    Beragam olahan kacang kedelai seperti tahu, tempe, edamame, dan miso merupakan bagian penting dalam pola makan orang Jepang.

    Kedelai mengandung protein, vitamin C, zat besi, magnesium dan folat yang tinggi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kedelai dapat membantu mencegah penyakit jantung, beberapa jenis kanker dan stroke, sekaligus menurunkan kolesterol dan memperkuat tulang.

    Meski dulu sempat dikhawatirkan dapat memicu pertumbuhan tumor berdasarkan penelitian terhadap hewan pada 1990-an. Studi terbaru justru menunjukkan bahwa kedelai bisa menurunkan risiko kanker serta membantu meredakan gejala pre-menopause. Penting dicatat bahwa produk makanan kedelai olahan tidak memberikan manfaat kesehatan yang sama dengan versi alaminya.

    5. Yoghurt

    homemade organic coconut greek yogurt in wooden bowl organic coconut greek yogurt. Foto: Getty Images/iStockphoto/ThitareeSarmkasat

    Baik disantap sebagai sarapan maupun dijadikan saus celup bersama rempah, yoghurt Yunani atau Greek yoghurt merupakan pilihan sehat yang mudah dijadikan bagian dari rutinitas harian.

    Menu yang satu ini kaya akan protein, kalsium, vitamin B12, dan probiotik. Yoghurt juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta mendukung kesehatan tulang dan usus.

    Selain menyehatkan, yoghurt juga terjangkau. Tapi pastikan memilih varian alami tanpa tambahan gula untuk memperoleh manfaat vitamin yang maksimal.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dibuang! 5 Manfaat Ceker Ayam yang Bisa Bikin Glowing

    Jangan Dibuang! 5 Manfaat Ceker Ayam yang Bisa Bikin Glowing


    Jakarta

    Ceker ayam sering diabaikan karena tak memiliki banyak daging. Tak jarang juga ada yang merasa jijik. Padahal ceker menyimpan 5 manfaat sehat lho!

    Ceker ayam merupakan salah satu bagian organ yang dipandang sebelah mata. Tak jarang orang membuangnya karena merasa jijik dengan penampilannya.

    Sebagian orang ada juga yang menyukai ceker karena sensasi kenyal dagingnya. Ceker ayam sebenarnya bisa dijadikan sup ataupun dimasak bumbu manis maupun pedas.


    Meski tampilannya tak begitu menggugah selera, ceker dapat memberikan manfaat sehat jika dikonsumsi rutin dan tak berlebihan. Baik menjadi sumber protein hingga kolagen yang tinggi.

    Dikutip dari Health Line (19/10/2020), kandungan nutrisi pada 2 ceker ayam (70 gram) di antaranya ada 150 kcal, 14 gram protein, 10 gram lemak, 0,14 gram karbohidrat, 5 persen kalsium, 5 persen fosfor, 2 persen vitamin A, dan 15 persen folat.

    Berikut 5 manfaat sehat dari mengonsumsi ceker ayam dilansir dari Health Line dan Tariq Halal Meats:

    1. Menyehatkan Kulit

    Ceker ayam punya kandungan kolagen yang tinggi. Adanya kandungan ini bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan kulit, seperti hidrasi, elastisitas, dan kepadatan tekstur kulit.

    Sebuah studi mengungkapkan wanita yang memiliki selulit bisa berkurang secara signifikan jika mengonsumsi kolagen secara rutin. Dalam hal ini, salah satu sumber kolagennya adalah ceker ayam.

    Ceker ayam yang mengandung kolagen ini juga dapat dikonsumsi untuk menghalau kerutan pada wajah yang biasanya disebabkan karena radiasi UV. Kolagen ini juga dapat bekerja sebagai peningkat kadar asam hialuronat, molekul yang mencegah penuaan kulit.

    2. Melancarkan Pencernaan

    manfaat konsumsi ceker ayammanfaat konsumsi ceker ayam untuk pencernaan Foto: Getty Images/gionnixxx

    Ceker ayam juga diketahui mengandung gelatin, zat protein yang diekstrak dari kolagen. Kandungan gelatin ini bermanfaat untuk sistem pencernaan.

    Gelatin pada ceker ayam dapat menenangkan lapisan pencernaan. Manfaat lainnya juga dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, sehingga kerja usus berperan baik secara keseluruhan.

    Manfaat ceker ayam lain ada di halaman selanjutnya…

    3. Mengurangi Nyeri Sendi

    Menurut Health Line, ceker ayam juga memiliki manfaat dalam mengurangi nyeri sendi. Manfaat ini didapatkan dari kandungan kolagen.

    Kolagen dapat merangsang regenerasi jaringan untuk mengurangi gejala osteoartritis. Artritis atau peradangan sendi yang dibiarkan dapat mengikis atau merusak tulang rawan yang menyebabkan nyeri hingga kesulitan bergerak pada sendi.

    4. Meningkatkan Kesehatan Rambut

    Kolagen juga bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan rambut. Selain menggunakan kosmetik untuk perawatan, ceker ayam dapat menjadi pilihan asupan untuk menjaga kesehatan rambut.

    Ceker ayam mampu memicu produksi keratin. Keratin dibutuhkan guna menjaga helaian rambut yang kuat dan tak mudah rontok.

    5. Mengontrol Gula Darah

    Bagi penderita diabetes, ceker ayam juga dapat bermanfaat baik dalam mengontrol gula darah. Hal ini karena kandungan kolagennya yang tinggi.

    Dalam sebuah studi pada hewan, menunjukkan protein ceker ayam ini dapat meningkatkan kadar gula darah dengan merangsang glukagon-like peptide-1 (GLP-1). Kandungan tersebut merupakan hormon yang mengaktifkan produksi insulin.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Konsumsi 5 Makanan untuk Cegah Stroke, Ada Kopi hingga Pisang

    Rutin Konsumsi 5 Makanan untuk Cegah Stroke, Ada Kopi hingga Pisang


    Jakarta

    Stroke menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Penyakit tersebut dapat dicegah dengan rutin mengonsumsi makanan kaya nutrisi ini.

    Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi.

    Dengan begitu akan mematikan sel, sehingga mengakibatkan berbagai masalah fungsi tubuh. Untuk mencegah kondisi ini disarankan rutin mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi penting.


    Mulai dari protein, lemak sehat, kalium, hingga polifenol. Dikutip dari Eating Well (14/7) berikut 5 makanan untuk mencegah risiko stroke:

    1. Salmon

    SalmonSalmon kaya akan asam lemak omega-3. Foto: Getty Images/Nadiia Borovenko

    Menurut ahli diet asal Amerika Vanessa King Vanessa King, M.S., RDN, salmon dapat menurunkan risiko stroke. Hal ini karena salmon kaya akan lemak sehat, seperti asam lemak omega-3.

    Selain itu, juga terdapat vitamin B6 dan B12 yang ketiganya mampu menurunkan konsentrasi homosistein darah total yang menjadi faktor risiko utama stroke.

    Tak hanya itu, asam lemak omega-3 pada salmon juga mampu meningkatkan neuroplastisitas, yang penting untuk pemulihan setelah mengalami stroke.

    2. Kopi

    Selain kandungan kafeinnya, kopi merupakan sumber polifenol yang tinggi kadarnya berupa asam klorogenat. Senyawa tersebut sangat berkontribusi menurunkan tekanan darah.

    Konsultan nutrisi asal Amerika Serikat, Amy Brownstein, M.S., RDN, menyarankan untuk rutin minum kopi setiap pagi. Namun jangan menambahkan gula atau pemanis lainnya.

    Menurut studi tahun 2021 pada Nutrients, sifat antioksidan pada kopi bisa mendukung kesehatan pembuluh darah, sehingga berpotensi mengurangi risiko stroke.

    Makanan untuk mencegah risiko stroke ada di halaman berikutnya.

    3. Bayam

    Sebuah studi yang diterbitkan pada Nutritional Epidemiology (2024) menemukan nutrisi pada bayam pada melancarkan aliran darah di otak.

    Menurut peneliti, bayam merupakan sumber folat dan magnesium yang baik. Kedua nutrisi tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko stroke hingga 17%.

    Selain itu, kandungan kalium pada bayam berperan dalam mengendalikan fungsi sel darah dan otot, terutama otot jantung. Ada juga kandungan nitrat yang bisa melancarkan pembuluh darah.

    4. Olahan kedelai

    Kacang kedelaiKacang kedelai mengandung protein yang dibutuhkan tubuh. Foto: Pixabay/Jing

    Olahan kedelai, seperti tahu, tempe, susu, dan edamame merupakan asupan protein terbaik untuk kesehatan otak dan jantung, karena dapat menurunkan tekanan darah.

    Protein pada kedelai secara alami rendah kadar lemaknya. Selain itu, terdapat senyawa seperti fitoestrogen dan isoflavon berdampak positif pada tekanan darah.

    Senyawa penting itu juga berpotensi merelaksasi pembuluh darah menurunkan kolesterol. Kolesterol yang terkontrol baik dapat mencegah terkena stroke.

    5. Pisang

    Pisang kerap dihindari karena kandungan karbohidratnya tinggi. Namun pisang mengandung nutrisi penting lainnya yang dapat mengurangi risiko terkena stroke.

    Pisang mengandung kalium yang berperan menurunkan tekanan darah. Tekanan darah sendiri menjadi faktor pemicu stroke.

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO), rutin makan pisang setiap hari bisa menurunkan risiko stroke hingga 24%.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Belum Banyak yang Tahu, 12 Makanan Ini Tidak Cocok Dimakan Bareng Pepaya

    Belum Banyak yang Tahu, 12 Makanan Ini Tidak Cocok Dimakan Bareng Pepaya


    Jakarta

    Pepaya, buah tropis yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Tekstur daging buahnya yang empuk dengan rasa manis asam membuat pepaya jadi favorit. Namun, konsumsinya jangan sembarangan.

    Dikutip dari WebMD, pepaya adalah buah kaya nutrisi, seperti vitamin C, folat, vitamin A, serat, tembaga, magnesium, kalium, dan asam pantotenat.

    Manfaat konsumsinya pun banyak, antara lain mencegah sakit jantung, baik untuk pencernaan, meningkatkan imunitas, dan berpotensi melindungi dari kanker prostat.


    Namun jika pepaya dikonsumsi dengan makanan tertentu bisa menyebabkan masalah pencernaan. Berikut 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya, seperti dirangkum dari laman Food NDTV dan Times of India:

    1. Pepaya Mentah dan Pepaya Matang

    Jika ada bagian pepaya yang belum matang, makanlah hanya pada bagian pepaya yang sudah matang. Pepaya mentah mengandung konsentrasi lateks yang lebih tinggi. Lateks bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut, terutama pada orang yang sensitif pada alergi lateks.

    2. Produk Susu

    Pepaya juga bisa menyebabkan masalah pencernaan dan kram perut jika dicampur dengan produk susu seperti susu, mentega, keju, atau yoghurt. Pepaya mengandung enzim yang dapat menyebabkan susu sulit dicerna.

    3. Mentimun

    Mentimun ketika dikonsumsi bersama pepaya akan menyebabkan perut kembung, kram perut, bahkan diare. Hal ini karena mentimun memiliki kandungan air yang tinggi. Demikian juga pepaya, maka bisa menyebabkan kandungan air berlebihan di dalam tubuh.

    4. Buah Anggur

    Makan buah anggur bersama pepaya dapat menyebabkan keasaman dan gas karena anggur bersifat sangat asam. Ketika dikombinasikan dengan pepaya, asam dari anggur bisa menyebabkan iritasi.

    5. Makanan yang Digoreng

    Makan pepaya bersama makanan yang digoreng seperti ayam goreng atau kentang goreng dapat menyebabkan iritasi lambung. Makanan yang digoreng mengandung tinggi lemak, sehingga akan menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan pada perut ketika dicampur pepaya.

    6. Produk Kedelai

    Produk kedelai mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam pepaya. Akhirnya paduan keduanya dapat mempengaruhi pencernaan secara keseluruhan. Produk kedelai mencakup susu kedelai, tempe atau tahu.

    7. Teh

    Pepaya juga tidak baik dikonsumsi bersama teh, terutama teh hitam atau hijau. Pepaya mengandung enzim papain yang baik untuk pencernaan. Namun kandungan tanin dan kafein dalam teh dapat menghambat aktivitas enzim pencernaan seperti papain, sehingga bisa mengurangi efektivitasnya.

    8. Buah jeruk

    Buah jeruk dan keluarganya, buah citrus, dapat meningkatkan keasaman dan menyebabkan masalah pencernaan jika dikonsumsi bersama pepaya. Sebab keduanya mengandung vitamin C yang tinggi. Akibatnya bisa terjadi refluks asam, mulas, dan iritasi lambung.

    9. Tomat

    Tomat juga sama. Kandungan vitamin C yang tinggi bisa menyebabkan masalah pencernaan ketika dikonsumsi bersama pepaya. Akibatnya dapat menyebabkan refluks asam dan mulas.

    10. Makanan Pedas

    Kombinasi makanan pedas dan pepaya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kram perut, hingga diare. Makanan pedas dapat mengakibatkan iritasi pada lapisan perut, sementara pepaya dikenal melancarkan pencernaan, sehingga ini bisa mengganggu pencernaan.

    11. Makanan Fermentasi

    Makanan fermentasi seperti asinan kubis, kimchi, atau acar mengandung probiotik dan enzim yang dapat berinteraksi dengan enzim pepaya. Kombinasi pepaya da makanan fermentasi bisa mengganggu pencernaan.

    12. Makanan Tinggi Protein

    Pepaya mengandung enzim yang bisa memecah protein. Jika kamu makan makanan berprotein tinggi tertentu, seperti daging, ikan, atau tahu dalam jumlah besar, maka bisa menimbulkan masalah pencernaan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cegah Pikun! Ini 5 Makanan yang Bantu Otak Tetap Tajam saat Dewasa

    Cegah Pikun! Ini 5 Makanan yang Bantu Otak Tetap Tajam saat Dewasa


    Jakarta

    Otak sebagai salah satu organ vital dipengaruhi oleh penuaan. Agar tetap tajam dan jernih berpikir, orang dewasa perlu rutin mengonsumsi makanan ini.

    Otak termasuk organ vital yang fungsinya dapat menurun seiring degenerasi atau penuaan. Karena itu butuh nutrisi yang cukup untuk menjaga otak tetap tajam dan dapat berpikir jernih.

    Pada orang dewasa, menjaga ketajaman otak dapat dilakukan dengan konsumsi makanan tertentu. Mulai dari buah-buahan, kacang-kacangan, hingga camilan sehat yang disarankan pakar kesehatan.


    Baca juga: Matcha Jepang Langka, Negara Ini Disebut Berpotensi jadi Alternatif

    Berikut 5 makanan untuk menjaga ketajaman otak, dilansir dari Medical News Today:

    Cegah Pikun! Ini 5 Makanan yang Bantu Otak Tetap Tajam saat DewasaMinyak ikan mengandung Omega-3 yang baik untuk menjaga ketajaman otak. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    1. Minyak Ikan

    Sebagian ikan memiliki kandungan lemak atau minyak ikan yang dibutuhkan oleh tubuh. Minyak ikan memiliki kandungan omega-3 yang dapat meningkatkan aliran darah menuju otak.

    Para peneliti telah mengidentifikasi adanya kaitan asupan omega-3 yang tinggi dengan perbaikan kognisi atau kemampuan berpikir pada orang dewasa.

    Beberapa jenis ikan yang disarankan ialah salmon, mackerel, tuna, herring, dan sarden. Selain itu, ada juga omega-3 dari sumber nabati yang dianjurkan seperti kacang kedelai.

    2. Dark Chocolate

    Dibanding jenis cokelat lain, dark chocolate memiliki kandungan kakao yang paling tinggi. Kakao memiliki flavonoid yang merupakan bagian dari antioksidan.

    Asupan antioksidan yang cukup dibutuhkan otak untuk menjaga kesehatannya. Antioksidan dapat membantu mencegah stres oksidatif yang berkontribusi pada penurunan otak karena penuaan.

    Pada penelitian tahun 2013, flavonoid dalam kakao terbukti mampu meningkatkan neuron dan pertumbuhan pembuluh darah yang membantu ketajaman memori orang dewasa.

    3. Buah Berry

    Walaupun ukurannya kecil, tetapi buah berry memiliki khasiat yang besar. Berbagai jenis buah berry memiliki kandungan flavonoid yang mirip seperti dark cokelat.

    Peneliti menyarankan konsumsi buah berry lebih rutin jika ingin menjaga kesehatan otak. Antioksidan di dalam buah berry antara lain anthocyanin, asam kafeat, katekin, dan quercetin.

    Pada pengamatan tahun 2014, konsumsi buah berry rutin ditemukan memberikan efek positif terhadap otak. Mulai dari meningkatkan komunikasi antara sel otak, mengurangi inflamasi, hingga mencegah penyakit yang mengganggu otak terkait penuaan.

    Cegah Pikun! Ini 5 Makanan yang Bantu Otak Tetap Tajam saat DewasaKacang-kacangan juga menjadi salah satu asupan omega-3 nabati yang disarankan pakar kesehatan. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    4. Kacang-kacangan

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyarankan asupan omega-3 nabati dari kacang-kacangan.

    Pada penelitian tahun 2014 ditemukan konsumsi kacang-kacangan berpengaruh baik pada fungsi otak yang menurun sebab degenerasi.

    Kandungan vitamin E dalam kacang juga berkontribusi mencegah risiko Alzheimer. Beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan yang direkomendasikan, misalnya kuaci, almond, dan hazelnut.

    5. Kopi

    Meningkatnya popularitas kopi ternyata juga memberikan efek positif pada kesehatan. Kandungan kafein pada kopi dapat memblokir adenosin dalam otak yang membuat konsumennya merasa mengantuk.

    Penelitian tahun 2018 menyatakan kopi dapat diandalkan untuk membangunkan otak. Hal ini lantaran efek kafein pada otak dapat membantu meningkatkan kapasitas memproses informasi.

    Banyak penelitian tentang efek kopi pada otak yang dilakukan ahli. Beberapa penemuan di antaranya dapat mencegah kegagalan kognitif, stroke, Parkinson, hingga Alzheimer.

    Baca juga: 5 Makanan Khas Suriname Mirip Makanan Indonesia, Bami hingga Lapis

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kombinasi Makanan Salah yang Bisa Bikin Tubuh Lemas

    5 Kombinasi Makanan Salah yang Bisa Bikin Tubuh Lemas


    Jakarta

    Beberapa ahli gizi ini mengungkap lima kombinasi makanan populer yang sebaiknya dihindari. Dari susu dan jeruk hingga kopi dan pisang, ini alasannya!

    Makanan dan minuman memang semakin enak jika dikreasikan, tapi tak semua kombinasi aman. Ada perpaduan tertentu yang justru bikin pencernaan terganggu.

    Banyak ahli gizi yang menegaskan, tubuh punya cara spesifik untuk menyerap nutrisi. Jika makanan tidak selaras, manfaatnya bisa hilang begitu saja.


    Misalnya dengan menggabungkan dua jenis makanan atau minuman menjadi satu racikan. Atau memakan dan meminumnya berbarengan dalam waktu berdekatan.

    Beberapa kombinasi populer ternyata bisa menurunkan energi. Bahkan ada yang membuat tubuh rentan kembung hingga sakit perut.

    Karena itu, penting mengenali pasangan makanan yang sebaiknya dihindari. Dengan begitu, makan tetap enak sekaligus sehat.

    Dikutip dari Real Simple (2/9) berikut 5 makanan yang tak disarankan untuk dicampur:

    1. Susu dan jeruk

    Pesan Latte pakai Susu Bebas Laktosa, Pria Ini Kecewa Ditagih EkstraIlustrasi susu. Foto: LumiNola via Getty Images)

    Minum susu tidak boleh dibarengi dengan makan buah jeruk. Asam sitrat yang terkandung pada buah jeruk bisa membuat protein susu menggumpal di dalam perut.

    Akibatnya, perut akan merasa begah, kembung, hingga sulit mencerna. Kombinasi antara susu dan jeruk sering tak disadari, seperti saat minum jus jeruk setelah susu.

    Padahal dampaknya bisa mengganggu pencernaan sensitif. Lebih baik beri jeda waktu 1-2 jam jika ingin mengonsumsi keduanya.

    “Protein susu yang menggumpal ini dapat lebih sulit dicerna dan dapat menyebabkan gejala seperti gas, kembung, sakit perut, atau gangguan pencernaan,” tutur Avery Zenker, RD, MAN, ahli diet dari University of Guelph di Kanada.

    2. Dark Cokelat dan Susu

    Cokelat hitam atau dark chocolate kaya akan antioksidan flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Namun, susu bisa menghambat penyerapannya.

    Jika dikonsumsi bersamaan, manfaat cokelat hitam dalam berkurang berkurang. Kamu hanya akan dapat rasa manis tanpa nutrisi optimal.

    “Memasangkan cokelat hitam dengan susu sebenarnya membatalkan manfaatnya yang menyehatkan jantung,” tutur ahli jantung Dr. Elizabeth Klodas.

    3. Kopi dan Pisang

    Makan pisang sambil minum kopiMakan pisang sambil minum kopi bisa mengganggu kesehatan. Foto: iStock

    Kopi sering dikonsumsi di pagi hari sebagai sumber energi karena dorongan kafein. Tak jarang orang yang memadukan buah pisang sebagai menu sarapan.

    Namun menggabungkan kopi dan pisang merupakan hal yang fatal. Kombinasi keduanya akan mengakibatkan lonjakan energi, kemudian langsung turun drastis.

    “Kombinasi kafein dan karbohidrat yang cepat dicerna menciptakan ilusi energi yang berkelanjutan,” jelas Suhaul Riveria, pendiri Alkaline Herb Shop.

    Akibatnya setelah itu, tubuh akan terasa lemas setelah efeknya hilang. Ini membuat gula darah tidak stabil.

    4. Mie Instan dan Kecap

    Menambahkan kecap asin ke semangkuk mie instan menjadi hal yang lumrah, karena bisa meningkatkan rasa. Namun, perpaduan keduanya bisa menimbulkan masalah kesehatan.

    Mie instan tinggi akan natrium, kemudian ditambah dengan kecap asin yang membuat kadar garam melonjak. Konsumsi natrium berlebihan bisa memicu tekanan darah tinggi.

    “Seiring waktu, asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi,” ujar ahli diet Zenker.

    5. Alkohol dan Kafein

    Viral di TikTok, Kreasi Kopi Espresso Martini Ditaburi Keju ParmesanIlustrasi espresso martini. Foto: Site News/TikTok

    Alkohol dan kafein sering kali dipadukan, misalnya pada racikan espresso martini atau kopi cocktail lainnya. Namun kafein menutupi efek mabuk dari alkohol.

    Kondisi tersebut membuat orang merasa masih kuat padahal tubuh sudah terpengaruh. Efeknya bisa berbahaya karena orang minum lebih banyak dari batas aman.

    “Kafein adalah stimulan sementara alkohol adalah depresan, sehingga kafein dapat menutupi sebagian efek intoksikasi yang dirasakan akibat alkohol,” jelas Zenker.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com