Tag: buah

  • 10 Buah yang Bagus Untuk Diet Menurunkan Berat Badan dan Hidup Sehat


    Jakarta

    Buah merupakan asupan yang mengandung banyak vitamin, serat, dan nutrisi lain yang bagus untuk tubuh. Ketika sedang diet, buah jadi asupan wajib untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

    Makan buah dilakukan saat sebagai pengganti gorengan, aneka kue, dan berbagai jenis camilan lainnya. Buah yang rendah kalori dan tinggi serat, menjadikan berat badan konsumen tidak mudah naik serta tetap kenyang.

    Yuk simak pilihan buah yang bagus untuk diet.

    10 Buah yang Bagus Untuk Diet

    Dikutip dari situs Healthline, berikut ini 10 buah yang bagus untuk program diet:


    1. Apel

    Apel termasuk salah satu buah yang memiliki kalori yang rendah dan tinggi serat. Apel hanya memiliki 116 kalori dan 5,4 gram serat per buah besar atau 223 gram.

    Apel mengandung polifenol yang dapat membantu mencegah penumpukan lemak visceral pada orang dengan BMI dan berat badan yang bervariasi. Selain itu, kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa yang dapat mengurangi risiko obesitas.

    Apel dapat kamu nikmati dengan berbagai cara. Kamu dapat memakannya dalam keadaan mentah atau menggabungkannya dengan makanan lain seperti yogurt.

    2. Buah Beri

    Dikutip dari laman Women’s Health, buah beri mengandung serat yang tinggi dan gula yang rendah. Selain itu, buah beri mengandung antioksidan sehingga sangat baik untuk kesehatan.

    Raspberry, blueberry, dan stroberi merupakan pilihan buah yang bagus untuk diet. Stroberi per porsi hanya mengandung 46 kalori dan 2,9 gram serat. Seporsi blueberry mengandung 84 kalori dan 3,6 gram serat. Satu porsi raspberry mengandung 64 kalori dan 8 gram serat.

    3. Kiwi

    Buah kiwi juga salah satu buah yang bagus untuk diet. Apabila kamu menyukai sesuatu yang manis namun asam, kamu dapat mencoba kiwi. Buah kiwi merupakan sumber vitamin C, vitamin K, folat, dan serat yang baik dan memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

    Kiwi termasuk buah yang kaya akan serat, Satu buah kecil yang sudah dikupas memiliki lebih dari 2 gram serat. Seporsi buah kiwi juga mengandung 108 kalori.

    4. Melon

    Melon merupakan buah yang rendah kalori dan memiliki kandungan air yang tinggi. Hal tersebut membuatnya bagus untuk mengontrol berat badan. 150 hingga 170 gram melon mengandung 46 hingga 61 kalori.

    Buah melon juga kaya akan serat, kalium, antioksidan, dan vitamin C. Kamu dapat menikmati melon dalam bentuk segar atau dibekukan menjadi es loli. Kamu juga dapat mencampurkannya ke dalam smoothie buah.

    5. Jeruk

    Buah jeruk merupakan buah yang rendah kalori namun tinggi vitamin C serta serat. Selain itu, jeruk dapat mengenyangkan. Mengonsumsi buah jeruk yang utuh tidak hanya mengurangi rasa lapar dan menjadi asupan kalori yang rendah, tetapi juga dapat meningkatkan rasa kenyang.

    6. Pisang

    Beberapa orang mungkin menghindari pisang ketika diet karena kandungan gula dan kalorinya yang tinggi. Namun, pisang memiliki kalium, magnesium, mangan, serat, banyak antioksidan, dan vitamin B6 dan C.

    Pisang merupakan makanan berkualitas tinggi, padat nutrisi, dan rendah kalori yang bagus untuk dikonsumsi ketika diet. Pisang dapat dinikmati sendiri sebagai camilan yang nyaman saat berpergian atau ditambahkan pada berbagai macam hidangan.

    7. Alpukat

    Alpukat dapat membantu untuk menurunkan berat badan meski kandungan kalori dan lemaknya tinggi. Pada 100 gram buah alpukat mengandung 161 kalori. Alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan meningkatkan kadar kolesterol.

    8. Pepaya

    Pepaya kaya akan enzim yang dapat meringankan gangguan pada saluran pencernaan dan mengurangi kembung. Buah pepaya juga rendah kalori dan kaya akan serat.

    Satu porsi buah pepaya mengandung 60,2 kalori, 2,4 gram serat, o,7 gram protein, dan 0,4 gram lemak. Kamu dapat memakannya sendiri tanpa dicampur dengan hidangan lain.

    9. Buah pir

    Buah pir memiliki serat yang tinggi. Hal tersebut membuatnya membantu meminimalkan ngemil sembarangan dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Seporsi buah pir mengandung 85,5 kalori, 22,8 gram karbohidrat, 4,7 gram serat, dan 14,6 gram gula.

    Dikutip dari karya tulis ilmiah berjudul Pengaruh Mengkonsumsi Buah Pir Terhadap Debris Indeks yang ditulis oleh Ivana Alvita Syarif dalam Repository Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, buah pir mengandung cukup banyak air dan kaya akan nutrisi. Kandungan air yang cukup banyak di dalam buah pir dapat menjaga kita tetap terhidrasi.

    10. Lemon

    Kamu mungkin tidak ingin mengonsumsi buah ini, namun lemon memiliki cukup air yang penting untuk diet. Kamu dapat menambahkan lemon ke dalam air untuk membuat buah ini menjadi lebih enak.

    Selain itu, buah ini juga dapat menambah asupan vitamin C. Sebutir lemon umumnya mengandung 61,5 kalori, 5,9 gram serat, 5,3 gram gula, dan 0,6 gram lemak.

    Demikian penjelasan tentang buah yang bagus untuk diet. Semoga bermanfaat ya.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Buah Tinggi Kalori yang Cocok untuk Menambah Berat Badan


    Jakarta

    Ingin menambah berat badan (BB) tapi mau dengan cara yang sehat? Bagaimana kalau mengkonsumsi buah tinggi kalori?

    Meski bukan makanan pertama yang terlintas ketika seseorang hendak menambah BB, tapi konsumsi buah yang mengandung kalori tinggi bisa cukup efektif kok untuk tambah berat badan.

    Selain kalori ekstra yang dikandungnya, buah-buahan ini juga memiliki beberapa nutrisi seperti vitamin dan mineral penting yang mampu dukung kesehatan tubuh. Demikian kamu bisa tambah BB dengan cara yang sehat.


    Penasaran ada jenis buah apa saja? Cari tahu deretan buah tinggi kalori pada uraian di bawah ini.

    Buah Tinggi Kalori

    Dilansir laman Healthline, ada beberapa buah tinggi kalori yang dapat dikonsumsi untuk bantu kamu menambah berat badan, yakni sebagai berikut:

    1. Alpukat

    Selain tinggi kalori, buah alpukat mengandung lemak sehat dan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dalam 100 g daging alpukat terkandung; 161 kal, lemak 15 g, protein 2 g, dan karbohidrat 8,6 g. Serta alpukat memiliki nutrisi lain, seperti serat, folat, potasium, vitamin K, C, B5, dan B6.

    2. Mangga

    Sumber kalori yang dimiliki mangga berasal dari karbohidrat yang dikandungnya. Dalam 165 g mangga mengandung kalori sebanyak 99 kal. Selain itu, ada juga nutrisi lain, seperti protein 1,4 g, lemak 0,6 g, karbohidrat 25 g, serat 3 g, folat, mineral tembaga, vitamin C, B, A, dan E.

    3. Pisang

    Pisang merupakan sumber karbohidrat dan kalori. Dalam 118 g pisang mengandung kalori 105 g, protein 1 g, lemak 0,4 g, karbo 27 g, dan serat 3 g. Tak hanya itu, gizi baik lainnya juga dimiliki pisang seperti pati resisten yang tinggi.

    4. Kelapa

    Kelapa bagian dagingnya menjadi sumber kalori yang baik dengan tinggi lemak dan karbohidrat sedang. Untuk 28 g daging kelapa mengandung 99 kal, 1 g protein, 9,4 g lemak, 4,3 g karbohidrat, dan 2,5 g serat. Daging kelapa juga kaya akan mineral penting, seperti fosfor dan tembaga.

    5. Kurma

    Pohon kurma tumbuh di daerah tropis. Sebagian besar buah kurma yang diedarkan ke negara-negara lain dalam keadaan kering. Dalam 24 g kurma kering mengandung; 66,5 kalori, 18 g karbohidrat, 0,4 g protein, 0,1 g lemak, serat 1,6 g, kalium, dan magnesium. Nutrisi lain yang dikandung kurma, seperti tembaga, mangan, zat besi, serta vitamin B6.

    6. Kismis

    Kismis adalah buah anggur segar yang dikeringkan. Buah ini banyak mengandung nutris dan kalori yang dapat bantu menaikkan berat badan. Dalam 28 g kismis memiliki nutrisi; 85 kalori, 22 g karbohidrat, 1 g protein, 0,1 g lemak, dan 1 g serat. Selain itu, kismis juga mengandung kalium, zat besi, mineral tembaga, mangan, magnesium, dan vitamin B.

    7. Buah Ara

    Buah ara atau buah tin yang dalam bahasa Inggris disebut figs dapat dikonsumsi segar maupun kering. Untuk 28 g buah ini, mengandung nutrisi; 70 kal, 18 g karbohidrat, 1 g protein, 0,3 g lemak, 3 g serat, kalium, hingga kalsium.

    Itu dia sederet buah tinggi kalori yang bisa dikonsumsi untuk bantu tambah berat badan. Selain dimakan secara terpisah, buah-buah di atas dapat dipadukan dengan sumber protein atau lemak lain agar kadar gula darah kamu tetap stabil, ya.

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Kapan Waktu Terbaik Makan Buah untuk Turunkan Berat Badan?

    Kapan Waktu Terbaik Makan Buah untuk Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Buah bagus dikonsumsi karena kaya nutrisi dan bisa bantu turunkan berat badan. Untuk mencapai tujuan tersebut, ahli mengungkap waktu terbaik konsumsi buah.

    Selain sayuran, buah juga bisa dikonsumsi untuk mendapat asupan nutrisi sehat. Makan buah juga baik untuk membantu penurunan berat badan karena kandungan seratnya tinggi, rendah kalori, dan kaya akan air.

    Serat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Konsumsi beberapa buah juga meningkatkan metabolisme yang dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.


    Meskipun buah-buahan bagus untuk menurunkan berat badan, penting diingat untuk tetap menerapkan pola makan sehat dan seimbang.

    Pasalnya, sejumlah jenis buah juga mengandung gula tinggi yang bisa memberikan efek negatif. Buah sebaiknya dikonsumsi secara wajar dan dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya.

    Selain itu, ada waktu terpenting yang bisa diterapkan dalam mengonsumsi buah supaya efeknya lebih efektif.

    Jadi kapan waktu terbaik makan buah untuk membantu turunkan berat badan? Melansir health.com (12/06/2025), berikut penjelasannya.

    1. Waktu terbaik makan buah

    makan buahWaktu yang disarankan untuk makan buah yaitu sebelum makan besar. Foto: iStock

    Beberapa penelitian yang disebut situs health.com menunjukkan penurunan berat badan akan lebih efektif jika buah dikonsumsi sebelum makan utama. Makan buah sebelum makan utama dapat memberikan rasa kenyang lebih awal, membantu mengurangi porsi makan berlebihan.

    Hasil ini ditunjukkan usai sebuah studi kecil melibatkan 17 pria menemukan peserta yang makan apel sebelum makan memiliki rasa kenyang lebih tinggi daripada yang memakan apel setelahnya. Mengonsumsi apel sebelum makan juga membantu mereka mengurangi asupan kalori sampai 18,5%.

    2. Cara buah memengaruhi gula darah

    makan buahMakan buah di waktu yang tepat juga bisa mendukung pengelolaan gula darah baik. Foto: iStock

    Selain membantu menurunkan berat badan, buah juga mendukung manajemen gula darah yang baik.

    Buah mengandung serat yang memperlambat pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah. Hal ini bantu mengurangi kadar gula darah setelah makan.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi buah secara signifikan bisa menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

    Untuk memaksimalkan manfaat buah dalam mengendalikan gula darah, sebaiknya pilih buah segar dan utuh. Makan dalam porsi yang lebih kecil karena buah sebenarnya mengandung banyak gula alami. Padukan dengan sumber protein, seperti telur, kacang-kacangan, atau keju.

    Penelitian menunjukkan bahwa memadukan karbohidrat dengan protein bisa membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat saja.

    Waktu terbaik makan buah untuk kelola gula darah bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Waktu terbaik makan buah untuk kelola gula darah

    Untuk membantu mengelola kadar gula darah, sebaiknya buah dimakan setelah makan makanan berprotein tinggi.

    Beberapa bukti yang disebut situs health.com menunjukkan makan protein sebelum karbohdirat dapat meningkatkan kontrol gula darah secara signifikan.

    4. Mitos keliru tentang buah

    Ilustrasi Makan BuahBeberapa mitos terkait makan buah tidak perlu dipercaya sepenuhnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/whyframestudio

    Buah memang bernutrisi, tetapi tidak sedikit juga mitos buruk beredar.

    Mulai dari mitos yang menyebutkan kalau penderita diabetes tidak boleh makan buah. Faktanya boleh saja, bahkan penelitian menunjukkan bahwa buah bisa membantu penderita diabetes mengatur kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes mendatang.

    Mitos buah mengandung terlalu banyak gula juga jangan dipercaya sepenuhnya. Buah memiliki sumber gula alami yang mampu menyediakan energi dalam bentuk karbohidrat dan kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Nutrisi tersebut mampu melindungi kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.

    Mitos terkait makan buah saat perut kosong juga tidak benar sepenuhnya. Pasalnya tidak ada bukti bahwa buah hanya boleh dimakan terpisa dari makanan lain. Bahkan, buah juga bisa dimakan dengan makanan lain untuk mendukung rasa kenyang.

    5. Cara makan buah lebih banyak

    Makan Buah dan SayurBeberapa hal bisa diperhatikan jika ingin mengonsumsi buah yang tepat. Foto: iStock

    Orang dewasa dianjurkan makan buah sebanyak 1,5-2 cangkir per hari atau sekitar 120-180 gram sampai 300 gram.

    Selain dimakan utuh, buah juga bisa dipadukan dengan kacang atau keju. Menambah buah ke dalam yogurt juga menjadi ide yang baik. Buah bisa diolah menjadi smoothie dan protein shake yang menyehatkan.

    Buah sebenarnya bisa dimakan kapan saja, tetapi supaya manfaatnya lebih efektif bisa dimakan sebelum makan utama. Pastikan juga mengimbanginya dengan nutrisi lain, seperti protein, lemak sehat, dan makanan kaya serat.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Hanya Makan Buah 30 Hari, Wanita Ini Rasakan Efek Positif dan Negatif


    Jakarta

    Seorang wanita membagikan pengalaman makan buah saja selama 30 hari. Wanita ini pun merasakan efek positif dan negatif pada tubuhnya.

    Banyak pola diet untuk menurunkan berat badan yang bisa dilakukan. Namun, jenis diet tersebut bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan preferensi individu yang menjalaninya.

    Salah satu jenis diet yang cukup terkenal, makan buah. Hal ini mengharuskan mereka makan buah sebagai asupan utama.


    Diet makan buah kerap dijalani karena kandungan nutrisi dan kalori rendah pada buah bisa membantu perut kenyang lebih lama sekaligus mengurangi asupan kalori lebih banyak.

    Lantas, apakah diet ini efektif dan tidak menimbulkan efek samping? Seorang wanita yang menjalaninya membagikan pengalaman ketika melakukan diet ini selama 30 hari.

    Shade Martin memilih melakukan diet ini usai menderita nyeri bahu. Terapi fisik dan obat-obatan pun gagal menyembuhkan penyakitnya.

    Suatu hari, ia membaca kalau buah-buahan dengan kandungan alkali tinggi, seperti nanas, beri, pisang, dan mangga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri di tubuhnya, lapor dailymail.co.uk (16/01/2025).

    Hanya Makan Buah 30 Hari, Wanita Ini Rasakan Efek Positif dan NegatifWanita ini mengawali dietnya dengan konsumsi semangka. dilanjut anggur. Foto: TikTok @loveryourself2health

    Martin lantas menjalani diet buah secara perlahan. Diawali dengan hanya makan semangka di minggu pertama. Lalu dilanjut makan anggur pada enam hari berikutnya. Sampai akhirnya ia mengonsumsi semangkuk buah-buahan sepanjang diet tersebut.

    Memang makanan yang ia konsumsi hanya sebatas buah-buahan, tetapi Shade Martin merasakan perbedaan.

    Ia merasa tubuhnya lebih berenergi daripada biasanya karena pelepasan gula alami yang membuatnya juga bisa berpikir lebih jernih.

    Menurut salah satu penelitian dari Harvard Medical School, konsumsi buah-buahan memang dapat meningkatkan fungsi otak. Dari studi tersebut menemukan bahwa wanita yang makan satu sampai dua sajian stroberi dan bluberi setiap minggunya, dapat menunda penurunan memori hingga dua setengah tahun.

    Efek samping lainnya yang didapatkan oleh Shade Martin yaitu dirinya tidak pernah mengalami kram perut saat menstruasi dan berat badannya turun 4,5 kilogram.

    Buah-buahan yang mengandung banyak serat juga membuat wanita ini memiliki pencernaan yang lancar dan lebih banyak, sesuai dengan harapannya.

    Para ahli mengungkap bahwa peningkatan pergerakan usus ini merupakan perubahan positif, karena dapat membersihkan sistem pencernaan dan membuang kotoran yang bisa berkontribusi pada kesejahteraan secara keseluruhan.

    Menjalani diet makan buah membuat Shade lebih banyak mendapatkan manfaat dibandingkan efek negatifnya. Namun, ia juga menyadari bahwa diet ini tidak cocok dilakukan oleh semua orang.

    Hanya Makan Buah 30 Hari, Wanita Ini Rasakan Efek Positif dan NegatifSeetelah sudah terbiasa, ia baru mulai konsumsi semangkuk buah-buahan campuran. Foto: TikTok @loveryourself2health

    Shade dulunya memang sudah menjadi seorang vegan, dan sering mengonsumsi buah-buahan. Jadi, tubuhnya sudah terbiasa, tetapi mungkin diet ini cukup sulit dilakukan oleh orang lain.

    Seorang ahli gizi dan profesor di The University of Georgia, Dr Tracey Brigman mengungkap kepada Daily Mail bahwa tidak ada nasehat ekstrem yang akan dia berikan.

    Menurutnya, buah-buahan memang menjadi makanan sempurna, tetapi buah tidak memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Ahli gizi ini mengungkap bahwa sebagian besar buah mengandung hanya sedikit kalori yang bisa menyebabkan kurangnya asupan kalori dan kelelahan. Oleh karenanya, diet makan buah ini mengarah kepada kondisi malnutrisi.

    Pola makan buah ini memang membawa segelintir efek baik, tetapi bukan berarti tidak ada efek buruknya. Shade Martin juga mengakui bahwa pola makan buah-buahan ini memang tidak memberikan efek yang terlalu besar.

    Ketika Shade hanya makan anggur, ia justru mulai batuk berdahak dan mengeluarkan dahak yang cukup banyak.

    Ahli gizi Dr Brigman mengungkap bahwa secara keseluruhan, mengonsumsi buah-buahan dikaitkan dengan pengurangan produksi lendir. Namun, ada juga beberapa buah yang menyebabkan peningkatan produksi lendir.

    “Ini terjadi terutama pada individu dengan sensitivitas atau intoleransi histamin,” jelasnya.

    Hanya Makan Buah 30 Hari, Wanita Ini Rasakan Efek Positif dan NegatifDiet buah-buahan ini membuat wanita tersebut berhasil turun 4,5 kg dan lebih sehat. Foto: TikTok @loveryourself2health

    Beberapa contoh buah-buahan yang dapat memproduksi lendir termasuk anggur, jeruk, pisang, dan stroberi. Jadi, wajar sja jika setelah makan anggur, wanita ini malah batuk berdahak.

    Dalam sesi tanya jawab dengan influencer kesehatan Gillian Berry, wanita ini mengungkap bahwa siklus menstruasinya sangat lancar dan ia tidak merasakan sakit sama sekali.

    Sayangnya, siklus menstruasi Shade berlangsung lebih lama dari biasanya. Dr Vinni Makin pun merekomendasikannya untuk meningkatkan asupan kalori.

    Tentu efek positif juga memengaruhi kulitnya. Ia kini memiliki kulit yang sangat cerah, sekalipun awalnya ada beberapa jerawat muncul, tetapi hasil akhirnya kulit tampak lebih baik.

    Dalam hari dietnya, wanita ini memulai hari dengan minum segelas besar air lemon atau air jeruk nipis. Sekitar 20 menit, dia akan membuat smoothie dengan beberapa buah favoritnya, seperti pisang, kurma, blueberry, dan cherry. Sepanjang hari, ia akan ngemil potongan buah.

    Bagian tersulit ketika ia harus menyaksikan suami dan putrinya menyantap makanan normal. Ia harus mengalihkan perhatiannya.

    Secara keseluruhan, ia telah kehilangan 4,5 kilogram selama 30 hari menjalani diet. Tampaknya ini bukan masalah, karena memang tujuan utama diet ini bukan untuk menurunkan berat badannya, tetapi untuk mengurangi nyeri di tubuhnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 17 Buah yang Bagus untuk Turunkan BB, Rendah Kalori-Tinggi Serat

    Jakarta

    Sudah tidak zaman diet turunkan berat badan (BB) dengan cara yang menyiksa. Untuk mencapai defisit kalori, pelaku diet tetap bisa ngemil makanan manis nan mengenyangkan kok seperti buah-buahan.

    Buah umumnya rendah kalori dan tinggi serat. Makanan ini bantu menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Dengan begitu, nafsu makan cenderung menurun sehingga asupan kalori yang masuk ke tubuh hanya sedikit. Lantas, apa saja buah yang bagus agar badan kurus?

    Buah yang Cocok untuk Diet

    Mengutip Healthline dan Health, berikut deretan buah yang bagus untuk diet menguruskan badan:


    1. Apel

    Apel kaya akan serat yang meningkatkan rasa kenyang. Kandungan serat apel utamanya berada pada kulitnya. Selain itu, penelitian menunjukkan kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa yang bantu mengurangi risiko obesitas.

    Di sisi lain, buah ini juga mengandung polifenol yang antiinflamasi dan mencegah penumpukan lemak visceral. Jadi, jangan kupas kulit apel sebelum dimakan ya.

    2. Bluberi

    Bluberi termasuk buah rendah kalori dengan kisaran 85 kalori per 100 gramnya. Antioksidan antosianin dalam buah ini dukung berat badan yang ideal. Asupan antosianin yang tinggi menunjukkan massa lemak dalam tubuh yang lebih rendah, sekitar 3-9 persen saja.

    3. Kiwi

    Buah manis dengan rasa asam menyegarkan ini merupakan sumber serat yang baik. Satu buah kiwi berukuran 75 gram menyediakan kurang dari 50 kalori dan 6,7 gram gula.

    Serat kiwi terdapat pada daging dan kulitnya. Meski buah ini mengandung gula yang cukup tapi indeks glikemiknya rendah. Sehingga hanya terjadi lonjakan gula darah yang kecil.

    4. Stroberi

    Stroberi yang memiliki kalori dan gula rendah namun tinggi serat. Ukuran 100 gram stroberi menyimpan berkisar 32 kalori, 2 gram serat, dan kurang dari 5 gram gula. Selain itu, buah ini tinggi vitamin C dan tinggi antioksidan.

    Buah beri termasuk stroberi bahkan diusulkan sebagai pengobatan untuk obesitas yang bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

    5. Rasberi

    Masih dari buah beri, ada rasberi yang juga rendah kalori dan gula. Buah ini kaya akan polifenol dan lebih tinggi serat dibandingkan buah beri lainnya. Ukuran 100 gram rasberi mengandung 52 kalori, 4,4 gram gula, dan 6,5 gram serat. Serat yang tinggi diketahui bisa membuat perut kenyang lebih lama.

    Rasberi juga terbukti bantu mengatur kadar gula darah pada orang dewasa yang obesitas dengan pradiabetes dan resistensi insulin. Menurut penelitian, buah yang menimbulkan respons gula darah rendah pasca memakannya dapat berguna untuk memerangi obesitas.

    6. Markisa

    Satu buah markisa berukuran 18 gram hanya mengandung sekitar 17,5 gram kalori. Serat yang disimpan buah ini juga cukup tinggi sekitar 1,8 gram. Makanan berserat bantu memperlambat pencernaan sehingga meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

    7. Melon

    Buah tinggi kandungan air ini bagus untuk mengendalikan berat badan. Ukuran 100 gram potongan melon hanya mengandung sekitar 36 kalori. Kandungan airnya disebut dukung penurunan berat badan dan bantu tubuh tetap terhidrasi. Di samping itu, buah ini kaya akan serat, kalium, dan antioksidan.

    8. Jeruk

    Selain rendah kalori, jeruk kaya akan vitamin C dan serat. Asupan vitamin C yang cukup terbukti bisa meningkatkan pembakaran lemak lebih banyak selama berolahraga. Penelitian juga menemukan orang obesitas mungkin perlu mengkonsumsi lebih banyak vitamin C.

    Satu jeruk berukuran 140 gram diketahui menyediakan 73 kalori dan 82 mg vitamin C. Nominal vitamin C ini mencukupi kisaran 90 persen dari nilai harian yang dibutuhkan.

    9. Pisang

    Pisang mungkin banyak dihindari oleh para pelaku diet karena kandungan kalori dan gulanya yang tinggi. Padahal, pisang lebih padat nutrisi dibanding buah lainnya dengan menyediakan serat, kalium, magnesium, antioksidan, serta vitamin C.

    Indeks glikemik buah ini pun cukup rendah sehingga bantu mengendalikan kadar gula darah dan mengelola berat badan ideal, terutama bagi pengidap diabetes.

    Pisang yang belum matang mentah juga pilihan terbaik untuk diet karena kandungan gulanya lebih rendah dan pati resisten. Pati resisten baik untuk pencernaan lantaran tidak bisa dipecah oleh enzim lambung. Dengan begitu, membuat seseorang dapat kenyang lebih lama.

    10. Ceri

    Buah ceri menyediakan vitamin C, serat, dan antioksidan bersifat antiinflamasi. Manfaatnya untuk kontrol berat badan seimbang berkaitan dengan khasiatnya yang pola tidur sehat. Berdasarkan penelitian, orang yang cukup tidur rata-rata memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan potensi obesitas yang lebih rendah.

    11. Mangga

    Potongan mangga berukuran 100 gram menyediakan 60 kalori. Meski kalorinya cukup tinggi, orang yang rutin menyantap mangga memiliki asupan serat, magnesium, kalium, folat dan berbagai vitamin yang lebih tinggi karena padatnya nutrisi.

    Mangga dapat dimakan berseling dengan buah rendah kalori lain sehingga menurunkan badan bisa dengan cara diet sehat.

    12. Pir

    Satu buah pir besar berukuran 230 gram mengandung 7 gram serat. Jenis serat dalam buah ini diketahui adalah serat larut, di mana bisa mencegah penumpukan lemak visceral di tubuh hingga 3,7 persen.

    Senyawa alami lain dalam pir terbukti menurunkan kadar gula darah. Dengan begitu, tidak perlu khawatir ada lonjakan glukosa sesaat setelah memakannya terutama bagi pengidap diabetes.

    13. Delima

    Buah delima menyimpan banyak serat. Satu buahnya yang berukuran 282 gram menyediakan sekitar 11,3 gram serat. Delima juga kaya polifenol yaitu antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan mengurangi peradangan.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol memiliki efek antiobesitas. Hal ini mungkin disebabkan oleh sifat antiinflamasinya sehingga bantu dorong pemecahan lemak dalam tubuh.

    14. Semangka

    Semangka berair dan manis sehingga sangat menyegarkan. Di sisi lain, buah ini mengandung nutrisi, antioksidan, dan serat yang dukung penurunan berat badan. Dilaporkan penelitian, orang yang menyantap semangka merasa kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan. Potongan 100 gram semangka diketahui juga memiliki sekitar 30 kalori saja, lho.

    15. Alpukat

    Alpukat termasuk buah berlemak dan padat kalori. Setengah buah alpukat berukuran 100 gram mengandung kisaran 161 kalori. Meski begitu, penelitian menemukan bahwa alpukat tetap bantu menurunkan berat badan.

    Buah ini dapat menurunkan kadar lemak visceral, jenis lemak yang berada tepat di bawah kulit. Penelitian lain menunjukkan konsumsi alpukat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan menstabilkan kadar kolesterol.

    16. Lemon

    Lemon kaya akan vitamin C, rendah kalori juga gula. Satu buah lemon utuh mengandung kurang dari 20 kalori dan 2 gram gula. Walau dagingnya dapat disantap, kebanyakan orang mencampurkan air perasannya ke air, teh, atau salad dressing. Kemungkinan karena buah ini sangat asam sehingga mereka tidak kuat memakannya langsung.

    Pelaku diet tetap perlu berhati-hati karena perasan lemon terbukti mengikis email gigi. Jadi, konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu yang sebelum mengkonsumsinya secara teratur.

    17. Persik

    Buah persik termasuk buah rendah kalori dan tinggi vitamin A dan C, kalium, maupun serat. Satu buah persik berukuran 150 gram mengandung sekitar 63 kalori dan 2,2 gram serat. Serat bagus untuk membuat perut kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan.

    Aturan Makan Buah untuk Diet Turunkan BB

    Untuk menurunkan badan, buah-buahan di atas dapat dikonsumsi sebagai camilan di selang jam makan maupun pengganti makanan berkalori tinggi lainnya. Tidak ada penelitian yang membuktikan waktu khusus tertentu dapat bantu menurunkan berat badan. Jadi, pelaku diet bisa menyantapnya kapan saja dengan porsi cukup.

    Akan tetapi, buah segar yang dikonsumsi langsung lebih bagus daripada diolah menjadi jus atau puree. Hal ini karena kandungan seratnya komplet sehingga membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah.

    Pelaku diet dapat menyantap buah cukup dengan memotongnya dan beberapa buah tidak perlu dikupas kulitnya. Bisa juga dipadukan dengan oatmeal atau yoghurt alami.

    Nah, itu tadi sederet buah yang cocok untuk diet dan aturan makannya yang berkhasiat turunkan berat badan. Jangan lupa terapkan pola hidup sehat lainnya untuk hasil lebih baik.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 9 Makanan yang Meningkatkan Trombosit untuk Cegah Pendarahan Berlebih

    Jakarta

    Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Makanan ini mengandung nutrisi penting yang meningkatkan produksi dan fungsi trombosit untuk mencegah trombositopenia.

    Dilansir Verywell Health, trombosit adalah sel darah yang bantu pembekuan darah. Jika trombosit rendah atau kurang dari 150.000 per mikroliter darah, risiko pendarahan berlebihan yang mungkin mengancam jiwa dapat meningkat.

    Karena itu, jumlah trombosit perlu stabil berada di tingkat yang normal. Berikut makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi sehari-hari bersama asupan bernutrisi lainnya


    Makanan Penambah Trombosit

    Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah makanan yang merangsang produksi trombosit:

    1. Makanan Tinggi Vitamin B12

    Kekurangan vitamin B12 merupakan penyebab utama rendahnya trombosit. Vitamin B12 sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi trombosit dan sel darah lainnya. Sumber vitamin B12 terbaik cenderung berasal dari pangan hewani misal hati sapi, tiram, telur, ikan tuna, dan salmon.

    2. Makanan Kaya Asam Folat

    Asam folat atau vitamin B9 membantu perbaikan dan pertumbuhan sel darah, termasuk trombosit. Kekurangan folat dapat menyebabkan jumlah trombosit rendah dan peningkatan risiko pendarahan. Makanan yang mengandung folat tinggi meliputi kacang-kacangan, bayam, asparagus, kubis, alpukat, brokoli, dan sawi hijau.

    3. Makanan Tinggi Zat Besi

    Zat besi memungkinkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dengan mendorong mitokondria agar bekerja dengan baik. Di sisi lain, kekurangan nutrisi ini menjadi salah satu penyebab trombositopenia.

    Asupan zat besi yang cukup dapat menaikkan jumlah trombosit tubuh. Beberapa makanan dengan kadar zat besi tinggi yaitu tiram, biji labu, daging sapi, bayam, tahu, kacang merah, sarden, buncis, dan kacang mede.

    4. Makanan Kaya Akan Vitamin C

    Vitamin C membantu trombosit menggumpal dan berfungsi secara efisien saat terjadi pembekuan darah. Mekanisme ini mencegah pendarahan terjadi lebih banyak dan lama.

    Selain itu, vitamin C bisa menyerap zat besi yang berkontribusi pada produksi trombosit. Makanan yang menjadi sumber vitamin C antara lain mangga, nanas, brokoli, paprika, tomat, bunga kol, stroberi, melon, dan kubis.

    5. Makanan Tinggi Vitamin D

    Vitamin D membantu pembentukan sumsum tulang, yaitu jaringan di dalam tulang yang memproduksi trombosit dan sel darah lainnya. Tubuh yang kekurangan vitamin D dapat mengalami disfungsi trombosit dan pembekuan darah yang berpotensi berbahaya. Sumber vitamin D antara lain terdapat pada ikan berlemak, sarden, kuning telur, jamur, dan dada ayam.

    6. Makanan Kaya Akan Vitamin K

    Vitamin K mungkin tidak menaikkan jumlah trombosit. Namun, nutrisi ini dapat meningkatkan fungsi trombosit. Vitamin K dibutuhkan untuk membekukan darah, sehingga luka akan segera tertutup dan pendarahan cepat berhenti.

    Beberapa makanan yang mengandung vitamin K adalah sawi hijau, lobak, bayam, brokoli, kacang kedelai, edamame, labu, okra, kacang mede, wortel, dan minyak zaitun.

    7. Makanan Tinggi Klorofil

    Klorofil adalah pigmen hijau yang ditemukan dalam sayuran dan alga. Menurut penelitian, pigmen ini dapat meningkatkan jumlah trombosit. Makanan kaya akan klorofil, meliputi kiwi, bayam, sawi hijau, brokoli, kubis, asparagus, serta sayuran laut seperti rumput laut dan spirulina yang dikonsumsi utuh.

    8. Makanan Kaya Akan Triptofan

    Senyawa triptofan meningkatkan hormon serotonin yang membantu trombosit menggumpalkan darah dan mempersempit pembuluh untuk mengurangi pendarahan atau perdarahan. Makanan yang mengandung triptofan antara lain daging ayam, telur, ikan salmon, tahu, tempe, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

    9. Probiotik

    Probiotik adalah bakteri ‘baik’ yang dapat mencegah pengentalan dan pembentukan gumpalan darah. Bakteri ini juga meningkatkan produksi dan membantu trombosit berfungsi dengan baik saat ada luka. Makanan sumber probiotik yakni yoghurt, kimchi, kefir, tempe, miso, dan acar.

    Nah, itu tadi sederet makanan penambah trombosit yang dapat dikonsumsi jika jumlah trombosit dalam tubuh rendah. Pastikan makanan tidak diolah dengan terlalu banyak garam, gula, dan lemak untuk memaksimalkan manfaat asupan bagi tubuh.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 7 Buah untuk Meredakan Batuk Pilek, Ada Pisang Hingga Jeruk

    Jakarta

    Batuk dan pilek termasuk penyakit yang umum terjadi, baik pada anak kecil maupun orang dewasa. Tak jarang, orang-orang terserang penyakit ini secara bersamaan sehingga dikenal adanya musim batuk pilek.

    Batuk pilek terkadang dapat disertai demam. Jika sudah begitu, tubuh akan lemas, terasa tidak nyaman, dan selera makan bisa hilang.

    Tak sedikit orang yang batuk pilek memilih untuk minum obat yang dibeli di apotek sebagai cara penyembuhannya. Di sisi lain, penyakit tersebut juga bisa kok diatasi dengan pengobatan alami. Yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan tertentu.


    Buah menjadi alternatif pengobatan karena berbagai nutrisi yang dikandungnya bisa bantu melawan infeksi virus penyebab penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Lantas, apa saja buah untuk batuk pilek yang dapat dikonsumsi?

    Buah yang Bisa Meredakan Batuk Pilek

    Ada sejumlah buah yang berkhasiat untuk mengurangi batuk dan pilek. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi dengan cara dimakan langsung maupun dijadikan jus. Berikut buah pereda batuk pilek, dikutip dari laman PharmEasy dan Health:

    1. Buah Citrus

    Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung vitamin C dan folat. Kedua nutrisi ini bisa bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Akan tetapi, asam sitrat yang tinggi dalam buah citrus dapat memperparah sakit tenggorokan jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, buah ini dapat dimakan dalam batas wajar.

    Seperti cukup memakan satu buah jeruk dalam sehari. Air perasan lemon atau jeruk nipis juga dapat diminum, tapi dengan menambahkannya ke dalam segelas air hangat dan diberi satu sendok makan madu.

    2. Nanas

    Nanas juga berkhasiat dalam meredakan batuk pilek. Di dalam buah ini terdapat enzim bromelain yang memiliki sifat antiinflamasi dan mukolitik (mengurai lendir).

    Dengan kandungan enzim tersebut, nanas jadi buah yang cocok dikonsumsi saat terserang batuk dan pilek.

    3. Pisang

    Pisang termasuk buah yang mudah dicerna, terutama ketika sedang sakit. Buah ini kaya nutrisi dan karbohidrat yang mengandung serat larut.

    Di samping itu, sejenis gula alami bernama fruktan yang bersifat antivirus dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh juga terdapat di dalam pisang.

    Buah pisang dapat dimakan langsung, dijadikan jus, dibuat smoothie, atau dicampurkan dengan makanan lain.

    4. Kiwi

    Kiwi mungkin terdengar aneh untuk mengurangi batuk pilek, tapi buah ini bisa lho bantu meredakan penyakit tersebut. Mikronutrien dalam kiwi dapat meningkatkan kekebalan sel darah merah.

    Ini dibuktikan lewat sebuah penelitian pada orang dewasa yang terserang batuk dan pilek. Ditunjukkan bahwa gejala sakit tenggorokan mereka bisa teratasi dalam sehari setelah makan kiwi.

    Buah kiwi bisa dijadikan jus maupun dimakan secara langsung untuk mendapatkan khasiatnya.

    5. Delima

    Delima mengandung antioksidan yang dapat melawan virus dan meminimalisir gejala batuk pilek.

    Sebagai pengobatan batuk dan pilek, buah ini dapat dibuat jus. Segelas jus delima penuh dengan sifat antibakteri dan antiinflamasi.

    6. Buah Beri

    Buah-buahan jenis beri yakni stroberi, bluberi, maupun rasberi memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antivirus.

    Beri dapat dikonsumsi dengan mengolahnya menjadi smoothie, salad, maupun jus. Perhatikan, gula tidak perlu ditambahkan. Lebih simpelnya, buah ini juga bisa dimakan secara langsung.

    7. Ceri

    Tingginya vitamin C dalam ceri membuat buah ini juga mengandung antioksidan yang tinggi. Dengan kandungan nutrisinya itu, buah ceri dapat bantu meringankan gejala batuk pilek jika dikonsumsi.

    Ceri juga bisa meningkatkan kualitas tidur yang baik dan nyenyak. Dengan tidur yang berkualitas, sistem kekebalan tubuh dapat meningkat.

    Buah ini dapat dikonsumsi dengan memakannya langsung atau dijadikan jus.

    Nah, itu dia sederet buah yang bagus dikonsumsi untuk meredakan batuk pilek.

    (azn/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Sayuran dan Buah Tinggi Serat Ini Bagus Dikonsumsi Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes perlu memerhatikan asupan makanan sehari-hari. Salah satu makanan yang cocok dikonsumsi yaitu buah dan sayuran tinggi serat, seperti ini.

    Diabetes merupakan kondisi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin, mulai dari hanya memproduksi dalam jumlah sedikit atau mengalami resistensi insulin.

    Hormon insulin sebenarnya berfungsi untuk menyerap glukosa (gula) dalam darah dan mengubahnya menjadi energi bagi sel-sel tubuh. Jika fungsi insulin itu terganggu, maka kadar glukosa dalam darah akan terus meningkat ke level membahayakan.


    Dalam mengatasi masalah ini, penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan. Justru perlu mengonsumsi makanan bernutrisi, seperti makanan tinggi serat.

    Serat atau fiber merupakan jenis karbohidrat kompleks yang tidak dapat dihancurkan oleh sistem pencernaan tubuh. Serat juga tidak menambah kalori sama sekali dalam tubuh.

    Ini menjadi alasan penderita diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat. Terlepas dari itu, makanan dan minuman tinggi serat juga baik untuk mengatasi gangguan pencernaan dan menurunkan berat badan.

    Merangkum Times of India (22/02), berikut 5 buah dan sayuran tinggi serat yang cocok dikonsumsi penderita diabetes :

    1. Apel

    tipe kepribadian berdasarkan buah apel, pisang, hingga nanas.Buah apel kaya akan serat yang cocok untuk mengatasi masalah diabetes. Foto: iStock

    Apel merupakan buah dengan kandungan gula alami. Buah ini juga tinggi akan serat, terutama jika kamu mengonsumsi beserta kulitnya.

    Kandungan serat pada apel dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Kondisi ini membuat gula masuk ke dalam darah secara perlahan, sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara tiba-tiba.

    Apel juga mengandung polifenol yang baik untuk memperlambat proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh dan menurunkan kadar gula darah.

    Kandungan antioksidannya juga baik untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes.

    2. Buah beri

    Ilustrasi blueberryBuah beri-berian bisa mencegah stres oksidatif yang berhubungan dengan resistensi insulin. Foto: Getty Images/bernie_photo

    Beri-berian menjadi jenis buah lain yang baik untuk penderita diabetes. Buah ini secara relatif rendah gula jika dibandingkan buah lainnya. Namun, beri-berian tinggi akan kandungan serat, antioksidan, dan vitamin.

    Kandungan antioksidannya juga bisa mencegah stres oksidatif yang berhubungan erat dengan terjadinya resistensi insulin, dan menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan kronis.

    Kamu bisa mengonsumsi buah beri, mulai dari strawberry, blueberry, sampai raspberry.

    Buah dan sayuran lain yang cocok untuk penderita diabetes bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Alpukat

    Alpukat Palsu Ini Diklaim Sebagai Buah Tiruan yang Ramah LingkunganBuah alpukat juga mengandung karbohidrat dan serat baik untuk diabetes. Foto: Site News

    Alpukat telah terkenal menjadi buah yang tinggi serat dan mengandung asam lemak sehat. Buah ini juga mengandung banyak vitamin dan mineral.

    Alpukat juga rendah karbohidrat, sehingga bisa menghadirkan rasa kenyang lebih cepat.

    Buah ini cocok dikonsumsi penderita diabetes karena dapat mengontrol tekanan darah. Meskipun mengandung karbohidrat, tetapi indeks glikemiknya rendah, sehingga tidak memengaruhi kadar gula darah.

    4. Bayam

    View of Clear vegetable spinach served on white bowl Isolated on white backgroundMaka bayam juga baik untuk penderita diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rahmah Hastuti

    Selain buah-buahan, sejumlah sayuran juga sangat cocok dikonsumsi penderita diabetes, seperti bayam. Bayam tinggi akan nutrisi, mulai dari serat, vitamin A, C, dan zat besi. Bayam juga rendah karbohidrat.

    Melansir healthline.com, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkap, konsumsi seporsi bayam mentah hanya mengandung 1 gram karbohidrat. Kandungan vitaminnya juga cocok melengkapi nutrisi pelengkap pada pasien diabetes.

    5. Brokoli

    Brokoli merupakan sayuran hijjau yang juga rendah kalori dan tinggi serat. Brokoli juga dikemas dengan vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi.

    Melansir prdiadigital.com, dalam 156 gram brokoli yang direbus, terdapat 5,2 gram serat. Selain direbus, makanan tinggi serat ini juga rendah gula sehingga cocok dikonsumsi penderita diabetes.

    Brokoli bisa dimasak dengan cara direbus atau dikukus begitu saja, maupun dijadikan isian salad atau sup.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 8 Buah yang Kaya Nutrisi, Rekomendaksi Dokter Penyakit Dalam


    Jakarta

    Semua buah punya nutrisi dan manfaat masing-masing, tapi dokter penyakit dalam ini ungkap buah favoritnya. Ia memilih buah dengan profil nutrisi spesifik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

    Buah menjadi salah satu bahan makanan sehat yang patut dikonsumsi sehari-hari. Anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah mengonsumsi 2-3 porsi atau 150 gram buah setiap hari.

    Jenis buah yang dapat dikonsumsi pun amat beragam. Tiap buah punya rasa, nutrisi, dan manfaat sehat masing-masing. Namun seorang dokter penyakit dalam dan ahli gizi mengungkap buah favoritnya.


    Dokter di Los Angeles dengan akun TikTok drdedeck (11/1/2024) ini membuat unggahan mengenai nutrisi buah-buahan populer yang dapat dijumpai di supermarket. Ia mengatakan semua buah utuh dan alami sebenarnya bagus, tapi beberapa buah lebih bernutrisi atau lebih mengenyangkan dibanding yang lain.

    Berikut penilaian nutrisi buah-buahan populer dari Dr De Deck:

    1. Anggur

    Dr De Deck mengungkap anggur adalah buah yang bagus, tapi tinggi gula. Dalam tiap 1 cup anggur tanpa biji mengandung 23 gram gula. Sementara kalorinya sekitar 104 kkal.

    “Anggur juga terbilang rendah serat dibanding jenis buah lain,” kata Dr De Deck.

    2. Cherry

    Diare Makan Buah CherryFoto: Istimewa

    Menurut Dr De Deck, cherry adalah buah luar biasa yang punya kandungan antioksidan super. “Sangat bersifat anti-aging dan juga bagus dikonsumsi sebelum olahraga,” katanya.

    3. Buah berry

    Aneka buah berry seperti blueberry, strawberry, dan blackberry disebut Dr De Deck sebagai buah terbaik. Ia mengatakan antioksidan jenis buah ini paling tinggi.

    “Bagus untuk mencegah penuaan. Kamu tak akan pernah salah memilih konsumsi buah berry,” tutur Dr De Deck.

    4. Jeruk

    Fantastis! Satu Buah Jeruk Mandarin Mikan Dijual Rp 14,2 Juta di JepangFoto: iStock

    Jeruk banyak disukai karena rasanya asam menyegarkan. Menurut Dr De Deck, jeruk adalah buah tinggi serat dan antioksidan. Memakannya adalah pilihan yang bagus.

    5. Apel

    Membicarakan apel, Dr De Deck langsung menyebut buah ini tinggi pektin, jenis serat yang bagus untuk kesehatan pencernaan.

    Buah kesukaan Dr De Deck masih ada di halaman selanjutnya.

    6. Pir

    Kegunaan buah pir pada makanan KoreaFoto: Getty Images/iStockphoto/

    “Pir juga tinggi kandungan serat dan bisa jadi pilihan yang bagus,” kata Dr De Deck mengenai buah yang renyah manis ini.

    7. Melon hingga semangka

    Di supermarket juga kerap dijual buah potong aneka jenis, mulai dari melon cantaloupe, nanas, melon honeydew, hingga semangka. Buah-buahan ini disebut paling minim serat.

    “Konsumsinya tidak buruk, tapi bukan yang terbaik,” katanya.

    8. Kiwi

    Ilustrasi buah kiwiFoto: Getty Images/iStockphoto/panida wijitpanya

    Dr De Deck mengaku kiwi adalah salah satu buah favoritnya. Konsumsi 2 buah kiwi sehari terbukti dapat mengatasi masalah sembelit. “Jadi kalau pencernaan tak lancar, makanlah kiwi,” katanya.

    Pada keterangan unggahannya, Dr De Deck mengatakan buah tinggi serat bagus untuk mendukung kesehatan pencernaan sekaligus mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama.

    “Buah favorit saya adalah yang tinggi serat dan antioksidan, yang membantu melawan inflamasi dan bersifat anti-aging,” tuturnya.

    Ia pun menjatuhkan pilihan pada buah berry. Namun konsumsi dalam bentuk utuh dan segar, jangan yang sudah dikeringkan atau dibekukan agar nutrisinya maksimal.

    “Buah-buahan segar akan lebih mengenyangkan dan cenderung tak akan dimakan berlebihan,” kata Dr De Deck.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Hati-Hati, Konsumsi 6 Kombinasi Buah Ini Menimbulkan Efek Samping

    Hati-Hati, Konsumsi 6 Kombinasi Buah Ini Menimbulkan Efek Samping


    Jakarta

    Konsumsi buah-buahan memang disarankan karena menyehatkan. Namun, jangan asal mencampurkan satu buah dengan yang lainnya karena bisa menimbulkan efek samping!

    Buah menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik bagi kesehatan. Sebab, di dalamnya terkandung antioksidan, air, vitamin, hingga mineral yang mampu menjaga tubuh tetap bugar dan mencegah penyakit tertentu.

    Meskipun buah-buahan ini mengandung banyak manfaat, tetapi konsumsinya tidak boleh sembarangan.


    Beberapa buah tidak boleh dicampur dengan buah lain, jadi harus dikonsumsi secara terpisah. Jika digabungkan, bisa menyebabkan dampak buruk pada sistem pencernaan dan kesehatan.

    Lantas, buah apa saja yang tidak boleh dikombinasikan satu dengan yang lain? Melansir Healthshots.com (10/02/2025), berikut daftarnya!

    1. Melon dan buah lain

    Nama Buah dari Huruf H Jarang DiketahuiBuah melon tidak boleh digabungkan dengan buah lain karena tidak bisa dicerna dengan baik. Foto: Getty Images/ASMR

    Hindari semangka, melon, dan jenis melon lainnya digabungkan dengan buah lain.

    Ahli gizi Dr Reddy mengungkap kalau melon hanya bisa dimakan dengan jenis melon lainnya karena mereka lebih cepat dicerna daripada buah lain.

    Melon memiliki kandungan air tinggi, sehingga tidak dapat dicerna dengan baik jika dikombinasikan dengan buah-buahan lain.

    2. Buah dengan pati tinggi dan buah berprotein tinggi

    5 Manfaat Buah Pisang Bagi KesehatanBuah pisang yang tinggi pati juga tidak boleh digabungkan dengan buah berpotein tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Makidotvn

    Kombinasi lain yang harus dihindari yaitu buah dengan kandungan pati tinggi, seperti pisang dengan buah berprotein tinggi, seperti aprikot, kiwi, alpukat, dan blackberry.

    Menggabungkan keduanya dalam semangkuk salad buah dapat berbahaya. Sebab, tubuh membutuhkan asam basa untuk mencerna protein dan basa alkali untuk memecah pati.

    Kombinasi buah yang perlu dihindari lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Buah asam dan manis

    Ilustrasi makan stroberiStroberi tidka boleh dipadukan dengan buah-bauhan manis, seperti pisang. Foto: Getty Images/RealPeopleGroup

    Buah-buahan yang bersifat asam atau sub asam memang menyegarkan dan mengandung vitamin C tinggi yang baik untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh.

    Sayangnya, buah-buahan tersebut, seperti stroberi, apel, dan buah persik tidak boleh dipadukan dengan buah-buahan manis, seperti pisang.

    Kombinasi ini buruk karena sering menyebabkan masalah pencernaan, mual, asidosis, dan sakit kepala.

    4. Pepaya dan lemon

    Ilustrasi pepayaMencampur pepaya dan lemon juga bukan pilihan baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Pepaya dan lemon juga merupakan kombinasi buruk. Selain perpaduan rasa yang tidak cocok, kombinasi ini juga bisa menimbulkan risiko kesehatan.

    Penyakit anemia atau ketidakseimbangan hemoglobin merupakan konsekuensi dari campuran kedua buah ini.

    Dr Reddy juga mengungkap kalau kombinasi tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak. Jadi, sebisa mungkin hindari konsumsi kedua buah ini secara bersamaan.

    5. Pisang dan semangka untuk jus

    Tidak hanya dikonsumsi begitu saja, tetapi beberapa buah-buahan juga tidak baik dikombinasikan menjadi minuman jus.

    Contohnya pisang dan semangka yang keduanya tinggi gula dan mampu membahayakan pencernaan.

    Pisang kaya pati yang diubah menjadi gula oleh tubuh. Sedangkan semangka kaya air dan rendah serat. Mengkombinasikan keduanya bisa menyebabkan lonjakan gula darah, bahkan diare.

    6. Buah dan sayur

    Selain kombinasi buah-buahan, kamu juga perlu menghindari konsumsi buah dan sayur bersamaan.

    Pasalnya, kandungan gula tinggi pada buah dapat menghambat proses pencernaan sayur.

    Penting juga untuk menghindari konsumsi buah secara berlebihan karena bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut maupun kondisi kesehatan lain.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com