Tag: kopi

  • Apakah Aman Menyeduh Kopi Pakai Air Mentah? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Beberapa orang mungkin pernah menyeduh kopi dengan air mentah (air keran). Terutama, mereka yang tinggal di luar negeri. Namun, apakah kopi tetap enak?

    Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Penggemar kopi pun tidak bisa melewatkan hari tanpa minum kopi.

    Selain membeli kopi di kedai kopi favorit, biasanya para penikmat kopi juga suka membuat kopi sendiri di rumah. Namun, sebagian dari mereka pernah menyeduh kopi menggunakan air mentah (air keran).


    Di Indonesia umumnya air keran dimasak dulu sampai mendidih, tetapi di luar negeri biasanya langsung dipakai untuk menyeduh kopi. Pasalnya, tap water atau air keran di negara maju itu sudah disaring dengan fasilitas khusus.

    Oleh karena itu, masyarakat di sana tidak takut mengonsumsi air putih langsung dari keran.

    Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin menyeduh kopi dengan air keran mentah ini.

    Apakah aman dan membuat kopi tetap enak? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasannya seperti dilansir dari Spurdge (31/08/22).

    1. Bisakah menyeduh kopi dengan air keran?

    Air KeranMenyeduh kopi dengan air keran bisa-bisa saja, tetapi perlu dipertimbangkan lagi terkait keamanan dan kualitas kopi nantinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/profstocktv

    Secara umum, menyeduh kopi dengan air keran tentu bisa-bisa saja. Jika bertanya terkait rasa dan keamanannya, belum tentu cocok untuk semua orang.

    Baik atau tidaknya hasil air keran bergantung pada kota dan sumber air di rumah masing-masing. Tidak semua air keran diciptakan sama. Jaringan distribusi pipanya juga berbeda-beda.

    Beberapa tempat, seperti sejumlah negara maju mungkin punya air keran yang sudah disaring secara khusus. Sehingga dapat digunakan untuk menyeduh kopi nikmat.

    Namun, di Indonesia, kebanyakan air belum tersaring dengan benar. Terlebih, pipa distribusi yang belum bagus kerap menimbulkan kebocoran, sehingga airnya terkontaminasi.

    Sekalipun air mentah telah direbus, belum tentu air tersebut 100% aman diminum. Menurut hellosehat.com, rebusan air keran masih berpotensi terkontaminasi kuman, bakteri, logam berat, samai zat kimia berbahaya.

    Oleh karena itu, pertimbangkan kembali pilihan air seduhan kopimu.

    2. Syarat air keran untuk menyeduh kopi

    4 Peralatan Menyeduh Kopi Paling Praktis Untuk Dipakai di RumahJika air keran ingin dibuat untuk menyeduh kopi, setidaknya memenuhi beberapa kriteria. Foto: Getty Images/Burak Sür

    Jika memang ingin tetap menyeduh kopi dengan air keran, kamu perlu memastikan beberapa hal.

    Pertama, air harus memiliki tingkat ‘kelembutan’ yang tepat. Tidak terlalu keras dan penuh kandungan mineral yang mengganggu ekstraksi. Tidak juga terlalu lembut atau tidak punya kandungan mineral yang bermanfaat bagi ekstraksi kopi.

    Kamu perlu menyiapkan air keran dengan titik terbaik. Dimana mineralisasi, khususnya kalsium karbohidrat, pH, dan faktor lainnya berada dalam rentang yang tepat untuk mengekstraksi padatan kopi secara optimal, tanpa menetralkan rasa atau keasaman.

    Cara mengetahui air keran baik atau tidak untuk menyeduh kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara mengetahui air keran buruk untuk menyeduh kopi

    Potret keran warga di Karangasem yang tidak mengucurkan air.Kamu juga perlu mengecek keamanan air keran yang akan dipakai. Sebab, tidak semua air di kota atau tempat tinggal aman. (Istimewa)

    Jangan lupa untuk mempelajari air di sekitar tempat tinggal. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi ciri-cirinya.

    Dimulai dari aroma air. Jika baunya alami seperti klorin atau mengeluarkan bau telur (seperti aroma belerang) yang kuat, jelas memberi rasa tidak enak pada kopi.

    Kamu juga bisa melakukan tes sederhana dengan mengisi sebagian botol dengan air keran dan menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Kocok botolnya. Jika berbusa banyak, artinya air tidak terlalu sadah.

    Namun, jika hampir tidak berbusa sama sekali, berarti airnya sadah (air yang mengandung mineral tinggi).

    Cara lebih akuratnya lagi dengan menggunakan alat tes murah atau mengundang profesional yang bisa mengukur air dengan alat profesional.

    4. Kekurangan menyeduh kopi dengan air keran

    Air keran yang dipakai untuk menyeduh kopi tentu akan mempengaruhi rasanya. Namun, itu juga bisa mempengaruhi kualitas segelas kopimu.

    Hal sederhana untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan menggunakan penyaring atau filter. Selain hasil kopi seduhan yang disaring, kamu juga perlu menggunakan air yang telah disaring.

    Pilihan terbaik memang menyeduh kopi menggunakan air yang sudah difilter. Filter air mampu mengurangi masalah kesadahan air, yang membantu mencegah penumpukan kerak pada peralatan kopi.

    Menyeduh kopi dengan air yang sudah disaring atau air galon membuat cita rasa kopi pun menjadi lebih enak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Dicampur Cokelat Bisa Tingkatkan Kecerdasan Otak, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Sama-sama mengandung kafein, kopi dan cokelat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jika keduanya dicampur, bisa meningkatkan kecerdasan otak.

    Kopi selalu cocok dipadukan dengan berbahan campuran apapun. Mulai dari gula, susu, krimer, dan juga cokelat. Namun sebaiknya pilihlah campuran yang menyehatkan.

    Cokelat disebut-sebut sebagai pilihan menyehatkan sebagai campuran kopi. Cokelat juga mengandung kafein, sama seperti kopi yang berperan sebagai antioksidan.


    Selain itu, cokelat juga kaya akan mikronutrien yang bagus untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebuah penelitian mengungkap bahwa mencampur kopi dan cokelat bisa meningkatkan kecerdasan.

    Dikutip dari NY Post (21/03/17) berikut penjelasannya!

    1. Hasil penelitian

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Sebuah penelitian di University of Georgia menemukan manfaat dari mencampurkan kopi dan cokelat. Manfaatnya adalah dapat membantu berkonsentrasi lebih baik.

    Penelitian tersebut membanding efek ‘energi mental’ dari empat minuman panas yang berbeda, satu dengan cokelat, satu dengan kafein, satu dengan kombinasi keduanya, dan terakhir sebagai plasebo.

    Setiap hari, para peserta diminta untuk meminum satu dari empat minuman tersebut dan diminta untuk menyelesaikan ‘tes energi mental’.

    2. Meningkatkan konsentrasi

    Kemudian, peneliti menemukan tingkat respon yang lebih cepat dari peserta yang meminum cokelat. Selain itu, mereka yang minum campuran kafein dan cokelat memiliki akurasi yang lebih tinggi.

    Seiring dengan peningkatan konsentrasi, penelitian juga menunjukkan bahwa kakao mengurangi efek kafein yang menyebabkan kecemasan.

    “Cokelat meningkatkan aliran darah otak, yang meningkatkan kognisi dan perhatian. Kafein saja dapat meningkatkan kecemasan,” tutur Ali Boolani kepada Global News.

    Khasiat mencampur kopi dan cokelat ada di halaman berikutnya.

    3. Manfaat kopi campur cokelat

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Lebih lanjut, peneliti juga mengatakan bahwa cokelat dapat mengurangi efek kafein yang menimbulkan kecemasan tersebut. Peneliti pun menyarankan untuk mengonsumsi mocha latte.

    Meskipun demikian, tetap waspada dengan memperhatikan porsi agar tidak berlebihan. Studi tersebut juga menemukan bahwa kafein berdampak negatif pada suasana hati seseorang.

    “Jika dibandingkan dengan kelompok plasebo, mereka yang hanya konsumsi minuman mengandung kafein lebih mudah marah,” ungkap peneliti.

    Dengan mencampurkan cokelat pada kopi, maka akan melemahkan perasaan marah dan cemas tersebut.

    4. Menyehatkan usus

    Tak hanya meningkatkan kecerdasan otak, minum kopi yang dicampur cokelat juga bagus untuk kesehatan usus. Hal tersebut telah dibuktikan oleh ahli gizi Johns Hopkins Medicine.

    Menurutnya, kopi kaya akan antioksidan yang dikaitkan dengan pengurangan peradangan dalam tubuh dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Sifat antioksidan pada kopi itu mampu melindungi stres oksidatif yang dapat menyebabkan masalah kesehatan utuh. Antioksidan itu pun juga ditemukan dalam cokelat.

    Dikutip dari Live Strong (11/09/23) antioksidan pada cokelat disebut juga polifenol yang manfaatnya mampu mendukung kesehatan usus.

    5. Picu penurunan berat badan

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Kandungan kafein dan antioksidan pada cokelat maupun kopi juga bisa membantu menurunkan berat badan, seperti yang dilansir dari Times of India (21/01/22).

    Kopi dicampur cokelat bisa membantu membakar lemak, sehingga membantu menurunkan berat badan. Manfaatnya akan lebih baik juga menggunakan jenis cokelat hitam atau dark cholate yang dikonsumsi tanpa tambahan gula.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Dicampur Cokelat Bisa Tingkatkan Kecerdasan Otak, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Sama-sama mengandung kafein, kopi dan cokelat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jika keduanya dicampur, bisa meningkatkan kecerdasan otak.

    Kopi selalu cocok dipadukan dengan berbahan campuran apapun. Mulai dari gula, susu, krimer, dan juga cokelat. Namun sebaiknya pilihlah campuran yang menyehatkan.

    Cokelat disebut-sebut sebagai pilihan menyehatkan sebagai campuran kopi. Cokelat juga mengandung kafein, sama seperti kopi yang berperan sebagai antioksidan.


    Selain itu, cokelat juga kaya akan mikronutrien yang bagus untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebuah penelitian mengungkap bahwa mencampur kopi dan cokelat bisa meningkatkan kecerdasan.

    Dikutip dari NY Post (21/03/17) berikut penjelasannya!

    1. Hasil penelitian

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Sebuah penelitian di University of Georgia menemukan manfaat dari mencampurkan kopi dan cokelat. Manfaatnya adalah dapat membantu berkonsentrasi lebih baik.

    Penelitian tersebut membanding efek ‘energi mental’ dari empat minuman panas yang berbeda, satu dengan cokelat, satu dengan kafein, satu dengan kombinasi keduanya, dan terakhir sebagai plasebo.

    Setiap hari, para peserta diminta untuk meminum satu dari empat minuman tersebut dan diminta untuk menyelesaikan ‘tes energi mental’.

    2. Meningkatkan konsentrasi

    Kemudian, peneliti menemukan tingkat respon yang lebih cepat dari peserta yang meminum cokelat. Selain itu, mereka yang minum campuran kafein dan cokelat memiliki akurasi yang lebih tinggi.

    Seiring dengan peningkatan konsentrasi, penelitian juga menunjukkan bahwa kakao mengurangi efek kafein yang menyebabkan kecemasan.

    “Cokelat meningkatkan aliran darah otak, yang meningkatkan kognisi dan perhatian. Kafein saja dapat meningkatkan kecemasan,” tutur Ali Boolani kepada Global News.

    Khasiat mencampur kopi dan cokelat ada di halaman berikutnya.

    3. Manfaat kopi campur cokelat

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Lebih lanjut, peneliti juga mengatakan bahwa cokelat dapat mengurangi efek kafein yang menimbulkan kecemasan tersebut. Peneliti pun menyarankan untuk mengonsumsi mocha latte.

    Meskipun demikian, tetap waspada dengan memperhatikan porsi agar tidak berlebihan. Studi tersebut juga menemukan bahwa kafein berdampak negatif pada suasana hati seseorang.

    “Jika dibandingkan dengan kelompok plasebo, mereka yang hanya konsumsi minuman mengandung kafein lebih mudah marah,” ungkap peneliti.

    Dengan mencampurkan cokelat pada kopi, maka akan melemahkan perasaan marah dan cemas tersebut.

    4. Menyehatkan usus

    Tak hanya meningkatkan kecerdasan otak, minum kopi yang dicampur cokelat juga bagus untuk kesehatan usus. Hal tersebut telah dibuktikan oleh ahli gizi Johns Hopkins Medicine.

    Menurutnya, kopi kaya akan antioksidan yang dikaitkan dengan pengurangan peradangan dalam tubuh dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Sifat antioksidan pada kopi itu mampu melindungi stres oksidatif yang dapat menyebabkan masalah kesehatan utuh. Antioksidan itu pun juga ditemukan dalam cokelat.

    Dikutip dari Live Strong (11/09/23) antioksidan pada cokelat disebut juga polifenol yang manfaatnya mampu mendukung kesehatan usus.

    5. Picu penurunan berat badan

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Kandungan kafein dan antioksidan pada cokelat maupun kopi juga bisa membantu menurunkan berat badan, seperti yang dilansir dari Times of India (21/01/22).

    Kopi dicampur cokelat bisa membantu membakar lemak, sehingga membantu menurunkan berat badan. Manfaatnya akan lebih baik juga menggunakan jenis cokelat hitam atau dark cholate yang dikonsumsi tanpa tambahan gula.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Teh Bunga Kopi Lebih Sehat dari Kopi Biasa? Ini Faktanya


    Jakarta

    Muncul variasi minuman lain yang berasal dari tanaman kopi bernama teh bunga kopi. Minuman dari tanaman kopi ini dikenal bermanfaat dan menggugah selera. Apa benar?

    Beberapa bagian dari tanaman kopi bisa dimanfaatkan sebagai minuman. Tidak hanya biji kopi, tetapi bunga dari tanaman ini juga bisa diolah jadi minuman.

    Bagian bunga dari tanaman kopi bisa dibuat menjadi minuman teh enak. Namanya Coffee flower tea atau teh bunga kopi. Di luar negeri, minuman ini sudah mulai diperkenalkan.


    Namun, perkembangannya memang tidak secepat cascara atau minuman dari berbagai bagian pohon kopi lainnya. Pasalnya, bahan utama dari minuman ini juga masih cukup terbatas karena proses panennya singkat.

    Teh bunga kopi juga disebut dapat menggugah selera dan menawarkan manfaat yang disebut lebih baik daripada kopi biasa. Apakah benar?

    Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari wellandgood.com (30/11/2023).

    1. Apa itu teh bunga kopi?

    bunga kopiBunga kopi rupanya bisa dimanfaatkan sebagai minuman yang tidak kalah enak. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut buku yang ditulis Jordan Michelman dan Zachary Carlsen, dengan judul ‘But First Coffee’, bunga kopi dideskripsikan sebagai bunga aromatik dengan aroma mirip melati dan honeysuckle. Bunga ini tumbuh di pohon kopi dan bisa diolah menjadi minuman teh yang enak.

    Michelman dan Carlsen mengungkap, bunga kopi mirip seperti cascara. Air bunga kopi menggunakan bagian tanaman kopi yang biasa dibuang, Bunga kopi juga telah dikenal selama berabad-abad di komunitas petani kopi.

    Teh bunga kopi pun dikenal bisa menjadi pilihan lebih baik daripada kopi. Cara meraciknya juga mudah, hanya perlu merebusnya di air mendidih, seperti membuat teh herbal lain.

    2. Manfaat minum teh bunga kopi

    bunga kopiTeh bunga kopi diketahui memiliki manfaat yang lebih baik daripada kopi biasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC, CPT, seorang ahli gizi terdaftar, minum teh bunga kopi memiliki beberapa manfaat

    Teh bunga kopi disebut kaya antioksidan, seperti flavonoid, yang mampu membantu memerangi stres oksidatif dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Minuman dari tanaman kopi ini juga dapat memberikan efek menenangkan, mampu mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi. Sifat antibakterinya juga mampu membantu kesehatan mulut.

    Terlepas dari manfaat itu, Manaker mengingatkan untuk selalu mengonsumsi minuman ini dalam jumlah sedang. Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan untuk mendapat saran pribadi.

    Perbedaan teh bunga kopi hingga kopi biasa bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh bunga kopi vs kopi biasa

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMeskipun dari tanaman sama, tetapi teh bunga kopi dan kopi biasa memiliki perbedaan signifikan dari segi rasa hingga manfaat kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh bunga kopi dan kopi biasa mungkin terdengar seperti minuman yang serupa. Namun, keduanya sangat berbeda.

    Manaker mengungkap, teh bunga kopi dan kopi tradisional memang berasal dari tanaman yang sama. Namun, keduanya berbeda secara signifikan dalam hal kandungan kafein, rasa, dan manfaat kesehatan.

    Teh bunga kopi merupakan minuman herbal yang tidak akan memicu kegelisahan akibat kafein. Teh ini hanya mengandung sedikit, bahkan tidak mengandung kafein sama sekali.

    Oleh karena itu, teh bunga kopi menjadi pilihan sangat baik bagi mereka yang memang ingin mengurangi minum kafein atau menghindari minuman kafein.

    Di sisi lain, minuman kopi biasa tentu mengandung kafein dalam jumlah cukup banyak. Memang tergantung dari jenis biji kopi dan cara penyeduhan, tetapi di dalam 237 ml kopi, rata-rata mengandung sekitar 95-200 miligram kafein.

    Dari segi rasa, teh bunga kopi juga lebih lembut dibandingkan minum kopi.

    “Profil rasa keduanya juga berbeda. Teh bunga kopi terkenal karena rasanya ringan dan seperti ada rasa bunga. Berbeda dengan rasa kopi yang kuat dan utuh,” ujar Manaker.

    Manfaat kesehatan keduanya juga berbeda. Teh mungkin memiliki beberapa manfaat yang lebih menarik, terutama untuk teh dari bunga kopi ini.

    Dari segi kesehatan, teh dan kopi sebenarnya sama-sama mengandung antioksidan. Namun, teh bunga kopi disebut menawarkan manfaat lebih luas, seperti meningkatkan regulasi gula darah dan memiliki sifat antibakteri.

    Meskipun begitu, Manaker mengingatkan klaim ini masih perlu diteliti lebih banyak.

    4. Orang yang cocok minum teh bunga kopi

    Sebelum tergiur dengan keistimewaan teh bunga kopi, kamu perlu memperhatikan apakah minuman ini cocok atau tidak dikonsumsi.

    Menurut Manaker, orang yang alergi terhadap tanaman kopi berpotensi bereaksi terhadap teh bunga kopi. Ditambah lagi, mereka yang sensitif terhadap tanaman dalam famili Rubiaceae, harus menghindarinya karena risiko reaktivitas silang.

    Orang hamil dan menyusi juga harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional sebelum minum teh ini. Mereka yang dalam kondisi kesehatan kronis atau mengonsumsi obat apa pun juga perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 3 Cara Membuat Racikan Kopi Agar Lebih Efektif Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Kopi banyak dikonsumsi pelaku diet, karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Beberapa trik meracik agar kopi lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    Minuman sehat yang mengandung banyak manfaat sehat adalah kopi. Banyak jenis racikan kopi yang umum dikonsumsi setiap hari, dari kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu dan krimer.

    Dilansir dari Times of India (25/7), kopi bisa dengan berbagai cara. Terutama dengan tambahan bahan yang memicu penurunan berat badan dan rendah kalori.


    Berikut ini trik meracik kopi agar lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    1. Kopi hitam

    Kopi hitam diketahui bebas dari kalori, jadi sangat aman dikonsumsi saat menjalani diet penurunan berat badan. Racikan kopi ini juga kaya zat antioksidan untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

    Bisa berupa espresso, picollo atau kopi tubruk dengan biji favorit dan diseduh serta dinikmati tanpa tambahan bahan apapun. Selain menambah energi juga mempercepat penurunan berat badan.

    2. Hindari gula dan krimer

    Mitos konsumsi gulagula Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Bagaimana Jika tak suka kopi yang pahit? Kamu tetap bisa menambahkan pemanis, tapi hindari penggunaan gula pasir. Alternatifnya bisa menggunakan stevia atau pemanis alami lainnya dalam jumlah kecil.

    Kalau ingin merasakan manfaat berat badan yang turun drastis, hindari kopi yang creamy rasanya. Karena, tambahan krimer atau whipped cream ini akan menambahkan sejumlah kalori pada secangkir kopi.

    Kalau ingin tekstur creamy, kamu bisa menggunakan susu rendah lemak. Bisa juga menggantinya dengan susu nabati, seperti susu almond atau susu oat.

    3. Tambahkan kayu manis

    Tambahan rempah juga bisa membuat racikan kopi terasa nikmat. Bubuk kayu manis ternyata cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi untuk menurunkan berat badan.

    Bubuk kayu manis bisa menambahkan aroma harum yang menggugah selera. Selain itu, bubuk kayu manis ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat sehat, seperti mengontrol kadar gula darah dan mengurangi rasa lapar.

    Kalau ingin membuat racikan kopi rempah dari bubuk kayu manis, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu. Madu juga sumber zat antioksidan sekaligus bisa digunakan untuk pengganti gula pasir.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Lama Efek Kafein Kopi Bertahan Dalam Tubuh?


    Jakarta

    Beberapa orang yang ingin terjaga memilih minum kopi karena efek kafeinnya. Namun, seberapa lama efek tersebut bekerja dalam tubuh?

    Kopi memang dikenal bisa membuat seorang berenergi atau terjaga. Ini karena kandungan kafein yang ada dalam biji kopi.

    Mengutip Medical Daily (15/01/16), kafein merupakan zat psikoaktif yang memiliki kesamaan reseptor dengan bahan kimia dalam otak yaitu adenosin. Saat minum kopi, adenosin menempel pada reseptor otak.


    Otak kesulitan mengikat adenosin untuk istirahat, akhirnya orang menjadi terjaga atau setidaknya mencegah mereka tidur nyenyak. Oleh karena itu, sebaiknya tidak minum kopi sebelum tidur.

    Jika minum kopi sebelum tidur, kamu bisa saja tidur tetapi tidak bisa maksimal. Sedangkan menurut Dr. Rashad Ramkissoon,orang perlu memiliki kualitas tidur yang baik.

    Karena efek kafein dalam tubuh bisa bertahan lama, sehingga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk minum kopi.

    Untuk mengetahui seberapa lama efek kafein, berikut ini penjelasan yang dikutip dari houstonmethosidt.org (07/07/23).

    1. Bagaimana cara kerja kafein?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein di dalam kopi menjadi penyebab seseorang bisa terjaga ketika meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah dikonsumsi, kafein sangat cepat diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

    Di sinilah kafein menimbulkan efek paling klasik, membantu tubuh tetap terjaga.

    Dr. Ramkissoon mengungkap, kafein bekerja memblokir reseptor pemicu tidur di otak yang disebut adenosin. Ini terjadi karena secara struktural, kafein terlihat mirip dengan adenosin, molekul yang biasanya berkaitan dengan reseptor ini.

    Adenosin memainkan banyak peran, termasuk membantu mengatur siklus tidur dan bangun.

    Kadarnya di otak berubah-ubah. Cukup rendah saat seseorang bangun, dan perlahan meningkat sepanjang hari.

    Setelah beberapa jam terjaga, kadar adenosin meningkat hingga memulai proses yang membuat kamu menjadi ngantuk.

    Namun, jika reseptor diblokir kafein, jalur hilir yang mendorong tidur tidak diaktifkan. Membuat kamu terjaga lebih lama.

    2. Berapa lama efek kafein bertahan?

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanEfek kafein di tubuh pun bisa bertahan 2 sampai 6 jam setelah terakhir kali kamu meminumnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein tidak selamanya bertahan di dalam tubuh. Namun, menurut Dr, Ramkissoon, penting memahami berapa lama waktu tidurmu.

    Menurut FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat, waktu yang diperlukan untuk mengurangi jumlah awal zat kafein hingga setengahnya adalah antara empat hingga enam jam.

    Artinya, sampai enam jam setelah minum minuman berkafein, setengah dari kafein yang dikonsumsi masih ada di tubuh. Itu juga masih mempengaruhi kamu agar terjaga.

    Jika sudah masuk waktu tidur, kafein di dalam tubuh ini mampu menghalangi untuk tidur atau tertidur.

    Inilah sebabnya sangat tidak dianjurkan minum kopi sebelum tidur. Kualitas tidur yang kurang dari waktu ke waktu dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

    Menurut Dr. Ramkissoon, tidur yang kurang bisa mengarah pada obesitas. Karena itu, perlu mengambil langkah tepat untuk memastikan kamu mendapat kualitas tidur terbaik.

    Batasan waktu terakhir minum kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Batasan waktu terakhir minum kopi

    5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum KopiSebaiknya jangan minum kopi sebelum tidur. Paling tidak terakhir jam 2 atau 3 sore. Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah mengetahui efek dari kafein, lalu berapa batasan waktu maksimal minum kopi.

    Hal ini sebenarnya tidak bisa ditetapkan sama untuk semua orang. Dr, Ramkissoon mengungkap, toleransi kafein pada setiap orang bervariasi. Beberapa lebih sensitif, tetapi ada juga yang kurang.

    Tidak semua orang juga punya jadwal kerja dan tidur yang sama.

    Namun, sebagai aturan praktis, ia merekomendasikan mereka yang kerja dari jam 9 sampai jam 5 dan jam tidurnya standar, sebaiknya berhenti minum kopi pada jam 2 atau 3 sore.

    Tidak ada aturan universal mengenai waktu paling ideal terakhir mengonsumsi kafein.

    Lamanya waktu minuman kafein bertahan di sistem tubuh juga bervariasi.

    Tergantung pada kandungan kafein di dalam minuman, seberapa banyak kafein yang sudah ada di sistem tubuh, hingga seberapa efektif tubuh dalam mencerna kafein.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kesalahan Minum Kopi yang Berefek Buruk bagi Kesehatan


    Jakarta

    Minum kopi bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan kalau dilakukan dengan cara yang salah. Seperti terlalu banyak kafein hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Kopi bisa menyehatkan tubuh kalau dikonsumsi dengan cara yang tepat. Karena, kandungan zat antioksidannya dapat meningkatkan imunitas tubuh juga energi sepanjang hari.

    Namun, kopi juga bisa menyebabkan masalah kesehatan. Hal ini dapat terjadi jika dikonsumsi dengan cara yang salah.


    Dilansir dari Health Shots (17/10/2023), Vidhi Chawla, seorang ahli diet menyebutkan beberapa kesalahan minum kopi. Di antaranya berlebihan mengonsumsi kopi dengan banyak kafein, tidak minum air putih setelah ngopi, hingga menggunakan biji kopi yang salah.

    Berikut kesalahan dalam minum kopi yang buruk bagi kesehatan:

    1. Terlalu Banyak

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein sebenarnya bertanggung jawab atas manfaat kopi. Namun, jika terlalu banyak juga dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan.

    Konsumsi kafein berlebihan meningkatkan risiko sulit tidur, hipertensi, dan masalah jantung. Jadi, batasi konsumsi kafein harian. Menurut Mayo Clinic, batas maksimumnya 3-4 cangkir kopi per hari.

    2. Kurang Minum Air Putih

    Setelah minum kopi sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup. Karena, tubuh mungkin memproduksi lebih banyak urin akibat kopi yang dapat menyebabkan dehidrasi.

    Air putih ini bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Karena, tubuh yang dehidrasi bisa menyebabkan beragam masalah, seperti kelelahan, sakit kepala, hingga gangguan fungsi kognitif.

    3. Pilih Biji Kopi yang Salah

    Kualitas dan rasa kopi bisa ditentukan dari pemilihan biji kopi yang tepat. Kalau ingin racikan yang enak, pilih biji yang fisiknya sempurna dan cek tanggal roasting.

    Jika menggunakan biji kopi yang tanggal roasting-nya sudah terlalu lama, ternyata tak baik bagi kesehatan. Karena, biji kopi lama ini mungkin basi yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan. Jadi, lebih baik pilih biji kopi baru disangrai, giling dan seduh.

    4. Pakai Gula Tambahan

    Apa Benar Gula dan Krimer Pengaruhi Kafein Kopi? Ini Penjelasannya!kopi dan gula Foto: Getty Images

    Kopi yang baik dikonsumsi sebaiknya jenis kopi hitam tanpa gula. Kalau menambahkan gula ke dalam racikan kopi, bisa meningkatkan jumlah kalorinya.

    Pada akhirnya dapat mengakibatkan penumpukan lemak yang lebih banyak. Kemudian dapat berkembang menjadi penyakit hati berlemak, yang merupakan penyebab diabetes, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

    5. Minum Kopi Sebelum Tidur

    Kopi diketahui baik untuk menambah energi pada tubuh. Tak jarang banyak orang mengonsumsinya saat harus begadang semalaman.

    Namun, minum kopi sebelum tidur bukanlah ide yang baik. Karena, kopi dapat menyebabkan kualitas tidur terganggu. Selain itu, juga bisa menyebabkan sakit kepala, kecemasan, hingga perubahan suasana hati.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Tidur Siang Setelah Minum Kopi Bikin Tubuh Lebih Berenergi


    Jakarta

    Tidur siang sejenak usai minum kopi rupanya bisa memberikan manfaat kesehatan. Ketika bangun, tubuh akan terasa lebih bugar. Ini penjelasannya!

    Kafein dan kualitas tidur seringkali tidak berjalan seiringan. Kafein disebut-sebut dapat menghilangkan kantuk hingga membuat seorang terjaga di malam hari.

    Namun, itu tidak selamanya benar. Khususnya pada siang hari, tidur setelah minum kopi justru membuat tubuh lebih berenergi. Hal tersebut dikenal dengan istilah ‘Coffee nap’.


    Dikutip dari Toms Guide (12/02/24) banyak dokter hingga atlet yang kerap melakukan coffee nap. Bahkan memang disarankan untuk menyegarkan tubuh.

    Berikut fakta soal manfaat tidur siang usai minum kopi:

    1. Penjelasan dokter

    5 Tips Kurangi Rasa Gelisah dan Cemas Efek Minum Kopiminum kopi sebelum tidur siang membantu kamu bangun dengan keadaan tubuh yang segar dan lebih berenergi. Foto: Ilustrasi iStock

    Istilah coffee nap tengah viral di TikTok. Berawal dari ahli anestesi di UCLA Health, Dr. Myro Figura, MD mengunggah manfaat coffee nap lewat TikTok.

    Menurutnya, minum kopi sebelum tidur siang membantu kamu bangun dengan keadaan tubuh yang segar dan lebih berenergi. Videonya bahkan telah ditonton 68 ribu kali.

    “Saya seorang dokter dan saya melakukan shift 24 jam seminggu sekali. Ini adalah trik yang saya terapkan untuk membantu saya melewatinya,” tutur Dr. Myro.

    Dr. Myro menjelaskan bahwa saat minum kopi dibutuhkan waktu sekitar 20 menit hingga efek kopinya terasa. Selama waktu itulah, kamu disarankan untuk tidur siang.

    2. Telah diteliti

    Sebuah penelitian juga telah menunjukkan manfaat dari minum kopi dan tidur siang. Manfaatnya bisa membuat tubuh lebih segar dibandingkan tidur siang tanpa kopi.

    Studi tersebut telah mengeksplorasi hubungan antara tidur siang, kafein, dan pekerja shift malam. Namun, bukan suatu masalah juga jika kamu tidak bisa tidur siang.

    Menurut Dr. Figura, kamu tetap bisa mendapatkan energi dari menggabungkan kafein dan beristirahat. “Yang penting, kamu beristirahat sejenak dari kegiatan,” tuturnya.

    3. Penjelasan ilmiah

    minum kopiAda alasan ilmiah di balik kaitan minum kopi dan tidur siang. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Ada alasan ilmiah di balik kaitan minum kopi dan tidur siang. Saat adenosin atau zat kimia dalam tubuh penyebab kantuk menumpuk, maka tubuh akan merasa lelah.

    Namun, ketika tidur, kadar adenosin tersebut akan turun. Penurunan alami adenosin yang dikombinasikan dengan efek peningkatan energi dari kafein.

    Kondisi itulah yang akan membuat tubuh menjadi segar setelah tidur siang dan minum kopi. “Kafein adalah penghambat reseptor adenosin,” tutur Dr. Figura.

    Jadi, meskipun ada adenosin tidak akan membuat tubuh merasa lelah, karena kafein menghalangi reseptor tersebut. Dengan tidur, maka akan mengurangi jumlah adenosin.

    4. Cara melakukan coffee nap

    Psikolog sekaligus ahli saraf Dr. Lindsay Browning mengungkap cara tepat untuk melakukan coffee nap yang sempurna. Disarankan untuk tidur siang 20 menit setelah minum kopi.

    “Minumlah kopi, lalu tidur siang selama 20 menit. Efek kopi tidak langsung terasa, sehingga kamu masih bisa langsung tidur setelah minum kopi,” tuturnya.

    Ketika bangun tidur, kafein sudah mulai bereaksi di sistem tubuh sehingga kamu akan terasa lebih segar setelahnya. Menurut Dr. Browning, 20 menit untuk tidur usai minum kopi adalah waktu yang cukup.

    “Pastikan kamu segera berhenti minum kopi ketika efek penambahan energi dari kafeinnya mulai terasa,” tutup Dr. Browning.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com